cover
Contact Name
Ichsan Habibi
Contact Email
jurnalscientia@gmail.com
Phone
+6288276494075
Journal Mail Official
admin@jurnal.lp2msasbabel.ac.id
Editorial Address
Institute of Research and Community Service (LP2M) IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung Jl. Raya Petaling KM. 13, Mendo Barat Subdistrict, Bangka Regency, 33173, Bangka Belitung Islands Province Indonesia
Location
Kab. bangka,
Kepulauan bangka belitung
INDONESIA
Scientia: Jurnal Hasil Penelitian
ISSN : -     EISSN : 26553716     DOI : https://doi.org/10.32923/sci
Scientia: Jurnal Hasil Penelitian is a peer-reviewed, open access, and a scientific journal. It contains research studies with particular interest in: * Islamic Religious Research * Social and Humanities Research * Education Journal audiences are learned readers, researchers, policymakers, administrators, and educational organizations.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2020): Scientia" : 5 Documents clear
THE ANALYSIS OF JOKO WIDODO, PRABOWO SUBIANTO, AND NADIEM MAKARIM SPEECH’S IN SPEECH ACT AND THE FUNCTION OF THE EXPRESSION OF THE CORONA VIRUS Suparto, Windy Puspitasari
Scientia: Jurnal Hasil Penelitian Vol. 5 No. 1 (2020): Scientia
Publisher : LP2M IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/sci.v5i1.1333

Abstract

This aimed to describe the use of speech acts in the form of locutionary acts, illocutionary acts, perlocutionary acts, and expressive speech acts used by corona virus topic as the hot news. This research used descriptive qualitative method. The subject of this research are Ir. H. Joko Widodo, Nadiem Anwar Makarim, B.A., M.B.A. who had been joining KompasTV Program at Channel Youtube and H. Prabowo Subianto Djojohadikusumo who had been joining Garuda Siaga RI Facebook Page channel. The technique of collecting data was using free listening comprehension, video, and writing. The researcher took three of them as the subject. There are two kinds of instruments used in this research are observation and recorded. Observation with the passive observer where the writer used video recorder to record of the speech and also transcribing. The instrument was an indirect observation. The results showed that there were types of locutionary acts, illocutionary acts, perlocutionary acts, and functions of expressive speech acts consisting of expressing thanksgiving, complaining, praising, apologized and motivate.
MULTIPLE INTELLIGENCES PROFILE OF EFL STUDENTS AT SMP MUHAMMADIYAH 15 SURABAYA Rahmawati, Laila Eka; Mayasari, Linda; Wijaya, Sulton Dedi
Scientia: Jurnal Hasil Penelitian Vol. 5 No. 1 (2020): Scientia
Publisher : LP2M IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/sci.v5i1.1334

Abstract

This research analyzes the multiple intelligences in English Foreign Language (EFL), especially in 8A grade students. It identifies the multiple intelligences profile based on the frequency of multiple intelligence (MI) types, students' high and low scores. This research uses a descriptive quantitative design. The subject of this research was 8A grade students in SMP Muhammadiyah 15 Surabaya. The research instruments were the Multiple Intelligences questionnaire, IQ results, and documentation of English mid-test scores in the second semester. From analysis and discussion, it was found that this class's IQ score average is 86, and the most dominant intelligence type is musical. For the five highest score students,' there were four types of intelligence that they had. They were interpersonal, naturalist, logical-mathematical, and musical. Meanwhile, five low English achievers had four types of multiple intelligence: musical, interpersonal, naturalist, and visual-spatial. In conclusion, the class has diversity in multiple intelligence. Multiple Intelligence types cannot refer to a certain group, in this case, groups based on their English score, because some MI types can be found in the high and low English achiever groups.
STUDENTS’ DIFFICULTIES IN USING PERSONAL PRONOUNS IN WRITING RECOUNT TEXT Herman, Herman; Sinaga, Helty; Hutauruk, Bertaria Sohnata
Scientia: Jurnal Hasil Penelitian Vol. 5 No. 1 (2020): Scientia
Publisher : LP2M IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/sci.v5i1.1341

Abstract

This study is aimed to investigate the students’ difficulties in using personal pronouns in writing recount text at grade eight of SMP Negeri 8 Pematangsiantar”. In this research, the problem is as follows: “What are the students’ difficulties in using personal pronouns in writing recount text at grade eight of SMP Negeri 8 Pematangsiantar?”. The objective is to find out the students’ difficulties in using personal pronouns at grade eight of SMP Negeri 8 Pematangsintar. To answer the problem above, the researcher intends to use the theories of Collins (2014), Siahaan (2007), Derewinka (1990), William (2005), Frank (1972). The methodology used in this research is the Qualitative research. The subject of this research is grade Eight of SMP Negeri 8 Pematangsiantar. The data collected by observation. After analyzing the data, the researchers found that there were three kinds of students’ difficulties in using personal pronouns in writing text, namely: Personal pronoun as subject (34%), personal pronouns as the object (24%), and personal pronoun as a possessive adjective (42%). It can be concluded that the students at grade eight of SMP Negeri 8 Pematangsiantar still have difficulties in using personal pronouns when they write a recount text based on their experience. The researchers suggest the students’ should memorize the kinds of personal pronouns so they can use it well.
PEMAHAMAN DAN MINAT MASYARAKAT PETANI LADA BANGKA BELITUNG TERHADAP PENERAPAN SISTEM RESI GUDANG Ilyas, Rahmat; Sobari, Alwan
Scientia: Jurnal Hasil Penelitian Vol. 5 No. 1 (2020): Scientia
Publisher : LP2M IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/sci.v5i1.1342

Abstract

Salah satu upaya menghadapi persaingan global adalah dengan menerbitkan instrumen baru dalam bidang pembiayaan perdagangan dan pengelolaan stok nasional, sehingga harga barang yang ditawarkan dapat bersaing di pasar global. Sistem pembiayaan perdagangan tersebut harus dapat diakses setiap waktu oleh setiap pelaku usaha, terutama pengusaha kecil dan petani kecil, yang selama ini masih terbentur masalah kesulitan permodalan dan keterbatasan jaminan kredit. SRG merupakan salah satu instrumen penting dan efektif dalam sistem pembiayaan perdagangan. SRG dapat memfasilitasi pemberian kredit bagi dunia usaha dengan agunan inventori atau barang yang disimpan di gudang. SRG juga bermanfaat dalam menstabilkan harga pasar dengan memfasilitasi cara penjualan yang dapat dilakukan sepanjang tahun. Penelitian ini mencoba melihat dan mengkaji sejauh mana tingkat pemahaman serta minat masyarakat khususnya petani lada di bangka belitung teradap SRG yang sudah berkembang saat ini. Dijadikannya masyarakat petani lada bangka Belitung sebagai salah objek penelitan karena petani Bangka Belitung merupakan petani dengan penghasilan komoditas lada yang cukup besar. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Populasi yang dijadikan dalam penelitian ini adalah masyarakat petani lada yang berada di provinsi Kepulauan Bangka Belitung, jumlah sampel dalam penelitian adalah sebesar 397 responden. Teknik atau cara pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dalam bentuk Kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat petani lada Bangka Belitung terhadap sistim resi gudang adalah tergolong rendah, hal ini dilihat dengan hasil jawaban responden 70,3 % (279 responden) responden tergolong rendah, 27,5 % (109 responden) tingkat pemahamannya sedang dan 2,3% (9 responden) responden yang masuk kategori tinggi. Begitu juga dengan minat petani lada Bangka belitung terhadap sistem resi gudang juga tergolong rendah, dari 397 responden sebanyak 58,7 % (233 responden) responden tergolong rendah, 34,5 % (137 responden) tingkat minatnya sedang dan 6,8 % (27 responden) responden yang masuk kategori minat yang tinggi. Kata Kunci : ,
PEMAKNAAN JEMAAH TENTANG KHOTBAH JUMAT BERBAHASA ARAB DI MASJID AL-HIDAYAH DESA PUPUT KECAMATAN SIMPANG KATIS BANGKA TENGAH Ruzaipah, Ruzaipah
Scientia: Jurnal Hasil Penelitian Vol. 5 No. 1 (2020): Scientia
Publisher : LP2M IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/sci.v5i1.1343

Abstract

Permasalahan penelitian ini berdasarkan pertimbangan mengenai khotbah Jumat berbahasa Arab yang masih terus dilaksanakan. Oleh karena itu, penelitian ini mengkajibagaimana persepsi masyarakat sebagai jamaah terhadap khotbah Jumat berbahasa Arab di Desa Puput Kecamatan Simpang Katis Kabupaten Bangka Tengah. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif, di mana penulis melakukan penelitian dengan mengamati secara langsung pelaksanaan khotbah Jumat di Desa Puput. Penulis memperoleh data dengan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara mendalam, observasi, serta dokumentasi. Setelah data terkumpul penulis melakukan analisis data, sehingga penulis menemukan kesimpulan yang merupakan jawaban dari rumusan masalah. Hasil penelitan ini menunjukkan bahwa pelaksanaan khotbah Jumat di Desa Puput sesuai dengan syarat dan rukun khotbah, kemudian masyarakat Desa Puput mempunyai persepsi yang berbeda mengenai khotbah Jumat berbahasa Arab, yaitu secara mayoritas masyarakat setuju, dan sebagian kecil kurang setuju dengan khotbah Jumat berbahasa Arab dengan alasan yang berbeda pula. Persepsi masyarkat Desa Puput terhadap khotbah Jumat berbahasa Arab karena alasan pendidikan masyarakat Desa Puput, yaitu menyadarkan masyarakat untuk patuh kepada tokoh agama, menjaga warisan budaya yaitu melestarikan bahasa Arab dalam ritual ibadah, mendorong masyarakat untuk mempelajari bahasa Arab dan membentuk sikap toleransi.

Page 1 of 1 | Total Record : 5