cover
Contact Name
Alfredo Tutuhatunewa
Contact Email
alfredo.tutuhatunewa@fatek.unpatti.ac.id
Phone
+6285235222230
Journal Mail Official
arika@fatek.unpatti.ac.id
Editorial Address
Ruang Program Studi Teknik Industri Lantai I Gedung Fakultas Teknik Universitas Pattimura Jl. Ir. M. Putuhena, Kampus Poka - Ambon, 97233
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
ARIKA
Published by Universitas Pattimura
ISSN : 19781105     EISSN : 27225445     DOI : -
Jurnal ARIKA merupakan Jurnal yang dikelola oleh Program Studi Teknik Industri Universitas Pattimura. Jurnal ini membahas ilmu di bidang teknik industri, sebagai wadah untuk menuangkan hasil penelitian baik secara konseptual maupun teknis yang berkaitan dengan Ilmu Teknik Industri. Jurnal Arika terbit 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Pebruari dan Agustus. Fokus dan Ruang Lingkup Penelitian Perancangan Sistem Kerja dan Ergonomi Sistem Produksi Simulasi dan Pemodelan Optimasi Industri Manajemen Logistik dan Transportasi Manajemen Kualitas Rekayasa Sistem Manufaktur Perencanaan dan Pengendalian Produksi Statistik Supply Chain
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 19 No 2 (2025)" : 6 Documents clear
Studi Kualitas Layanan Jasa Fotokopi Bengkel Design Surabaya dengan Metode SERVQUAL, IPA, dan PGCV Ishaq, Ardan Maulana; Paramesti, Rara N.; Wahyudi, M. Rafi Rizqi; Fauzi, Muhammad; Naufaliansyah, Miqdad W.; Pratama, Aryasatya; Hariastuti, Ni Luh Putu
ARIKA Vol 19 No 2 (2025)
Publisher : Industrial Engineering Study Program, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/arika.2025.19.2.65

Abstract

Kualitas layanan menjadi faktor kunci dalam meningkatkan kepuasan dan loyalitas pelanggan, termasuk dalam industri jasa fotokopi yang banyak digunakan di lingkungan pendidikan dan perkantoran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas layanan jasa fotokopi pada Bengkel Design di Surabaya dengan mengintegrasikan metode SERVQUAL, Importance Performance Analysis (IPA), dan Potential Gain in Customer Value (PGCV). Metode SERVQUAL digunakan untuk mengukur kesenjangan antara harapan dan persepsi pelanggan terhadap lima dimensi layanan: Tangible, Reliability, Responsiveness, Assurance, dan Empathy. Hasil analisis menunjukkan seluruh atribut layanan memiliki nilai gap negatif, dengan atribut RP3 (sigap dalam menangani antrean yang membludak) sebagai gap terbesar. Melalui analisis IPA, empat atribut teridentifikasi dalam kuadran I sebagai prioritas utama perbaikan. Selanjutnya, metode PGCV digunakan untuk menentukan urutan prioritas berdasarkan potensi peningkatan nilai pelanggan. Atribut RP3 memiliki nilai PGCV tertinggi (8,4825), diikuti oleh T2, T1, dan R3. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan atribut-atribut tersebut dapat secara signifikan meningkatkan kepuasan pelanggan. Temuan ini memberikan rekomendasi strategis bagi pelaku usaha dalam memperbaiki layanan berbasis prioritas dan nilai pelanggan.
Perancangan Ulang Tata Letak Fasilitas Produksi menggunakan Metode Craft Guna Efisiensi Jarak dan Biaya Material Handling pada Lantai Produksi CV. X Pattiapon, Marcy L.; Maitimu, Nil E.
ARIKA Vol 19 No 2 (2025)
Publisher : Industrial Engineering Study Program, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/arika.2025.19.2.83

Abstract

CV. X merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang pengolahan kayu yaitu memproduksi berbagai macam jenis furniture rumah berupa pintu, jendela kursi, meja, kosen pintu, kosen jendela, dan lemari.Dalam penelitian ini berfokus pada bagaimana usulan tata letak produksi pada CV. Nadya Mebel dari tata letak sebelumnya yang menghasilkan minimasi biaya dan jarak material handling yang rendah. Untuk mendapatkan minimasi material handling ini, metode Craft digunakan sebagai alat yang dapat menyelesaikan sebuah masalah dengan perhitungan menggunakan computer. Layout awal CV. Nadya Mebel total jarak perpindahan adalah sebesar 4577,76 meter perbulan, sedangkan alternatif layout yang dihasilkan mengalami penurunan sebesar 2756,95 meter per.. Total OMH layout awal yang tadinya memiliki biaya material handling sebesar Rp 5.397.179, layout usulan yang memiliki biaya material handling sebesar Rp.3.250.444 per bulan. Layout awal dengan layout usulan mengalami penurunan sebesar Rp. 2.146.735 bulan sehingga alternatif layout lebih efisien.
Perbaikan Kinerja Digital Marketing Melalui Prediksi Engagement Instagram Brand Produk Berbasis Machine Learning Kurnia, Indah; Mangngenre, Saiful
ARIKA Vol 19 No 2 (2025)
Publisher : Industrial Engineering Study Program, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/arika.2025.19.2.75

Abstract

Persaingan ketat antar brand kecantikan lokal di Indonesia menuntut perbaikan kinerja pemasaran digital melalui prediksi engagement di Instagram. Penelitian ini bertujuan membangun model prediksi tingkat keterlibatan (engagement rate) dan mengidentifikasi faktor unggahan yang paling berpengaruh menggunakan pendekatan machine learning. Metode kuantitatif prediktif diterapkan dengan menganalisis 1.922 unggahan dari 10 brand kecantikan terkemuka. Dua algoritma regresi, Random Forest Regression (RFR) dan Support Vector Regression (SVR), dibangun dan dievaluasi. Hasil menunjukkan model SVR lebih unggul dalam memprediksi engagement rate dengan nilai R² 0,0404, MAE 0,5505%, dan RMSE 4,9911%. Meskipun kemampuan model dalam menjelaskan variasi engagement terbatas, nilai MAE yang rendah mengindikasikan akurasi yang memadai untuk estimasi praktis. Analisis interpretasi model SVR mengidentifikasi tiga faktor paling dominan: jumlah pengikut, segmen pengikut mid-tier (100 ribu-1 juta), dan jumlah penyebutan akun lain (mention). Temuan ini menegaskan bahwa fondasi audiens berkualitas dan strategi kolaborasi adalah prioritas utama untuk meningkatkan kinerja pemasaran digital. Model SVR dapat direkomendasikan sebagai alat bantu pengambilan keputusan berbasis data untuk merancang strategi konten yang lebih efektif
Pola Segregasi Sosio-Spasial di Kawasan Permukiman Akibat Pembangunan Maluku City Mall (Studi Kasus: Desa Galala dan Negeri Hative Kecil) Huliselan, Novembry Zefnath; Berhitu, Pieter Th.; Boreel, Aryanto
ARIKA Vol 19 No 2 (2025)
Publisher : Industrial Engineering Study Program, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/arika.2025.19.2.103

Abstract

Pembangunan pusat perbelanjaan modern seperti Maluku City Mall (MCM) di Kota Ambon membawa perubahan signifikan terhadap dinamika sosial, ekonomi, dan spasial masyarakat di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola segregasi sosio-spasial serta menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi terbentuknya segregasi pada kawasan permukiman Desa Galala dan Negeri Hative Kecil. Metode yang digunakan adalah mixed methods dengan kombinasi analisis Index of Dissimilarity (IoD), analisis diskriminan, serta analisis spasial berbasis GIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa segregasi pada aspek ekonomi dikategorikan rendah (IoD rata-rata 33,33%), sedangkan segregasi pada aspek sosial tergolong sedang (IoD 46,47%). Analisis diskriminan menegaskan bahwa strata masyarakat merupakan faktor dominan yang membedakan tingkat segregasi antar kelompok. Temuan ini mengindikasikan bahwa pembangunan MCM selain mendorong pertumbuhan ekonomi juga berpotensi memperlebar kesenjangan sosial. Oleh karena itu, pengelolaan ruang kota perlu diarahkan pada kebijakan zonasi dan tata ruang yang inklusif agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata, sekaligus mencegah fragmentasi sosial di kawasan perkotaan Ambon.
Pengaruh Strategi Pemasaran dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Konsumen pada SiCepat Ekspres Ambon de Fretes, Richard A.; Camerling, Billy J.; Maitimu, Nil E.
ARIKA Vol 19 No 2 (2025)
Publisher : Industrial Engineering Study Program, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/arika.2025.19.2.95

Abstract

Perusahaan jasa pengiriman seperti SiCepat Express semakin berperan penting dalam mendukung perkembangan ekonomi, terutama dalam sektor e-commerce. Oleh karena itu, perusahaan perlu memastikan bahwa layanan yang diberikan memenuhi harapan konsumen agar dapat meningkatkan loyalitas dan kepuasan mereka. Berdasarkan data lapangan yang telah dilakukan kurangnya perhatian strategi pemasaran dalam peningkatan layanan klaim keterlambatan pengiriman, kurangnya informasi yang di berikan costumer service kepada beberapa konsumen, selain itu pelayanan yang belum maksimal dalam memenuhi harapan konsumen yang cepat, tepat, dan ramah sehingga konsumen merasa kurang puas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh strategi pemasaran dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pada SiCepat Ekspres Ambon dengan menggunakan Analisis Regresi Berganda, Uji Hipotesis dan Koefisien Determinasi. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan langsung dan penyebaran kusioner di lapangan. Hasil simulasi menunjukkan menunjukan bahwa secara parsial strategi pemasaran berpengaruh signifikan antara terhadap kepuasan konsumen, kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen dan secara simultan strategi pemasaran dan kualitas pelayanan berpengaruh terhadap kepuasan konsumen . Penelitian ini merekomendasikan SiCepat Ekspres harus tetap mempertahankan atau meningkatkan strategi pemasaran agar dikemudian akan berdampak positif terhadap konsumen.
Beyond the Ice: Value Chains and Strengthening the Competitiveness of Ambon Frozen Fish Kakerissa, Ariviana L.
ARIKA Vol 19 No 2 (2025)
Publisher : Industrial Engineering Study Program, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/arika.2025.19.2.113

Abstract

The frozen fish industry in Ambon Island plays a vital role in sustaining coastal economies while integrating into Indonesia’s global seafood trade network. This study examines the structure and governance of the frozen fish value chain to understand value distribution, institutional roles, and competitiveness challenges faced by local industries. Data were collected through field observations, stakeholder interviews, and value chain mapping. The findings reveal that buyers and exporters in Surabaya hold dominant control over pricing and quality standards, while fishermen and local processors remain in weak bargaining positions due to limited capital and logistics infrastructure. The regional government, through the Regional Inflation Control Team (TPID), acts as a balancing mechanism between export demands and domestic supply, although its effectiveness is constrained by institutional coordination. Two major structural issues were identified: high logistics costs and dependence on a single buyer. To enhance competitiveness, an integrated strategy is required, combining supply chain efficiency, market diversification, cold-chain infrastructure strengthening, and the adoption of traceability and digital value chain systems to support the development of geographical branding for Ambon’s fishery products. The study highlights the necessity of a structural shift toward a value-based, sustainable, and inclusive fisheries economy.

Page 1 of 1 | Total Record : 6