Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Reswara adalah Jurnal pengabdian kepada masyarakat yang ditertbitkan dan dikelola oleh Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Dharmawangsa (LPkM UNDHAR). Jurnal ini diharapakan dapat menjadi alat informasi dan sosialisasi mengenai hasil-hasil pengabdian dari seluruh civitas akademika tentang berbagai macam inovasi dan solusi-solusi dalam berbagai persoalan dalam masyarakat. Artikel yang dimuat dalam Reswara meliputi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat yang mempunyai relevansi dengan: Bidang pembangunan manusia dan daya saing bangsa Pengentasan kemiskinan berbasis sumber daya lokal Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal Bidang peternakan, perikanan, dan kehutanan Pengembangan ekonomi, kewirausahaan, koperasi, industri kreatif, dan UMKM Pengembangan teknologi berwawasan lingkungan Bidang ilmu dan teknologi komputer Bidang sastra dan budaya Bidang hukum Bidang komunikasi dan soial politik Bidang pendidikan yang berorientasi integrasi nasional dan harmoni sosial
Articles
200 Documents
Search results for
, issue
"Vol 4, No 1 (2023)"
:
200 Documents
clear
PELATIHAN PENGGUNAAN APLIKASI DISEMINASI INFORMASI DI KPT TELKOM MAKASSAR
Fahrudin, Tora;
Asror, Ibnu;
Suwawi, Dawam Dwi Jatmiko;
Wibowo, Yanuar Firdaus Arie
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2264
Kegiatan pelatihan yang diselenggarakan di Kelompok Pendidikan Terpadu Telkom Makassar ini adalah program pengabdian pada masyarakat yang bertujuan untuk membantu pihak pengelola pendidikan Telkom Schools dalam memanfaatkan penggunaan WhatsApp (WA) sebagai sarana penyebaran informasi kepada sivitas akademika yg didapatkan melalui assesstment awal permasalahan mitra dalam mendiseminasikan informasi. Dengan menggunakan aplikasi penyebaran informasi melalui WA ini, diharapkan informasi-informasi penting dan sifatnya dinamis dapat sampai dalam waktu yang singkat dan efektif kepada orang tua siswa maupun siswa. Selain melalui aplikasi, aplikasi ini dilengkapi dengan Application Programming Interface (API) sehingga memungkinkan pengiriman informasi dapat diintegrasikan dengan aplikasi-aplikasi yang lain seperti Sistem Informasi Akademik maupun Sistem Informasi Perpustakaan. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini membutuhkan waktu lebih kurang enam bulan, yang meliputi observasi dan diskusi awal, pembuatan aplikasi, pelatihan penggunaan aplikasi, pembuatan video dokumentasi, serta pembuatan laporan akhir. Pelatihan diberikan kepada kepala sekolah maupun admin masing-masing sekolah melalui aplikasi zoom. Hasil dari pengabdian masyarakat ini diperoleh feedback pelaksanaan pelatihan yaitu sebesar 60% setuju dan 40% sangat setuju bahwa materi yang disampaikan sesuai dengan kebutuhan mitra. Selain itu sebesar 53.33% setuju dan 46.67% sangat setuju bahwa teknologi yang ditawarkan sangat bermaanfaat. Terkait dengan kemudahan penyajian materi sebesar 53.33% menyatakan setuju dan 46.67% setuju
EDUKASI BAGI ANAK DALAM UPAYA PREVENTIF TINDAK KEJAHATAN SEKSUAL DENGAN MODUS CHILD GROOMING
Rachmawati, Ida;
Listyaningrum, Indah;
Waysang, Julia Magdalena;
Suratiningsih, Dewi;
Sari, Ade Risna
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2399
Fenomena meningkatnya kasus kekerasan dan pelanggaran hak-hak anak khususnya pada kasus pelecehan dan eksploitasi seksual di Indonesia masih menjadi permasalahan serius yang mengancam keamanan anak. Child grooming merupakan salah satu modus kejahatan baru dalam pelecehan dan eksploitasi seksual dengan menggunakan media sosial. Kemudahan mengakses media sosial dan berbagai jenis platform komunikasi lainnya oleh para pelaku maupun korban, serta minimnya pengetahuan anak dan orang tua terkait child grooming menyebabkan banyak kasus ini meningkat. Oleh karena itu, perlu dilakukan edukasi kepada publik terkait child grooming sebagai modus kejahatan seksual baru untuk meminimalisir peningkatan kasus. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini diberikan kepada siswa-siswi dan guru SMPN 01 Sui-Kakap, Kabupaten Kubu Raya sebagai upaya untuk memberikan pengetahuan mengenai child grooming, menumbuhkan kesadaran serta memberikan keterampilan dan motivasi bagi anak agar mampu menjaga dan melindungi diri sendiri dan lingkungannya agar terhindar dari segala modus kejahatan seksual, khususnya child grooming. Kegiatan ini menggunakan metode sosialisasi dan partisipasi aktif melalui pendekatan diskusi/sharing. Hasil dari kegiatan ini adalah, terlibatnya anak sebagai individu yang merupakan agent of change agar anak dapat mengenal diri dan lingkungannya sebagai tindakan preventif guna meminimalisir tindak kejahatan child grooming
IMPLEMENTASI BREAK EVENT POINT SEBAGAI ALAT BANTU PERENCANAAN LABA UMKM PENGGUNA BAWANG MERAH KABUPATEN KENDAL
Mardjono, Enny Susilowati;
Setyowati, Lilis
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2546
UMKM pengguna brambang goreng diKabupaten Kendal, selaku mitra dari kegiatan kedaireka pengabdian kepada masyarakat memiliki kendala dalam menentukan laba usaha. Kendala pertama yaitu pengetahuan yang terbatas karena dalam mengorganisir dan mencatat pendapatan dan identifikasi biaya-biaya proses produksi masih menggunakan cara – cara konvensional. Kendala selanjutnya adalah dalam penentuan harga jual produk masih belum memperhitungkan fixed cost dan variable cost dan masih tercampur dengan biaya dan kebutuhan pribadi owner. Keterbatasan informasi dan pengetahuan dari mitra serta belum optimalnya binaan UMKM dengan lembaga resmi pemerintah. Untuk mengatasi kendala-kendala tersebut, dibuatlah pelatihan pengidentifikasian komponen biaya-biaya fixed cost dan variable cost serta depresiasi yang diperlukan dan pengakuan pendapatan pada waktu yang tepat untuk menentukan BEP guna merencanakan laba yang tepat. Pengakuan Pendapatan dan Biaya dengan memperhitungkan kebijakan akuntansi dirancang berdasarkan kondisi proses usaha masing-masing bidang usaha UMKM. Sosialisasi mengenai identifikasi biaya dan pendapatan serta pembukuan UMKM yang benar sesuai standar akuntansi dan pendampingan pembukuan akuntansi serta penentuan Break Event Point (BEP) dilakukan agar mitra bisa mendapatakan laba riil untuk meningkatkan laba usahanya. Kerjasama dengan pemerintah dan perguruan tingi lewat kedaireka bertujuan membantu peningkatan pengembangan UMKM. Dari hasil evaluasi yang dilakukan dengan pengimplementasian Break Event Point (BEP) pada UMKM pengguna bawang merah dapat menentukan BEP yang tepat untuk meningkatkan laba bulanan tepat untuk peningkatan produksi UMKM dari tahun ke tahun
SOSIALISASI LITERASI KEUANGAN SYARIAH PADA PEREMPUAN PELAKU USAHA KONVEKSI DI SENTRA INDUSTRI PADURENAN KUDUS
Amaroh, Siti
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2334
Literasi keuangan berkaitan dengan pengetahuan, sikap, dan perilaku keuangan. Program pengabdian masyarakat ini bersifat kolaboratif dan dilaksanakan dalam rangka memberikan sosialisasi tentang literasi keuangan berbasis syariah. Pendekatan penelitian tindakan partisipatif dilakukan dengan memfasilitasi peserta untuk memahami tentang keuangan syariah. Peserta terdiri dari pelaku usaha konveksi baik pemilik maupun para mitra produksi. Kegiatan sosialisasi menghadirkan fasilitator pertama yang menyampaikan tentang program studi pada perguruan tinggi Islam baik pada keilmuan berbasis agama maupun umum, dan menyampaikan pengelolaan keuangan perspektif Islam. Fasilitator kedua menyampaikan tentang literasi keuangan, literasi keuangan syariah, dan memberikan kuesioner. Para peserta diberikan kuesioner untuk mengetahui tingkat literasi keuangannya. Berdasarkan jawaban pada kuesioner menunjukkan bahwa tujuan keuangan meliputi kebutuhan pokok, biaya pendidikan, dan pengembangan usaha. Peserta tidak memiliki pemahaman yang cukup tentang keuangan syariah sehingga kegiatan ini dinilai memberikan dampak positif
PHYSICS DIGITAL LABORATORY (PDL) SEBAGAI ALTERNATIF LABORATORIUM DIGITAL BAGI SISWA MADRASAH MUHAMMADIYAH NANGAHURE
Farizi, Zakaria Al;
Koten, Florentinus Primarius Naraama;
Abdullah, Abdullah
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2467
MA Muhammadiyah Nangahure merupakan salah satu sekolah tingkat SMA yang berstatus swasta dan terletak di pinggiran Kota Maumere NTT. Sekolah ini belum memiliki laboratorium sendiri dan masih menumpang dengan laboratorium MTs (yang masih dalam satu yayasan) untuk memenuhi kebutuhan praktek kerja eksperimen siswa. Namun laboratorium ini juga masuk dalam kategori yang tidak layak karena belum memadai. Hal ini mengakibatkan jarangya kegiatan eksperimen pada pelajaran fisika dan berdampak pada kurang maksimalnya hasil belajar siswa. Sebagai alternatif terbaik diamati dari segi ekonomi, laboratorium virtual menjadi pilihan yang paling rasional. Physics Digital Laboratory (PDL) sebagai alternatif laboratorium fisika. PDL merupakan panduan dengan bentuk E-Book yang menyajikan seluruh praktikum fisika dalam bentuk digital. PDL menyajikan link aplikasi praktikum dan panduan percobaan praktikum. Hal tersebut akan membantu siswa dan guru dalam melakukan praktikum dengan baik walau tanpa adanya laboratorium. Metode pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan tiga tahap yakni: 1) Pembuatan produk, 2) Pemberitahuan pada siswa tentang produk dan 3) Pengukuran hasil belajar siswa. Tujuan dalam pengabdian ini adalah membentuk E-Book PDL yang dapat digunakan siswa sebagai pedoman dalam melakukan praktikum basis digital. Hasil akhir yang dicapai dalam pengabdian ini ialah bentuk E-book PDL dan hasil akhir tes siswa yang mengalami peningkatan
PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT DENGAN PEMANFAATAN HASIL PERTANIAN JERUK BANGLE MENJADI OLAHAN MAKANAN SELAI JERUK
Rusmini, Rusmini;
Syarofi, Muhammad;
Baiti, Siti Nur;
Huda, M Syamsul;
Azizah, Siti Nur
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2584
Desa Gadingrejo Kecamatan Umbulsari Kabupaten Jember merupakan salah satu desa dengan potensi alam yang dapat dijadikan sebagai sumber penghasilan. Potensi yang paling menonjol yaitu hasil pertanian buah jeruk. Buah jeruk di Gadingrejo memiliki kualitas yang baik, rasanya manis dan segar bahkan mampu bersaing menembus pasar nasional. Namun, petani Desa Gadingsari memiliki permasalahan yang belum teratasi yaitu terkait dengan penanggulangan kerugian akibat hasil panen buah jeruk yang tidak memenuhi kualitas untuk dipasarkan. Buah jeruk dengan kualitas rendah dan dikategorikan sebagai produk gagal ini disebut dengan Jeruk Bangle. Tujuan dari pelaksanaan pengabdian ini adalah memberikan solusi bagi petani dan masyarakat di Desa Gadingrejo untuk memanfaatkan Jeruk Bangle menjadi produk olahan selai yang memiliki nilai jual sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di Desa Gadingrejo. Kegiatan ini dilakukan dengan memberikan pelatihan pembuatan selai jeruk kepada para petani, ibu-ibu PKK dan muslimat di Desa Gadingrejo. Hasil dari kegiatan pengabdian ini meliputi peserta memiliki pengetahuan tentang potensi dan manfaat jeruk bangle, peserta mengetahui pengolahan selai jeruk bangle, peserta berminat untuk berwirausaha dengan ide usaha selai jeruk bangle
PEMBERDAYAAN PELAKU UMKM MELALUI PELATIHAN PENGEMASAN PRODUK SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PENJUALAN
Utami, Kristiana Sri;
Prasetya, Bangun Putra;
Rifa'i, Ahmad
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2046
Kegigihan dalam menjalankan usaha dengan pengelolaan yang masih sangat terbatas dilakukan oleh anggota UP2K (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga) Kelurahan Gedongkiwo, Kecamatan Matrijeron, Yogyakarta. Volume penjualan rendah serta jangkauan pemasaran sangat terbatas menjadi salah satu persoalan yang saat ini dihadapi. Pemasaran produk dilakukan secara konvensional, pengemasan produk masih sangat sederhana berdampak minimnya daya tarik pembeli. Hal tersebut disebabkan masih rendahnya pemahaman pelaku usaha tentang pentingnya pengemasan produk sebagai bagian dari strategi pemasaran. Oleh karena itu pengabdian kepada masyarakat ini sangat penting dilakukan. Metode pengabdian dengan penyuluhan serta praktik pengemasan ini merupakan salah satu solusi yang tepat bagi pelaku usaha anggota UP2K Kelurahan Gedongkiwo dalam mengatasi permasalahannya saat ini. Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 5 Maret 2022 berlokasi di Balai Pertemuan Kelurahan Gedongkiwo, yang dihadiri oleh 25 anggota UP2K. Pelatihan ini memiliki hasil luaran yaitu setiap peserta memiliki pengetahuan tentang pengemasan, mengenal jenis-jenis bahan kemasan, mampu memilih kemasan yang tepat, mampu mengemas produknya secara menarik. Hasil pengabdian ini nantinya akan ditindaklanjuti dengan pendampingan pengemasan dan pelatihan pemasaran produk secara digital (Digital Marketing)
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI BERBASIS SMART KAMPUNG UNTUK MENINGKATKAN MUTU PELAYANAN PUBLIK
Sumaryanti, Lilik;
Muchlis, Dirwan
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2391
Penyelenggaraan pemerintahan kampung dalam bentuk pengaturan atau pemberian layanan umum guna melayani kebutuhan masyarakat oleh aparat /pemerintah kampung, masih dilakukan dalam ruang lingkup kantor yang dibatasi waktu pelayanan, serta belum menyajikan standar pelayanan publik yang memberikan keterbukaan akses informasi. Aparat seringkali lalai dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, seperti keterlamatan masuk kantor atau sedang tidak berada di kantor pada saat jam pelayanan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengimplementasikan teknologi berbasis “Smart Kampungâ€, guna meningkatkan kualitas pelayanan publik. Hasil penerapan aplikasi menjadi upaya untuk mendukung kinerja pemerintah kampung dalam meningkatkan mutu pelayanan, yang mengintegrasikan berbagai manajamen administrasi dan menyajikan keterbukaan akses informasi terkait prosedur dan dokumen persyaratan penyelenggaraan pelayanan bagi semua kalangan masyarakat, integrasi data penduduk, dan kemudahan akses karena dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja. Berdasarkan hasil analisis kepuasaan pengguna terhadap implementasi aplikasi dan pelaksanaan program pelatihan serta pendampingan, dengan media bantu kuisoner bagi responden yang terlibat, menyatakan sangat setuju bahwa penerapan aplikasi dapat membantu meningkat kualitas mutu pelayanan, dengan 92% dari aparat kampung, dan masyarakat 89%
PENYULUHAN PENGGUNAAN BAHAN PEWARNA PADA MAKANAN DI DESA RANCA BUNGUR KABUPATEN BOGOR
Wahyuningrum, Ayunda Sri;
Emilda, Emilda
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2516
Kurangnya pengetahuan dan pemahaman warga desa Ranca Bungur Kabupaten Bogor tentang bahan pewarna makanan mengakibatkan minimnya penggunaan bahan pewarna alami, maraknya penggunaan bahan pewarna sintetis tanpa menyadari kandungan maupun bahayanya bagi kesehatan, serta kurangnya kesadaran terhadap penggunaan bahan pewarna yang dilarang untuk makanan. Kondisi ini perlu diperbaiki dengan diadakannya penyuluhan berupa sosialisasi tentang bahan pewarna sintetis dan alami, demonstrasi pembuatan pewarna makanan dari beberapa bahan alami beserta contoh penerapannya, hingga peninjauan perkembangan pengetahuan dan pemahaman warga dengan pemberian pretest dan posttest. Hasil dari kegiatan penyuluhan ini adalah adanya perkembangan pengetahuan dan pemahaman warga, yakni peningkatan pengetahuan sebesar 13,08% tentang jenis-jenis pewarna makanan, sebesar 25,38% tentang bahan pewarna makanan sintetis dan pengaruhnya bagi kesehatan, sebesar 6,54% berkaitan dengan bahan pewarna yang dilarang untuk makanan beserta ciri-cirinya, dan peningkatan sebesar 24,23% berkaitan dengan bahan pewarna alami, yakni memahami cara mendapatkan dan membuat bahan-bahan pewarna alami yang lebih aman dan sehat untuk dikonsumsi
PENERAPAN BAMBU PADA FURNITUR DAN AKSESORIS INTERIOR SEBAGAI NILAI TAMBAH HOMESTAY DI DESA WISATA
Indahyani, Titi;
Dewanti, Nabilla Retnaning
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2673
Homestay berbasis masyarakat di desa wisata saat ini menjadi salah satu fasilitas penunjang pariwisata yang berpotensi untuk dikembangkan menjadi fasilitas pendukung yang unik bagi wisatawan dan pemasukan tambahan bagi masyarakat untuk mendukung keberlanjutan pariwisata lokal. Fasilitas di dalam homestay seperti elemen interior, furnitur dan aksesoris interior menjadi sangat penting untuk mendukung peningkatan pelayanan terhadap para wisatawan. Furnitur dan aksesoris interior khususnya, juga dapat dimanfaatkan untuk lebih memperkuat identitas lokal. Material bambu yang cukup melimpah di desa wisata juga diintegrasikan pada rancangan desain pada kegiatan pemberdayaan masyarakat ini untuk mendukung nilai tambah produk dan memberikan pengalaman nuansa alam yang khas pedesaan yang tak terlupakan bagi para wisatawan. Tujuan umum dari kegiatan ini adalah memberikan wawasan tambahan terhadap fasilitas homestay yang dikelola masyarakat agar selain dapat memberikan nilai tambah bagi produk lokal khususnya aksesoris interior yang terdapat di dalam homestay juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan perekonomian di desa wisata. Metode yang digunakan adalah mengumpulkan data, wawancara kepada mitra, melakukan proses desain dan pengembangan desain, membuat prototype, dan menyusun materi pelatihan bagi masyarakat desa. Selanjutnya dilakukan pelatihan untuk menambah wawasan terkait penerapan bambu dan interior homestay. Beberapa prototipe, foto dan paparan materi disampaikan kepada para peserta untuk mendukung pelatihan agar dapat lebih memperjelas pemahaman akan pentingnya memberikan nilai tambah bagi produk bambu. Luaran program ini merupakan pengenalan wawasan para peserta terhadap rancangan dan tata letak desain interior, furnitur dan aksesoris interior homestay. Peserta juga melakukan pelatihan membuat produk dari bambu dan produk yang terinspirasi dari kekhasan alam di desa. Semua peserta berhasil menyelesaikan materi pelatihan yang dapat bermanfaat untuk mendukung kebutuhan akan fasilitas homestay yang berdampak bagi keberlanjutan UMKM dan pariwisata di desa wisata