cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
livana.ph@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
livana.ph@gmail.com
Editorial Address
Jl. Subali Raya No. 12, Krapyak SEMARANG, Jawa Tengah
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ners Widya Husada
ISSN : 23563060     EISSN : 27219860     DOI : https://doi.org/10.33666/jners
Core Subject : Health, Education,
Jurnal ini berisi naskah ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi S1 Ilmu Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Widya Husada Semarang, pada frekwensi 3 kali dalam setahun
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2014)" : 9 Documents clear
EFIKASI ASSERTIVE TRAINING THERAPY TERHADAP SIKAP ASERTIF SUAMI DAN RISIKO KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA DI BOGOR Aini, Khusnul; Keliat, Budi Anna; Nuraini, Tuti
Jurnal Ners Widya Husada Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Widya Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.457 KB) | DOI: 10.33666/jners.v2i1.129

Abstract

Kekerasan dalam rumah tangga adalah setiap aktivitas yang menyebabkan penderitaan secara fisik, seksual, psikologi, atau pengabaian dalam keluarga. Secara umum dialami oleh perempuan oleh pasangannya. Perilaku kekerasan ini sangat berbahaya yang bisa terjadi pada salah seorang atau lebih dari anggota keluarga. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efikasi pengaruh terapi latihan asertif terhadap kemampuan asertif suami dan risiko kekerasan dalam rumah tangga. Desai penelitian menggunakan? Quasi Experiment Pre-Post test with Control Group?. Responden terdiri dari 60 orang kepala rumah tangga, 30 rang mendaptkan terapi latihan asertif dan 30 orang hanya mendaptkan terapi komunikasi generalis sebagai kelompok control. Hasil penelitian ini menunjukkan efikasi dari terapi latihan asertif sebesar 67,4% dengan peningkatan yang signifikan (p-value ? 0.05). Sementara risiko kekerasan dalam rumah tangga turun sebesar 29,6% dengan penurunan yang signifikan (p-value ? 0.05). Terapi latihan asertif direkomendasikan pada suami dengan risiko kekerasan dalam rumah tangga.Kata kunci : Terapi latihan asertif, kemampuan asertif, kekerasan dalam rumah tangga
HUBUNGAN ANTARA POLA PEMBERIAN ASI DENGAN PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR PADA BATITA DI POSYANDU RW III DESA BOJA KECAMATAN BOJA KABUPATEN KENDAL Apriana, R.; ti, Bek
Jurnal Ners Widya Husada Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Widya Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.138 KB) | DOI: 10.33666/jners.v2i1.134

Abstract

Berdasarkan data SDKI menunjukkan adanya penurunan jumlah bayi yang mendapatkan ASI eksklusif dari 39,5% pada tahun 2002 menjadi 32% pada tahun 2007, dengan pemberian ASI secara rutin pada anak usia dini berdampak pada perkembangan motorik kasar. Pemberian ASI di Indonesia baru mencapai 15,3% dan pemberian susu formula meningkat dari 10,3% menjadi 32,5%, sehingga perlu dilakukan penelitian secara empiris untuk mengetahui hubungan pemberian ASI dengan perkembangan motorik kasar batita di posyandu RW III desa Boja Kecamatan Boja Kabupaten Kendal. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif survey analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi yang diteliti adalah ibu dengan batita. Sampel yang diteliti adalah 30 batita. Variabel yang diteliti adalah pola pemberian ASI sebagai variabel bebas dan perkembangan motorik kasar sebagai variabel terikat. Data diperoleh dari kuesioner dan dianalisis secara univariate dan bivariate menggunakan fisher exact test.Ada hubungan yang signifikan pola pemberian ASI dengan perkembangan motorik kasar batita di posyandu RW III Desa Boja Kecamatan Boja Kabupaten Kendal dengan uji fisher nilai p value 0,024, dengan dibuktikan dari 30 anak (100%) sebagian besar yaitu 13 anak (43,3%) pola pemberian ASI eksklusif dengan perkembangan motorik kasar normal, 10 anak (33,3%) pola pemberian ASI predominan  dan 7 anak (23,3%) parsial dengan perkembangan motorik kasar nomal / suspect.Kata Kunci: pola pemberian ASI, dan perkembangan motorik kasar batita
PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA DI SDN 1 NGAREANAK KECAMATAN SINGOROJO KABUPATEN KENDAL Wulandari, Priharyanti; Trisnarianti, Ni Made Diah
Jurnal Ners Widya Husada Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Widya Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.281 KB) | DOI: 10.33666/jners.v2i1.130

Abstract

Dari hasil studi pendahuluan dengan 10 siswa, siswa yang mendapat pola asuh demokratis 6, otoriter 2 dan permisif 2. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan prestasi belajar siswa di SDN 1 Ngareanak Kecamatan Singorojo Kabupaten Kendal. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa di SDN 1 Ngareanak yang berjumlah 167 siswa. Pengambilan sampel dengan teknik stratified random sampling. Didapatkan sampel sebanyak 63 responden. Intrumen yang digunakan adalah kuesioner. Analisa data menggunakan uji Chi-Square. Berdasarkan hasil analisis diperoleh data dari 63 responden penelitian, orang tua dengan pola asuh demokratis sebanyak 50 (79,4%), otoriter 9 (14,3%), permisif 4 (6,3%). Siswa dengan prestasi belajar baik 57 (90,5%), cukup 6 (9,5%), kurang  0 (0%). Dari hasil analisis didapatkan nilai x² sebesar 41,311 dengan p value sebesar 0,000 ? 0,05. Ada hubungan pola asuh orang tua dengan prestasi belajar siswa di SDN 1 Ngareanak Kecamatan Singorojo Kabupaten Kendal. Kata Kunci : Pola asuh orang tua, Prestasi belajar siswa
PERILAKU PENCEGAHAN INFEKSI MENULAR SEKSUAL PADA KOMUNITAS HOMOSEKSUAL DI SEMARANG Kustriyani, M.; Katili, M. I.; Putra, D. S.
Jurnal Ners Widya Husada Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Widya Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.723 KB) | DOI: 10.33666/jners.v2i1.126

Abstract

Infeksi Menular Seksual atau lebih dikenal dengan sebutan IMS adalah berbagai infeksi yang dapat menular dari satu orang ke orang lain melalui kontak seksual. Dirjen P2M dan penyehatan lingkungan pemukiman Depkes RI menyatakan dari jumlah kasus HIV/AIDS dan IMS di Indonesia 12% diantaranya adalah homoseksual. Berdasarkan cara penularan HIV/AIDS dan IMS di Indonesia, pemakaina obat-obatan intravena berkontibusi hanya 2% terhadap penularan HIV. Sedangkan homoseksual (30%) menduduki peringkat ke 2 setelah heteroseksual. Homoseksual adalah perbedaan terhadap orientasi seksual yang ditandai dengan timbulnya rasa suka terhadap orang lain yang mempunyai kelamin sejenis. Tujuan penelitian ini sendiri adalah untuk mengetahui gambaran homoseksual dalam pencegahan infeksi menular seksual di Semarang. Jenis penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, sampel diambil dengan cara snowball sampling dengan jumlah sampel 6 orang. Pengumpulan data menggunakan indepth interview. Hasil penelitian yang sudah dilakukan didapatkan 6 tema yaitu alasan mengapa menjadi homoseksual, pengetahuan tentang infeksi menular seksual, perilaku seksual yang dilakukan homoseksual, dan perilaku pencegahan yang dilakukan homoseksual. simpulan : Meskipun homoseskal sudah mengetahui tentang IMS dan pencegahannya, namun belum semuanya menerapkan perilaku pencegahan IMS seperti menggunkan kondom. Kata Kunci : Perilaku, infeksi menular seksual, homoseksual.
HUBUNGAN KEPERCAYAAN DIRI DENGAN POLA PEMBERIAN AIR SUSU IBU PADA IBU MENYUSUI YANG BEKERJA DI KELURAHAN MANGKANG KULON WILAYAH KERJA PUSKESMAS MANGKANG KOTA SEMARANG rin, Tam
Jurnal Ners Widya Husada Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Widya Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.532 KB) | DOI: 10.33666/jners.v2i1.131

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan yang terbaik bagi bayi, komposisi ASI paling sesuai dengan kondisi fisiologis bayi. Data pada Profil Kesehatan Indonesia tahun 2012 menunjukkan bahwa pemberian ASI eksklusif di Indonesia masih rendah, yaitu 48,6%. Penelitian ini untuk mengetahui hubungan kepercayaan diri dengan pola ASI pada ibu menyusui yang bekerja di Kelurahan Mangkang Kulon Wilayah Kerja Puskesmas Mangkang Kota Semarang. Jenis penelitian kuantitatif non-eksperimental dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sebanyak 47 orang. Pengambilan data dengan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Kendall Tau. Tingkat kepercayaan diri menunjukkan bahwa 20 orang (42,6%) sangat percaya diri, 16 orang (34%) percaya diri, 9 orang (19,1%) percaya diri rendah, dan 2 orang (4,3%) sangat tidak percaya diri.Pola pemberian ASI pada ibu menyusui yang bekerja menunjukkan bahwa 12 orang (25,5%) mempunyai pola pemberia ASI eksklusif, 10 orang (21,3%) mempunyai pola pemberian ASI predominan, dan 25 orang (53,2%) mempunyai pola pemberian ASI parsial. Hasil uji Kendall Tau menunjukkan p value sebesar 0,001 atau lebih kecil dari 0,05 (0,001 < 0,05), H0 ditolak dan Ha diterima, nilai r = 0,445. Berarti Ada Hubungan Kepercayaan Diri Dengan Pola Pemberian Air Susu Ibu Pada Ibu Menyusui Yang Bekerja Di Kelurahan Mangkang Kulon Wilayah Kerja Puskesmas Mangkang Kota Semarang. Kata Kunci: Kepercayaan Diri, Pola Pemberian ASI, Ibu Menyusui Yang Bekerja
PENGARUH DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PENDERITA KUSTADI PUSKESMAS SE-KORWIL KENDALKABUPATEN KENDAL Widyaningsih, T. S.; ban, Marka
Jurnal Ners Widya Husada Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Widya Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.786 KB) | DOI: 10.33666/jners.v2i1.127

Abstract

Kusta masih merupakan masalah kesehatan di Indonesia dan di dunia, menurut catatan dari Dinas Kesehatan Kendal pada tahun 2008 sampai dengan 2012 terdapat 116 orang di diagnosa kusta, diantaranya 90 orang telah selesai pengobatan dan 27 orang lainnya masih menjalani pengobatan. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis hubungan antara dukungan keluarga terhadap kepatuhan minum obat pada penderita kusta di Puskesmas Se-Korwil Kabupaten Kendal.Penelitian ini merupakan penelitian korelasi dengan pendekatan Cross Sectional dan instrument penelitiannya berupa kuesioner.Teknik sampel yang digunakan adalah sampling jenuh.Analisa data yang digunakan yaitu Rank spearman. Hasil penelitian ini didapatkan Dukungan Keluarga yang mendukung dengan Kepatuhan Minum Obat,ditemukan bahwa yang patuh minum sebanyak 15 responden (62,5%), sementara yang tidak patuh minum obat sebanyak 2 responden (8,3%). Dukungan Keluarga yang tidak mendukung Kepatuhan Minum Obat, yang patuh minum obat sebanyak 2 responden (8,3%), sementara yang tidak patuh minum obat  sebanyak 5 responden (20,8%). Nilai p value 0.002 (p<0,05), rho = 0.597. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara dukungan keluarga terhadap kepatuhan minum obat.Dengan adanya penelitian ini diharapkan bagi masyarakat yang kurang tahu pentingnya dukungan keluarga dalam kepatuhan pengobatan kusta sebaiknya perlu diberikan pendamping atau pengawas minum obat oleh petugas kesehatan.Kata Kunci: dukungan keluarga, tingkat kepatuhan, Kusta
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN ORANG TUA TENTANG DIARE DENGAN LAMA PERAWATAN DI RUANG MELATI RSUD TUGUREJO SEMARANG Widyaningsih, T. S.
Jurnal Ners Widya Husada Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Widya Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.787 KB) | DOI: 10.33666/jners.v2i1.132

Abstract

Banyaknya kasus diare akan mempengaruhi jumlah hari perawatan pasien, hal ini dapat dilihat dari hasil studi pendahuluan dengan jumlah total hari perawatan pada pasien diare di Ruang Melati RSUD Tugurejo Semarang pada tahun 2012 sebanyak 1.476 hari perawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan orang tua tentang diare dengan lamanya perawatan di Ruang Melati RSUD Tugurejo Semarang. Penelitian ini menggunakan studi deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 68 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara tingkat pengetahuan orang tua tentang diare dengan lamanya perawatan di Ruang Melati RSUD Tugurejo Semarang. (p=0,001 < ?=0,05). Kata kunci :  tingkat pengetahuan orang tua, lama perawatan, anak diare
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI PUSKESMAS KALIKAJAR, KECAMATAN KALIKAJAR KABUPATEN WONOSOBO ianto, Arif; astuti, Windy; Dilian, S. T.
Jurnal Ners Widya Husada Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Widya Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.97 KB) | DOI: 10.33666/jners.v2i1.128

Abstract

Penyakit diare masih merupakan masalah kesehatan di Indonesia. Data jumlah balita yang terkena diare di Kabupaten Wonosobo sebanyak 13.566 balita yang terdapat di 23 Puskesmas. Angka kejadian diare yang tinggi dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan terjadinya diare pada balita. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel sampel penelitian ini dilakukan dengan teknik  accidental sampling sehingga didapatkan 30responden. Pengumpulan data menggunakan koesionerdengan di analisis menggunakan uji chi square. Hasil statistic chi square menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan kejadian diare pada balita (p=0,042). Tidak ada hubungan antara perilaku dengan kejadian diare pada balita (p=0,058). Ada hubungan antara lingkungan fisik dengan kejadian diare pada balita (p=0,013). Pengetahuan dan lingkungan fisik berhubungan dengan terjadinya diare pada balita di Puskesmas Kalikajar Kecamatan Kalikajar Kabupaten Wonosobo. Perilaku tidak berhubungan dengan terjadinya diare pada balita. Diharapkan tenaga kesehatan selalu memberikan penyuluhan kepada masyarakat, khususnya ibu balita untuk melakukan perilaku hidup bersih dan sehat agar terhindar dari diare.  Kata Kunci : pengetahuan, perilaku dan lingkungan fisik, diare balita
PENGARUH SENAM LANSIA TERHADAP SKALA INSOMNIA PADA LANSIA DI PANTI WREDHA HARAPAN IBU NGALIYAN KOTA SEMARANG Retnaningsih, D.; Apriana, R.; yati, Mari
Jurnal Ners Widya Husada Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Widya Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.169 KB) | DOI: 10.33666/jners.v2i1.133

Abstract

Insomnia merupakan gangguan tidur yang sering dialami oleh lansia. Berdasarkan studi pendahuluan didapatkan data lansia mengalami insomnia sebanyak 30 lansia. Gejala yang sering muncul adalah sulit tidur pada malam hari, mudah marah, depresi, gelisah, maag dan kesulitan untuk memulai tidur. Tujuan Penelitian adalah mengetahui Pengaruh senam lansia terhadap penurunan skala insomnia pada lansia di Panti Wredha Harapan Ibu Ngaliyan Kota Semarang.Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif pra eksperimen design dengan jenis penelitian ?One-Group Pre test-post test?. Penelitian ini tidak menggunakan kelompok kontrol. Populasi dan sampel penelitian ini sejumlah 36 lansia dengan menggunakan tehnik total sampling. Intrumen pengukuran skala insomnia yang digunakan adalah kuesioner.Dari 36 responden sebelum mendapatkan perlakuan senam diperoleh data yang mengalami insomnia sedang sebanyak 21 lansia (58,3%), insomnia ringan sebanyak 13 lansia (36,1%) dan insomnia berat 2 lansia (5,6%). Setelah mendapatkan perlakuan senam lansia diperoleh data insomnia ringan sebanyak 26 lansia (27,2%), insomnia sedang 5 lansia (13,9%) dan tidak mengalami insomnia 5 lansia (13,9%). Dari hasil uji statistik Wilcoxon diketahui (p< 0,05) maka Ho ditolak dan Ha diterima.Ada pengaruh senam lansia terhadap skala insomnia pada lansia di Panti Wredha Harapan Ibu Ngaliyan Kota Semarang.Kata Kunci: senam lansia, skala insomnia, lanjut usia

Page 1 of 1 | Total Record : 9