cover
Contact Name
Iva Mindhayani
Contact Email
jri@widyamataram.ac.id
Phone
+62274-377150
Journal Mail Official
jri@widyamataram.ac.id
Editorial Address
Dalem Mangkubumen KT.III/237 Yogyakarta
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Industri (JRI)
ISSN : 27148882     EISSN : 27148874     DOI : 10.37631
1. Ergonomic, Work System Design and Product Design 2. Engineering and Manufacture/Production System 3. Engineering and Quality Management 4. Operational Research System Modeling 5. Industrial Management, Entrepreneurship and Innovation 6. Decision and Information System 7. Logistic and Supply Chain Management 8. Education and Industrial Engineering Profession 9. Other recent relevant topics
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2022)" : 6 Documents clear
PERANCANGAN DESAIN CUP HOLDER MINUMAN KOPI DENGAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD) (Studi Kasus : Coffee Shop Dotuku Kopi) Taufiq Suryadi; Ahmad Sidiq; Melani Anggraini
Jurnal Rekayasa Industri (JRI) Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/jri.v4i1.426

Abstract

Dotuku Kopi merupakan salah satu industri minuman kopi yang memproduksi berbagai macam minuman kopi di Bandar Lampung. Adanya pesaing dengan jenis produk yang sama membuat persaingan dalam pasar semakin ketat. Saat ini, Dotuku kopi belum mampu bersaing dan meningkatkan ekspansi pasar secara sempurna karena terkendala oleh kemasan take away. Oleh karena itu, perusahaan dan konsumen menginginkan adanya desain kemasan baru yang lebih efektif. Kemasan efektif yang diharapkan adalah kemasan yang memiliki desain lebih menarik, dan kemasan lebih mudah digunakan bagi konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi perancangan desain kemasan cup holder produk minuman kopi menggunakana metode Quality Function Deployment. Penelitian ini menggunakan Analisis SWOT untuk mengetahui posisi perusahaan berdasarkan matriks posisi terhadap pesaing dan menggunakan metode Quality Function Deployment untuk mendapatkan respon konsumen dalam proses perancangan desain kemasan cup holder sehingga memberikan kepuasan konsumen. Hasil dari penelitian ini menggunakan Analisis SWOT, didapat matriks posisi kuadran I (Strategi Agresif) dimana perusahaan sedang tumbuh dan membangun serta perlu menerapkan strategi utama yang disesuaikan dengan kondisi perusahaan antara lain yaitu strategi penetrasi pasar, pengembangan produk, dan diversifikasi terkait. Dengan menggunakan metode QFD iterasi 1 (House of Quality) dan iterasi 2 (Part Deployment)  dihasilkan rancangan desain cup holder yaitu berbahan kertas kraft, berbentuk oval, warna kombinasi coklat dan hitam dengan digital printing, kombinasi gambar dan nama, posisi informasi produk dipisah kedua sisi, menggunakan font tulisan Harlow solid italic dan Forte. Kata kunci : Desain Kemasan, Cup Holder, Quality Function Deployment.
Perancangan Troli Galon Berbasis Ergonomic Function Deployment (EFD) Maria Septi Anggraini; Heri Setiawan
Jurnal Rekayasa Industri (JRI) Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/jri.v4i1.430

Abstract

Menurut Badan Pusat Statistik Kota Palembang dengan persentase rumah tangga dan perkantoran yang menggunakan air minum PAM dan kemasan pada tahun 2016-2018 yaitu 94,32%. Hal tersebut menyebabkan meningkatnya agen pemasaran air galon yaitu depot air minum isi ulang. Salah satu aktivitas yang dilakukan pekerja untuk mengantar galon yaitu mengantar galon melewati anak tangga. Dalam aktivitas tersebut, pekerja mengalami beban kerja berat dan  keluhan dibagian tubuh yang menyebabkan produktivitas pekerja terhadap pengangkatan galon tidak maksimal, oleh karena itu perlu dilakukan penelitian untuk merancangan alat untuk mempermudah aktivitas yang mengurangi beban kerja dan keluhan pada tubuh pekerja, dan mampu meningkatkan jumlah galon yang mampu diantar oleh pekerja. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan metode EFD dirancang troli dengan panjang 43 cm, lebar 41,55 cm dan tinggi 93,25 cm dengan dilengkapi fitur box pengaman galon dan roda tiga untuk media penggerak saat melewati anak tangga. Keluhan pada bagian tubuh pekerja mengalami penurunan rata-rata 53,5%, DNI pekerja mengalami penurunan 28,81%, DNK pekerja mengalami penurunan 33,24%, NK pekerja mengalami penurunan 36,61% dan rata-rata konsumsi energi pekerja mengalami penuruan 64,42% yaitu sebesar 92,40639707 Kkal/jam. Dengan produktivitas jumlah pengantaran galon meningkat 67,54%. Biaya yang dikeluarkan untuk membuat alat sebesar Rp 1.206.150,-.
Optimization of bread production with linear programming method (case study : CV. Roti Ca) Nur' Aini; Emy Khikmawati; M W Wardana
Jurnal Rekayasa Industri (JRI) Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/jri.v4i1.453

Abstract

Optimal production is the main goal in a business, which is to achieve maximum profit. CV. Roti Ca is a company engaged in food products. CV. Roti Ca was established since 2011 producing sandwiches and flatbreads with chocolate and green bean flavors. This study aims to determine the optimal combination of products so as to get maximum results using linear programming. The method used in this study is linear programming which can be applied to produce bread with a simplex model in order to obtain the optimum solution so that profits can be achieved. The results showed that the optimal sales obtained by the factory was Rp. 2,084,568,000, and the number of breads that can be produced each month is 2,605,711 pcs with ca 1,185679 pcs of chocolate sandwiches, ca 306,913 pcs of chocolate flatbread and 1.131,119 pcs of green bean flatbread. Keywords: Linear Programming Method, Simplex Method, Optimization, Bread, Qm For Windows
Industrial Agglomeration: Suatu Studi Literatur Bhenu Artha; Cahya Purnama Asri; Niken Permata Sari; Khofifa Az Zahra
Jurnal Rekayasa Industri (JRI) Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/jri.v4i1.515

Abstract

Industrial agglomeration merupakan sekelompok perusahaan dalam satu atau beberapa industri yang saling berhubungan yang terkonsentrasi di suatu wilayah tertentu, yang disatukan oleh kepentingan bersama dan saling melengkapi. Industrial agglomeration juga dapat meningkatkan kemajuan ekonomi dan mencapai tingkatan dimana dapat mengurangi konsumsi energi dan emisi polutan sampai batas tertentu. Proses industrialisasi yang cepat sering dianggap sebagai penyebab utama masalah polusi. Masalah lingkungan merupakan masalah gaya hidup dan metode produksi, dan dalam hal metode produksi, semua jenis perusahaan, terutama yang memiliki polusi tingkat tinggi, dan memiliki tanggung jawab, dimana perusahaan-perusahaan ini telah mengikuti strategi pertumbuhan ekstensif dengan investasi tinggi, konsumsi tinggi, teknologi kurang canggih, dan efisiensi rendah, serta telah menjadi penyebab utama pencemaran lingkungan. Faktor lain yaitu infrastruktur transportasi, dimana aglomerasi industri berfungsi sebagai mediator dalam hubungannya dengan efisiensi energi, menunjukkan bahwa infrastruktur transportasi tidak hanya secara langsung mempengaruhi efisiensi energi, tetapi juga memberikan efek tidak langsung melalui industrial agglomeration Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variabel-variabel yang terkait dengan industrial agglomeration. Metode penelitian ini yang digunakan adalah studi literatur (literature review) menggunakan 17 artikel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa penelitian menunjukkan hasil senada untuk beberapa variabel yaitu energy efficiency, environmental efficiency, dan haze pollution. Di Indonesia, konurbasi dipercepat setelah pembangunan jalan raya yang menghubungkan Jakarta dan Bandung, dan populasi serta kawasan terbangun di sepanjang koridor telah tumbuh jauh lebih cepat daripada inti kedua kawasan metropolitan tersebut, dimana empat faktor kemungkinan telah mendorong ekspansi perkotaan ini yaitu kebijakan pemerintah yang tidak efektif, permukiman pribadi dan pengembangan kota baru, pengembangan kawasan industri swasta, dan infrastruktur. Kawasan strategis cenderung berorientasi di dalam kawasannya sendiri dan hanya menyebar ke kawasan/kota lain yang hampir maju, dimana hal ini membuat hubungan antar daerah cenderung tidak seimbang, dan untuk mengembangkan interaksi yang seimbang/tepat, konsep adaptif dapat diterapkan dengan memperkuat database, melakukan analisis manfaat-biaya-risiko, mengidentifikasi potensi konflik, membuat prioritas, skenario dan tindakan korektif, serta melibatkan publik.
Perencanaan Perawatan Mesin Bubut di Lingkungan Laboratorium Geologi Teknik Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta Suhartono - Suhartono; Sri Mulyaningsih; Iva Mindayani
Jurnal Rekayasa Industri (JRI) Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/jri.v4i1.624

Abstract

Kegiatan pembuatan sayatan tipis batuan di Laboratorium Geologi Teknik Institut Sains & Teknologi (IST) AKPRIND Yogyakarta sangat intensif untuk menunjang kegiatan praktikum mahasiswa dan penelitian dosen dan mahasiswa, terutama untuk penggunaan mesin pemotong dan pengasah batu. Keandalan mesin-mesin tersebut menentukan kualitas produk sayatan yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun perencanaan perawatan mesin, sehingga dapat diprediksi lama penggunaannya dan tingkat keausannya, biaya perawatannya, dan masa penggunaannya. Objek penelitian adalah mesin-mesin bubut (Lathe Machines) type  San Yuen  sy-gf 2000h. Metode penelitian mencakup penghitungan Reliability factor, maintainability factor, availability factor dan biaya perawatannya. Hasil penelitian adalah nilai keandalan (Reliability Factor) mesin bubut adalah 70%, laju kerusakan (λ) = 0,01228 kerusakan/jam, nilai mean time between failure (MTBF)  adalah 63,335jam/kerusakan, mean time between maintenance (MTBM) adalah 42,22 jam dan lamanya perawatan (Maintenance) adalah 2,35 jam. Mesin-mesin bubut di lingkungan Laboratorium Geologi Teknik IST AKPRIND dalam kondisi andal (Reliability) yang layak pakai, dan efektif untuk dioperasikan.
Analisis Penjadwalan Proses Packing Arumanis Dengan Menggunakan Metode CDS (Campbell Dudeck Smith) dan NEH (Nawas, Enscore,and HAM) Studi Kasus di UMKM Arumanis Haji Ardi Sleman : Penjadwalan Proses Packing Arumanis Dengan Metode CDS dan NEH Puji Asih; Iva Mindhayani; Tatak Prakasa
Jurnal Rekayasa Industri (JRI) Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/jri.v4i1.629

Abstract

ABSTRACT UMKM Arumanis Haji Ardi is a household industry that produces sweet arum located in Berbah, Sleman, D.I. Yogyakarta. Companies often have difficulty meeting consumer demand in a timely manner. The problem of improper delivery schedule of the order is caused by scheduling the packing process which often experiences delays. The purpose of this research is to find out the comparison of completion time, and know the methods that can complete the production process at the shortest. Campbell Dudeck Smith's scheduling method is a scheduling process based on the smallest working time, and having the advantage of being able to provide many scheduling alternatives. The Nawas, Enscore, and Ham method is that scheduling or assignments with a larger total process time should be given greater priority than the smaller total process time. Given the importance of the proper scheduling process, the author wants to do a scheduling analysis of the Packing process using the Campbell Dudeck Smith and Nawas, Enscore, and Ham methods. The results of the research comparison of scheduling time applied by the company have a sequence of 1-2-3-4 with a makepan of 44,395,142.92 seconds. Campbell Dudeck Smith was 4-3-2-1 with 44,335,921.922 seconds. Scheduling with nawas, Enscore, and Ham method has a sequence of 2-1-3-4 with makespan 44,515.921.12 seconds. The most appropriate method used is the Campbell Dudeck Smith method because it has the smallest makespan which is 44,335,921.12 seconds with a percentage of comparison between cds and NEH methods is 0.4%. Keywords: Scheduling, Packing, Campbell Dudeck Smith, Nawas, Enscore, and Ham

Page 1 of 1 | Total Record : 6