cover
Contact Name
A Said Hasan Basri
Contact Email
a.basri@uin-suka.ac.id
Phone
+62818461001
Journal Mail Official
a.basri@uin-suka.ac.id
Editorial Address
http://alisyraq.pabki.org/index.php/alisyraq/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam
ISSN : 26855453     EISSN : 26858509     DOI : -
Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam is a scientific journal, serves as a forum for publishing the original research articles related to Islamic guidance and counseling. The bulletin encompasses research articles, original research report, reviews, short communications and scientific commentaries in Islamic guidance and counseling including: managing of guidance and counseling. Assessment in counseling, Islamic counseling, Islamic theraphy, career development, personal and social development and academic development. All papers submitted to the journal should be written in English or Indonesian. The work should not have been published or submitted for publication elsewhere.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2019)" : 10 Documents clear
TERAPI BERKALA KOMBINASI BIMBINGAN KONSELING ISLAM DENGAN RATIONAL EMOTIF BEHAVIOR THERAPHY (REBT) PADA PENANGANAN PERILAKU AGRESIF ANAK DI SD AL-FALAH ASSALAM TROPODO SIDOARJO Lukman Fahmi Fahmi
Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : PABKI (Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.406 KB) | DOI: 10.15575/alisyraq.v2i2.25

Abstract

Abstract: In this study, researchers will examine psychological therapy methods in handling the aggressive attitude of a 4th grade elementary school student at SD Al-Falah Assalam Tropodo Sidoarjo through the RATIONAL EMOTIVE BEHAVIOR THERAPHY (REBT) approach. REBT is a therapeutic method that was initiated by an American psychologist, Albert Ellis in the 1950s. This REBT therapy method focuses on improving attitudes or behaviors, where the individual's behavior is caused by 2 main factors; Internal factors related to genes and external factors related to the environment the individual lived. For this research method, researchers used a qualitative descriptive approach, in which the research subjects were elementary school students grade 4 who were identified as having an aggressive attitude. This research is intended to find information, about the students' aggressive attitudes and then look for information related to what factors influence the aggressive behavior. Furthermore, applying the REBT method in dealing with the aggressive attitude, as well as to determine the effectiveness of the REBT method in handling the child's aggressive attitude. Researchers hope this research can be used as a reference in dealing with the aggressive behavior of other students.Keywords: Aggressive Behavior, REBT, A-B-C Theory
PENGEMBANGAN MODEL KEILMUAN BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAM MELALUI JURNAL HISBAH: JURNAL BIMBINGAN KONSELING DAN DAKWAH ISLAM A Said Hasan Basri; Zaen Musyirifin; Moh Khoerul Anwar; Hayatul Khairul Rahmat
Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : PABKI (Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (56.605 KB) | DOI: 10.15575/alisyraq.v2i2.38

Abstract

Islamic guidance and counseling is very important in the current era of globalization. One interesting phenomenon in the development of modern science today is the emergence of scientific discourse related to the position and scientific map of Islamic guidance and counseling. The offense of Islamic guidance and counseling with several other disciplines actually places Islamic guidance and counseling in a fairly conflictual position. Although the Da'wah and Communication Faculties are not educational fields, the orientation of the scientific application of Islamic Guidance and Counseling can be applied to all backgrounds of life, both education and society. Therefore the development of a scientific model of Islamic guidance and counseling needs to be done. This study uses a qualitative descriptive research method. From the results of data collection, it is known that the scientific development of Islamic guidance and counseling is related to the model of education counseling and counseling, psychological guidance and counseling and counseling with the values of da'wah.
LAYANAN BIMBINGAN KEMANDIRIAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS TUNAGRAHITA MELALUI PENDEKATAN BEHAVIORAL resti oktaviani
Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : PABKI (Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.766 KB) | DOI: 10.15575/alisyraq.v2i2.30

Abstract

Anak tunagrahita yang memiliki IQ dibawah rata-rata orang normal, maka anak berkebutuhan khusus tunagrahita akan sulit berkembang dan lemah dalam segi intelektual. Jangankan dari segi intelektual, untuk melaksanakan kegiatan sehari-hari saja mereka sangat bergantung kepada orang lain. Dilihat dari segi lainnya yaitu anak tunagrahita bisa di bimbing dan sedikit-demi sedikit di ubah tingkah lakunya menjadi lebih mandiri. Untuk itu di butuhkannya peran pendamping melalui layanan bimbingan kemandirian anak berkebutuhan khusus tunagrahita melalui pendekatan behavioral.Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui proses layanan bimbingan kemandirian anak berkebutuhan khusus tunagrahita melalui pendekatan behavioral. Untuk mengetahui hambatan apa saja yang terjadi dalam pelaksanaannya. Kemudian untuk mengetahui hasil yang di capai setelah dilakukannya proses layanan bimbingan kemandirian anak berkebutuhan khusus tunagrahita melalui pendekatan behavioral.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dilakukan kepada pembimbing dan juga orang tua siswa di SLB Mulya Bakti Bandung Barat.Layanan bimbingan kemandirian anak berkebutuhan khusus tunagrahita melalui pendekatan behavioral ini adalah suatu proses pemberian bantuan kepada anak berkebutuhan khusus tunagrahita dengan menggunakan teknik-teknik yang terdapat dalam pendekatan behavioral. Layanan kemandirian ini sebagai upaya meningkatkan kemandirian anak berkebutuhan khusus tunagrahita agar tidak terlalu bergantung pada orang lain dalam melakukan aktifitas sehari-hari.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa layanan bimbingan kemandirian anak berkebutuhan khusus tunagrahita melalui pendekatan behavioral di SLB Mulya Bakti ini terlihat perubahan yang signifikan. Proses layanan ini dilaksanakan dengan terstruktur dan terarah melalui proses perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan tindak lanjut. Dalam proses tersebut menggunakan metode percontohan, pengkondisian operan, perkuatan positif, pembentukan respons dan penghapusan. Materi yang diberikan merujuk kepada indikator kemandirian sosial emosi, fisik dan fungsi tubuh,dan kemandirian intelektual. Hambatan yang terjadi dalam proses layanan bimbingan ini muncul dari faktor eksternal seperti kelengkapan fasilitas sekolah, juga faktor internal yaitu perbedaan klasifikasi dan karakter anak. Perubahan yang signifikan terjadi pada anak dengan tunagrahita ringan dan sedang, sedang anak dengan tunagrahita berat tidak terlalu signifikan perubahannya. Dapat disimpulkan bahwa layanan bimbingan kemandirian menggunakan pendekatan behavioral ini dapat menjadikan anak tunagrahita menjadi lebih mandiriKata kunci : Layanan Bimbingan Kemandirian, Pendekatan Behavioral, Anak Berkebutuhan Khusus Tunagrahita.
PENGARUH BIMBINGAN KARIER PADA KEMATANGAN KARIER DAN EFIKASI DIRI Sugandi Miharja
Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : PABKI (Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.713 KB) | DOI: 10.15575/alisyraq.v2i2.24

Abstract

Penelitian ini untuk menjawab  format perlakuan bimbingan karier yang sesuai pada perguruan tinggi agama Islam. Penerapan layanan bimbingan karier dapat mengalisis pengaruh bimbingan karier terhadap efikasi diri dan kematangan karier dengan penajaman pada aspek gender dan latar belakang studi. Bentuk Penelitian berupa metode kombinasi  antara metode kualitatif dan kuantitatif secara bersamaan. Penelitian kualitatif untuk mengetahui aspek-aspek kebutuhan bimbingan karier, sedangkan penelitian kuantitatif untuk mengetahui derajat dan hubungan antar variabel yang diteliti. Hasil penelitian menunjukan (1) pelayanan bimbingan karier Islam dapat memberikan hasil yang baik, berkualitas, dan bermanfaat, (2) terdapat respons antusias dari mahasiswa (konseli) atas pelaksanaan bimbingan karier Islam, (3) pengaruh bimbingan karier pada kematangan karier 0,66 (p<0,01), bimbingan karier Islam pada kematangan karier melalui efikasi diri 0,50 (p<0,01), bimbingan karier Islam terhadap keseluruhan aspek karier sebesar 0,72 (sangat kuat). Analisis pengaruh pada aspek gender wanita 0,55 (p<0,01), lelaki 0,14 (p<022). Analisis latar belakang pendidikan, mahasiswa dengan latar belakang pendidikan agama mempunyai pengaruh 0,52 (p<0,01), latar belakang pendidikan umum 0,39 (p<0,01). Program bimbingan karier Islam menunjukkan optimisme pada kematangan karier dan efikasi diri, terlebih pada mahasiswa wanita dan mahasiswa yang berlatar belakang sekolah agama.
BIMBINGAN AGAMA ISLAM MELALUI LIVING VALUES EDUCATION UNTUK MENINGKATKAN SIKAP TOLERANSI Ai Badriah; Lilis Satriah; Abdul Mujib
Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : PABKI (Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.581 KB) | DOI: 10.15575/alisyraq.v2i2.39

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui program yang ada di Majelis Taklim Konversi Diniyah al-Ikhlas Panyileukan Kota Bandung; (2) untuk mengetahui proses bimbingan agama Islam melalui living values education programme; dan (3) untuk mengetahui hasil dari pelaksanaan bimbingan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Dalam pelaksanaannya, program ini dilakukan dengan beberapa tahapan yaitu: (1) tahap pembuka; (2) hening atau relaksasi; (3) kegiatan berbasis nilai; (4) diskusi; dan (5) penutup. Berdasarkan hasil pengisian angket diketahui bahwa sikap toleransi jama’ah MTKD al-Ikhlas Panyileukan memiliki persentasi antara 90%-100% dan berada pada kategori “Baik”.Kata Kunci : Bimbingan Islam, living values education, toleransi 
PENGEMBANGAN MODEL KEILMUAN BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAM MELALUI JURNAL HISBAH: JURNAL BIMBINGAN KONSELING DAN DAKWAH ISLAM A Said Hasan Basri; Zaen Musyirifin; Moh Khoerul Anwar; Hayatul Khairul Rahmat
Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : PABKI (Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59027/alisyraq.v2i2.38

Abstract

Islamic guidance and counseling is very important in the current era of globalization. One interesting phenomenon in the development of modern science today is the emergence of scientific discourse related to the position and scientific map of Islamic guidance and counseling. The offense of Islamic guidance and counseling with several other disciplines actually places Islamic guidance and counseling in a fairly conflictual position. Although the Da'wah and Communication Faculties are not educational fields, the orientation of the scientific application of Islamic Guidance and Counseling can be applied to all backgrounds of life, both education and society. Therefore the development of a scientific model of Islamic guidance and counseling needs to be done. This study uses a qualitative descriptive research method. From the results of data collection, it is known that the scientific development of Islamic guidance and counseling is related to the model of education counseling and counseling, psychological guidance and counseling and counseling with the values of da'wah.
LAYANAN BIMBINGAN KEMANDIRIAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS TUNAGRAHITA MELALUI PENDEKATAN BEHAVIORAL resti oktaviani
Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : PABKI (Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59027/alisyraq.v2i2.30

Abstract

Anak tunagrahita yang memiliki IQ dibawah rata-rata orang normal, maka anak berkebutuhan khusus tunagrahita akan sulit berkembang dan lemah dalam segi intelektual. Jangankan dari segi intelektual, untuk melaksanakan kegiatan sehari-hari saja mereka sangat bergantung kepada orang lain. Dilihat dari segi lainnya yaitu anak tunagrahita bisa di bimbing dan sedikit-demi sedikit di ubah tingkah lakunya menjadi lebih mandiri. Untuk itu di butuhkannya peran pendamping melalui layanan bimbingan kemandirian anak berkebutuhan khusus tunagrahita melalui pendekatan behavioral.Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui proses layanan bimbingan kemandirian anak berkebutuhan khusus tunagrahita melalui pendekatan behavioral. Untuk mengetahui hambatan apa saja yang terjadi dalam pelaksanaannya. Kemudian untuk mengetahui hasil yang di capai setelah dilakukannya proses layanan bimbingan kemandirian anak berkebutuhan khusus tunagrahita melalui pendekatan behavioral.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dilakukan kepada pembimbing dan juga orang tua siswa di SLB Mulya Bakti Bandung Barat.Layanan bimbingan kemandirian anak berkebutuhan khusus tunagrahita melalui pendekatan behavioral ini adalah suatu proses pemberian bantuan kepada anak berkebutuhan khusus tunagrahita dengan menggunakan teknik-teknik yang terdapat dalam pendekatan behavioral. Layanan kemandirian ini sebagai upaya meningkatkan kemandirian anak berkebutuhan khusus tunagrahita agar tidak terlalu bergantung pada orang lain dalam melakukan aktifitas sehari-hari.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa layanan bimbingan kemandirian anak berkebutuhan khusus tunagrahita melalui pendekatan behavioral di SLB Mulya Bakti ini terlihat perubahan yang signifikan. Proses layanan ini dilaksanakan dengan terstruktur dan terarah melalui proses perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan tindak lanjut. Dalam proses tersebut menggunakan metode percontohan, pengkondisian operan, perkuatan positif, pembentukan respons dan penghapusan. Materi yang diberikan merujuk kepada indikator kemandirian sosial emosi, fisik dan fungsi tubuh,dan kemandirian intelektual. Hambatan yang terjadi dalam proses layanan bimbingan ini muncul dari faktor eksternal seperti kelengkapan fasilitas sekolah, juga faktor internal yaitu perbedaan klasifikasi dan karakter anak. Perubahan yang signifikan terjadi pada anak dengan tunagrahita ringan dan sedang, sedang anak dengan tunagrahita berat tidak terlalu signifikan perubahannya. Dapat disimpulkan bahwa layanan bimbingan kemandirian menggunakan pendekatan behavioral ini dapat menjadikan anak tunagrahita menjadi lebih mandiriKata kunci : Layanan Bimbingan Kemandirian, Pendekatan Behavioral, Anak Berkebutuhan Khusus Tunagrahita.
PENGARUH BIMBINGAN KARIER PADA KEMATANGAN KARIER DAN EFIKASI DIRI Sugandi Miharja
Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : PABKI (Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59027/alisyraq.v2i2.24

Abstract

Penelitian ini untuk menjawab  format perlakuan bimbingan karier yang sesuai pada perguruan tinggi agama Islam. Penerapan layanan bimbingan karier dapat mengalisis pengaruh bimbingan karier terhadap efikasi diri dan kematangan karier dengan penajaman pada aspek gender dan latar belakang studi. Bentuk Penelitian berupa metode kombinasi  antara metode kualitatif dan kuantitatif secara bersamaan. Penelitian kualitatif untuk mengetahui aspek-aspek kebutuhan bimbingan karier, sedangkan penelitian kuantitatif untuk mengetahui derajat dan hubungan antar variabel yang diteliti. Hasil penelitian menunjukan (1) pelayanan bimbingan karier Islam dapat memberikan hasil yang baik, berkualitas, dan bermanfaat, (2) terdapat respons antusias dari mahasiswa (konseli) atas pelaksanaan bimbingan karier Islam, (3) pengaruh bimbingan karier pada kematangan karier 0,66 (p 0,01), bimbingan karier Islam pada kematangan karier melalui efikasi diri 0,50 (p 0,01), bimbingan karier Islam terhadap keseluruhan aspek karier sebesar 0,72 (sangat kuat). Analisis pengaruh pada aspek gender wanita 0,55 (p 0,01), lelaki 0,14 (p 022). Analisis latar belakang pendidikan, mahasiswa dengan latar belakang pendidikan agama mempunyai pengaruh 0,52 (p 0,01), latar belakang pendidikan umum 0,39 (p 0,01). Program bimbingan karier Islam menunjukkan optimisme pada kematangan karier dan efikasi diri, terlebih pada mahasiswa wanita dan mahasiswa yang berlatar belakang sekolah agama.
BIMBINGAN AGAMA ISLAM MELALUI LIVING VALUES EDUCATION UNTUK MENINGKATKAN SIKAP TOLERANSI Ai Badriah; Lilis Satriah; Abdul Mujib
Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : PABKI (Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59027/alisyraq.v2i2.39

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui program yang ada di Majelis Taklim Konversi Diniyah al-Ikhlas Panyileukan Kota Bandung; (2) untuk mengetahui proses bimbingan agama Islam melalui living values education programme; dan (3) untuk mengetahui hasil dari pelaksanaan bimbingan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Dalam pelaksanaannya, program ini dilakukan dengan beberapa tahapan yaitu: (1) tahap pembuka; (2) hening atau relaksasi; (3) kegiatan berbasis nilai; (4) diskusi; dan (5) penutup. Berdasarkan hasil pengisian angket diketahui bahwa sikap toleransi jama’ah MTKD al-Ikhlas Panyileukan memiliki persentasi antara 90%-100% dan berada pada kategori “Baik”.Kata Kunci : Bimbingan Islam, living values education, toleransi 
TERAPI BERKALA KOMBINASI BIMBINGAN KONSELING ISLAM DENGAN RATIONAL EMOTIF BEHAVIOR THERAPHY (REBT) PADA PENANGANAN PERILAKU AGRESIF ANAK DI SD AL-FALAH ASSALAM TROPODO SIDOARJO Lukman Fahmi Fahmi
Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : PABKI (Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59027/alisyraq.v2i2.25

Abstract

Abstract: In this study, researchers will examine psychological therapy methods in handling the aggressive attitude of a 4th grade elementary school student at SD Al-Falah Assalam Tropodo Sidoarjo through the RATIONAL EMOTIVE BEHAVIOR THERAPHY (REBT) approach. REBT is a therapeutic method that was initiated by an American psychologist, Albert Ellis in the 1950s. This REBT therapy method focuses on improving attitudes or behaviors, where the individual's behavior is caused by 2 main factors; Internal factors related to genes and external factors related to the environment the individual lived. For this research method, researchers used a qualitative descriptive approach, in which the research subjects were elementary school students grade 4 who were identified as having an aggressive attitude. This research is intended to find information, about the students' aggressive attitudes and then look for information related to what factors influence the aggressive behavior. Furthermore, applying the REBT method in dealing with the aggressive attitude, as well as to determine the effectiveness of the REBT method in handling the child's aggressive attitude. Researchers hope this research can be used as a reference in dealing with the aggressive behavior of other students.Keywords: Aggressive Behavior, REBT, A-B-C Theory

Page 1 of 1 | Total Record : 10