cover
Contact Name
Ria Riski Marsuki, S.S., MTCSOL
Contact Email
riariskimarsuki@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
riariskimarsuki@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Gunungpati Semarang 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Longda Xiaokan : Journal of Mandarin Learning and Teaching
ISSN : 25285734     EISSN : 27151611     DOI : -
Core Subject : Education,
Longda Xiaokan: Journal of Mandarin Learning and Teaching menerbitkan artikel ilmiah di bidang pendidikan dan pembelajaran bahasa Mandarin
Articles 96 Documents
Pengembangan Modul Audio Visual Berdasarkan Film “20 Once Again” Untuk Pembelajar Bahasa Mandarin Tingkat Menengah.
Longda Xiaokan: Journal of Mandarin Learning and Teaching Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/longdaxiaokan.v3i2.27106

Abstract

Berdasarkan hasil observasi ditemukan permasalahan pembelajaran dalam Bahasa Mandarin yaitu rasa ketidaktertarikan, sulit memahami kosakata, permasalahan berbicara juga mendengar audio Bahasa Mandarin. Berdasarkan latar belakang tersebut, peneliti mencoba mengembangkan sebuah media pembelajaran dalam bentuk modul audio visual berbasis film. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) menganalisis kebutuhan mahasiswa dan dosen terhadap modul audio visual berdasarkan media film media film,(2) mendeskripsikan prototype modul audio visual berdasarkan media film, (3) menjelaskan tata cara validasi ahli terhadap modul audio visual berdasarkan media film. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Penelitian menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan metode analitis Bogdan dan Taylor dalam Moleong. Hasil penelitian modul audio visual berdasarkan film “ 20 Once Again ”untuk pembelajar Bahasa Mandarin tingkat menengah dikembangkan dengan kualitas sangat baik dan layak untuk digunakan dalam pembelajaran Bahasa Mandarin. Hal itu ditunjukkan dengan masing- masing nilai yang diberikan validator yang menilai aspek kelayakan isi ( materi ) 86,7 kategori sangat layak, aspek kegrafikan ( desain ) 86,9 kategori sangat layak, aspek kelayakan penyajian ( Bahasa ) 86,7 kategori layak.Based on the results of observations, it was found that learning problems in Mandarin were disinterest, difficulty understanding vocabulary, speaking problems as well as hearing Mandarin audio. Based on this background, the researcher tries to develop a learning media in the form of a film-based audio visual module The purpose of this study was to (1) analyze the needs of students and lecturers for an audio visual module based on film media film media, (2) describe the audio visual module prototype based on film media, (3) explain the expert validation procedures for an audio visual module based on media film.This research uses descriptive qualitative research with the analytical method of Bogdan and Taylor in Moleong.. The results of the research on the audio-visual module based on the film "20 Once Again " for intermediate level Mandarin learners were developed with very good quality and suitable for use in Mandarin learning. This is indicated by each value given by the validator which assesses the feasibility of the content (material) 86.7 with a very feasible category , the graphic aspect (design) 86.9 with the very feasible category , the presentation feasibility aspect (language) 85.7 with a decent category.  .
Analisis Kebutuhan Kamus Baca Bergambar untuk Mempermudah Siswa Belajar Bahasa Mandarin
Longda Xiaokan: Journal of Mandarin Learning and Teaching Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/longdaxiaokan.v3i1.25870

Abstract

Kamus baca bergambar merupakan salah satu media penunjang pembelajaran yang dapat membuat siswa lebih tertarik dan mempermudah dalam proses pembelajaran. Berdasarkan observasi, bahwa banyak berbagai macam kamus baca bergambar yang ditemukan. Hal ini dapat mempengaruhi daya tangkap pemahaman siswa dalam Bahasa Mandarin. Oleh sebab itu, pada penelitian ini  peneliti berusaha menganalisis kamus baca bergambar Bahasa Mandarin sesuai dengan kebutuhan siswa. Tujuan penelitian ini, yaitu 1) Mengetahui kebutuhan siswa akan kamus baca bergambar untuk mempermudah siswa dan guru belajar bahasa Mandarin, 2) Mengetahui kesesuaian kamus baca bergambar dengan kebutuhan siswa melalui analisis SWOT untuk mempermudah belajar bahasa Mandarin. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, karena peneliti akan menjabarkan kebutuhan kamus baca bergambar untuk mempermudah siswa belajar Bahasa Mandarin. Hasil dari penelitian ini menghendaki kamus baca bergambar yang sesuai dengan kebutuhan siswa berdasarkan penyusunan kosakata, jumlah kosakata per halaman, tampilan/ layout kosakata, font Hanzi, font size Hanzi, font Pinyin, font size Pinyin, gambar/ ilustrasi.Picture reading dictionary is one of the supporting learning media that can make students more interested and simplify the learning process. Based on observations, that many various kinds of picture reading dictionaries were found. This can affect the comprehension of students' comprehension in Mandarin. Therefore, in this study the researchers tried to analyze the Chinese picture reading dictionary according to the students' needs. The purpose of this study, namely 1) Knowing the needs of students for picture reading dictionaries to facilitate students and teachers learning Mandarin, 2) Knowing the suitability of picture reading dictionaries with students' needs through SWOT analysis to facilitate learning Chinese. This research uses descriptive qualitative method, because the researcher will describe the need for  a picture reading dictionary to facilitate students learning Mandarin. The results of  this study require a picture reading dictionary that suits students' needs based on vocabulary preparation, number of vocabularies per page, display / layout of vocabulary, Hanzi fonts, Hanzi font sizes, Pinyin fonts, Pinyin font sizes, pictures / illustrations.Picture reading dictionary is one of the supporting learning media that can make students more interested and simplify the learning process. Based on observations, that many various kinds of picture reading dictionaries were found. This can affect the comprehension of students' comprehension in Mandarin. Therefore, in this study the researchers tried to analyze the Chinese picture reading dictionary according to the students' needs. The purpose of this study, namely 1) Knowing the needs of students for picture reading dictionaries to facilitate students and teachers learning Mandarin, 2) Knowing the suitability of picture reading dictionaries with students' needs through SWOT analysis to facilitate learning Chinese. This research uses descriptive qualitative method, because the researcher will describe the need for  a picture reading dictionary to facilitate students learning Mandarin. The results of  this study require a picture reading dictionary that suits students' needs based on vocabulary preparation, number of vocabularies per page, display / layout of vocabulary, Hanzi fonts, Hanzi font sizes, Pinyin fonts, Pinyin font sizes, pictures / illustrations.
Pengembangan Kisah Liu San Jie Ke Dalam Bahasa Indonesia
Longda Xiaokan: Journal of Mandarin Learning and Teaching Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/longdaxiaokan.v2i1.25835

Abstract

Saat ini, cerita-cerita Tiongkok terjemahan bahasa Indoenesia yang populer masih sedikit. Adapun cerita-cerita tersebut adalah cerita Kera Sakti dan cerita Siluman Ular Putih. Oleh sebab itu, cerita Tiongkok terjemahan bahasa Indonesia perlu pengembangan lebih lanjut, agar jenis ceritanya bervariasi. Dalam penelitian ini, peneliti mengembangkan kisah Liu San Jie, dengan beberapa faktor, yaitu : 1) pengembangan dan pengemasan cerita terjemahan untuk anak-anak, 2) bahasa terjemahan kisah Liu San Jie, 3) validasi ahli mengenai bahasa terjemahan kisah Liu San Jie. Tujuan dari penelitian ini yaitu : 1) mengembangkan cerita terjemahan Mandarin-Indonesia, 2) menerjemahkan sesuai bahasa untuk cerita anak, 3) mengetahui validasi ahli mengenai terjemahan kisah Liu San Jie.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode Research and Development (RD) dengan lima tahapan, yaitu : 1) identifikasi masalah, 2)mengumpulkan informasi, 3)desain produk, 4)validasi ahli, 5)perbaikan desain.At present, there are very few Chinese stories of popular Indonesian translations. The stories are the story of Kera Sakti and the story of the White Snake Demon. Therefore, the Chinese story of Indonesian translation needs further development, so the type of story varies. In this study, researchers developed the story of Liu San Jie, with several factors, namely: 1) development and packaging of translation stories for children, 2) language translation of Liu San Jie's story, 3) expert validation of the translation language of Liu San Jie's story.The objectives of this research are: 1) developing the story of the Mandarin-Indonesian translation, 2) translating according to the language for children's stories, 3) knowing expert validation regarding the translation of the story Liu San Jie.This research is a qualitative research with Research and Development (R D) method with five stages, namely: 1) problem identification, 2) gathering information, 3) product design, 4) expert validation, 5) design improvement.
LEKSIKON SERAPAN BAHASA INGGRIS KE DALAM BAHASA MANDARIN TINJAUAN FONOLOGI DAN SEMANTIK
Longda Xiaokan: Journal of Mandarin Learning and Teaching Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/longdaxiaokan.v1i1.12684

Abstract

Abstract___________________________________________________________________The use of a foreign language, especialy English which isabsorbed  into Chinese, can enrich the lexicons of Chinese. In this paper, the writer used descriptive qualitative method. In collecting the data, the writer used a library research method. The data was then  analyzed by using a descriptive qualitative method. From the phonological point of view, the absorption of  English into Chinese can be categorized into nine sound changes: (1) vocal change, (2) vocal addition, (3) vocal removal, (4) consonant change, (5) consonant addition, (6) consonant removal, (7) syllable addition, (8) syllable removal, (9) loan-translation. From the semantics point of view, the absorption can be categorized into three changes: (1) extending the meaning, (2) narrowing the meaning, (3) completely changing the meaning. The study analyzed there are 164 English vocabularies which is absorbed into Chinese, among 149 vocabulariesare sound changes, and 15 vocabularies are translating. From that vocabularies there are 24 vocabularies are meaning changes, among 9 vocabularies are extending the meaning, 8 vocabularies are narrowing the meaning, and 7 vocabularies are completely changing the meaning Abstrak__________________________________________________________________Penyerapan kosakata dari bahasa asing khususnya bahasa Inggris ke dalam bahasa Mandarin dapat memperkaya leksikon atau perbendaharaan kata bahasa Mandarin.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif.Dalam pengumpulan data digunakan teknik studi pustaka dan dalam analisis data digunakan metode deskriptif kualitatif. Dari sudut pandang fonologi, penyerapan terbagi ke dalam beberapa jenis proses perubahan: (1) perubahan vokal, (2) penambahan vokal, (3) penanggalan vokal, (4) perubahan konsonan, (5) penambahan konsonan, (6) penanggalan konsonan, (7) penambahan suku kata, (8) penanggalan suku kata, (9) penterjemahan. Kemudian dari sudut pandang semantik penyerapan kata asing mengalami perubahan makna yang terbagi ke dalam tiga kategori: (1) meluas, (2) menyempit, (3) perubahan total. Berdasarkan hasil penelitianterdapat 164 kosakata serapan bahasa Inggris ke dalam bahasa Mandarin, di antaranya 149 kosakata mengalami perubahan bunyi, dan 15 kosakata mengalami penyerapan penterjemahan. Dari kosakata serapan tersebut terdapat 24 kosakata mengalami perubahan makna, di antaranya 9 kosakata mengalami perluasan mkana, 8 kosakata mengalami penyempitan makna, dan 7 kosakata mengalami perubahan makna total.
Analisis Teknik Terjemahan Subtitle Film How Long Will I Love You
Longda Xiaokan: Journal of Mandarin Learning and Teaching Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/longdaxiaokan.v4i1.32579

Abstract

Judul penelitian adalah “Analisis Teknik Terjemahan Subtitle film How Long Will I Love You”. Tujuan Penelitian adalah mendeskripsikan teknik terjemahan subtitle film dari Bahasa Mandarin ke Indonesia. Metode penelitian dalam penelitian adalah metode kualitatif. Data penelitian berupa kata, frasa, klausa, dan kalimat dalam bentuk narasi pada subtitle film. Data penelitian dikumpulkan dengan menerapkan teknik analisis data oleh Spradley. Data tersebut dianalisis dengan mengindentifikasi teknik-teknik apa saja telah digunakan penerjemah dan dikategorikan sesuai teknik-teknik tersebut. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 14 teknik terjemahan dari 187 teknik yang digunakan menerjemahkan film. Berdasarkan frekuensi penggunaan, teknik yang paling dominan: teknik modulasi 30 kali (16,04 %), teknik amplifikasi linguistik 25 kali (13,37 %), teknik kompresi linguistik 20 kali (10,70 %), teknik kreasi diskursif 20 kali (10,70 %), teknik amplifikasi 18 kali (9,62 %), teknik generalisasi 12 kali (6,41 %), teknik reduksi 12 kali (6,41 %), teknik transposisi 11 kali (5,89 %), teknik kalke 10 kali (5,34 %), teknik penerjemahan harfiah 8 kali (4,28 %), teknik adaptasi 8 kali (4,28 %), teknik deskripsi 7 kali (3,74 %), teknik kesepadanan lazim 5 kali (2,68 %), dan teknik variasi 1 kali (0,53 %). Berdasarkan hasil penelitian, teknik terjemahan yang paling sering digunakan adalah teknik modulasi.The title of this research is "Analysis of Subtitle Translation Technique How Long Will I Love You Film". The purpose was to describe the translation techniques in the subtitle film Mandarin to Indonesian. The research method used this research is a qualitative method. The data are words, phrases, clauses, and sentences of narrative on the film subtitles. The research data was collected by applying data analysis techniques. The data were analyzed by identifying which techniques the translator had used and categorized. Based on the research results, there are 14 translation techniques of 187 techniques used in translating How Long Will I Love You film. Based on the frequency use of these techniques, sorted according the most dominant technique used are: 30 modulation technique (16.04%), 25 linguistic amplification technique (13.37%), 20 linguistic compression technique (10.70%), 20 discursive creation technique (10.70%), 18 amplification technique (9.62%), 12 generalization technique (6.41%), 12 reduction technique (6.41%), 11 transposition technique ( 5.89%), 8 adaptation technique (5.34%), 8 dictionary translation technique  (4.28%), 8 adaptation technique  (4.28%), 7 description technique  (3.74%) , 5 the usual equivalent technique  (2.68%), and 1 the technique of variation  (0.53%). The translation technique is often used by translators is the modulation technique.
Pengembangan Modul Apersepsi Untuk Guru Bahasa Mandarin Tingkat Sekolah Dasar Silfia Farina; Anggraeni Anggraeni; Rina Supriatnaningsih; Ria Riski Marsuki
Longda Xiaokan: Journal of Mandarin Learning and Teaching Vol 5, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/longdaxiaokan.v5i1.39128

Abstract

Penelitian ini didasari oleh adanya permasalahan guru bahasa Mandarin tingkat sekolah dasar yang mengalami kesulitan dalam mengkondisikan kelas agar tercapainya tujuan pembelajaran. Penyebabnya antara lain guru kekurangan sumber informasi tentang apersepsi, yang mana apersepsi merupakan suatu teknik untuk membuka pelajaran dengan cara menarik minat pesera didik sesuai pengalaman peserta didik sehari-hari kedalam proses pembelajaran yang sedang berlangsung sehingga siswa menjadi tidak mudah bosan. Berdasarkan permasalahan tersebut, peneliti berupaya mengembangkan media yang berupa Modul Apersepsi. Tujuan dari penelitian ini, yaitu: 1) Menganalisis kebutuhan guru dan mahasiswa terhadap Modul Apersepsi untuk Guru Bahasa Mandarin Tingkat Sekolah Dasar. 2) Mengetahui prosedur pengembangan Modul Apersepsi untuk Guru Bahasa Mandarin Tingkat Sekolah Dasar. 3) Mengetahui hasil validasi ahli terhadap Modul Apersepsi untuk Guru Bahasa Mandarin Tingkat Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (RD) dengan lima tahapan, yaitu: (1) analisis kebutuhan (2) perancangan desain (3) implementasi desain (4) validasi desain (5) revisi desain. Berdasarkan analisis kebutuhan menunjukkan bahwa guru dan mahasiswa menghendaki adanya pengembangan modul apersepsi yang bervariasi. Hasil validasi oleh ahli materi menunjukkan bahwa Modul Apersepsi untuk Guru Bahasa Mandarin Tingkat Sekolah Dasar mendapat nilai rata-rata keseluruhan 85,8 dengan skor 4, sedangkan validasi oleh ahli media media mendapatkan nilai rata-rata 85,6 dengan skor 4 berarti modul sangat layak digunakan. Modul kemudian diperbaiki sesuai saran yang diberikan para ahli pada aspek-aspek tertentu.
Efektivitas Penggunaan Digital Game Based Learning Berbasis Wordwall Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Mandarin Kelas X SMKN 2 Semarang
Longda Xiaokan: Journal of Mandarin Learning and Teaching Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/longdaxiaokan.v5i2.40907

Abstract

Penelitian ini didasari pada saat pandemi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dibatasi, guru sebagai fasilitator diharapkan untuk berfikir kreatif agar anak didik dapat cepat menguasai materi dengan waktu yang singkat, penulis mencoba untuk memberikan alternative berupa media. Salah satu aplikasi yang dapat diterapkan untuk metode Digital Game Based Learning adalah "Wordwall". Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran kosakata bahasa Mandarin dan mendeskripiskan efektifitas metode Digital Game Based Learning berbasis Wordwall dalam meningkatkan hasil belajar berbahasa mandarin dasar anak didik kelas X di SMKN 2 Semarang. Desain penelitian ini adalah penelitian eksperimen, dengan menggunakan subjek kelas X UPW 1 yang berjumlah 36 anak didik sebagai kelas kontrol dan X UPW 2 yang berjumlah 36 anak didik sebagai kelas eksperimen. Teknik yang digunakan adalah Tes, Dokumentasi dan Angket.Analisis data yang digunakan adalah uji validitas, uji reabilitas, uji normalitas data dan uji hipotesis. Hasil Penelitian menunjukkan penggunaan metode Digital Game Based Learning berbasis Wordwall berpengaruh dalam Hasil Belajar anak didik kelas X SMKN 2 Semarang. Pada kelompok kontrol, rata- rata hasil belajar anak didik adalah 89,0, pada kelompok Eksperimen, rata- rata hasil belajar anak didik adalah 90,4. Berdasarkan hasil angket, ada perbedaan yang signifikan terhadap antusiasme anak didik,  41,7% anak didik sangat setuju menggunakan metode Digital Game Based Learning berbasis Wordwall, atau 47,2% memilih setuju, 11,1% berpendapat netral.This research is based on when the Face-to-face Learning pandemic is limited, the teacher as a facilitator is expected to think creatively so that students can quickly master the material in a short time, the author tries to provide an alternative in the form of media. One application that can be applied to the Digital Game Based Learning method is "Wordwall". The purpose of this study was to describe the application of learning Mandarin vocabulary and to describe the effectiveness of the Wordwall-based Digital Game Based Learning method in improving learning outcomes in basic Mandarin for class X students at SMKN 2 Semarang. The design of this research is experimental research, using the subjects of class X UPW 1 which amounted to 36 students as the control class and X UPW 2 which amounted to 36 students as the experimental class. The technique used is Test, Documentation and Questionnaire. Data analysis used is validity test, reliability test, data normality test and hypothesis testing. The results showed that the use of the Wordwall-based Digital Game Based Learning method had an effect on the learning outcomes of students in class X SMKN 2 Semarang. In the control group, the average student learning outcome was 89.0, in the Experiment group, the average student learning outcome was 90.4. Based on the results of the questionnaire, there was a significant difference in the enthusiasm of the students, 41.7% of the students strongly agreed to use the Wordwall-based Digital Game Based Learning method, or 47.2% chose to agree, 11.1% had a neutral opinion.
Pengembangan Media Balok Kata Untuk Meningkatkan Penguasaan Kosakata pada Siswa Kelas 6B SD Tunas Harum Bangsa Amartya Elang Permata Wardhana; Anggraeni Anggraeni; Rina Supriatnaningsih; Sheyra Silvia Siregar
Longda Xiaokan: Journal of Mandarin Learning and Teaching Vol 5, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/longdaxiaokan.v5i1.39127

Abstract

Penelitian ini berdasarkan dengan hasil observasi media pembelajaran di SD Tunas Harum Bangsa masih kurang dan sering menggunakan media yang berulang-ulang yang menjadikan siswa mudah bosan dalam pembelajaran kosakata bahasa mandarin. Untuk meningkatkan siswa menguasai kosakata bahasa mandarin diperlukan media yang kreatif dan inovatif. Dengan adanya media pembelajaran yang menarik akan membuat siswa seperti belajar sambil bermain. Media pembelajaran tidak semuanya bisa digunakan untuk belajar sambil bermain. Berdasarkan permasalahan tersebut, peneliti mengembangkan media yang berupa balok kata.Tujuan penelitian ini, yaitu 1) Menganalisis kebutuhan siswa terhadap media balok kata untuk meningkatkan penguasaan kosakata pada siswa kelas 6B SD Tunas Harum Bangsa, 2) Mendeskripsikan prosedur pengembangan media balok kata untuk meningkatkan penguasaan kosakata pada siswa kelas 6 B SD Tunas Harum Bangsa, dan 3) Mendeskripsikan validasi para ahli terhadap media Pembelajaran balok kata untuk meningkatkan penguasaan kosakata pada siswa kelas 6B SD Tunas Harum Bangsa. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (RD) dengan lima tahapan, yaitu: 1) potensi dan masalah, 2) pengumpulan data, 3) desain produk, 4) validasi desain, dan 5) revisi desain.Berdasarkan hasil analisis kebutuhan, menunjukkan bahwa siswa menerima adanya pengembangan media baru yang kreatif dan inovatif yang setiap sisi terdapat kosakata yang sedang dipelajari. Hasil validasi oleh ahli media mendapatkan nilai rata-rata 87,5 dengan skor 4 yang dikatakan media sangat layak digunakan, sedangkan hasil validasi materi mendapatkan nila rata-rata 88 dengan skor 4 yang termasuk dalam kategori sangat sesuai untuk digunakan. Setelah itu, media diperbaiki sesuai dengan saran yang diberikan oleh para ahli pada aspek tampilan media.
Efektifitas Metode Cooperative Script Untuk Meningkatkan Kosa Kata Siswa Kelas 10 SMK Negeri 2 Semarang Dalam Pembelajaran Bahasa Mandarin
Longda Xiaokan: Journal of Mandarin Learning and Teaching Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/longdaxiaokan.v5i2.40908

Abstract

Bahasa mandarin mengalami perkembangan minat di SMA /SMK yang ada di Semarang khususnya di  SMK  Negeri 2 Semarang.namun,kemampuan kosa kata siswa masih tergolong rendah. Oleh karena itu, diperlukan metode pembelajaran yang sesuai untuk meningkatkan kemampuan kosa kata siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektifitas serta respon siswa terhadap model pembelajaran cooperative. Adapun metode yang digunakan yaitu metode berpasangan jenis pembelajaran cooperative script.  Data sampel berasal dari siswa kelas 10 SMK Negeri 2 Semarang, yang terdiri dari kelas kontrol (UPW 1 ) sebanyak 36 siswa, dan kelas eksperimen (UPW 2 ) sebanyak 36 siswa melalui angket dan post test.  Data dianalisis dengan uji validitas dan r ealibilitas ser ta uji hipotesis. Hasil perbandingan post test antara kelas kontrol dengan kelas eksperimen  memiliki nilai signifikan 0,422 0 ,520, dengan rata rata kelas kontrol 81,94 sedangkan kelas eksperimen 87,78. Adapun hasil angket ketertarikan siswa terhadap metode cooperative script dikelas menunjukkan sebanyak 61,1% siswa tertarik, 33,3% siswa netral dan 0,5% tidak setuju. Dengan demikian, model cooperative script mampu meningkatkan kemampuan kosa kata siswa jika dibanding dengan metode konvensional.Mandarin has experienced a development of interest in high schools / vocational schools in Semarang, especially at SMK Negeri 2 Semarang. However, students' vocabulary skills are still relatively low. Therefore, appropriate learning methods are needed to improve students' vocabulary skills. This study aims to describe the effectiveness and student responses to the cooperative learning model. The method used is the paired method of cooperative script learning. The sample data came from 10th grade students of SMK Negeri 2 Semarang, which consisted of 36 students in the control class (UPW 1), and 36 students in the experimental class (UPW 2) through a questionnaire and post test. Data were analyzed by testing the validity and reliability as well as testing the hypothesis. The results of the post-test comparison between the control class and the experimental class had a significant value of 0.422 0.520, with an average control class of 81.94 while the experimental class was 87.78. The results of the student interest questionnaire on the cooperative script method in class showed that 61.1% of students were interested, 33.3% students were neutral and 0.5% disagreed. Thus, the cooperative script model is able to improve students' vocabulary skills when compared to the conventional method.
Persepsi Pemandu Wisata Terhadap Kebutuhan Dunia Pariwisata Bahasa Mandarin di Yogyakarta Renaldo Galang Prakosa; Ria Riski Marsuki; Rina Supriatnaningsih; Anggraeni Anggraeni
Longda Xiaokan: Journal of Mandarin Learning and Teaching Vol 5, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/longdaxiaokan.v5i1.39122

Abstract

Indonesia sebagai negara dengan sumber pendapatan terbesar yang salah satunya dari industri pariwisata, berupaya menjalin kerjasama dengan berbagai negara, salah satunya adalah China. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi pemandu wisata bahasa mandarin terhadap kebutuhan dunia pariwisata berbahasa mandarin di Yogyakarta dan mengetahui persepsi pemandu wisata terhadap kebutuhan kemampuan bahasa Mandarin. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif-deskriptif. Subjek penelitian ini adalah pemandu wisata Bahasa Mandarin di Yogyakarta. Hasil penelitian skripsi ini adalah (1) persepsi pemandu wisata terhadap kebutuhan dunia pariwisata adalah memiliki kemampuan umum sebagai pemandu wisata.; (2) persepsi pemandu wisata terhadap kebutuhan kemampuan Bahasa mandarin adalah semakin meningkatnya sumber daya manusia yang mampu menggunakan Bahasa Mandarin maka mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta

Page 8 of 10 | Total Record : 96