cover
Contact Name
Asep Amam
Contact Email
jurnalwahanapendidikan@gmail.com
Phone
+6285220520401
Journal Mail Official
jurnalwahanapendidikan@gmail.com
Editorial Address
Jln. R.E. Martadinata No. 150 Tlp. (0265) 772192
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Wahana Pendidikan
Published by Universitas Galuh
ISSN : 23552425     EISSN : 27156796     DOI : 10.25157
Core Subject : Education,
Jurnal Wahana Pendidikan merupakan Jurnal Ilmiah Nasional yang memuat artikel penelitian (research article) di bidang pengembangan proses pembelajaran, praktikum, pengembangan bahan ajar, peningkatan kompetensi guru, dan pengembangan manajemen sekolah. Jurnal Wahana Pendidikan diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun (Januari dan Agustus). P-ISSN: 2355-2425 dan E-ISSN : 2715-6796 Wahana Pendidikan is a high-quality open access peer-reviewed research journal published by the Teaching and Education Faculty of Galuh University (UNIGAL). Wahana Pendidikan provides a platform that welcomes and recognizes high-quality original empirical research articles on education written by researchers, academics, professionals and practitioners from around the world.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 4 (2018)" : 15 Documents clear
PEDAGOGIK MATEMATIKA DI SEKOLAH VOKASI Ai Tusi Fatimah
Wahana Pendidikan Vol 5, No 4 (2018)
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.986 KB) | DOI: 10.25157/wa.v5i4.1553

Abstract

Artikel ini membahas pedagogik matematika di sekolah menengah kejuruan atau vokasi. Uraian didasarkan atas analisis terhadap karakteristik peserta didik, matematika vokasi, dan pembelajaran matematika di sekolah menengah kejuruan. Karakteristik khusus dari sekolah menengah kejuruan adalah mempersiapkan peserta didik untuk bekerja sesuai dengan bidang keahlian. Pembelajaran matematika hendaknya mengoneksikan pengetahuan matematika dengan pengetahuan danpraktikkejuruan sesuai dengan bidang keahlian dan karakteristik peserta didik. 
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI MELALUI TEKNIK CLUSTERING DENGAN MEDIA FOTO JURNALISTIK Anilia Dewiyani
Wahana Pendidikan Vol 5, No 4 (2018)
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.632 KB) | DOI: 10.25157/wa.v5i4.1544

Abstract

Berdasarkan observasi awal yang dilakukan diketahui bahwa kemampuan menulis  puisi  siswa  kelas  IX-F SMP Negeri 4 Tasikmalaya masih  kurang.  Kurangnya kemampuan  siswa  dalam menulis  puisi disebabkan  oleh tiga  faktor yaitu  faktor  dari  guru,  siswa,  dan  lingkungan.  Faktor  dari  guru  yaitu  kurangnya penggunaan  teknik  dan  media  yang  bervariasi  dalam  pembelajaran  menulis. Faktor  dari  siswa  yaitu  siswa  merasa  kesulitan  untuk  mengungkapkan  ide-ide yang  ada  dalam  pikiran  mereka,  kesulitan  menemukan  kata  yang  sesuai  untuk dirangkai  menjadi  puisi,  dan  kesulitan  untuk  berimajinasi.  Adapun  faktor  dari lingkungan yaitu kurangnya sarana dan prasarana yang dimiliki oleh sekolah. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) bagaimanakah  peningkatan kemampuan  menulis  puisi  siswa  kelas  IX-F SMP Negeri 4 Tasikmalaya  setelah  dilakukan  pembelajaran  melalui  teknik clustering dengan  media  foto  jurnalistik; dan  (2)  bagaimanakah  perubahan perilaku  siswa kelas  IX-F SMP Negeri 4 Tasikmalaya  dalam  pembelajaran  menulis  puisi menggunakan teknik clustering dengan media foto jurnalistik. Penelitian  ini  menggunakan  desain  penelitian  tindakan  kelas  yang dilakukan  dalam  dua  tahap,  yaitu  siklus I,  dan  siklus  II dengan  subjek  penelitian siswa  kelas IX-F SMP Negeri 4 Tasikmalaya.  Pengumpulan  data  dilakukan dengan menggunakan  teknik  tes  dan  nontes.  Data  nontes  diperoleh  dari  observasi, wawancara, catatan harian siswa, jurnal guru, dan dokumentasi foto. Analisis data meliputi data kuantitatif dan kualitatif. Simpulan penelitian ini adalah adanya  peningkatan kemampuan menulis puisi siswa kelas IX-F SMP Negeri 4 Tasikmalaya melalui teknik clustering dengan  media  foto  jurnalistik.  Nilai  rata-rata kelas  pada siklus  I  69,64  dengan kategori  cukup  baik. Selanjutnya  pada  siklus  II  nilai  rata-rata  kelas  meningkat menjadi  76,00 dengan peningkatan  sebesar  6,36  %  dan  termasuk  kategori  baik. Setelah siswa menggunakan teknik clustering dengan media foto jurnalistik untuk menulis  puisi terjadi  perubahan  tingkah  laku  siswa.  Siswa  yang  sebelumnya merasa kurang  antusias  terhadap  pembelajaran menulis  puisi menjadi  antusias, senang, dan tertarik setelah mengikuti pembelajaran menulis puisi. Berdasarkan  hasil  penelitian  tersebut,  penulis menyarankan  kepada  guru agar pembelajaran melalui  teknik clustering dengan  media  foto  jurnalistik dapat dijadikan alternatif bagi guru untuk mengajar materi lain. Bagi peneliti disarankan agar melakukan penelitian serupa tetapi dengan teknik pembelajaran yang lain. 
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA MENULIS TEKS BERBENTUK PROCEDURE MELALUI MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH (Penelitian Tindakan Kelas di KELAS IX-B SMP Negeri 3 Tasikmalaya) Iis Ismayanti
Wahana Pendidikan Vol 5, No 4 (2018)
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.638 KB) | DOI: 10.25157/wa.v5i4.1549

Abstract

Penguasan  materi pelajaran Bahasa Inggris dalam jenjang SMP meliputi empat keterampilan berbahasa, yaitu: menyimak, berbicara, membaca dan menulis. Semua itu didukung oleh unsur-unsur bahasa lainnya, yaitu: kosa tata, tata bahasa dan pronunciation sesuai dengan tema sebagai alat pencapai tujuan. Dari ke empat keterampilan berbahasa di atas, writing (menulis)  merupakan salah satu kemampuan berbahasa yang dirasa sering menjadi masalah bagi siswa dalam proses pembelajaran Bahasa Inggris. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil belajar siswa tentang mengungkapkan makna dalam langkah retorika dalam essai pendek sederhana dengan menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima untuk berinteraksi dalam konteks kehidupan sehari-hari dalam teks berbentuk procedure pada semester 2 sebanyak 60% siswa masih berada di bawah KKM (kriteria ketuntasan minimal). Permasalahan tersebut sangat menarik perhatian penulis untuk mencoba memaparkan topik analisa terhadap kemampuan siswa menulis teks berbentuk posedur melalui model pembelajaran make a match.Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan siswa untuk menyusun teks procedure, mengembangkan strategi pembelajaran dan model pembelajaran yang efektif, efisien dan menyenangkan, Siswa dapat melibatkan diri secara aktif dalam kegiatan komunikasi dengan mengemukakan gagasan, pendapat dan perasaannya secara sederhana baik lisan maupun tertulis. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan melakukan observasi/ pengamatan dan pemberian test performance siswa dengan bentuk test tulis. Dari penelitian yang telah dilaksanakan, hasil pengamatan mengindikasikan bahwa 29 dari 41 siswa (70,73%) terlihat aktif dalam proses pembelajaran. Nilai siswa hasil dari evaluasi test tulis hanya 1 orang siswa (0,22%) saja yang masih belum mencapai KKM (kriteria ketuntasan minimal). Nilai post test siswa berupa evaluasi individu melalui Lembar Kerja Siswa menunjukan Sebanyak 3 siswa (0,07%) mendapat nilai C ‘good’, 17 siswa (0,41%) mendapat nilai D ‘fair’, 20 siswa (0,49%) mendapat nilai E ‘poor’. Akhirnya penulis menyimpulkan berdasarkan penjelasan pada pembahasan diatas bahwa tujuan penelitian yang telah dilaksanakan mengalami keberhasilan. Dengan kata lain, impelmentasi tindakan pembelajaran melalui model pembelajaran make a match dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis teks berbentuk prosedur dan meningkatkan aktifitas siswa dalam proses pembelajaran.
PENGGUNAAN METODE PROBLEM BASED LEARNING DAPAT MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI LINGKARAN Toni Husni Taupik
Wahana Pendidikan Vol 5, No 4 (2018)
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.104 KB) | DOI: 10.25157/wa.v5i4.1540

Abstract

         Dalam pelaksanaan pembelajaran Matematika selama ini masih dilaksanakan secara konvensional seperti ekspositori atau ceramah sehingga anak cenderung pasif dan hanya menerima materi saja, anak kurang aktif dan tidak terlibat langsung dalam proses pembelajaran sehingga hasil yang dicapai kurang memuaskan. “Guru sering kecewa melihat hasil ulangan pada pembelajaran materi lingkaran dengan rata-rata nilai 64, karena Kriteria Ketuntasan Minimal Matematika di Kelas VIII-H SMP Negeri 20 Tasikmalaya sebesar 75”. Berdasarkan temuan di lapangan tersebut, ternyata selama ini pembelajaran Matematika kurang dapat mengaktifkan siswa dan kurang menantang, siswa hanya menerima informasi, siswa tidak terlibat langsung dalam proses pembelajaran dan tidak dilibatkan dalam menemukan sendiri dalam memahami materi lingkaran, hal ini dibuktikan dengan hasil belajar baik latihan di sekolah maupun di rumah umumnya. Salah satu faktor penyebab masalah di atas diantaranya guru belum menggunakan metode yang tepat, sehingga proses pembelajaran kurang efektif dan efisien, serta pengaruh karakteristik siswa. Tujuan penelitian secara umum yaitu untuk meningkatkan prestasi atau hasil pembelajaran Matematika dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran materi lingkaran di Kelas VIII-H SMP Negeri 20 Tasikmalaya rangpari melalui penggunaan metode Problem Based Learning (N= 38). Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK),Simpulan yang diperoleh berdasarkan pembahasan hasil penelitian, adalah sebagai barikut: Hasil belajar siswa setelah menggunakan metode Problem Based Learning dalam pembelajaran Matematika tentang materi lingkaran melalui metode Problem Based Learning mengalami peningkatan, pada siklus I rata-rata nilai siswa sebesar 69,3, pada siklus II meningkat menjadi 74,3.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN TEKNIK DASAR SEPAK BOLA MELALUI PENDEKATAN BERMAIN (PTK di kelas VIII-C SMP Negeri 4 Tasikmalaya) Uzaz Solihat
Wahana Pendidikan Vol 5, No 4 (2018)
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.686 KB) | DOI: 10.25157/wa.v5i4.1545

Abstract

Keterampilan sepak bola merupakan salah satu cabang permainan yang harus diberikan kepada peserta didik kelas VIII SMP. Kemampuan faktor kognitif peserta didik dalam memahami teknik-teknik gerakan yang harus dilakukan dalam sepak bola sangatlah memberikan konstribusi terhadap pencapaian hasil permainan yang optimal. Keterampilan sepak bola peserta didik kelas VIII-C SMP Negeri 4 Tasikmalaya sangat rendah, hal tersebut membuat penulis tertarik untuk melakukan penelitian melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan judul “Upaya Meningkatkan Kemampuan Teknik Dasar Sepak Bola Melalui Pendekatan Bermain (PTK di kelas VIII-C SMP Negeri 4 Tasikmalaya)”. Berdasarkan fungsi pendidikan jasmani, untuk mencapai tujuan yang diharapkan salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan  penyampaian pembelajaran yang efektif dan sesuai dengan  karakteristik  siswa SMP.  Dalam teknik dasar sepak bola harus dimiliki pemian  adalah: 1) menendang (kicking), 2) menghentikan (stoping), 3) menggiring (dribbling), 4) menyundul (heading).  5) merampas (tacking), 6) lemparan kedalam (throw in) dan 7) menjaga gawang (goal keeping).Teknik-teknik tersebut harus dimiliki dan dikuasai oleh peserta didik agar tercapainya hasil gerakan siswa yang diharapkan.  Pelaksanaan penelitian tindakan kelas dirancang hanya dalam dua siklus dan pada setiap siklus terdiri dari satu tindakan pembelajaran. Objek penelitian ini adalah siswa kelas VIII-C SMP Negeri 4 yang berjumlah 39 orang, yaitu terdiri dari 19 orang laki-laki dan 20 orang perempuan. Waktu pelaksanaan penelitian dilaksanakan pada semester ganjil tahun pelajaran 2014-2015 dan pembelajaran siklus 1 dan 2 dilaksanakan sesuai dengan jadwal pembelajaran Penjas orkes.  Adapun lokasi penelitian adalah di kelas VIII-C SMP Negeri 4 Tasikmalaya.Berdasarkan tindakan pembelajaran peningkatan keterampilan tehnik dasar sepak bola melalui pendekatan bermain di kelas VIII-C SMP Negeri 4 Tasikmalaya pada siklus 1 dan siklus 2, diperoleh pada siklus 1 dan siklus 2.  Pada siklus 1 data hasil gerakan teknik dasar sepak bola dengan rata-rata nilai 74, 05 dan pada siklus 2 rata-rata 75.77.  Dimana data tersebut menunjukkan terdapatnya peningkatan hasil gerakan siswa pada teknik dasar sepak bola melalui pendekatan bermain.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA TEKS BERITA DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK BERMAIN PERAN (Penelitian Tindakan Kelas di Kelas VIII-A SMP Negeri 14 Tasikmalaya) Tata Sunarya
Wahana Pendidikan Vol 5, No 4 (2018)
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.584 KB) | DOI: 10.25157/wa.v5i4.1550

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah kemampuan membacakan teks berita dengan intonasi yang tepat serta artikulasi dan volume suara yang jelas siswa kelas VIII A SMP Negeri 14 Tasikmlaya masih belum mencapai KKM. Rumusan masalah penelitian ini adalah dapatkah teknik bermain peran (role playing) meningkatkan hasil pembelajaran membaca teks berita pada siswa kelas VIII A SMP Negeri 14 Tasikmalaya Tahun Ajaran 2012/2013. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dapat tidaknya teknik bermain peran (role playing) meningkatkan hasil pembelajaran membaca teks berita pada siswa kelas VIII A SMP Negeri 14 Tasikmlaya Tahun Ajaran 2012/2013. Metode penelitian ini adalah metode tindakan kelas. Teknik pengumpulan data penelitian ini (1) teknik observasi, (2) teknik tes, dan (3) teknik wawancara. Sumber data penelitian ini adalah siswa kelas VIII A SMP Negeri 14 Tasikmlaya Tahun Ajaran 2012/2013 (N=37). Simpulan penelitian ini adalah: penggunaan teknik bermain peran berpengaruh dan dapat meningkatkan   perubahan sikap dan kemampuan siswa kelas VIII A SMP Negeri 14 Tasikmalaya tahun 2012/2013 dalam membaca berita. Perubahan kemampuan tersebut dapat dilihat dari adanya peningkatan proses dan hasil belajar siswa. Perolehan nilai rata-rata proses belajar siswa pada siklus satu adalah 76,11. Perolehan nilai proses belajar siswa pada siklus dua rata-rata 81,91. Perolehan rata-rata basil belajar siswa pada siklus satu adalah 63,98.  Perolehan nilai rata-rata hasil belajar siswa pada siklus dua adalah 76,4.
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI OPERASI DASAR PERALATAN KOMPUTER DENGAN METODE SIMULASI S u k m a d i S u k m a d i
Wahana Pendidikan Vol 5, No 4 (2018)
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.309 KB) | DOI: 10.25157/wa.v5i4.1541

Abstract

Berhasil tidaknya pembelajaran sangat tergantung kepada kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran. Guru merupakan ujung tombak paling depan dalam mewujudkan keberhasilan penyelenggaraan pembelajaran dan pendidikan pada tingkat satuan pendidikan. Salah satu kompetensi siswa yang ditingkatkan melalui Penelitian Tindakan Kelas ini adalah upaya meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan metode simulasi sehingga diharapkan siswa mampu memahami dan menguasai materi operasi dasar peralatan komputer.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya peningkatan hasil belajar siswa pada materi operasi dasar peralatan komputer dengan menggunakan metode simulasi. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan melakukan 3 (tiga) siklus tindakan, yang pada setiap siklus dilakukan melalui tahapan siklus I, siklus II, dan siklus III. Penelitian dilaksanakan pada siswa kelas VII-C SMP Negeri 3 Tasikmalaya (N= 40).Pengumpulan data dilakukan dengan cara tes tertulis dengan melakukan tes awal dan tes akhir. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan metode simulasi terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi operasi dasar peralatan komputer. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan hasil belajar siswa dibandingkan dengan pra tindakan. Hasil belajar dan kemampuan siswa pada siklus I sebesar 8,3%, meningkat sebesar 4,82% menjadi 9,98% pada siklus II. Demikian pula, hasil belajar dan kemampuan siswa pada siklus III  meningkat sebesar 4,98% menjadi 12,89%.Pada umumnya siswa merespon dengan baik penggunaan metode simulasi. Hal ini dibuktikan dari hasil wawancara dan hasil pengamatan terhadap aktivitas siswa yang menunjukkan bahwa aktivitas siswa dalam kegiatan belajarnya di kelas melalui tindakan metode simulasi pada materi operasi dasar peralatan komputer  dari siklus ke siklus menunjukkan kemajuan dan peningkatan.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KONSTRUKTIVISME DAPAT MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PELUANG (Penelitian Tindakan Kelas di Kelas IX-G SMP Negeri 4 Tasikmalaya) Iis Fatimah
Wahana Pendidikan Vol 5, No 4 (2018)
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.519 KB) | DOI: 10.25157/wa.v5i4.1546

Abstract

         Dalam pelaksanaan pembelajaran Matematika selama ini masih dilaksanakan secara konvensional seperti ekspositori atau ceramah sehingga anak cenderung pasif dan hanya menerima materi saja, anak kurang aktif dan tidak terlibat langsung dalam proses pembelajaran sehingga hasil yang dicapai kurang memuaskan. Berdasarkan temuan di lapangan, ternyata selama ini pembelajaran Matematika kurang dapat mengaktifkan siswa dan kurang menantang, siswa hanya menerima informasi, siswa tidak terlibat langsung dalam proses pembelajaran dan tidak dilibatkan dalam menemukan sendiri dalam menyelesaikan soal peluang, hal ini dibuktikan dengan hasil belajar baik latihan di sekolah maupun di rumah umumnya. Tujuan penelitian secara umum yaitu untuk meningkatkan prestasi atau hasil pembelajaran Matematika dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran materi peluang di Kelas IX-G SMP Negeri 4 Tasikmalaya  melalui  penerapan model pembelajaran konstruktivisme. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Objek penelitian adalah siswa Kelas IX-G SMP Negeri 4 Tasikmalaya (N=41). Simpulan yang diperoleh berdasarkan pembahasan hasil penelitian, adalah sebagai barikut: Hasil belajar siswa setelah menggunakan model pembelajaran konstruktivisme dalam pembelajaran Matematika tentang materi peluang melalui model pembelajaran konstruktivisme mengalami peningkatan, pada siklus I rata-rata nilai siswa sebesar 74, pada siklus II meningkat menjadi 78.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN OPERASI BENTUK ALJABAR MELALUI METODE INKUIRI P i p i h P i p i h
Wahana Pendidikan Vol 5, No 4 (2018)
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.391 KB) | DOI: 10.25157/wa.v5i4.1539

Abstract

         Rumusan masalah pokok dalam penelitian ini adalah “Bagaimana penggunaan Metode Inquiri dapat meningkatkan hasil belajar siswa  dalam menyelesaikan operasi bentuk aljabar”  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan Metode Inquiri sebagai upaya untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam menyelesaikan operasi bentuk aljabar. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas ( PTK ) dengan melakukan 2 (dua) siklus tindakan, yang pada setiap siklus dilakukan melalui tahapan yaitu perencanaan (planning), Pelaksanaan (Acting), Observasi (Observation), Refleksi(Reflecting). Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi kepada siswa dan observasi guru dan tes hasil belajar  siswa.  Kemampuan guru dalam membuat rencana pembelajaran terjadi peningkatan  pada  siklus 1 dengan rata-rata 2,79  menjadi rata-rata 3,17 pada siklus II.  Proses belajar terjadi peningkatan rata-rata skor 2,79 pada siklus I menjadi 2,97 pada siklus II dengan peningkatan sebesar 1,8. Penggunaan Metode Inquiri dapat meningkatkan hasil belajar siawa, peningkatan rata-rata dari 69,09 pada siklus 1 menjadi 80,6 pada siklus II atau dengan kata lain hasil belajar siswa meningkat  sebesar 11,51
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM MEMBACA REPORT TEXT DENGAN MENGGUNAKAN METODE SPEED READING Pudin Hidayat
Wahana Pendidikan Vol 5, No 4 (2018)
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.365 KB) | DOI: 10.25157/wa.v5i4.1551

Abstract

Rumusan masalah pokok dalam penelitian ini adalah “Bagaimana penggunaan metode speed reading dapat meningkatkan kemampuan siswa  dalam membaca report text”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan metode speed reading  sebagai upaya untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam membaca report text. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas ( PTK ) dengan melakukan 2 (dua) siklus tindakan, yang pada setiap siklus dilakukan melalui tahapan yaitu perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), observasi (observation), refleksi (reflecting). Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi kepada siswa dan observasi guru dan tes hasil belajar  siswa. Simpulan dalam penelitian ini adalah: (1) Kemampuan guru dalam membuat rencana pembelajaran terjadi peningkatan tindakan pertama mendapat mendapat skor rata-rata 3 atau 75%. Sedangkan rencana pembelajaran tindakan kedua memperolah skor rata-rata 3,4 atau 85% dan siklus III skor rata-rata 4 atau 100%; (2) Aktivitas guru Skor rata-rata pada tindakan pertama adalah 2,5 atau 62,5%. Tindakan kedua mendapat skor rata-rata 3,25 atau 81,25% dan  tindakan ketiga skor rata-rata 4 (100%); (3)  Penggunaan metode speed reading dapat meningkatkan hasil belajar siswa, peningkatan rata-rata dari 64,3 atau 64,3%, pada tindakan kedua sebesar 73,04 atau 73,04% dan tindakan ketiga sebesar 86,9 atau 86,9%

Page 1 of 2 | Total Record : 15