cover
Contact Name
Mufarizuddin
Contact Email
codevelopmen@gmail.com
Phone
+6282165028412
Journal Mail Official
codevelopmen@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No. 23 Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27214990     EISSN : 27215008     DOI : https://doi.org/10.31004/cdj.v2i3.2897
ommunity Development Journal : Jurnal Pengabdian masyarakat di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlawan yang berisikan tentang hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Kesehatan, pendidikan, teknik, pertanian, pertenakan, sosial humaniora, komputer, Kewirausahaan dan ekonomi. Jurnal ini terbit secara berkala Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Tujuan dari adanya jurnal ini adalah menyebarluaskan gagasan dan hasil pengabdian dan penelitian yang dilakukan oleh perguruan tinggi, Khususnya Universitas Pahlawan, yang dapat diterapkan dalam masyarakat. Community Development Journal berisikan bermacam kegiatan yang dilakukan baik oleh internal Universitas Pahlawan ataupun dari eksternal dalam menangani dan mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat dengan menerapkan ilmu dan teknologi yang kemudian dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5,681 Documents
PENDAMPINGAN BUDIDAYA IKAN LELE DENGAN MEDIA GALON BEKAS UNTUK OPTIMALISASI LAHAN SEMPIT DI GRIYA MASANGAN ASRI, SUKODONO Risma A’limathus Zuriah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Inpress Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.57568

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa ikut serta dalam membantu proses pendampingan budidaya ikan lele dengan media galon bekas untuk optimalisasi lahan sempit di Griya Masangan Asri, Sukodono yang dilaksanakan secara tatap muka selama 2 hari. Pendampingan budidaya ikan lele dengan media galon bekas untuk optimalisasi lahan sempit di Griya Masangan Asri dimulai dengan diadakannya rapat koordinasi bersama para perangkat lingkungan Griya Masangan Asri. Kegiatan ini menggunakan pendekatan ABCD (Asset Based Community Development). Proses ini dimulai dengan tahap inventarisasi aset, di mana para warga secara bersama-sama mengidentifikasi potensi ketertarikan warga dalam kegiatan ini. Aset-aset ini mencakup partisipasi aktif warga, serta sumber daya lokal lainnya. Mulai dari Teknik Pengumpulan data ini menggunakan Metode Wawancara dan Observasi sehingga peneliti memperoleh informasi yang akurat dan relevan. Analisis SWOT menunjukkan, bahwasannya kegiatan ini memiliki beberapa keunggulan, yakni kerjasama antara mahasiswa dan warga, serta kegiatan pendampingan budidaya ikan lele dengan media galon bekas membawa warga menuju hal yang sangat positif dan membuahkan hasil. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Griya Masangan Asri, Masangan Wetan, Sukodono, Sidoarjo membantu pengurus PKK dan para warga untuk mengkoordinir kegiatan budidaya ikan lele dengan media galon bekas untuk mengoptimalisasi lahan sempit. Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa tujuan kegiatan pendampingan budidaya ikan lele dengan media galon bekas untuk optimalisasi lahan sempit telah tercapai. Kegiatan pengabdian masyarakat yang melibatkan partisipasi dalam membantu membimbing budidaya ikan lele menggunakan botol plastik bekas untuk mengoptimalkan lahan terbatas di Griya Masangan Asri, Sukodono, yang dilakukan secara langsung selama dua hari. Bimbingan budidaya ikan lele menggunakan botol plastik daur ulang untuk mengoptimalkan lahan terbatas di Griya Masangan Asri dimulai dengan pertemuan koordinasi dengan para pemimpin masyarakat Griya Masangan Asri. Kegiatan ini menggunakan pendekatan ABCD (Pengembangan Komunitas Berbasis Aset). Proses dimulai dengan fase inventarisasi aset, di mana warga secara kolaboratif mengidentifikasi potensi minat masyarakat terhadap kegiatan tersebut. Aset-aset ini meliputi partisipasi aktif warga dan sumber daya lokal lainnya. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi untuk memastikan peneliti memperoleh informasi yang akurat dan relevan. Analisis SWOT mengungkapkan bahwa inisiatif ini memiliki beberapa kekuatan, yaitu kolaborasi antara pelajar dan warga, serta program pendampingan budidaya ikan lele menggunakan wadah plastik daur ulang, yang telah membawa warga menuju hasil yang sangat positif dan menghasilkan hasil yang nyata. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat di Griya Masangan Asri, Masangan Wetan, Sukodono, Sidoarjo membantu panitia PKK dan warga mengkoordinasikan kegiatan budidaya ikan lele menggunakan botol plastik bekas untuk mengoptimalkan lahan yang terbatas. Secara keseluruhan bantuan dapat disimpulkan bahwa tujuan program budidaya ikan lele menggunakan botol plastik bekas untuk mengoptimalkan lahan yang terbatas telah tercapai.