cover
Contact Name
Lilik Hanifah
Contact Email
pppm@stikesmus.ac.id
Phone
+62271-858172
Journal Mail Official
pppm@stikesmus.ac.id
Editorial Address
Jl. Ring Road No.Km 03, Mojosongo, Kec. Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57127
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kebidanan Indonesia
ISSN : 20865562     EISSN : 25797824     DOI : https://doi.org/10.36419/jkebin.v11i1.320
Core Subject : Health,
Jurnal Kebidanan Indonesia ISSN 2579-7824 (online) and ISSN 2086-5562 (Printed) is published twice a year in January and July. Contains writing that is lifted from the results of research and conceptual thinking in the field of midewifery. Publishers receive written contributions that have never been published in other media. Posts can be directly inputted into the system of Jurnal Kebidanan Indonesia e-journal on this page by way of registration first. Incoming scripts will be edited for uniformity of formats, terms and other ordinances. Jurnal Kebidanan Indonesia is published by Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mamba’ul ‘Ulum Surakarta.
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2017): JULI" : 11 Documents clear
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMILIHAN METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG DI PUSKESMAS KARTASURA Ajeng Novita Sari; Etik Sulistyorini
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 8, No 2 (2017): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.628 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v8i2.15

Abstract

Metode kontrasepsi berdasarkan jangka waktu pemakaiannya dibedakan menjadi dua yaitu Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) dan jangka pendek (NonMKJP). Pemilihan metode kontrasepsi dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain karakteristik akseptor dan fasilitas pelayanan KB yang tersedia. Faktor yang menghambat program KB terutama dalam pemakaian alat kontrasepsi MKJP adalah adanya ketakutan masyarakat untuk melakukan operasi, malu karena harus membuka organ intim, serta takut akan efek samping atau akibat pemasangan alat kontrasepsi MKJP. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi pemilihan metode kontrasepsi jangka panjang di Puskesmas Kartasura Tahun 2017.Jenis penelitian adalah kuantitatif descriptif correlation dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian adalah akseptor KB di Puskesmas Kartasura sebanyak 86 orang dengan teknik accidental sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan checklist. Teknik analisis data menggunakan uji statistik regresi logistic.Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas umur responden adalah lebih dari 30 tahun sebanyak 65 orang (75,5%) dengan tingkat pendidikan tinggi  sebanyak 67 responen (77,9%) dan sosial ekonomi tinggi yaitu sebanyak 61 orang (70,9%). Mayoritas akseptor memilih kontrasepsi jangka panjang yaitu sebesar 67 orang (77,9%). Ada hubungan umur pemilihan metode kontrasepsi jangka panjang (p= 0,039). Ada hubungan pendidikan dengan pemilihan metode kontrasepsi jangka panjang (p=0,014). Ada hubungan sosial ekonomi dengan pemilihan metode kontrasepsi jangka panjang (p=0,038).Kata kunci : Faktor yang mempengaruhi pemilihan, metode kontrasepsi jangka panjang
STUDI DESKRIPTIF KEJADIAN BAYI DENGAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR) DI RSU PKU MUHAMMADIYAH DELANGGU KLATEN TAHUN 2016 Catur Setyorini; Anita Dewi Lieskusumastuti
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 8, No 2 (2017): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.32 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v8i2.20

Abstract

Latar Belakang: Studi Deskriptif Kejadian Bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Di RSU PKU Muhammadiyah Delanggu Tahun 2016. BBLR adalah bayi dengan berat lahir kurang dari 2500 gram tanpa memandang masa gestasi. Berat lahir adalah berat bayi yang ditimbang dalam 1 (satu) jam setelah lahir. BBLR sampai saat ini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di banyak negara, karena dianggap  menjadi  salah  satu  faktor  penyebab kematian bayi. Tujuan penelitian adalah mengetahui gambaran kejadian bayi dengan BBLR di RSU PKU Muhammadiyah Delanggu Klaten Tahun 2016.Metode: Desain penelitian adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan survey. Subjek Penelitian adalah seluruh bayi dengan berat lahir kurang dari 2500 gram di RSU PKU Muhammadiyah Delanggu tahun 2016 sebanyak 178 responden. Alat pengumpulan data menggunakan master tabel. Analisis data dengan analisis univariate menggunakan rumus distribusi frekuensi.Hasil: Penelitian bayi dengan berat badan lahir rendah berdasarkan karakteristik ibu sebagian besar berumur 20-35 tahun sebanyak 136 responden (76,40%), berdasar paritas sebagian besar adalah multipara sebanyak 99 responden (55,62%), sebagian besar usia kehamilan 37-42 minggu sebanyak 95 responden (53,37%), dan sebagian besar bayi BBLR berjenis kelamin laki-laki sebanyak 92 responden (51,69%). Simpulan: sebagian besar bayi dengan BBLR di RSU PKU Muhammadiyah Delanggu tahun 2016 lahir pada ibu usia 20-35 tahun, paritas multipara, usia kehamilan 37-42 minggu dan bayi berjenis kelamin laki-laki.Kata Kunci: Kejadian Bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR)
HUBUNGAN MOTIVASI, KECEMASAN, KONDISI FISIK, PERANAN ORANG TUA DAN PERSEPSI TERHADAP LINGKUNGAN BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA DI POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALANGKA RAYA Barto Mansyah; Supriandi Supriandi; Greiny Arisani
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 8, No 2 (2017): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.314 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v8i2.11

Abstract

Rendahnya prestasi belajar berdampak terhadap rendahnya kualitas sumber daya manusia (SDM) lulusan tersebut. Rendahnya prestasi belajar merupakan faktor yang menjadi sorotan dunia pendidikan. Rendahnya prestasi belajar bukan hanya semata-mata disebabkan oleh kurangnya kecerdasan tetapi banyak siswa yang telah memiliki kecerdasan dan motivasi tinggi namun prestasi belajarnya menurun. Hal tersebut dapat dipengaruhi oleh faktor lain, seperti kecemasan dalam menghadapi tes dan pelajaran serta keadaan psikologi dan lingkungan belajar siswa yang dapat mempengaruhi prestasi belajar siswa.1Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara Motivasi Belajar, Kecemasan, Kondisi Fisik, Peranan Orang Tua dan Persepsi Terhadap Lingkungan Belajar dengan prestasi belajar Mahasiswa di Politeknik Kesehatan Kemenkes Palangka Raya. Metoda Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode survei analitik menggunakan pendekatan studi Cross Sectional, Data yang diperoleh pada penelitian ini dianalisis untuk mengetahui resiko variabel independen terhadap variabel dependen dengan menghitung nilai Prevalence Odd Ratio (POR) dan 95% Confidence Interval (CI).Dari hasil analisis pada variabel motivasi belajar  diperoleh nilai p value sebesar 0,001, maka secara statistik dapat disimpulkan bahwa faktor motivasi belajar mempunyai hubungan yang signifikan terhadap prestasi belajar karena p value < α (0,05) dengan nilai OR sebesar 4,263. Faktor kecemasan didapatkan nilai p value sebesar 0,005 maka secara statistik sisimpulkan hubungan yang signifikan terhadap prestasi belajar karena p value < α (0,05) sehingga dapat disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara kecemasan dengan prestasi belajar dengan nilai OR sebesar 3,202. Dari hasil analisis diatas didapatkan p value sebesar 0,049, maka secara statistik faktor kondisi fisik mempunyai hubungan yang signifikan terhadap prestasi belajar karena p < α (0,05) dengan nilai OR sebesar 2,249. Secara statistik terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi, kecemasan dan kondisi fisik dengan prestasi belajar.Kata Kunci          : Motivasi, Kecemasan, Kondisi Fisik, Peranan Orang Tua,Persepsi Lingkungan belajar, Prestasi Belajar.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DENGAN SIKAP REMAJA TENTANG SEKS PRANIKAH DI RT 03 RW 06 SANGGRAHAN JOHO SUKOHARJO TAHUN 2016 Etik Sulistyorini; Ajeng Novita Sari
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 8, No 2 (2017): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.695 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v8i2.16

Abstract

Latar Belakang : Remaja membutuhkan informasi yang benar tentang kesehatan reproduksi  terutama masalah seksual agar dapat mengantisipasi adanya kejadian seks pranikah yang dapat menimbulkan sikap negatif seperti kehamilan yang tidak di inginkan.Tujuan : Penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dengan sikap remaja tentang seks pranikah di RT 03 RW 06 Sanggrahan Joho Sukoharjo.Metode : Penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah semua remaja yang ada di RT 03 RW 06 Sanggrahan Joho Sukoharjo pada bulan Februari sebanyak  82 orang. Teknik pengambilan sampel dengan accidental sampling, sampel yang diambil 79 orang. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data univariat menggunakan standart deviation untuk variabel pengetahuan dan rentang skala untuk variabel sikap sedangkan analisa data bivariat menggunakan Kendall’s Tau.Hasil : Hasil analisa univariat pengetahuan remaja mayoritas cukup sebesar 57 orang (72,2%), sikap remaja mayoritas baik sebesar 62 orang (77,5%). Hasil analisa bivariat menunjukkan nilai zhitung (9,94) > ztabel (1,96).Simpulan : dari penelitian ini adalah ada hubungan antara pengetahuan dengan sikap remaja tentang seks pranikah di RT 03 RW 06 Sanggrahan Joho Sukoharjo tahun 2016.Kata kunci: Pengetahuan, Sikap, Remaja, Seks Pranikah
STUDI DESKRIPTIF PERSALINAN SECTIO CAESAREA DI RSU PKU MUHAMMADIYAH DELANGGU KLATEN Anita Dewi Lieskusumastuti; Catur Setyorini
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 8, No 2 (2017): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.486 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v8i2.21

Abstract

Kelahiran operatif dilakukan apabila pelahiran spontan dinilai akan menimbulkan risiko lebih besar bagi ibu atau anak dibandingkan pelahiran terbantu. Perluasan indikasi Sectio Caesarea dan kemajuan dalam teknik operasi dan anestesi serta obat-obat antibiotik menyebabkan bertambahnya angka kejadian Sectio Caesarea dari periode ke periode. Alasan bedah sesar antara lain 22% gawat janin, 20% tidak ada kemajuan persalinan, 11% pelahiran sungsang. Lebih dari 50% adalah bedah sesar darurat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kejadian persalinan Sectio Caesarea di RSU PKU Muhammadiyah Delanggu Klaten Tahun 2016. Metode penelitian ini adalah observasional bersifat deskriptif dengan menggunakan pendekatan studi retrospektif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu bersalin yang ada di bangsal kebidanan RSU PKU Muhammadiyah Delanggu pada bulan Oktober sampai Desember tahun 2016. Jumlah populasi sebanyak 244 responden. Teknik samplingnya purposive sampling, besar sampelnya 231 responden sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Alat pengumpulan datanya rekam medik yang disusun dalam bentuk master tabel. Analisis menggunakan analisis univariat dengan yang disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil penelitian diketahui jumlah kejadian persalinan Sectio Caesarea sebanyak 231 responden. Karakteristik responden berdasarkan usia sebagian besar beruis 20-35 tahun sebanyak 174 responden (75,3%), berdasarkan gravida sebagian besar multigravida sebanyak 134 responden (58%). Penyebab persalinan berdasarkan faktor ibu sebagian besar adalah riwayat SC sebelumnya sebanyak 72 responden (31,2%). Penyebab persalinan berdasarkan faktor janin sebagian besar adalah presentasi bokong sebanyak 24 responden (10,4%). Penyebab persalinan berdasarkan faktor plasenta sebagian besar adalah plasenta previa totalis sebanyak 6 responden (2,6%). Simpulannya adalah kejadian persalinan Sectio Caesarea berdasarkan karakteristik mayoritas berusia 20-35 tahun dan multigravida, sedangkan penyebab persalinan Sectio Caesarea sebagian besar adalah riwayat SC, presentasi bokong dan plasenta previa totalis.Kata kunci : persalinan, Sectio Caesarea
ANALISIS HUBUNGAN PLASENTA PREVIA TERHADAP LUARAN MATERNAL DAN PERINATAL DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DAN KOTA PALANGKA RAYA Greiny Arisani; Erina Eka Hatini; Noordiati Noordiati
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 8, No 2 (2017): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.548 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v8i2.12

Abstract

Plasenta  previa  adalah  plasenta  yang  letaknya  abnormal,  yaitu  pada segmen bawah uterus sehingga dapat menutupi sebagian atau seluruh pembukaan jalan lahir.1 Plasenta  previa  dapat  mengakibatkan  terjadinya  anemia  bahkan  syok, terjadi robekan pada serviks dan segmen bawah rahim yang rapuh, bahkan infeksi pada perdarahan yang banyak, sedangkan pada janin dapat terjadi kelainan letak janin, prematuritas,  morbiditas  dan mortalitas  yang tinggi, asfiksia intrauterin sampai dengan kematian.2 Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis klasifikasi plasenta previa terhadap luaran maternal dan perinatal di Rumah Sakit Umum Daerah dan Kota Palangka Raya.Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan rancangan penelitian Cross Sectional dan menggunakan pendekatan retrospektif artinya pengumpulan data dimulai dari efek atau akibat yang telah terjadi, kemudian dari efek tersebut ditelusuri penyebabnya atau variabel-variabel yang mempengaruhi akibat tersebut.Hasil analisis univariat diperoleh persentase kejadian plasenta previa tertinggi adalah plasenta previa menutupi seluruh serviks sebesar 56,4%. Faktor resiko ibu bersalin dengan plasenta previa sebanyak 53,8% merupakan usia beresiko, sebesar 69,2% adalah ibu multiparitas, sebesar 51,3% memiliki jarak kelahiran < 2 tahun. Kemudian sebesar 69,2% tidak memiliki riwayat plasenta previa sebelumnya, sebesar 74,45 tidak memiliki riwayat abortus dan sebesar 66,7% memiliki riwayat persalinan sebelumnya adalah persalinan pervaginam. Hasil analisis bivariat diperoleh hasil pada luaran maternal secara statistik terdapat hubungan yang signifikan antara plasenta previa dengan  perdarahan post partum (p value 0,026) dan retensio plasenta (p value 0,000). Pada luaran perinatal Secara statistik terdapat hubungan yang signifikan antara plasenta previa dengan berat badan lahir (p value 0,019) dan prematuritas (p value 0,026).Kata Kunci          : Plasenta Previa, Luaran Maternal dan Luaran Perinatal
HUBUNGAN TINGKAT MOTIVASI TERHADAP PERILAKU KADER POSYANDU PADA PEMERIKSAAN DETEKSI DINI KANKER SERVIKS MELALUI IVA TEST DI DESA SUKOREJO, KECAMATAN MUSUK BOYOLALI TAHUN 2017 Sri Suparti; Danik Riawati
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 8, No 2 (2017): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.097 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v8i2.17

Abstract

Hubungan motivasi terhadap perilaku kader posyandu pada pemeriksaan deteksi dini kanker servik di Desa Sukorejo, Musuk,Boyolali. Kanker serviks merupakan kanker yang terbanyak diderita wanita terutama negara berkembang  termasuk Indonesia. Pemeriksaan deteksi dini kanker servik sangat penting untuk medeteksi dini adanya kanker serviks pada seorang wanita, sehingga dapat dilakukan upaya pencegahan secara optimal. Pemeriksaan ini dipengaruhi oleh faktor-faktor  internal dan eksternalTujuan penelitian untuk mengetahui hubungan tingkat motivasi terhadap perilaku kader posyandu pada pemeriksaan deteksi dini kanker serviks melalui IVA test di Desa Sukorejo, Musuk, Boyolali Tahun 2017. Metode penelitian yang digunakan adalah analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh kader posyandu di desa Sukorejo, Musuk , kabupaten Boyolali  yang tercatat dan aktif pada bulan April 2017  sebanyak 41 orang. Teknik pengambilan sampel dengan acidental sampling, sampel sejumlah 34 orang. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner untuk motivasi dan master tabel untuk perilaku. Analisa data menggunakan analisa univariat untuk variable motivasi dengan rentang skala. Variable perilaku dengan persentase. Analisa bivariat untuk uji korelasi menggunakan Chi square:Hasil penelitian tingkat motivasi  kader mayoritas baik, 20 responden ( 51,51%), dan perilaku mayoritas baik dengan melakukan pemeriksaan IVA tes 28 kader ( 82,35% ), Tidak melakukan pemeriksaan 6 kader ( 17,65% ).  Nilai Asymp. Sig = 0,00 ( 0,000<0,05 ), sebagai dasar pengambilan keputusan jika nilai sig < 0,05 maka terdapat korelasi yang signifikan antara variabel yang dihubungkan. Ada hubungan yang signifikan antara motivasi terhadap perilaku  kader posyandu pada pemeriksaan deteksi dini kanker serviks melalui IVA tes( Ha diterima dan Ho ditolak).Correlation Coefficient  sebesar 0,66 pada rentang 0,61-0,80 artinya korelasi tinggi. Simpulan terdapat hubungan yang tinggi antara motivasi terhadap perilaku kader posyandu pada pemeriksaan deteksi dini kanker serviks di desa Sukorejo, Musuk, Boyolali tahun 2017.   Kata Kunci: Motivasi, perilaku pemeriksaan deteksi dini kanker serviks
OTONOMI PEREMPUAN TERHADAP TENAGA PENOLONG PERSALINAN DI KOTA PALANGKA RAYA Cia Aprilianti
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 8, No 2 (2017): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.066 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v8i2.13

Abstract

Latar belakang Otonomi perempuan yang rendah memposisikan ibu hamil yang dalam posisi tak berdaya dan hanya pasrah pada tekanan-tekanan oleh pihak lain, termasuk tidak dapat memutuskan pemilihan penolong persalinannya. Berdasarkan SDKI, dari 93% ibu yang mendapat pemeriksaan kehamilan dari tenaga kesehatan, terdapat 54% yang melahirkan di luar fasilitas kesehatan. Hal ini menunjukkan hubungan negatif antara persentase ibu melahirkan di fasilitas kesehatan dengan yang mendapat pemeriksaan kehamilan dari tenaga kesehatan.Tujuan Mengetahui pengaruh otonomi perempuan terhadap penolong persalinan dan mengetahui pengaruh factor-faktor yang mempengaruhi otonomi perempuan terhadap penolong persalinan.Metode Jenis penelitian adalah penelitian analitik observasional dengan pendekatan kuantitatif, menggunakan rancangan cohort prospective. Subjek penelitian adalah ibu hamil yang telah memeriksakan kehamilannya ke fasilitas kesehatan di Kota Palangka Raya. Pemilihan sampel dilakukan secara random sampling. Jumlah sampel 166 orang. Variabel bebas adalah otonomi perempuan dan variabel terikat adalah penolong persalinan. Analisis data kuantitatif terdiri dari analisis univariabel menggunakan distribusi frekuensi dan  analisis bivariabel menggunakan uji chisquare, serta multivariabel menggunakan regresi logistik sederhana dengan Program Stata versi 11.0.Hasil Ibu hamil yang memiliki otonomi tinggi mempunyai peluang 1,59 kali lebih besar  untuk mendapatkan akses penolong persalinan oleh tenaga kesehatan dibandingkan ibu hamil yang memiliki otonomi rendah (CI 95% 1,27-1,98). Perempuan dengan otonomi tinggi sebesar 59.0% tetapi walaupun sudah memiliki otonomi tinggi, masih terdapat 11.2% yang melahirkan dengan tenaga non nakes. Otonomi perempuan, usia, pekerjaan dan status ekonomi memiliki hubungan yang bermakna secara statistik dalam pemilihan tenaga penolong persalinan (p<0,05)Kata kunci: penolong persalinan, otonomi perempuan, persalinan tenaga kesehatan.
EVALUASI PERTUMBUHAN BALITA BERDASARKAN UMUR DAN BERAT BADAN Danik Riawati; Lilik Hanifah
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 8, No 2 (2017): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.083 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v8i2.18

Abstract

Penilaian pertumbuhan balita dapat dilakukan dengan cara melakukan  penimbangan Berat Badan/BB setiap bulan dengan tujuan untuk memantau pertumbuhannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk gambaran pertumbuhan balita berdasarkan umur dan berat badan.Metode penelitian adalah deskriftif dengan rancangan crossectional. Populasi penelitian ini adalah semua balita di Posyandu Wilayah  Mojosonggo, Jebres, Surakarta pada bulan Desember 2016 - Januari 2017. Teknik pengambilan sampel menggunakan  sampling aksidental. Metode pengumpulan data menggunakan data primer dan sekunder. Alat pengumpulan data menggunakan master tabel. Analisa data menggunakan univariat yang disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi.Hasil penelitian: didapatkan bahwa sebagian besar  responden berumur >12-36 bulan sebanyak 23 responden (56.1%) dengan gizi baik sebanyak 19 responden (46,3%) dan gizi kurang 4 responden (9,8%); rata-rata miliki jenis kelamin laki-laki yaitu 24 responden (58,5%) dengan gizi baik sebanyak 19 responden (46,4%) dan gizi kurang sebanyak 4 responden (9,8%); BB balita rata-rata >10-20Kg sebanyak 22 responden (53.7%) dengan status gizi baik sebanyak 15 responden (36,6%) dan 7 responden (17,1%) termasuk gizi kurang; dan rata-rata tinggi badan balita 50-100 cm sebanyak 36 responden yaitu 30 responden (73,2%) termasuk gizi baik dan 6 responden termasuk gizi kurang.Simpulan penelitian ini adalah pertumbuhan balita di Posyandu wilayah Mojosongo didapat bahwa status gizi baik sebanyak 33 responden (80,5%), gizi kurang 7 responden (17,1%) dan gizi lebih 1 responden (2,4%).Kata kunci: Pertumbuhan balita, Umur, Berat Badan
HUBUNGAN USIA DENGAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) Lilik Hanifah; Sri Suparti
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 8, No 2 (2017): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.943 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v8i2.14

Abstract

Pemeriksaan payudara sendiri sangat penting untuk dilakukan karena hampir 85% benjolan di payudara ditemukan oleh penderita sendiri. Studi empiris menyatakan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI), pemeriksaan payudara klinis dan mammografi dapat membantu dalam memastikan deteksi dini kanker payudara. Disamping itu, pemeriksaan payudara sendiri yang dilaksanakan setiap satu bulan sekali menjadi metode yang paling murah dan sederhana yang dapat dilakukan secara mandiri oleh wanita dibandingkan dengan mammografi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan usia dengan pengetahuan remaja putri tentang Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI)Metode Penelitian ini mengguanakan penelitian analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah semua remaja putri di Cengklik RW 19 Nusukan Banjarsari Surakarta pada bulan Mei 2017 dengan jumlah 34 responden, teknik sampling yang digunakan adalah Accidental Sampling dimana saat penelitian dijumpai responden sebanyak 30 responden. Data diambil menggunakan data primer dan data sekunder. Alat pengumpulan data berupa kuesioner. Analisa data univariat dan bivariat dengan menggunakan korelasi Spearman Rank.Hasil penelitian ini adalah mayoritas responden merupakan usia remaja akhir sebanyak 13 responden (43,4%), mayoritas pengetahuan tentang SADARI dengan kategori baik yaitu 18 responden (60%). Sedangkan hasil koefisien korelasi Spearman Rank sebesar 0,849 dengan signifikan 0,000. maka H0 ditolak sehingga ada hubungan yang signifikan antara usia dengan pengetahuan remaja putri tentang Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) di Cengklik RW 19 Nusukan Banjarsari Surakarta.  Simpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan usia dengan pengetahuan remaja putri tentang Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI)Kata Kunci: Usia, Pengetahuan, SADARI

Page 1 of 2 | Total Record : 11