cover
Contact Name
Theopilus Wilhelmus Watuguly
Contact Email
semuel.unwakoly1979@gmail.com
Phone
+6281229111976
Journal Mail Official
sciencemap.j@gmail.com
Editorial Address
Gedung Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Lt. 1 Jurusan Pendidikan Matematika dan Pengetahuan Alam Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura Jl. Ir. M. Putuhena, Kampus Universitas Pattimura Poka - Ambon, Maluku, Indonesia
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Science Map Journal
Published by Universitas Pattimura
ISSN : 26849429     EISSN : 26849429     DOI : https://doi.org/10.30598/jmsvol1issue12019
Science Map Journal (Scie Map J) merupakan peer-review journal yang diterbitkan dua kali dalam setahun pada bulan Juni dan November oleh Jurusan Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pattimura, Ambon. Scie Map J menerbitkan artikel original yang belum pernah atau sedang dipublikasikan pada jurnal yang lain, mencakup pendidikan matematika, pendidikan kimia, pendidikan fisika, pendidikan biologi dan ilmu-ilmu terapan.
Articles 86 Documents
STUDI AKUMULASI LOGAM BERAT MERKURI (Hg) OLEH TANAMAN TREMBESI (Samanea saman) Dian Kilikily; Abraham Mariwy; Sunarti Sunarti
Science Map Journal Vol 2 No 2 (2020): Science Map Journal
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jmsvol2issue2pp85-89

Abstract

One effort to mitigate the pollution of weight Metal mercury (Hg) in soil with the process of fitoremediation or plant use that is categorized as a hyperaccumulator plant.This research aims to determine the magnitude of the accumulation of weight metal mercury (Hg) by the Trembesi plant (Samanea Saman) based on the value of Biocentration factor (BCF) and the translocation factor (TF) with variation of time of contact between plants with land tainted seven days and fourteen days. Research conducted in integrated research and testing laboratory of Gadjah Mada University Yogyakarta (LPPT-UGM) with Mercury instrument Analyzer. The results of the study showed that the highest mercury uptake (Hg) was found at a seven-day remediation time with a concentration of absorption at roots of 5.16 ppm and at a leaf of 1.90 ppm. While the result of the calculation shows that the value of the biocentralization factor (BCF) is 5.27 and the value of translocation (TF) 0.36 so that Trembesi plant (Samanea Saman) can be categorized as one of the accumulator plants against contaminated weight metal mercury (Hg) because it has a value of BCF > 1 with fitostabilisation mechanism
PENGGUNAAN MEDIA ISPRING dan POWER POINT PADA SUB KONSEP HUKUM - HUKUM DASAR KIMIA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X SMA NEGERI 7 AMBON K Pooroe; F A Hamid; S Unwakoly
Science Map Journal Vol 2 No 2 (2020): Science Map Journal
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jmsvol2issue2pp90-94

Abstract

This study aims to determine the learning outcomes of students in X grade of SMA Negeri 7 Ambon, after using Ispring media and power points in learning process. The population of this research is all students of X grade, and the sample is X1 class consist of 17 students. Student learning outcomes data on sub concepts of chemical basic laws obtained through final tests, student worksheets (LKPD), affective assessment sheets, and psychomotor assessment sheets with the presentation of the results obtained by 1 student (5.88%) getting qualified very good, 5 students (35,29%) get good qualifications, 7 students (35,29%) get enough qualifications and 4 students (23.52%) with less qualifications. Learning outcomes show all students (100%) successfully reach the minimum completeness criteria (KKM) of 70
ANALISIS KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA PADA MATERI PERSAMAAN KUADRAT Jovanca Agustina Siahaya; Carolina Selfisina Ayal; Darma Andreas Ngilawajan
Science Map Journal Vol 3 No 1 (2021): Science Map Journal
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jmsvol3issue1pp1-18

Abstract

Kemampuan penalaran matematis adalah kemampuan proses berpikir tingkat tinggi untuk menghubung-hubungkan suatu data atau fakta dengan suatu data atau fakta lainnya secara matematis untuk menjawab suatu persoalan atau permasalahan sehingga menghasilkan suatu ide gagasan, pemecahan atau jawaban yang logis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan kemampuan penalaran matematis siswa pada materi persamaan kuadrat di kelas IX SMP Negeri 2 Ambon. Jenis Penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Penelitian dilakukan di SMP Negeri 2 Ambon dengan jumlah subjek sebanyak 25 siswa dari kelas IX-1 dan subjek yang dipilih untuk diwawancarai yaitu 1 siswa dengan kategori sangat tinggi, 1 siswa kategori sedang, dan 1 siswa dengan kategori rendah. Materi persamaan kuadrat diberikan untuk melihat kemampuan penalaran matematis siswa. Presentase terbesar hasil tes siswa berada pada kategori rendah. Berdasarkan hasil tes menunjukan bahwa siswa dengan kategori sangat tinggi mampu memenuhi semua indikator kemampuan penalaran matematis. Siswa dengan kemampuan sedang untuk setiap soal tidak memenuhi indikator mengajukan dugaan dikarenakan siswa lebih memilih menyelesaikan soal terlebih dahulu agar mendapat jawaban yang pasti tanpa harus menduga-duga. Sedangkan untuk siswa dengan kategori sedang hanya mampu memenuhi tiga indikator pada soal tes nomor satu tetapi untuk soal tes nomor dua siswa dengan kategori rendah hanya mampu memenuhi indikator mengajukan dugaan dikarenakan tidak memahami soal tes nomor dua dengan baik sehingga tidak dapat menyelesaikan soal tes nomor dua
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN MISSOURI MATHEMATICS PROJECT PADA MATERI PERSAMAAN DAN PERTIDAKSAMAAN LINIER SATU VARIABEL Frini Dorita Maahury; La Moma; Carolina Selfisina Ayal
Science Map Journal Vol 3 No 1 (2021): Science Map Journal
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jmsvol3issue1pp19-24

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi persamaan dan pertidaksamaan linier satu variable dengan menggunakan model pembelajaran Missouri mathematics project pada siswa kelas VII SMP Kristen Kusu-Kusu Sereh Ambon. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII-1 SMP Kristen Kusu-Kusu Sereh Ambon yang berjumlah 12 siswa tahun ajaran 2020/2021. Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah data kuantitatif dan kualitatif. untuk mengukur tingkat belajar siswa kelas VII-1 SMP Kristen Kusu-Kusu Sereh Ambon maka analisis yang dipakai adalah analisis data kuantitatif (Kriteria Ketuntasan Minimum) dan data kualitatif (Reduksi data, Pemaparan data dan Penarikan kesimpulan). Hasil temuan pada penelitian ini menunjukan bahwa adanya peningkatan hasil belajar siswa. Hal ini terlihat dari tes akhir siklus I dan siklus II. Siklus I siswa mencapai KKM 6 siswa dengan presentase 50% sementara 6 siswa tidak mencapai KKM dengan presentase 50%. Kemudian untuk siklus II siswa mencapai KKM 9 siswa dengan presentase 75% dan siswa tidak mencapai KKM 3 siswa dengan presentase 25%. Dari presentase ketuntasan pada siklus I dan siklus II maka terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 25%. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa pada materi persamaan dan pertidaksamaan linier satu variable dapat ditingkatkan dengan model pembelajaran Missouri Mathematics Project di kelas VII SMP Kristen Kusu-Kusu Sereh Ambon
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS VII SMP NEGERI 19 AMBON MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PREDICT OBSERVE EXPLAIN (POE) PADA MATERI ASAM, BASA DAN GARAM Amahoru Marsye; S Unwakoly; Y Manoppo
Science Map Journal Vol 3 No 1 (2021): Science Map Journal
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jmsvol3issue1pp25-33

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui hasil belajar peserta didik pada materi asam, basa dan garam melalui penggunaan model pembelajaran Predict Observe Explain (POE) untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas VII SMP Negeri 19 Ambon. Sampel penelitian ini adalah peserta didik kelas VII5 yang berjumblah 27 peserta didik. Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif dengan Teknik pengumpulan data berupa tes dan observasi. Instrument yang digunakan berupa tes awal, LKPD, tes akhir dan non tes berupa lembar pengamatan afektif dan psikomotor. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada tes awal semua peserta didik belum mencapai KKM, dan hasil belajar peserta didik berupa tes akhir menunjukan 8 peserta didik (29,96%) berada pada kualifikasi sangat baik, kualifikasi baik 12 peserta didik (44,44%) dan kualifikasi cukup 7 peserta didik (25,6%). Kemudian untuk hasil analisis N-gain menunjukan 21 peserta didik yang mencapai (77,78%) yang ada pada kotegori tinggi dan 6 peserta didik yang mencapai (22,22%) ada pada kategori sedang dan tidak ada pada kategori rendah. Dengan demikian penggunaan model pembelajaran Predict Observe Explain (POE) dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas VII SMP Negeri 19 Ambon pada materi asam, basa dan garam
PENERAPAN METODE DRILL AND PRACTICE PADA KONSEP LARUTAN PENYANGGA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS XI SMA NEGERI 6 MALUKU TENGAH Harlia Harlia; Abraham Mariwy; F Al Hamid
Science Map Journal Vol 3 No 1 (2021): Science Map Journal
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jmsvol3issue1pp34-39

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik setelah proses ppembelajaran dengan menerapkan metode drill and practice pada konsep larutan penyangga unntuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas XI SMA Negeri 6 Maluku Tengah. Yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas Xi ipa1 yang terdiri dari 23 peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukaan, selama proses pembelajaran dengan menggunakan metode drill and practice sebagian besar peserta didik telah memenuhi nilai KKM (68). Dengan nilai tes akhir terdapat 18 peserta didik (78%) yang dikategorikanm tuntas. Terdapat 5 peserta didik (22%) yang dikategorikam tidak tuntas dalam memenuhi nilai KKM (68). Adapun nilai pencapaian N-gain yaitu terdapat 14 peserta didik (60,86%) dikategorikan tinggi dan 9 (39,13%) dikategorikan sedang. Dengan demikian dapat disimpulkan setelah diterapkan metode drill and practice terdapat peningkatan hasil belajar peserta didik
PENERAPAN VIRTUAL LEARNING CLASS MENGGUNAKAN MODEL FLIPED CLASSROOM DALAM ZOOM MEETING UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN MATERI GERAK LURUS PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP NEGERI 9 AMBON Dian Supardan; David Tuhurima; Asry Latupeirissa
Science Map Journal Vol 3 No 1 (2021): Science Map Journal
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jmsvol3issue1pp40-46

Abstract

masih belum dapat meningkatkan penguasaan materi peserta didik berdasarkan nilai rata-rata ulangan harian dengan KKM 70, pada siswa kelas VIII SMP Negeri 9 Ambon. Penelitian ini menggunakan model pembelajaran flipped classroom yang bertujuan untuk meningkatkan penguasaan materi peserta didik. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMP Negeri 9 Ambon dengan jumlah 368 peserta didik. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII3 yang berjumlah 22 peserta didik, diambil dengan menggunakan teknik pengambilan sampel bertujuan (purposive sampling) diperoleh hasil penelitian kemampuan awal peserta didik berada dibawah KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) dengan nilai rata-rata 21,67 dimana 22 (100%) berada pada kualifikasi gagal sehingga semua indikator dalam penelitian harus diajarkan. Kemudian setelah diberikan perlakuan pada saat proses belajar mengajar berlangsung hasil tugas akhir meningkat dengan rata-rata 82,43. Selain dari hasil tersebut dapat dibuktikan juga melalui uji N-Gain dimana peserta didik mengalami peningkatan dengan rata-rata gain sebesar 0.76 termasuk dalam kualifikasi tinggi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa melalui penerapan virtual learning class menggunakan model flipped classroom dalam zoom meeting dapat meningkatkan penguasaan materi IPA fisika peserta didik kelas VIII SMP Negeri 9 Ambon
PENGGUNAAN LABORATORIUM VIRTUAL PHET DALAM MODEL DISCOVERY LEARNING PADA MATERI GERAK HARMONIK SEDERHANA Aldi Tupalessy; Cicylia Triratna Kereh; Sarlota Singerin
Science Map Journal Vol 3 No 2 (2021): Science Map Journal
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jmsvol3issue2pp47-55

Abstract

Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah model pembelajaran yang digunakan guru belum dapat meningkatkan penguasaan materi berdasarkan nilai rerata KKM mata pelajaran fisika 70, pada peserta didik kelas X IPA-1 SMA Negeri 5 Ambon. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan penguasaan materi gerak harmonik sederhana menggunakan laboratorium virtual PhET dalam model discovery learning. Tipe penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan one-group pre-test and pro-test dengan sampel kelas X IPA-1 sebanyak 31 peserta didik yang di ambil secara acak (random). Data dalam penelitian ini dihimpun melalui instrumen tes dan non tes, instrumen tes berupa tes awal dan tes akhir sedangkan instrumen non tes berupa lembaran kerja peserta didik (LKPD). Hasil penelitian menunjukan bahwa pada tes awal, 100 % peserta didik berada pada kualifikasi gagal, dengan rerata skor pencapaian adalah 35,82. Skor pencapaian maksimum adalah 68,4 sedangkan minimum adalah 25,3. Hasil analisis aspek kognitif selama proses pembelajaran berlangsung menggunakan laboratorium virtual PhET dalam model discovery learning menunjukan bahwa rerata skor pencapaian peserta didik adalah 95,63 yang pada kualifikasi sangat baik. Hasil ini dikumpulkan berdasarkan penyelesaian soal-soal yang terdapat dalam LKPD. Kemampuan peserta didik setelah pembelajaran memperlihatkan adanya perubahan. Rerata skor pencapaian tes akhir peserta didik mencapai 83,46 yang berada pada kualifikasi baik. Untuk hasil uji N-Gain diperoleh 0,7 yang berada pada kategori tinggi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan penguasaan materi setelah menggunakan laboratorium virtual PhET dalam model discovery learning
PENERAPAN BLENDED LEARNING TIPE ENRICHED VIRTUAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF PESERTA DIDIK KELAS X MATERI GERAK MELINGKAR DI SMA NEGERI 7 AMBON Kainama, Catzya Maria; Tamaela, Elsina Sarah; Latupeirissa, Asry N
Science Map Journal Vol 3 No 2 (2021): Science Map Journal
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan kognitif peserta didik menggunakan model pembelajaran blended learning materi gerak melingkar pada peserta didik kelas X SMA Negeri 7 Ambon. Tipe penelitian yang digunakan adalah penelitian deskritif dengan desain penelitian yaitu One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X SMA Negeri 7 Ambon, dengan sampel yang berjumlah 27 orang secara purposive sampling. Instrumen yang digunakan tes pilihan ganda yang berjumlah 10 butir dan essay 5 butir untuk pre-tes dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata tes kemampuan awal peserta didik sebelum menggunakan model pembelajaran blended learning yaitu 18,81. Diperoleh pencapaian yang paling rendah dengan nilai 6,00 dan yang tertinggi 51,00. Sehingga 27 (100%) peserta didik berada pada kualifikasi gagal (nilainya < 70). Sementara hasil tes akhir dimana 6 (22,22%) peserta didik berada pada kualifikasi sangat baik, 17 ( 62,96) peserta didik berada pada kualifikasi baik dan 4 (14,81%) berada pada kualifikasi cukup, dengan rata-rata pencapaiain tes formatif yaitu 84,74 berada pada kualifikasi baik. Uji gain dilakukan untuk melihat peningkatan kemampuan kognitif peserta didik terlihat bahwa 27 (100%) peserta didik mengalami peningkatan kognitif dengan rata-rata hasil yang diperoleh yaitu 0,8 berada pada kualifikasi tinggi. Hasil ini diperoleh karena perlakuan yang diberikan, dengan menggunakan model pembelajaran blended learning. Dapat disimpulkan model pembelajaran blended learning tipe enriched virtual dapat meningkatkan kemampuan kognitif peserta didik pada materi gerak melingkar
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING DAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING PADA MATERI TRIGONOMETRI Meylani J A Pattinama; Anderson L Palinussa; Hanisa Tamalene
Science Map Journal Vol 3 No 2 (2021): Science Map Journal
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jmsvol3issue2pp63-69

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil belajar siswa kelas X SMA PGRI Oma Haruku yang diajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Student Facilitator and Explaining (SFE) dan model pembelajaran Discovery Learning pada materi trigonometri. Tipe penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen (Experimental Research) dengan desain penelitian Post Test Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X IPS SMA PGRI Oma Haruku yang terdiri dari dua kelas dengan jumlah 56 siswa dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh populasi yaitu siswa kelas X IPS1 dan siswa kelas X IPS2 yang berjumlah 56 siswa, dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa soal tes yang terdiri dari 6 soal uraian untuk tes akhir. Analisis yang digunakan adalah analisis statistik uji t dan hasil penelitian menunjukan ada perbedaan hasil belajar siswa kelas eksperimen satu dan kelas eksperimen dua yang diajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Student Facilitator and Explaining (SFE) dan model pembelajaran Discovery Learning pada materi trigonometri. Hal ini dibuktikan dengan hasil perhitungan yang diperoleh yakni, nilai Sig. (2-tailed) lebih kecil dari nilai α = 0,05 yakni 0,019