cover
Contact Name
Dr. Abizal Muhammad Yati, LC, MA
Contact Email
fdk.prodibki@ar-raniry.ac.id
Phone
+6285260912966
Journal Mail Official
fdk.prodibki@ar-raniry.ac.id
Editorial Address
Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry Jl. Syech Abdur Rauf Darussalam, Banda Aceh - Aceh 23111 HP: 0852-6091-2966 Email : fdk.prodibki@ar-raniry.ac.id
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam
ISSN : 2598585X     EISSN : 26144980     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Ruang lingkup kajian keilmuan dalam Jurnal At-Taujih meliputi, ilmu Bimbingan Islam, Konseling Islam, Konseling Barat, dan khazanah keilmuan lainnya yang dikaitkan dengan konsep keislman.
Articles 144 Documents
Persepsi Masyarakat Terhadap Kemiskinan Studi di Gampong Bueng Simek Kecamatan Kuta Cot Glie Kabupaten Aceh Besar Furqan Furqan; Rahmi Suryana
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol 3, No 2 (2020): Jurnal At-Taujih
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v3i2.8482

Abstract

Kemiskinan merupakan masalah yang dihadapi dan menjadi perhatian banyak orang di dunia ini. Seseorang atau keluarga miskin bisa disebabkan oleh beberapa faktor yang saling terkait satu sama lain. Adapun fokus pembahasan pada penelitian ini adalah: Pemahaman masyarakat terhadap kemiskinan, faktor apa saja yang menyebabkan masyarakat Bueng Simek berada di garis kemiskinan serta peran pemerintah dalam menanggulangi kemiskinan di Gampong Bueng Simek. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif  dengan pendekatan kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pengambilan sampel menggnakan purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat terhadap kemiskinan yang ada di Bueng Simek yaitu keterbatasan untuk memenuhi kebutuhan dasar, keadaan dimana masyarakat tidak memiliki rumah yang layak dihuni, kurangnya penghasilan, minimnya lapangan pekerjaan dan kurangnya pendidikan. Faktor penyebab kemiskinan dikarenakan rendahnya pendidikan, faktor keturunan dan harga jual kebutuhan yang mahal. Peran pemerintah menanggulangi kemiskinan berupa memberikan dana desa, dana PKH, Raskin, dan juga memberikan sumur dan Wc umum untuk masyarakat yang tidak memilikinya. Kondisi keadaan rumah masyarakat Bueng Simek masih sangat memprihatikan dimana rumahnya yang terbuat dinding dari papan, alas rumahnya terbuat dari bambu atupun papan, atap dari rumbia dan ada juga rumah-rumah yang atapnya sudah bocor dan layak untuk direhab. 
IMPLIKASI LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MEREDUKSI KESULITAN MEMBACA Wahyudi Arkan
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol 3, No 2 (2020): Jurnal At-Taujih
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v3i2.8237

Abstract

AbstrakAda banyak faktor yang menghambat minat baca seseorang, diantaranya kemajuan teknologi, rasa malas, kurang termotivasi, minimnya dukungan dari keluarga, pengaruh negatif dari teman serta lingkungan yang kurang kondusif. Padahal, diketahui bahwa membaca adalah salah satu keterampilan yang penting untuk menambah wawasan dan meningkatkan kecakapan dalam berbahasa. Oleh sebab itu, ketika timbul inhibitor dalam minat membaca maka dibutuhkan layanan serta strategi yang tepat untuk mengatasi dan meningkatkannya. Layanan yang tepat untuk memotivasi dan merangsang minat siswa dalam membaca yakni program layananan bimbingan dan konseling, sedangkan strategi yang tepat seperti: strategi bawah-atas, strategi atas-bawah, strategi interaktif, strategi KWKL (Know Want to Know Learned) dan strategi DRTA (Directed Reading Thinking Activity). Sehingga bisa menyesuaikan dengan situasi dan kondisi peserta didik dan pada akhirnya siswa akan termotivasi, berminat serta memiliki keterampilan dalam membaca.Kata Kunci: Layanan Bimbingan Konseling; Kesulitan Membaca AbstractThere are many factors that hinder one's reading interest, including technological advances, laziness, lack of motivation, lack of support from family, negative influence from friends and a less conducive environment. In fact, it is known that reading is one of the important skills to broaden insight and improve language proficiency. Therefore, when inhibitors arise in reading interest, the right services and strategies are needed to overcome and improve them. The right services to motivate and stimulate student interest in reading are guidance and counseling service programs, while the right strategies include: bottom-up strategy, top-down strategy, interactive strategy, KWKL strategy (Know Want to Know Learned) and DRTA strategy ( Directed Reading Thinking Activity). So that it can adjust to the situations and conditions of students and in the end students will be motivated, interested and have skills in reading.Keywords: Counseling Guidance Service; Difficulty Reading
MENGGALI POTENSI DIRI ANAK BROKENHOME DI YAYASAN MADANIA YOGYAKARTA Ainul hayati putri
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol 3, No 2 (2020): Jurnal At-Taujih
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v3i2.8244

Abstract

Menggali potensi diri anak brokenhome di yayasan Madania. Potensi adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap orang dan setiap orang memliki potensi yang berbeda. Penelitian yang digunakan yaitu deskriptip kuaitataif menggunakan teknik random sampling teknik pengumpulan data yaitu observasi dan wawancara. Subjek penelitian berjumlah 5 anak dan 1 pengasuh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana menggali ptensi diri dan masalah yang dihadapi dalam proses menggali potensi diri Hasil penelitian cara anak menggali potensi diri berbeda-beda dan masih ada yang belum mampu menemukan minat dan bakat yang di miliki. Masalah yang dihadapi oleh pengasuh yaitu Pengasuh mengungkapkan masalah yang dihadapi dalam menggali potensi diri anak di yayasan Madania yaitu: Menghadapi anak yang sulit beradaptasi, Berkomunikasi dengan anak yang memiliki ragam bahasa karena berasal dari daerah yang berbeda, Anak yang psikologisnya bermasalah karena masalah yang dihadapi.
KONSELING SPIRITUAL DALAM MENINGKATKAN SELF CONCEPT REMAJA BROKEN HOME Riska Dama yanti
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol 3, No 2 (2020): Jurnal At-Taujih
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v3i2.8245

Abstract

Dalam penelitian ini, konsep diri yang dimiliki oleh remaja broken home yaitu rendah dan cenderung memunculkan perilaku negatif. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkap konsep diri remaja broken home dan cara meningkatkan konsep diri (self concept) remaja broken home. Subjek dalam penelitian ini adalah 4 orang yang memiliki inisial IS, AH, NA, dan RD. Konsep diri remaja broken home lebih rendah atau negatif. Ini dibuktikan dengan sikap, seperti merasa sedih, kurang percaya diri, berpikir negatif dan bahkan stres. Untuk meningkatkan konsep diri remaja broken home dilakukan dengan mengubah pola pikir subjek sehingga mereka selalu berpikir positif tentang diri mereka dan keluarga mereka, melalui konseling spiritual. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konseling spiritual mampu meningkatkan konsep diri remaja broken home menjadi positif, hal ini dapat dilihat dari sikap berpikir positif seperti bersikap tulus dan mampu menerima masalah yang dihadapi dan mampu mengendalikan emosi dengan mengingat Tuhan hati mereka menjadi tenang dan berusaha memperbaiki diri menjadi lebih baik.
“RATIONAL EMOTIVE BEHAVIOR THERAPY (REBT) DALAM MENANGANI KECEMASAN PASIEN PRA OPERASI GETAH BENING DI RSUP Dr. M. DJAMIL PADANG” Ahmad Putra
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol 3, No 2 (2020): Jurnal At-Taujih
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v3i2.8253

Abstract

Kecemasan yang dialami oleh sebagian besar pasien pra operasi getah bening secara tidak langsung menghambat proses kelancaran operasi yang akan dijalani oleh pasien. Kecemasan tersebut menjadikan pasien bimbang dan ragu hingga pada akhirnya berpikiran negatif terhadap kesehatannya setelah operasi dilakukan. Apalagi masing-masing pasien pra operasi mengaku bahwa sebelumnya belum pernah menjalani tindakan operasi dan belum pernah merasa cemas seperti saat ini. Penelitian ini menjelaskan tentang penerapan teknik rational emotive behavior therapy (REBT) mengatasi kecemasan dan pikiran negatif terhadap dua pasien yang akan menjalani tindakan operasi getang bening di RSUP Dr. M. Djamil Padang. Pemberian bantuan dengan menggunakan REBT diterapkan untuk memperbaiki cara pandang pasien terhadap keadaan yang sedang dihadapi. Penelitian ini berbentuk action research, di mana peneliti memberikan terapi atau perlakuan secara langsung terhadap dua pasien tersebut. Adapun tahapan yang dilakukan: (a) berempati dengan kondisi klien; (b) memberi suasana  berkatarsis; (c) mengajak klien membombardir perasaan negatifnya; (d) membuat kontrak. Hasil yang diperoleh bahwa kedua pasien mulai menyadari bahwa apa yang ia cemaskan tidaklah tepat, karena itu tidak akan menyelesaikan persoalan apa-apa. Dengan demikian, penerapan teknik REBT memberikan kontribusi dalam mengubah cara pandang pasien terhadap persoalannya dalam menghilangkan kecemasan pra operasi getah bening.
Implementasi Regulasi Emosi dalam Meningkatkan Efikasi diri Difabel Dhian Riskiana Putri
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol 3, No 2 (2020): Jurnal At-Taujih
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v3i2.8241

Abstract

People with disabilities still experience many difficulties in their social life. People with disabilities rarely get the opportunity to get a good education and job. Some people still consider diffable as people who have shortcomings so that they must be pitied. This social treatment will affect the level of self-efficacy in persons with disabilities. The diffable is expected to be able to increase self-efficacy by controlling emotions skills so that they do not get trapped in pessimistic thinking. Counseling steps with emotional regulation techniques are offered to overcome the problem of self-efficacy with disabilities. This study aims to find the implementation of counseling services with emotion regulation techniques to increase the self-efficacy of people with disabilities. This research is important because people with disabilities need assistance in increasing self-efficacy due to the social treatment they receive. This study uses literature study techniques by looking for reference sources related to disabilities, self-efficacy, and emotion regulation techniques. The library sources are then combined, to then look for the formulations and conclusions.
Strategi Konseling Pada Kasus Agama Pathologis: Radikalisme Agama Maturidi - Maturidi
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol 3, No 2 (2020): Jurnal At-Taujih
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v3i2.7955

Abstract

Agama patologi memuat tentang penyakit-penyakit yang menyimpang dari aturan dan konsep agama yang sesungguhnya. Patologis merupakan sifat kelainan yang keluar dari koridor dan mengubah sesuai dengan keinginan para pelakunya, agama patologis sama artinya dengan keberlainan prinsip dan konsep yang sebenarnya pada agama itu sendiri. Bentuk agama patologi tersebut merupakan bentuk yang yang tidak ada dalam aturan agama seperti radikalisme agama yaitu paham ekstrim. Radikalisme agama merupakan respon penolakann pada keadaan realitas yang terjadi dan menginginkan adanya perubahan terhadap realitas tersebut melalui sebuah tindakan yang menyimpang. Tindakan tersebut mulai dari yang halus sampai yang keras bahkan dengan aksi kriminal, kejahatan dan teror. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan strategi konseling pada kasus agama pathologis: radikalisme agama.  Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan (library research) yaitu suatu kegiatan penelitian yang dilaksanakan dengan mengumpulkan data dari berbagai jenis literature dari perpustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Radikalisme agama dapat diatasi melalui peran konselor dan proses konseling seperti mengarahkan fungsi prefrontal cortex ke arah yang tepat melalui disputing (menghancurkan konsep yang salah) yang disebut irrational belief. Irrational belief adalah keyakinan yang bertentangan dengan realitas yang ada serta tidak sesuai dengan tujuan jangka panjang seseorang.
PERBEDAAN KONTROL DIRI (SELF CONTROL) SISWA DITINJAU DARI PERLAKUAN ORANG TUA (OTORITER) ROFIQA DURI
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol 4, No 2 (2021): Jurnal At-Taujih
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v4i2.11758

Abstract

Penelitian ini didasari dengan adanya ketidakmampuan siswa dalam mengontrol diri. Faktor yang mempengaruhi kontrol diri siswa di antaranya adalah perlakuan orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kontrol diri siswa ditinjau dari perlakuan orang tua. Metode penelitian yang digunakan adalah ex post facto dengan desain faktorial. Subjek penelitian ini berjumlah 84 orang. Instrumen yang digunakan adalah model skala Likert. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: tidak terdapat perbedaan yang signifikan kontrol diri siswa ditinjau dari perlakuan orang tua yaitu perlakuan otoriter demokratis dan fermisif.
INFORMASI VIRUS CORONA MENURUT PERSPEKTIF KONSELING ISLAM M. Jamil Jamil Yusuf
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol 4, No 1 (2021): Jurnal At-Taujih
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v4i1.9226

Abstract

Informasi yang benar, akurat dan dari sumber resmi tentang virus corona amat diperlukan oleh publik. Namun publik juga disuguhkan informasi yang tidak akurat dan dari sumber tidak resmi yang disebut sebagai informasi hoaks. Dengan demikian, publik menjadi resah, gelisah dan terombang ambing dengan informasi yang simpang siur tersebut. Resah gelisah ini bertambah parah akibat dampak virus corona semakin nyata di tengah-tengah masyarakat ketika anak-anak mereka terkendala proses belajarnya di sekolah, lapangan kerja semakin sulit, harus bekerja di rumah saja atau di PHK, interaksi social dan kegiatan di rumah ibadah dibatasi. Sebenarnya masalah maraknya informasi hoaks  ini harus diakui selalu ada silih berganti, bahkan amat sulit untuk dikendali apalagi untuk dihilangkan.  Dalam perspektif konseling Islam, konselor amat berperan untuk memberikan layanan informasi kepada kliennya agar ia secara mandiri mampu menilai keabsahan sebuah informasi. Klien diharapkan mampu membedakan antara informasi yang jelas sumbernya dengan hoaks, antara informasi yang benar dan tepat dengan informasi yang bersifat menyebarkan fitnah dan kebencian. Di samping itu, klien diharapkan secara cerdas mampu memilih informasi yang dapat meneguhkan hati  dan mampu menghindari informasi-informasi hoaks yang membuat dirinya mengalami resah gelisah dan kecemasan.  
Islamic Counseling Guidance Sumang Indigenous Cultural Wisdom in Spiritual Values ​​to Minimize Violations of Islamic Shari'a sahriza sahriza
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol 4, No 1 (2021): Jurnal At-Taujih
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v4i1.10177

Abstract

Abstrak Sumang value is related to Islamic values, because it has spiritual values and ornate on ahlakkul karimah, maintaining self, dignity and dignity of family and society in general. The method used is qualitative deskreptif method The location of this research was conducted Kenawat Village, numbering five people, JD as Reje Kampung (village head), SR as petue (traditional figure), IN as banta (village sectarian), and KR as Imem Kampung (village imam). In this study, the object is a person who has committed adultery and was arrested by two families (SZ and ND) (MD and RV) who were married first under the age of 19 and under and one family aged 20 years. As a result, there needs to be good communication with parents, and the whole community. It is very embarrassing for the family and the whole community of kenawat village. Efforts have been made apparatus that has opened payrolls for teenagers. The ngaji program for children in TPA every afternoon. And the study for teenagers and adults is held once a week every Friday night. This is one of the programs created by the village apparatus in minimizing violations of Islamic Law. The obstacles faced by the village apparatus are two factors internally and externally. Internal factors are less understanding of the apparatus to formulate a qanun in the village. And the lack of understanding of Islamic sharia law and Gayo customary law. External factors Need direct socialization conducted by the central Aceh government so that qanun in this village can be carried out properly.Keywords: Sumang; Culture: Islamic Shariah.

Page 5 of 15 | Total Record : 144