cover
Contact Name
Humiras Betty Sihombing
Contact Email
bettysihombang1807@gmail.com
Phone
+6282217442010
Journal Mail Official
lembagappmuda@gmail.com
Editorial Address
Jalan DR. TD. Pardede Nomor 21 Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Darma Agung
ISSN : 08527296     EISSN : 26543915     DOI : -
Journal Focus of the Darma Agung Journal is multidisciplinary research to the lecturers, students and related institutions, especially in Indonesia which leads to an increasing in Indonesian Human Development Index. The scope includes collection of the results of research, studies or community service activities that elaborate the field of Management in general. The Scopes is Office Management, Secretary Management, Business Management, Human Resource Management, Financial Management, Education Management, Financial Management, Law, Engineering, Nursing, Agricultural, Social Science.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,140 Documents
REGIONALISM IN JAMES BALDWIN’S GO TELL IT ON THE MOUNTAIN (Regionalisme Dalam Go Tell It On The Mountain Karya James Baldwin) Reinjaya Sitohang; Sri Hardini
Jurnal Darma Agung Vol 28 No 2 (2020): AGUSTUS 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menguraikan latar belakang sejarah dan juga pengalaman hidup masyarakat Afrika-Amerika pada masa sebelum dan sesudah perang saudara, tepatnya dari tahun 1840an hingga tahun 1920an ketika terjadi migrasi besar-besaran dari Amerika bagian Selatan ke bagian Utara. Perjalanan sejarah kehidupan mereka dapat digunakan untuk menjelaskan perubahan status kehidupan masyarakat pedesaan menjadi masyarakat perkotaan, atau masyarakat agraris ke masyarakat industri.Melalui novelnya Go Tell It On The Mountain, James Baldwin menggambarkan perubahan status sosio-ekonomi masyarakat Afrika-Amerika menurut ide-ide masyarakat Amerika. Menurut Baldwin, setiap warga Amerika, tanpa melihat status etnis, memiliki hak untuk memperoleh keberhasilan dalam kehidupan masyarakat, baik secara ekonomi, agama, pendidikan, dan budaya.Sedangkan pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kombinasi antara pendekatan expressive, sosiologi, dan juga pendekatan sejarah. Melalui pembahasan dari sudut pandang Regionalisme (kedaerahan), akan menambah wawasan kita sebagai pembaca mengenai tradisi dan adat-istiadat masyarakat kulit hitam di daerah Selatan. Kerangka sejarah kehidupan sosio-ekonomi selalu tergambar dalam novel tersebut, yang berarti bahwa latar belakang sejarah tidak dapat dipisahkan dari sejarah dan kondisi masyarakat di mana kita tinggal.
PELAKSANAAN PEMBERIAN HAK-HAK NARAPIDANA PELAKU TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN (STUDI DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KLAS II B GUNUNGSITOLI, NIAS) Fadil Selamat Harefa; Kurnia Konstan Telaumbanua
Jurnal Darma Agung Vol 29 No 2 (2021): APRIL
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims at finding how the implementation of the granting of rights for murder convicts in Gunung Sitoli Class II B Prison, Nias and the training process at the Gunung Sitoli Class II B Penitentiary, Nias towards murder convicts. Penitentiary as the last place of the criminal correctional system, its task is to carry out the development of prisoners. In carrying out the development of prisoners, the correctional institution is guided by the provisions of Law Number 12 of 1995 concerning Corrections. Prisoners are not people who are excommunicated for actions committed as a result of violating the law. The law regulates the rights of prisoners. The formulation of the problem in this journal is how the implementation of the granting of rights and how the process of coaching the prisoner is. The method used is juridical empirical or juridical empirical research where the legal materials used are primary legal materials, secondary legal materials and tertiary legal materials. The results of the study concluded that the implementation of granting rights to murder convicts in Gunungsitoli Class II B Penitentiary, Nias was carried out in accordance with the Law. The coaching process starts when the prisoner is detained at the Police, then at the Gunungsitoli Detention Center at the stage of undergoing a trial and continues at the Class II B Prison in Gunung Sitoli, Nias until the prisoner is released.
PENGARUH PROGRAM SAPTA PESONA DAN FASILITAS TERHADAPTINGKAT KUNJUNGAN OBJEK WISATA T-GARDENDI KECAMATAN DELI TUA KABUPATEN DELI SERDANG Lukman Nasution; Siti Anom; Ahmad Karim
Jurnal Darma Agung Vol 28 No 2 (2020): AGUSTUS 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Pengaruh Program Sapta Pesona terhadap Tingkat Kunjungan Objek Wisata; (2)Pengaruh Fasilitas terhadap Tingkat Kunjungan Objek Wisata, dan (3) Pengaruh Program Sapta Pesona dan Fasilitas terhadap Tingkat Kunjungan Objek Wisata T-Garden Kabupaten Deli Serdang. Sampel penelitian ini diambil secara acak (random sampling) dari seluruh pengunjung Objek Wisata T-Garden dengan jumlah 50 pengunjung. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan signifikansi 0,05. Metode pengumpulan data penelitian ini berupa kuesioner Program Sapta Pesona, Fasilitas Objek Wisata, dan Tingkat Kunjungan Objek Wisata. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa: (1) Terdapat pengaruh yang sangat signifikan Program Sapta Pesona terhadap Tingkat Kunjungan Objek Wisata T-Garden Kabupaten Deli Serdang (F-hitung = 18,487; Sig. = 0,000), (2) Terdapat pengaruh yang signifikan Fasilitas terhadap Tingkat Kunjungan Objek Wisata T-Garden Kabupaten Deli Serdang (F-hitung = 7,754; Sig. = 0,008), dan (3) Terdapat pengaruh yang sangat signifikan Program Sapta Pesona dan Fasilitas Secara Bersama-sama terhadap Tingkat Kunjungan Objek Wisata T-Garden Kabupaten Deli Serdang (F-hitung = 9,069; Sig. = 0,000). Hasil penelitan ini mengimplikasikan bahwa penerapan Program Sapta Pesona pada objek wisata T-Garden dapat mempengaruhi keinginan berkunjung wisatawan dan membuat lama tinggal serta meningkatkan tingkat kunjugan Objek Wisata T-Garden Kabupaten Deli Serdang. Dengan adanya fasilitas objek wisata yang menarik dan sesuai dengan keinginan yang sedang diminati, akan menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung dan menikmati fasilitas Objek Wisata T-Garden sehingga kebutuhan pengunjung terpenuhi untuk berkunjung ke Objek Wisata T-Garden.
HUBUNGAN KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN HASIL BELAJAR PKn SISWA SMA NEGERI SIPAHUTAR TAPANULI UTARA Lukman Pardede; Dewi Lestari Pardede
Jurnal Darma Agung Vol 29 No 2 (2021): APRIL
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The study was conducted to determine the significant relationship between emotional intelligence and Civics learning outcomes of students of SMA Negeri Sipahutar Tapanuli Utara in 2020. This type of research is correlational descriptive. The population in this study is all students of SMA Negeri Sipahutar Tapanuli Utara, consisted of 117 students. The sample used in this study is by using Krecji Table Sampling with a total of 5% of the total population so that the number of samples is 90 people. The instrument in this study is a questionnaire consisting of 34 items that had 4 options (a, b, c, d) which have been tested for validity and reliability. The results of the normality test results of students' emotional intelligence data are normally distributed with the results of the calculation of x2hitung <x2table (59.175> 516). Normality data of student learning outcomes is normally distributed with the results of the calculation of x2hitung <x2tabel (2,225> 516). The results of the linearity test of emotional intelligence data with Civics learning outcomes are linear with the equation Y = 0.535 +0.878 with Fhabel obtained Fh> Ft (Fh> Ft (27.73> 4.20. Tendency test of students' emotional intelligence (Y) is categorized as moderate 31.11 %. `Civics learning outcomes of students (Y) category tends to be moderate (28.88%. The results of the product moment correlation test obtained are (rcount 0.446) and r table = 0.207 then r count> r table (0.446> 0.207), then this shows that there is a significant relationship between emotional intelligence and Civics learning outcomes of students of SMA Negeri Sipahutar Tapanuli Utara in 2020. To test the significance level of the two variables above followed by a statistical test (t test), it is obtained tcount = 4.674 and t table = 1.661 then tcount> ttable, (4,674>, 1,661) because tcount> ttable, this shows that there is a significant relationship between emotional intelligence and Civics learning outcomes of Sipahutar Tapanuli Utara Senior High School students in 2020, the hypothesis is accepted.
URGENSI PENGATURAN FINANCIAL TECHNOLOGY DI INDONESIA Elvira Fitriyani Pakpahan; Kristina Chandra; Anderson Tanjaya
Jurnal Darma Agung Vol 28 No 3 (2020): DESEMBER 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/ojsuda.v28i3.807

Abstract

Fintech is a combination of a financial system with digital technology. Fintech's goal is to provide financial services by making use of modern software and technology. This type of research is normative juridical research. The nature of descriptive research. Qualitative data analysis. Based on the results of the research that the existence of urgency will provide clarity on the competitive space and legal Fintech climate. The existing Fintechs really understand the problems they are facing. For this reason, the clarity of the urgency of Fintech regulation can further convince the public that their interests are well protected. Therefore, the government issued the urgency of regulating Financial Technology in Indonesia, including the Financial Services Authority Regulation (POJK), Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection (UUPK), Law Number 21 of 2008 concerning Banking, Law Number 19 2016 Amendments to Law Number 11 of 2008 concerning Electronic Information and Transactions, Government Regulation Number 71 of 2019 concerning Electronic Systems and Transactions.
PENGARUH FASILITAS KANTOR DAN KEDISIPLINAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DINAS KETENAGAKERJAAN KOTA MEDAN Jonner Lumban Gaol; Lamminar Hutabarat; Endieni Meisari Bate'e
Jurnal Darma Agung Vol 28 No 2 (2020): AGUSTUS 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/ojsuda.v28i2.650

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pegaruh signifikan antara fasilitas kantor kedisiplinan kerja terhadap kinerja pegawai Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan. Hipotesis penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang signifikan antara fasilitas kantor dan kedisiplinan kerja terhadap kinerja pegawai Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan.Penelitian ini dilakukan pada Dinas Ketenagakerjaaan Kota Medan. Pada penelitian ini objek penelitian dibatasi hanya terdapat variabel Fasilitas Kantor dan Kedisiplinan Kerja sebagai variabel bebas dan Kinerja variabel terikat. Metode pengumpulan data yang digunakan dalah studi kepustakaan dan studi lapangan dengan pendekatan kuantitatif. Data-data dalam penelitian diperoleh dengan menyebarkan kuesioner kepada 30 (tiga puluh) orang responden. Selanjutnya data diolah dengan regresi linier berganda dengan menggunakan alat bantu SPSS 22. Berdasarkan hasil data pengolahan data tersebut, fasilitas kantor dan kedisiplinan kerja berpengaruh terhadap kinerja pada pegawai. Adapun pengaruh fasilitas kantor dan kedisiplinan kerja terhadap kinerja pegawai Dinas Ketenagakerjaaan Kota Medan. berdasarkan perhitungan regresi linier berganda dengan rumus: Y= a + b1X1 + b2X2 + adalah Y= 8,501 + 0,986X1 + 0,194X2 Kesimpulan yang didapat dalam penelitian Ini adalah: hasil uji secara individual atau secara parsial (Uji t) menunjukan variabel fasilitas kantor mempunyai pengaruh positif terhadap kinerja pegawai (thiting 7,291 > ttabel2,0518) sedangkan variabel kedisiplinan kerja ( thitung 1,039 < 2,0518) artinya tidak memiliki pengaruh positif dan signifikansi terhadap kinerja pegawai Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan. Berdasarkan hasil Fhitung sebesar 32,097 > 3,35. Berarti ada pengaruh fasilitas kantor dan kedisiplinan kerja secara simultan (bersamaan) terhadap kinerja pegawai Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan. Nilai adjusted R Square 0,682 menggambarkan pengaruh fasilitas kantor kedisiplinan kerja sebesar 68,2% sedangkan sisa dipengaruhi oleh variabel lain.
ANALISIS KOORDINASI KELEMBAGAAN DALAM PENYELENGGARAAN PENYULUHAN PERTANIAN (Studi Kasus Kec. Berastagi Kab. Karo) Nana Nurlina Ginting; Matius Bangun
Jurnal Darma Agung Vol 29 No 1 (2021): APRIL
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/ojsuda.v29i2.934

Abstract

The extension of the extension is strongly influenced by the extension institution itself both structurally from the center to the regions and functionally in the regions in relation to other cross-sectoral relations. The dynamics of changes in extension institutions from the central government have influenced institutional changes in the regions, both in terms of materials, methods and funding of extension. This research uses the descriptive qualitative method with the main problem is how to coordinate the implementation of agricultural extension in a Strutural and Functional manner and what efforts are made by the Karo Regency Government in responding to the dynamics of change so that it can still improve the performance of agricultural extension workers. The conclusion of this study is that in order to anticipate the dynamics of institutional changes, extension coordination is placed in the Functional (non-structural / non-structural / non-esslon) Agricultural Extension Coordination Secretariat which is accountable to the District Head through the Head of the Agricultural Service. Efforts that can be made by local governments in accordance with farmers' perceptions in terms of extension methods are: a. PPL visits to locations, b. Open Group Discussion, c. Demonstration Plots and d. Socialization.In terms of extension material are: a. Marketing Network, b. Latest drug, fertilizer and pesticide information, c. Nursery and Cultivation Techniques, and d. Post Harvest Handling; while striving for financing comes from: a. APBN, b. Provincial APBD, c. Karo Regency APBD and and d. Non-binding Third Party.
PENGARUH KEPATUHAN IBU HAMIL TERHADAP KEBERHASILAN PENANGANAN PREEKLAMPSIA DI RUMAH SAKIT SANTA ELISABETH BATAM TAHUN 2014 Liilis Sumardiani
Jurnal Darma Agung Vol 28 No 2 (2020): AGUSTUS 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/ojsuda.v28i2.606

Abstract

Preeclampsia and eclampsia is a pregnancy complication caused directly by pregnancy itself. Successful handling of preeclampsia is determined by the compliance of pregnant women in antenatal care. Pregnant women who do not checkups cause no detection of high risk factors experienced during pregnancy. This is because women do not obey the doctor's orders to carry out checks ANC, diet and adequate rest.This study aims to identify and analyze the effect of maternal adherence (Antenatal Care, diet and rest) to the successful treatment of preeclampsia in Batam Elisabeth Hospital in 2014. The method used is explanatory survey with cross sectional design. The study population is the entire third trimester pregnant women. The research sample that is the entire third trimester pregnant women who checkups at Saint Elisabeth Hospital Batam as many as 47 people. Data were analyzed by multiple logistic regression.The results showed that there was influence compliance in the rest of the successful handling of preeclampsia (p = 0.002), whereas compliance in Antenatal care (p = 0.076) and compliance in the diet (p = 0.631) did not affect the success of treatment of preeclampsia.It is advisable for pregnant women to reduce the routine activities and undertake light activity in an effort to prevent preeclampsia, and it is expected that health professionals, in order to provide counseling for pregnant women who perform health checks, on the benefits of antenatal care, follow the diet and rest in improving maternal health during pregnancy.
THE EFFECT OF SARULLA NATURAL NANOZEOLITE ADDITION IN THE PREPARATION OF NANOCOMPOSITE FOAM POLYURETHANTSVIEWED FROM FTIR CHARACTERIZATION Fransiskus Gultom; Hernawaty Hernawaty
Jurnal Darma Agung Vol 28 No 3 (2020): DESEMBER 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/ojsuda.v28i3.812

Abstract

The fabrication and characterization of polyurethane foam nanocomposites with the addition of Sarulla natural nanozeolite fillers has been investigated. The steps carried out in research on the manufacture of polyurethane foam nanocomposites are: 1) Preparation and purification of natural zeolites, 2) Preparation of nanozeolites, and 3) Preparation of polyurethane foam nanocomposites is carried out using an in situ process by mixing natural nanozeolites in a mixture of polypropylene glycol and toluene diisocyanate. The results of the particle size analyzer show Sarulla nanozeolite particle size is 95.8 nm. The XRF results showed that the main composition of Sarulla nanozeolites was SiO2 (80.98%) and Al2O3 (14.21%), while the XRD results showed that Sarulla nanozeolites were Mordenite types. Variation in weight ratio of nanozeolites as fillers to polypropylene glycol and toluene diisocyanate is (0, 5, 10, 15, 20 and 25)%. The results of the FTIR spectrum of polyurethane foam and polyurethane foam nanocomposite show almost the same functional groups, this is caused by the interaction that occurs between polyurethane foam and nanozeolite is a physical reaction.
PENANGANAN PELAKU TINDAK PIDANA ILLEGAL LOGING DI WILAYAH HUKUM KEPOLISIAN RESOR LABUHANBATU Gomgom TP Siregar; Rudolf Silaban
Jurnal Darma Agung Vol 28 No 2 (2020): AGUSTUS 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/ojsuda.v28i2.673

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memahami bentuk-bentuk illegal loging di Wilayah Hukum Kepolisian Resor Labuhan Batu, upaya yang dilakukan Kepolsian Resor Labuhan Batu dalam menanggulangi illegal loging di Wilayah Hukum Kepolisian Resor Labuhan Batu, kendala-kendala yang dihadapi Kepolsian Resor Labuhan Batu dalam menanggulang illegal loging di Wilayah Hukum Kepolisian Resor Labuhan Batu. Dalam penelitian hukum normatif, alat pengumpulan data yang dipergunakan melalui penelusuran dan atau studi kepustakaan agar memperoleh data sekunder yang diperlukan antara lain: Bahan hukum primer, yaitu bahan-bahan hukum yang mengikat, terdiri dari peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan pokok permasalahan. Bahan hukum sekunder, yaitu bahan yang memberikan penjelasan mengenai bahan hukum primer, berupa hasil penelitian para ahli, hasil-hasil karya ilmiah, buku-buku ilmiah, dan sebagainya. Bahan hukum tertier, yaitu bahan-bahan yang memberi petunjuk penjelasan terhadap bahan hukum primer dan sekunder, antara lain kamus hukum, kamus bahasa Indonesia, ensiklopedi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk-bentuk illegal loging di Wilayah Hukum Kepolisian Resor Labuhan Batu yaitu seperti, Perusakan hutan milik negara dipergunakan untuk membuka lahan bagi warga sekitar daerah tersebut, Pencurian kayu yang dipergunakan untuk keuntungan pribadi atau pihak-pihak tertentu. Pelaksanaan penaggulangan kasus illegal logging di kabupaten Labuhan Batu yang dilakukan dengan mengadakan operasi pemberantasan kayu secara illegal yang dilakukan dengan rutin sudah terlaksana dengan baik sesuai dengan peraturan yang berlaku di wilayah Labuhan Batu, namun para aparat penegak hukum dan instansi yang terkait dengan pelaksanaan penaggulangan tindak kejahatan pencurian kayu (illegal logging) masih mempunyai kewajiban untuk melakukan upaya secara optimal dalam memberantas tindak kejahatan pencurian kayu karena kejahatan ini masih banyak terjadi di wilayah Labuhan Batu. Beberapa hambatan yang dihadapi dalam rangka pelaksanaan penaggulangan kasus illegal logging harus segera diatasi agar kasus illegal logging ini dapat diberantas secara menyeluruh, sehingga dapat mengurangi dampak yang terjadi akibat tindak kejahatan ini. Kendala-kendala yang dihadapi Kepolsian Resor Labuhan Batu dalam menanggulangi illegal loging di Wilayah Hukum Kepolisian Resor Labuhan Batu yaitu antara lain: Tidak adanya peraturan perundang-undangan khusus mengenai tindak pidana illegal logging menjadikan pengertian dan ruang lingkup tindak pidana ini samar dan tidak jelas. Perlu adanya pendanaan untuk mengadakan operasi pemberantasan tindak pidana pencurian kayu (illegal logging). Kurangnya koordinasi diantara para pihak yang terkait dengan pelaksanaan operasi pemberantasan penebangan kayu secara ilegal di kawasan hutan dan peredarannya di Kabupaten Labuhan Batu. Tidak adanya Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) di Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Labuhan Batu. Kurangnya sarana yang dibutuhkan guna pelaksanaan penaggulangan kasus illegal logging.

Page 12 of 114 | Total Record : 1140