JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA
urnal Penelitian Pendidikan Sosial Humaniora (JP2SH) adalah jurnal yang menggunakan model blind review yang dapat diakses online. Tujuan dari JP2SH adalah untuk menerbitkan jurnal yang berisi artikel berkualitas yang akan dapat menyumbangkan pemikiran dari perspektif teoritis dan empiris untuk kemajuan teknologi dan pendidikan. Tulisan-tulisan di JP2SH akan memberikan kontribusi signifikan terhadap pemikiran kritis dalam bidang ilmiah secara umum, khususnya di bidang Ilmu Pendidikan, Sosial dan Humaniora. Lingkup bidang yang terkandung dalam JP2SH mencakup bidang-bidang berikut: Pendidikanilmu Sosial; pendidikan sosial; sosiologi; kewarganegaraan; politik; ekonomi; sejarah; hukum; budaya dan masyarakat; multikulturalisme; dan bidang terkait lainnya. Artikel yang diterbitkan tentang hasil penelitian dan tinjauan pustaka dengan metodologi penelitian yang dapat diterima, studi kualitatif, studi kuantitatif, atau kombinasi keduanya, analisis statistik, studi kasus, penelitian lapangan, dan studi sejarah. JISH menerima manuskrip dari berbagai kalangan terkait, seperti peneliti yang relevan, dosen, profesor, mahasiswa, guru, Praktisi, ilmuwan, dan lainnya.
Articles
11 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 4 No. 1 (2019): JP2SH"
:
11 Documents
clear
STRATEGI PENCEGAHAN KORUPSI DENGAN BUDAYA MALU (STUDI KOMPARATIF MASYARAKAT MELAYU INDONESIA DENGAN JEPANG)
Sri Sulistyawaty, Nelvitia Purba
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 4 No. 1 (2019): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (76.736 KB)
|
DOI: 10.32696/jp2sh.v4i1.264
Kearifan lokal adalah merupakan ssuatu kebijaksanaan dan pengetahuan asli dari suatu masyarakat tertentu yang berasal dari nilai nilai luhur tradisi budaya yang lahir dan berkembang dari masyarakat tersebut. Budaya malu adalah merupakan konsep kearifan lokal dari orang Melayu Budaya malu ini adalah merupakan cerminan dari Budaya Timur . Jepang merupakan salah satu Negara yang menjalankan konsep Pencegahan korupsi melalui budaya malu di dalam menjalankan aktivitas sehari-hari terutama berkaitan dengan kejujuran atas kesalahan dan untuk berbuat kesalahan adalah hal yang jadi dasar semua tindakan. Oleh karena itu Upaya pencegahan korupsi di negaranya melalui kultur yang dimiliki oleh Jepang.Metode Penelitian Hukum yang dilakukan bersifat Yuridis Normatif. Hasil Penelitian mengemukakan bahwa Di Indonesia konsep Budaya Malu merupakan Kearifan Lokal yang sudah berakar dan dilaksanakan oleh masyarakat Indonesia yang terangkum dalam Bentuk Tunjuk Ajar syair – syair, pantun-pantun, ungkapan-ungkapan yang mengandung nasehat kepada generasi penerus.. Budaya Malu adalah merupakan Budaya yang perlu dipupuk dalam ber-sosial di dalam masyarakat, terutama adalah Malu untuk melakukan perbuatan yang tidak baik dan benar yang harus dibudayakan dalam aktivitas sehari hari sebagai dasar salah satu upaya untuk Pencegahan korupsi.
PENGARUH DUKUNGAN PERGURUAN TINGGI DAN KEPRIBADIAN PROAKTIF TERHADAP NIAT BERWIRAUSAHA MAHASISWA KOTA MEDAN
Ade Rahma Ayu, Vidya Fathimah
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 4 No. 1 (2019): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (103.995 KB)
|
DOI: 10.32696/jp2sh.v4i1.266
Dengan adanya pola pemikiran sebagian banyak mahasiswa dan orang tua, setelah kuliah harus bekerja sebagai karyawan di perusahaan yang terkenal dan menjadi karyawan tetap, sehingga menimbulkan permasalahan yang ada yaitu semakin meningkatnya jumlah pengangguran yang diisi oleh para sarjana tamatan perguruan tinggi, salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah dengan memasukkan mata kuliah Kewirausahaan ke dalam kurikulum pendidikan, khususnya pendidikan di tingkat perguruan tinggi. Adanya mata kuliah Kewirausahaan dimaksudkan untuk menambah wawasan mahasiswa terhadap dunia kewirausahaan serta memotivasi mereka untuk ikut terlibat langsung dalam dunia wirausaha sebagai wirausahawan muda yang tangguh, sehingga mereka dapat ikut berkontribusi dalam meningkatkan perekonomian negara Indonesia. Selain itu juga, kewirausahaan dianggap sebagai penentu yang penting dalam pertumbuhan ekonomi yang cepat, lapangan kerja dan penciptaan lapangan kerja serta pengembangan sosial yang positif di dalam suatu Negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model empiris yang meneliti apakah kepribadian proaktif dari mahasiswa dan pendukung perguruan tinggi mempengaruhi niat kewirausahaan mereka. Penelitian ini bersifat penelitian penjelasan (explanatory research), dilakukan secara deskriptif atau melalui uraian- uraian yang menggambarkan dan menjelaskan subjek penelitian. Pendekatan dalam penelitian ini mengikuti langkah-langkah kerja penelitian kuantitatif. Data primer yang bersumber langsung dari objek penelitian baik itu data observasi, dan data hasil wawancara terstruktur terhadap responden dengan menggunakan kuesioner. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa yang sudah mengambil mata kuliah Kewirausahaan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) dan Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) di kota medan yang dimana mulai berdiri di atas tahun 2000. Penelitian dilakukan menggunakan perangkat lunak SPSS versi 24.0 yang dimana hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan Perguruan Tinggi dan Kepribadian Proaktif berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat berwirausaha mahasiswa perguruan tinggi swasta di Kota Medan. Seluruh konstruk pembentuk masing-masing variabel mampu menjelaskan keberadaannya terhadap variabel laten.
PENGARUH GAYA MENGAJAR DOSEN DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA PERGURUAN TINGGI SWASTA KOTA MEDAN
Cece, Edi Winata
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 4 No. 1 (2019): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (403.09 KB)
|
DOI: 10.32696/jp2sh.v4i1.267
Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh antara gaya mengajar dosen dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa di perguruan tinggi swasta Kota Medan. Hal ini dikarenakan karena didalam proses mengajar di kelas dalam rangka transfer knowledge, dosen merupakan pihak yang paling bertanggungjawab didalam menjamin tercapainya tujuan dari pembelajaran. Hal ini terlihat dari hasil wawancara yang dilakukan terhadap beberapa orang mahasiswa di Kota Medan pada observasi awal yang dilakukan peneliti, diperoleh bahwa mahasiswa kurang bahkan tidak tertarik dengan gaya mengajar dosen yang terlalu monoton dan diktator, karena mereka merasa bosan dan tidak nyaman di kelas sehingga memilih untuk tidak masuk pada mata kuliah tertentu. Selain itu, minimnya kemampuan memnyajikan materi menjadikan mahasiswa tidak tertaarik dan cenderung membosankan. Di samping itu pembelajaran pada umumnya masih berlangsung secara konvensional dengan metode ceramah dan metode tanya jawab, dimana konsep-konsep transfer secara utuh oleh dosen kepada mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah gaya mengajar dosen dan motivasi belajar berpengaruh terhadap prestasi belajar mahasiswa. Penelitian ini menggunakan data kualitatif dan data kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa di perguruan tinggi swasta kota Medan tahun ajaran 2016/2017dengan menggunakan rumus Slovin dalam menentukan jumlah sampelnya sehingga persentase kelonggaran sebanyak 10%. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dengan menggunakan kuesioner dengan alat analisis data yaitu SPSS versi 24.0
BUDIDAYA DEMPLOT TANAMAN OBAT KELOMPOK TANI SUKA TANI DI DESA BATU JONG-JONG SEBAGAI SARANA DAYA TARIK WISATAWAN
Yayuk Yuliana, Julianto Hutasuhut
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 4 No. 1 (2019): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (133.826 KB)
|
DOI: 10.32696/jp2sh.v4i1.268
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui budi daya tanaman obat yang dilakukan oleh kelompok tani suka tani. Di Desa Batu Jong-Jong, Dusun Batu Katak Kecamatan Bahorok Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara sebagai upaya untuk menarik wisatawan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer dengan melakukan wawancara pada pihak-pihak terkait dan data sekunder dari buku-buku, artikel, penelitian terdahulu, serta data pendukung lain yang mempunyai topik bahasan yang berkaitan dengan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan Perempuan di Batu Katak yang mayoritas Suku Karo sangat dikenal sebagai petani dan pekerja keras, sehingga hasil dari tanaman obat akan dapat membantu menambah penghasilan keluarga. Aspek budidaya dan produksi sudah dirasakan Cukup, karena memang sudah diajarkan secara turun temurun. Berkembangnya Ekowisata Batu Katak merupakan salah satu peluang untuk membuka jaringan komunikasi dan jaringan pemasaran dengan pihak luar. Wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara sudah mulai meminati obat-obatan tradisional. Hal ini bisa berjalan beriringan karena Ekowisata Batu Katak mengandalkan panorama alam dan tradisi yang unik.
ANALISIS YURIDIS TERHADAP KEWAJIBAN PENERAPAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL (CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY) /CSR TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DISEKITAR LINGKUNGAN PERSEROAN TERBATAS (PT)
Nelly Azwarni Sinaga
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 4 No. 1 (2019): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (130.746 KB)
|
DOI: 10.32696/jp2sh.v4i1.269
Seiring dengan perkembangan zaman dan kemajuan Teknologi masyarakatpun menjadi semakin kritis dan menyadari akan hak-hak asasinya, dengan demikian semakin berani untuk mengepresikan tuntutannya terhadap bisnis di Indonesia, dengan keadaan ini maka pelaku pelaku bisnis harus lebih bertanggung jawab , dan bukan hanya untuk mengambil keuntungan semata, namun mereka harus juga emberikan kontribusi yang positif terhadap lingkungan sosialnya.Masyarakat sudah makin menyadari bahwa pentingnya untuk dilaksanakan Corporate Sosial Responbility (CSR) ,yang mana ini mendorong Perusahaan untuk lebih peduli terhadap lingkungan dimana tempat beroperasinya Perusahaan tersebut. Penelitian Hukum yang dilakukan adalah Penelitian Hukum Yuridis Normatif yaitu pendekatan yang dilakukan berdasarkan kepada hukum utama dengan dengan cara menelaah teori-teori , konsep-konsep , asas-asas hukum serta peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan penelitian ini.Keseluruhan data yang telah didapat akan dianalisis secara Kualitatif atau dikenal dengan Analisis Deskritif Kualitatif. Dari hasil Penelitian dapat dikemukakan bahwa Sanksi Hukum terhadap Perseroan Terbatas yang tidak melaksanakan Tanggung Jawab Sosial (CSR) Kepada Masyarakat secara pasti diatur dalam Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku.Konsep dari CSR dari suatu Perusahaan yang bergerak di bidang sumber daya alam di dalam menjalankan kegiatan usahanya apabila tidak melakukan Corporate Social Responbility (CSR) sebagaimana yang diatur dalam Undang-Undang Perseroan Terbatas, Undang-Undang Penanaman Modal, dan Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2012 Tentang Tanggung Jawab Sosial Dan Lingkungan maka sudah selayaknya diberikan sanksi.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN BERCERITA UNTUK MENUMBUHKEMBANGKAN EMPATI ANAK USIA DINI
Sukmawarti, Nurhidayah
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 4 No. 1 (2019): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (264.806 KB)
|
DOI: 10.32696/jp2sh.v4i1.270
Salah satu permasalahan Anak Usia Dini adalah belum optimalnya pertumbuhan dan perkembangan empati anak. Empati merupakan suatu konsep sosial yang perlu dikenalkan kepada anak karena memiliki peranan penting dalam pengembangan keterampilan sosialnya. Rasa empati anak bukanlah terbentuk secara tiba-tiba, namun merupakan imitasi dan pembiasaan. Belum optimalnya perkembangan empati anak antara lain disebabkan kurang tepatnya kegiatan pembelajaran yang diterapkan. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana model pembelajaran bercerita yang dikembangkan sehingga dapat menumbuhkembangkan empati anak usia dini? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan model pembelajaran bercerita dalam upaya menumbuhkembangkan empati anak usia dini. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan model Borg and Gall, dengan tahapan Define, Design, Develop, Eksperimen Produk, dan Model Produk. Subjek penelitian adalah anak kelompok B PAUD Az-Zaitun Medan. Objek penelitian adalah rasa empati Anak Usia Dini. Berdasarkan hasil analisis data disimpulkan bahwa model pembelajaran bercerita signifikan dalam menumbuhkembangkan empati anak. Disarankan kepada guru PAUD agar dapat menerapkan model pembelajaran bercerita sebagai salah satu alternatif model pembelajaran yang dapat menumbuhkembangkan empati anak.
OPTIMALISASI TATAKELOLA BADAN USAHA MILIK DESA
Juliman, Amra Muslimin
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 4 No. 1 (2019): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (244.766 KB)
|
DOI: 10.32696/jp2sh.v4i1.271
Tujuan penelitian untuk mengetahui optimalisasi Tatakelola Badan Usaha Milik Desa di Kecamatan Purwodadni Kabupaten Musi Rawas. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah deskriptif dianalisis secara kualitatif, pengumpulan data dengan metode observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif. Penelitian ini mengetahui Tatakelola Badan Usaha Milik Desa dari aspek Sumber Daya manusia dalam rangka memberikan layanan kepada masyarakat dan Peranan pemerintah desa dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Desa berdasarkan amanah.Undang-undang Republik Indonesia nomor 6 tahun 2014 Tentang desa dan Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2015.Hasil penelitian menunjukkan bahwa belum optimalnya tatakelola BUMdes sehingga belum dapat meningkatkan perekonomian masyarakat desa. BUMDes telah berdiri tetapi belum memberikan peluang kerja bagi masyarakat desa. Penerimaan hasil usaha BUMDes belum memberikan kontribusi dalam peningktan Pendapatan Asli Desa. Aspek pengelolaan sumber daya manusia, Ketua dan Sekretaris BUMDes lebih dominan berpendidikan SMP/SLTA, pendidikan S.1 Sebanyak 3 orang, dan pendidkan S2 sebanyak 1 orang. Kepala Desa dan Sekretaris desa lebih dominan berpendidikan SLTA, terdapat 1 orang sekretaris Desa berpendidkan S.1. masih minimnya pendidkan informal yang diikuti oleh perangkat desa dan pengelola BUMDes.Aspek peranan pemerintah desa dalam mengelola BUMDes, Perangkat Desa telah mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh BPMPD Kabupaten Musi Rawas, Balai Besar Pengembangan Latihan Massyarakat, dan mengikuti pelatihan yang diselenggarkan oleh pihak lain yang pelaksanaannya tidak terencana.
PENYELESAIAN SENGKETA PENGANGKUTAN LAUT
R. Juli Moertiono
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 4 No. 1 (2019): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (87.09 KB)
|
DOI: 10.32696/jp2sh.v4i1.272
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan hukum dalam pengangkutan laut dan bagaimana penyelesaian sengketa pengangkutan laut. Pendekatan penelitian ini menggunakan penelitian studi literatur dengan mencari referensi teori yang relevan dengan kasus atau permasalahan yang ditemukan. Referensi teori yang diperoleh dengan jalan penelitian studi literatur dijadikan sebagai fondasi dasar dan alat utama bagi praktek penelitian ditengah lapangan. Adapun hal yang akan diteliti yaitu untuk mendeskripsikan hubungan hukum dalam pengangkutan laut dan penyelesaian sengketa pengangkutan laut. Metodologi penelitian yang digunakan adalah dengan cara observasi, studi literatur dan studi dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan dengan metode analisis deskriptif. Metode analisis deskriptif dilakukan dengan cara mendeskripsikan fakta-fakta yang kemudian disusul dengan analisis, tidak semata-mata menguraikan, melainkan juga memberikan pemahaman dan penjelasan secukupnya. Temuan/hasil penelitian (1) hubungan hukum dalam pengangkutan laut adalah hubungan hukum perikatan yang didasarkan prinsip timbal balik antara pengangkut dengan pengirim, dimana pengangkut mengikatkan diri untuk menyelenggarakan pengangkutan barang dan/atau orang dari suatu tempat ke tempat tujuan tertentu dengan selamat, sedangkan pengirim mengikatkan diri untuk membayar uang angkutan. (2) penyelesaian sengketa pengangkutan laut dapat dilakukan dengan dua cara yaitu non-litigasi (perdamaian) dan litigasi (jalur hukum). Penggunaan model penyelesaian sengketa non litigasi lebih mengutamakan pendekatan “konsensus” dan berusaha mempertemukan kepentingan pihak-pihak yang bersengketa serta bertujuan mendapatkan hasil penyelesaian sengketa ke arah win-win solution dengan mengedapankan prinsip keadilan yang ingin dicapai adalah keadilan komutatif. Sedangkan penyelesaian melalui lembaga atau instansi yang berwenang membutuhkan pengetahuan tentang tata cara dan/atau aturan yang berlaku bagi penyelesaian sengketa tersebut yaitu berupa aturan-aturan hukum yang bersifat prosedural.
EFEKTIFITAS LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN SIKAP KEDISIPLINAN SISWA
San Putra
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 4 No. 1 (2019): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (70.464 KB)
|
DOI: 10.32696/jp2sh.v4i1.273
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas layanan bimbingan kelompok untuk meningkatkan sikap kedisiplinan pada siswa di MTs Al-Washliyah Stabat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan bimbingan konseling (PTBK) yaitu upaya yang dilakukan secara terencana dan sistematis dengan melakukan refleksi terhadap praktik pelayanan selanjutnya dilakukan tindakan perbaikan untuk peningkatan praktik pelayanan konseling. Subjek penelitian ini adalah siswa MTs Al-Washliyah Stabat yang dipilih satu kelas yang menunjukan adanya permasalahan mengenai sikap kedisiplinan pada siswa, yang ditetapkan berdasarkan data dari guru bimbingan dan konseling juga pengamatan langsung peneliti, kemudian melalui instrumen kedisiplinan siswa didapat 9 siswa yang menjadi subjek penelitian. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa layanan bimbingan kelompok sangat efektif dan dapat meningkatkan sikap kedisiplinan pada siswa sebesar 77,8%. Maka peneliti menyarankan guru bimbingan konseling dapat menggunakan layanan bimbingan kelompok sebagai alternatif yang tepat menangani permasalahan siswa khususnya meningkatkan sikap kedisiplinan pada siswa MTs Al-Washliyah Stabat.
MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DALAM MENYUSUN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KURIKULUM 2013 MELALUI WORKSHOP
Renold Pasaribu
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 4 No. 1 (2019): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (55.13 KB)
|
DOI: 10.32696/jp2sh.v4i1.274
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi profesional guru dalam menyusun rencana pelaksanaan pembelajarn melalui workshop di SMP Singosari Deli Tua pada tahun pelajaran 2017/2018. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan sekolah melalui 2 siklus, dimana masing-masing siklus memiliki tahap: (1) Perencanaan, (2) Pelaksanaan dan Pengamatan, (3) Evaluasi dan (4) Refleksi.Subyek dalam penelitian ini adalah berjumlah 15 orang guru yang mengajar di SMP Singosari Deli Tua .Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik observasi, kesioner,wawancara dan studi dokumentasi.Teknik analisa data yang digunakan di dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan pehitungn persen jumlah guru yang sudah mampu menyusun RPP Kurikulum 2013 dan yang belum mampu menyusun RPP Kurikulum 2013. Hasil penelitian menunjukkan: (1). Terdapat peningkatan jumlah guru yang mampu menyusun rencana pelakanaan pembelajaran dari 15 orang guru,baru 8. (53,33%) guru yang mampu menyusun RPP Kurikulum 2013 pada siklus I kemudian meningkat pada siklus II menjadi 14 (93,33%) guru yang sudah mampu menyusun RPP Kurikulum 2013; (2) Terdapat penurunan jumlah guru yang tidak mampu menyusun RPP kurikulum 2013, dari 15 orang guru,terdapat 7 (46,67%) guru belum mampu menyusun RPP Kurikulum 2013 pada siklus I kemudian pada siklus II terjadi penurunan jumlah guru yang belum mampu menyusun RPP Kurikulum 2013 menjadi 1 (6,67%) guru yang belum mampu menyusun RPP Kurikulum 2013 secara baik; (3) Kompetensi profesional guru dalam menyusun RPP Kurikulum 2013 dapat meningkat melalui workshop.