cover
Contact Name
Nyoman Pasek Nugraha
Contact Email
paseknugraha@gmail.com
Phone
+6281999131789
Journal Mail Official
paseknugraha@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana, Kampus Tengah, Singaraja-Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha
ISSN : 26141876     EISSN : 26141884     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjtm.v7i1.18616
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin, adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Teknik Mesin, Fakultas Teknik dan Kejuruan, Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan pembelajaran teknik. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan teknik mesin bagi masyarakat akademik. Jurnal ini terbit 3 kali setahun.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 2 (2020)" : 6 Documents clear
Pengaruh Variasi Penyetelan Katup Terhadap Putaran Pada Engine Stand Motor Bensin Van Harling, Vina N; Urbata, Adirianus
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 8 No. 2 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v8i2.26637

Abstract

Pada mesin 4 langkah terdapat sistim mekanisme katup masuk dan katup buang, tujuannya untuk pengaturan pemasukan campuran bahan bakar dengan udara dan pengaturan pengeluaran gas bekas pembakaran. Pada mekanisme katup ini diberi celah katup atau jarak diujung batang katup masuk dan katup buang tujuanya untuk mencegah pemuaian diwaktu mesin bekerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari dan menganalisa variasi celah katup masuk dan celah katup buang terhadap performa motor bensin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kepustakaan dan eksperimen. Studi Pustaka dilakukan untuk mempelajari data sekunder dari referensi yang berkaitan dengan penelitian yang dilakukan. Sementara metode eksperimen dilakukan untuk mengetahui pengaruh variasi penyetelan katup terhadap putaran mesin. Pengujian dilakukan untuk posisi throttle standar (2,24 cm), posisi throttle sedang (2,11 cm) dan posisi throttle tinggi (1,82). Pengukuran putaran mesin dilakukan untuk katup 0,2 mm, 0,25 mm, dan 0,3 mm dengan 5 kali pengulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi posisi throttle (1,82 cm) dengan celah katup yang diperbesar maka semakin naik putaran yang dihasilkan. Sebaliknya dengan posisi throttle yang standar (2,24 cm) dengan celah katup yang standar akan menghasilkan putaran yang lebih lambat. Kata kunci: engine; katup; motor bensin. Daftar RujukanArimbawa, I. K. S., Nugraha, I. N. P., & Dantes, K. R. (2019). Analisis pengaruh campuran bahan bakar pertalite dengan naphthalene terhadap konsumsi bahan bakar, torsi dan daya pada sepeda motor 4 langkah. Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha, 7(1), 1-6.Barenschot BPM, Arensd H. (1997). Motor bensin. Jakarta: ErlanggaJatnika, D., & Sujana, S. (2018). Pengaruh penyetelan celah katup terhadap kinerja mesin sepeda 4 langkah 100 cc. Jurnal Online Sekolah Tinggi Teknologi Mandala, 13(2), 15-22.Majedi, F., & Puspitasari, I. (2017). Optimasi daya dan torsi pada motor 4 tak dengan modifikasi crankshaft dan porting pada cylinder head. JTT (Jurnal Teknologi Terpadu), 5(1), 82-89.Pakpahan, Abigain, (1999). Motor Otomotif 1. BandungRahman, M. D., Wigraha, N. A., & Widayana, G. (2019). Pengaruh ukuran katup terhadap torsi dan daya pada sepeda motor honda supra fit. Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha, 5(3).Sarjono, S., & Saputro, D. W. (2016). Pengaruh perubahan celah katup hisap dan katup buang terhadap performance motor jupiter z 2004 menggunakan bahan bakar biopremium e10. Wahana Ilmuwan, 1(1).Sianturi, T. A. (2018). Pengaruh variasi kerenggangan celah platina terhadap komsumsi bahan bakar pada engine stand 7k 1800 cc. Jurnal Ilmiah Research Sains Vol, 4(1).Sucahyo, Bagyo. Darmanto, Soemarsono. (1999). Otomotif Mesin Tenaga. SOLO: Tiga SerangkaiSurbhati BM, Koesnadi. (1977). Motor Bakar 1. Penerbit Departemen Pendidikan     dan KebudayaanSutrisno, S., & Hidayat, T. (2018). Karakteristik sifat mekanik dan struktur mikro valve (katup) sepeda motor roda dua tipe ori dan tipe kw. Journal of Mechanical Engineering, 2(1), 29-36.VAN HARLING, V. I. N. A. (2018). pengaruh jumlah katalisator pada hydrocarbon crack system (hcs) dan jenis busi terhadap daya mesin sepeda motor honda supra x 125. Jurnal Voering, 3(1), 5-18.Van Harling, V. N. (2019). Pengaruh variasi campuran bahan bakar solar dan minyak kelapa sawit terhadap putaran motor diesel tipe rino 115ps. Soscied, 2(1), 26-34.Wijayanti, F., & Irwan, D. (2014). Analisis pengaruh bentuk permukaan piston terhadap kinerja motor bensin. Jurnal ilmiah teknik mesin unisma" 45" Bekasi, 2(1), 98156.Yahya, W. (2016). Pengaruh variasi celah katup dan busi terhadap konsumsi bahan bakar pertalite pada mesin bensin 4 tak. Jurnal sainstech, 3(6), 58-61.
Studi Komputasi: Pengaruh Desain Guide Vane Terhadap Performa dan Pola Aliran di Sekitar Turbin Angin Savonius Wicaksono, Yoga Arob
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 8 No. 2 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v8i2.26856

Abstract

Turbin angin adalah salah satu alternatif untuk mengurangi beban listrik di wilayah perkotaan. Di wilayah perkotaan terdapat gedung bertingkat dengan jumlah yang cukup banyak. Sehingga menjadi lokasi yang tepat untuk aplikasi turbin angin sekaligus mengurangi beban listrik. Tipe turbin yang tepat untuk aplikasi gedung bertingkat adalah turbin angin sumbu vertikal (VAWT). Salah satu jenis VAWT adalah turbin Savonius. Turbin angin Savonius konvensional memiliki kinerja yang rendah seperti koefisien daya dan torsi yang rendah dibandingkan dengan turbin angin jenis lain. Ini terjadi karena aliran angin dapat menyebabkan tekanan negatif pada salah satu sisi sudu. Untuk mengatasi masalah ini, turbin angin Savonius konvensional dikombinasikan dengan guide vane. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh guide vane terhadap performa dan karakteristik pola aliran sekitar turbin angin Savonius. Model numerik dihitung menggunakan persamaan Navier-Stokes dengan model turbulen k-ε standar. Analisa  menggunakan software ANSYS-Fluent R15. Simulasi dilakukan pada arah angin yang berbeda, antara lain: 0o, 30o, 60o pada kecepatan angin 2 m/s. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guide vane mampu menambah laju aliran udara yang menuju sudu turbin dan meningkatkan performa turbin angin Savonius sebesar 22,2%. Kata kunci: CFD, guide vane, performa, pola aliran, turbin angin SavoniusDaftar RujukanAkwa, J. V., Alves, G., & Petry, A. P. (2012). Discussion on the veri fi cation of the overlap ratio in fl uence on performance coef fi cients of a Savonius wind rotor using computational fl uid dynamics. 38, 141–149. https://doi.org/10.1016/j.renene.2011.07.013Akwa, J. V., Vielmo, H. A., & Petry, A. P. (2012). A review on the performance of Savonius wind turbines. Renewable and Sustainable Energy Reviews, 16(5), 3054–3064. https://doi.org/10.1016/j.rser.2012.02.056Alessandro, V. D., Montelpare, S., Ricci, R., & Secchiaroli, A. (2010). Unsteady Aerodynamics of a Savonius wind rotor : a new computational approach for the simulation of energy performance. Energy, 35(8), 3349–3363. https://doi.org/10.1016/j.energy.2010.04.021Chong, W. T., Fazlizan, A., Poh, S. C., Pan, K. C., Hew, W. P., & Hsiao, F. B. (2013). The design , simulation and testing of an urban vertical axis wind turbine with the omni-direction-guide-vane q. APPLIED ENERGY, 5–8. https://doi.org/10.1016/j.apenergy.2012.12.064Chong, W. T., Poh, S. C., Abdullah, N., Naghavi, M. S., & Pan, K. C. (2010). Vertical Axis Wind Turbine with Power-Augmentation-Guide-Vane for Urban High Rise Application 3 . Building integrated wind-solar hybrid energy generation system and rain water collector. (September), 1–6.Damak,  a., Driss, Z., & Abid, M. S. (2013). Experimental investigation of helical Savonius rotor with a twist of 180?? Renewable Energy, 52, 136–142. https://doi.org/10.1016/j.renene.2012.10.043Hasan, M. H., Muzammil, W. K., Mahlia, T. M. I., Jannifar, A., & Hasanuddin, I. (2012). A review on the pattern of electricity generation and emission in Indonesia from 1987 to 2009. Renewable and Sustainable Energy Reviews, 16(5), 3206–3219. https://doi.org/10.1016/j.rser.2012.01.075Mohamed, M. H., Janiga, G., Pap, E., & Thévenin, D. (2010). Optimization of Savonius turbines using an obstacle shielding the returning blade. Renewable Energy, 35(11), 2618–2626. https://doi.org/10.1016/j.renene.2010.04.007Nobile, R., Vahdati, M., & Barlow, J. F. (2013). Unsteady flow simulation of a vertical axis wind turbine : a two-dimensional study. (July), 1–10.Pope, K., Rodrigues, V., Doyle, R., Tsopelas,  a., Gravelsins, R., Naterer, G. F., & Tsang, E. (2010). Effects of stator vanes on power coefficients of a zephyr vertical axis wind turbine. Renewable Energy, 35(5), 1043–1051. https://doi.org/10.1016/j.renene.2009.10.012Ricci, R., Romagnoli, R., Montelpare, S., & Vitali, D. (2016). Experimental study on a Savonius wind rotor for street lighting systems q. Applied Energy, 161, 143–152. https://doi.org/10.1016/j.apenergy.2015.10.012Roy, S., & Saha, U. K. (2015). Wind tunnel experiments of a newly developed two-bladed Savonius-style wind turbine. Applied Energy, 137, 117–125. https://doi.org/10.1016/j.apenergy.2014.10.022Soo, K., Ik, J., Pan, J., & Ryu, K. (2015). Effects of end plates with various shapes and sizes on helical Savonius wind turbines. Renewable Energy, 79, 167–176. https://doi.org/10.1016/j.renene.2014.11.035Tartuferi, M., D’Alessandro, V., Montelpare, S., & Ricci, R. (2015). Enhancement of Savonius wind rotor aerodynamic performance: a computational study of new blade shapes and curtain systems. Energy, 79, 371–384. https://doi.org/10.1016/j.energy.2014.11.023Walker, S. L. (2011). Building mounted wind turbines and their suitability for the urban scale — A review of methods of estimating urban wind resource. Energy & Buildings, 43(8), 1852–1862. https://doi.org/10.1016/j.enbuild.2011.03.032 
ST41 Tensile Strength Analysis of Spiral Groove Welding with Three Current Variations Rohman, Mojibur; Saepuddin, Ahmad; Fardana, Mochamad Adhi
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 8 No. 2 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v8i2.27590

Abstract

Welding is one of the important aspects in the process of joining metal, iron or steel. This study aims to determine the effect of SMAW welding techniques in spiral grooves with variations in currents of 100 Amperes, 110 Amperes and 120 Amperes to the tensile strength of St 41 steel. This research is an experimental study conducted in two places namely BLKI Singosari, Malang and Faculty of Engineering, ITN Malang, East Java. The results showed that the current strength and electrode flow in welding have an influence on the tensile strength even though the results are not significant. Average tensile strength at 100 Amperes current is 46.75 Kgf / mm², at 110 Amperes current is 44.87 Kgf / mm², and at 120 Amperes current is 43.80 Kgf / mm². The results of this test indicate that the variation of the current in SMAW welding with the spiral groove method influences the tensile strength of St 41 steel. Based on the findings in this study it can be concluded that the highest tensile strength value of 46.75 Kgf / mm² occurs in welding spiral grooves with strong currents of 100 Ampere. Keywords : SMAW welding; spiral groove, strong current, tensile strength; ST41.ReferencesAnwar, B. (2017). Analisis kekuatan tarik hasil pengelasan posisi bawah tangan dengan perbedaan variasi kuat arus listrik pada baja st 42. Teknologi, 16 (1), 18-24.Budiman, H. (2016). Analisis pengujian tarik (tensile test) pada baja st37 dengan alat bantu ukur load cell teknik mesin. J-Ensitec, 3(1), 9-13.Daryanto. (2012). Teknik Las. Bandung: AlfabetaGunawan, Y. Endriatno, N. Anggara, B, H. (2017). Analisa pengaruh pengelasan listrik terhadap sifat mekanik baja karbon rendah dan baja karbon tinggi. Enthalpy Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin, 2(1), 2502-8944.Imam, P, M. dan Sarjito, J, S. (2012). Analisis kekuatan sambungan las smaw (shielded metal arc welding) pada marine plate st 42 akibat faktor cacat porositas dan incomplete penetration. KAPAL, 5(2), 102-113.Kolo, J.M., Nugraha, I.N.P. & Widayana, G. (2017). Pengaruh variasi arus terhadap kekuatan impact dan kekerasan material st 37 menggunakan proses pengelasn gas tungsten arc welding (GTAW). Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha, 8(2), 1-10.Kurniawan, S, A., Solichin & Puspitasari, P. (2014). Analisis kekuatan tarik dan struktur mikro pada baja st.41 akibat perbedaan ayunan elektroda pengelasan SMAW. Jurnal Teknik Mesin, 22(2), 1-12.Mohruni, A, S. dan Kembaren, B, H. (2013). Pengaruh variasi kecepatan dan kua arus terhadap kekerasan, tegangan tarik, strukturmikro baja karbon rendah dengan elektroda e6013. Jurnal Rekayasa Mesin, 13(1), 1-8.Pranawan, D, F, B. dan Suwito, D. (2016). Pengaruh teknik pengelasan alur spiral, alur zig – zag, dan lurus pada arus 85 a terhadap kekuatan tarik baja st 41. Jurnal Teknik Mesin. 4(2), 29 – 32.Siswanto & Amri, S. (2011). Konsep dasar teknik las. Edisi 1. Jakarta : PT. Prestasi Pustakaraya.Weman, K. (2003). Welding processes handbook. Woodhead Publishing Limited, Cambride.Widharto, S. (1996). Petunjuk kerja las. Jakarta: Pradnya ParamitaWiryosumarto. 2000. Teknologi pengelasan logam. Jakarta: PT. Pradnya Paramita.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Game Tournament (TGT) Terhadap Keaktifan dan Hasil Belajar Pekerjaan Dasar Otomotif Siswa Kelas X TKRO SMK Negeri 1 Denpasar Suandika, I Komang Adi; Nugraha, I Nyoman Pasek; Dewi, L.J.E.
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 8 No. 2 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v8i2.27599

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) perbedaan keaktifan belajar pekerjaan dasar otomotif antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe Team Game Tournament (TGT) dengan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional (2) perbedaan hasil belajar pekerjaan dasar otomotif antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe Team Game Tournament (TGT) dengan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional (3) perbedaan keaktifan dan hasil belajar pekerjaan dasar otomotif secara simultan antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe Team Game Tournament (TGT) dengan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kuantitatif pada mata pelajaran pekerjaan dasar otomotif, siswa kelas X TKRO di SMK Negeri 1 Denpasar. Objek penelitian ini adalah pelaksanaan, keaktifan dan hasil belajar siswa terhadap model pembelajaran kooperatif tipe Team Game Tournament (TGT). Data dikumpulkan dengan metode observasi, dokumentasi, angket dan tes. Sampel penelitian ini menggunakan teknik random sampling. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik dengan MANOVA. Adapun hasil dari penelitian ini adalah (1) rata-rata keaktifan belajar siswa pada kelas eksperimen (82,25), pada kelompok kontrol (73,28) (2) rata-rata hasil belajar siswa pada kelas eksperimen (76,81), pada kelompok kontrol (63,47). Kata kunci: 1; TGT 2; Keaktifan Belajar 3; Hasil Belajar.Daftar RujukanA.M. Sardiman. 2001. Interaksi dan motivasi belajar mengajar. Jakarta : Raja Grafindo Persada.Emzir. 2012. Metodelogi penelitian pendidikan kuantitatif dan kualitatif. Bandung : Rajagrafindo Persada.Isjoni. 2013. Cooperative learning efektivitas pembelajaran kelompok. Bandung  : Alfabeta.Istarani. 2011. Model pembelajaran inovatif. Medan : Media Persada.Kamdi. 2007. Strategi pembelajaran. Bandung : PT Remaja Rosdakarya.Moh. Uzer Usman. 2006. Menjadi guru profesional. Bandung :  PT. Mancama  Jaya CemerlangSanjaya, Wina. 2008. Perencanaan dan desain sistem pembelajaran. Jakarta : Kencana Prenada Media Group.Shoimin, Aris. 2014. Model pembelajaran inovatif dalam kurikulum 2013. Yogyakarta : Ar-Ruzz Media. Vol. 203.Slavin, Robert E. 2015. Cooperative learning: Teori, riset dan praktik. Bandung : Nusa Media. Vol. 163.Sudjana, Nana. 2005. Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung : Sinar Baru Algensindo.Sugiyono. 2004. Metodologi penelitian. Bandung :  Alfabeta.Suprijono, Agus. 2009. Cooperative learning ; Teori dan aplikasi PAIKEM Yogyakarta : Pustaka Pelajar. Wendra. 2016. Penulis karya ilmiah. Singaraja : Universitas Pendidikan Ganesha.
Analisa Kekasaran Permukaan Titanium Grade 2 pada Proses Frais Mufarrih, AM.; Hariyanto, Moh. Nasir; Qosim, Nanang
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 8 No. 2 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v8i2.27766

Abstract

 Titanium Grade 2 termasuk jenis bahan yang sering dipergunakan di industri, utamanya pada bahan untuk implan biomedis. Titanium Grade 2 mempunyai sifat perbandingan kekakuan terhadap berat yang baik, tahan terhadap korosi dan memiliki sifat biokompatibel yang baik di dalam tubuh. Namun memiliki konduktifitas panas yang rendah, sehingga perlu memilih perameter pemesinan yang tepat untuk menghasilkan nilai kekasaran permukaan yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik Titanium Grade 2 yaitu kekasaran permukaan hasil pemesinan frais. Desain penelitian menggunakan metode Taguchi L9, dengan 2 faktor dan 3 level. Parameter pemesinan yang digunakan ialah putaran spindel 500; 700; 900 rpm dan kecepatan pemakanan 25; 50; 75 mm/menit. Variabel respon yang diteliti ialah kekasaran permukaan. Proses frais dilakukan menggunakan Mesin CNC Dahlih. Kekasaran permukaan diukur menggunakan Mitutoyo surface roughess tester. Analisis data menggunakan analisis ANOVA. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh variasi parameter pemesinan terhadap respon kekasaran permukaan. Variabel putaran spindel mempunyai p-value sebesar 0,039 dan variabel gerak makan memiliki p-value sebesar 0,025. Hal ini menunjukkan bahwa kedua variabel bebas tersebut memiliki pengaruh yang signifikan terhadap respon kekasaran permukaan. Kekasaran permukaan terendah dapat dicapai dengan pengaturan putaran spindel sebesar 700 rpm dan kecepatan pemakanan sebesar 25 mm/menit. Kata kunci: titanium grade 2, kekasaran permukaan, frais, anova Daftar RujukanBagno, A., & Di Bello, C. (2004). Surface treatments and roughness properties of Ti-based biomaterials. Journal of Materials Science: Materials in Medicine. https://doi.org/10.1023/B:JMSM.0000042679.28493.7fBruce, 2011. (2013). Analisis Kekasaran Permukaan Dan Getaran Pada Pemesinan Bubut Menggunakan Pahat Putar Modular (Modular Rotary Tools) Untuk Material Titanium 6Al-4V Eli. Journal of Chemical Information and Modeling. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004Davim, J. P. (2011). Machining of hard materials. Machining of Hard Materials. https://doi.org/10.1007/978-1-84996-450-0Ganguli, S., & Kapoor, S. G. (2016). Improving the performance of milling of titanium alloys using the atomization-based cutting fluid application system. Journal of Manufacturing Processes. https://doi.org/10.1016/j.jmapro.2016.05.011Karkalos, N. E., Galanis, N. I., & Markopoulos, A. P. (2016). Surface roughness prediction for the milling of Ti-6Al-4V ELI alloy with the use of statistical and soft computing techniques. Measurement: Journal of the International Measurement Confederation. https://doi.org/10.1016/j.measurement.2016.04.039Kiswanto, G., Mandala, A., Azmi, M., & Ko, T. J. (2020). The effects of cutting parameters to the surface roughness in high speed cutting of micro-milling titanium alloy ti-6al-4v. Key Engineering Materials, 846 KEM, 133–138. https://doi.org/10.4028/www.scientific.net/KEM.846.133Mufarrih, A., Istiqlaliyah, H., & Ilha, M. M. (2019). Optimization of Roundness, MRR and Surface Roughness on Turning Process using Taguchi-GRA. In Journal of Physics: Conference Series. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1179/1/012099Nithyanandam, J., Das, S. L., & Palanikumar, K. (2015). Inluence of Cutting Parameters in Machining of Titanium Alloy. Indian Journal of Science and Technology, 8(8), 556–562. https://doi.org/10.17485/ijst/2015/v8i/71291Oshida, Y. (2012). Bioscience and Bioengineering of Titanium Materials: Second Edition. Bioscience and Bioengineering of Titanium Materials: Second Edition. https://doi.org/10.1016/C2011-0-07805-5Setyowidodo, I., Sutanto, S., Mufarrih, A., & Sholehah, I. M. (2020). Exhaust temperature and peltier element optimization of thermoelectric generator output. In IOP Conference Series: Materials Science and Engineering. https://doi.org/10.1088/1757-899X/850/1/012007Shucai, Y., Chunsheng, H., & Minli, Z. (2019). A prediction model for titanium alloy surface roughness when milling with micro-textured ball-end cutters at different workpiece inclination angles. International Journal of Advanced Manufacturing Technology. https://doi.org/10.1007/s00170-018-2852-6Soepangkat, B. O. P., Pramujati, B., Effendi, M. K., Norcahyo, R., & Mufarrih, A. M. (2019). Multi-objective Optimization in Drilling Kevlar Fiber Reinforced Polymer Using Grey Fuzzy Analysis and Backpropagation Neural Network–Genetic Algorithm (BPNN–GA) Approaches. International Journal of Precision Engineering and Manufacturing. https://doi.org/10.1007/s12541-019-00017-zTapiero, H., Townsend, D. M., & Tew, K. D. (2003). Trace elements in human physiology and pathology. Copper. Biomedicine and Pharmacotherapy. https://doi.org/10.1016/S0753-3322(03)00012-XThepsonthi, T., & Özel, T. (2012). Multi-objective process optimization for micro-end milling of Ti-6Al-4V titanium alloy. International Journal of Advanced Manufacturing Technology. https://doi.org/10.1007/s00170-012-3980-zWennerberg, A., & Albrektsson, T. (2009). Effects of titanium surface topography on bone integration: A systematic review. Clinical Oral Implants Research. https://doi.org/10.1111/j.1600-0501.2009.01775.x 
Pengaruh Elektroda Pengelasan Pada Baja AISI 1045 Dan SS 202 Terhadap Struktur Mikro Dan Kekuatan Tarik Winardi, Yoyok; Fadelan, Fadelan; Munaji, Munaji; Krisdiantoro, Wisnu Nurandika
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 8 No. 2 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v8i2.27772

Abstract

Pengelasan logam adalah suatu proses pengelasan yang dilakukan pada dua jenis atau paduan logam yang berbeda. Pengelasan logam beda jenis banyak dipakai di berbagai industri, misalnya pembangkit listrik, industri transportasi, kontruksi sipil, dan lain-lain. Baja merupakan material yang banyak digunakan untuk kontruksi. Aplikasinya banyak disambung dengan logam lain. Penyambungannya dilakukan dengan pengelasan. Dalam penggabungan dua logam yang berbeda permasalahan yang sering timbul dalam pengelasan antara lain perbedaan titik lebur, koefisien muai, sifat fisis dan mekanis. Oleh karena itu dengan pemilihan elektroda pengelasan yang tepat akan menghasilkan sambungan yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis elektroda pada baja AISI 1045 dan SS202 terhadap struktur mikro dan kekuatan tarik. Elektroda yang digunakan pada penelitian ini adalah jenis E 6013 dan E 7018. Metode pengelasan menggunakan las SMAW. Struktur mikro dikarakterisasi menggunakan mikroskop optik. Kekuatan mekanik diuji menggunakan mesin uji tarik. Hasil pengamatan struktur mikro pada masing-masing spesimen menunjukkan adanya perbedaan susunan. Struktur mikro didominasi oleh ferit dan perlit. Dengan menggunakan elektroda E7018, menghasilkan perlit yang lebih halus. Berdasarkan uji tarik, terdapat perbedaaan yang signifikan. Pada spesimen E 6013 memiliki kekuatan tarik rata-rata sebesar 275,7 kN/mm2, sedangan E 7018 memiliki kekuatan rata-rata sebesar 419,5 kN/mm2. Sehingga bisa disimpulkan, jenis elektroda mempengaruhi kekuatan tarik pengelasan baja AISI 1045 dan SS202Kata Kunci: AISI 1045; elektroda; kekuatan tarik; SS202; struktur mikro Daftar RujukanArifin J, Purwanto H, Syafa’at I. (2017). Pengaruh jenis elektroda terhadap sifat mekanik hasil pengelasan smaw baja ASTM A36. Momentum, 13(1), 27–31.Budiarsa, I. N. (2008). Pengaruh besar arus pengelasan dan kecepatan volume alir gas pada proses las GMAW terhadap ketangguhan aluminium 5083. CAKRAM, 2(2), 112–116.Gutama H.K, Wulandari D. (2000). Pengaruh Arus Pengelasan Dan Jenis Elektroda Terhadap Kekuatan Tarik Pada Steel 42. Jurnal Teknik Mesin Fakultas Teknik Unesa, (1), 1–5.Huda M, Respati B.S.M, Purwanto H. (2018). Pengelasan plat kapal dengan variasi jenis elektroda dan media pendingin. Momentum, (14), 50–56.Kurniawan. Dwi. (2019). Analisa pengaruh variasi elekroda pengelasan smaw sambungan logam baja jis g 3131 sphc dengan baja aisi ss 201 terhadap sifat mekanis. [Skripsi] Institut Teknologi Nasional MalangNasrul,Y. L.M., H. Qolik S.A, (2016). Pengaruh variasi arus las smaw terhadap kekerasan dan kekuatan tarik sambungan dissimilar stainless steel 304 dan st 37. Jurnal Teknik Mesin, Universitas Negeri Malang (1), 1-12.Pareke S, Muchsin A.H, Leonard J. (2014). Pengaruh pengelasan logam berbeda (AISI 1045) dengan (AISI 316L) erhadap sifat mekanis dan struktur mikro. Sains dan teknologi, 3(2), 191–198.Pramono, A. (2011). Karakteristik mekanik proses hardening baja AISI 1045 Media Quenching Untuk Aplikasi Sprochet Rantai. Cakram 5(1), 32–38.Sugestian, M Rizsaldy. (2019). Analisa kekuatan sambungan las smaw horizontal down hand pada plate baja jis 3131sphc dan stainless steel 201 dengan aplikasi piles transfer di mesin thermoforming (stacking unit). [Skripsi] Institut Teknologi Nasional Malang.Suhermana , R. M. Ambaritab , R. K. Simangunsongc , P.J. Simanjuntak (2018). Pengaruh jenis elektroda E6013 pada pengelasan SMAW terhadap sifat fisis dan mekanis baja SA106 grade B. Prosiding Seminar Nasional Era Industri (SNEI) UPMI Medan, 50–54Tarkono, Zulhanif, Trisulohadi Ben Fikma (2013). Pengaruh kedalaman alur back chipping pada pengelasan listrik SMAW baja karbon sedang AISI 1045 terhadap uji kekuatan tarik. Fema, 1, 18–27.Trianto A. (2016). Penelitian stainless steel 202 terhadap pengaruh pengelasan gas tungsten arc welding(GTAW) untuk variasi arus 50 A, 100 A, Dan 160 A dengan uji komposisi kimia, uji struktur mikro, uji kekerasan dan uji impact. [Skripsi]. Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik UMS.Veranika R.M, Fauzie M.A, Ali H, Solihin M, (2019). Studi pengaruh variasi elektroda e 6013 dan e 7018 terdahap kekuatan tarik dan kekerasan pada bahan baja karbon rendah. Desiminasi Teknologi, 7.Wijoyo, & Aji, B. K. (2015). Kajian kekerasan dan struktur mikro sambungan las GMAW baja karbon tinggi dengan variasi masukan arus listrik. SIMETRIS, 6(2), 243–248. Yakub Y, Nofri M, (2018). Variasi arus listrik terhadap sifat mekanik mikro sambungan las baja tahan karat aisi 304. E-Jurnal WIDYA Eksakta, 1(I).7-11

Page 1 of 1 | Total Record : 6