cover
Contact Name
Mochamad Rizqi Adhi Pratama
Contact Email
rizqi.adhi@unw.ac.id
Phone
+628976267469
Journal Mail Official
dwijalokaunw@gmail.com
Editorial Address
Jalan Diponegoro No. 186, Ungaran
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
DWIJALOKA Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah
ISSN : 27161242     EISSN : 27224651     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
DWIJALOKA Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah is a journal which publish articles concerned with education in elementary, junior, and high schools. Basic is published in March, July, and November annually.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 124 Documents
Peningkatan Keterampilan Menulis Laporan Pengamatan Melalui Model Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Explorer School Enviroment (Ese) Bagi Siswa Kelas X IPS 2 SMA N 1 Weleri Semester 1 Tahun Pelajaran 2018/2019 Siti Umaroh
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.826 KB) | DOI: 10.35473/dwijaloka.v1i2.584

Abstract

Tujuan penelitian adalah: a) mengetahui proses peningkatan keterampilan menulis laporan pengamatan melalui model pembelajaran PBL berbantuan ESE bagi siswa kelas X IPS 2 SMAN 1 Weleri semester 1 Tahun Pelajaran 2018/2019, b) mengetahui besarnya peningkatan keterampilan menulis laporan pengamatan melalui model pembelajaran PBL berbantuan ESE bagi siswa kelas X IPS 2 SMAN 1 Weleri semester 1 Tahun Pelajaran 2018/2019, c) mengetahui perubahan perilaku siswa kelas X IPS 2 SMAN 1 Weleri semester 1 Tahun Pelajaran 2018/2019 setelah belajar menulis laporan pengamatan melalui model pembelajaran PBL berbantuan ESE. Penelitian ini menggunakan desain PTK meliputi dua siklus dengan masing – masing 2 pertemuan @ 2 jam pelajaran (2 x 45 menit) yang meliputi kegiatan: perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Berdasarkan tindakan yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa: a) Proses pembelajaran keterampilan menulis laporan pengamatan melalui model PBL berbantuan ESE pada siklus II sudah berjalan dengan baik, kondusif, menarik, menyenangkan, b) keterampilan menulis laporan pengamatan melalui model PBL berbantuan ESE bagi siswa kelas X IPS 2 SMAN 1 Weleri mengalami peningkatan pada pra siklus yang tuntas 16 siswa, pada siklus I ada 27 siswa, siklus II yang tuntas menjadi 32 siswa, c) perilaku siswa setelah melaksanakan pembelajaran menulis laporan pengamatan melalui model PBL berbantuan ESE mengalami perubahan dari perilaku yang kurang baik menjadi baik meliputi kerja sama dan tanggung jawab.Kata Kunci: Problem Based Learning, Explorer School Enviroment
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERHITUNG PENAMBAHAN MELALUI PEMBELAJARAN SISKRANA PESERTA DIDIK KELOMPOK B TK PAMEKAR SIWI GUNTUR DEMAK SEMESTER 2 TAHUN PELAJARAN 2019/2020 Ujiwati Kukuh Saputri
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1258.116 KB) | DOI: 10.35473/dwijaloka.v1i1.497

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana proses pembelajaran, perubahan perilaku peserta didik dan seberapa banyak peningkatan kemampuan berhitung pada peseta didik Kelompok B TK Pamekar Siwi Guntur Demak. PTK ini dilakukan dalam dua siklus. Terjadi perilaku belajar yang signifikan . hasil siklus 1 prosentase keberhasilan atau ketuntasan hanya 58,83% dan ketuntasan semakin meningkat pada siklus 2 sekitar 79%. Kata Kunci; berhitung, penambahan, siskranaPENINGKATAN KEMAMPUAN BERHITUNG PENAMBAHAN MELALUI PEMBELAJARAN SISKRANA PESERTA DIDIK KELOMPOK B TK PAMEKAR SIWI GUNTUR DEMAK SEMESTER 2 TAHUN PELAJARAN 2019/2020
Analisis Nilai Karakter dalam Lagu Anak Karya A.T. Mahmud Mahmudi Mahmudi; Ikha Listyarini; Mei Fita Asri Untari
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.37 KB) | DOI: 10.35473/dwijaloka.v1i2.589

Abstract

Seiring dengan perkembangan dunia yang begitu cepat, Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah memberikan perubahan signifikan terhadap seluruh aspek kehidupan manusia, di antaranya pada bidang pendidikan. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terutama pada bidang pendidikan telah melupakan pendidikan karakter. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya kasus kriminal, asisula dan kekerasan yang dilakukan di dalam dunia pendidikan. Salah satu pembentukan karakter pada anak akan dapat terakomodasi melalui pendidikan musik. A. T. Mahmud merupakan salah satu dari sekian pencipta lagu anak – anak pada saat itu.. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis nilai karakter dalam lagu anak karya A. T. Mahmud. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumtasi. nilai karakter yang terdapat dalam lagu anak karya A.T Mahmud diantaranya: nilai religius, rasa ingin tahu, menghargai prestasi, kerja keras, jujur, disiplin, komunikatif, kreatif. Nilai karakter yang paling banyak yaitu menghargai prestasi terdapat dalam 3 lagu.Kata Kunci: karakter, lagu anak, A.T. Mahmud
Penggunaan Strategi Think-Talk-Write untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Teks Eksposisi Peserta Didik Kelas XTP-3 SMK Negeri 2 Sragen Semester 1 Tahun Pelajaran 2019/2020 Febti Lita Yulianti
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.423 KB) | DOI: 10.35473/dwijaloka.v1i2.580

Abstract

Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana proses pembelajaran, seberapa banyak peningkatan keterampilan menulis teks eksposisi, dan perubahan perilaku peserta didik dengan Strategi Think-Talk-Write pada peserta didik kelas X TP-3 SMK Negeri 2 Sragen.PTK ini dilakukan dua siklus. Terjadi perubahan perilaku belajar dari aspek keaktifan, semangat, kecepatan, kreatif, dan disiplin. Nilai karakter kerja sama, komunikatif, dan percaya diri terlihat baik. Hasil siklus I : 78,67, dengan ketuntasan: 71,87%. Siklus II : 90,1 dengan ketuntasan 90,62 % .Berdasarkan hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa Strategi Think-Talk-Write dapat meningkatkan Keterampilan peserta didik dalam materi menulis teks eksposisi.Kata Kunci: Penggunaan, Strategi Think-Talk-Write , Teks Eksposisi
Keefektifan Model Discovery Learning Berbantu Media Vikoci Terhadap Hasil Belajar Siswa SD Nahdia Ahya Putri; Sukamto Sukamto; Henry Januar Saputra
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 1, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/dwijaloka.v1i3.699

Abstract

Latar belakang dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa kelas V SD pada mata pelajaran IPA materi daur air dan kurangnya pemahaman konsep materi daur air. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui efektif atau tidaknya model pembelajaran Discovery Learning berbantu media VIKOCI terhadap hasil belajar IPA siswa SD. Penelitian ni dilaksanakan pada salah satu SDN di Batang kelas V yang berjumlah 21 siswa dengan menggunakan teknik pengambilan sampel yaitu “purposive sampling”. Desain penelitian yang digunakan adalah one group pretest-posttest design. Berdasarkan hasil analisis data penelitian setelah mendapatkan perlakuan dengan menggunakan model Discovery Learning berbantu media VIKOCI diperoleh thitung = 7,007> ttabel = 2,080. Maka Ha diterima yang berarti hasil belajar siswa mencapai KKM 70 dan ketuntasan belajar klasikal mencapai 90,47%. Maka terdapat perbedaan hasil belajar IPA materi daur air pada salah satu kelas V SDN di Batang sesudah diberikan perlakuan menggunakan model pembelajaran Discovery Learning berbantu media VIKOCI (Video, Kompor, dan Panci).Kata Kunci : model Discovery Learning, media VIKOCI, hasil belajar 
Studi Kasus Bullying di SD Negeri 2 Bero Jaya Timur Kecamatan Tungkal Jaya Kabupaten Musi Banyuasin Ani Sholekhah; Kiswoyo Kiswoyo; Khusnul Fajriyah
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 1, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/dwijaloka.v1i3.689

Abstract

Kekerasan dalam pendidikan diasumsikan terjadi sebagai akibat kondisi tertentu yang melatarbelakanginya, baik faktor internal, eksternal, dan tidak timbul secara begitu saja, melainkan dipicu oleh suatu kejadian. Perilaku bullying merupakan perilaku yang sering tidak disadari keberadaanya, banyak pihak yang masih menggap perilaku bullying suatu hal yang wajar di lingkungan sekitar sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis bullying, untuk mengetahui faktor-faktor penyebab perilaku terjadinya bullying, dan untuk mengetahui penanganan di sekolah. Jenis penelitian ini kualitatif deskriptif yang menjelaskan jenis-jenis, faktor penyebab perilaku bullying yang terjadi pada kelas III, IV, dan V di SD Negeri 2 Bero Jaya Timur Kecamatan Tungkal Jaya Kabupaten Musi Banyuasin yang terdiri dari pelaku dan korban bullying. Adanya wawancara dari kepala sekolah, guru kelas, dan siswa baik pelaku maupun korban bullying. Jenis-jenis bullying yang terjadi yaitu bullying verbal dan bullying fisik. Bullying verbal berupa:  memanggil nama teman dengan julukan lain, seperti: nama orang tua, nama istilah yang lucu, menertawai, mengancam, menggoda, dan mengolo-olok. Contoh Bulliying secara fisik yang terjadi yaitu: menjegal kaki, menarik kursi yang hendak diduduki, memukul (menggunakan tangan ataupun penggaris), mencubit, menarik hijab, menampar, menendang, menyembunyikan (sepatu dan tas), mencoret buku, mencipratin lumpur. Faktor penyebab terjadinya tindakan bullying adalah faktor kelompok sebaya dan sekolah. Kepala sekolah dan guru menganggap bullying yang terjadi masih wajar dan hal itu bagian dari cara beradaptasi anak. Penanganan dilakukan dengan cara: Memanggil siswa yang melakukan tindakan bullying ke kantor untuk diberi nasihat dan bimbingan oleh guru.  
Kegiatan Ekstrakurikuler Paskibra sebagai Upaya Pembentukan Civic Disposition Peserta Didik di SD Negeri Sambiroto 01 Semarang Meli Rahayu; Qoriati Musyafanah; Kiswoyo Kiswoyo
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 2, No 1 (2021): Maret 2021
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/dwijaloka.v2i1.938

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pembentukan Civic Disposition (karakter kewarganegaraan) peserta didik melalui ekstrakurikuler Paskibra di SD Negeri Sambiroto 01 Semarang. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana kegiatan ekstrakurikuler Paskibra dapat mengupayakan pembentukan Civic Disposition (karakter kewarganegaraan) peserta peserta didik. Penelitian ini dilaksanakan dilaksanakan di SD Negeri Sambiroto 01 Semarang dengan jumlah 52 Peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dan disajikan dalam deskripsi. Hasil penelitian menunjukan bahwa kegiatan ekstrakurikuler Paskibra dapat mengupayakan pembentukan karakter kewarganegaraan. Pembentukam karakter kewarganegaan tersebut  meliputi pembentukan sikap disiplin,  bertanggung jawab, keberanian, kesopanan, kepedulian, hidup rukun. Dapat dilihat ketika peserta didik mengikuti kegiatan  ekstarkurikukuler Paskibra dengan mengikuti tata tertib, peserta didik mampu menjadi contoh untuk teman-teman yang lain, peserta didik memiliki jiwa korsa dan peduli terhadap teman, peserta didik mengikuti ekstrakurikuler Paskibra tanpa paksaan. Selain itu peserta didik dapat mengekspresikan sikap cinta tanah air dan sebagai generasi penerus bangsa, peserta didik wajib memiliki karakter kewarganegaraan sesuai dengan dasar negara Indonesia. Kata Kunci: Ekstakurikuler, Civic Disposition, Paskibra.
Peran Guru Kelas VI A pada Pelaksanaan Bimbingan Konseling dalam Mengembangkan Nilai-Nilai Karakter Peserta Didik di Aditya Arif Rianto
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 2, No 1 (2021): Maret 2021
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/dwijaloka.v2i1.929

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis peran guru  kelas VI A pada pelaksanaan bimbingan konseling dalam mengembangkan nilai-nilai karakter peserta didik di SD Negeri Tandang 03 Semarang. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik analisis data penelitian kualitatif melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis penelitian yang menggunakan pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, angket dan dokumentasi. Hasil observasi berdasarkan pilihan “YA” dan “TIDAK” lebih banyak memilih jawaban “YA”, dapat dibuktikan dengan sikap dan perilaku yang ditunjukkan peserta didik sesuai dengan 18 nilai-nilai karakter. Sedangkan hasil wawancara bersama Kepala Sekolah, guru kelas VI A dan peserta didik dibuktikan bahwa bimbingan konseling memberikan dampak yang positif pada karakter peserta didik. Pelaksanaan bimbingan konseling dikemas guru dengan nyaman dan menyenangkan sehingga dapat terlaksana dengan baik. Hasil angket peserta didik menunjukkan > 90% peserta didik menunjukkan nilai-nilai karakter dengan kategori “sangat baik” sedagkan guru melalui paparan pernyataan yang menunjukkan sikap positif pembiasaan yang baik.Kata Kunci: Peran Guru, Bimbingan Konseling, Nilai-nilai Karakter.
Analisis Higher Order Thinking Skills pada Instrumen Evaluasi Muatan IPA Kelas IV Sekolah Dasar Indah Dwi Lestari; Arfilia Wijayanti; Filia Prima Artharina
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 1, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/dwijaloka.v1i3.695

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui HOTS (Higher Order Thinking Skills) pada instrumen evaluasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Tempat yang dipilih dalam penelitian ini adalah  SD Negeri 3 Peganjaran Kecamatan Bae Kabupaten Kudus. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui  observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian terkait Higher Order Thinking Skills (HOTS) pada instrumen evaluasi (penilaian) muatan IPA menunjukkan bahwa SD Negeri 3 Peganjaran telah melaksanakan penilaian pengetahuan yang memuat HOTS. Soal HOTS bentuk tes pilihan ganda, isian singkat dan jawaban singkat belum 100% berjalan dengan baik, dapat dibuktikan dengan adanya temuan hasil telaah soal HOTS bentuk tes  pilihan ganda, isian singkat, dan jawaban singkat dimana kategori C5 hanya muncul di soal PH 1 dan PH 4 dan kategori C6 belum terdapat dalam semua penilaian. Hasil perhitungan persentase HOTS dalam penilaian PH 1 sebesar 20%, PH 2 sebesar 13,33%, PH 3 sebesar 20%, PH 4 sebesar 20%, PH 5 sebesar 13,33%, PTS sebesar 15,55%, dan PAS sebesar 13,33%.Kata Kunci : HOTS, Instrumen Evaluasi. IPA, Sekolah Dasar
Implementasi Model Paired Story Telling Berbasis Kearifan Lokal untuk Meningkatkan Ketrampilan Bercerita Siswa Kelas IV Tema Kayanya Negeriku SDN 4 Damarjati Kalinyamatan Jepara Tyas Anggun Firdausia; Filia Prima Artharina; Muhammad Arief Budiman
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 2, No 1 (2021): Maret 2021
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/dwijaloka.v2i1.943

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan ketrampilan bercerita dengan menggunakan model Paired Story Telling berbasis kearifan lokal pada siswa kelas IV Tema kayanya negeriku di SDN 4 Damarjati Kalinyamatan Jepara. Model Paired Story Telling dipilih dikarenakan pada dasarnya model tersebut kreatif dalam membantu mengembangkan potensi bercerita siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 4 Damarjati pada kelas IV dengan jumlah 34 peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen kuantitatif dengan menggunakan tes kemampuan bercerita. Desain yang digunakan penelitian adalah 0ne-Group-Pretest-Posttest dan teknik analisis data yang dilakukan menggunakan statistika deskripsi kuantitatif. Hasil penelitian berupa indikator kemampuan bercerita yang diturunkan dari aspek nonkebahasaan. Hasil ketuntasan klasikal belajar Pretest-Posttest terdapat perbedaan dari 32% menjadi 76%. Maka hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat peningkatan ketrampilan bercerita setelah menggunakan model Paired Story Telling berbasis kearifan lokal pada siswa kelas IV SDN 4 Damarjati Kalinyamatan Jepara.Kata Kunci : model Paired Story Telling, kearifan lokal, ketrampilan becerita.

Page 3 of 13 | Total Record : 124