cover
Contact Name
Thomas Joni Verawanto Aristo
Contact Email
thomaspaoh@gmail.com
Phone
+6285245229150
Journal Mail Official
jurnal.pengabdian2020@gmail.com
Editorial Address
STIKP Persada Khatulistiwa Sintang LPPM STKIP Persada Khatulistiwa Sintang Jln. Pertamina Km. 4 Sintang 78614 Kalimantan Barat,
Location
Kab. sintang,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa
ISSN : -     EISSN : 26205300     DOI : 10.31932
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa adalah jurnal untuk publikasi artikel hasil pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang berkaitan dengan pendidikan, ilmu sosial, ilmu alam, dan ilmu terapan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2021): NOPEMBER" : 8 Documents clear
PENDAMPINGAN GURU DALAM MEMANFAATKAN LITERASI DIGITAL PADA PEMBELAJARAN DARING DI MASA COVID 19 Dessy Triana Relita; Kardius Richi Yosada
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 4, No 2 (2021): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpmk.v4i2.1160

Abstract

ABSTRAKLiterasi digital sebagai kemampuan memahami dan menggunakan informasi dalam berbagai format (teks, gambar, audio, video, dan animasi) dan dari berbagai sumber yang tersaji melalui perangkat elektronik. literasi digital juga melibatkan kemampuan memahami, menganalisis, memberikan penilaian terhadap berbagai informasi yang diterima, serta melakukan evaluasi terhadap informasi tersebut. Selain itu, literasi digital juga berperan mengefektifkan interaksi dan komunikasi selama proses pembelajaran. Sebagai contoh, kemampuan dalam menggunakan fitur kamera dan mikrofon pada perangkatnya agar mampu hadir dan terhubung secara virtual. Lebih jauh, kemampuan menggunakan perangkat lunak untuk menyajikan teks dan gambar pendukungnya (grafik, ilustrasi, dan sebagainya) berperan untuk mengoptimalkan kolaborasi dan komunikasi dalam pembelajaran daring, yang dijembatani oleh fitur email, online wordsheet dan spreadsheet, serta fitur ‘lampirkan file’ yang ada pada berbagai perangkat lunak.Kata Kunci: Literasi digital ABSTRACT: Digital literacy is the ability to understand and use information in various formats (text, images, audio, video, and animation) and from various sources presented through electronic devices. Digital literacy also involves the ability to understand, analyze, provide an assessment of the various information received, and evaluate that information. In addition, digital literacy also plays a role in making interaction and communication effective during the learning process. For example, the ability to use the camera and microphone features on the device to be able to be present and connected virtually. Furthermore, the ability to use the software to present supporting text and images (graphics, illustrations, etc.) plays a role in optimizing collaboration and communication in online learning, which is bridged by the email, online wordsheet and spreadsheet features, as well as the existing 'attach file' feature on various software.Keywords: Digital Literasy
PEMANFAATAN LAHAN KOSONG DALAM UPAYA KETAHAN PANGAN MASYARAKAT LOKAL DI RW 13 PURWODADI BLIMBING MALANG Juhari Juhari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 4, No 2 (2021): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpmk.v4i2.1398

Abstract

ABSTRAKWilayah di RW 13 kelurahan Purwodadi Blimbing kota Malang mengalami perubahan sangat pesat terutama pada lahan pertanian yang telah berubah menjadi area perumahan dan komplek. Namun adapula tanah yang dibiarkan kosong, terbengkalai, dan tidak terawat dengan baik. Selain terlihat kumuh dan kotor, tanah kosong ini dikhawatirkan menjadi sarang ular, nyamuk, dan lebih sering menjadi tempat pembuangan sampah. Tujuan artikel ini untuk memaparkan pemanfaatan lahan kosong di wilayah RW 13 kelurahan Purwodadi Blimbing kota Malang sebagai salah satu upaya membangun perilaku ketahanan pangan dalam keseharian masyarakat lokal. Metode yang digunakan adalah eksperimen. Warga memanfaatkan lahan kosong untuk ditanami dengan tanaman yang di konsumsi sehari-hari, seperti sayuran dan Lombok. Hasil dari eksperimen memperlihatkan bahwa pemanfaatan lahan kosong memberikan dampak yang positif bagi masyarakat sekitar yaitu terpeliharanya lingkungan yang bersih dan menghasilkan sayuran yang dapat dikonsumsi warga secara langsung.Kata Kunci: Purwodadi Blimbing Malang: Lahan Kosong; Ketahanan Pangan ABSTRACTThe area in RW 13, Purwodadi Blimbing, Malang has experienced very rapid changes, especially on agricultural land which has turned into a residential area and complex. However, there are also lands that are left empty, neglected, and not properly maintained. Apart from looking shabby and dirty, there are concerns that this empty land will become a nest for snakes, mosquitoes, and more often it becomes a garbage dump. The purpose of this article is to describe the use of vacant land in the area of RW 13, Purwodadi Blimbing, Malang as an effort to build food security behavior in the daily lives of local communities. The method used is experimental. The residents use the vacant land to be planted with crops for daily consumption, such as vegetables and chili. The results of the experiment show that the use of vacant land has a positive impact on the surrounding community, namely maintaining a clean environment and producing vegetables that can be consumed directly by residents.Keywords: Purwodadi Blimbing Malang; Wasteland; Food Security
PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN ( PROPOSAL BISNIS DAN PEMBUKUAN SEDERHANA ) BAGI PEMUDA-PEMUDI DI DESA MARTIGUNA KABUPATEN SINTANG Emilia Dewiwati Pelipa; Anna Marganingsih; Yulia Suriyanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 4, No 2 (2021): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpmk.v4i2.1198

Abstract

ABSTRAKPada era sekarang ini banyak masyarakat yang ingin berwirausaha, karena wirausaha merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kualitas perekonomian. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mengedukasi para Pemuda Pemudi di Desa Marti guna Kabupaten Sintang yang memiliki atau ingin membuat UMKM yang terdiri dari cara menyusun proposal bisnis dan pembukuan keuangan sederhana. Kegiatan ini sangat penting karena dapat memperluas usaha pemilik UMKM yang sering sekali membutuhkan modal yang cukup besar sehingga dapat mengajukan kredit ke bank dengan proposal bisnis serta adanya pembukuan keuangan yang merupakan syarat administrasi mendapatkan layanan kredit. Metode yang diterapkan dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah pelatihan terstruktur dilaksanakan secara virtual. Hasil dari pengabdian ini adalah pemuda-pemudi di Desa Marti guna Kabupaten Sintang memahami cara berwirausaha yang baik dan mampu membuat proposal bisnis dan pembukuan keuangan sederhana. Pengabdian ini menghasilkan luaran seperti proposal bisnis dan catatan keuangan UMKM. Dengan adanya Pelatihan Kewirausahaan ini, pemuda-pemudi didesa Marti Guna dapat mengisi waktu dengan hal yang produktif, yaitu memulai atau mengembangkan UMKM. Para pemuda-pemudi juga dapat mengetahui bagaimana cara berwirausaha yang baik dan menyusun proposal bisnis dan pembukuan keuangan sederhana, sehingga memudahkan mereka untuk mendapatkan layanan kredit dari bank untuk pengembangan bisnis atau usahanya.Kata Kunci: Bisnis, keuangan, UMKM ABSTRACTIn today's era, many people want to be entrepreneurs, because entrepreneurship is one way to improve the quality of the economy. The purpose of this community service is to educate young people in Marti Village for Sintang District who have or want to create MSMEs which consist of how to prepare business proposals and simple financial bookkeeping. This activity is very important because it can expand the business of MSME owners who often require large enough capital so that they can apply for credit to banks with business proposals as well as financial accounting which is an administrative requirement for obtaining credit services. The method applied in the implementation of this activity is structured training conducted virtually. The result of this dedication is that young people in Marti Village for Sintang District understand good entrepreneurial practices and are able to make simple business proposals and financial bookkeeping. This service resulted in outputs such as business proposals and MSME financial records. This service resulted in outputs such as business proposals and MSME financial records. With this Entrepreneurship Training, young people in Marti Guna village can fill their time with productive things, namely starting or developing MSMEs. Young people can also know how to be good entrepreneurship and compile simple business proposals and financial books, making it easier for them to get credit services from banks for business development or business.Keywords: Business, finance, MSMEs
WORKSHOP PENGGUNAAN APLIKASI GOOGLE CLASSROOM SEBAGAI SOLUSI PEMBELAJARAN DI ERA NEW NORMAL Antonius Edy Setyawan; Anyan Anyan; Fatkhan Amirul Huda; P.E Chunoi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 4, No 2 (2021): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpmk.v4i2.1445

Abstract

Pandemi covid-19 yang melanda negara Indonesia telah memberikan dampak yang luar bisa di berbagai bidang termasuk juga bidang pendidikan. Sejak pandemi covid-19 di awal tahun 2020, seluruh jenjang sekolah ditutup untuk menghindari kerumunan dan memutus rantai penyebaran virus tersebut. Aktivitas pembelajaran yang seharusnya dilakukan di sekolah digantikan dengan sistem belajar dari rumah (BDR). Di masa pandemi covid-19 ini, sistem belajar dari rumah (BDR) belum berjalan secara optimal karena sebagian besar guru belum mampu memanfaatkan teknologi untuk pembelajaran. Oleh alasan inilah, penulis merasa perlu untuk mengangkat tema kegiatan ini dengan memilih SMP Bukit Raya sebagai sasaran mitra kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM). Metode yang digunakan dalam PKM ini adalah berupa kegiatan workshop melalui ceramah, diskusi, dan praktikum selama 2 hari. Luaran yang menjadi target dari kegiatan ini adalah peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam menggunakan aplikasi Google Classroom. Dari kegiatan PKM ini diperoleh hasil bahwa terjadi peningkatan pemahaman guru terhadap penggunaan aplikasi Google Classroom dengan skor normalisasi gain 0.59 berada pada kategori sedang dan respon peserta terhadap materi workshop adalah sebesar 85,02% berada pada kategori sangat baik.
PENYULUHAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DI LINGKUNGAN PONDOK MODERN SELAMAT KENDAL Yeni Selfia; Nanik Hidayati; Neli Hajar; Ermayana Megawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 4, No 2 (2021): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpmk.v4i2.1205

Abstract

ABSTRAKPondok Modern Selamat merupakan salah satu pondok pesantren terbesar di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Pondok pesantren ini berbasis lembaga pendidikan formal yang disertai pendidikan agama. Selama masa pandemi Covid-19 belum pernah diadakannya kegiatan yang berkaitan dengan peningkatan kesadaran tentang perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah, sehingga pada September 2020 terdapat 14 santri dan 1 pegawai positif terpapar Covid-19. Hal ini menyebabkan perlu dilakukan penyuluhan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan Pondok Modern Selamat. Tujuan kegiatan ini memberikan pemahaman kepada santri, pendidik dan pengelola pesantren tentang pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan Pondok Modern Selamat. Metode yang digunakan adalah ceramah untuk memaparkan materi kajian, tanya jawab untuk mengetahui sejauh mana tingkat pemahaman santri mengenai materi yang disampaikan, dan simulasi pemberian contoh tata cara menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah secara langsung. Kegiatan ini telah meningkatkan pengetahuan dan kesadaran santri akan pentingnya menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah, hal ini terlihat dari hasil tanya jawab yang telah sesuai dengan arahan tata cara yang benar dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah.  Kata Kunci: PHBS, Pondok Pesantren, Covid-19 ABSTRACTPondok Modern Selamat is one of the largest Islamic boarding schools in Kendal Regency, Central Java. This Islamic boarding school is based on a formal educational institution accompanied by religious education. During the Covid-19 pandemic there had never been any activities related to increasing awareness about clean and healthy living habits in the school environment, so that in September 2020 there were 14 santri and 1 positive employee exposed to Covid-19. This has led to the need to conduct education on clean and healthy living habits in the Pondok Modern Selamat environment. The purpose of this activity is to provide understanding to students, educators and pesantren managers about the importance of a clean and healthy lifestyle in the Pondok Modern Selamat environment. The method used is lectures to explain the study material, question and answer to find out the level of understanding of the students about the material presented, and simulation giving examples of procedures for implementing clean and healthy living habits in the school environment directly. This activity has increased the knowledge and awareness of the students of the importance of implementing clean and healthy living habits in the school environment, this can be seen from the results of the questions and answers that have been in accordance with the correct instructions for implementing clean and healthy living habits in the school environment. Keywords: PHBS, Islamic Boarding School, Covid-19
PELATIHAN PENGELOLAAN SAMPAH PLASTIK MENJADI ECOBRICK DI LINGKUNGAN PONDOK MODERN SELAMAT KENDAL Nanik Hidayati; Yeni Selfia; Neli Hajar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 4, No 2 (2021): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpmk.v4i2.1221

Abstract

ABSTRAKPlastik merupakan pembungkus serbaguna yang awet, murah, ringan, menarik, elastis dan praktis. Sehingga hampir seluruh barang tersusun atau terbungkus plastik. Begitu juga yang terjadi di Pondok Modern Selamat Kendal yang memiliki santri lebih dari 2000 santri yang berasal dari berbagai daerah, plastik merupakan hal penting untuk membungkus barang atau paket yang akan menambah jumlah sampah. Selama ini pengelolaan sampah di Pondok Modern Selamat Kendal masih berupa open dumping dengan dibakar yang menyebabkan pencemaran dan bau tidak sedap. Oleh sebab itu diperlukan penyuluhan dan bimbingan pada santri tentang bagaimana mengurangi jumlah plastik yang ada dengan membuat ecobrick yang mudah, murah, serta dapat dilakukan kapan dan oleh siapa saja. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini berupa metode ceramah dan tanya jawab untuk memaparkan materi plastik, lingkungan, dan ecobrick agar santri memahami sejarah dan bahayanya plastik bagi kehidupan, sehingga plastik bekas perlu dikunci dalam bentuk ecobrick yang bisa digunakan untuk kursi, meja, pagar, gapura, maupun bangunan yang lain. Santri antusias dalam pemaparan dan diskusi materi. Santri juga bersemangat membuat ecobrick meskipun dalam pelatihan ini hanya bisa membuat kursi dari tujuh ecobrick. Harapannya pembuatan ecobrick bisa berlanjut sehingga plastik bekas yang dihasilkan santri serta pembakaran sampah di pondok berkurang.Kata Kunci : santri, plastik, ecobrick ABSTRACTPlastic is a multipurpose wrapper that is durable, cheap, lightweight, attractive, elastic, and practical. So that almost all items are arranged or wrapped in plastic. Likewise, what happened at Pondok Modern Selamat Kendal which has more than 2000 students from various regions, plastic is an important thing to wrap items or packages that will increase the amount of waste. So far, the waste management at Pondok Modern Selamat Kendal is still in the form of open dumping by burning it which causes pollution and smells bad. Therefore, it is necessary to provide counseling and guidance to students on how to reduce the amount of plastic available by making eco-bricks. This service uses lecture and question and answer methods to explain plastic, environmental, and eco-bricks materials so that students understand the history and dangers of plastic for life. Ecobricks can be used for chairs, tables, fences, gates, and other buildings. Santri was enthusiastic in the presentation and discussion of the material. Santri is also enthusiastic about making eco-bricks even though in this training they can only make chairs from seven eco-bricks. Ecobricking can continue so that the burning of garbage in the cottage is reduced.Keywords : santri, plastic, ecobrick
IPTEKS: KERIPIK BERBAHAN DASAR PELEPAH PISANG DARI DESA SUNGAI UKOI Sirilus Sirhi; Nelly Wedyawati; Adriana Gandasari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 4, No 2 (2021): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpmk.v4i2.1291

Abstract

ABSTRAKPisang iadalah inama iumum iyang idiberikan ipada itumbuhan iraksasa iberdaun ibesar imemanjang idari isuku iMusaceae. iBeberapa ijenisnya i(Musa iacuminata, iM. ibalbisiana, idan iM. iparadisiaca) imenghasilkan ibuah ikonsumsi iyang imempunyai inilai igizinya isangat itinggi. iPemanfaatan ipelepah ipisang idapat imeningkatkan inilai iekonomis. iKegiatan ipelatihan ipembuatan ikeripik ipelepah ipisang iini idilakukan idi iDesa iSungai iUkoi, iKecamatan iSungai iTebelian, iKabupaten iSintang. iMetode iyang idigunakan iadalah ipartisipasi imasyarakat i(participatory iruralappraisal). iMetode ipendekatan iini imenekankan ipada iinovasi idan iteknologi ipembuatan ikeripik iberbahan idasar ipelepah ipisang idengan imenggunakan iteknologi isederhana, idengan iharapan iaspek ikeberlanjutan ipasca ikegiatan idapat iberlangsung iterus. iTahap ipersiapan iawal iterdiri idari ikegiatan iobservasi idan isosialisasi. iDalam ipelaksanaan ikegiatan ipelatihan ipembuatan ikeripik ipelepah ipisang iini ikami imelaksanakan iproses iawal ihingga iakhir isecara ionline. iMonitoring ikegiatan imulai idilakukan ipada iminggu ike i3 isetelah imelakukan ikegiatan ipelaksanaan ipertama idari iprogram iyang idibuat. iAdapun ievaluasi idilakukan iselama isatu iminggu isekali iuntuk imemantau iprogram iyang isudah idilaksanakan. iHasil ipelatihan imenunjukkan ianggota imitra iantusias imengikuti ipelatihan iditunjukkan idengan iperolehan iangket ikepuasan imitra iyaitu ikebersihan ipenampilan ibonggol/pelepah ipisang i94.45%, ikemenarikan ipenampilan ikeripik i93.20%, ikesesuaian iporsi ikemasan i94.15%, ikesesuaian itemperatur idengan ijenis imenu iyang idisajikan i95.25%, ikemenarikan iaroma ikripik ipisang i93.22% idan ikesesuaian irasa ikripik ipisang i92.14%.Kata Kunci: iIptek, iPelepah, iPisang, iKeripik ABSTRACTiBanana iis ia icommon iname igiven ito ithe ilarge ileafy igiant iplant iextending ifrom ithe ifamily iMusaceae. iSome itypes i(Musa iacuminata, iM. ibalbisiana, iand iM. iparadisiaca) iproduce ifruit iconsumption ithat ihas ia ivery ihigh inutritional ivalue. iThe iutilization iof ibanana hump ican iincrease ieconomic ivalue. iThis itraining iactivity iof imaking ibananahump ichips iwas iconducted iin iSungai iUkoi iVillage, iTebelian iRiver iDistrict, iSintang iRegency. iThe imethod iused iis icommunity iparticipation i(participatory iruralappraisal). iThis iapproach iemphasizes ithe iinnovation iand itechnology iof imaking ibanana-based ichips iusing isimple itechnology, iwith ithe ihope ithat ithe ipost-activity isustainability iaspect ican icontinue. iThe iinitial ipreparation istage iconsists iof iobservation iand isocialization iactivities. iIn ithe iimplementation iof ithis itraining iactivity iof imaking ibananahump ichips iwe icarry iout ithe iprocess iof ibeginning ito iend ionline. iMonitoring iof iactivities ibegan iin iweek i3 iafter iconducting ithe ifirst iimplementation iactivities iof ithe iprogram imade. iThe ievaluation iis idone ionce ia iweek ito imonitor ithe iprogram ithat ihas ibeen iimplemented. iThe iresults iof ithe itraining ishowed ithat ithe imembers iof ithe ipartners ienthusiastically iparticipated iin ithe itraining iwas ishown iby iobtaining ia iquestionnaire iof ipartner isatisfaction, inamely ithe icleanliness iof ithe iappearance iof iweevil i/ibanana hump i94.45%, iattractive iappearance iof ichips i93.20%, isuitability iof ipackaging iportion i94.15%, iconformity iof itemperature iwith ithe itype iof imenu iserved i95.25%, iattractiveness iof ibanana ichips iaroma i93.22% iand iconformity iof ibanana ichips itaste i92.14%.Keywords: iScience,Banana Hump, iBanana, iChips
PENDAMPINGAN PEMBUATAN PERANGKATAN PEMBELAJARAN BERBASIS TPACK BAGI GURU-GURU DI KECAMATAN TALANGBALAI KABUPATAN BANYUASIN SUMATERA SELATAN Hudaidah Hudaidah; LR Retno Susanti; Muhammad Reza Pahlevi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 4, No 2 (2021): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpmk.v4i2.1446

Abstract

ABSTRACTThis activity was carried out by the Service Team for the History Education Study Program, FKIP Sriwijaya University in 2021 using the Zoom Meeting application. The urgency behind the implementation of this activity is to develop professional competence by increasing learning interactions based on Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK). The ability to use technology for learning must of course be listed in the teacher's learning tools. Teachers should be professional educators, have the skills to use various technologies that can be used in learning and show exemplary attitudes to their students. The method used in this activity is the lecture method which is varied with discussion and question and answer, as well as assignments. Based on the results of the satisfaction questionnaire given, this activity can be said to have been successfully carried out with indicators of an increase in teachers' understanding of TPACK-based learning tools after mentoring.Keywords: TPACK-Based Learning Tools, Teachers in BanyuasinABSTRAKKegiatan ini dilaksanakan oleh Tim Pengabdian Prodi Pendidikan Sejarah FKIP Universitas Sriwijaya tahun 2021 dengan menggunakan aplikasi zoom meeting. Adapun urgensi yang melatarbelakangi dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk mengembangkan kompetensi profesional dengan meningkatkan interaksi pembelajaran berbasis Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK). Kemampuan pemanfaatan teknologi untuk pembelajaran ini tentunya harus tercantum dalam perangkat pembelajaran guru. Guru hendaknya menjadi pendidik yang profesional, memiliki skill untuk menggunakan berbagai teknologi yang dapat digunakan dalam pembelajaran serta menunjukkan keteladanan sikap kepada anak didiknya. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode ceramah yang divariasikan dengan diskusi dan tanya-jawab, serta penugasan. Berdasarkan hasil angket kepuasan yang diberikan, kegiatan ini dapat dikatakan berhasil dilaksanakan dengan indikator terjadinya peningkatan pemahaman para guru mengenai perangkat pembelajaran berbasis TPACK setelah dilakukannya pendampingan.Kata Kunci: Perangkat Pembelajaran Berbasis TPACK, Guru-Guru di Banyuasin

Page 1 of 1 | Total Record : 8