cover
Contact Name
Artono Raharjo
Contact Email
artonor@unisma.ac.id
Phone
+6281333205616
Journal Mail Official
jtm@unisma.ac.id
Editorial Address
Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Islam Malang Jl. MT. Haryono 193 Malang 65144 Jawa Timur
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JTM
ISSN : -     EISSN : 23376546     DOI : -
Jurnal ini untuk mewadahi dan menjembatani civitas akademi, profesional dan pemerhati dalam bidang mechanical engineering, khususnya bidang tekhnologi manufaktur dan konversi energi dalam menuangkan hasil penelitian yang belum pernah dipublikasikan.
Articles 245 Documents
Mesin Perajang Singkong Kapasitas 100 kg/jam Saban Ridwan
Jurnal Teknik Mesin Vol 18, No 2
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

There are many Micro, Small and Medium Enterprises which are often called MSMEs in the food processing sector in Sumbermanjing Kulon, one of which is cassava processing MSMEs in Pagak Regency. Cassava is an agricultural commodity which is a typical local product of Sumbermanjing Kulon, especially in Pagak Regency. MSMEs have proven to be the pillars of the national economy during the global economic crisis, for that they must be seriously considered and developed. Workers in cassava processing SMEs often experience several complaints. This study aims to analyze the complaints and needs of workers in cassava processing MSMEs, then design a cassava chopper tool that meets ergonomic aspects and increases the productivity of the cassava processing MSMEs. Analysis of workers' complaints is done by distributing questionnaires about the comfort level of the work process. Furthermore, it is translated into the design of the cassava chopper tool in the form of computer design drawings. After that, the process of making the design of the tool and testing its productivity. The driving motor used is a 1 PK electric motor. Based on the results of the analysis of the complaints and needs of workers in cassava processing SMEs, it was found that the correlation between the needs of workers and the value of technical characteristics with the results obtained was 73.95. While the results of experiments that have been carried out on a cassava chopper machine that has been designed and built that meets ergonomic aspects or the level of comfort, has a productivity level of 100 kg/hour. 
PERANCANGAN DAN ANALISIS PISAU PENGHANCUR PADA MESIN PENGHANCUR LIMBAH KACA Ferdian, Machrus
Jurnal Teknik Mesin Vol 18, No 1 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Waste is a problem that is often faced by countries in the world. Glass waste is one of the wastes in the disposal site, one way that can be taken to reduce glass waste is to process glass waste to become other products that are more useful such as a mixture of bricks, artwork, or converted into new glass. That's why innovations emerged to make glass waste crushing machines. Planning a crushing knife on this glass waste crushing machine uses design and analysis methods. The crushing knife consists of a blade, knife mount, disc, shaft, one blade restraint, knife restraint. The crushing knife on this glass waste crushing machine has a type of hammer mill knife. The dimensions of this crushing knife are: the width of the blade (radius) is 165.59mm, the length of the crushing knife is 310mm. The crushing knife consists of: 9 blades, 3 knife stands, 4 plates, 12 knife restraints, and 6 M12 nuts. From the destruction of light glass as much as 2kg, obtained output of 1,050kg. From the results of the destruction of light glass waste, the most dominant glass size is 1.18-2mm which is 0.3787kg (35.79%).
PENGARUH VARIASI WAKTU PENCELUPAN PLAT BAJA A36 TERHADAP KETEBALAN dan KEKERASAN PELAPISAN ZN pada PROSES ELEKTROPLATING Tofani, Miftachul
Jurnal Teknik Mesin Vol 18, No 1 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyak sektor industri yang menggunakan lapisan logam krom dan hampir semua manusia menggunakan alat yang terbuat dari logam karena baja A36 banyak digunakan diberbagai komponen sepeda motor, mobil, furniture, dan kontruksi bangunan/jembatan tetapi mudah terkorosi juga berwarna abu-abu, tidak menarik, untuk menghambat korosi serta mempercantik tampilan dilakukan pelapisan. Metode ini menggunakan proses electroplating  dengan pelapisan anoda ZN dan material yang dilapisi adalah baja A36, dan memvariasikan lama waktu pencelupan pada proses electroplating yaitu antara 60, 90, dan 120 menit setelah dilapisi di uji ketebalan dan kekerasan lapisan. Dari hasil penelitian ini menghasilkan nilai ketebalan terkecil pada pelapisan anoda zn pada variasi lama waktu pencelupan 60 menit sebesar 9,7 μm, sedangkan nilai ketebalan tertinggi pada variasi lama waktu pencelupan 120 menit sebesar 17,25 μm. Dan nilai kekerasan terkecil terdapat pada variasi lama waktu pencelupan 60 menit sebesar 265,7 μm, sedangkan nilai kekerasan tertinggi pada variasi lama waktu pencelupan 120 menit sebesar 498,1 μm. Kata Kunci : Ketebalan & kekerasan lapisan, electroplating, Zinc, Baja A36.
ANALISIS KEKUATAN RANGKA MESIN HAMMER MILL LIMBAH KACA MENGUNAKAN SOLIDWORKS 2021 Taufiq, Muhammad
Jurnal Teknik Mesin Vol 18, No 1 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mesin hammer mill limbah kaca adalah mesin yang digunakan untuk mengurangi resiko kontaminasi limbah kaca. Pada analisis kekuatan rangka mesin hammer mill limbah kaca dilakukan analisis terkait pemilihan model rangka guna mengetahui kekuatan material dalam menahan setiap komponen mesin hammer mill limbah kaca dan menguji variasi terhadap variabel ukuran profil hollow yaitu : 20x20; 40x40; dan 60x60 mm. Penelitian ini menggunakan software solidworks 2021 yang dilengkapi dengan finite element analysis (FEA), dari hasil analisis simulasi dipililah ketebalan profil hollow dengan ukuran 1,4 mm yang kemudian disimulasikan dengan variasi ukuran profil hollow. Hasil analisis simulasi defleksi maksimum pada rangka mesin hammer mill 20x20x1,4 mm = 0,338 mm; 40x40x1,4 mm = 0,041 mm; dan 60x60x1,4 mm = 0,013 mm, sedangkan hasil analisis tegangan maksimum mendapatkan nilai 20x20x1,4 mm = 15,550N/mm2; 40x40x1,4 mm = 3,690 N/mm2; dan 60x60x1,4 mm = 1,658 N/mm2. Hasil defleksi dan tegangan maksimum yang paling besar pada ukuran profil hollow 20x20x1,4 mm akan tetapi masih berada dibawah nilai batas izin material. Sehingga masih dapat dikatakan dalam batas aman.
ANALISIS LAJU KOROSI PADA BAJA ST60 DAN ST42 DENGAN MEDIA KOROSIF FLUIDA ALOEVERA, BROMUS, DAN AIR PDAM Umar Faruk
Jurnal Teknik Mesin Vol 18, No 2
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Korosi ialah kerusakan material logam yg ditimbulkan oleh reaksi antara logam menggunakan lingkungan yang menghasilkan oksida logam, sulfida logam atau akibat reaksi lainnya yg kebih dikenal sebagai pengkaratan. Penelitian ini memakai metode eksperimen. Objek penelitian memakai plat baja menengah st60 dan plat baja rendah st 42 dengan ukuran spesimen 40 mm x 20 mm x 4mm. perendaman spesimen dalam waktu 10 hari dalam wadah dengan volume 40 ml dari setiap wadah uji. Hasil dari perbandingan media fluida aloevera, bromus dan air PDAM terhadap laju korosi pada baja ST 60 dan ST 42 yaitu, didapatkannya nilai laju korosi terendah pada media fluida aloevera sebesar 0,00005114 mpy, pada media bromus mengalami laju korosi terendah sebesar  0,00001142 mpy, sedangkan pada media air PDAM mengalami laju korosi terendah sebesar 0,00001062 mpy. Pada media fluida aloevera memiliki kenaikan laju korosi tertinggi dengan laju korosi 0,00005168 mpy, pada media bromus mengalami laju korosi tertinggi sebesar  0,00001166 mpy, sedangkan pada media air PDAM mengalami laju korosi tertinggi sebesar 0,00001282 mpy.
Analisis Penurunan Kapasitas Boiler Suspension Preheater Pada Waste Heat Recovery Power Generation (WHRPG) Mochammad Farid
Jurnal Teknik Mesin Vol 18, No 1 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Boiler adalah suatu bejana tertutup yang berfungsi untuk memanaskan fluida berbentuk air sehingga menghasilkan uap atau air panas. Uap atau air panas dibawah tekanan kemudian dapat digunakan untuk mentransfer panas ke suatu proses. Salah satu boiler yang digunakan di pabrik semen PT. Semen Indonesia adalah boiler pipa air yang panasnya didapat dari sisa panas hasil pengolahan semen. produksi steam boiler suspension pada quarter pertama menunjukan bahwa totalizer steam hanya mencapai 51% dari targetnya.Tujuan perhitungan ini adalah untuk menganalisa penurunan kapasitas boiler suspension.Metode perhitungan ini menggunakan metode perhitungan neraca panas pada masing masing masing ruang konveksi boiler dengan menggabungkan perhitungan yang disediakan oleh manufaktur. Permasalahan dalam analisa penurunan kapasitas boiler suspension preheater ini adalah tidak adanya metering gas panas yang masuk kedalam boiler dan pada perhitungan yang disediakan oleh manufaktur boiler adalah perhitungan gas panas yang masuk dihitung secara teoritis dan laju gas panas yang masuk adalah gas panas total yang masuk kedalam boiler suspension preheater.Dari hasil perhitungan yang dilakukan, telah ditemukan bahwa Pada boiler ILC terdapat penurunan laju gas panas sebesar 72% (80.342,75 Nm3/h) dan boiler SLC sebesar 52,3% (137.849,95 Nm3/h) sehingga menyebabkan penurunan laju kapasitas uap (Steam Flow) menjadi 21.793 kg/h dari kapasitas design sebesar 29.800 kg/h.
Pengaruh variasi sudu pada piringan poros penggerak turbin angin model savonius Heri Subektiono
Jurnal Teknik Mesin Vol 18, No 2
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi hasil pengamatan peneliti, bahwa seiring dengan pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari, kebutuhan energi listrik semakin hari semakin bertambah. Penyediaan sumber energi listrik di negara berkembang seperti Indonesia sudah mulai mengalami keterbatasan. Pembangkit listrik yang ada sudah tidak mampu untuk mensupplay energy listrik pada waktu tertentu karena sumber energi listrik yang mulai terbatas. Oleh sebab itu, pada saat ini banyak penelitian yang melakukan penelitian tentang energi terbarukan agar mendapatkan  sumber energi baru yang memiliki dampak positif bagi lingkungan dan bersifat renewable. Salah satu sumber energi terbarukan yang ramah lingkungan serta mudah diperoleh adalah energi angin. Salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah peneliti membahas tentang pemanfaatan energi angin sebagai penghasil listrik dengan menggunakan turbin angin savonius dengan variasi sudu pada piringan poros penggerak. Pada Penelitian ini menggunakan metode eksperimental yaitu melihat secara langsung bagai mana pengaruh variasi sudu pada priringan poros penggerak turbin angin savonius terhadap daya listriknya. Dari penelitian tersebut, didapatkan hasil daya listrik tertinggi yaitu sebesar 2,07 watt dengan efisiensi turbin 1,12% pada variasi sudu pada piringan poros penggerak turbin angin, akan tetapi pada variasi sudu terjadi efisiensi tertinggi yaitu 1,7 % dengan daya listrik sebesar 2,45 watt. Dari penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan variasi sudu pada piringan poros penggerak turbin angin daya listrik yang dihasilkan akan semakin besar.
PENGARUH ANGKA OKTAN TERHADAP PERFORMA DAN EMISI GAS BUANG HONDA NEW MEGA PRO 150 CC Muhammad Baitul Akbar Laduni
Jurnal Teknik Mesin Vol 18, No 2
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selection of the wrong type of fuel oil can affect engine performance and vehicle exhaust emissions. Fuel is distinguished by the number of octane levels it has. The higher the octane number of the fuel, the better the quality of the fuel. The purpose of this experiment is to determine the effect of octane number on torque (kg.m), effective power (PS), specific fuel consumption (kg.ps-1.hour-1), carbon monoxide emissions (%) and hydrocarbon emissions (ppm). The method used is a true experimental design. The experimental results show that the highest torque at 3000-6000 rpm uses 98 octane fuel which is 59.51 kgm, 92 octane fuel is 60.57 kgm, and 90 octane fuel is 40.52 kgm.The highest effective power at 3000-6000 Rpm is obtained on 98 octane fuel, which is 318.83 PS and the smallest on 90 octane fuel, which is 182.63 PS. The best specific fuel consumption (SFC) and thermal efficiency is to use 98 octane fuel at all Rpm.The test results using the Automotive Emisson Analyzer Hg-5210 show that 90 octane fuel produces quite high carbon monoxide and hydrocarbon emissions, while 92 octane fuel is quite low, and 98 octane produces the least exhaust gas emissions. Keywords: Oktane Number, Effective Power, Torque, SFC, Thermal Efficiency, Exhaust Gas Emissions
SIMULASI VARIASI PEMBEBANAN PADA RANGKA SEPEDAH LISTRIK MENGGUNAKAN SOFTWARE SOLID WORKS Shah Jehan Maulana
Jurnal Teknik Mesin Vol 18, No 2
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam penelitian ini dilakukan perencanaan pembebanan pada rangka atau frame sepedah listrik. Berbeban material aluminium alloys seri 6061 dengan menggunakan skofrware solidworks 2016dengan pembebanan 100,120 dan 130kg. Dengan tujuan mengetahui distribusi tekanan von misses, displacement, fos (faktor of safery)yang terjadi pada rangka.
ANALISIS KEKUATAN TARIK, KEKERASAN, DAN STRUKTUR MIKRO PADA PENGELASAN SMAW STAINLESS STEEL 316 DENGAN VARIASI ARUS faris baihaqi muklis
Jurnal Teknik Mesin Vol 18, No 2
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh variasi arus dengan metode SMAW (Shielded Metal Arc Welding) terhadap tarik, kekerasan, dan struktur mikro pada sambungan stainless steel 316 dan ST 41. Penelitian ini berisi bahan tahan karat stainless steel 316 dan disambung baja karbon rendah ST 41 dengan elektroda E 308. Berbagai arus yang digunakan termasuk 80 ampere, 70 ampere, dan 90 ampere. Setelah proses pengelasan, langkah selanjutnya adalah membuat tiga spesifikasi kekerasan dan struktur mikro. Setelah itu, pengujian kekerasan dan pengujian struktur mikro dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah proses kekerasan hasil las, dengan perlakuan pada semua variasi arus lebih dari dua kali lipat bahan baku ST 41 dan lebih dari dua kali lipat bahan baku stainless steel 316. Nilai kekerasan optimal pada spesimen dengan perlakuan pengelasan terdapat pada arus 80 ampere dengan hasil sebesar 68 HRB. Setiap penambahan arus menunjukkan peningkatan nilai kekerasan di daerah weld metal karena perubahan struktur mikro dendritik yang jumlahnya meningkat, akan tetapi mengalami penurunan di HAZ (Heat Affected Zone) akibat struktur mikro ferit membesar di temperatur tinggi. Berdasarkan hasil penelitian, bisa disimpulkan bahwa hasil uji struktur mikro membagikan peningkatan struktur perlit setelah proses pengelasan. Hasil penelitian dengan uji t menerangkan  bahwa presentasi perlit dan ferit dengan variasi arus 70 Ampere, 80 Ampere dan 90 Ampere terdapat perbedaan dan hasil penelitian uji anovo satu arah menandakan nilai kekerasan di HAZ stainless steel 316, Baja ST 41 dan logam lasan dengan variasi arus 70 Ampere, 80 Ampere dan 90 Ampere terdapat perbedaan.