cover
Contact Name
Mochamad Rizqi Adhi Pratama
Contact Email
rizqi.adhi@unw.ac.id
Phone
+628976267469
Journal Mail Official
dwijalokaunw@gmail.com
Editorial Address
Jalan Diponegoro No. 186, Ungaran
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
DWIJALOKA Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah
ISSN : 27161242     EISSN : 27224651     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
DWIJALOKA Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah is a journal which publish articles concerned with education in elementary, junior, and high schools. Basic is published in March, July, and November annually.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 124 Documents
Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita Materi Pecahan Kelas V SDN Gunungpati 02 Diah Ayu Rahmawatiningsih; Sukamto Sukamto; Ervina Eka Subekti
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 2, No 1 (2021): Maret 2021
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/dwijaloka.v2i1.934

Abstract

Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan-kesalahan peserta didik yang belum mampu menyelesaikan soal pemecahan matematika materi pecahan. Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar peserta didik kelas V SDN Gunungpati 02 Semarang pada mata pelajaran matematika, salah satunya dalam menyelesaikan soal cerita matematika materi pecahan. Penelitian ini dilakukan di SDN Gunungpati 02 Semarang dengan subjek penelitian berjumlah 24 peserta didik. Prosedur analisis kesalahan peserta didik yang digunakan adalah Prosedur Newman. Jenis penelitian ini adalah penelitian dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah tes tertulis, wawancara dan studi dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek penelitian melakukan kesalahan pada masing-masing butir soal dengan berbagai tipe kesalahan, yakni kesalahan membaca sebanyak 16 kali dengan presentase 11,11% dalam kategori kesalahan rendah, kesalahan memahami masalah adalah sebanyak 30 kali dengan presentase 20,83% dalam kategori kesalahan rendah, kesalahan transformasi adalah sejumlah 80 kali dengan presentase 55,56% dalam kategori kesalahan sangat tinggi, kesalahan proses perhitungan adalah sejumlah 36 kali dengan presentase 25,00% dalam kategori kesalahan cukup tinggi, dan kesalahan penarikan kesimpulan adalah sebanyak 78 kali dengan presentase 54,17% dalam kategori kesalahan tinggi.Keywords:  Error Analysis, fractional matter, Newman Procedure 
Penerapan Media Video Kebencanaan dengan Model Teams Games Tournament (TGT) pada Peserta Didik Sekolah Dasar Ratriadi Ari Nurseta; Mei Fita Asri Untari; Ikha Listyarini
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 1, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/dwijaloka.v1i3.700

Abstract

Sektor pendidikan merupakan salah satu strategi yang efektif untuk mengurangi risiko terjadinya bencana alam dengan cara menyisipkan materi kebencanaan dalam materi pelajaran, terutama di daerah yang sering terdampak terjadinya bencana alam. Berdasarkian hasil wawancara dan observasi, penggunaan media pembelajaran tentang mitigasi bencana di SDN Mranggen 1 Kabupaten Magelang masih belum memadai yang menjadikan informasi tentang materi kebencanaan belum dapat disampaikan dengan baik.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dapat diterapkan atau tidak media video kebencanaan dengan model Teams Games Tournament (TGT)  pada peserta didik kelas V SDN Mranggen 1 Kabupaten Magelang.Penelitian ini menggunakan desain One Group Pretest Posttest Desain. Sampel dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas V SDN Mranggen 1 Kabupaten Magelang yang berjumlah 26 peserta didik. Analisis data yang dilakukan  menggunakan uji t-test. Berdasarkan hasil uji t-test didapat nilai thitung sebesar 7,518893181, sedangkan nilai ttabel dengan taraf signifikan 5% dan db 25 didapatkan nilai ttabel sebesar 2,506. Dapat diketahui bahwathitung > ttabel (7,518893181>2,506) sehingga Ha diterima dan H0 ditolak. Hal ini dapat dibuktikan dengan rata-rata setelah dilakukan posttest sebesar 71 dan ketuntasan belajar kalsikal sebasar 77%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran video kebencanaan dengan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dapat diterapkan pada tema 5 kelas V SDN Mranggen 1 Kabupaten Magelang.Kata Kunci : Penerapan, Video Kebencanaan, Teams Games Tournament
Analisis Penguatan Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran Kelas IV SDN Gayamsari 01 Semarang Normalia Maulidiana; Ervina Eka Subekti; Intan Rahmawati
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 1, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/dwijaloka.v1i3.691

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan penguatan pendidikan karakter dalam pembelajaran siswa kelas IV SDN Gayamsari 01 Semarang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa: 1.Program Penguatan Pendidikan Karakter di SD Negeri Gayamsari 01 Semarang sudah terlaksana dengan baik dimana dalam pelaksanaanya nilai karakter religius, mandiri, nasionalisme, integritas dan gotong royong sudah terintegrasi dalam kegiatan pembelajaran yang berlangsung, 2.Nilai penguatan pendidikan karakter pada diri siswa kelas IV menunjukan hasil yang beragam, empat nilai karakter menunjukan sudah membudaya yaitu nilai karakter religius, nilai karakter nasionalisme, nilai karakter integritas dan nilai karakter gotong royong keempat nilai karakter tersebut sudah diimplementasikan oleh siswa dengan baik dan berkesinambungan sedangkan satu nilai karakter yaitu nilai mandiri mulai berkembang pada diri siswa hal tersebut menunjukan bahwa siswa belum terbiasa dalam mengimplementasikan nilai karakter mandiri, 3. Peran guru membentuk karakter siswa dalam kegiatan pembelajaran ditunjukan dengan guru sudah menjadi model karakter yang baik bagi siswa di dalam kegiatan pembelajaran, 4. Pelaksanaan Penguatan Pendidikan Karakter dalam pembelajaran secara offline maupun online saat masa pandemi sudah terlaksana dengan baik akan tetapi masih ada beberapa kendala sehingga belum terlaksana secara maksimal.Kata Kunci: Penguatan Pendidikan Karakter, Pembelajaran, Sekolah Dasar 
Penggunaan Media Montase untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPA Kelas V Fakinatul Izzun Himmah; Rofian Rofian; Mira Azizah
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 2, No 1 (2021): Maret 2021
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/dwijaloka.v2i1.939

Abstract

Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah rendahnya minat belajar siswa. Hal tersebut disebabkan karena kurangnya penggunaan media pembelajaran yang mendukung pada mata pelajaran IPA, IPA dipandang sebagai mata pelajaran yang kurang diminati, sulit dipahami dan membosankan oleh sebagian besar siswa. Sehingga pada saat pembelajaran siswa mudah merasa jenuh, mudah mengantuk, kurang aktif, dan kurang antusias dalam mengikuti pembelajaran. Tujuan yang ingin dicapai penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan penggunaan media montase terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran IPA kelas V SD Negeri 02 Tanjungsari Pemalang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain Pre-Experimental dengan model One Group Pretest-Posttest. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD Negeri 02 Tanjungsari Pemalang. Sampel yang diambil adalah semua siswa kelas V SD Negeri 02 Tanjungsari Pemalang yang berjumlah 24 siswa dengan menggunakan teknik Non Probability Sampling yang merupakan jenis sampling jenuh. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan uji t diperoleh hasil  sebesar 10,305 dan koefisien signifikan pada taraf 5% dan db = 24 – 1 = 23 maka diperoleh  sebesar 2,06866 jadi nilai  >  maka  ditolak dan  diterima artinya penggunaan media montase dapat meningkatkan minat belajar siswa. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa penggunaan media montase dapat  meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran IPA kelas V SD Negeri 02 Tanjungsari Pemalang.            Kata Kunci: Media montase, Minat Belajar Siswa, IPA 
Peningkatan Hasil Belajar PKN Melalui Metode Role Playing Menggunakan Media Kartu Suara Materi Pemilu dan Pilkada pada Siswa Kelas VI SDN Palebon 01 Kecamatan Pedurungan Aprilia Milasari; Mei Fita Asri Untari; Kiswoyo Kiswoyo
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 2, No 1 (2021): Maret 2021
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/dwijaloka.v2i1.930

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana meningkatkan hasil belajar PKn kelas VI Semester I di SDN Palebon 01 Kecamatan Pedurungan Kota Semarang dalam materi Pemilu dan Pilkada melalui penerapan metode role playing dengan media kartu suara, dengan tujuan penelitian ini adalah dapat meningkatan hasil belajar melalui penerapan metode role playing. Jenis penelitian tindakan kelas (PTK) yang menggunakan data 26 siswa dari 16 siswa perempuan dan 10 siswa laki-laki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam menerapkan metode role playing mencapai peningkatan dalam minat belajar siswa dengan hasil belajar PKn materi pemilu dan pilkada siswa kelas VI, dengan hasil belajar pada siklus I dengan nilai rata-rata 45 dan meningkat pada siklus II nilai rata-rata 85. Hasil belajar soal pre test sebanyak 15 % tuntas (4 siswa) dan 85 % belum tuntas (22 siswa) dan 96 % tuntas (25 siswa) dan 4 % belum tuntas (1 siswa) hal tersebut menunjukkan sudah mencapai kriteria ketuntasan minimal  (KKM). Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang dapat disampaikan hendaknya menerapkan metode bermain peran pada mata pelajaran PKn materi pelaksanaan pemilu dan pilkada. Pembelajaran lebih efektif dengan menerapkan metode role playing agar semakin menyenangkan dan bermakna bagi siswa. Kata kunci :  Peningkatan hasil belajar, PKn, Materi Pemilu dan Pilkada.
Penerapan Pendidikan Karakter Tanggung Jawab untuk Meningkatkan Kesadaran Siswa Melalui Budaya Sabtu Bersih di SDN Pleburan 03 Semarang Pramudita Tyas Hapsari; Sunan Baedowi; Qoriati Mushafanah
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 1, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/dwijaloka.v1i3.696

Abstract

        Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan pendidikan karakter tanggung jawab untuk meningkatkan kesadaran siswa melalui budaya sabtu bersih di SD Negeri Pleburan 03 Semarang. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, guru, siswa, dan orang tua SD Negeri Pleburan 03 Semarang. Objek penelitian ini adalah penerapan pendidikan karakter tanggung jawab untuk meningkatkan kesadaran siswa melalui budaya sabtu bersih. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik analisis Miles dan Huberman (reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan). Uji keabsahan data menggunakan triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendidikan karakter tanggung jawab untuk meningkatkan kesadaran siswa melalui budaya sabtu bersih di SD Negeri Pleburan 03 Semarang sudah berjalan dengan baik, dimana siswa melakukan tanggung jawab yang berkaitan dengan pendidikan karakter melalui budaya sabtu bersih di sekolah yang mereka tetap lakukan di saat pandemi dan diimplementasikan di rumah. Hal ini dilihat dari hasil observasi dan wawancara yang dilakukan peneliti. Melalui budaya sabtu bersih adalah salah satu cara menumbuhkan kesadaran siswa akan tanggung jawabnya serta dilakukannya pembiasaan-pembiasaan lain yang mendukung seperti pembiasaan upacara, apel pagi, senam, shalat dhuhur, membuang sampah pada tempatnya, mengerjakan tugas dengan tepat waktu yang bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran siswa akan tangggung jawabnya dan melakukannya atas dasar kemauan diri sendiri dan bukan paksaan dari orang lain.Kata Kunci : karakter, tanggung jawab, kesadaran
Peningkatan Minat dan Kemampuan Belajar Baca Tulis Al Quran Materi Tajwid Melalui Penerapan Model Pembelajaran Sulasi Bagi Peserta Didik Kelas IV-A SDN 01 Windurojo Kecamatan Kesesi Kabupaten Pekalongan Semester Gasal Tahun Pelajaran 2017/2018 Karmidi Karmidi
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 1, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/dwijaloka.v1i3.686

Abstract

Kemampuan belajar Baca Tulis al Quran materi Tajwid peserta didik kelas IV-A rendah. Lebih dari 60% peserta didik belum menguasai kompetensi secara baik. Tujuan  penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan belajar  materi Tajwid melalui penerapan model pembelajaran Sulasi. Penelitian dilaksanakan pada peserta didik kelas IV-A. Tehnik pengumpulan data melalui tes dan non tes, alat pengumpulan data berupa butir soal dan lembar pengamatan. Analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif komparatif. Hasil penelitian menunjukkan, penerapan model pembelajaran Sulasi dapat meningkatkan minat dan  kemampuan belajar Baca Tulis al Quran materi Tajwid kelas IV-A SDN 01 Windurojo Kecamatan Kesesi Kabupaten Pekalongan pada semester gasal tahun pelajaran 2017/2018.Kata Kunci :  Minat, Kemampuan, dan Model Pembelajaran Sulasi
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SD Berdasarkan Langkah Polya Zulfa Daril Maghfiroh; Sukamto Sukamto
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 2, No 1 (2021): Maret 2021
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/dwijaloka.v2i1.935

Abstract

Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dilihat dari hasil belajar yang telah diperoleh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi kemampuan pemecahan masalah. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitiatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Gunungpati 02 Semarang dan teknik pengumpulan data yang dilakukan terdiri dari observasi, wawancara, tes dan dokumnetasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles and Huberman yang meliputi pengumpulan data, Reduksi data dan menarik kesimpulan. Data yang diperoleh dari penelitian ini adalah kemampuan pemecahan masalah siswa dikelompokkan menjadi tiga kelompok, yaitu tinggi sedang dan rendah. Kemampuan siswa dapat dilihat dalam langkah Polya: (1) menentukan hal-hal yang diketahui dan yang ditanyakan. (2) menyajikan urutan langkah-langkah penyelesaian. (3) melaksanakan rencana dengan menuliskan jawaban. (4) menafsirkan hasil yang diperoleh. Siswa dikatakan mempunyai kemampuan pemecahan masalah apabila mampu memecahkan masalah berdasarkan langkah polya.Keywords: Polya’s steps, troubleshooting capabilities  
Analisis Nilai Karakter pada Lagu Anak dalam Buku Siswa Kurikulum 2013 SD/MI Kelas 1 Tema 2 Kegemaranku Nur Puji Fitriana; Moh. Aniq KHB; Sukamto Sukamto
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 1, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/dwijaloka.v1i3.701

Abstract

Konteks penelitian yang mendorong penelitian ini karena Pembentukan karakter pada anak dapat dibentuk berdasarkan pengaruh lingkugan, sekolah (formal) dan lingkungan tempat tinggal (informal). Pendidikan karakter dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai cara, salah satunya dengan menggunakan lagu anak. Dalam lagu anak terdapat berbagai nilai karakter yang terkandnung didalamnya namun ada beberapa anak yang tidak memahami nilai karakter yang terkandung dalam lagu anak tersebut. Implementasi pendidikan karakter di sekolahan sejalan dengan penerapan kurikulum. Perkembangan kurikulum pendidikan di Indonesia dari tahun ke tahun berkembang menjadi lebih baik. Perubahan kurikulum disesuaikan dengan perubahan zaman dan kebutuhan siswa akan muatan materi yang tidak hanya mengembangkan aspek pengetahuan namun juga seimbang dengan aspek keterampilan dan aspek sikap. Selain itu, perlu diterapkan kurikulum yang tidak hanya berbasis kompetensi namun sekaligus berbasis karakter, oleh karena itu pemerintah merefitalisasi pendidikan karakter dalam seluruh jenis dan jenjang pendidikan termasuk dalam pengembangan kurikulum. Fokus penelitian ini adalah ditentukan  fokus dalam penelitian ini adalah menganalisis nilai karakter apa saja  yang terdapat pada lagu anak dalam Buku Siswa Kurikulum 2013 SD/MI Kelas 1 Tema 2 Kegemaranku . Hasil dari penelitian ini berupa bagaimana isi atau kandungan nilai karakter pada lagu anak dalam buku siswa kurikulum 2013 sd/mi kelas 1 tema 2 kegemaranku. Yaitu berupa lirik lagu yang mengandung nilai karakter yang dapat diterapkan atau digunakan sebagai pengembangan karakter pada anak. Simpulan dari penelitian ini adalah nilai karakter yang terdapat pada lagu anak dalam buku sisiwa kurikulum 2013 sd/mi kelas 1 tema 2 kegemaranku diantaranya: religius,  jujur, disiplin, Cinta Tanah Air, Menghargai Prestasi, Bersahabat/komunikatif, Cintai Damai, Gemar Membaca, Peduli Lingkungan dan Tanggug Jawab.Kata kunci : Nilai, Karakter, Lagu anak, Buku siswa, Kurikulum
Analisis Nilai Karakter pada Ekstrakurikuler Seni Musik dan Tari di SD Negeri Candi 01 Semarang Dewi Ayu Wulandari; Ervina Eka Subekti; M Yusuf Setia Wardana
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 1, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/dwijaloka.v1i3.692

Abstract

Latar belakang dalam penelitian ini adalah karena masih kurangnya penanaman nilai karakter di usia anak. Dimana masih terdapat siswa dalam berbicara menggunakan bahasa yang tidak baik, etika terhadap teman. Dan masih banyak guru yang belum mengetahui manfaat dari kegiatan pembelajaran seni musik dan tari dalam membentuk karakter siswa. Konteks Penelitian ini adalah (1) Tidak hanya membentuk siswa yang cerdas melainkan siswa yang berkarakter. (2) Penanaman karakter melalui ekstrakurikuler seni musik dan tari dengan segala aspek nilai karakter yang dapat terlihat didalamnya. Fokus Penelitian ini adalah 1) Nilai karakter apa saja yang ditanamkan melalui ekstrakurikuler seni musik dan tari di SD Negeri Candi 01 Semarang. 2) Bagaimana penanaman nilai karakter melalui ekstrakurikuler seni musik dan tari di SD Negeri Candi 01 Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai karakter apa saja yang terdapat dalam kegiatan ekstrakurikuler seni musik dan tari. 1) Untuk mengetahui nilai karakter apa saja yang ditanamkan melalui ekstrakurikuler seni musik dan tari di SD Negeri Candi 01 Semarang. 2) Untuk mengetahui bagaimana penanaman nilai karakter melalui ekstrakurikuler seni musik dan tari di SD Negeri Candi 01 Semarang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil analisis dalam penelitian ini menunjuk bahwa pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler seni musik dan tari dilaksanakan setiap hari kamis yang dimulai pukul 13,00- 15.30 WIB. Sistem yang digunakan dalam ekstrakurikuler seni musik menggunakan alat musik pianika, bagaimana cara memainkan, menghafal not. Sistem yang digunakan dalam ekstrakurikuler seni tari melakukan tarian tradisional, menghafal gerakan tarian. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan terdapat karakter religius, toleransi, disiplin, peduli sosial, dan tanggung jawab yang terlihat dalam kegiatan ekstrakurikuler seni musik dan tari.

Page 4 of 13 | Total Record : 124