cover
Contact Name
Dr. Abizal Muhammad Yati, LC, MA
Contact Email
fdk.prodibki@ar-raniry.ac.id
Phone
+6285260912966
Journal Mail Official
fdk.prodibki@ar-raniry.ac.id
Editorial Address
Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry Jl. Syech Abdur Rauf Darussalam, Banda Aceh - Aceh 23111 HP: 0852-6091-2966 Email : fdk.prodibki@ar-raniry.ac.id
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam
ISSN : 2598585X     EISSN : 26144980     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Ruang lingkup kajian keilmuan dalam Jurnal At-Taujih meliputi, ilmu Bimbingan Islam, Konseling Islam, Konseling Barat, dan khazanah keilmuan lainnya yang dikaitkan dengan konsep keislman.
Articles 144 Documents
PERAN TEUNGKU DALAM PERSPEKTIF KONSELING ISLAM Mahdi NK
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol 3, No 1 (2020): Jurnal At-Taujih Vol.3 No.1 Januari-Juni 2020
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v3i1.7219

Abstract

Abstrak Bimbingan konseling merupakan kebutuhan manusia, karena manusia tidak luput dari masalah, untuk itu terserah kepada manusia itu sendiri mau menggunakan jasa atau siapa yang dianggap mampu memberikan jalan keluar dari permasalahan mereka. Islam meyakini bahwa Nabi dan Rasul itu adalah konselor agung yang dipersiapkan Allah untuk manusia. Mereka sanggup memberikan solusi terhadap berbagai macam keluhan dan permasalahan  umatnya. Ulama (teungku bhs Aceh) merupakan pewaris dari Nabi dengan segala tugasnya, tidak terkecuali memberikan solusi terhadap aneka ragam permasalahan umat, dengan berbagai macam metode yang diwariskan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasalam.
PERAN TEUNGKU DALAM PERSPEKTIF KONSELING ISLAM NK, Mahdi
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol 3, No 1 (2020): Jurnal At-Taujih Vol.3 No.1 Januari-Juni 2020
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v3i1.7219

Abstract

Abstrak Bimbingan konseling merupakan kebutuhan manusia, karena manusia tidak luput dari masalah, untuk itu terserah kepada manusia itu sendiri mau menggunakan jasa atau siapa yang dianggap mampu memberikan jalan keluar dari permasalahan mereka. Islam meyakini bahwa Nabi dan Rasul itu adalah konselor agung yang dipersiapkan Allah untuk manusia. Mereka sanggup memberikan solusi terhadap berbagai macam keluhan dan permasalahan  umatnya. Ulama (teungku bhs Aceh) merupakan pewaris dari Nabi dengan segala tugasnya, tidak terkecuali memberikan solusi terhadap aneka ragam permasalahan umat, dengan berbagai macam metode yang diwariskan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasalam.
KONSELING KELOMPOK DENGAN PENDEKATAN COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY (CBT) UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN PENDIDIKAN Azhari Azhari; Sulistia ningsih
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol 3, No 1 (2020): Jurnal At-Taujih Vol.3 No.1 Januari-Juni 2020
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v3i1.7218

Abstract

Abstrak : Penelitian ini membahas mengenai konseling kelompok dengan menggunakan salah satu pendekatan psikologi yaitu cognitive behavior therapy (CBT) pada remaja yang kurang menganggap penting pendidikan dalam jenjang yang lebih tinggi. Tujuan CBT adalah mengajak klien untuk menentang pikiran dan emosi yang salah dengan menampilkan bukti-bukti yang bertentangan dengan keyakinan mereka tentang masalah yang dihadapi .Tujuan artikel ini adalah untuk melihat kegunaan konseling kelompok melalui pendekatan cognitive behavior therapy (CBT) dalam upaya meningkatkan kesadaran melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi pada remaja di dusun Banaran Kulonprogo. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Kata Kunci : Konseling Kelompok; Cognitive Behavior Therapy; Kesadaran Pendidikan
KONSELING KELOMPOK DENGAN PENDEKATAN COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY (CBT) UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN PENDIDIKAN Azhari, Azhari; ningsih, Sulistia
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol 3, No 1 (2020): Jurnal At-Taujih Vol.3 No.1 Januari-Juni 2020
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v3i1.7218

Abstract

Abstrak : Penelitian ini membahas mengenai konseling kelompok dengan menggunakan salah satu pendekatan psikologi yaitu cognitive behavior therapy (CBT) pada remaja yang kurang menganggap penting pendidikan dalam jenjang yang lebih tinggi. Tujuan CBT adalah mengajak klien untuk menentang pikiran dan emosi yang salah dengan menampilkan bukti-bukti yang bertentangan dengan keyakinan mereka tentang masalah yang dihadapi .Tujuan artikel ini adalah untuk melihat kegunaan konseling kelompok melalui pendekatan cognitive behavior therapy (CBT) dalam upaya meningkatkan kesadaran melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi pada remaja di dusun Banaran Kulonprogo. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Kata Kunci : Konseling Kelompok; Cognitive Behavior Therapy; Kesadaran Pendidikan
MENGELOLA CEMAS DI TENGAH PANDEMIK CORONA Jarnawi Jarnawi
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol 3, No 1 (2020): Jurnal At-Taujih Vol.3 No.1 Januari-Juni 2020
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v3i1.7216

Abstract

AbstrakPenyebaran Virus Corona atau Covid.19 secara masif dan sangat cepat ke seluruh penjuru dunia telah membuat rusaknya tatanan kehidupan serta menyebabkan berbagai ganguan baik fisik maupun Psikologis. Rusaknya tatanan ekonomi, sosial, politik, pendidikan, budaya, agama dan kesihatan tercabik cabik dengan munculnya terror kematian yang telah mencapai lebih ribuan orang. Rentetannya adalah mucul pula gangguan psikologis berupa ketakutan dan kecemasan di tengah-tengah masyarakat dalam situasi pandemik Covid.19.Berbagai upaya telah dilakukan guna mengeliminir bertambahnya jumlah korban jiwa, diantaranya adalah lewat pendidikan menyangkut Corona serta penularan, pencegahan dan pemutusan infeksi virus lewat social distancing, cuci tangan, dan tetap beraktifitas di rumah serta tetap mejaga imunitas tubuh lewat makan yang bergizi, berolahraga intensitas sedang, dan istirahat yang cukup. Pemahaman komprehensif menyangkut stressor yaitu virus corona covid.19 dipadukan dengan psikoterapi sederhana seperti relaksasi, assist terapi, play terapi, Spiritual, emotional Freedome Teqnnique (SEFT) dan terapi Islami lewat Wudhuk, Shalat dan Sabar guna menghadirkan sakinah di dalam diri menjadi pilihan bijak dalam mengelola cemas. Maka diharapkan setiap manusia lebih tenang dan lebih siap menghadapi segala kemungkinan di tengah wabah corona yang melanda. Pada akhirnya setiap orang dapat memutus sumber ketidak pastian menjadi suatu yang pasti tanpa ada kecemasan berlebihan.Kata Kunci: Covid.19, Cemas, Terapi dan Sakinah.
MENGELOLA CEMAS DI TENGAH PANDEMIK CORONA Jarnawi, Jarnawi
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol 3, No 1 (2020): Jurnal At-Taujih Vol.3 No.1 Januari-Juni 2020
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v3i1.7216

Abstract

AbstrakPenyebaran Virus Corona atau Covid.19 secara masif dan sangat cepat ke seluruh penjuru dunia telah membuat rusaknya tatanan kehidupan serta menyebabkan berbagai ganguan baik fisik maupun Psikologis. Rusaknya tatanan ekonomi, sosial, politik, pendidikan, budaya, agama dan kesihatan tercabik cabik dengan munculnya terror kematian yang telah mencapai lebih ribuan orang. Rentetannya adalah mucul pula gangguan psikologis berupa ketakutan dan kecemasan di tengah-tengah masyarakat dalam situasi pandemik Covid.19.Berbagai upaya telah dilakukan guna mengeliminir bertambahnya jumlah korban jiwa, diantaranya adalah lewat pendidikan menyangkut Corona serta penularan, pencegahan dan pemutusan infeksi virus lewat social distancing, cuci tangan, dan tetap beraktifitas di rumah serta tetap mejaga imunitas tubuh lewat makan yang bergizi, berolahraga intensitas sedang, dan istirahat yang cukup. Pemahaman komprehensif menyangkut stressor yaitu virus corona covid.19 dipadukan dengan psikoterapi sederhana seperti relaksasi, assist terapi, play terapi, Spiritual, emotional Freedome Teqnnique (SEFT) dan terapi Islami lewat Wudhuk, Shalat dan Sabar guna menghadirkan sakinah di dalam diri menjadi pilihan bijak dalam mengelola cemas. Maka diharapkan setiap manusia lebih tenang dan lebih siap menghadapi segala kemungkinan di tengah wabah corona yang melanda. Pada akhirnya setiap orang dapat memutus sumber ketidak pastian menjadi suatu yang pasti tanpa ada kecemasan berlebihan.Kata Kunci: Covid.19, Cemas, Terapi dan Sakinah.
PERKONGSIAN CABARAN DALAMAN DAN LUARAN KLIEN WANITA BERPOLIGAMI OLEH KAUNSELOR MUSLIM DI PULAU PINANG MALAYSIA Samsiyah Jayos
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol 3, No 1 (2020): Jurnal At-Taujih Vol.3 No.1 Januari-Juni 2020
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v3i1.7187

Abstract

Poligami merujuk kepada seorang lelaki yang mempunyai isteri lebih dari seorang. Manakala kajian mengenai cabaran yang dihadapi oleh isteri atau wanita yang berpoligami secara lebih mendalam dan terperinci masih lagi kurang dijalankan (Mohd Amirruddin, 2005; Jaymess, 2007). Jika isu poligami ini dibahaskan, ia membuatkan kaum lelaki menyenanginya, manakala wanita mencemuhnya (Zuhayati, 2010). Sehubungan itu, kajian ini berkaitan dengan poligami dan dikhususkan kepada wanita Islam yang berpoligami iaitu wanita yang berpoligami ingin dijalankan. Melalui poligami iaitu hidup bermadu pastinya akan mengalami pelbagai cabaran bagi seorang wanita. Oleh itu, kajian ini dijalankan untuk mengkaji cabaran luaran dan dalaman yang dihadapi oleh wanita yang poligami secara lebih mendalam. Kajian ini menggunakan kaedah kualitatif sepenuhnya dan reka bentuk kajian ini adalah reka bentuk kajian kes dengan menggunakan kaedah temu bual secara bersemuka (Kamarul Azmi, 2012; Kamarul Azmi, 2012; Rusli Ahmad et al., 2014). Sampel kajian adalah bertujuan. Responden yang terlibat dalam kajian ini terdiri daripada wanita Islam yang sedang bermadu di sekitar Bukit Mertajam, Pulau Pinang. Kajian ini melibatkan seorang responden yang merupakan isteri pertama sebagai kajian rintis. Seterusnya empat (4) orang responden sebenar yang terdiri daripada seorang isteri pertama, dua (2) orang isteri kedua dan seorang isteri ketiga. Hasil kajian mendapati terdapat dua (2) skop cabaran iaitu cabaran dalaman dan luaran. Didapati tiga (3) cabaran luaran yang dihadapi oleh responden iaitu aspek jasmani, aspek ekonomi dan aspek interaksi sosial. Manakala, cabaran dalaman terdapat tiga (3) aspek iaitu aspek emosi, aspek intelektual dan aspek rohani. Secara keseluruhannya, kajian ini adalah untuk mengetahui dan memberikan sedikit sebanyak gambaran tentang cabaran yang dihadapi oleh wanita yang bermadu terhadap kaunselor dan masyarakat. Selain itu, kajian ini perlulah diperluaskan lagi pada masa akan datang agar keluarga, kaunselor dan masyarakat mendapat pemahaman yang lebih mendalam mengenai isu ini dengan harapan klien dalam golongan ini dapat dibantu dengan lebih berkesan. Kata kunci: Perkongsian, cabaran, cabaran dalaman, cabaran luaran, klien, poligami dan wanita.
PERKONGSIAN CABARAN DALAMAN DAN LUARAN KLIEN WANITA BERPOLIGAMI OLEH KAUNSELOR MUSLIM DI PULAU PINANG MALAYSIA Jayos, Samsiyah
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol 3, No 1 (2020): Jurnal At-Taujih Vol.3 No.1 Januari-Juni 2020
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v3i1.7187

Abstract

Poligami merujuk kepada seorang lelaki yang mempunyai isteri lebih dari seorang. Manakala kajian mengenai cabaran yang dihadapi oleh isteri atau wanita yang berpoligami secara lebih mendalam dan terperinci masih lagi kurang dijalankan (Mohd Amirruddin, 2005; Jaymess, 2007). Jika isu poligami ini dibahaskan, ia membuatkan kaum lelaki menyenanginya, manakala wanita mencemuhnya (Zuhayati, 2010). Sehubungan itu, kajian ini berkaitan dengan poligami dan dikhususkan kepada wanita Islam yang berpoligami iaitu wanita yang berpoligami ingin dijalankan. Melalui poligami iaitu hidup bermadu pastinya akan mengalami pelbagai cabaran bagi seorang wanita. Oleh itu, kajian ini dijalankan untuk mengkaji cabaran luaran dan dalaman yang dihadapi oleh wanita yang poligami secara lebih mendalam. Kajian ini menggunakan kaedah kualitatif sepenuhnya dan reka bentuk kajian ini adalah reka bentuk kajian kes dengan menggunakan kaedah temu bual secara bersemuka (Kamarul Azmi, 2012; Kamarul Azmi, 2012; Rusli Ahmad et al., 2014). Sampel kajian adalah bertujuan. Responden yang terlibat dalam kajian ini terdiri daripada wanita Islam yang sedang bermadu di sekitar Bukit Mertajam, Pulau Pinang. Kajian ini melibatkan seorang responden yang merupakan isteri pertama sebagai kajian rintis. Seterusnya empat (4) orang responden sebenar yang terdiri daripada seorang isteri pertama, dua (2) orang isteri kedua dan seorang isteri ketiga. Hasil kajian mendapati terdapat dua (2) skop cabaran iaitu cabaran dalaman dan luaran. Didapati tiga (3) cabaran luaran yang dihadapi oleh responden iaitu aspek jasmani, aspek ekonomi dan aspek interaksi sosial. Manakala, cabaran dalaman terdapat tiga (3) aspek iaitu aspek emosi, aspek intelektual dan aspek rohani. Secara keseluruhannya, kajian ini adalah untuk mengetahui dan memberikan sedikit sebanyak gambaran tentang cabaran yang dihadapi oleh wanita yang bermadu terhadap kaunselor dan masyarakat. Selain itu, kajian ini perlulah diperluaskan lagi pada masa akan datang agar keluarga, kaunselor dan masyarakat mendapat pemahaman yang lebih mendalam mengenai isu ini dengan harapan klien dalam golongan ini dapat dibantu dengan lebih berkesan. Kata kunci: Perkongsian, cabaran, cabaran dalaman, cabaran luaran, klien, poligami dan wanita.
ZIKIR SEBAGAI TERAPI PENYAKIT HATI DALAM PERSPEKTIF BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAM Maturidi Maturidi
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol 3, No 1 (2020): Jurnal At-Taujih Vol.3 No.1 Januari-Juni 2020
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v3i1.6954

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana zikir digunakan sebagai sebuah terapi penyakit hati dalam perspektif bimbingan dan konseling Islam. Hal tersebut berguna untuk mengembangkan terapi yang berlandaskan pada ajaran Islam yang berpedoman pada Al-Qur’an, al hadis dan diterapkan dalam proses bimbingan dan konseling Islam. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan (library research), yang dilaksanakan dengan mengumpulkan data dari berbagai jenis literatur dari perpustakaan. Hasil penenelitian menunjukkan bahwa zikir dapat digunakan sebagai terapi penyakit hati. Hasil penelitian ini didukung dengan banyaknya ayat Al-Qur’an dan al hadis yang menjelaskan bermacam-macam keutamaan zikir yang salah satunya adalah sebagai obat dan juga sebagai terapi penyakit hati.Kata Kunci: Zikir, Terapi, Bimbingan dan Konseling Islam
ZIKIR SEBAGAI TERAPI PENYAKIT HATI DALAM PERSPEKTIF BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAM Maturidi, Maturidi
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol 3, No 1 (2020): Jurnal At-Taujih Vol.3 No.1 Januari-Juni 2020
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v3i1.6954

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana zikir digunakan sebagai sebuah terapi penyakit hati dalam perspektif bimbingan dan konseling Islam. Hal tersebut berguna untuk mengembangkan terapi yang berlandaskan pada ajaran Islam yang berpedoman pada Al-Qur?an, al hadis dan diterapkan dalam proses bimbingan dan konseling Islam. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan (library research), yang dilaksanakan dengan mengumpulkan data dari berbagai jenis literatur dari perpustakaan. Hasil penenelitian menunjukkan bahwa zikir dapat digunakan sebagai terapi penyakit hati. Hasil penelitian ini didukung dengan banyaknya ayat Al-Qur?an dan al hadis yang menjelaskan bermacam-macam keutamaan zikir yang salah satunya adalah sebagai obat dan juga sebagai terapi penyakit hati.Kata Kunci: Zikir, Terapi, Bimbingan dan Konseling Islam

Page 4 of 15 | Total Record : 144