cover
Contact Name
Anis Hidayatul Imtihanah
Contact Email
jurnalelwasathiya@gmail.com
Phone
+682136673531
Journal Mail Official
jurnalelwasathiya@gmail.com
Editorial Address
STAINU MADIUN JL. JEND. SUDIRMAN, NO. 08 MADIUN
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama
ISSN : 23389648     EISSN : 2527631X     DOI : -
El-Wasathiya: Journal of Religious Studies is a scientific journal which contains articles and working papers that discuss about religious studies in a portrait of the contemporary problems of the Ummah. The El-Wasathiya Journal was published by the Research and Community Service Center (P3M) of the Nahdlatul Ulama Islamic High School (STAINU) Madiun. The El-Wasathiya Journal is published once a semester or two editions in one year.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2015)" : 7 Documents clear
MUAMALAH MUSLIM DENGAN NON MUSLIM DALAM AL-QUR’AN Ade Nurdiyanto
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1243.546 KB)

Abstract

Keragaman Indonesia yang terbingkai indah dalam wujud Bhinneka Tunggal Ika, akhir-akhir ini terusik dengan terjadinya peristiwa bentrokan fisik atas nama agama, sehingga persatuan bangsa patut dipertanyakan kembali. Peristiwa tersebut menunjukkan bahwa ada gejala yang sudah menggurita dan melunturkan sendi-sendi kehidupan antar umat beragama di wilayah Indonesia. Bisa jadi itu semua disebabkan oleh ketidakdewasaan sebagian orang dalam menyikapai realitas perbedaan di Indonesia, baik perbedaan keyakinan maupun pendapat. Padahal, perbedaan adalah bagian dari realitas kehidupan umat manusia yang tidak dapat dihindari oleh seseorang atau masyarakat manapun, lebih-lebih dalam era globalisasi saat ini. Sehingga diperlukan suatu upaya untuk memperbaiki keadaan di atas sebagai solusi untuk menjaga harmonisasi kehidupan antar umat beragama. Kata Kunci: Muamalah, Muslim, non-Muslim.
STRATEGI PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN Wildan Nafi'i
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1574.79 KB)

Abstract

Media pendidikan itu secara ideal digunakan dengan menggunakan perencanaan yang sistematis. Sebuah media digunakan bila media itu mendukung tercapainya tujuan instruksional yang telah dirumuskan serta sesuai dengan sifat materi instruksionalnya yang telah dirumuskan. Dalam memanfaatkan sebuah media pembelajaran diperlukan sebuah strategi yang tepat agar pembelajaran dapat dilakukan secara optima dan mencapai tujuan yang diinginkan. Secara teknis strategi dalam memanfaatkan media pembelajaran dibagi menjadi tiga tahapan yaitu persiapan sebelum menggunakan media, kegiatan saat menggunakan media dan yang terakhir adalah kegiatan tindak lanjut setelah penggunaan media. Kata Kunci: Strategi, Media Pembelajaran, Pendidikan.
LINGKUNGAN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA ARAB Jepri Nugrawiyati
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1512.831 KB)

Abstract

Pembelajaran yang efektif perlu didukung oleh penggunaan media pembelajaran yang memadai. Selain berfungsi sebagai alat bantu bagi guru dalam mengajar, media pembelajaran juga dapat menjadi alat bantu bagi siswa agar siswa lebih mudah memahami materi pelajaran yang dipelajari. Untuk menigkatkan hasil belajar, maka media pembelajaran perlu dijadikan sebagai sumber belajar bagi siswa, termasuk di dalamnya adalah media lingkungan sekitar sebagai media dan sekaligus sumber belajar. Untuk memanfaatkan lingkungan sebagai media pembelajaran terdapat beberapa metode, diantaranya adalah karya wisata, manusia sumber, survei desa, pengabdian sosial dan berkemah. Dalam pelaksanaan beberapa metode tersebut diperlukan adanya prosedur atau langkah-langkah pelaksanaan, seperti perencanaan dan persiapan. Adapun jenis lingkungan sebagai media pembelajaran adalah lingkungan sosial masyarakat, lingkungan alam dan lingkungan buatan. Kata Kunci: Lingkungan, Media Pembelajaran
BAHASA DAN PIKIRAN Muh. Busro
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1306.725 KB)

Abstract

Bahasa adalah alat yang sistematis untuk menyampaikan gagasan atau perasaan dengan memakai tanda-tanda, bunyi-bunyi atau tanda-tanda yang disepakati yang mengandung makna yang dapat dipahami. Menurut definisi tersebut, bahasa mencakup semua hal yang digunakan sebagai alat untuk berkomunikasi, baik berupa tanda verbal maupun non-verbal. Sedangkan berpikir adalah satu keaktifan pribadi manusia yang mengakibatkan penemuan yang terarah pada suatu tujuan. Kita berpikir untuk menemukan pemahaman atau pengertian yang akan kita kehendaki.Kata Kunci: Komunikasi, Bahasa, Pikiran.
DUALISME HAKEKAT-MAJAZ Kuswoyo Kuswoyo
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1797.145 KB)

Abstract

Ulama Balaghah berpendapat, bahwa asal dari uslūb majaz adalah uslūb  tasybih  (Tasyabaha). Contohnya: رأيت محمدا و محمد كالبدر فى المسجد  (Saya melihat Muhammad, dan Muhammad bagaikan rembulan di dalam masjid). Uslūb  tersebut adalah uslūb  tasybih, karena terdapat طرفى التشبية   (musyabbah: محمد, dan musyabbah bih: البدر ). Sekarang lihat contoh ini: رأيت البدر فى المسجد  (saya melihat rembulan di dalam masjid), rembulan adalah seseorang dengan sifat-sifat seperti yang dimiliki rembulan. Perbedaan antara uslūb  tasybih  dengan majaz? Kalau uslūb  tashbih musyabbah dan musyabbah bih-nya harus ada dalam kalimat, bila majaz hanya ada salah satu diantara keduanya. Untuk lebih jauh memahami tentang majaz dan dualisme maknanya dalam tulisan ini akan dibahas hakekat dan majaz.  Kata Kunci: Dualisme, Hakekat, Majaz.
BAHASA DALAM IKLAN LAYANAN MASYARAKAT Nur Fadly Hermawan
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1767.952 KB)

Abstract

Iklan diwujudkan dalam bentuk yang bervariasi (deklaratif, interogatif, imperative atau gabungan darinya), namun kesemuanya menyatakan fungsi meminta atau mengajak untuk melakukan sesuatu. Hal ini sesuai dengan sifat iklan yang bersifat persuasive. Kemudian, ragam bahasa yang digunakan adalah ragam usaha, serta pada umumnya iklan disajikan dengan bahasa sederhana dan gaya yang cukup menarik, yang antara lain terlihat pada aspek tipografi, ungkapan yang puitis, dan penggunaan repetisi. Sebagai bentuk wacana, bahasa iklan memiliki ciri dan karakter tertentu. Dalam iklan, penggunaan bahasa menjadi salah satu aspek penting bagi keberhasilan iklan. Oleh karena itu bahasa iklan harus mampu menjadi manifestasi atau presentasi dari hal yang tujuannya ialah untuk mempengaruhi masyarakat agar tertarik dengan sesuatu yang diiklankan. Kata Kunci: Iklan, Penggunaan Bahasa 
EPISTEMOLOGI BARAT DAN ISLAM Agus Agus Toni
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2076.771 KB)

Abstract

Abstrak: Sebagai agama yang memiliki dimensi keilmuan yang universal, Islam harus dipahami dari segala aspek dengan tanpa meninggalkan esensi-esensi yang terkandung didalamnya. Kejumudan dalam berpikir akan berkonsekwensi terhadap pengkristalan hukum sehingga tidak mampu mengakomodir setiap peristiwa-peristiwa yang hadir kemudian. Dalam relevansinya dengan perkembangan zaman, Islam harus mampu mengikuti arah dan tujuan perkembangan tersebut. Keberadaan Islam sebagai agama yang rahmatan lil ‘alamin harus mampu diapliasikan dalam konteks yang lebih universal dan komperhensif. Pemahaman yang bernuansa indoktrinasi sedikit demi sedikit untuk ditinggalkan, sehingga pola pikir generasi muslim yang akan datang mampu membangun secara kreatif hukum yang relevan tanpa meninggalkan hukum yang sudah ada sebagai bahan komparatif dan dasarnya. Ilmu harus dipahami sebagai kebutuhan prioritas dalam kehidupan muslim di era modern ini. Baik al-Qur’an maupun hadits memberikan sebuah gambaran tentang pentingnya ilmu yang berimplikasi pada pengetahuan dalam kehidupan manusia baik dalam hubungannya dengan Allah, manusi maupun alam. Tanpa Ilmu manusia tidak akan memperoleh keutamaan hidup baik dimata Allah maupun dimata manuisia. Pemahaman secara esensial terhadap ajaran agama Islam khususnya yang mengatur terntang hukum menjadi suatu syarat tersendiri agar tercipta elastisitas dalam berpikir.Adanya perbedaan geografis dan ‘adat menjadi inspiratif untuk munculnya ilmu baru khusunya dalam konteks hukum. Dengan demikian Islam dapat dipandang sebagai Agama yang konsisten dengan tujuan awalanya yaitu solih likuli zaman wa makan.Kata Kunci: Epistemologi, Barat, Islam.

Page 1 of 1 | Total Record : 7