cover
Contact Name
Lilik Hanifah
Contact Email
pppm@stikesmus.ac.id
Phone
+62271-858172
Journal Mail Official
pppm@stikesmus.ac.id
Editorial Address
Jl. Ring Road No.Km 03, Mojosongo, Kec. Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57127
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kebidanan Indonesia
ISSN : 20865562     EISSN : 25797824     DOI : https://doi.org/10.36419/jkebin.v11i1.320
Core Subject : Health,
Jurnal Kebidanan Indonesia ISSN 2579-7824 (online) and ISSN 2086-5562 (Printed) is published twice a year in January and July. Contains writing that is lifted from the results of research and conceptual thinking in the field of midewifery. Publishers receive written contributions that have never been published in other media. Posts can be directly inputted into the system of Jurnal Kebidanan Indonesia e-journal on this page by way of registration first. Incoming scripts will be edited for uniformity of formats, terms and other ordinances. Jurnal Kebidanan Indonesia is published by Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mamba’ul ‘Ulum Surakarta.
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2014): JULI" : 13 Documents clear
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI PUSKESMAS SAWIT I KECAMATAN SAWIT KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2014 Titik Sulandari; Triwik Sri Mulati; Siti Yulaikhah
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 5, No 2 (2014): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.657 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v5i2.89

Abstract

Latar Belakang : Data susenas cakupan ASI pemberian ASI eksklusif pada bayi sampai 6 bulan turun dari 28,6% di tahun 2008 menjadi 24,3% dan jumlah bayi dibawah 6 bulan yang diberi susu formula meningkat dari 16,7 % tahun 2002 menjadi 27,9% di tahun 2007(Depkes RI ;Suratno,2011.P.2). Banyaknya bayi yang tidak mendapatkan ASI eksklusif disebabkan berbagai faktor diantaranya dukungan dari berbagai pihak kurang, salah satunya dukungan suami. Keberhasilan ASI eksklusif lebih mudah bila dukungan suami turut berperan. Menyusui memerlukan kondisi emosional yang stabil, yang mempengaruhi produksi ASI, suami istri harus memahami pentingnya dukungan terhadap ibu yang sedang menyusui (Tasya,2008;Suratno,2011.P.3) Tujuan Penelitian:adakah hubungan dukungan suami dengan pemberian ASI eksklusif di Puskesmas Sawit I Kecamatan Sawit Kabupaten Boyolali tahun 2014?”. Sesuai dengan rumusan masalah tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara umum hubungan dukungan suami dengan pemberian ASI eksklusif di Puskesmas Sawit I Kecamatan Sawit I Kabupaten Boyolali tahun 2014.Sedangkan secara khusus bertujuan 1)mengetahui dukungan suami yang meliputi emosional, instrumental, informasional dan penilaian suami dalam pemberian ASI eksklusif. 2)mengetahui pemberian ASI eksklusif. 3)Menganalisis hubungan dukungan suami yang meliputi emosional, instrumental, informasional dan penilaian suami dalam pemberian ASI eksklusif. 4)Mengetahui dukungan suami yang paling dominan terhadap pemberian ASI eksklusif. Metode Penelitian:Jenis penelitian ini penelitian deskriptif korelasi dengan metode kuantitatif, dengan pendekatan croos sectional.Teknik analisa uji chi square, Dengan populasi 96 ibu menyusui yang mempunyai bayi 0-6 bulan,yang punya suami,tinggal satu rumah bisa baca tulis. Hasil Penelitian :berdasarkan hasil penelitian pemberian dukungan suami dengan pemberian ASI eksklusif diperoleh hasil p value sebesar 0,001 yang lebih kecil dari p value 0,05. Kesimpulan :Ada hubungan dukungan suami dengan pemberian ASI eksklusif Kata Kunci : Hubungan dukungan suami dengan pemberian ASI eksklusif
HUBUNGAN PIJAT BAYI TERHADAP KUALITAS TIDUR BAYI UMUR 0-3 BULAN DI RB SUKO ASIH SUKOHARJO TAHUN 2013 Cahyaningrum Cahyaningrum; Etik Sulistyorini
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 5, No 2 (2014): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.511 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v5i2.94

Abstract

Pijat adalah terapi sentuh tertua yang dikenal manusia dan yang paling populer.Pijat bayi memiliki manfaat adalah meningkatkan berat badan dan pertumbuhan, meningkatkan daya tahan tubuh, meningkatkan konsentrasi bayi dan membuat bayi tidur lelap, membina kasih sayang orang tua dan anak (bonding), meningkatkan produksi ASI.Tujuan penelitianini untuk mengetahui hubungan pijat bayi terhadap kualitas tidur bayi umur 0-3 bulan di RB Suko Asih Sukoharjo tahun 2013. Desain penelitian ini menggunakanCase Control dengan pendekatan retrospektif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu dan bayi yang berumur 0-3 bulan yang sehat di RB Suko Asih Sukoharjo Tahun 2013.Teknik pengambilan sampel dengan Purposive sampling berdasarkan kriteria dengan jumlah 60 sampel, alat ukur menggunakan master tabel, dan analisa data menggunakan analisa univariate dan bevariate. Hasil penelitian,pada kelompok kontrol bayi yang tidak dipijat sebagian besar memiliki kualitas tidur yang buruk yaitu 5 bayi (16,7 %) dari 30 bayi. Sedangkan kualitas tidur bayi pada kelompok kasus sebagian besar memiliki kualitas tidur yang baik yaitu sebanyak 22 bayi (36 %) dari 30 bayi. Dari hasil tersebut diketahui adanya peningkatan kualitas tidur bayi. Berdasarkan hal diatas menunjukkan bahwa ada hubungan pijat bayi terhadap kualitas tidur bayi umur 0-3 bulan di RB Suko Asih Sukoharjo Tahun 2013 dengan tingkat hubungan lemah (C= 0,495; C
HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH ORANG TUA DENGAN PENYIMPANGAN MENTAL EMOSI ANAK USIA 36- 72 BULAN DI PG-TK TERPADU GABUGAN TANON SRAGEN TAHUN 2013 Lukluk Nur Aini; Anita Dewi Lieskusumastuti
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 5, No 2 (2014): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.444 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v5i2.184

Abstract

Masalah kesehatan anak merupakan salah satu masalah utama dalam bidang kesehatan saat ini di negara Indonesia. Derajat kesehatan anak mencerminkan derajat kesehataan bangsa, sebab anak sebagai generasi penerus bangsa memiliki kemampuan yang dapat dikembangkan dalam meneruskan pembangunan bangsa. Sehingga masalah kesehatan anak menjadi prioritas agar anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal baik secara fisik maupun psikologis. Salah satu dari masalah anak secara psikologis adalah masalah mental emosional yang dapat megakibatkan gangguan emosi dan mental yang tidak sehat dimana salah satu faktor penyebabnya adalah pola asuh orangtua. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola asuh orangtua dengan penyimpangan mental emosi pada anak pusia 36 sampai 72 bulan di Playgroup dan TK Terpadu Gabugan Tanon Sragen Tahun 2013. Desain penelitian ini adalah studi survei analitik dengan pendekatan cross secsional. Penelitian ini menggunakan Subyek penelitian yaitu seluruh orangtua murid usia 36 sampai 72 bulan. Dengan menggunakan alat ukur kuesioner, KMME, dan wawancara. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dengan distribusi frekuensi dan analisis bivariat dengan Chi-square. Hasil Penelitian ini didapatkan bahwa mayoritas orangtua mempunyai pola asuh demokratis sebanyak 20 responden ( 66,7%) dan mayoritas anak tidak mengalami masalah mental emosional sebanyak 18 anak (60%). Serta uji Chi Square diperoleh X2 hitung(22,500) > X2 tabel (5,591), ρ (0,000)< α (0,05), serta cotingensi coefisient 0,655. Sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Dapat disimpulkan ada hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dengan penyimpangan mental emosi anak usia 36 sampai 72 bulan di Playgroup dan TK Terpadu Gabugan Tanon Sragen Tahun 2013 Kata Kunci : pola asuh orang tua, penyimpangan mental emosi anak, Anak Usia 36 sampai 72 bulan.
HUBUNGAN ANTARA PENDAMPINGAN SUAMI PADA KUNJUNGAN ANC DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI BPM WAYAN WITRI MAGUWOHARJO, SLEMAN Henik Istikhomah; Emy Suryani
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 5, No 2 (2014): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.135 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v5i2.90

Abstract

Latar Belakang : Suami adalah orang pertama dan utama dalam memberi dorongan kepada istri sebelum pihak lain turut memberi dorongan, dukungan dan perhatian seorang suami terhadap istri yang sedang hamil yang akan membawa dampak bagi sikap bayi. Periode kehamilan sering membawa situasi emosional pada keluarga, dukungan moral seorang suami pada istrinya adalah hal yang memang dibutuhkan. Respon suami terhadap kehamilan istri yang dapat menyebabkan adanya ketenangan batin dan perasaan senang dalam diri istri, dan istri akhirnya menjadi lebih mudah menyesuaikan diri dalam situasi kehamilan itu. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui pendampingan suami pada kunjungan ANC, untuk mengetahui tingkat kecemasan pada ibu hamil trimester III, untuk hubungan antara pendampingan suami pada kunjungan anc dengan tingkat kecemasan pada ibu hamil trimester III di BPM Wayan Witri Maguwoharjo, Sleman Metode Penelitian : Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik dengan bentuk design cross sectional. Teknik pengambilan sample yang digunakan adalah accidental sampling diperoleh jumlah sampel 63 responden ibu hamil trimester III. Teknik analisa data yang digunakan adalah statistik parametrik kolmogorov-smirnov dengan taraf signifikan 0,05. Hasil Penelitian : 42 orang (66.7%) ibu hamil trimester III didampingi suami dalam kunjungan ANC lebih dari 4 kali atau sesuai dengan standar ANC, 43 responden (68.3%) ibu hamil tidak mengalami kecemasan, Hubungan antara pendampingan suami pada kunjungan ANC dengan tingkat kecemasan pada ibu hamil trimester III didapatkan nilai ρ 0,034 > 0,05. Kesimpulan : Terdapat hubungan antara pendampingan suami pada kunjungan ANC dengan tingkat kecemasan pada ibu hamil trimester III. Kata Kunci : Pendampingan suami, tingkat kecemasan pada ibu hamil
GAMBARAN SIKAP IBU HAMILTENTANG PERAWATAN PAYUDARA SELAMA HAMIL DI POS KESEHATAN DESA PUNDUNGREJO TAWANGSARI SUKOHARJO TAHUN 2013 Pipit Safitri; Siti Maesaroh
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 5, No 2 (2014): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.684 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v5i2.95

Abstract

Perawatan payudara perlu dipersiapkan sejak kehamilan karena untuk menyiapkan diri ketika memberikan air susu ibu (ASI) untuk bayinya dan untuk menyiapkan puting susu sebelum menyusui. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran sikap ibu hamil tentang perawatan payudara selama hamil di Pos Kesehatan Desa Pundungrejo Tawangsari Sukoharjo Tahun 2013. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasinya adalah seluruh ibu hamil dengan teknik subjek penelitian sehingga semua populasi dijadikan sampel penelitian yaitu sejumlah 23 orang. Alat ukur yang digunakan yaitu kuesioner. Menggunakan analisis data univariat. Hasil penelitian : Sikap Ibu Hamil Tentang Perawatan Payudara Selama Hamil di Pos Kesehatan Desa Pundungrejo Tawangsari Sukoharjo Tahun 2013 mayoritas sikap responden baik. Karakteristik responden menunjukkan, mayoritas responden umur 21-34 tahun sebanyak 20 orang (87%), mayoritas responden berdasarkan karakteristik pendidikan yaitu SLTA sebanyak 12 orang (52,2%), mayoritas responden berdasarkan karakteristik gravida yaitu multigravida sebanyak 15 orang (65,2%), dan mayoritas responden sumber informasinya diperoleh dari tenaga kesehatan sebanyak 17 orang responden (73,9%). Sikap ibu hamil tentang perawatan payudara selama hamil di Pos Kesehatan Desa Pundungrejo Tawangsari Sukoharjo Tahun 2013 berdasarkan karakteristik responden meliputi : mayoritas umur 21-34 tahun dengan sikap baik, mayoritas pendidikan SLTA dengan sikap baik, mayoritas multigravida dengan sikap baik, dan mayoritas informasi dari tenaga kesehatan dengan sikap baik sumber informasi yang diperoleh. Simpulan : dari penelitian ini didapatkan gambaran sikap ibu hamil tentang perawatan payudara selama hamil mayoritas mempunyai sikap baik sebanyak 13 responden (56,5%). KATA KUNCI : Sikap, Ibu hamil, perawatan payudara selama hamil
STRATEGI PEMBERIAN IMUNISASI DASAR PADA BAYI DI DESA NGLEBAK KECAMATAN TAWANGMANGU KABUPATEN KARANGANYAR Krisanti Thaif; Supiati Supiati; Gita Kostania
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 5, No 2 (2014): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.953 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v5i2.91

Abstract

Latar Belakang: Pencapaian cakupan imunisasi dasar pada bayi periode tahun 2012 di wilayah kerja puskesmas kecamatan Tawangmangu kabupaten Karanganyar sebagian besar masih dibawah target Universal Child Imunisation/ UCI (< 80%). Namun dari 10 desa, terdapat empat desa yang sudah mencapai target UCI, yaitu desa kelurahan Tawangmangu, desa Gondosuli, desa Tengklik dan desa Nglebak. Desa Nglebak merupakan desa dengan target pencapaian UCI tertinggi (>90%). Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui strategi pemberian Imunisasi dasar pada bayi di desa Nglebak Kecamatan Tawangmangu Kabupaten Karanganyar. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif dengan teknik pengambilan sampel secara purpose sampling. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara mendalam, serta data hasil dokumentasi register imunisasi dan KMS bayi. Hasil Penelitian: Strategi bidan untuk meningkatkan cakupan pemberian imunisasi dasar pada bayi di desa Nglebak kecamatan Tawangmangu adalah dengan memberikan perambuan imunisasi pada setiap sasaran imunisasi dasar. Hal ini juga didukung oleh peran serta masyarakat yang aktif dari kader posyandu dan orangtua bayi dalam memanfaatkan perambuan imunisasi sebagai alat bantu dalam memantau pemberian imunisasi agar tepat waktu dan lengkap. Dengan upaya tersebut, maka pencapaian imunisasi dasar pada bayi di desa Nglebak dapat meningkat dan bahkan melebihi target UCI. Kesimpulan: Strategi pemberian imunisasi dasar pada bayi di desa Nglebak adalah dengan perambuan imunisasi. Kata Kunci : imunisasi dasar pada bayi, target UCI, perambuan imunisasi.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU BAYI TENTANG ASI EKSKLUSIF DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI PUSKESMAS GIRIMARTO WONOGIRI TAHUN 2013 Erni Yuniastuti; Ani Nur Fauziah
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 5, No 2 (2014): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.536 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v5i2.181

Abstract

Cakupan ASI eksklusif di Indonesia masih sangat rendah bila dibandingkan dengan target pencapaian ASI eksklusif tahun 2010 sebesar 80%. Rendahnya cakupan pemberian ASI eksklusif 0-6 bulan dapat disebabkan karena kurangnya pengetahuan masyarakat khususnya ibu menyusui tentang manfaat dan pentingnya pemberian ASI eksklusif kepada bayi usia 0-6 bulan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu bayi tentang ASI eksklusif dengan pemberian ASI eksklusif di Puskesmas Girimarto Wonogiri Tahun 2013 Desain penelitian menggunakan penelitian analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai bayi berusia 7-12 bulan di Puskesmas Girimarto Wonogiri pada bulan Mei sejumlah 200 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian ibu yang mempunyai bayi berusia 7-12 bulan, kebetulan ditemui pada saat ibu berkunjung untuk mengimunisasikan bayinya di Puskesmas Girimarto Wonogiri pada bulan Mei tahun 2013 sejumlah 30 orang. Teknik sampling yang digunakan accidental sampling yaitu ibu yang kebetulan ditemui sejumlah 30 orang. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner, dan analisis yang digunakan yaitu Chi square. Hasil penelitian menunjukan sebagian besar responden dengan umur 31-35 tahun sebanyak 12 responden (40%), dengan pendidikan SMP sebanyak 12 responden (40%), dan responden tidak bekerja (IRT) sebanyak 13 responden (43,3%). Responden dengan pengetahuan sebagian besar pengetahuanya cukup sebanyak 19 responden (63,3%), dan responden yang memberikan ASI eksklusif sebanyak 10 responden (33,3%). Hasil uji chi square test diketahui X2 hitung (15,789) > X2 tabel (5,991) dan p value (0,000) < 0,05. Simpulan menunjukan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu bayi tentang ASI eksklusif dengan pemberian ASI eksklusif di Puskesmas Girimarto Wonogiri Tahun 2013. Kata Kunci : Pengetahuan, Ibu dan Bayi, ASI Eksklusif.
DEPRESI POSTPARTUM DALAM MENGHADAPI PERUBAHAN PERAN PADA IBU NIFAS Dewi Susilowati
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 5, No 2 (2014): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (45.259 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v5i2.87

Abstract

Proses penyesuaian menjadi ibu sangat rentan terhadap gangguan emosi terutama selama kehamilan, persalinan dan postpartum. Beberapa penyesuaian dibutuhkan oleh seorang wanita dalam mengahadapi aktivitas dan peran barunya sebagai ibu pada beberapa minggu atau bulan pertama setelah melahirkan, baik dari segi fisik maupun psikis. Sebagian wanita berhasil menyesuaikan diri dengan baik, tetapi ada sebagian lainnya yang tidak berhasil menyesuaikan diri dan mengalami gangguan-gangguan psikologis dengan berbagai gejala atau sindrom. Sistem dukungan yang kuat dan konsisten merupakan faktor utama keberhasilan melakukan penyesuaian bagi ibu. ibu membutuhkan bantuan dalam menyelesaikan tugas-tugas rumah tangganya seperti menyiapkan makanan, mencuci pakaian dan berbelanja, dan juga ibu membutuhkan dorongan, penghargaan dan pernyataan bahwa ia adalah ibu yang baik. Bantuan atau dukungan yang paling efektif didapat dari suami. Suami merupakan social support yang paling utama selain anggota keluarga lain juga petugas kesehatan. Bila pasangan kurang memberikan dukungan saat ibu memasuki masa postpartum, hal ini bisa menjadi pemicu munculnya kejadian depresi postpartum, karena ibu postpartum merasa kurang dicintai dan dihargai. Masa nifas akan menyebabkan terjadinya perubahan-perubahan pada organ reproduksi. Begitupun halnya dengan kondisi kejiwaan (psikologis) ibu, juga mengalami perubahan. Salah satu gangguan psikologi tersebut adalah depresi postpartum yang dialami ibu pada hari ketujuh sampai 8 minggu setelah melahirkan, dan dalam kasus yang lebih parah, bisa berlanjut selama setahun (Mansur, 2009:157). Depresi postpartum merupakan salah satu bagian integral dari permasalahan gangguan jiwa yang terjadi pada ibu yang melahirkan.
PENGARUH TEKNIK PERNAPASAN DIAFRAGMA TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA IBU HAMIL TRIMESTER III Ketut Resmaniasih; Anies Anies; Hari Peni Julianti; Onny Setiani
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 5, No 2 (2014): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.829 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v5i2.92

Abstract

Latar belakang: Salah satu faktor kesehatan psikologis ibu adalah kecemasan, dimana kejadian kecemasan ini umum terjadi pada ibu hamil. kehamilan trimester III merupakan periode penantian dengan penuh kewaspadaan menunggu dan menanti masa persalinan, yang dapat meningkatkan perasaan cemas pada ibu hamil, dan membutuhkan intervensi untuk mengatasinya. Tujuan penelitian: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh teknik pernapasan diafragma terhadap tingkat kecemasan pada ibu hamil trimester III. Metode: Quasi-experimental studies dengan pendekatan pretest-posttest control group ini, dilakukan untuk mempelajari masing-masing 18 orang pada kelompok kontrol dan intervensi, yang berkunjung pada salah satu puskesmas di kota Palangka Raya setelah minggu ke-28 sampai minggu ke-37 kehamilan mereka dengan teknik consecutive sampling. Kelompok intervensi diberikan teknik pernapasan diafragma dengan menarik napas melalui hidung dalam empat kali hitungan, menahan nafas serta menghembuskan napas dalam enam kali hitungan, dilakukan selama 30 menit per hari selama tujuh hari. Kelompok kontrol hanya menerima pemeriksaan kehamilan rutin. Instrumen penelitian menggunakan alat ukur kecemasan HARS yang dimodifikasi. Data dianalisis menggunakan software SPSS melalui uji t-test. Hasil: Hasil analisis pada kelompok intervensi didapatkan p value 0,005 (p0,05), analisis dua kelompok didapatkan p value 0,002 (p
HUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN PERKEMBANGAN BAYI USIA 6 – 12 BULAN DI DESA CARIKAN JUWIRING KLATEN TAHUN 2013 Fina Riyanti; Lilik Hanifah
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 5, No 2 (2014): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.701 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v5i2.182

Abstract

Perkembangan mengalami peningkatan yang pesat pada usia dini 0-5 tahun. Masa ini disebut sebagai fase “Golden Age”, yaitu masa yang sangat penting untuk memperhatikan tumbuh kembang anak agar sedini mungkin dapat terdeteksi apabila terjadi kelainan. Pemberian ASI eksklusif merupakan sarana yang dapat diandalkan untuk membangun SDM yang berkualitas. ASI adalah makanan yang paling sempurna untuk menjamin tumbuh kembang bayi pada 6 bulan pertama. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan perkembangan bayi usia 6 – 12 bulan di Desa Carikan Juwiring Klaten Tahun 2013. Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini menggunakan subyek penelitian yaitu semua bayi usia 6 – 12 bulan sebanyak 38 bayi. Alat yang digunakan adalah KPSP dan angket. Analisa data yang digunakan adalah analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan Chi – Square. Hasil penelitian ini adalah jenis kelamin bayi laki – laki sebanyak 17 bayi (44,7%) dan bayi perempuan 21 bayi (55,3%). Jumlah bayi yang diberi ASI eksklusif sebanyak 26 bayi (68,4%) dan diberi ASI dan PASI ada 12 bayi (31,6%). Hasil deteksi dini perkembangan sesuai ada 22 bayi (57,9%), meragukan 13 bayi (34,2%), dan penyimpangan 3 bayi (7,9%). Ada hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan perkembangan bayi usia 6 – 12 bulan. Dapat dilihat dari hasil uji chi – square, yaitu nilai x2 hitung 12,259 dan x2 tabel 5,991 dengan taraf signifikansi 0,05. x2 hitung > x2 tabel (12,259 > 5,991) atau p

Page 1 of 2 | Total Record : 13