Journal of Nursing and Public Health (JNPH)
Journal of Nursing and Public Health is an open access and peer-reviewed journal. Journal of Nursing and Public Health is an international journal which provides a forum for publishing the scientific works of nurse practitioners, academics, and researchers. It publishes original papers, reviews and short reports on all aspects. The journal is published regularly in every year. Journal of Nursing and Public Health considers submissions on any aspect of public health across age groups and settings. The focus and scopes of the journal include adult Nursing, Emergency nursing, Gerontological nursing, Community nursing, Mental health nursing, Pediatric nursing, Maternity nursing, nursing leadership and management, complementary and alternative medicine (CAM) in nursing, education in nursing, Public health practice and impact, Epidemiology and Biostatistic, Applied Epidemiology, Need or impact assessments, Health service effectiveness, management and re-design, Health Protection including control of communicable diseases, Health promotion and disease prevention, Evaluation of public health programmes or interventions, Public health governance, audit and quality, Public health law and ethics, Health policy and administration, Capacity in public health systems and workforce, Public health nutrition, Environmental health, Occupational health and safety, Reproductive health and Maternal and child health, science, philosophy, and practice of public health, especially in under-developed and developing countries. Journal of Nursing and Public Health is published by Universitas Dehasen Bengkulu in cooperation with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) and Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) ). It is aimed at all public health practitioners and researchers and those who manage and deliver public health services and systems. It will also be of interest to anyone involved in provision of public health programmes, the care of populations or communities and those who contribute to public health systems in any way. This is not an exhaustive list and the Editors will consider articles on any issue relating to nursing and public health.
Articles
16 Documents
Search results for
, issue
"Vol 9 No 1 (2021)"
:
16 Documents
clear
PENGETAHUAN DAN SIKAP PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) PADA PEKERJA LAS LISTRIK
MUALIM, MUALIM
Journal of Nursing and Public Health Vol 9 No 1 (2021)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kecelakaan kerja umumnya disebabkan cara memakai alat yang salah, pemakaian alat pelindung yang kurang baik dan kesalahan lain. Berdasarkan observasi masih banyak pekerja pengelasan tidak menggunakan APD saat bekerja dan kurang memahami pentingnya APD. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan penggunaan APD pada pekerja las listrik. Jenis penelitian diskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel adalah total sampel, sebanyak 56 pekerja las listrik. Analisis secara univariat dan bivariat dengan uji statistik chi square. Hasil Penelitian 80,4% pekerja memiliki pengetahuan yang kurang, 78,6% memiliki sikap tidak mendukung, 69,6% pekerja menggunakan Alat Pelindung Diri tidak lengkap dan diperoleh nilai Ï = 0,002 untuk hubungan sikap dengan penggunaan APD pada pekerja las listrik dan diperoleh nilai Ï = 0,029 untuk hubungan pengetahuan dan penggunaan APD pada pekerja las listrik. Disimpulkan bahwa sebagian besar pengetahuan dan sikap pekerja las listrik tidak mendukung dan lebih dari sebagian pekerja tidak lengkap menggunakan APD serta ada hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan penggunaan APD pada pekerja las listrik. Disarankan bengkel las menyediakan APD yang lengkap, dan instansi terkait mensosialisasikan pentingnya APD dan ditingkatkan pengawasan bagi usaha-usaha kecil menengah khususnya dibengkel las.
VARIASI WAKTU PEMERIKSAAN GLUKOSA DARAH PUASA PADA PENDERITA DIABETES MELITUS
SUNITA, RADEN
Journal of Nursing and Public Health Vol 9 No 1 (2021)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar Belakang: Diabetes Melitus (DM) merupakan gangguan metabolisme kronis yang ditandai dengan tingginya kadar glukosa dalam darah disertai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lipid dan protein sebagai akibat dari insufisiensi fungsi insulin. Penelitian ini bertujuan untuk diketahui perbedaan kadar glukosa darah puasa (GDP) pada penderita DM dengan variasi waktu pemeriksaan. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain penelitian cross-sectional. Sampel penelitian ini adalah GDP penderita DM yang diperiksa bervariasi menurut waktu pemeriksaan. Hasil: Hasil penelitian kepada 30 responden tidak didapatkan perbedaan kadar glukosa darah puasa secara signifikan karena didapatkan nilai sig (2-tailed) atau p 0,286 berarti p > 0,05. Nilai rata-rata kadar GDP yang diperiksa secara langsung adalah 183,77 mg/dL, sedangkan rata kadar GDP yang ditunda 2 jam adalah 169,63 mg/dL, dan nilai rata-rata kadar GDP yang ditunda 4 jam adalah 157,03 mg/dL. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian maka tidak didapatkan adanya perbedaan GDP yang signifikan pada penderita DM yang diperiksa dengan variasi waktu.
VARIASI KOMBINASI KETEBALAN CANGKANG Â BINTARO DAN BIJI KAPUK DALAM PENURUNAN TINGKAT BESI (FE) DI SUMUR GALI WARGA RAWA MAKMUR, KOTA BENGKULU
ADEKO, RIANG;
JUBAIDI, JUBAIDI
Journal of Nursing and Public Health Vol 9 No 1 (2021)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Air merupakan senyawa kimia yang sangat penting bagi kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya serta fungsinya dalam kehidupan tidak akan dapat digantikan oleh senyawa lainnya. Hampir semua kegiatan yang dilakukan manusia membutuhkan air. Oleh karena itu pemenuhan kebutuhan air bersih bagi permukiman menjadi salah satu persyaratan. Berdasarkan survey awal yang dilakukan pada tanggal 13 Februari 2020 kondisi air sumur gali warga RT 13 RW 03 Kelurahan Rawa Makmur Kecamatan Muara Bangkahulu setelah dilakukan pengukuran diperoleh hasil kekeruhan 113 NTU, Ph 6,50 ; Besi (Fe) 4.830 mg/l; Mangan (Mn) 1.824 mg/l dan kesadahan 1,02 mg/L. Dari hasil pengukuran pada survey awal diketahui bahwa air sumur gali warga RT 13 RW 03 Kelurahan Rawa Makmur Kecamatan Muara Bangkahulu Kota Bengkulu masih melebihi ambang batas yag dipersyaratkan oleh Permenkes RI No.32 tahun 2017. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penurunan kadar Fe sebelum dan sesudah perlakuan dengan menggunakan variasi ketebalan kombinasi cangkang bintaro dan biji kapuk 20 cm, 30 cm, dan 50 cm serta untuk mengetahui variasi ketebalan paling efektif untuk menurunkan kadar besi (Fe). Jenis penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu (quasi experimental) dengan desain post test only control group design, yaitu penelitian dilakukan sebelum dan sesudah perlakuan. Kemudian dicari perbedaan antara pengukuran dari keduanya dan perbedaan ini dianggap sebagai akibat perlakuan. Hasil penelitian diperoleh variasi ketebalan paling efektif untuk menurunkan kadar besi (Fe) adalah dengan ketebalan 50 cm yang dapat menurunkan kadar besi (Fe) hingga 67,74 % .Hasil penelitian diperoleh bahwa semakin tebal adsorben maka semakin efektif penurunannya.
KEJADIAN MEROKOK PADA REMAJA PERTENGAHAN DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA
HANDAYANI, TITA SEPTI
Journal of Nursing and Public Health Vol 9 No 1 (2021)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pendahuluan: Perilaku merokok merupakan perilaku yang berbahaya bagi kesehatan, bahkan orang mulai merokok ketika dia masih remaja (Fikriyah, 2012). Tujuan penelitian untuk mengetahui Hubungan Stress, Pola Asuh Orang Tua dan Mekanisme Koping Dengan Kejadian Merokok Pada Remaja Pertengahan Di SMA Negeri 5 Lubuklinggau. Metode: Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan Cross Sectional. sampel diambil menggunakan teknik proportion stratified random samplin gberjumlah 53 siswa. Pengumpulan data menggunakan data primer. Data yang diperoleh, diolah dan dianalisis menggunakan analisis univariat dan analisis bivariate. Hasil dan Pembahasan: Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa sebagian besar responden (67,9%) dengan perilaku stress sangat berat, hampir sebagian besar responden (66,0%) pola asuh orang tua dengan ototriter, hampir sebagian besar responden (69,8%) mekanisme koping focusedcoping < skormotion, dan hampir sebagian besar responden (64,2%) yang merokok pada remaja. Sedangkan hasil bivariat adalah ada hubungan yang bermakna antara tress, Pola Asuh Orang Tua dan Mekanisme Koping Dengan Kejadian Merokok Pada Remaja Pertengahan Di SMA Negeri 5 Lubuklinggau Tahun 2018 dengan p value=0,028, 0.003, 0.028. Kesimpulan: Diharapkan kepada pihak Sekolah untuk menerapkan peraturan mengenai Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di semua Sekolah dan menerapkan sanksi yang tegas bagi yang melanggar peraturan.
HUBUNGAN PENGETAHUAN KEPALA KELUARGA DENGAN KEBERHASILAN STBM PILAR STOP BABS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TALANG LEAK KABUPATEN LEBONG
WULANDARI, WULANDARI;
DARMAWANSYAH, DARMAWANSYAH
Journal of Nursing and Public Health Vol 9 No 1 (2021)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) adalah sebuah pendekatan dan paradigma baru untuk pembangunan sanitasi di Indonesia yang mengedepankan pemberdayaan masyarakat dan perubahan perilaku.Buang air besar di tempat terbuka merupakan masalah kesehatan dan sosial yang perlu mendapatkan perhatian.Penduduk dengan kepemilikan jamban sehat sebesar 58,7% di Kabupaten lebong. Hal ini masih jauh dari target pembangunan nasional sebesar 80%. Data menunjukkan sebesar 77% masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Talang Leak melakukan Buang Air Besar Sembarangan di sungai dan parit,dan hasil survey pendahuluan menunukkan dari 10 responden sebanyak (70%) responden yang tinggal di Daerah Aliran Sungai (DAS) melakukan BABs di sungai. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan pengetahuan kepala keluarga dengan keberhasilan STBM Pilar Stop BABs di Puskesmas Talang Leak Kabupaten Lebong.Desain penelitian menggunakan survei analitik dengan pendekatancross sectional, jumlah sampel sebanyak 95 kepala Keluarga dengan teknik simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan hampir sebagian responden (38,9%) dengan pengetahuan cukup dan sebagian besar responden (65,3%) tidak berhasil melakukan STBM Pilar Stop BABs.Hasil analisis bivariat menggunakan uji chi-square menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan kepala keluarga dengan keberhasilan STBM Pilar Stop BABs. Diharapkan hasil penelitian dapat menambah pengetahuan kepala keluarga terkait dengan STBM Pilar STOP BABs agar terhindar dari penyakit berbasis lingkungan seperti diare.
EDUKASI GIZI DALAMÂ PRAKTIK PEMBERIAN MAKAN KELUARGA PADA BADUTA STUNTING
HIDAYAT, YANCE
Journal of Nursing and Public Health Vol 9 No 1 (2021)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Stunting merupakan masalah gizi kurang yang kronis. Praktik pemberian makan merupakan salah satu faktor yang berkontribusi terhadap kejadian stunting, sehingga diperlukan adanya edukasi gizi mengenai praktik pemberian makan. Tujuan dilakukannya penelitian adalah mengetahui pengaruh intervensi edukasi gizi terhadap praktik pemberian makan ibu yang memiliki baduta stunting. Desain penelitian menggunakan desain quasi experiment dengan pre-post test two group design. Lokasi penelitian adalah 2 puskesmas di Kabupaten Bengkulu Utara yang memiliki prevalensi stunting cukup tinggi. Jumlah subjek penelitian penelitian pada kelompok satu dan dua masing-masing adalah 40 orang dengan kriteria inklusi meliputi ibu memiliki anak balita stunting usia 7-24 bulan saat penelitian berlangsung, anak tidak cacat, ibu dapat diajak berkomunikasi, bersedia menjadi subjek penelitian. Intervensi berupa edukasi gizi menggunakan booklet, dan contoh hidangan yang diberikan 3 kali dengan selang waktu 1 minggu. Uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji paired sampel t test dan uji t-independent. Hasil uji dependent terdapat perbedaan rata-rata praktik pemberian makan antara kelompok kontrol dan intervensi dengan nilai p value 0,000 dan 0,168, dan uji independen antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol 0,000. Edukasi gizi sebagai program unggulan sehingga dapat meningkatkan praktik pemberian makan keluarga terhadap anak stunting.