cover
Contact Name
Mufarizuddin
Contact Email
codevelopmen@gmail.com
Phone
+6282165028412
Journal Mail Official
codevelopmen@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No. 23 Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27214990     EISSN : 27215008     DOI : https://doi.org/10.31004/cdj.v2i3.2897
ommunity Development Journal : Jurnal Pengabdian masyarakat di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlawan yang berisikan tentang hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Kesehatan, pendidikan, teknik, pertanian, pertenakan, sosial humaniora, komputer, Kewirausahaan dan ekonomi. Jurnal ini terbit secara berkala Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Tujuan dari adanya jurnal ini adalah menyebarluaskan gagasan dan hasil pengabdian dan penelitian yang dilakukan oleh perguruan tinggi, Khususnya Universitas Pahlawan, yang dapat diterapkan dalam masyarakat. Community Development Journal berisikan bermacam kegiatan yang dilakukan baik oleh internal Universitas Pahlawan ataupun dari eksternal dalam menangani dan mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat dengan menerapkan ilmu dan teknologi yang kemudian dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5,670 Documents
PERAN LITERASI KEUANGAN DAN PENGELOLAAN KEUANGAN PRIBADI DALAM MENGURANGI DAMPAK FOMO DAN LIFESTYLE KONSUMTIF TERHADAP MINAT PINJAMAN ONLINE PADA GENERASI MUDA Apip Alansori; Kadek Widani; Elsa Fitriandini; Hajir Warda Juliarti; Rafa Azizah Utomo; Aldino Dwi Saputra
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Inpress Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.57024

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong munculnya berbagai layanan keuangan berbasis teknologi seperti pinjaman online yang memberikan kemudahan akses bagi masyarakat. Namun, kemudahan tersebut juga dapat menimbulkan risiko apabila tidak diimbangi dengan pemahaman literasi keuangan yang memadai, khususnya pada generasi muda yang rentan terpengaruh fenomena fear of missing out (FOMO) dan gaya hidup konsumtif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai literasi keuangan dan pengelolaan keuangan pribadi guna mengurangi dampak perilaku konsumtif serta meminimalkan minat penggunaan pinjaman online. Kegiatan dilaksanakan di SMA Negeri 1 Tulang Bawang Tengah dengan melibatkan 34 siswa sebagai peserta. Metode yang digunakan adalah pendidikan masyarakat melalui penyuluhan dengan pendekatan edukatif dan partisipatif yang meliputi tahap persiapan, pretest, penyampaian materi, diskusi dan tanya jawab, serta posttest sebagai evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa yang ditunjukkan oleh kenaikan nilai rata-rata dari 78,88 pada pretest menjadi 88,06 pada posttest dengan peningkatan sebesar 9,18 poin. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa edukasi literasi keuangan mampu membantu siswa memahami pentingnya pengelolaan keuangan secara bijak, membedakan antara kebutuhan dan keinginan, serta lebih berhati-hati dalam menggunakan layanan pinjaman online.
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS USAHA MELALUI DIGITALISASI PEMASARAN BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI Lalu Darmawan; Muhamad Ahyat; Juhartini Juhartini; Zaeniah Zaeniah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Inpress Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.57065

Abstract

Tujuan  kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakanpada  Kelompok Pengrajin Anyaman Tas Dari Rotan Khas Lombok yaitu “Kelompok Bilalbleke-art”. Kelompok ini memiliki anggota sebanyak 8 orang. Seluruh anggota kelompok pengrajin anyaman tas dari rotan khas lombok merupakan warga desa setempat yang terdiri dari enam (6) orang perempuan dan dua (2) orang laki - laki.  Dalam menjalankan kegiatan usahanya kelompok pengrajin sering mengalami permasalahan terutama permasalahan pemasaran yaitu ketidakmampuan memasarkan hasil produk dengan menggunakan teknologi informasi. Sehingga kegiatan ini menjadi penting dilaksanakan dengan tujuan untuk mengatasi permasalahan mitra dan memberdayakan mitra melalui peningkatan produktivitas usaha. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pelatihan ini menggunakan pendekatan partisipatif dan difusi ilmu pengetahuan, yang dirancang untuk meningkatkan keterlibatan peserta dan memastikan transfer pengetahuan yang efektif. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini dapat meningkatkan   kompetensi   kelompok usaha pengrajin dalam menggunakan digitalisasi pemasaran berbasis teknologi informasi.
COMMUNITY EMPOWERMENT THROUGH VALUE-ADDED PALM WASTE MUSHROOM ENTREPRENEURSHIP Isti Widiharjanti; Mega Sukma; Iqrima Rofa Tazkiyah; Resma Gustiana Andeska; M. Rangga Putra Kelana; Rila Aprylya
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Inpress Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.57119

Abstract

Stunting masih menjadi tantangan gizi yang serius di wilayah pedesaan, termasuk di Desa Irat, Kabupaten Bangka Selatan, yang disebabkan oleh rendahnya asupan protein rumah tangga serta terbatasnya pemanfaatan sumber pangan lokal bergizi. Kondisi ini menunjukkan pentingnya intervensi berbasis masyarakat yang tidak hanya meningkatkan pengetahuan gizi, tetapi juga mendorong inovasi pangan lokal yang berkelanjutan. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi gizi ibu serta mengembangkan keterampilan dalam mengolah jamur sawit kukur (jamur tiram yang dibudidayakan pada limbah sawit) sebagai sumber protein alternatif sekaligus mendukung kewirausahaan rumah tangga. Program ini menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) dengan melibatkan 20 ibu melalui kegiatan edukasi gizi, penyuluhan stunting, serta pelatihan praktik pengolahan pangan berbasis jamur. Peserta mengikuti dua sesi edukasi dan satu lokakarya praktik, dengan menghasilkan berbagai produk seperti jamur crispy, keripik jamur, dan kemplang jamur. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman terkait gizi keluarga, pencegahan stunting, serta pemanfaatan pangan lokal. Keterampilan peserta dalam mengolah produk jamur yang aman dan bernilai tambah juga meningkat. Selain itu, beberapa peserta menyatakan minat untuk memulai usaha rumahan. Secara keseluruhan, program ini berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan rumah tangga, mengoptimalkan potensi lokal, dan mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat.
URGENSI KESEHATAN MENTAL SANTRI DARI TINDAKAN KEKERASAN BULLYING DI PESANTREN MODERN MISBAHUL ULUM MEURIAPALOH KOTA LHOKSEUMAWE ACEH Zahriyanti Zahriyanti; Musrizal Musrizal; Fina Meilinar
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Inpress Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.57169

Abstract

Semakin meningkatnya fenomena dan jumlah kasus tindakan kekerasan bullying dikalangan santri, baik secara verbal hingga bullying dalam bentuk bullying sosial (psikologis). Tentu saja hal ini akan berdampak pada kesehatan mental para santri. Di pesantren Misbahul Ulum Desa Meuria Paloh, para santi belum memiliki pengetahuan mengenai urgensi kesehatan mental bagi santri dari tindakan kekerasan bullying. Tujuannya adalah meningkatkan pengetahuan santri mengenai betapa pentingnya kesehatan mental dari tindakan kekerasan bullying serta memdemontrasikan upaya pencegahan yang bisa ditempuh oleh para santri. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan dan pendampingan mengenai kesehatan mental dari bullying. Adapun tahapan kegiatan pengabdian ini menggunakan metode kualitatif: merencanakan tempat sosialisasi yang nyaman dan memuat kapasitas peserta sosialisasi, melaksanakan kegiatan dengan maksimal, memberikan bimbingan dan edukasi kepada para santri, melakukan observasi dan wawancara terakhir adalah evaluasi. Langkah-langkah Pendampingan Analisis Kebutuhan: Mengidentifikasi kebutuhan santri terkait pengetahuan psikologis santri. Workshop dan Pelatihan: Memberikan pendampingan terkait kesehatan mental santri dampak dari bullying. Praktik dan Observasi: Santri mendemontrasi dan menggali pengalamannya terkait fenomena bullying dan kesehatan mental yang pernah dialaminya di pesantren dengan pendampingan langsung. Refleksi dan Evaluasi: Meninjau efektivitas penerapan dan memberikan umpan balik untuk perbaikan. Manfaat santri dan guru/pengasuh mendapat pengetahuan, wawasan dan penguatan terkait pencegahan dan penanggulangan bullying. Santri mendapatkan pengalaman dan pendampingan layanan kesehatan mental belajar yang lebih personal dan efektif. Terciptanya budaya karakter berbasis psikologi sosial yang lebih efektif di lingkungan sekolah. Program ini diharapkan memberikan dampak berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas karakter santri di Pesantren Modern Misbahul Ulum Desa Meuria Paloh, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Aceh
PEMERDAYAAN UMKM PRODUK AGAR DAN PACAR CINA DESA CIRANJENG MELALUI PENDAMPINGAN DIGITAL Aulia Magfira; Denisha Luthfiyah Hermawan; Desi Rahmawati; Faiz Azhari; Nurfadilah Nurfadilah; Silvi Pauziah; Siti Rahmawati; Putri Puji Nurohmi; Wulan Sri Apriliani
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Inpress Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.57322

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM produk agar dan pacar cina di Desa Ciranjeng melalui pendampingan digital. Program ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan pengetahuan pelaku usaha dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pemasaran, sehingga jangkauan penjualan produk masih terbatas pada lingkungan sekitar. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui tahapan identifikasi masalah, sosialisasi, pelatihan pemasaran digital, serta pendampingan pengelolaan media promosi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi produk. Selain itu, terjadi perubahan perilaku usaha yang ditandai dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya pemasaran digital dan pengemasan produk yang lebih menarik. Program ini juga mendorong terbentuknya kerjasama antar pelaku UMKM serta munculnya pemimpin lokal yang berperan dalam mendukung keberlanjutan program. Dengan demikian, pendampingan digital terbukti mampu memperkuat kapasitas UMKM sekaligus mendorong transformasi sosial dalam pengembangan ekonomi masyarakat desa.
SRIKANDI MANDIRI : PENINGKATAN KAPASITAS EKONOMI PEREMPUAN MELALUI INOVASI PENGOLAHAN NANAS BERDAYA SAING DESA TAMBANGAN KELEKAR, GELUMBANG, SUMATERA SELATAN Bambang Irawan; Aisya Rohaini; Dea Anjelina
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Inpress Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.57323

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas ekonomi perempuan melalui inovasi pengolahan nanas berbasis pendekatan Participatory Action Research (PAR). Permasalahan utama yang dihadapi peserta adalah ketergantungan pada penjualan nanas segar dengan harga fluktuatif dan margin keuntungan rendah. Melalui tahapan identifikasi masalah, pelatihan teknis, praktik produksi, serta evaluasi partisipatif, peserta dilatih mengolah nanas menjadi produk semi-basah bernilai tambah menggunakan bahan lokal seperti kelapa, agar-agar, tepung halilintar, pasta, dan gula. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengolahan 5 kg nanas yang sebelumnya hanya menghasilkan pendapatan sekitar Rp40.000–Rp50.000, setelah diolah mampu memberikan margin keuntungan rata-rata sekitar Rp300.000 per siklus produksi. Jika dilakukan secara rutin, usaha ini dapat meningkatkan pendapatan bulanan rumah tangga secara signifikan. Selain peningkatan pendapatan, terjadi perubahan kapasitas berupa peningkatan keterampilan teknis, pemahaman manajemen usaha sederhana, serta kepercayaan diri peserta dalam mengembangkan usaha. Temuan ini menunjukkan bahwa inovasi pengolahan nanas berbasis pemberdayaan partisipatif efektif sebagai strategi peningkatan kapasitas ekonomi perempuan, meskipun keberlanjutan usaha memerlukan dukungan akses modal dan penguatan pemasaran.
SOSIALISASI PENGEMBANGAN KARAKTER JEMAAT HKBP RESORT MEDAN KRIO UNTUK LINGKUNGAN SEHAT Srisofian Sianturi; Rohit Yoben Sibarani; Margaretha Hutabarat; Isna Pardosi; Neni Lasinta Lumbansiantar
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Inpress Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.57324

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran serta membangun karakter jemaat HKBP Resort Medan Krio dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. Permasalahan lingkungan seperti penumpukan sampah dan rendahnya kesadaran masyarakat menjadi latar belakang utama dilaksanakannya kegiatan ini. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan jemaat secara aktif melalui penyuluhan, diskusi, dan tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman, kesadaran, serta partisipasi aktif jemaat dalam menjaga lingkungan. Jemaat tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga menunjukkan sikap tanggung jawab dan keinginan untuk terlibat dalam berbagai kegiatan lingkungan seperti gotong royong dan edukasi berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong terbentuknya kesadaran kolektif serta kerja sama antar jemaat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya memberikan dampak jangka pendek, tetapi juga berpotensi memberikan dampak jangka panjang dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
SOSIALISASI PENGENALAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF QUIZIZZ UNTUK PENINGKATAN MINAT BELAJAR ANAK SEKOLAH MINGGU GEREJA HKBP RESORT JETUN Ernawati Tampubolon; Nanda Sembiring; Martha Mariance Sinaga; Jelita Christy Sianipar; Diane Sarima Lestari Simbolon
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Inpress Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.57325

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar anak Sekolah Minggu yang disebabkan oleh dominasi penggunaan metode pembelajaran konvensional yang cenderung bersifat satu arah dan kurang melibatkan peserta didik secara aktif. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya perhatian, partisipasi, serta pemahaman anak terhadap materi pembelajaran yang disampaikan. Oleh karena itu, diperlukan inovasi dalam pembelajaran yang mampu menyesuaikan dengan karakteristik peserta didik pada era digital. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan minat belajar anak melalui sosialisasi dan penerapan media pembelajaran interaktif berbasis digital, yaitu Quizizz. Metode yang digunakan adalah metode edukatif dengan pendekatan sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan yang dilaksanakan secara sistematis melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan ini dilaksanakan di Gereja HKBP Resort Jetun dengan melibatkan guru Sekolah Minggu, remaja gereja, serta anak-anak sebagai peserta utama. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam minat belajar anak yang ditandai dengan meningkatnya perhatian, antusiasme, keterlibatan aktif, serta interaksi selama proses pembelajaran berlangsung. Selain itu, guru Sekolah Minggu memperoleh pemahaman dan keterampilan baru dalam memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran yang inovatif dan efektif. Dengan demikian, penggunaan Quizizz terbukti mampu menciptakan suasana pembelajaran yang lebih interaktif, menyenangkan, dan bermakna serta berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Sekolah Minggu di era digital.
ANALISIS KERUSAKAN UNTUK PENYUSUNAN REKOMENDASI PEMELIHARAAN SISTEM TAXIWAY EDGE LIGHT DI BANDARA PANGSUMA Aldha Martha Putri; Zulina Kurniawati; Fahroji Fahroji
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Inpress Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.57326

Abstract

Bandar udara memiliki peran penting dalam mendukung keselamatan operasional penerbangan, khususnya pada pergerakan pesawat di sisi udara. Salah satu fasilitas keselamatan tersebut adalah sistem taxiway edge light yang berfungsi sebagai panduan visual bagi pilot saat pesawat melakukan taxiing. Di Bandara Pangsuma Putussibau, sistem taxiway edge light saat ini tidak berfungsi, ditandai dengan lampu taxiway yang tidak menyala serta Constant Current Regulator (CCR) yang tidak beroperasi, sehingga berpotensi mengganggu keselamatan dan efisiensi pergerakan pesawat, terutama pada kondisi cuaca dengan visibilitas rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab ketidakfungsian sistem taxiway edge light sebagai dasar penyusunan rekomendasi pemeliharaan lanjutan guna mendukung keselamatan operasional penerbangan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif melalui pengukuran dan pengumpulan data teknis sistem taxiway edge light yang kemudian dibandingkan dengan standar dan ketentuan yang berlaku menggunakan pendekatan Root Cause Analysis (RCA). Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor peralatan (machine) dan material menjadi penyebab utama ketidakfungsian sistem, ditandai dengan kondisi CCR dan lampu taxiway yang tidak beroperasi serta penurunan kualitas isolasi pada kabel dan konektor. Berdasarkan hasil tersebut, disimpulkan bahwa diperlukan evaluasi teknis serta penyusunan rekomendasi pemeliharaan lanjutan agar sistem penerangan tepi sisi taxiway dapat beroperasi secara andal dan mendukung keselamatan operasional penerbangan di Bandara Pangsuma Putussibau.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN SEBAGAI TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) UNTUK MENDUKUNG UPAYA KESEHATAN KELUARGA DI DESA BUMI NABUNG SELATAN Sri Nur Hidayah; Muhammad Satrio; Muhammad Fauzhan ‘ Azima; Rhizma Anatasya; Richa Warisa Nasroh; Rima Ahmarida Auliya; Rika Yusfika Sari; Sonya Adelia Febriani
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Inpress Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.57327

Abstract

Tanaman Obat Keluarga (TOGA) merupakan salah satu bentuk pemanfaatan sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mendukung kesehatan keluarga secara mandiri. Pemanfaatan lahan pekarangan untuk budidaya tanaman obat tidak hanya memberikan manfaat kesehatan, tetapi juga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemanfaatan lingkungan sekitar secara produktif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui pemanfaatan lahan pekarangan sebagai kebun TOGA di Desa Bumi Nabung Selatan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan partisipatif dengan tahapan observasi, sosialisasi, penanaman, serta pendampingan kepada masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat memiliki antusiasme yang tinggi dalam pengembangan kebun TOGA serta memperoleh pengetahuan baru mengenai jenis tanaman obat dan manfaatnya bagi kesehatan keluarga. Selain memberikan manfaat kesehatan, keberadaan kebun TOGA juga meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan serta memperkuat nilai gotong royong. Program ini diharapkan dapat menjadi upaya berkelanjutan dalam mendukung kemandirian masyarakat dalam menjaga kesehatan keluarga secara alami melalui pemanfaatan tanaman herbal yang mudah diperoleh di lingkungan sekitar.