cover
Contact Name
Dr. Abizal Muhammad Yati, LC, MA
Contact Email
fdk.prodibki@ar-raniry.ac.id
Phone
+6285260912966
Journal Mail Official
fdk.prodibki@ar-raniry.ac.id
Editorial Address
Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry Jl. Syech Abdur Rauf Darussalam, Banda Aceh - Aceh 23111 HP: 0852-6091-2966 Email : fdk.prodibki@ar-raniry.ac.id
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam
ISSN : 2598585X     EISSN : 26144980     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Ruang lingkup kajian keilmuan dalam Jurnal At-Taujih meliputi, ilmu Bimbingan Islam, Konseling Islam, Konseling Barat, dan khazanah keilmuan lainnya yang dikaitkan dengan konsep keislman.
Articles 144 Documents
DAMPAK NIKAH SIRI TERHADAP PERILAKU KELUARGA M. Yusuf M. Yusuf
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol 2, No 2 (2019): At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (739.837 KB) | DOI: 10.22373/taujih.v2i2.6530

Abstract

ABSTRAKNikah siri merupakan perkawinan yang dilaksanakan sesuai dengan rukun syarat nikah menurut agama Islam tetapi tidak dicatatkan di Kantor Urusan Agama seperti yang diatur dalam Undang-undang Perkawinan Nomor 1 Tahun 1974 pasal 2 ayat 2. Perkawinan dibawah tangan akan membawa perilaku tidak baik terhadap keluarga, bermasalah hukum bagi anak yang dilahirkan, terhadap harta benda dan pasangan suami istri tersebut, karena nikah siri tidak mempunyai bukti yang autentik sehingga perkawinan tersebut tidak mempunyai kekuatan hukum, Maka munculah penelitian tentang Dampak Nikah Siri terhadap Perilaku Keluarga, Permasalahan yang dikaji adalah,  Apa itu nikah siri dan bagaimana dampak nikah siri terhadap perilaku keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yang dimaksud dengan nikah siri adalah nikah yang dilakukan diluar Kantor Urusan Agama, artinya pernikahan ini dilakukan tidak berdasarkan hukum negara tetapi pernikahan ini dilakukan berdasarkan hukum syari’at Islam.Dampak  Nikah siri terhadap perilaku keluarga antara lain hilang tanggung jawab, sulit terjadi keharmonisan dalam keluarga, tidak saling menghormati, berbeda kasih sayang terhadap anak, .Dampak nikah siri bagi anak dan istri adalah: Anak itu tidak diakui oleh negara menurut UUD. Anak itu secara hukum dia tidak bisa mendapatkan hak waris. Tidak memiliki akte. Dampak yang lebih fatal apabila ada kasus hukum maka tidak punya kekuatan hukum yang mengikat bagi anggota keluarga karena dia tidak punya bukti autentik tentang nikah nya yang diakui oleh negara.Kata Kunci: Nikah Siri dan Perilaku Keluarga
KOMUNIKASI VERBAL DALAM KOMUNIKASI DAKWAH Umar Latif
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol 1, No 2 (2018): At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.816 KB) | DOI: 10.22373/taujih.v1i2.7204

Abstract

Al-Qur‟an banyak membicarakan persoalan-persoalan yang berhubungan dengan tata cara berbicara yang mengandung kebenaran dan keadilan. Maksud ini, secara sederhana, mengarah kepada sejumlah istilah yang dibicarakan di dalam Al-Qur‟an. Menurut Al-Qur‟an, kata qawlan sadida, qawlan ma’rufa dan al-haq, dimungkinkan untuk dimaknai ke dalam pemahaman yang berhubungan dengan pemanfaatan fungsi lidah sebagai media berkomunikasi. Bahkan Al-Qur‟an berpandangan bahwa setiap istilah semestinya tidak hanya berfungsi menyerap sejumlah informasi dan membentuk pengetahuan, melainkan berfungsi untuk dapat membentuk sebuah keyakinan dalam bentuk perbuatan itu sendiri, dalam arti yang luas semisal mengandung nilai keadilan dan kebenaran. Oleh karena itu, dari ketiga istilah ini, penulis dalam konteks ini akan menelusuri dari segi tujuan dan fungsi yang dimunculkan melalui fungsi lidah sebagai media komunikasi, yang dinilai berharga bagi manusia dibandingkan dengan makhluk-makhluk lainnya; karenanya indera ini adalah sisi pembeda sekaligus sebagai mata rantai untuk mengenal maksud makna yang dikandungnya. Bahkan pengenalan kepada makna ini secara tepat dan benar merupakan suatu konklusi bahwa manusia telah berada pada sisi pengetahuan yang benar secara menyeluruh. Kata Kunci: Komunikasi verbal  dan Pemaknaan dalam Islam   
PENDEKATAN BIBLIO-COUNSELING DALAM MEMBENTUK PERUBAHAN TINGKAH LAKU PELAJAR Suhana Binti Sarmadan; Muhammad Saffuan Abdullah
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol 1, No 1 (2018): At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.944 KB) | DOI: 10.22373/taujih.v1i1.7192

Abstract

Pendekatan Bibio-Counseling adalah gabungan penggunaan teknik biblio dan kaedah bercerita di dalam proses bimbingan dan proses kaunseling sebagai salah satu kreativiti guru bimbingan dan kaunseling. Pendekatan Bibio-Counseling dirancang dan dipilih secara terarah sebagai satu tindakan terapeutik yang diyakini dapat mempengaruhi perubahan sikap, perasaan, dan perilaku murid sesuai dengan sikap, perasaan dan tingkah laku yang diharapkan. Pendekatan Bibio-Counseling merupakan satu bentuk teknik sokongan menggunakan bahan bacaan tertentu yang dipilih bagi tujuan membentuk perkembangan kendiri dan sahsiah murid yang lebih positif. Kesannya 92% merasa tenang selepas menjalani Pendekatan Bibio-Counseling, 94% yakin untuk berubah ke arah yang lebih positif, 90% yakin membuat keputusan, 88% dapat mengawal emosi, 92% lebih bermotivasi dan 90% peningkatan murid hadir awal ke sekolah. Modul ini telah diaplikasikan di dua buah sekolah menengah dan empat buah sekolah rendah (1 SJKC, 1 SJKT dan 2 SK) di daerah Kulai. Pendekatan ini juga telah dikongsikan bersama-sama Guru Besar-Guru Besar di Banda Acheh, Indonesia pada 2016. Pendekatan ini boleh digunakan untuk tujuan pencegahan serta membentuk konsep diri yang positif, memahami tingkah laku, meningkatkan motivasi, untuk melegakan tekanan emosi dan kebosanan, untuk membincangkan masalah secara terbuka serta meneroka pelbagai pilihan dalam penyelesaian masalah dan seterusnya memberi celik akal kepada murid.  Kata Kunci: bercerita, celik akal, teknik biblio, tingkah laku 
STRATEGI COPING STRES DALAM MENGATASI PROBLEMA PSIKOLOGIS Juli Andriyani
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol 2, No 2 (2019): At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (893.647 KB) | DOI: 10.22373/taujih.v2i2.6527

Abstract

Stres adalah gangguan mental yang dihadapi seseorang akibat adanya tekanan. Tekanan ini muncul dari kegagalan individu dalam memenuhi kebutuhan atau keinginannya. Tekanan ini bisa berasal dari dalam diri, atau dari luar. Coping merupakan sejumlah usaha untk menanggulangi, mengatasi atau berurusan dengan cara yang sebaik-baiknya menurut kemampuan individu. Coping stres merupakan suatu proses pemulihan kembali dari pengaruh pengalaman stres atau reaksi fisik dan psikis yang berupa perasaan tidak enak, tidak nyaman atau tertekan yang sedang dihadapi. Coping stres meliputi strategi kognitif dan perilaku yang digunakan untuk mengelola situasi penuh stres dan emosi negatif yang tidak menguntungkan. Problema psikologis adalah kumpulan dari keadaan-keadaan yang tidak normal, baik yang berhubungan dengan fisik, maupun dengan mental. Problema psikologis merupakan pola perilaku abnormal yang meliputi gangguan afektif, fungsi psikologis atau perilaku seseorang. Setiap individu dalam kehidupannya tidak lepas dari hal emosi, baik itu dialami oleh anak-anak, dewasa bahkan juga oleh para lansia. Problema psikologis adalah gejala-gejala yang patologik dari unsur psikis, hal ini tidak berarti bahwa unsur lain yang tidak terganggu. Hal-hal yang mempengaruhi perilaku manusia adalah keturunan, umur, keluarga, adat istiadat, kebudayaan kepercayaan, pekerjaan, maupun hubungan antara manusia. Strategi coping stres merupakan suatu usaha untuk melakukan adaptasi diri terhadap problema psikologis tersebut sehingga dapat mengurangi atau meminimalisir kejadian atau keadaan yang penuh tekanan tersebut.Kata kunci : Coping stres, problema psikologis
METODE PEMULIHAN TRAUMA BENCANA GEMPA MELALUI PENDEKATAN BIMBINGAN ISLAMI DI DESA TEUMANAH KECAMATAN TRIENGGADENG KABUPATEN PIDIE JAYA Umar Latif
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol 2, No 1 (2019): At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.414 KB) | DOI: 10.22373/taujih.v2i1.7211

Abstract

Gempa bumi merupakan fenomena/bencana alam yang tidak dapat dihindari, mencegah terjadinya korban jiwa dalam jumlah besar merupakan sebuah tantangan bagi masyarakat dan pemerintah. Gempa yang terjadi pada 7 Desember 2016 lalu berkekuatan 6,5 skala richter mengguncang Kabupaten Pidie Jaya pada pukul 5.03.36 WIB. Pusat gempa berada di koordinat 5,25 LU dan 96,24 BT, tepatnya di darat pada jarak 18 kilometer tenggara Sigli, Pidie dan 2 kilometer Utara Meureudu, Pidie Jaya pada kedalaman 15 KM. Berdasarkan data BNPB mencatat 11.730 rumah rusak akibat gempa. Selain itu, tercatat 195 unit ruko roboh, 14 mesjid rusak, 1 rumah sakit rusak berat dan 1 unit sekolah roboh. Jumlah korban meninggal tercatat 97 orang di Pidie Jaya sebagai daerah terdampak paling parah. Selain itu, sebanyak 73 orang luka berat, 200 orang luka ringan, 10.00 ribu santri terluka. Kerugian-kerugian yang ditanggung oleh masyarakat, tidak hanya menyangkut materi, rumah, fisik, harta benda, aset-aset, pekerjaan, serta kehilangan anggota keluarga dan family, melainkan juga kerugian psikologis yang membutuhkan waktu relatif lama untuk proses pemulihannya. Peristiwa tersebut dapat menciptakan trauma tersendiri bagi masyarakat Kabupaten Pidie Jaya khususnya yang terkena dampak langsung dari musibah gempa. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) Mengetahui pengaruh bencana gempa terhadap trauma masyarakat; (2) Mendeskripsikan bentuk  pendekatan dan bimbingan Islami dalam pemulihan trauma bencana gempa  terhadap masyarakat; dan (3) Menganalisis peluang dan tantangan pemulihan trauma bencana gempa melalui pendekatan bimbingan Islami di Desa Teumanah Kecamatan Trienggadeng Kabupaten Pidie Jaya. Penelitian ini akan menggunakan metode deskriptif analitis dengan pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil yang didapatkan di lapangan bahwa masyarakat korban gempa mengalami trauma, hal ini dapat dilihat dari dua indikator, pertama: dari ciri-ciri orang yang kena taruma di mana korban gempa Pidie Jaya merasakan dalam diri mereka kewaspadaan atau reaksi berlebihan jika mendengar sesuatu bunyi sudah terkejut, gangguan tidur, di mana mereka tidak berani tidur sendirian. Kedua: dari reaksi yang muncul dari aspek emosional seperti cemas, gugup, sedih, berduka, depresi, takut, khawatir kejadian akan terulang, jika dilihat dari aspek kognitif maka reaksi yang sering muncul dalam diri mereka adalah mudah bingung dan merasa lemah seakan-akan tidak berdaya, jika dilihat dari aspek behavior reaksi yang mereka alami adalah  gangguan tidur dan gampang terkejut. Sedangkan bentuk metode bimbingan Islami yang digunakan oleh tokoh agama dari kalangan da’i perkotaan adalah Bilhikmah, mauizatul hasanah dan Mujadalah billati hiya ahsan.  Kata Kunci: Gempa, Trauma, Bimbingan 
KEHIDUPAN YANG BAIK DALAM PANDANGAN ALQURAN Mira Fauziah
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol 1, No 2 (2018): At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.212 KB) | DOI: 10.22373/taujih.v1i2.7200

Abstract

Dalam  pandangan Alquran kehidupan yang baik adalah sebuah anugerah yang luar biasa diberikan oleh Allah Swt. kepada orang- orang yang beramal saleh. Kehidupan yang baik adalah buah dari amal saleh yang dikerjakan oleh orang mukmin baik laki- laki maupun perempuan.  Dalam QS. al- Nahl/ 16: 97 Allah berjanji akan memberikan  kehidupan yang baik  di  dunia dan  di akhirat  akan memberikan nikmat yang jauh lebih baik lagi kepada mereka. Menurut para ahli tafsir, kehidupan yang baik adalah bentuknya tidak mesti penuh dengan kenikmatan dan limpahan harta benda, tetapi ada kekayaan lain yang lebih baik seperti dalam bentuk kesehatan jiwa dan raga, kebahagiaan, ketenangan, ketenteraman,  kesejahteraan,  keberkahan,  tempat  tinggal  yang nyaman, kedamaian hati dan jiwa, dan merasa cukup terhadap apa yang telah diberikan oleh Allah Swt. Selain itu, merasa gembira melakukan amal saleh, sehingga pengaruhnya membekas dalam lubuk hati sanubari dan dalam hidup ini. Orang yang sudah mencapai kehidupan yang baik sudah dapat membebaskan pikiran, hati dan jiwanya dari berbagai penyakit hati, seperti sifat dengki, buruk sangka, dendam, tamak akan harta dan sebagainya yang dapat menghalanginya mencapai keadaan hidup yang baik. Kata Kunci: Kehidupan yang baik, Alquran
PERCERAIAN ORANGTUA DAN PROBLEM PSIKOLOGIS ANAK Ismiati Ismiati
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol 1, No 1 (2018): At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.7 KB) | DOI: 10.22373/taujih.v1i1.7188

Abstract

Perceraian tidak hanya merugikan beberapa pihak yang terlibat, seperti suami, isteri, kedua orang tua dari masing-masing  pasangan, dan anak, tetapi juga sebagai perbuatan yang halal tapi dibenci oleh Allah SWT. Ironisnya angka perceraian, khususnya di Aceh dari tahun ke tahun terus meningkat. Anak adalah orang yang paling merasakan dampak dari perceraian orangtuanya. Untuk tumbuh kembang seorang anak membutuhkan kasih sayang dari keluarga legkap yang kondusif. Keluarga merupakan tempat pendidikan yang pertama dan utama bagi anak. Selain itu keluarga juga merupakan pondasi primer bagi perkembangan anak. sebagai tempat bagi anak untuk menghabiskan sebahagian besar waktu dalam kehidupannya. Disaat keluarga mulai terjadi konflik, bahkan orang tua memilih untuk bercerai, maka anak adalah korban pertama yang akan merasakan dampak  secara psikologis.
LABORATORIUM PROGRAM STUDI BKI: Suatu Kajian tentang Landasan dan Arah Pengembangan M. Jamil Yusuf
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol 2, No 1 (2019): At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.275 KB) | DOI: 10.22373/taujih.v2i1.7207

Abstract

Laboratorium adalah unit penunjang akademik pada suatu program studi yang keberadaannya pada sebuah perguruan tinggi diatur berdasarkan Permenpan & RB Nomor 3 tahun 2010. Pada Program Studi BKI FDK UIN Ar-Raniry difokuskan keberadaannya untuk mengemban fungsi sebagai laboratorium pengajaran, yakni sebagai tempat pembelajaran secara praktik bidang mikro konseling, praktikum konseling (individual dan kelompok), bimbingan kelompok (misalnya Bimbingan Pribadi-Sosial, Bimbingan Karier). Di samping itu, juga diharapkan dapat melayani asesmen psikologis dengan teknik tes maupun nontes, dan pengajaran teori dan bahan ajar lainnya dengan menggunakan film/video sebagai media pembelajaran. Arah pengembangan laboratorium yang urgen dilakukan adalah  revitaliasi fungsinya untuk memungkinkan: (a) berkembangnya laboratorium yang berbasis prinsip-prinsip ajaran Islam dari al-Qur’an dan hadis; (b)  berkembangnya fungsi penelitian dan layanan masyarakat; (c) berkembangnya kegiatan praktikum asesmen psikologis untuk pengungkapan masalah dan tugas-tugas perkembangan; dan (d) mampu melakukan layanan tes psikologis dalam batas-batas kewenangan yang ada pada dosen konseling/konselor seperti tes intelegensi, kepribadian, tes bakat, tes minat, dan tes kreativitas. Untuk maksud tersebut, keberadaan laboratoriumperlu didukung oleh sejumlah inventory, di antaranya instrument ungkap masalah, dan instrument tugas-tugas perkembangan. Di samping itu, laboratorium juga perlu dilengkapi media audio visual, seperti televisi, handycam, video player, VCD/DVD player, sound system yang standar.  Kata Kunci: Laboratorium, Landasan, Arah Pengembangan
KOMUNITAS PUNK; SEBAB, AKIBAT DAN METODE PEMBINAAN DALAM PERPEKTIF ISLAM Mahdi NK
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol 1, No 1 (2018): At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.718 KB) | DOI: 10.22373/taujih.v1i1.7193

Abstract

Komunitas Punk adalah sekelompok remaja/pemuda yang mempunyai gaya hidup yang sangat menyimpang dari norma-norma masyarakat setempat. Komunitas ini lebih dikenal dari hal fashion yang dikenakan dan tingkah laku yang mereka perlihatkan, seperti potongan rambut mohawk dan diwarnai dengan warna-warni yang terang, memakai sepatu boots, hiasan rantai, berpakaian hitam, jaket kulit, celana jeans ketat dan baju yang lusuh. Bagi kebanyakan orang, perilaku social dari kelompok punk ini dinilai negatif dan seringkali bermasalah dengan hokum maupun norma-norma sosial yang ada di masyarakat sekitar. Untuk itu Pemerintah sudah berusaha banyak dalam membendung komunitas ini. Tapi nampaknya belum ada metode yang ampuh untuk mencegahnya. Dalam hal ini penulis menawarkan metode Yang Islami dalam menangani mereka. Kata Kunci: Komunitas Punk,Motode Pembinaan, Perspektif Islam  
Peran Pola Asuh Orang Tua Terhadap Pembentukan Konsep Diri Pada Anak Hendri Hendri
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol 2, No 2 (2019): At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (766.913 KB) | DOI: 10.22373/taujih.v2i2.6528

Abstract

ABSTRAKArtikel ini dibuat dengan tujuan untuk menjelaskan bagaimana Peran Orang Tua terhadap Pembentukan Konsep Diri pada Anak. Metode yang digunakan adalah dengan menggunakan studi literatur atau kajian kepustakaan. Tulisan ini merupakan bentuk gagasan atau pandangan yang dihasilkan dari studi literatur atau kajian kepustakaan yang dilakukan oleh penulis dari buku-buku dan jurnal-jurnal terkait tentang Peran Orang Tua terhadap Pembentukan Konsep Diri pada Anak. Hasil yang diperoleh dari kajian yang dilakukan menjelaskan bahwa Pola Asuh Orang Tua Memiliki Peranan Penting terhadap Pembentukan Konsep Diri pada Anak. Anak yang mendapat perlakuan yang positif, seperti jika anak berbuat salah maka diarahkan, diberi pengertian dan dinasehatin sehingga anak dapat mengerti untuk memperbaiki keselahanya dengan cara yang tepat, maka akan diprediksi anak tersebut akan memiliki konsep diri yang positif juga. Konsep diri yang positif terindikasi dari kualitas penyesuaian diri yang baik, tidak ragu dalam bertindak, berani mencoba, dan berani mengambil keputusan. Pola asuh seperti ini dinamakan dengan pola asuh demokratis. Sebaliknya anak yang mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan dari orang tuanya, seperti sering memberikan stigma negatif dengan kata-kata “nakal dan bodoh” terhadap anaknya disaat melakukan suatu kesalahan atau gagal dalam satu kompetisi, maka akan diprediksi anak tersebut akan memiliki konsep diri yang negatif. Konsep diri yang negatif terindikasi dari kualitas penyesuaian diri yang kurang baik, ragu pada diri sendiri, takut mencoba, dan tidak berani dalam mengambil satu keputusan dengan bijak. Pola asuh seperti ini merupakan bentuk dari pola asuh otoriter. Pola asuh orang tua adalah hal yang paling urgen untuk diperhatikan, diketahui dan dipahami oleh setiap orang tua, karena merupakan salah satu faktor yang paling utama yang mempengaruhi terbentuknya konsep diri pada anak. Kata Kunci : Peran Pola Asuh Orang Tua, Konsep Diri

Page 2 of 15 | Total Record : 144