cover
Contact Name
Riza Faishol
Contact Email
riezha09@gmail.com
Phone
+6281358900484
Journal Mail Official
arrisalahiaiigenteng@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Hasyim Asy’ari No. 1 Genteng Banyuwangi 68465 Telp. (0333) 845654
Location
Kab. banyuwangi,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Ar-Risalah: Media Ke-Islaman, Pendidikan, dan Hukum Islam
ISSN : 16930576     EISSN : 25407783     DOI : https://doi.org/10.29062/arrisalah.v18i1
Ar-Risalah: Media Keislaman, Pendidikan dan Hukum Islam is a Islamic journal that focuses on critical studies of Islamic studies, education, and Islamic law. Ar-Risalah published by Institut Agama Islam Ibrahimy Genteng Banyuwangi. Publishing two times a year: issues 1 on april and issue 2 on october. Ar-Risalah have a registration number print ISSN 1693-0576 and online ISSN 2540-7783 published by the Indonesian Institute of Sciences (LIPI). Ar-Risalah: Media Keislaman, Pendidikan dan Hukum Islam is a Islamic journal that focuses on critical studies of Islamic studies, education, and Islamic law.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 12 No 1 (2014): (April 2014)" : 12 Documents clear
PENCIPTAAN LEARNING ENVIRONMENT DL SEKOLAH DASAR (IMPLIKASI PENERAPAN PENDEKATAN TEMATIK INTEGRATE DAN PENDIDIKAN INKLUSI) ., Zidniyati
Ar-Risalah: Media Keislaman, Pendidikan dan Hukum Islam Vol 12 No 1 (2014): (April 2014)
Publisher : Institut Agama Islam Ibrahimy Genteng Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.021 KB)

Abstract

Learning environment atau lingkungan belajar menjadi salahsatu perangkat pembelajaran yang menentukan tercapaitidaknya sebuah tujuan pendidikan. Tujuan pendidikan nasionalIndonesia adalah menghasilkan generasi yang cakap danberakhlak mulia. Beberapa kali pemerintah Indonesiamelakukan perbaikan dalam kurikulum sekolah. Sesempurnaapapun sebuah kurikulum, namun jika penerapannya tidakdilakukan berdasarkan tujuan dasar dilaksanakannya satuanpendidikan dan tidak memperhatikan tugas-tugasperkembangan siswa, maka ekspektasi akan terwujudnyagenerasi yang madani pun mustahil dicapai. Penerapankurikulum 2013 di Indonesia yang mengusung polapembelajaran tematik integratif di jenjang sekolah dasar,kontekstual dan Terpadu di jenjang sekolah menengahpertama, dan Pembinaan Peminatan di jenjang sekolahmenengah atas berimplikasi pada beberapa hal, salah satunyaadalah pada penciptaan lingkungan belajar atau learningenvironment. Learning environment yang dimaksud dalamtulisan ini mencakup physical learning environment dan nonphysical learning environment. Tujuan tulisan ini adalah untukmenggambarkan learning environment yang seperti apa yangtepat untuk penerapan tematik integratif di kelas inklusi ditingkat Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah. Untuk menentukanpenciptaan learning environment yang sesuai denganpenerapan pembelajaran tematik integratif dan pendidikaninklusi dalam kajian ini diacukan pada tiga konsep teori belajar,yakni behaviorism, cognitivism, dan constructivism. Masingmasing teori belajar tersebut menimbulkan respon yangberbeda dan khas dalam hal penciptaan learning environment.
PEMANFAATAN MEDIA AUDIO VISUAL DALAM PENINGKATAN KETRAMPILAN MENYIMAK CERITA SISWA KELAS V MADRASAH IBTIDAIYAH Ikhsan, Moh Hayatul
Ar-Risalah: Media Keislaman, Pendidikan dan Hukum Islam Vol 12 No 1 (2014): (April 2014)
Publisher : Institut Agama Islam Ibrahimy Genteng Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.081 KB)

Abstract

penelitian mengkaji tentang pemanfaatan mediaaudio visual untuk meningkatkan keterampilan menyimakcerita. Subjek penelitian ini adalah keterampilan menyimakcerita pada siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah Miftahul UlumBengkak Wongsorejo Banyuwangi. Variabel dalam penelitianini yaitu keterampilan menyimak cerita dan penggunaanmedia audio visual. Setiap siklus terdapat instrumen yangberwujud tes dan nontes. Instrumen tes berupa hasilketerampilan menyimak cerita, sedangkan instrumen nontesberupa hasil observasi, jurnal dan wawancara. Analisis datadilakukan secara kuantitatif dan kualitatif. Penelitian inimenggunakan desain penelitian tindakan kelas yang terdiriatas dua siklus. Hasil analisis data penelitian menunjukanbahwa keterampilan menyimak cerita pada siklus I dan siklusII menunjukkan peningkatan nilai rata-rata kelas. Pada siklusI nilai rata-rata kelas 68,78, pada siklus II mengalamipeningkatan dari nilai rata-rata siklus I sebesar 13 poin atau16% dengan nilai rata-rata 81,82. Hasil observasi, jurnal danwawancara menunjukkan adanya perubahan perilaku siswake arah positif pada tiap siklus. Hal tersebut terlihat padakeaktifan siswa dan keantusiasan siswa dalam mengikutipembelajaran menyimak cerita melalui media audio visual.
ISLAM DAN TANTANGAN GLOBALISASI SEBUAH PANDANGAN TENTANG UNIVERSALITAS ISLAM I Tauhid, Imam
Ar-Risalah: Media Keislaman, Pendidikan dan Hukum Islam Vol 12 No 1 (2014): (April 2014)
Publisher : Institut Agama Islam Ibrahimy Genteng Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.989 KB)

Abstract

Globalization is a historical fact that has significant influence onsociety?s life system. This condition has to face with wisereaction. Islam as religion that have universal and global order,certainly have role on solving globalization problem. Its clearfrom its universality, Islam can have significant role to shapeglobal community Islamic universalism can be seen from severalmanifestations, e/g: cosmopolitan cultural teaching, sciencedevelopment, holistic social order and complete values.From this, Islam universality is able to face economic, education,culture, technology and other problems.
REKONTRUKSI RUMUSAN TEOLOGI KEBERAGAMAAN (TAFHIM ATAS QS. AL KAFIRUN : 1-6) Afandi, Irfan
Ar-Risalah: Media Keislaman, Pendidikan dan Hukum Islam Vol 12 No 1 (2014): (April 2014)
Publisher : Institut Agama Islam Ibrahimy Genteng Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.628 KB)

Abstract

Beberapa dekade ini, teologi menjadi kajian yang kurangdiminati. Padahal teologi menjadi basis segala haltentang cara pandang dan sepak terjang manusia.Membaca kembali dan merekontruksi pemahaman teologikeberagamaan mernjadi sangat penting. Kehidupanberagama tidak lepas dari dua hal perumusan iman danpengalaman iman. Dalam pengalaman agama seringkalikedua hal ini dipisahkan tetapi Islam tidak pernahmemisahkan antara keduanya. Pemahaman surat alKafirun ini diharapkan akan mengantarkan konfrontasipandangan ini. Iman adalah sesuatu yang dibenarkan,dikatakan dan diamalkan. Rumusan ini akan tidak samaantara agama satu dengan yang lain, sisi sensitif inilahyang kemudian harus dijembatani untuk tidak berdampaknegatif dalam kehidupan keberagaman.Hal ini sesuai dengan semangat Qs. Al Kafirun : 6?bagimu agamamu; bagiku agamaku".
KETERLIBATAN KIAI DALAM POLITIK PRAKTIS DAN IMPLIKASINYA TERHADAP MASYARAKAT Setiawan, Eko
Ar-Risalah: Media Keislaman, Pendidikan dan Hukum Islam Vol 12 No 1 (2014): (April 2014)
Publisher : Institut Agama Islam Ibrahimy Genteng Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.962 KB)

Abstract

Post-reformation many kiai plunge into the world of practicalpolitics. The scholars who had been consistently protect the publicand a representative of the people's hearts too busy to get into theworld of practical politics. So scholars who goes into thebureaucracy, practical time, thought and energy is spent on takingcare of practical and complex managerial problems that willgradually forget its main task as a religious expert. Involvement kiaiinto the realm of practical politics can be regarded as an accidentof history. Because such an impressive decision over a betrayal ofnature kiai. Kiai into the phenomenon of politicians as is nowhappening, it erodes the value of fresh charisma and blunt the kiaiin power and the public eye.
FUNGSI ADVOKAT SEBAGAI PIHAK PELAPOR DALAM UNDANGUNDANG PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG Raden Muzayin Arifin
Jurnal Ilmiah Ar-Risalah: Media Ke-Islaman, Pendidikan dan Hukum Islam Vol 12 No 1 (2014): (April 2014)
Publisher : LPPM IAI IBRAHIMY GENTENG BANYUWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencucian uang atau money laundering pada umumnyadiartikan sebagai suatu proses yang dilakukan untukmengubah hasil kejahatan seperti hasil korupsi, kejahatannarkotika, perjudian, penyelundupan, perdagangan orang,pembalakan liar, bisnis prostitusi, dan kejahatan serius lainnya,sehingga hasil kejahatan tersebut menjadi nampak sepertihasil dari kegiatan yang sah karena asal usulnya sudahdisamarkan atau disembunyikan. Keberadaan pihak pelapordalam rezim Anti Money Laundering begitu strategis, pihakyang dikenai kewajiban untuk melaporkan unusual transactionadalah penyedia jasa keuangan, profesi dan penyedia barangdan/jasa lainnya. Profesi disini diantaranya adalah Advokat,Notaris, Kurator. Akan tetapi justru peran strategis sebagaipelapor adanya transaksi mencurigakan ini tidak diatur dalamUndang-Undang Pencegahan dan Pemberantasan TindakPidana Pencucian Uang. Dengan tidak diaturnya kewajibanpelaporan adanya transaksi yang mencurigakan dalamUndang-Undang TPPU, maka Indonesia telah mengabaikanrekomendasi masyarakat internasional yang tergabung dalamNegara-negara G- 7 (Financial Action Task Force (FATF) onMoney Laundering) mengenai kewajiban pelaporan olehprofesi tertentu sebagai upaya pencegahan danpemberantasan tindak pidana pencucian uang.
ISLAM DAN TANTANGAN GLOBALISASI Sebuah Pandangan tentang Universalitas Islam I Imam Tauhid
Jurnal Ilmiah Ar-Risalah: Media Ke-Islaman, Pendidikan dan Hukum Islam Vol 12 No 1 (2014): (April 2014)
Publisher : LPPM IAI IBRAHIMY GENTENG BANYUWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Globalization is a historical fact that has significant influence onsociety’s life system. This condition has to face with wisereaction. Islam as religion that have universal and global order,certainly have role on solving globalization problem. Its clearfrom its universality, Islam can have significant role to shapeglobal community Islamic universalism can be seen from severalmanifestations, e/g: cosmopolitan cultural teaching, sciencedevelopment, holistic social order and complete values.From this, Islam universality is able to face economic, education,culture, technology and other problems.
PENCIPTAAN LEARNING ENVIRONMENT Dl SEKOLAH DASAR (Implikasi Penerapan Pendekatan Tematik Integrate Dan Pendidikan Inklusi) Zidniyati .
Jurnal Ilmiah Ar-Risalah: Media Ke-Islaman, Pendidikan dan Hukum Islam Vol 12 No 1 (2014): (April 2014)
Publisher : LPPM IAI IBRAHIMY GENTENG BANYUWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Learning environment atau lingkungan belajar menjadi salahsatu perangkat pembelajaran yang menentukan tercapaitidaknya sebuah tujuan pendidikan. Tujuan pendidikan nasionalIndonesia adalah menghasilkan generasi yang cakap danberakhlak mulia. Beberapa kali pemerintah Indonesiamelakukan perbaikan dalam kurikulum sekolah. Sesempurnaapapun sebuah kurikulum, namun jika penerapannya tidakdilakukan berdasarkan tujuan dasar dilaksanakannya satuanpendidikan dan tidak memperhatikan tugas-tugasperkembangan siswa, maka ekspektasi akan terwujudnyagenerasi yang madani pun mustahil dicapai. Penerapankurikulum 2013 di Indonesia yang mengusung polapembelajaran tematik integratif di jenjang sekolah dasar,kontekstual dan Terpadu di jenjang sekolah menengahpertama, dan Pembinaan Peminatan di jenjang sekolahmenengah atas berimplikasi pada beberapa hal, salah satunyaadalah pada penciptaan lingkungan belajar atau learningenvironment. Learning environment yang dimaksud dalamtulisan ini mencakup physical learning environment dan nonphysical learning environment. Tujuan tulisan ini adalah untukmenggambarkan learning environment yang seperti apa yangtepat untuk penerapan tematik integratif di kelas inklusi ditingkat Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah. Untuk menentukanpenciptaan learning environment yang sesuai denganpenerapan pembelajaran tematik integratif dan pendidikaninklusi dalam kajian ini diacukan pada tiga konsep teori belajar,yakni behaviorism, cognitivism, dan constructivism. Masingmasing teori belajar tersebut menimbulkan respon yangberbeda dan khas dalam hal penciptaan learning environment.
REKONTRUKSI RUMUSAN TEOLOGI KEBERAGAMAAN (Tafhim atas Qs. Al Kafirun : 1-6) Irfan Afandi
Jurnal Ilmiah Ar-Risalah: Media Ke-Islaman, Pendidikan dan Hukum Islam Vol 12 No 1 (2014): (April 2014)
Publisher : LPPM IAI IBRAHIMY GENTENG BANYUWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beberapa dekade ini, teologi menjadi kajian yang kurangdiminati. Padahal teologi menjadi basis segala haltentang cara pandang dan sepak terjang manusia.Membaca kembali dan merekontruksi pemahaman teologikeberagamaan mernjadi sangat penting. Kehidupanberagama tidak lepas dari dua hal perumusan iman danpengalaman iman. Dalam pengalaman agama seringkalikedua hal ini dipisahkan tetapi Islam tidak pernahmemisahkan antara keduanya. Pemahaman surat alKafirun ini diharapkan akan mengantarkan konfrontasipandangan ini. Iman adalah sesuatu yang dibenarkan,dikatakan dan diamalkan. Rumusan ini akan tidak samaantara agama satu dengan yang lain, sisi sensitif inilahyang kemudian harus dijembatani untuk tidak berdampaknegatif dalam kehidupan keberagaman.Hal ini sesuai dengan semangat Qs. Al Kafirun : 6“bagimu agamamu; bagiku agamaku".
KETERLIBATAN KIAI DALAM POLITIK PRAKTIS DAN IMPLIKASINYA TERHADAP MASYARAKAT Eko Setiawan
Jurnal Ilmiah Ar-Risalah: Media Ke-Islaman, Pendidikan dan Hukum Islam Vol 12 No 1 (2014): (April 2014)
Publisher : LPPM IAI IBRAHIMY GENTENG BANYUWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Post-reformation many kiai plunge into the world of practicalpolitics. The scholars who had been consistently protect the publicand a representative of the people's hearts too busy to get into theworld of practical politics. So scholars who goes into thebureaucracy, practical time, thought and energy is spent on takingcare of practical and complex managerial problems that willgradually forget its main task as a religious expert. Involvement kiaiinto the realm of practical politics can be regarded as an accidentof history. Because such an impressive decision over a betrayal ofnature kiai. Kiai into the phenomenon of politicians as is nowhappening, it erodes the value of fresh charisma and blunt the kiaiin power and the public eye.

Page 1 of 2 | Total Record : 12