cover
Contact Name
Theopilus Wilhelmus Watuguly
Contact Email
semuel.unwakoly1979@gmail.com
Phone
+6281229111976
Journal Mail Official
sciencemap.j@gmail.com
Editorial Address
Gedung Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Lt. 1 Jurusan Pendidikan Matematika dan Pengetahuan Alam Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura Jl. Ir. M. Putuhena, Kampus Universitas Pattimura Poka - Ambon, Maluku, Indonesia
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Science Map Journal
Published by Universitas Pattimura
ISSN : 26849429     EISSN : 26849429     DOI : https://doi.org/10.30598/jmsvol1issue12019
Science Map Journal (Scie Map J) merupakan peer-review journal yang diterbitkan dua kali dalam setahun pada bulan Juni dan November oleh Jurusan Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pattimura, Ambon. Scie Map J menerbitkan artikel original yang belum pernah atau sedang dipublikasikan pada jurnal yang lain, mencakup pendidikan matematika, pendidikan kimia, pendidikan fisika, pendidikan biologi dan ilmu-ilmu terapan.
Articles 85 Documents
STUDI KERAPATAN DAN KERAGAMAN JENIS MAKRO ALGAE PADA PERAIRAN DESA JIKUMERASA, KEBUPATEN BURU B Mornaten
Science Map Journal Vol 1 No 2 (2019): Science Map Journal
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1243.52 KB) | DOI: 10.30598/jmsvol1issue2pp73-85

Abstract

Studi kerapatan dan keragaman jenis makro algae telah dilaksanakan di perairan Desa Jikumerasa, Kabupaten Buru pada tanggal 19-24 Agustus 2013. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kerapatan dan keragaman jenis makro algae di perairan Desa Jikumerasa, Kabupaten Buru. Pengumpulan data dengan menggunakan metode transek linier kuadrat. Penelitian ini dibagi dalam tiga stasiun, yaitu daerah Lagun (stasiun I), daerah Jikumerasa Besar (stasiun II), dan daerah Jikuerasa Kecil (stasiun III). Dari hasil penelitian ditemukan sebanyak 25 jenis makro algae. Adapun 4 jenis ditemukan di stasiun I, 25 jenis ditemukan di stasiun II, dan 19 jenis ditemukan di stasiun III. Jenis algae yang memiliki nilai kerapatan tertinggi adalah Codium decoticatum dari kelas Chlorophyceae, yaitu sebesar 10,667 ind/m2. Stasiun II (Jikumerasa Besar) memiliki nilai rata-rata kerapatan jenis makro algae yang tertinggi, yaitu sebesar 5,095 ind/m2. Keragaman jenis makro algae pada perairan Desa Jikumerasa tergolong sedang (2,5).
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS SOFTWARE MULTISIM BERBANTUAN MODEL DISCOVERY LEARNING UNTUK MENCAPAI HASIL BELAJAR FISIKA MATERI RANGKAIAN LISTRIK PADA SISWA KELAS IX SMP NEGERI 11 AMBON Noke Kesaulya
Science Map Journal Vol 1 No 2 (2019): Science Map Journal
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (700.32 KB) | DOI: 10.30598/jmsvol1issue2pp86-92

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pencapaian hasil belajar siswa dengan menggunakan media pembelajaran berbasis software multisim berbantuan model discovery learning. Model discovery learning memiliki enam tahapan dalam pembelajaran yaitu : 1) Pemberian stimulus, 2) Mengindentifikasi masalah, 3) Mengumpulkan data, 4) Mengolah data, 5) memverifikasi data, 6) Menyimpulkan. Tipe Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah tipe penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX SMP Negeri 11 Ambon yang berjumlah 19 orang. Dari hasil penelitian diperoleh, kemampuan awal siswa kelas IX SMP Negeri 11 Ambon 100% berada pada kualifikasi gagal dengan rata-rata skor pencapaian 10. Rata-rata kemampuan kognitif siswa 81.19 berada pada kualifikasi baik, rata-rata kemampuan afektif siswa 92.5 berada pada kualifikasi sangat baik, rata-rata kemampuan psikomotor siswa 87.68 berada pada kualifikasi baik. Untuk hasil tes formatif menunjukkan secara klasikal 19 siswa tuntas untuk materi rangkaian listrik dan berada pada kualifikasi cukup dengan rata-rata skor pencapaian 83.8. Rata-rata skor pencapaian nilai akhir siswa 87.13. Respon siswa selama kegiatan belajar mengajar berlangsung dengan menggunakan software multisim berbantuan model discovery learning termasuk dalam kategori sangat baik hal ini didasarkan karena peroleh nilai pada aspek afektif yang berada pada kategori sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa proses pembelajaran menggunakan media pembelajaran berbasis software multisim berbantuam model discovery learning efektif membantu siswa kelas IX SMP Negeri 11 Ambon guna mencapai hasil belajar fisika materi rangkaian listrik.
FITOREMEDIASI MERKURI (Hg) MENGGUNAKAN TANAMAN KACANG KALOPO (Calopogonium mucunoides) Y S Samar; A Mariwy; J B Manuhutu
Science Map Journal Vol 1 No 2 (2019): Science Map Journal
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (775.124 KB) | DOI: 10.30598/jmsvol1issue2pp93-98

Abstract

Fitoremediasi merkuri (Hg) merupakan salah satu metode remediasi dengan memanfaatkan tumbuhan akumulator untuk mengurangi bahan pencemar logam berat merkuri (Hg) dalam tanah tercemar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya tingkat akumulasi logam berat merkuri (Hg) oleh tanaman kacang kalopo (Calopogonium mucunoides) berdasarkan nilai Faktor Biokonsentrasi (BCF) dan Faktor Translokasi (TF), dan variasi waktu kontak antara tanaman dengan tanah tercemar antara 40 dan 50 hari. Pengujian sampel menggunakan instrumen Merkuri Analyzer yang dilengkapi dengan sumber cahaya EDL (Electrodeless Low-Pressure Mercury Lamp) pada panjang gelombang 253,7 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa serapan merkuri (Hg) tertinggi terdapat pada waktu remediasi 50 hari dengan konsentrasi penyerapan pada akar sebesar 0,7538 ppm dan pada daun sebesar 0,0476 ppm. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa nilai Faktor Biokonsentrasi (BCF) sebesar 6,7458 dan nilai Faktor Translokasi (TF) sebesar 0,0631. Dengan demikian maka tanaman kacang kalopo (Calopogonium mucunoides) dikategorikan sebagai tanaman akumulator karena niali BCF > 1 dan dapat digunakan sebagai salah satu tanaman fitoremediator terhadap tanah tercemar merkuri (Hg), namun dalam mekanisme fitostabilisasi karena nilai TF < 1
IMPLEMENTASI MEDIA PEMBELAJARAN POWER POINT PADA KONSEP REDUKSI-OKSIDASI TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X SMA NEGERI 6 AMBON A Belseran; S Unwakoly; F Al-Hamid
Science Map Journal Vol 1 No 2 (2019): Science Map Journal
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (878.29 KB) | DOI: 10.30598/jmsvol1issue2pp99-104

Abstract

Telah dilakukan penelitian pembelajaran pada konsep reduksi-oksidasi yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa melalui penerapan media pembelajaran power point kelas X SMA Negeri 6 Ambon. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MIA1 SMA Negeri 6 Ambon semester genap Tahun Pelajaran 2018-2019. Pengumpulan data menggunakan teknik tes dan observasi belajar siswa. Dari hasil analisa data diperoleh bahwa hasil belajar siswa kelas X MIA1 telah mencapai kriteria ketuntasan minimal yaitu pada aspek kognif, afektif, psikomotor dengan nilai akhir yang diperoleh adalah kualifikasi sangat baik 3 siswa (14,09%), kualifikasi baik 14 siswa (66,66%), dan kualifikasi cukup 4 siswa (19,05%). Data pencapaian N-gain yang diperoleh yaitu 17 siswa (80,95%) mencapai kategori gain tinggi dan 4 siswa (19,05%) mencapai gain sedang. Hasil respon siswa terhadap pembelajaran menggunakan power point diperoleh presentase rata-rata sebesar 76,69% dengan kategori sangat baik. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa penerapan media pembelajaran power point memberikan hasil dan respon yang baik untuk hasil belajar siswa pada konsep reduksi-oksidasi dengan kriteria pencapaian n-gain yang diperoleh adalah 0,77.
EFEK JUS DAUN MATEL (CLERODENDRUM MINAHASSAE L.) DAN DAUN BAYAM DURI (AMARANTHUS SPINOSUS L.) DALAM MENINGKATKAN KADAR HEMOGLOBIN DAN JUMLAH ERITROSIT PADA MENCIT (MUS MUSCULUS) R Malawat; F Leiwakabessy; Th Watuguly
Science Map Journal Vol 1 No 2 (2019): Science Map Journal
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (811.317 KB) | DOI: 10.30598/jmsvol1issue2pp105-114

Abstract

Anemia adalah penyebab kedua terkemuka didunia dari kecacatan dan dengan demikian salah satu masalah kesehatan masyarakat paling serius global (WHO, 2014). Tanaman Matel (Clerodendrum minahassae L.) secara empiris merupakan salah satu tanaman yang banyak dimanfaatkan di Indonesia, khususnya di Maluku sebagai sayuran dan obat”. Menurut (Utami et. al., 2017) Kadar abu total dalam simplisia sebesar 27,783 %, sementara itu, Amaranthus spinosus L. mengandung setidaknya 32 mg besi/ 100 gram. Kedua bahan berpotensi menjadi bahan alternatif dalam mengobati anemia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan jus daun matel dan jus daun bayam duri terhadap kadar hemoglobin dan jumlah eritrosit pada mencit. Hasil pengukuran kadar hemoglobin menunjukkan bahwa kelompok perlakuan 1 Jus Daun Matel memberikan pengaruh yang cukup signifikan (p ≥ 0.05) terhadap kadar hemoglobin rata-rata tertinggi sebesar 14,5 g/dL dan jumlah eritrosit rata-rata sebesar 7.43 x 1012/L, diikuti oleh Kelompok perlakuan 3 Jus Daun Kombinasi (Jus Daun Matel + Jus Daun Bayam Duri) dengan kadar hemoglobin rata-rata sebesar 14,4 g/dL dan jumlah eritrosit rata-rata 6.94 x 1012/L, dan yang terendah adalah pada perlakuan 2 Jus Daun Bayam Duri, dengan kadar hemoglobin rata-rata 10,5 g/dL dan jumlah eritrosit rata-rata 3.61 x 1012/L. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa jus daun matel dan daun bayam duri memberkan efek yang nyata dalam meningkatkan kadar hemoglobin dan jumlah eritrosit
STUDI KADUNGAN IODIUM DALAM RUMPUT LAUT EUCHEUMA COTTONII DIPERAIAN KEI KECIL R Untailawan; Y T Male; Y H Dulanlebit
Science Map Journal Vol 1 No 2 (2019): Science Map Journal
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (997.863 KB) | DOI: 10.30598/jmsvol1issue2pp55-59

Abstract

Iodium berperan penting bagi pertumbuhan manusia. Kekurangan asupan iodium dapat menimbulkan berbagai penyakit. Kebutuhan asupan iodium dapat dipenuhi dengan mengkonsumsi pangan kaya iodium. Rumput laut eucheuma cottonii diketahui miliki kandungan iodium yang tinggi. Perarian Kei Kecil merupakan salah satu sentra pembudidayaan rumput laut eucheuma cottonii dikawasan timur Indonesai. Kandungan iodium dalam rumput laut sangat dipengaruhi oleh tempat pembudidayaannya. Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh informasi tentang kandungan iodium dalam rumput laut eucheuma cottonii diperairan Kei Kecil. Penentuan kandungan iodium menggunakan metode spektrofotometri ultraviolet dengan mengoptimasi konsentrasi H3PO4 dan KI. Hasil penelitian menunjukan rata-rata kandungan iodium dalam rumput laut eucheuma cottonii yaitu 29,96 μg/g. Penelitian dilakukan pada λmaks 351 nm dengan konsentrasi optimum H3PO4 0,6 M dan KI 0,06 M.
KARAKTERISASI STOMATA DAUN PEGAGAN (Centella asiatica (L.) Urban.) PADA KETINGGIAN WILAYAH BERBEDA DI PULAU AMBON Hermalina Sinay; Max H Lesilolo
Science Map Journal Vol 2 No 1 (2020): Science Map Journal
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jmsvol2issue1pp1-7

Abstract

The purpose of this study was to determine the anatomical structure of pegagan leaves through stomata characterization at several different locations on Ambon Island. Survey method was used in this research. The sample was taken in nine villages were spread from lowlands to the highlands on Ambon Island. The procedure of semi-permanent preparations was done by whole mount method. Stomata characterization was done towards the stomata number, stomata density, and stomata index. The collected data were analyzed by descriptive analysis and performed in the form of table or figure. the research result shows that leaf with high stomata number was tend to high in stomata density and stomata index. Based on this research result, it could be conclude that there are no difference of stomatal structure of Pegagan leaves in all location were sample collected. The difference has shown by numbers, density, and stomatal index. The highest Numbers, density and stomatal index shown on Pegagan leaves in lowland, and the lowest that shown in this research on Pegagan leaves in highland
PENGARUH LAMA PENYIMPANAN TERHADAP KADAR VITAMIN C PADA BUAH PISANG MUSA ACUMINATE L (VARIETAS PISANG KEPOK) DAN PISANG MUSA PARADISIACA L KUNT VAR SAPIENTUM (VARIETAS PISANG AMBON Nazudin Nazudin; Ka’arina Sabban
Science Map Journal Vol 2 No 1 (2020): Science Map Journal
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jmsvol2issue1pp8-14

Abstract

Komponen gizi yang terdapat dalam musa acuminate dan musa paradisiaca salah satunya vitamin C. vitamin C berperan sebagai anti oksidan yang mengatasi radikal bebas yang merusak sel atau jaringan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kadar vitamin C yang terdapat pada musa acuminate adalah to = 30,88 mg/100g, t2 = 27,92 mg/100g, t4 = 24,99 mg/100g, t6 = 24,23 mg/100g, dan t8 = 16,56 mg/100g. sedangkan untuk musa paradisiaca adalah to = 28,80 mg/100g, t2 = 24,29 mg/100g, t4 = 22,76 mg/100g, t6 = 22,68 mg/100g, dan t8 = 19,22 mg/100g. Berdasarkan hasil penelitian kadar vitamin C pada musa acuminate dan musa paradisiaca selama penyimpanan mengalami penurunan
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA YANG DIAJARKAN DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING DAN MODEL PEMBELAJARAN KONVENSIONAL PADA MATERI STATISTIKA DI KELAS XI SMA NEGERI 1 TNS Jen Frisilia Tato; Anderson L Palinussa; Novalin C Huwaa
Science Map Journal Vol 2 No 1 (2020): Science Map Journal
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jmsvol2issue1pp15-19

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil belajar siswa kelas XI SMA Negeri 1 TNS yang diajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Facilitator and Explaining (SFE) dan model pembelajaran konvensional pada materi statistika. Tipe penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan desain penelitian Post-Test Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah 90 siswa dan sampel dalam penelitian ini adalah 44 siswa, dipilih menggunakan purposive sampling (sampel Bertujuan). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa soal tes yang terdiri dari 6 soal uraian untuk tes akhir. Analisis yang digunakan adalah analisis statistik uji t dan hasil penelitian menunjukan ada perbedaan hasil belajar siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol yang diajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Student Facilitator and Explaining (SFE) dan model pembelajaran konvensional pada materi statistika. Hal ini dibuktikan dengan hasil perhitungan yang diperoleh yakni, nilai t_hitung = 2,6491 lebih besar dari nilai t_tabel = 1,682 dan nilai Sig. (2-tailed) lebih kecil dari nilai α = 0,05 yakni 0,002
INOVASI GURU DALAM PEMBELAJARAN SAINS UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI DAN KREATIVITAS SISWA Yuli Filindity; Victor Kayadoe
Science Map Journal Vol 2 No 1 (2020): Science Map Journal
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jmsvol2issue1pp20-23

Abstract

Pendidikan sains menitikberatkan pada pemberian pengalaman langsung untuk mengembangkan kompetensi sehingga siswa mampu menjelajahi dan memahami alam sekitar secara ilmiah. Hal ini hanya dapat dilakukan bila guru melakukan inovasi pembelajaran menggunakan prinsip pembelajaran bermakna dan menyenangkan selain lebih menyenangkan para siswa, juga dapat memberikan efek iringan, yaitu dapat meningkatkan kreativitas siswa