cover
Contact Name
Theopilus Wilhelmus Watuguly
Contact Email
semuel.unwakoly1979@gmail.com
Phone
+6281229111976
Journal Mail Official
sciencemap.j@gmail.com
Editorial Address
Gedung Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Lt. 1 Jurusan Pendidikan Matematika dan Pengetahuan Alam Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura Jl. Ir. M. Putuhena, Kampus Universitas Pattimura Poka - Ambon, Maluku, Indonesia
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Science Map Journal
Published by Universitas Pattimura
ISSN : 26849429     EISSN : 26849429     DOI : https://doi.org/10.30598/jmsvol1issue12019
Science Map Journal (Scie Map J) merupakan peer-review journal yang diterbitkan dua kali dalam setahun pada bulan Juni dan November oleh Jurusan Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pattimura, Ambon. Scie Map J menerbitkan artikel original yang belum pernah atau sedang dipublikasikan pada jurnal yang lain, mencakup pendidikan matematika, pendidikan kimia, pendidikan fisika, pendidikan biologi dan ilmu-ilmu terapan.
Articles 85 Documents
PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING PADA KONSEP KONFIGURASI ELEKTRON TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS X SMK NEGERI 1 KEPULAUAN TANIMBAR Janjaan, Ribca; Palisoa, Napsin; Mariwy, Abraham
Science Map Journal Vol 7 No 1 (2025): Science Map Journal
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jmsvol7issue1pp29-38

Abstract

Telah dilakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik setelah menerapkan model pembelajaran Discovery Learning pada konsep konfigurasi elektron di SMK Negeri 1 Kepulauan Tanimbar. Sampel dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X yang berjumlah 16 peserta didik tahun ajaran 2022/2023 pada semester ganjil. Tipe penelitian ini, yaitu deskriptif kuantitatif dengan menggunakan teknik tes dan observasi. Instrumen yang digunakan berupa tes awal, LKPD, tes akhir dan non tes yang berupa lembaran pengamatan afektif dan psikomotor. Hasil analisis data yang diperoleh bahwa hasil belajar telah mencapai kriteria ketuntasan minimum (KKM) yaitu pada aspek kognitif, afektif, psikomotor dengan nilai tes akhir diperoleh adalah kualifikasi sangat baik 2 peserta didik (12.5%), kualifikasi baik 8 peserta didik (50%), kualifikasi cukup baik 5 peserta didik (31.25%) dan 1 peserta didik (6.25%) dalam kualifikasi gagal, dengan nilai rata-rata afektif 1.495 dan nilai rata-rata psikomotor 1.508. Peningkatan hasil belajar peserta didik diperoleh dari rata-rata nilai N-Gain sebesar 0.69 atau 50% dalam kualifikasi sedang. Dengan demikian penerapan model Discovery Learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik dalam kategori sedang pada konsep konfigurasi elektron.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN MATERI GERAK DAN GAYA Namkatu, Yuliana; Wenno, Izaak Hendrik; Nirahua, Juliana
Science Map Journal Vol 7 No 1 (2025): Science Map Journal
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jmsvol7issue1pp14-21

Abstract

Model Problem Solving adalah model pembelajaran yang memberi peluang peserta didik untuk memecahkan masalah yang diberikan secara mandiri sehingga mampu memperoleh konsep dan kemudian mampu menerapkan konsep yang telah diperolehnya untuk memecahkan masalah dalam bentuk lainnya. Penilitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan penguasaan materi gerak dan gaya dalam pembelajaran IPA pada peserta didik kelas Vll SMP Negeri 22 Ambon yang diajarkan dengan menerapkan model pembelajaran Problem Solving. Tipe penilitian ini adalah one-Group Pretest-postest Design, dengan 19 peserta didik sebagai sampel penilitian yang diperoleh dengan menggunakan teknik acak (secara undi). Data penilitian ini dihimpun melalui instrument tes dan non tes, instrument tes berupa tes awal dan akhir, sedangkan instrumen non tes berupa Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD). Hasil penilitian menujukkan penguasaan materi awal, 100% peserta didik berada pada kualifikasi gagal dengan rerata nilai adalah 29. Hasil analisis selama proses pembelajaran berlangsung menunjukan rerata skor pencapaian peserta didik 81,7 berada pada kualifikasi baik. Rerata skor pencapaian skor akhir peserta didik mencapai 81,8 dengan kualifikasi sangat baik. Untuk hasil Uji N-Gain diperoleh rerata skor peserta didik 0,74 berada pada kualifikasi tinggi. Dengan demikin dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Sovling dapat meningkatkan penguasaan materi gerak dan gaya dalam pembelajaran IPA pada peserta didik kelas Vll SMP Negeri 22 Ambon.
BILANGAN TERHUBUNG PELANGI LOKASI PADA GRAF KEMUDI DAN GRAF JARING Mahmud, Rauman; Bustan, Ariestha Widyastuty
Science Map Journal Vol 7 No 1 (2025): Science Map Journal
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jmsvol7issue1pp6-13

Abstract

Konsep bilangan terhubung pelangi lokasi pada graf merupakan salah satu inovasi dalam teori pewarnaan graf yang menggabungkan konsep pewarnaan titik pelangi dan dimensi partisi pada graf. Konsep ini bertujuan untuk menentukan bilangan bulat positif terkecil sehingga terdapat pewarnaan- pelangi lokasi pada graf yang memungkinkan setiap titik memiliki kode pelangi yang unik. Dalam penelitian ini, kami mengkaji bilangan terhubung pelangi lokasi pada graf kemudi dan graf jaring. Hasil dari kedua graf menunjukkan bahwa jumlah titik pemotong berbanding lurus dengan bilangan terhubung pelangi lokasi pada graf kemudi dan graf jarring.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN STEAM BERBASIS PROYEK UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS Barus, Carolina Sri Athena
Science Map Journal Vol 7 No 1 (2025): Science Map Journal
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jmsvol7issue1pp1-5

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan pembelajaran STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) berbasis proyek dalam meningkatkan kreativitas siswa pada materi energi terbarukan. Studi dilakukan di SMA Negeri 57 Maluku Tengah, yang menghadapi dua permasalahan utama: belum optimalnya penerapan pembelajaran STEAM berbasis proyek dan rendahnya kreativitas siswa dalam memahami konsep energi terbarukan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental (one-group pretest-posttest). Data dikumpulkan melalui tes kreativitas dan lembar observasi berdasarkan indikator kelancaran, fleksibilitas, orisinalitas, dan elaborasi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada kreativitas siswa setelah penerapan model pembelajaran tersebut. Siswa menjadi lebih aktif, mampu mengembangkan ide orisinal, dan menunjukkan pemahaman yang lebih baik melalui kerja proyek kolaboratif. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran STEAM berbasis proyek efektif dalam mendorong keterampilan berpikir tingkat tinggi. Disarankan pendekatan ini diintegrasikan dalam kurikulum dan pelatihan guru untuk mendukung pendidikan abad ke-21.
ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIS DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA OPERASI HITUNG PECAHAN DITINJAU BERDASARKAN GAYA BELAJAR HONEY-MUMFORD Manapa, Imanuel Yosafat Hadi; Waang, Serlina Magdalena
Science Map Journal Vol 7 No 1 (2025): Science Map Journal
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jmsvol7issue1pp39-48

Abstract

This study aims to describe the mathematical literacy ability of students in solving fractional counting operation story problems based on the Honey-Mumford learning method. The subjects of this study are students of class V of SD GMIT Pulelang. The instruments used in data collection were the mathematical literacy test instrument and the Learning Style Questionnaire (LSQ). The results of the study show that there are differences in students' abilities in several aspects based on indicators in mathematical literacy. Students with an activist learning style tend to be more detailed in terms of formulating problems in detail using correct mathematical sentences, using the right procedures but not to the stage of simplification and the conclusions given are not precise. Students with a reflective learning style tend to be meticulous in using proper calculation operating procedures and deduce the final result correctly and to formulate problems tend to use practical mathematical sentences. Students with a theoretical learning style tend to solve problems carefully using the right procedures and reinterpret the meaning of the question but it is not incomplete. Furthermore, students with a pragmatic learning style tend to use simple and practical reasoning with the use of minimal mathematical formulas so that the final results obtained are more predominantly wrong