Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa ikut serta dalam membantu proses pendampingan budidaya ikan lele dengan media galon bekas untuk optimalisasi lahan sempit di Griya Masangan Asri, Sukodono yang dilaksanakan secara tatap muka selama 2 hari. Pendampingan budidaya ikan lele dengan media galon bekas untuk optimalisasi lahan sempit di Griya Masangan Asri dimulai dengan diadakannya rapat koordinasi bersama para perangkat lingkungan Griya Masangan Asri. Kegiatan ini menggunakan pendekatan ABCD (Asset Based Community Development). Proses ini dimulai dengan tahap inventarisasi aset, di mana para warga secara bersama-sama mengidentifikasi potensi ketertarikan warga dalam kegiatan ini. Aset-aset ini mencakup partisipasi aktif warga, serta sumber daya lokal lainnya. Mulai dari Teknik Pengumpulan data ini menggunakan Metode Wawancara dan Observasi sehingga peneliti memperoleh informasi yang akurat dan relevan. Analisis SWOT menunjukkan, bahwasannya kegiatan ini memiliki beberapa keunggulan, yakni kerjasama antara mahasiswa dan warga, serta kegiatan pendampingan budidaya ikan lele dengan media galon bekas membawa warga menuju hal yang sangat positif dan membuahkan hasil. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Griya Masangan Asri, Masangan Wetan, Sukodono, Sidoarjo membantu pengurus PKK dan para warga untuk mengkoordinir kegiatan budidaya ikan lele dengan media galon bekas untuk mengoptimalisasi lahan sempit. Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa tujuan kegiatan pendampingan budidaya ikan lele dengan media galon bekas untuk optimalisasi lahan sempit telah tercapai. Kegiatan pengabdian masyarakat yang melibatkan partisipasi dalam membantu membimbing budidaya ikan lele menggunakan botol plastik bekas untuk mengoptimalkan lahan terbatas di Griya Masangan Asri, Sukodono, yang dilakukan secara langsung selama dua hari. Bimbingan budidaya ikan lele menggunakan botol plastik daur ulang untuk mengoptimalkan lahan terbatas di Griya Masangan Asri dimulai dengan pertemuan koordinasi dengan para pemimpin masyarakat Griya Masangan Asri. Kegiatan ini menggunakan pendekatan ABCD (Pengembangan Komunitas Berbasis Aset). Proses dimulai dengan fase inventarisasi aset, di mana warga secara kolaboratif mengidentifikasi potensi minat masyarakat terhadap kegiatan tersebut. Aset-aset ini meliputi partisipasi aktif warga dan sumber daya lokal lainnya. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi untuk memastikan peneliti memperoleh informasi yang akurat dan relevan. Analisis SWOT mengungkapkan bahwa inisiatif ini memiliki beberapa kekuatan, yaitu kolaborasi antara pelajar dan warga, serta program pendampingan budidaya ikan lele menggunakan wadah plastik daur ulang, yang telah membawa warga menuju hasil yang sangat positif dan menghasilkan hasil yang nyata. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat di Griya Masangan Asri, Masangan Wetan, Sukodono, Sidoarjo membantu panitia PKK dan warga mengkoordinasikan kegiatan budidaya ikan lele menggunakan botol plastik bekas untuk mengoptimalkan lahan yang terbatas. Secara keseluruhan bantuan dapat disimpulkan bahwa tujuan program budidaya ikan lele menggunakan botol plastik bekas untuk mengoptimalkan lahan yang terbatas telah tercapai.