cover
Contact Name
rusmala dewi
Contact Email
pipianto76@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
pintarharati@upr.ac.id
Editorial Address
Progran Studi PG. PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Jurusan Ilmu Pendidikan, Universitas Palangka Raya, JLn. H. Timang Komplek Kampus Tunjung Nyahoo Palangka Raya, Telp: (0536)3229107 E-mail pintarharati@fkip.upr.ac.id
Location
Kota palangkaraya,
Kalimantan tengah
INDONESIA
Pintar Harati: Jurnal Pendidikan dan Psikologi
ISSN : 23015993     EISSN : 27155633     DOI : https://doi.org/10.36873/jph.v15i1.846
Core Subject : Education,
Jurnal Pintar Harati dengan ISSN 9-772301-599002, E-ISSN 2301-5993 terbit dua kali dalam satu tahun yaitu bulan Juni dan Desember, Jurnal Pintar Harat adalah jurnal yang menyajikan jurnal hasil penelitian pendidikan dan Psikologi Dosen-dosen jurusan pendidikan anak usia dini Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas palangka Raya, serta dari instansi lainnya.
Articles 138 Documents
UPAYA PENGEMBANGAN KARAKTER ANAK MELALUI MODEL PEMBELAJARAN EXPERIENTIAL LEARNING (Efforts In Developing A Child’s Character Through An Experiential Learning Approach Model): Wahyuni Christiany Martono Adminpintarharati
Pintar Harati: Jurnal Pendidikan dan Psikologi Vol. 15 No. 2 (2019): Jurnal Pintar Harati Volume 15, Nomor 2, Desember 2019
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v15i2.1174

Abstract

The aim of this study was to describe the efforts undertaken to develop children's character through an Experiential Learning model approach at Homy School in Palangka Raya, Central Kalimantan. This study used qualitative method. The subjects of this study were educators, children and the principals. The methodology used was collecting data by observation, interviews and documentation. The technique used to analyze data was a qualitative descriptive technique. The results showed that the implementation of Experiential Learning approach model at Homy School in Palangka Raya Central Borneo could develop children's character. Homy School implements the four stages of Experiential Learning, which are 1) concrete experiences, 2) reflective observation, 3) abstract concepts, and 4) active experiments; all these efforts are focused towards the process of developing a child's character. Positive character outputs of Experiential Learning are: a child feels they are important and able to relate themselves, to friends and the environment. They also becomes more spiritual, likeable, honest, have a sense of love, empathy, independence, responsibility, creativity, active, confident, and enjoy learning. In an effort to develop a child’s character through an Experiential Learning approach model at Homy School in Palangka Raya, Central Kalimantan, it was recommended that consistency and good collaboration continue to be maintained between the school (tutors) and parents. In addition, hoped that routine evaluations in every activity carried out.Keywords: Character Development, Experiential Learning Model Approach, Homy School Palangka Raya
PENGETAHUAN ORANGTUA TENTANG PENDIDIKAN SEKS PADA ANAK USIA DINI: Elisabeth Fransisca S.Sitio1, Sophia Oktavia B,² Annisa Agesy S.P3 Adminpintarharati
Pintar Harati: Jurnal Pendidikan dan Psikologi Vol. 15 No. 1 (2019): Journal Pintar Harati Volume 15, Nomor 1, Juni 2019
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v15i1.1182

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan orangtua tentang pendidikan seks pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Adapun subjek dari penelitian ini adalah 50 orangtua peserta didik di PAUD Terpadu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengetahuan orangtua di PAUD Terpadu tentang pendidikan seks pada anak usia dini masuk dalam kategori baik yaitu sebesar 78,34%. Diperoleh 94% orangtua dengan rentang usia 18-40 tahun memiliki pengetahuan baik mengenai pendidikan seks dimana 42% orangtua dengan latar pendidikan S1 dan 45% dengan latar belakang pendidikan SMA. Hasil pada aspek orangtua mengetahui bahwa pentingnya mendampingi anak selama menonton televisi atau internet untuk meminimalisir pengaruh buruk seperti pelecehan seksual maupun penyimpangan perilaku seksual yaitu 100%, dan diperoleh 42% orangtua mengetahui pentingnya mengajari anak sejak dini cara menjaga organ reproduksi.Kata kunci : Pengetahuan Orangtua, Pendidikan Seks, Anak Usia Dini
10.36873/jph.v16i1.1777 PENGARUH MOTIVASI DAN FASILITAS BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA SMA NEGERI HANUA RAMANG KECAMATAN BANAMA TINGANG : Sumarnie
Pintar Harati: Jurnal Pendidikan dan Psikologi Vol. 16 No. 1 (2020): Jurnal Pintar Harati Volume 16, Nomor 1, Juni 2020
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v16i1.1777

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada siswa SMA Negeri Hanua Ramang Kecamatan Banama Tingang dengan tujuan untuk mengetahui: 1) Ada pengaruh yang signifikan Motivasi Belajar terhadap prestasi belajar siswa SMA Negeri Hanua Ramang Kecamatan Banama Tingang; 2) Ada pengaruh yang signifikan antara fasilitas belajar terhadap prestasi belajar siswa SMA Negeri Hanua Ramang Kecamatan Banama Tingang; 3) Ada pengaruh yang signifikan motivasi belajar dan fasilitas belajar terhadap prestasi belajar siswa SMA Negeri Hanua Ramang Kecamatan Banama Tingang. Metode yang digunakan adalah metode korelasional, dengan tehnik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMA Negeri Hanua Ramang Kecamatan Banama Tingang, sedangkan sampelnya ditetapkan 20% dari jumlah populasi yaitu 60 orang. Analisis data menggunakan analisis regresi ganda dengan rumus: Y = a + b1X1 + b2X2. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh kesimpulan bahwa Motivasi dan penyediaan fasilitas belajar berpengaruh secara signifikan terhadap prestasi belajar siswa SMA Negeri Hanua Ramang Kecamatn Banama Tingang. Yaitu sebesar (64,9% ), sedangkan 35,1% dipengaruhi oleh hal-hal lain, seperti variasi metode, variasi media, kondisi keluarga, sikap guru, sarana prasarana juga mempengaruhi prestasi belajar siswa. Kata Kunci: Motivasi, Fasilitas Belajar dan Prestasi
10.36873/jph.v16i1.1778 MEDIA FLASHCARD BAHASA DAYAK - INDONESIA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBAHASA INDONESIA PADA ANAK USIA DINI : Ignatia Imelda Fitriani & Sophia Oktavia Balimulia Adminpintarharati
Pintar Harati: Jurnal Pendidikan dan Psikologi Vol. 16 No. 1 (2020): Jurnal Pintar Harati Volume 16, Nomor 1, Juni 2020
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v16i1.1778

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menciptakan model belajar yang menyenangkan untuk meningkatkan kosakata bahasa Indonesia anak usia dini dengan menggunakan media pembelajaran yang menarik dan dengan cara yang sesuai dengan karakter anak. Penelitian dilaksanakan di TK Simpei Karuhei Desa Tumbang Lithing, kabupaten Katingan. Berdasarkan hasil analisis diketahui T hitung sebesar 58,58. Jika dibandingkan dengan T tabel pada tingkat signifikansi 5% dengan dk = 121 = 11 yakni sebesar 2,201. Diketahui T hitung lebih besar daripada T tabel sehingga dapat disimpulkan ada perbedaan yang signifikan terhadap kemampuan kosakata Bahasa Indonesia sebelum dan sesudah menggunakan kartu flashcard Bahasa Dayak-Indonesia. Kata Kunci: Flashcard Bahasa Indonesia-Dayak, Kosakata Bahasa Indonesia
10.36873/jph.v16i1.1781 PERILAKU BULLYING PADA SISWA SMP DI KOTA PALANGKA RAYA : Wahyuni Christiany Martono & Elisabeth Fransisca Saragi Sitio Adminpintarharati
Pintar Harati: Jurnal Pendidikan dan Psikologi Vol. 16 No. 1 (2020): Jurnal Pintar Harati Volume 16, Nomor 1, Juni 2020
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v16i1.1781

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuat gambaran umum mengenai perilaku bullying dikalangan remaja khususnya siswa SMP. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, jenis penelitian survey dengan metode analisis deskriptif. Adapun sampel dalam penelitian ini adalah 341 siswa Sekolah Menengah Pertama di kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Prosedur pelaksanaan penelitian diantaranya adalah studi pendahuluan, menentukan metode penelitian, merumuskan instrumen penelitian, mengumpulkan data melalui kuesioner perilaku bullying dan menganalisis data untuk menjawab permasalahan yang telah dirumuskan. Instrumen penelitian telah diuji validitas maupun reliabilitasnya yakni sebesar 0,78 (alpha Cronbach >0,60). Kemudian data diolah dengan bantuan SPSS 25. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan Perilaku Bullying siswa SMP di Kota Palangka Raya masih tergolong rendah. Bagi siswa yang melakukan perilaku bullying yakni yang menunjukkan respon sering dan sangat sering diketahui bahwa paling tinggi (35%) pada jenis perilaku bullying verbal dan paling rendah (12%) pada cyber bullying. Dari penelitian ini, diharapkan kepada seluruh pihak yang berhubungan dengan siswa SMP maupun siswa sekolah tingkatan lainnya memberikan informasi dan edukasi mengenai perilaku bullying yang masih terjadi agar tidak memberikan akibat buruk terhadap korban maupun pelaku dari perilaku bullying. Kata Kunci : Perilaku Bullying, Siswa SMP
10.36873/jph.v16i1.1782 MINAT ANAK MENGIKUTI PEMBELAJARAN AGAMA KRISTEN DI SEKOLAH HARI MINGGU GEREJA BETLEHEM MAJELIS JEMAAT GKE BUKIT RAYA TAHUN 2018 : Yohana Anggreni & Intan Kamala Adminpintarharati
Pintar Harati: Jurnal Pendidikan dan Psikologi Vol. 16 No. 1 (2020): Jurnal Pintar Harati Volume 16, Nomor 1, Juni 2020
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v16i1.1782

Abstract

ABSTRAK Minat adalah rasa ketertarikan dan keterikatan yang muncul tanpa adanya paksaan dianggap sebagai suatu kebutuhan yang dapat memberi kepuasan bagi seseorang dimana minat dipengaruhi oleh sisi internal yang meliputi emosional ataupun faktor eksternal yang melingkupi dorongan dan juga sosial. Salah satu minat yang dimiliki anak adalah minat pada agama. Untuk membuat anak mengerti tentang agama, pengajaran tentang konsep keagamaan sebaiknya diajarkan dalam bahasa sehari-hari dan dengan contoh dari kehidupan sehari-hari. Dengan demikian konsep-konsep agama yang dipahami anak menjadi konkret dan realistis. Hal ini menuntut pendidikan anak usia dini ini agar sesuai dengan keunikan anak serta tahap-tahap perkembangan anak sesuai usianya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang minat anak dalam mengikuti pembelajaran agama Kristen di Sekolah Hari Minggu Gereja Betlehem Majelis Jemaat GKE Bukit Raya Tahun 2018. Penelitian ini merupakan penelitan deskriptif kuantitatif, dan sampel penelitian ini adalah anak kelompok kelas Batita/Balita di Sekolah Hari Minggu Gereja Betlehem Majelis Jemaat GKE Bukit Raya tahun 2018 berjumlah 29 orang. Indikator yang digunakan pada penelitian ini adalah menggunakan teori Hurlock mengenai minat anak pada agama. Hurlock menyatakan bahwa minat anak usia di bawah 8 tahun pada agama dapat digolongkan menjadi empat yaitu: keikutsertaan dalam upacara agama, anak memahami pentingnya berdoa, memberikan pertanyaan tentang agama, menggemari cerita di dalam Alkitab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat anak dalam mengikuti pembelajaran agama Kristen sebesar 51,41% dengan kategori :sedang” Dengan demikian dapat dikatakan bahwa minat anak dalam mengikuti pembelajaran agama Kristen di Sekolah Hari Minggu Gereja Betlehem Majelis Jemaat GKE Bukit Raya tahun 2018 tergolong dalam kategori “sedang” Kata Kunci : Minat Anak, Pembelajaran Agama Kristen
PEMBELAJARAN EKSPERIENTAL (EXPERIENTAL LEARNING): MENANAMKAN KEPERCAYAAN DIRI SEBAGAI SALAH SATU KARAKTER WIRAUSAHA PADA MAHASISWA CALON GURU PAUD : Cahaya Afriani Napitupulu Adminpintarharati
Pintar Harati: Jurnal Pendidikan dan Psikologi Vol. 16 No. 1 (2020): Jurnal Pintar Harati Volume 16, Nomor 1, Juni 2020
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v16i1.1783

Abstract

ABSTRAK Penting bagi para calon guru memiliki jiwa kewirausahaan. Jiwa kewirausahaan yang tampak dalam karakter dan perilaku guru yang positif dapat mempengaruhi peserta didik. Guru yang berkarakter wirausaha akan mampu menciptakan hubungan khusus dengan setiap peserta didiknya. Salah satu karakter wirausaha yaitu percaya diri perlu dimiliki oleh seorang guru dalam melakukan pembelajaran dan pendidikan karena saat melakukan tugasnya, sikap mental ini akan mempengaruhi gagasan, karsa, insiatif, kreatifitas, keberanian, ketekunan, semangat kerja keras, dan kegairahan berkaryanya. Pembelajaran di kelas biasa dilakukan dengan ceramah, diskusi, pemberian tugas atau komunikasi yang sifatnya cenderung satu arah. Terutama saat kondisi pandemik Covid-19 saat ini, model pembelajaran dengan tatap muka di kelas telah mengalami perubahan bentuk dan fungsi. Metode pembelajaran yang masih relevan dan bisa diupayakan melalui pembelajaran jarak jauh tapi bisa memberi manfaat besar bagi peserta didik, salah satunya adalah experiental learning. Melalui kegiatan yang dilakukan dengan metode experiental learning, diharapkan mahasiswa mengalami berbagai pengalaman yang dapat memunculkan karakter positif diri. Penelitian dilakukan dengan wawancara mendalam dan observasi kepada lima mahasiswa PG PAUD di kelas kewirausahaan yang telah mengikuti kegiatan belajar experiental learning. Hasil menunjukkan bahwa metode experiental learning dengan kegiatan “election day” mampu membantu mahasiwa PG Paud kelas kewirausahaan Universitas Palangka Raya mengembangkan karakter positif dan mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam pembelajaran melalui pengalaman ke dalam kehidupan sehari-hari. Kata Kunci: Pembelajaran Eksperiental, Percaya Diri, Karakter Wirausaha, Kewirausahaan
10.36873/jph.v16i1.1785 PERBEDAAN MINAT BELAJAR ANAK ANTARA METODE PROYEK BERBASIS EKSPERIMEN DAN METODE KARYAWISATA PADA ANAK KELOMPOK B TK SHINING KIDS SCHOOL PALANGKA RAYA : Novia Wulandari & Dewi Rosaria Indah Adminpintarharati
Pintar Harati: Jurnal Pendidikan dan Psikologi Vol. 16 No. 1 (2020): Jurnal Pintar Harati Volume 16, Nomor 1, Juni 2020
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v16i1.1785

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perbedaan Minat Belajar Anak Antara Metode Proyek Berbasis Eksperimen Dan Metode Karyawisata Pada Anak Kelompok B TK shining Kids School Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan metode Static Group Comparison yang merupakan penyelidikan terhadap dua kelompok yang kurang lebih mempunyai karakteristik yang sama, yang dipilih secara acak (random). Adapun sumber data yang digunakan adalah data-data hasil penelitian anak TK Shining Kids School yang diberi stimulus dalam eksperimen. Data yang terkumpul diberikan skor pada lembar observasi untuk kelompok penelitian tersebut. Berdasarkan analisa data yang dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa data akhir (post test) kelompok karyawisata menunjukkan nilai probabilitas minat siswa dalam belajar sebesar 0,126. Sedangkan nilai probabilitas kelompok metode proyek berbasis eksperimen menunjukkan nilai 0,125, tidak terdapat perbedaan yang signifikan tersebut itu juga ditunjukkan dengan berdasarkan hasil Uji-T nilai hitung > tabel = -1,542 > 2.043 maka H1 ditolak, artinya tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara minat belajar menggunakan metode karyawisata dan metode proyek berbasis eksperimen. Akan tetapi menurut skor rata - ratanya (karyawisata 80.00 dan Eksperimen 70.25) berdasarkan nilai rata-rata antara metode karyawisata dan metode proyek berbasis eksperimen. Hal ini menunjukan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara minat belajar menggunakan metode berbasis eksperimen dan metode karyawisata. Kata Kunci: Minat Belajar Anak, Metode Proyek Berbasis Eksperimen, Metode Karyawisata
10.36873/jph.v16i1.1824 PENGARUH KEGIATAN MEMBUAT KUE TRADISIONAL KLEPON TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK HALUS PADA ANAK KELOMPOK A TK H.M.IDRIS KECAMATAN KUMAI KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT TAHUN AJARAN 2019/2020 : Runiyanti Runiyanti1 & Rayne Praticia1 Adminpintarharati
Pintar Harati: Jurnal Pendidikan dan Psikologi Vol. 16 No. 1 (2020): Jurnal Pintar Harati Volume 16, Nomor 1, Juni 2020
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v16i1.1824

Abstract

Motorik halus anak adalah kemampuan anak melakukan kegiatan yang melibatkan koordinasi mata, tangan dan otot - otot kecil pada jari -jari, pegelangan tangan. Pengendalian tersebut berasal dari perkembangan refleksi dan kegiatan masa yang ada pada waktu lahir. Klepon adalah makanan tradisional Indonesia terbuat dari tepung beras ketan dan gula jawa dibalut dengan kelapa parut yang warna hijaunya yang khas yang merupakan hasil campuran adonan dengan pasta dari daun pandan yang menghidupkan aroma dari klepon.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kegiatan membuat kue tradisional klepon di kelompok A umur 3-4 tahun di TK H.M.IDRIS Kecamatan Kumai Kabupaten Kotawaringin Barat Tahun Ajaran 2019/2020. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan desain ‘One Group Pre-Test and Post-Test Design’. Sampel diambil dengan teknik obsevasi pada anak kelompok A TK H.M.IDRIS Kecamatan Kumai Kabupaten Kotawaringin Barat yang berjumlah 18 orang. Lembar observasi digunakan sebagai instrumen untuk mengumpulkan data yang diperlukan. Kemudian, data dianalisis dengan menggunakan rumus uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa thitung adalah (5,67), dan ttabeldengan taraf signifikan sebesar 5% yaitu (2,110). Dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima yang artinya dapat diketahui thitung (5,67>ttabel2,110 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh kegiatan membuat kue tradisional klepon terhadap kemampuan motorik halus pada anak kelompok A TK H.M.IDRIS Kecamatan Kumai Kabupaten Kotawaringin Barat Tahun Ajaran 2019/2020. Kata Kunci: Kue Tradisional Klepon, Motorik Halus
0.36873/jph.v16i1.1825 PENGARUH PERMAINAN PESAN BERBISIK TERHADAP KEMAMPUAN MENYIMAK PADA ANAK KELOMPOK B TK KUSUMA LOKA PALANGKA RAYA TAHUN AJARAN 2019/2020 : Ria Triana1 & Rusmaladewi Rusmaladewi1 Adminpintarharati
Pintar Harati: Jurnal Pendidikan dan Psikologi Vol. 16 No. 1 (2020): Jurnal Pintar Harati Volume 16, Nomor 1, Juni 2020
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v16i1.1825

Abstract

Kemampuan menyimak adalah salah satu bagian dari lingkup perkembangan yang harus kembangkan oleh anak usia dini. Namun, kemampuan menyimak anak masih belum berkembang optimal sesuai usianya, seperti anak masih belum mengerti beberapa perintah secara bersamaan, mengulang kalimat yang lebih kompleks dan memahami aturan dalam suatu permainan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh permainan pesan berbisik terhadap kemampuan menyimak anak. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan metode eksperimen dengan desain ‘One Group Pre-Test and Post-Test Design’. Sampel diambil dengan teknik observasi dan wawancara pada anak kelompok B TK Kusuma Loka Palangka Raya yang berjumlah 15 orang. Lembar observasi digunakan sebagai instrumen untuk mengumpulkan data yang diperlukan. Kemudian, data dianalisis dengan menggunakan rumus uji t. Ketentuannya bila thitung lebih kecil (<) dari ttabel, maka H0 diterima, dan Ha ditolak, tetapi sebaliknya bila thitung lebih besar (>) dari ttabel maka H0 ditolak, dan Ha diterima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa t hitung adalah (15,602), dan t tabel dengan taraf signifikansi yaitu 5% (2,144). Thitung 15,602 > ttabel 2,144, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh permainan pesan berbisik terhadap kemampuan menyimak anak kelompok B TK Kusuma Loka Palangka Raya tahun ajaran 2019/2020. Kata Kunci: Kemampuan Menyimak, Permainan, PAUD

Page 4 of 14 | Total Record : 138