cover
Contact Name
Alfredo Tutuhatunewa
Contact Email
alfredo.tutuhatunewa@fatek.unpatti.ac.id
Phone
+6285235222230
Journal Mail Official
arika@fatek.unpatti.ac.id
Editorial Address
Ruang Program Studi Teknik Industri Lantai I Gedung Fakultas Teknik Universitas Pattimura Jl. Ir. M. Putuhena, Kampus Poka - Ambon, 97233
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
ARIKA
Published by Universitas Pattimura
ISSN : 19781105     EISSN : 27225445     DOI : -
Jurnal ARIKA merupakan Jurnal yang dikelola oleh Program Studi Teknik Industri Universitas Pattimura. Jurnal ini membahas ilmu di bidang teknik industri, sebagai wadah untuk menuangkan hasil penelitian baik secara konseptual maupun teknis yang berkaitan dengan Ilmu Teknik Industri. Jurnal Arika terbit 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Pebruari dan Agustus. Fokus dan Ruang Lingkup Penelitian Perancangan Sistem Kerja dan Ergonomi Sistem Produksi Simulasi dan Pemodelan Optimasi Industri Manajemen Logistik dan Transportasi Manajemen Kualitas Rekayasa Sistem Manufaktur Perencanaan dan Pengendalian Produksi Statistik Supply Chain
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 18 No 1 (2024)" : 7 Documents clear
Analisis Kinerja Perusahaan PT. X dengan Metode Performance Prism Palinoan, Andreas; Mangngenre, Saiful; Pandjalangi, Nilda
ARIKA Vol 18 No 1 (2024)
Publisher : Industrial Engineering Study Program, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/arika.2024.18.1.1

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dan memvalidasi KPI (Key Performance Indicator) pada PT. X, menentukan pembobotan KPI pada perusahaan dengan menggunakan metode AHP (Analytical Hierarchy Process), menentukan nilai performansi perusahaan dengan metode Objective Matrix (OMAX), menganalisis kinerja PT. X berdasarkan hasil pengukuran yang didapatkan, serta memberikan saran perbaikan untuk indikator kinerja yang memerlukan perbaikan. Langkah-langkah dalam penelitian ini adalah mengidentifikasi KPI dengan metode performance prism dan selanjutnya adalah memvalidasi KPI dengan uji statistik. Setelah itu melakukan pembobotan KPI dengan metode AHP. Lalu menentukan nilai performansi dengan metode OMAX dibantu dengan tools Traffic Light System. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 24 KPI pada perusahaan yang terdiri dari 8 KPI kriteria strategi, 8 KPI kriteria proses, dan 8 KPI kriteria kapabilitas. Nilai performansi untuk kriteria KPI Strategi sebesar 7,207, nilai performansi untuk kriteria KPI Proses sebesar 7,345, nilai performansi untuk kriteria KPI Kapabilitas sebesar 8,040, serta nilai performansi untuk perusahaan sebesar 7,419. Dengan menggunakan metode OMAX dapat diketahui bahwa KPI yang masuk dalam kategori hijau sebanyak 14 KPI, sedangkan yang masuk dalam kategori kuning sebanyak 7 KPI dan yang masuk kategori merah sebanyak 3 KPI.
Optimasi Penjadwalan Produksi Menggunakan Metode Campbell Dudek Smith dan Palmer Maitimu, Nil E.; Pattiapon, Marcy Lolita
ARIKA Vol 18 No 1 (2024)
Publisher : Industrial Engineering Study Program, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/arika.2024.18.1.46

Abstract

merupakan salah satu unit perusahaan pengelolahan perikanan yang memproduksi produk perikanan hasil tangkap (Tuna Loin). Penjadwalan produksi didalam indutri manukfatur memiliki peranan peting sebagai bentuk pengambilan keputusan. Tujuan penelitian adalah membandingkan total waktu penyelesaian antara metode Campbell Dudek Smith (CDS) dan metode Palmer di PT. X. Upaya untuk meminimasi total waktu penyelesaian pada metode CDS menggunakan Johnson Rule. Meminimasi total waktu penyelesaian pada metode Palmer menggunakan slope indeks. Berdasarkan data diketahui bahwa PT. X menggunakan metode FCFS (first come first serve) yaitu order yang terlebih dahulu masuk akan diproses dahulu dan seterusnya. Namun dengan menggunakan metode FCFS maka perusahan memiliki makespan sebesar 95,74 menit. Dengan demikian perusahaan harus bisa meminimalkan total waktu produksi sehingga dapat meningkatkan produktivitas perusahaan. Hasil penelitian dengan menggunakan metode CDS dan Palmer adalah bahwa metode CDS memiliki makespan terkecil yakni sebesar 18,68 menit Selanjutnya metode Palmer dengan nilai makespan sebesar 38,93 menit.
Strategi Pengembangan Wisata Religi dengan Metode SWOT dan AHP pada Gereja Tua Imanuel Hila Poceratu, Imelda Ch
ARIKA Vol 18 No 1 (2024)
Publisher : Industrial Engineering Study Program, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/arika.2024.18.1.54

Abstract

Selama ini sektor pariwisata religi Gereja Tua Imanuel Hila, belum dilakukan secara maksimal, Sehingga jumlah wisatawan terus mengalami penurunan. Namun, jika belajar dari sejarah masuknya kekristenan di Maluku, Gereja ini memiliki peranan yang sangat penting. Sejarah inilah yang harus tetap dipertahankan dan diteruskan kepada setiap generasi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis bagaimana strategi pengembangan wisata religi pada Gereja Tua Imanuel Hila dengan cara mengidentifikasi komponen pengembangan pariwisata religi menggunakan metode SWOT dan Analytical Hierarchy Process (AHP). Analisis SWOT menghasilkan 8 alternatif strategi masing-masing 2 alternatif strategi SO, WO, ST dan WT yang berdasarkan penentuan posisi potensi wisata religi berada pada kaudran V yaitu menunjukkan strategi yang diperlukan untuk potensi saat ini adalah Hold and Maintain (Pertahankan dan Pelihara). Jenis strategi yang efektif digunakan adalah strategi SO yaitu Meningkatkan kesadaran masyarakat maupun wisatawan untuk menjaga gedung Gereja Tua-Hila dan Melibatkan pemerintah pusat maupun daerah dalam proses pemeliharaan dan pengembangan tempat wisata religi Gereja tua-Hila.
Analisis Pengaruh Luas Permukaan Zink Anoda terhadap Laju Korosi Lekatompessy, Sonja Treisje Anthonia
ARIKA Vol 18 No 1 (2024)
Publisher : Industrial Engineering Study Program, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/arika.2024.18.1.24

Abstract

Penggunaan zink anoda sebagai salah satu metode dalam mereduksi laju korosi pada kapal adalah sangat penting. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendapatkan seberapa besar pengaruh luas permukaan zink anoda terhadap laju korosi. Untuk mengetahui kemampuan zink anoda yang dipasang maka dibutuhkan data laju korosi 5 tahun terakhir dari 3 buah kapal dan juga jumlah zink anoda yang dipergunakan setiap tahunnya. Dari grafik hasil perhitungan zink anoda sesuai teori dan hasil pemakaian zink anoda pada tiga kapal, terlihat jelas bahwa penambahan luas permukaaan zink anoda berpengaruh pada penurunan laju korosi pada kapal No. 1, No. 2, dan No. 3. Penambahan luas permukaaan zink anoda pada kapal 1 berpengaruh pada penurunan laju korosi hingga mencapai 0,0339 mm/tahun pada tahun ke-4 dan tahun ke-5. Pada kapal No. 2, jumlah penambahan luas permukaan zink anoda juga berpengaruh terhadap menurunnya laju korosi pada tahun ke-4 mencapai 0,0275 mm/tahun dan semakin menurun pada tahun ke-5 sebesar 0,0138 mm/tahun. Pada kapal ke-3 tidak ada penambahan luas permukaan zink anoda, hal ini mengakibatkan semakin meningkatnya laju korosi sepanjang lima tahun hingga pada tahun ke-5 mencapai 0,0706 mm/tahun.
Analisis Deformasi Tangki Anti Rolling Akibat Perubahan Ketebalan Dinding Tangki Fiber Menggunakan Simulasi Siahainenia, Reico H; Lekatompessy, Debby Raynold; Maitimu, Richmon J
ARIKA Vol 18 No 1 (2024)
Publisher : Industrial Engineering Study Program, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/arika.2024.18.1.39

Abstract

Penambahan tangki anti rolling pada kapal kayu tradisional menjadi penting ketika banyak kecelakaan jenis kapal ini diakibatkan stabilitas kapal yang menjadi buruk karena penempatan muatan di atas geladak kapal. Salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah dengan membuat tangki anti rolling yang diletakkan pada bagian tengah kapal ini. Tangki anti rolling yang digunakan harus kuat dalam menerima beban kerja akibat gaya tekan hidrostatis air yang ada di dalamnya. Kemampuan tangki dalam menerima beban kerja bergantung pada kondisi tangki. Pada penelitian ini dilakukan analisis deformasi yang terjadi akibat perubahan ketebalan tangki bermaterial Fiber Reinforced Plastic (FRP) yang digunakan sebagai tangki anti Rolling. Deformasi mengindikasikan kondisi kemampuan konstruksi tangki dalam menerima beban yang bekerja. Ketebalan tangki Perhitungan dilakukan menggunakan metode Finite Element Analysis (FEA) dengan bantuan software. Ketebalan tangki FRP yang digunakan adalah 5 mm – 12 mm. Berdasarkan variasi ketebalan dinding FRP tangki anti rolling maka nilai deformasi yang diperoleh berturut-turut adalah sebagai berikut, 5 mm deformasi yang terjadi sebesar 0,613 mm, 7,5 mm deformasi yang terjadi sebesar 0,166 mm, 10 mm deformasi yang terjadi sebesar 0,060 mm, 12 mm deformasi yang terjadi sebesar 0,042 mm. Sehingga ketebalan yang terbaik ada di 12 mm dengan deformasi terkecil. Secara teknis hal ini adalah hasil yang terbaik, tetapi secara ekonomis penambahan ketebalan berdampak pada faktor ekonomis dimana semakin tebal material tangki akan menambah volume LWT yang artinya mengurangi daya muat kapal. Harus dipikirkan solusi lain agar penambahan volume material dinding dapat ditekan dengan menggunakan penguat struktur lainnya yang lebih ringan.
Prioritas Strategi Pengembangan Usaha Pengolahan Sagu Tumang di Negeri Ihamahu dengan Metode QSPM de Fretes, Richard A.; Laisila, Joice F.
ARIKA Vol 18 No 1 (2024)
Publisher : Industrial Engineering Study Program, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/arika.2024.18.1.31

Abstract

Luas area hutan sagu di Negeri Ihamahu mencapai 120 Ha yang dimanfaatkan oleh lebih dari 100 kepala keluarga untuk membuka usaha produksi pati sagu basah. Terdapat 34 rumah goti beroperasi secara aktif dengan rata-rata tiap usaha telah berjalan lebih dari 40 tahun. Namun usaha yang dimiliki sulit untuk mengalami perkembangan dalam kurung waktu tersebut. Hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan usaha sagu tumang di Negeri Ihamahu melalu identifikasi faktor internal dan eksternal. Metode analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, kuisioner, dan studi pustaka. Analisis matriks IFE dan EFE menghasilkan 27 faktor dengan bobot masing-masing 2,525 dan 2,502 sehingga posisi usaha sagu tumang berada pada sel V dengan strategi utama yaitu pertahanan dan pemeliharaan dengan 12 alternatif strategi yang diformulasikan. Pengolahan data dengan metode QSPM diperoleh prioritas strategi pertama adalah alternatif strategi 1 yaitu meningkatkan kualitas dan kealamian produk sagu dengan harga yang tetap terjangkau untuk menarik minat konsumen dengan nilai Total Attractive Score/TAS tertinggi sebesar 4.611.
Efisiensi Penggunaan Material Konstruksi Tongkang Melalui Analisis Resonansi Getaran Lekatompessy, Debby Raynold
ARIKA Vol 18 No 1 (2024)
Publisher : Industrial Engineering Study Program, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/arika.2024.18.1.14

Abstract

Objek penelitian ini adalah tongkang yang beroperasi di Kalimantan, dengan material muatan adalah batubara. Kekuatan struktur dan besarnya beban merupakan dua faktor penting dalam desain dan pengoperasiannya. Semakin kuat suatu struktur maka semakin aman dari segi persyaratan teknik, namun akan mengurangi beban yang berarti akan menurunkan nilai ekonomisnya. Agar efisiensi kedua faktor diatas dapat tercapai, maka perlu dilakukan rekayasa konstruksi tongkang melalui analisis resonansi getaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah gabungan antara penelitian survei dan pengembangan. Metode pengembangannya dilakukan dengan rekayasa pada void tank dengan menggunakan analisis resonansi getaran untuk menentukan titik kritis dan analisis kekuatan struktur pada area tersebut berdasarkan nilai kekakuan yang dihasilkan. Rekayasa dilakukan dengan penyesuaian jarak dan dimensi tiang penyangga pada void tank, serta tulangan penguat diagonalnya. Jumlah tulangan penguat diagonal berkurang 50% atau bobot berkurang 12,69 ton. Pilar bertambah berat 6,241 ton. Hasil dari rekayasa struktur ini menghasilkan peningkatan kekuatan struktur sebesar 27%, pengurangan lendutan sebesar 45,2% dan beban dapat ditingkatkan hingga 0,42% atau 6,45 ton dari beban awal yang dapat dipikul. Luaran dari penelitian ini adalah desain tongkang yang lebih ringan (biaya produksi lebih murah) sehingga daya dukungnya meningkat yang berarti menguntungkan pemilik kapal namun tetap aman dalam pengoperasiannya.

Page 1 of 1 | Total Record : 7