cover
Contact Name
MOH. FADLI
Contact Email
mohammadfadli.10@gmail.com
Phone
+6282332287943
Journal Mail Official
jurnalterateksstaim@gmail.com
Editorial Address
JL. PESANTREN NO. 11 TARATE PANDIAN SUMENEP
Location
Kab. sumenep,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL KEISLAMAN TERATEKS
ISSN : 25414607     EISSN : 25983989     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
Jurnal Islam Terateks yang berfokus pada Ilmu keislaman berisi kajian-kajian keislaman yang meliputi pendidikan Islam, syariah, pemikiran Islam, ekonomi, dan kajian Islam lainnya. Sebagai tempat perantara dalam penulisan karya ilmiah dari peneliti, akademisi, praktisi, mahasiswa, dan dosen. Sebagai tempat perantara dalam penulisan karya ilmiah dari peneliti, akademisi, praktisi, mahasiswa, dan dosen.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 1 (2020): APRIL" : 8 Documents clear
KODIFIKASI HADITH SECARA RESMI (HADITS PADA MASA TABI’I AL-TABI’IN) DAINORI DAINORI
JURNAL KEISLAMAN TERATEKS Vol 5 No 1 (2020): APRIL
Publisher : STAI MIFTAHUL ULUM TARATE PANDIAN SUMENEP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa Nabi Muhammad saw merupakan periode pertama sejarah dan perkembangan hadith. Masa ini cukup singkat, hanya 23 tahun lamanya dimulai sejak tahun 13 sebelum Hijriah atau bertepatan dengan 610 Masehi sampai dengan tahun 11 Hijriah atau bertepatan dengan 632 Masehi. Saat itu hadith diterima dengan mengandalkan hafalan para sahabat Nabi saw. Para sahabat pada masa itu belum merasa ada urgensi untuk melakukan penulisan hadith-hadith Nabi, mengingat Nabi saw masih mudah untuk dihubungi dan dimintai keterangan-keterangan tentang segala hal yang berhubungan dengan ‘ibadah dan mu'amalah keseharian umat Islam. Polemik dibolehkan tidaknya penulisan hadith timbul karena ada beberapa hadis yang mendukung, baik yang memperbolehkan penulisan hadith maupun yang melarang. Hadith pelarangan seringkali diangkat tanpa didampingi dengan hadith pembolehan, oleh sebab itu banyak orang yang salah paham dengan hanya mengkaji satu hadith saja. Polemik ini dapat mudah diselesaikan dengan mengkaji hikmah dibalik adanya pelarangan penulisan hadith-hadith Rasulullah saw. Untuk menganalisa pelarangan penulisan hadith pada zaman Rasulullah Saw, sebaiknya kita menilik kembali penyebaran hadith-hadith pada masa Rasulullah Saw. Seperti yang telah kita ketahui bersama, bahwasanya hadith-hadith Rasulullah Saw tersebar bersamaan dengan turunnya wahyu Ilahi kepada Rasulullah Saw sejak awal masa dakwah Islam dimulai. Sedangkan faktor-faktor yang mendukung tersebarnya sunah ke berbagai penjuru, antara lain, Kegigihan Rasulullah Saw dalam menyampaikan dakwah Islam, Kegigihan dan kemauan keras para sahabat dalam menuntut, menghafal dan menyampaikan ilmu, Para Ummul Mu'minin dan Sahabiyat, Para utusan Rasulullah Saw. Sementara itu, Rasulullah pada suatu kesempatan menyampaikan sutau ungkapan yang melarang penulisan hadis-hadis beliau, dan pada kesempatan lain Rasulullah saw memperbolehkan para sahabat menulis apa-apa yang disampaikan Rasulullah Saw. Kodifikasi hadith secara resmi dipelopori Khalifah ‘Umar bin ‘Abdul ‘Aziz (khalifah kedelapan pada masa Bani Umayyah yang memerintah tahun 99-101 H.). Dia menginstruksikan kepada para Gubernur di semua wilayah Islam untuk menghimpun dan menulis hadis-hadis Nabi. Selain itu khalifah juga memerintah Ibn Hazm dan Ibn Syihab al-Zuhri (50-124 H) untuk menghimpun hadith Nabi SAW. Motif ‘Umar bin ‘Abdul ‘Aziz dalam mengkodifikasikan hadith adalah Kekhawatiran akan hilang Hadis dari perbendaharaan masyarakat, sebab belum dibukukan, Untuk membersihkan dan memelihara Hadith dari hadith-hadith maudhu' (palsu) yang dibuat orang-orang untuk mempertahankan ideologi golongan dan mazhab, Tidak adanya kekhawatiran lagi akan tercampurnya al-Qur’an dan hadith, keduanya sudah bisa dibedakan. al-Qur’an telah dikumpulkan dalam satu mushaf dan telah merata diseluruh umat Islam, ada kekhawatiran akan hilangnya hadith karena banyak ‘ulama hadith yang gugur dalam medan perang.
PENGARUH PERILAKU BULLYING TERHADAP PERKEMBANGAN ANAK DI SEKOLAH DASAR HARIS SUAIDY
JURNAL KEISLAMAN TERATEKS Vol 5 No 1 (2020): APRIL
Publisher : STAI MIFTAHUL ULUM TARATE PANDIAN SUMENEP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya perilaku bullying yang terjadi di lingkungan sekolah Bullying merupakan perbuatan negatif yang dilakukan perseorangan ataupun kelompok pada orang lain secara terus menerus yang dilakukan bisa saja setiap hari hingga menimbulkan dampak dan korbang bullying merasa tidak berdaya. Perilaku bullying dapat berupa ancaman fisik ataupun verbal. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif (Qualitatif Research). Subjeknya adalah siswa kelas enam Sekolah Dasa di Sumenep dan dilaksanakan pada tahun 2019/2020. Penyebab dari bullying adalah melalui sekolah, keluarga,, lingkungan pergaulan dan media atau tayangan. Perilaku bullying biasa terjadi pada saat waktu istirahat. Jenis bullying yang sering terjadi yaitu pengucilan. Selai itu mengancam, memarahi, mengejek, memerintah, membentak, memaksa, mendorong mdan memukul menggunakan tangan. Peran guru dalam menghadapi bullying dengan cara memberikan bimbingan kepada para siswa yang memerlukan bantuan, temasuk siswa yang terlibat dalam bullying.
EFEKTIVITAS MENGGUNAKAN TEKNIK KWL DALAM MENGAJAR READING COMPREHENSION JONI ISKANDAR
JURNAL KEISLAMAN TERATEKS Vol 5 No 1 (2020): APRIL
Publisher : STAI MIFTAHUL ULUM TARATE PANDIAN SUMENEP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru bahasa Inggris harus menciptakan teknik yang lebih baik dalam mengajar membaca. Berdasarkan beberapa penelitian / studi, KWL adalah salah satu teknik membaca yang dapat meningkatkan pemahaman membaca siswa. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa teknik KWL adalah alat yang efektif untuk membantu siswa menjadi pemikir yang lebih aktif dan juga berguna untuk membantu guru menjadi lebih aktif dalam mengajar pemahaman membaca. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki apakah mahasiswa diajarkan oleh Teknik KWL memiliki prestasi membaca yang lebih baik dari pada yang diajarkan dengan teknik jeda instruksional di STAIM. Hanya ada 52 mahasiswa sebagai sampel di dua kelas, yaitu di prodi PGMI sebagai kelompok eksperimen dan Prodi Ekonomi Syariah sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data termasuk instrumen yaitu tes kemampuan membaca baik pre-test maupun post-test. Tes pemahaman membaca terdiri dari pertanyaan literal dan inferensial. Bentuk tes adalah pilihan ganda dalam 25 item. Hasil tes baik pre-test dan post-test telah didapatkan. Setelah mengumpulkan data dari subjek, data dianalisis oleh peneliti dengan ANCOVA dan menggunakan program SPSS v 16. Berdasarkan hasil data yang telah didapatkan dan dianalisis, Peneliti menyimpulkan bahwa pengajaran reading comprehension dengan menggunakan teknik KWL lebih efektif daripada teknik jeda instruksional.
PENERAPAN METODE NATURE LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATERI MENGIDENTIFIKASI AKAR DAN FUNGSINYA KELAS IV SDN KEBUNDADAP TIMUR II KABUPATEN SUMENEP MOH. FADLI
JURNAL KEISLAMAN TERATEKS Vol 5 No 1 (2020): APRIL
Publisher : STAI MIFTAHUL ULUM TARATE PANDIAN SUMENEP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui bagaimanakah penerapan metode nature learning untuk meningkatkan hasil belajar materi akar dan fungsinya pada siswa kelas IV SDN Kebundadap Timur II Kabupaten Sumenep. Penerapan metode nature learning ini terdiri dari beberapa langkah yaitu: (1) guru mengajak siswa ke lokasi di luar kelas; (2) guru mengajak siswa untuk berkumpul menurut kelompoknya; (3) guru memberi salam; (4) guru memberi motivasi; (5) guru memberikan paduan belajar kepada masing-masing kelompok; (6) guru memberikan penjelasan cara kerja kelompok; (7) masing-masing kelompok berpencar pada lokasi untuk melakukan pengamatan dan diberi waktu; (8) guru membimbing siswa selama pengamatan di lapangan; (9) selesai pengamatan siswa di suruh berkumpul kembali untuk mendiskusikan hasil pengamatannya; (10) guru memandu diskusi dan siswa diberi kesempatan mempresentasikan hasil diskusinya masing-masing kelompok dan kelompok lain diberi waktu untuk menanggapi. Penelitian ini dilakukan 2 siklus yang setiap siklusnya terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi tindakan dan refleksi. Teknik pengumpulan data adalah observasi, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan Display (Penyajian Data). Hasil dari siklus I nilai rata-rata sebesar 63 dan Persentase siswa tuntas 46,6%, persentase siswa tidak tuntas 53,3% ,dan pada siklus II perolehan rata-rata kelas dari siklus I sebesar 68 dan Persentase siswa tuntas 86,6% , Persentase siswa tidak tuntas 13,3%. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa penerapan metode nature learning untuk meningkatkan hasil belajar materi akar dan fungsinya pada siswa kelas IV SDN Kebundadap Timur II Kabupaten Sumenep.
PREFERENSI SISWA SMA PLUS MIFTAHUL ULUM DALAM MENGUNJUNGI PERPUSTAKAAN TAMAN LANGIT SMA PLUS MIFTAHUL ULUM MOH. LUTFI
JURNAL KEISLAMAN TERATEKS Vol 5 No 1 (2020): APRIL
Publisher : STAI MIFTAHUL ULUM TARATE PANDIAN SUMENEP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perpustakaan Taman Langit SMA Plus Miftahul Ulum tidak akan pernah lepas peran dan fungsinya sebagai pendukung kegiatan belajar-mengajar di sekolah. Keberadaannya sangat dibutuhkan oleh siswa yang berstatus sebagai agen perubahan untuk kemajuan bangsa di masa depan. Terdapat beragam preferensi/pilihan siswa ketika mengunjungi perpustakaan Taman Langit SMA Plus Miftahul Ulum. Oleh karenanya, penelitian ini bertujuan untuk megetahui ragam preferensi siswa SMA Plus Miftahul Ulum ketika mengunjungi perpustakaan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan format penyajian deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, terdapat empat preferensi siswa SMA Plus Miftahul Ulum ketika mengunjungi perpustakaan Taman Langit SMA Plus Miftahul Ulum. Keempat preferensi tersebut meliputi: 1) menambah wawasan; 2) rekreasi; 3) tuntutan tugas dan dorongan guru; dan 4) memanfaatkan waktu luang.
REKONSTRUKSI TEORI MAQASID SYARIAH SEBAGAI KONSEP PEMBANGUNAN EKONOMI ISLAM DI INDONESIA (ANALISIS PENDEKATAN PEMIKIRAN JASSER AUDA) MOH. MUSFIQ ARIFQI
JURNAL KEISLAMAN TERATEKS Vol 5 No 1 (2020): APRIL
Publisher : STAI MIFTAHUL ULUM TARATE PANDIAN SUMENEP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembahasan mengenai teori Maqᾱṣid Syariah sering kali mengalami perbedaan sudut pandang antara pemikir klasik dan pemikir kontemporer. Kajian Maqᾱṣid Syariahterus berlanjut dan selalu memiliki relevansi bagi kehidupan sosial. Jesser Auda adalah salah satu pemikir kontemporer yang memberikan gagasan baru mengenai konsep Maqᾱṣid Syariah. Menurutnya konsep Maqᾱṣid Syariah yang berkembang pada masa klasik perlu direkontruksi guna menyesuaikan dengan keadaan yang terjadi saat ini. Pendekatan keilmuan sains (teori sistem) dan keilmuan sosial (pembangunan manusia) serta humanities kontemporer adalah pendekatan yang digunakan Jesser Auda dalam memberikan gagaran barunya mengenai Maqᾱṣid Syariah. Adapun metodologi penelitian ini yaitu penelitian pustaka (Library Reseach). Data-data dihasilkan melalui karya-karya yang berbentuk buku, jurnal maupun artikel yang relevan dengan tema penelitian. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa konsep Maqᾱṣid Syariah yang ditawarkan oleh Jesser Auda lebih mengarah pada peningkatan terhadap sumber daya manusia dalam menerapkan kemaslahatan hidup di dunia. Mewujudkan kemaslahatan di suatu Negara dapat dimulai dari human development atau pembangunan sumber daya manusia (SDM). Ketika SDM sudah mapan, maka dengan mudah pembangunan ekonomi Islam akan terwujudkan. Di samping itu, Peran pemerintah juga dibutuhkan sebagai pemangku kebijakan tertinggi dalam suatu Negara untuk mewujudkan pembangunan ekonomi Islam di Indonesia. Sehingga tawaran konsep Jesser Auda ini menjadi salah satu alternatif konsep untuk mewujudkan target utama dari maṣlahah (public interest).
STRUKTUR KEUANGAN PERUSAHAAN NURUL HUDA
JURNAL KEISLAMAN TERATEKS Vol 5 No 1 (2020): APRIL
Publisher : STAI MIFTAHUL ULUM TARATE PANDIAN SUMENEP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Struktur keuangan menyangkut perbandingan antara keseluruhan sumber dana yaitu hutang baik jangka pendek maupun jangka panjang dengan modal sendiri atau ekuitas. Sedangkan struktur modal adalah pembelanjaan permanen yang berarti merupakan perbandingan hutang jangka panjang dengan modal sendiri atau ekuitas. Dalam upaya pemenuhan kebutuhan dana, perusahaan dituntut untuk menetapkan suatu keseimbangan finansial antara aktiva dan pasiva yang dibutuhkan. Laporan keuangan disajikan untuk memenuhi kebutuhan berbagai pihak, baik pihak manajemen perusahaan sendiri maupun pihak di luar manajemen yang mempunyai kepentingan terhadap perusahaan. Tujuan dari laporan keuangan perusahaan adalah memberikan informasi mengenai sumber-sumber ekonomi dan kewajiban serta modal perusahaan.
KONSEP MAQASHID AL-SYARI’AH AS-SYATHIBI ZAINOL HUDA
JURNAL KEISLAMAN TERATEKS Vol 5 No 1 (2020): APRIL
Publisher : STAI MIFTAHUL ULUM TARATE PANDIAN SUMENEP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam wacana ushul fiqh, maqshid al-syari’ah menjadi sentral yang dianggap mampu membawa produk hukum Islam menjadi sangat dinamis dan adaptif. Hukum Islam yang cenderung memutuskan secara ‘hitam-putih’ dengan sentuhan konsep maqashid al-syari’ah menjadi lentur dan mampu beradaptasi dengan kemajuan zaman. Konsep maqashid al-syari’ah sebenarnya ingin membaca kehendak Tuhan melalui ayat-ayat sakralnya dalam lembaran-lembaran Kitab Suci Al-Qur’an. Maqshid al-syari’ah ingin menangkap pesan-pesan yang tersembunyi di balik verbal teks, sehingga ia tak terpaku terhadap bunyi redaksi atau potret sababun nuzul. Akan tetapi, mencari intisari dari keseluruhan motif pembuatan sebuah hukum yang termaktub dalam firman-Nya. Tulisan ini hendak menampilkan konsep maqashid al-syaria’h dari seorang tokoh Malikian yang sangat masyhur dalam dunia pemikiran hukum Islam. Pemilihan tokoh ini bukan tanpa alasan. Alasan yang paling penting dikarenakan bangunan maqashid al-syari’ah yang digagasnya dianggap sempurna. Namun, bukan berarti alpa dari kekurangan dan kritik. Pengkajian terhadap konsep maqashid al-syari’ah Al-Syathibi dalam rangka ingin memahami lebih jauh sebelum menemukan kekurangan dan kelemahan bangunan konsepnya. Pemaparan tentang konsep dan pokok-pokok pemikiran Al-Syathibi menjadi penting untuk diulas dalam tulisan ini.

Page 1 of 1 | Total Record : 8