cover
Contact Name
MOH. FADLI
Contact Email
mohammadfadli.10@gmail.com
Phone
+6282332287943
Journal Mail Official
jurnalterateksstaim@gmail.com
Editorial Address
JL. PESANTREN NO. 11 TARATE PANDIAN SUMENEP
Location
Kab. sumenep,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL KEISLAMAN TERATEKS
ISSN : 25414607     EISSN : 25983989     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
Jurnal Islam Terateks yang berfokus pada Ilmu keislaman berisi kajian-kajian keislaman yang meliputi pendidikan Islam, syariah, pemikiran Islam, ekonomi, dan kajian Islam lainnya. Sebagai tempat perantara dalam penulisan karya ilmiah dari peneliti, akademisi, praktisi, mahasiswa, dan dosen. Sebagai tempat perantara dalam penulisan karya ilmiah dari peneliti, akademisi, praktisi, mahasiswa, dan dosen.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 1 (2022): APRIL" : 13 Documents clear
KARAKTERISTIK DAN PRINSIP DASAR MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM ABDUL HADI
JURNAL KEISLAMAN TERATEKS Vol 7 No 1 (2022): APRIL
Publisher : STAI MIFTAHUL ULUM TARATE PANDIAN SUMENEP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gambaran tentang manajemen pendidikan Islam yang membedakan dengan manajemen secara umum adalah terletak pada karakteristik dari manajemen pendidikan Islam itu sendiri. Perlu diketahui bahwa manajemen secara sumum, sasaran ataupun obyek yang dikelola adalah dalam suatu organisasi atau perusahaan. Sedangkan manajemen lembaga pendidikan Islam, sasaran yang dikelola adalah semua SDM dan SDA yang ada dan terlibat dalam suatu proses pendidikan. Dalam manajemen pendidikan Islam ini, manajemen  focus adalah terletak pada guru. Hal ini disebabkan karena guru merupakan ujung tombak dari pelaksanaan pembelajaran. Hal ini senada dengan pendapatnya E. Mulyasa, yang menyatakan bahwa ”Guru merupakan pemeran utama  proses pendidikan yang sangat menentukan  tercapai tidaknya tujuan pendidikan.” Maka guru merupakan jiwa dari sekolah.. Namun demikian tidak menafikan peran yang lain, speerti karyawan, ketua, wali murid dan siswa itu sendiri. Sehingga memang terdapat karakteristik dan ketentuan normatif manajemen pendidikan Islam jika dibandingkan dengan manajemen secara umum..
IJTIHAD PROFETIK KUNTOWIJOYO DALAM KHAZANAH PEMBAHARUAN HUKUM KELUARGA ISLAM DI INDONESIA DAINORI DAINORI
JURNAL KEISLAMAN TERATEKS Vol 7 No 1 (2022): APRIL
Publisher : STAI MIFTAHUL ULUM TARATE PANDIAN SUMENEP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Risalah kenabian selesai seiring wafatnya Rasulullah SAW. Namun fungsi kenabian tidak boleh berhenti. Fungsi kenabian inilah yang kemudian diemban oleh ulama dalam kerangka kerja ijtihad. Termasuk di Indonesia, ijtihad berjalan dan diterapkan dengan baik. Tak ketinggalan dalam wilayah hukum keluarga di Indonesia.  Banyak kalangan menilai bahwa Hukum Keluarga Islam di Indonesia harus segera diperbarui. Namun, pembaruan hukum keluarga Islam tersebut bukanlah hal mudah. Penolakan berbagai pihak terhadap Counter Legal Draft-Kompilasi Hukum Islam (CLD-KHI), sebagai salah satu upaya pembaruan hukum keluarga Islam, bisa menjadi bukti sulitnya pembaharuan tersebut. Penolakan terhadap CLD-KHI di sisi lain juga menunjukkan bahwa pembaruan Hukum Keluarga Islam di Indonesia harus dilakukan dengan pendekatan dan metodologi yang berasal dari tradisi pemikiran Islam sendiri. Dalam konteks inilah ijtihad berperan sebagai dasar konseptual-metodologis khazanah pembaharuan Hukum Keluarga Islam di Indonesia tersebut. Jenis penelitian ini tergolong penelitian kepustakaan (library Research). Adapun sumber data penelitian ini adalah buku, undang-undang, Kompilasi Hukum Islam (KHI) karya tulis ilmiah, hasil penelitian, dan jurnal mengenai Kuntowijoyo. Selanjutnya, pendekatan   yang   digunakan   adalah   pendekatan   teologis, sosiologis, dan yuridis normatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumen (Studi Pustaka) yang dimuat di buku, undang-undang, Kompilasi Hukum Islam (KHI) karya tulis ilmiah, hasil penelitian, dan jurnal yang mendiskripsikan mengenai pembaharuan pemikiran hukum keluarga Islam di Indonesia, Analisis dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif untuk mendeskripsikan kontribusi metodologis ijtihad Kuntowijoyo dalam formulasi dan Paradigma pembaharuan hukum keluarga Islam di Indonesia. Peneliti juga mengambil bahan literatur sebagai data sekunder. Hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa dalam al-Qur’an memuat nilai historis yang tentang perubahan zaman. Itulah sebabnya Islam selalu mengupayakan ijtihad sebagi upaya untuk menyelesaikan problem sosial yang ada, al- Qur’an mengandung pelajaran moral dan bersifat universal. Islam sebagai agama tentu mampu bertransformasi  yang  menyentuh  ranah  sosial  agar  menciptakan  masyarakat  yang  adil  dan egaliter yang didasarkan pada iman. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pada konteks pembangunan hukum di Indonesia, ijtihad oleh para ahli telah teraplikasikan dalam bentuk  pembaharuan  hukum Kompilasi Hukum Islam (KHI).  Ini menunjukkan bahwa prinsip gerak ditataraan praktis terus berjalan melalui instrumen ijtihad. Pembaharuan melalui gerak ijtihad tampak dalam rumusan tiap-tiap pasal Kompilasi Hukum Islam (KHI) yang tampak berbeda dengan ketentuan-ketentuan hukum klasik. Ini semakin meneguhkan bahwa ijtihad memainkan peran penting dalam rangka membumikan hukum Islam. Di Indonesia sendiri bentuk-bentuk  ijtihad  baik  yang  bersifat  kaidah-kaidah  Lughawiyah  maupun  Maqashid  al-Syariah telah teraplikasikan secara komprehensif.
PENERAPAN METODE TEAM QUIZ SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN KIMIA MATERI POKOK LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT PADA SISWA KELAS X SMAN 1 BATUAN TAHUN PELAJARAN 2021/2022 HERRIYONO HERRIYONO
JURNAL KEISLAMAN TERATEKS Vol 7 No 1 (2022): APRIL
Publisher : STAI MIFTAHUL ULUM TARATE PANDIAN SUMENEP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan Metode Team Quiz sebagai upaya Meningkatkan Hasil Belajar Kimia pada Materi Pokok Larutan elektrolit dan larutan non elektrolit. Studi kasus peserta didik Kelas X SMAN 1 Batuan Kecamatan Batuan,  tahun ajaran 2021/2022. Latar belakang yang mendasari judul ini diantaranyan adalah belum adanya variasi guru dalam menerapkan metode pembelajaran yang dapat mengaktifkan peserta didik di sekolah, guru lebih sering menggunakan metode ceramah sehingga peserta didik cenderung kurang aktif di kelas ketika pembelajaran. Hasil belajar peserta didik juga masih rendah dimana nilai rata-ratanya belum memenuhi KKM yang ditetapkan oleh ssekolah. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk mengetahui penerapan metode team quiz pada materi pokok Larutan elektrolit dan larutan non elektrolit. 2) melalui penerapan metode pembelajaran team quiz dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran kimia materi pokok Larutan elektrolit dan larutan non elektrolit. Subyek penelitian adalah peserta didik Kelas X SMAN 1 Batuan Kecamatan Batuan,  tahun ajaran 2021/2022. Dari hasil wawancara peneliti kepada guru mata pelajaran kimia, keaktifan peserta didik dalam materi Larutan elektrolit dan larutan non elektrolit masih kurang aktif. Peserta didik hanya menunggu sajian dari guru sehingga mereka kurang aktif dalam menemukan konsep sendiri. Dalam mempelajari materi larutan elektrolit dan larutan non elektrolit peserta didik cenderung menghafalkan contoh, sehingga konsep yang mereka terima akan sulit dipahami. Untuk itu diperlukan pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar dan keaktifan peserta didik. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode team quiz. Obyek penelitian ini adalah peserta didik Kelas X SMAN 1 Batuan Kecamatan Batuan,  tahun pelajaran 2021/2022 dengan jumlah 45 orang. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Hasil belajar peserta didik diperoleh dari nilai Lembar Kerja Diskusi Kelompok yang dikerjakan oleh peserta didik dengan menggunakan metode team quiz dan nilai tes evaluasi di tiap akhir siklus. Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga tahap yaitu tahap prasiklus, siklus I dan siklus II. Pada tahap prasiklus, rata-rata hasil belajar 56,97 dengan ketuntasan belajar 50%. Setelah dilaksanakan tindakan pada siklus I, dengan metode team quiz, peserta didik menjadi aktif dan pemahaman konsep peserta didik menjadi meningkat. Rata-rata hasil belajar sebesar 67,96 dengan ketuntasan klasikal sebesar 71,11%. Sedangkan pada siklus II setelah diadakan refleksi pelaksanaan tindakan pada siklus I, rata-rata hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan yaitu sebesar 70 dan ketuntasan klasikal sebesar 86,67%. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dan hasil belajar peserta didik pada materi pokok Larutan elektrolit dan larutan non elektrolit dengan metode team quiz meningkat.
PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM DALAM TRANSAKSI JUAL BELI ONLINE HOMAIDI HOMAIDI
JURNAL KEISLAMAN TERATEKS Vol 7 No 1 (2022): APRIL
Publisher : STAI MIFTAHUL ULUM TARATE PANDIAN SUMENEP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

E-commerce merupakan model perjanjian jual beli dengan ruang lingkup tidak hanya lokal tapi juga bersifat global, karena jual beli ini sangat berbeda dengan karakteristik model  transaksi jual beli biasa, dilihat sepintas, jual beli seperti ini kurang selaras dengan aturan dalam transaksi islam. Di era kekinia muncul yang namanya “Toko bagus”. Toko bagus adalah adalah sebuah etalase jual beli, dengan cara ini orang-orang akan dengan mudahnya mencari produk dan jasa melalui searchengine seperti google juga akan menemukan iklan tersebut. Jadi dengan ini antara penjual dan pembeli tidak perlu bertemu untuk melakukan transaksi jual beli, jual beli seperti ini melampuai batas dan waktu, kapanpun dan dimanapun jual beli ini bisa terjadi.  Untuk menarik pelanggan dengan mudah toko bagus ini menggunakan slogan“Gratis Mudah dan Cepat ”. adapun masalah yang akan diangkat dalam penelitian ini secara umum adalah terkait obyek transaksi yang diperjual belikan terkadang tidak sesuai dengan gambar yang ada dalm iklan, hal ini tidak sesai dengan penjelasan dalam surat An-nisa yang mana dalam jual beli haru saling rela merelakan, tidak boleh menipu, tidak boleh berbohong, dan tidak boleh merugikan kepentingan umum. Secara spesifik penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui secara mendalam transaksi dalam jual beli online atau e-commerce dalam OLX.co.id (toko bagus.com). Untuk mengetahui prinsip jual beli online dalam perspektif ekonomi  Islam.  Salah satu prinsip penting dalam islam kaitannya dengan  transaksi jual beli adalah Kejujuran, dalam hal ini seorang pedagang harus berlaku jujur, dalam hatinya tertanam keinginan yang mendalam agar orang lain mendapatkan kebaikan dan kebahagiaan dengan cara jujur dan  menjelaskan kondisi kecacatan suatu barang dagangan yang diaketahui dan yang tidak terlihat oleh pembeli.  
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH DENGAN MEDIA PUZZLE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA JONI ISKANDAR & DEWI UMAYYA
JURNAL KEISLAMAN TERATEKS Vol 7 No 1 (2022): APRIL
Publisher : STAI MIFTAHUL ULUM TARATE PANDIAN SUMENEP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi pembelajaran konvensional yang terpusat pada guru masih terjadi pada pembelajaran Tematik utamanya materi matematika di SDN Talang III Kecamatan Saronggi Kabupaten Sumenep. Permasalahan di kelas adalah sebagian besar siswa kelas III belum mencapai ketuntasan belajar dan nilai rata-rata siswa menjadi indikasi bahwa pembelajaran yang dilakukan selama ini belum efektif. Maka dari itu perlu adanya penggunaan metode pembelajaran yang menarik agar siswa lebih aktif dan tidak merasa bosan. Hal tersebut bisa dilihat dari hasil ujian siswa yang masih rendah dan tidak mencapai KKM yang mana hanya 5 siswa yang mencapai KKM yaitu 70 dengan nilai rata-rata kelas 61,7 dengan persentase 35,7 %. Maka dari itu peneliti ingin mencoba menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe make a match dengan puzzle untuk meningkatkan hasil belajar siswa di SDN Talang III Kecamatan Saronggi Kabupaten Sumenep.  Peneliti menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) tekhnik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar, dokumentasi, observasi, dan wawancara. Penelitian dilakukan selama 2 siklus dengan 2 kali pertemuan di setiap siklus. Analisis penelitiannya peneliti menggunakan analisis data kualitatif dan kuantitatif. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatife tipe make a match dengan media puzzle pada mata pelajaran matematika di kelas III  SDN Talang III Kecamatan Saronggi Kabupaten Sumenep. Berdasarkan hasil analisi diketahui bahwa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe make a match dengan media puzzle hasil belajar siswa meningkat >70 dan mencapai KKM. Hasil belajar siswa mengalami peningkatan, terbukti dari hasil belajar pratindakan hanya 5 siswa yang mencapai KKM dengan nilai rata-rata kelas 61,7 dengan persentase 35,7 %. Mengalami peningkatan kembali pada siklus I yaitu 9 siswa yang mencapai KKM dengan rata-rata nilai 73,9 dengan persentase 64,2%. Mengalami lagi peningkatan pada siklus II yaitu semua siswa mendapat nilai mencapai KKM yaitu dengan rata-rata nilai 84,2 dengan persentase 100% yang artinya semua siswa kelas III sudah mencapai KKM yaitu yang terdiri dari 14 siswa. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatife tipe make a match dengan media puzzle dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika di kelas III SDN Talang III Kecamatan Saronggi Kabupaten Sumenep.
PENGGUNAAN METODE KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN TAHAP PENCATATAN SIKLUS AKUNTANSI PERUSAHAAN DAGANG DI SMA NEGERI 1 BLUTO TAHUN PELAJARAN 2021/2022 LISWATI LISWATI
JURNAL KEISLAMAN TERATEKS Vol 7 No 1 (2022): APRIL
Publisher : STAI MIFTAHUL ULUM TARATE PANDIAN SUMENEP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Standar Kompetensi Lulusan Mata Pelajaran Ekonomi adalah mengembangkan pengetahuan, keterampilan, sikap rasional, teliti, jujur, dan bertanggung jawab melalui prosedur pencatatan, pengelompokkan, pengtahap pencatatanan transaksi keuangan, penyusunan laporan keuangan dan penafsiran perusahaan, untuk mencapai SKL tersebut pembelajaran ekonomi di SMA seharusnya menggunakan metode yang dapat melibatkan murid aktif . Berdasarkan hasil pengamatan terhadap pelaksanaan pembelajaran ekonomi di SMA Negeri 2 Kelas XII – IPS ditemukan permalasahan sebagai berikut: KKM tidak tercapai, metode yang digunakan guru tidak sesuai dengan karakteristik pembelajaran ekonomi, Untuk itu dalam penelitian diusulkan tindakan untuk memecahkan masalah yang berupa penggunaan metode kooperatif tipe Two Stay Two Stray. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan seberapakah penggunaan metode kooperatif tipe Two Stay Two Stay dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar, pembelajaran materi Tahap Pencatatan. Aktivitas yang dimaksud dalam penelitian merupakan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran berupa : perhatian, bertanya, menjawab, dan menanggapi. Hasil penelitian diharapkan memberikan manfaat berupa peningkatan aktivitas dan hasil belajar oleh siswa dan guru, Untuk mencapai tujuan dilakukan penelitian tindakan kelas dalam dua siklus, dan tindakan penelitian dinyatakan berhasil jika aktivitas siswa mencapai skor >75 dar indikator aktivitas yang meliputi perhatian, bertanya, menjawab, dan menanggapi, sedangkan hasil belajar rata-rata mencapai nilai >75 dan individu mencapai skor >71. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode kooperatif tipe Two Stay Two Stray ternyata dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar pembelajaran Tahap Pencatatan siklus akuntansi perusahaan dagang. Hal ini ditunjukkan dari meningkatkan aktivitas dan hasil belajar sebagai berikut: Aktivitas belajar sebelum tindakan : 15,63% siswa aktif dan 9,37% siswa sangat aktif, 34,37% siswa cukup aktif dan 40,63% siswa tidak aktif. Pada siklus 1 meningkat menjadi 0% siswa dikategorikan kurang aktif, 9,37% siswa dikategorikan cukup aktif, 52,25% siswa dikategorikan aktif, dan 34,38% siswa dikategorikan sangat aktif dan pada siklus ke dua 0% siswa dikategorikan kurang aktif dan cukup aktif, 53,12% siswa dikategorikan aktif, dan 46,88% siswa dikategorikan aktif. Hasil belajar sebelum tindakan 25% siswa tuntas dan 75% siswa tidak tuntas, meningkat pada sikus 1,71,87% siswa tuntas dan 28,13% siswa tidak tuntas dan siklus 2 terdapat 96,88% siswa tuntas dan 3,12% siswa tidak tuntas. Berdasarkan hasil penelitian, maka saran-saran sebagai berikut:(1) Bagi Sekolah yang diteliti, Pembelajaran Kooperatif tipe Two Stay Two Stray (TS-TS) dapat menjadi alternative pertimbangan dalam upaya perbaikan strategi pembelajaran, (2) Bagi guru mata pelajaran ekonomi akuntansi, metode Two Stay Two Stray (TS-TS) dapat menjadi pilihan variasi metode pembelajaran, (3) Bagi siswa, diharapkan dapat meningkatkan aktivitas belajarnya, dan (4) Bagi peneliti lain yang akan melakukan penelitian dengan situasi dan kondisi sekolah yang sama, hendaknya menerapkan model pembelajaran kooperatif yang lebih bervariasi.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI MODEL QUANTUM TEACHING SISWA KELAS IV SDN TALANG III KECAMATAN SARONGGI KABUPATEN SUMENEP MOH. FADLI & LAILATUL WAHIDAH
JURNAL KEISLAMAN TERATEKS Vol 7 No 1 (2022): APRIL
Publisher : STAI MIFTAHUL ULUM TARATE PANDIAN SUMENEP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA melalui penerapan model Quantum Teaching pada siswa kelas IV SDN Talang III Kecamatan Saronggi. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian dilaksanakan di kelas IV SDN Talang III yang beralamat di Jl. Sumber Agung 25, Talang, Saronggi, Kabupaten Sumenep. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV yang berjumlah 14 siswa dan objek penelitiannya yaitu peningkatan hasil belajar IPA. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes, observasi, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan yaitu tes soal pilihan ganda, essay, uraian dan lembar observasi. Teknik analisis data menggunakan analisis data deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Quantum Teaching dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas IV SDN Talang III Kecamatan Saronggi dengan cara langkah TANDUR divariasi; langkah tumbuhkan dengan bernyanyi bersama, langkah alami dengan memberikan pengalaman langsung, langkah namai dengan pemberian tugas, langkah demonstrasi dengan mempresentasikan, langkah ulangi dengan tanya jawab, dan langkah rayakan dengan pemberian pujian dan hadiah. Peningkatan tersebut ditunjukkan melalui hasil tes pada siklus I yaitu 5 siswa yang mendapatkan nilai ≥75 meningkat menjadi 14 atau seluruh siswa mendapatkan nilai ≥75 di siklus II
KONTRIBUSI KONSEP MAQASHID SYARIAH TERHADAP KEBIJAKAN FISKAL DI INDONESIA (KOMPARASI PEMIKIRAN ASY-SYATIBI DAN IBNU KHALDUN) MOH. MUSFIQ ARIFQI & JONI ALIF UTAMA
JURNAL KEISLAMAN TERATEKS Vol 7 No 1 (2022): APRIL
Publisher : STAI MIFTAHUL ULUM TARATE PANDIAN SUMENEP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintah merupakan salah satu pemangku kebijakan yang mempunyai otoritas untuk mengatur regulasi perekonomian negaranya. Ibnu Khaldun percaya bahwa pemerintah memainkan peran penting dalam pertumbuhan ekonomi, begitupun Asy-Syatibi juga meyakini bahwa pemerintah adalah penegak utama perekonomian negara. Konsep Maqasid Syariah selalu relefan menjadi dasar pijakan dalam mengatur perekonomian negara. Dengan menggunakan metodologi penelitian kualitatif yang bersifat library research ini, peneliti dengan mudah mengumpulkan referensi bacaan melalui buku, kitab, jurnal yang dibutuhkan, kemudian diuraikan dalam bentuk diskriptif. Hasil peneltian ini menunjukkan bahwa Asy-Syatibi memiliki 3 konsep pemikiran mengenai kebijakan fiskal, yaitu tentang pengaturan belanja negara, pajak, dan adanya biaya rumah tangga. Sedangkan menurut Ibnu Khadul dalam mengatur kebijakan fiskal tidak akan pernah lepas dari peran pengusaha dan peran pajak. Nilai-nilai Maqasid Syariah dibutuhkan untuk terus mewujudkan sistem perekonomian yang lebih baik di Indonesia. Konsep kebijakan fiskal di Indonesia sudah mulai menerapkan nilai-nilai Maqasid Syariah guna mendukung terhadap pengembangan perekonomian bebasis syariah.
STUDI KOMPARATIF TENTANG ANAK TEMUAN (AL-LAQITH) MENURUT HUKUM ISLAM DAN HUKUM POSITIF NURUL ALIMI SIRRULLAH & KUSIK KUSUMA BANGSA
JURNAL KEISLAMAN TERATEKS Vol 7 No 1 (2022): APRIL
Publisher : STAI MIFTAHUL ULUM TARATE PANDIAN SUMENEP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak temuan (al-laqit), menurut bahasa yaitu seorang anak yang ditinggalkan orang tuanya di jalan. Sedangkan menurut istilah, al-laqit adalah anak kecil yang terlantar di jalan raya, masjid atau tempat-tempat selain itu, tidak mempunyai penanggung jawab yang pasti, meskipun sudah tamyiz karena anak semacam ini perlu mendapat pembinaan. Dilihat dari segi sebab anak itu dibuang. Anak tersebut dibuang disebabkan dua hal: Pertama, hasil perbuatan zina atau hamil diluar nikah, sehingga takut dengan aib dan Kedua, bisa juga karena orang tua anak tersebut miskin sehingga tidak mampu memberikah nafkah, pendidikan maupun mengurus semua kebutuhan hidup anak tersebut. Peraturan Perundang-undangan di Indonesia yang mengatur perihal anak dan pengangkatan anak yakni Undang-undang Nomor 4 Tahun 1979 Tentang Kesejahteraan Anak, Undang-undang Nomor 54 Tahun 2007 Tentang Pelaksanaan Pengangkatan Anak, dan Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak, di dalamnya tidak diatur sama sekali mengenai hukum waris-mewarisi. Akan tetapi, dijelaskan mengenai akibat dari pengangkatan anak bahwa pengangkatan anak tidak memutuskan hubungan darah antara anak yang diangkat dengan orang tua kandungnya. Penjelasan tersebut diatas mengandung makna bahwa anak yang telah diangkat tidak berlaku ketentuan saling mewarisi, anak angkat tersebut nasabnya tetap dikembalikan kepada orang tua kandungnya. Kecuali, jika pewaris yang dalam hal ini orang tua angkat telah berwasiat yang menyatakan bahwa si anak berhak mendapatkan harta warisan, maka ia mendapatkan warisan. Dalam hukum positif Indonesia, kedudukan anak temuan atau anak yang tidak diketahui nasabnya sebagai anak angkat, yang tercantum dalam pasal 39 ayat (1) sampai (5) dan Pasal 40 ayat (1) Undang-Undang Perlindungan Anak No.35 Tahun 2014 sebagai berikut: Pasal 39, dan dalam Pasal 40 ayat 1 Undang-undang Perlindungan Anak, orang tua angkat wajib memberitahukan kepada anak angkatnya mengenai asal usulnya dan orang tua kandungnya. Adapun untuk identitas anak temuan tercantum pada Pasal 27 ayat (4) Undang-Undang No.35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak yaitu dalam hal anak yang proses kelahirannya tidak diketahui, dan orang tuanya tidak diketahui keberadaannya, pembuatan akta kelahiran untuk anak tersebut didasarkan pada keterangan orang yang menemukannya. Hukum Islam tidak mengenal pemungutan anak, yang ada hanyalah kebolehan untuk memelihara anak yang terlantar dan anak-anak yatim piatu dengan memberikan kasih sayang yang tulus kepada mereka, dan bukan menjadikannya sebagai anak kandung. Namun demikian Hukum Islam mengakui bahkan menganjurkan pengangkatan anak dalam arti tidak sampai memutus total hubungan nasab dan kekeluargaan antara anak dengan bapak kandungnya.
SISTEM EKONOMI ISLAM TERBAIK UNTUK PEREKONOMIAN DI DUNIA NURUL HUDA & RIZKA FITRIYAH
JURNAL KEISLAMAN TERATEKS Vol 7 No 1 (2022): APRIL
Publisher : STAI MIFTAHUL ULUM TARATE PANDIAN SUMENEP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selama 14 abad sejarah Islam, terdapat studi yang berkesinambungan tentang berbagai isu ekonomi dalam pandangan syariah. Banyak para cendikiawan Muslim terkemuka memberikan kontribusi positif bagi umat Islam yang pertama, membantu menemukan berbagai sumber pemikiran ekonomi Islam kontemporer, dan kedua, memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai perjalanan pemikiran ekonomi Islam. Lahirnya kedua pemikiran tersebut akan membuka jangkauan lebih luas bagi konseptualisasi dan aplikasinya. Itulah konsep kesejahteraan sosial dalam Islam yang perlu kita tiru. Maka sangat penting bagi pemerintah untuk mengaplikasikan nilai-nilai spiritual dan sosial pada sumber daya manusia agar tercipta kesejahteraan sosial. Inilah yang disebut sistem ekonomi terbaik di dunia karena bisa membawa perubahan menuju pada masyarakatnya  yang mampu memberikan kesejahteraan dan berkeadilan sosial, karena hakikat Islam itu sendiri adalah agama yang rahmatan lil 'alamin, yang artinya rahmat bagi alam semesta ini. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Peneliti menggunakan pendekatan library research melalui penelusuran sumber-sumber berupa buku, jurnal, berita atau pun karya tulis lain yang relevan atau sesuai untuk melakukan pengkajian secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem ekonomi islam termasuk pada salah satu upaya solusi  perekonomian dunia karena yang menjadi dasar dalam konsep sistem ekonomi Islam adalah mewujudkan kesejahteraan sosial yang berkeadilan bukan hanya berdasarkan nilai ekonomi semata, tapi lebih kepada nilai spiritualitas dan sosial.

Page 1 of 2 | Total Record : 13