cover
Contact Name
Ni Wayan Swarniti
Contact Email
jurnalaccarya@gmail.com
Phone
+6285739637227
Journal Mail Official
jurnalaccarya@gmail.com
Editorial Address
Jalan Kamboja No.17, Dangin Puri Kangin, Kec. Denpasar Utara, Kota Denpasar, Bali - Indonesia
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Widya Accarya
Published by Universitas Dwijendra
ISSN : 20850018     EISSN : 27228339     DOI : -
Core Subject : Education,
Widya Accarya, 2085-0018 (Print ISSN), 2722-8339 (Electronic ISSN) is the Journal of Education who published research articles and of theoretical articles in education which published by Faculty of Teacher Training and Pedagogy, Dwijendra University. The journal is published twice a year every April and October published by Faculty of Teacher Training and Pedagogy. This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications, including: • Education • Language Teaching and Learning • Classroom Action Research • Morphology • Syntax • Phonology • Semantic • Pragmatic • Discourse Analysis • Translation • Comparative Linguistics History • Applied Linguistic
Articles 202 Documents
PENGARUH UNDANG-UNDANG NO. 6 TAHUN 2014 TENTANG DESA TERHADAP OTONOMI DESA ADAT DI BALI RINDAWAN, I KETUT
Widya Accarya Vol 5 No 1 (2016): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.597 KB) | DOI: 10.46650/wa.5.1.240.%p

Abstract

Desa adat di negeri ini sudah ada jauh sebelum lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia, seperti yang terurai dalam penjelasan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia tahun 1945 sebelum diamandemen. Dalam penjelasan tesebut disebutkan bahwa dalam teori-teori Negara Indonesia terdapat lebih kurang 250 â??Zelfbesturende landschappenâ? dan Volksgemeenschappenâ? seperti desa di Jawa dan Bali, Nagari di Minangkabau, dusun dan marga di Palembang, dan sebagainya. Daerah-daerah itu mempunyai susunan asli dan oleh karenanya dapat dianggap sebagai daerah yang bersifat istimewa. Negara Republik Indonesia menghormati daerah tersebut dan segala peraturan-peraturan, mengingat hak-hak asal usul daerah tersebut.Dalam perjalanan kehidupan bangsa untuk menghadap tantangan global, maka pemerintah memandang perlu melindungi dan memperdayakan agar menjadi kuat, maju, mandiri, dan demokratis, sehingga dapat terwujud masyarakat yang adil dan makmur. Namun dalam Undang-Undang No. 6 tahun 2004 tentang Desa, disana tersirat secara yuridis membuat desa pakraman berhak menerima segala bantuan pemerintah, tetapi sebagai konsekuensi dari penerimaan itu desa pakraman harus memikul kewajiban menjalankan tugas pemerintah. Dengan demikian berarti hak otonom desa pakraman / desa adat menjadi hilang. Karena tugas pokok desa pakraman di Bali adalah melaksanakan tatanan spiritualitas masyarakat Bali yang berdasarkan agama Hindu. Kata kunci : UU No. 6 tahun 2004, Desa dinas / Desa adat, Otonomi desa adat /desa pakraman.
KULIT SEHAT DENGAN NANOTEKNOLOGI: APLIKASI NANOTEKNOLOGI DALAM PRODUK KOSMETIK WIDIASTUTI, NI LUH GEDE KARANG
Widya Accarya Vol 4 No 1 (2015): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1926.185 KB) | DOI: 10.46650/wa.4.1.241.%p

Abstract

Penipisan lapisan ozon dan berbagai jenis polusi Iingkungan akan berdampak buruk bagi kesehatan manusia, salah satunya kesehatan kulit. Adanya penipisan ozon akan mempermudah sinar UV untuk merusak kulit dan bahkan menyebabkan terjadinya kanker kulit. Sementara itu, polusi Iingkungan dapat meningkatkan kandungan radikal bebas di lingkungan yang dapat merusak jaringan kulit dan memicu terjadinya penuaan dini. Fenomena ml membuat para produsen industri di bidang kosmetik berlomba-lomba untuk menghasilkan produk yang berkualitas balk untuk mengatasi permasalahan tersebut. Salah satu usaha yang dilakukan untuk menghasilkan produk kosmetik yang berkualitas tersebut adalah dengan nanoteknologi. Aplikasi nanoteknologi dalam kosmetik dengan memanfaatkan nanopartikel dan titanium dioksida (TiC2) dan seng oksida (ZnO) yang biasa dimanfaatkan untuk memfilter sinar UV, selain itu juga pemanfaatan enkapsulasi dan operator sistem seperti liposom, nanokristal nanoemulsi, mikroemulsi atau nanopartikel lipid berfungsi mengangkut agen untuk menuju lapisan kulit yang lebih dalam. Beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan nanomatenial tersebut dalam bahan kosmetik bekerja lebih efektif, efesien, dan relatif aman untuk kulit. Kata Kunci : Kosmetik, Nanoteknologi, Nanopartikel, Titanium Dioksida, Seng Dioksida,Liposom, Nanopartikel Lipid, Nanoemulsi, Mikroemulsi, Nanoknistal.
EKSISTENSI POLITIK HUKUM PERUNDANG-UNDANGAN DALAM SISTEM KETATANEGARAAN REPUBLIK INDONESIA SUJANA, I GEDE
Widya Accarya Vol 5 No 1 (2016): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.713 KB) | DOI: 10.46650/wa.5.1.242.%p

Abstract

Penetapan suatu negara sebagai negara hukum yang berkesejahteraan memberikan konsekuensi bahwa hukum yang berlaku akan memberikan jaminan terhadap segenap bangsa, segenap individu dari perlakuan tidak adil dan perbuatan sewenang-wenang. Hukum harus mengayomi setiap warga negara agar hak-haknya sebagai warga negara dan hak asasi manusianya terjamin. Hal ini hanya dapat dilaksanakan jika ketentuan tentang â??jaminanâ? tersebut dituangkan dalam konstitusi. Dalam konsepsi seperti ini, maka politik pembaharuan hukum harus merupakan pelaksanaan cita-cita bangsa dan atau tujuan nasional. Sehingga hukum yang dihasilkan dari mesin legislasi dapat berlaku secra nasional, tidak tumpang tindih, tersusun secara hierarki dan bermuara pada konstitusi. Namun, jika terpaksa dilahirkan perundang-undangan yang menyimpang, maka tetap merupakan pelaksanaan tujuan nasional. Untuk itu grand design perlu disusun agar politik perundang-undangan memiliki arah yang jelas dan akselerasi terhadap terwujudnya negara kesejahteraan. Sebab, hakekatnya politik hukum adalah kebijakan politik yang menentukan aturan hukum apa yang seharusnya berlaku mengatur berbagai hal kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Kata Kunci : Politik Hukum, Perundang-undangan, Ketatanegaraan Republik Indonesia.
PEMBUATAN BERAS INSULIN MELALUI REKAYASA GENETIKA SEBAGAI ALTERNATIF PENCEGAHAN PENYAKIT DIABETES MILITUS PURNAWIJAYA, I PUTU EDY
Widya Accarya Vol 4 No 1 (2015): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2390.735 KB) | DOI: 10.46650/wa.4.1.243.%p

Abstract

Rekayasa genetika adalah suatu proses manipulasi gen yang bertujuan untuk mendapatkan organisme yang unggul. Secara iimiah, rekayasa genetika adaiah manipulasi genetik atau perubahan dalam susunan genetik dan suatu organisme. Rekayasa gen etika merupakan proses b ua tan/sin tetis dengan men ggunakan Teknologi DNA rekombinan. Hash dan rekoyasa genetika adalah sebuah organisme yang memiliki sifat yang diingingkan atau organisme dengan sifat unggul, organisme tersebut sering disebut seba gal organisme transgenik. Padi merupakan tanaman pangan yang sangat penting di dunia terutama di Indonesia. Hal disebabkan padi merupakan sumber karbohidrat utama. Jika nasi dimakan maka karbohidratnya dalam tubuh akan dirubah menjadi glukosa. Glukosa dalam tubuh man usia digunakan seba gal sumber energi. Glukosa yang tidak digunakan akan men yebabkan kandungan gula do/am darah akan meningkat dan men yebabkan kadar gula tin ggi atau biasa disebut sebagal pen yakit diabetes meilitus. Insulin adaiah hormon yang men gubah glukosa menjadi glikogen, dan berfungsi men gatur kadar gula darah. Teknologi yang berkembang  memanfaatkan Escherichia coil untuk memproduksi ins u/in. Teknologi rekayasa genetika do/am proses in! men ggunakan teknik plasmid, adapun iangkah-langkahnya yaitu men gisolasi plasmid dan bakteri E.coli la/u memotong plasmid yang teiah dilsolir den gan en!im restriksi, DNA yang dan sel pankreas dipotong pada suatu segmen pen gkodean insulin, rekombinan yang terbentuk lalu disisipkan ke bakteri E.coli sehingga bakteni membawa gen DNA insulin yang selanjutnya disisipkan ke dalam bakteri Agrobacterium tumefaciens yang dig unakan seba gal sektor. Bioteknologi pertanian merupakan saiah satu cabang i/mu yang penting do/am pen gembangan bioteknologi yang diarahkan untuk pemenuhan kebutuhan man usia akan pangan. Saiah satunya ada/oh meIalui rekayasa genetika yang merekombinasi gen Escherichia coli dengan gen tanaman padi sehingga dihasilkan varietas baru berupa beras berinsulin. Bakteri Agrobacterium tumefaciens digunakan sebagai sektor untuk disisipkan pada tanaman padi sehingga men ghasi/kan padi berinsulin. Kata kunci: rekayasa genetika, insulin, bakteri E. Coli, bakteri Agrobacterium tumefaciens, teknik p/asmid.
PENERAPAN MODEL. PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) DALAM UPAVA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASH BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI DL KELAS X PMIA 7 SMA NEGERI 5 DEN PASAR TAHUN PELAJARAN 2012/2013 DALEM MAHENDRA, An.Ag.Gd. RAI
Widya Accarya Vol 4 No 1 (2015): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1787.932 KB) | DOI: 10.46650/wa.4.1.244.%p

Abstract

Tujuan dan Penelitian Tindakan Kelas mi adalah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Biologi khususnya pada aktivitas dan hasil belajar siswa. Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan di SMA Negeri 5 Denpasar terhadap subjek penelitian kelas X PMIA 7 tahun pelajaran 2012/2013, dalam upaya meningkatkan prestasi belajar siswa menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS). Data hasil penelitian tentang aktivitas dan hasil belajar siswa diperoleh melalui observasi kelas yaitu dengan menggunakan instrumen lembar aktivitas dan tes ulangan harian baik pada sikius I dan sikius II. Perbandingari hasil penelitian sikius I dan II pada aktivitas belajar siswa adalah 52,27 % : 77,27 %. Sedangkan rata-rata kelas yang dicapai mempunyai perbandingan 71,14: 79,55. Jika dibandingkan dengan hasil sebelumnya ketika pembelajaran berlangsung dengan konvensional, maka model pembelajaran kooperatif tipe TPS mempunyai hasil yang Iebih baik. Terjadinya peningkatan hasil dan siklus I ke sikius II baik pada aktivitas dan hasil belajar siswa tidak terlepas pula dan strategi guru/peneliti menemukan solusi dalam mengatasi kekurangan yang terjadi di sikius I sehingga proses kegiatan belajar pada sikius II mampu menumbuhkan motivasi belajar yang berdampak positif pada aktivitas dan hasil belajar siswa. Kata kunci: Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share, Aktivitas Be/ajar Siswa, Has/I Belajar Siswa.
PENGGUNAAN STRATEGI BELAJAR PQ4R DALAM UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS VIII. B SMP DWIJENDRA DENPASAR TAHUN PELAJARAN 2014/2015 PURI, DESAK NYOMAN
Widya Accarya Vol 4 No 1 (2015): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1459.136 KB) | DOI: 10.46650/wa.4.1.246.%p

Abstract

Tujuan penelitian tindakan kelas yang dilakukan di SMP Dwijendra Denpasar ml adalah untuk meningkatkan prestasi belajar siswa kelas VIII B tahun pelajaran 2014/2015. Upaya yang dilakukan guru dalam meningkatkan prestasi belajar siswa kelas VIII B SMA Dwijendra Denpasar adalah dengan menggunakan strategi belajar PQ4R. Sesuai dengan metodelogi penelitian dimana metode pengumpulan data dalam proses kegiatan pembelajaran dilakukan dengan pemberian tes. Sedangkan analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik prosentase untuk melihat kecendrungan yang terjadi dalam kegiatan pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian tentang prestasi belajar siswa kelas VIII B, maka dapat dikatakan bahwa dengan strategi belajar PQ4R ml siswa rata-rata telah dapat mengalami suatu perubahan. Apalagi dan siklus I ke siklus II rupanya strategi belajar PQ4R mulai dapat dipahami oleh siswa atau siswa mulai beradaptasi dengan Iangkah-Iangkah pembelajaran yang inovatif. Hal mi sudah terbukti dan hasil yang dicapai siswa pada sikius II telah mampu memiliki rata-rata kelas 78,37 dengan ketuntasan belajar 72,09 %. Dan kenyataan seperti dapat dikatakan bahwa siswa kelas VIII B SMP Dwijendra Denpasar telah dapat belajar untuk mengikuti prosedur pembelajaran mnovatifwalaupun masih perlu yang harus diikuti dan disempurnakan. Kata kunci : Strategi belajar PQ4R, Prestasi Belajar.
PEMBELAJARAN BAHASA BALI KESULITAN DAN SOLUSINYA ADNYANA, I KETUT SUAR
Widya Accarya Vol 2 No 1 (2013): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.037 KB) | DOI: 10.46650/wa.2.1.247.%p

Abstract

Learning Balinese leads to mastering language theory, literature theory, and four language skills.To reach these objectives are influencedby many factors among others: choosing method of teaching, language attitude of language community (students). Based on the analysis conducting on learning process in elementary school on the fifth and sixth year, there is indication that students find difficulties in learning Balinese. The difficulties can be analyzed from mastering four language skills. The difficulties are caused by there is no variation of teaching method, and language attitude of student.
PERANAN HUKUM DALAM GLOBALISASI EKONOMI RINDAWAN, I KETUT
Widya Accarya Vol 2 No 1 (2013): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6447.818 KB) | DOI: 10.46650/wa.2.1.248.%p

Abstract

Para memikir masa depan (futurology) berpendapat bahwa dunia sedang memasuki perubahan-perubahan besar. Banyak gagasan baru yang menarik, tetapi simpangsiur dan sukar dicari dasar pembenarannya. Simpulan yang dapat diambil dan berbagai perkembangan tentang trend yang menonjol seperti yang dilakukan Naisbitt dengan â??Megatrendâ? dan Global Paradox, Keinichi dengan Borderless World; yang menyamakan Negara dengan Perusahaan yang disusul dengan The End of Nation State. Intinya, globalisasi mengembangkan perusahaan global yang dapat masuk ke mana-mana dan tidak terhambat oleh kekuasaan suatu Negara dan Bangsa Ada yang meramalkan bahwa, berakhirnya kedaulatan negara karena meningkatnya kesadaran transnasional, ketidakmampuan struktur kebijakan makro ekonomi dan korporasi transnasional kontradiksi antara peningkatan desentralisasi dengan birokrasi kehidupan ekonomi, meningkatnya keanekaragaman, komkompleksitas, dan interaksi yang menambah proliperasi dan struktur kenegaraan,. Untuk mencapai keadaan tersebut Indonesia perlu menyiapkan berbagai perangkat keras atau lunak termasuk perangkat hukum yang memadai, yaitu mampu melindungi seluruh tumpah darah secara aman dalam arti tata kehidupan ekonomi global tidak merugikan atau dirugikan oleh pihak-pihak lain. Maka yang menjadi fokos dalam kajian adalah bagaimanakah peranan hukum dalam menunjang globalisasi ekonomi di Indonesia. Dan hasil pembahasan bahwa, globalisasi ekonomi pada hakikatnya berbagai perbuatan hukum, baik dilakukan antarpnbadi, antarperusahaan,antarnegara. Reformasi di bidang hukum di Indonesia dengan menitik beratkan terorganisasi dan tersrukturisasi hukum yang professional dan aspiratif terhadap kebutuhan hukum nasional, maka kebutuhan hukum semakin terasa dalam menghadapi globalisasi ekonomi.
KELUARGA SEBAGAI AGEN UNTUK MEMBENTUK ANAK YANG SUPUTRA MENURUT AJARAN AGAMA HINDU Kartika, I Gusti Ayu Nyoman
Widya Accarya Vol 2 No 1 (2013): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7059.003 KB) | DOI: 10.46650/wa.2.1.249.%p

Abstract

Having good kids is a great desire for every parent. It is, however, having good kids, not an easy one, that there are many things should be paid attention especially their education. Even, in this current globalization era. In accordance with developed knowledge and technology, human beings especially kids are quickly affected by information which is so easy for them to have it from mass media and internet, although it is not appropriate time for them but they do. This is the problem faced by every family in this globalization era like now. This is due to globalization flow brought positive matters, but also negative ones. If the families are not ready to face it and have no clear attitude, so a quick flow of globalization will affect them automatically. So here the role of parents as the first and main educators is so important. Because kids are asset of families. Parents must be aware and must take care their kids if they would like to have good kids (good and strength kids), especially its education problem. This is due to education to be the main requisite for competent and strong generation in the middle of globalization now. All of us are aware that in the future we will not be able to rely on natural resources only, if we are not able to manage it. That is why we (parents) prefer to give knowledge or education instead of hectares of rice field if they do not have skills. It is correct that people say, the family is the eldest agent of education in informal and natural one in having good kids (good and honorable kids) according to Hindu perspective.
MODEL ALKULTURASI BAHASA DALAM KARYA SASTRA GEGURITAN SEBUN BANGKUNG Mahardika, Ida Bagus Made
Widya Accarya Vol 2 No 1 (2013): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4038.634 KB) | DOI: 10.46650/wa.2.1.250.%p

Abstract

Karya sastra Geguritan Sebun Bangkungmerupakan salah satu karya besar dan Dhang Hyang Nirartha. Karya sastra mi mengandung ajaran (tattwa) agama Hindu. Tatiwa yang dipaparkan di dalamnya sangat berkaitan dengan ajaran Ketuhanan sesuai dengan konsep ajaran giwasiddhanta dalam Agama Hindu. Seperti; latar belakang terciptanya alam semesta, latar belakang manusia dan kemanusiaan, manusia dengan lingkungannya, dan tentang ajaran kerohanian (kedyatmikan) yang menitikberatkan ajaran giwaisme. Semua nilai tattwa tersebut dilontarkan dengan menggunakan bahasa sastra, yang mencerminkan fenomena alkulturasi bahasa-bahasa luar dalam mendukung keutuhan bahasa Kawi Bali untuk membangun sebuah karya sastra yang berjudul GeguritanSebun Bangkung

Page 3 of 21 | Total Record : 202