cover
Contact Name
Berlian Nurtyashesti Kusumadewi
Contact Email
berlian.kusumadewi87@gmail.com
Phone
+62293-596374
Journal Mail Official
lppm.ngestiwaluyo@gmail.com
Editorial Address
Jl.Pahlawan, Parakan, Temanggung 56254
Location
Kab. temanggung,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan ini diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Keperawatan Ngesti Waluyo. Jurnal ini terbit dua kali dalam satu tahun, yaitu pada bulan Juli dan bulan Desember. Ruang lingkup artikel yang diterbitkan oleh jurnal ini meliputi: keperawatan, kesehatan masyarakat, administrasi kesehatan, kebidanan, administrasi rumah sakit.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2019)" : 8 Documents clear
Mobile Application Untuk Program Diet Obesitas & Overweight : Tinjauan Pustaka Caecilia Titin Retnani; La Ode Abd Rahman
Jurnal Kesehatan Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Ngesti Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.934 KB) | DOI: 10.46815/jkanwvol8.v8i1.37

Abstract

Kejadian overweight dan obesitas semakin meningkat terutama pada usia 18 – 60 tahun. Berdasarkan WHO (World Health Organization) tahun 2016 semakin banyak usia dewasa mengalami obesitas. Dampak kesehatan akibat dari overweight dan obesitas adalah penyakit tidak menular. Salah satu cara mengatasi obesitas menggunakan teknologi berbasis internet yaitu mobile application. Penelitian ini menggunakan metode Tinjauan Pustaka (Literatur Review), database yang digunakan ScienceDirect, ProQuest, Biomedcentral.com, NCBI tahun 2015-2019. Beberapa tinjauan pustaka memaparkan kefektifan penggunaan m-health dalam menurunkan berat badan. Beberapa aplikasi yang bisa dipakai adalah CHAT, MyFitnessPal App, Vegheton. Aplikasi ini berisikan informasi manajemen pola makan, berisikan gambar menu diet, pemantauan diet mandiri , umpan balik dari kegiatan pola makan. Didapatkan jika perlunya penelitian lebih lanjut dalam penerapan teknologi m-health dalam memanajemen klien dengan obesitas sehingga bisa digunakan dalam jangkauan yang luas. Kata kunci : mobile application, diet, obesitas, overweight
Implementasi Electronic Health Records (Ehrs) Pada Pelayanan Kesehatan Di Komunitas: Literature Review Rafika Dora Wijaya; La Ode Abd Rahman
Jurnal Kesehatan Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Ngesti Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.039 KB) | DOI: 10.46815/jkanwvol8.v8i1.39

Abstract

Electronic Health Records (EHRs) memiliki peran penting dalam usaha pengawasan kesehatan populasi. EHRs dalam pelayanan komunitas memudahkan untuk mengakses data kesehatan, pengkajian dan pengawasan. EHRs berbasis populasi memudahkan untuk memperkirakan prevalensi penyakit dalam populasi.  Indonesia terus mendorong penerapan EHRs dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.Tujuan dari penulisan ini untuk mengetahui berbagai manfaat, kelebihan, kekurangan EHRs dalam kesehatan komunitas. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah literature review  yang berfokus pada pemanfaatan EHRs di kesehatan komunitas. Penerapan EHRs memiliki banyak manfaat terhadap peningkatan kesehatan masyarakat. Indonesia sudah menggunakan Electronic Health Records (EHRs) sebagai salah satu layanan kesehatan, akan tetapi penerapan EHRs terus didorong untuk mendapatkan manfaat yang lebih besar. Kata kunci: EHRs, RME, electronic health records, rekam medis elektronik, pelayanan primer, primary care
Media Sosial Sebagai Strategi Promosi Kesehatan Reproduksi Pada Remaja Qory Tifani Rahmatika; La Ode Abd Rahman
Jurnal Kesehatan Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Ngesti Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.577 KB) | DOI: 10.46815/jkanwvol8.v8i1.48

Abstract

Healthy People 2020 menjadikan kesehatan reproduksi sebagai indikator kesehatan utama untuk kelompok usia remaja. Dengan pengguna aktif di Indonesia mencapai 130 juta dan sebagian besar adalah kelompok usia remaja, media sosial berpotensi digunakan sebagai sarana promosi kesehatan reproduksi dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku kesehatan reproduksi pada remaja. Tujuan dari studi literatur ini yaitu menelaah pengaruh media sosial sebagai metode promosi kesehatan reproduksi pada remaja. Studi literatur dipilih sebagai metode dalam penulisan ini dengan mengumpulkan literatur dari database ProQuest, Science Direct, dan Sage Journals. Literatur yang dipilih adalah jurnal full text berbahasa Inggris. Hasil dari studi literatur ini yaitu beberapa studi menggunakan media sosial sebagai strategi intervensi tunggal maupun kombinasi dengan intervensi yang lain dalam melakukan promosi kesehatan reproduksi pada remaja. Studi menunjukkan hasil yang efektif dari media sosial sebagai media promosi kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku kesehatan pada remaja yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. Disimpulkan bahwa media sosial memiliki keefektifan untuk digunakan oleh tenaga kesehatan termasuk perawat sebagai strategi promosi kesehatan reproduksi pada remaja. Kata Kunci: Media Sosial, Promosi Kesehatan, Kesehatan Reproduksi Remaja
Home Blood Pressure Telemonitoring (Hbpt) Pada Pasien Hipertensi Ni Made Candra Citra Sari; La Ode Abd Rahman
Jurnal Kesehatan Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Ngesti Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.854 KB) | DOI: 10.46815/jkanwvol8.v8i1.41

Abstract

Home Blood Pressure Telemonitoring (HBPT) merupakan solusi modern untuk perawatan individu dengan hipertensi. Dengan adanya HBPT sangat memungkinkan untuk melatih kemandirian pasien dalam merawat dirinya sendiri serta memudahkan para tenaga kesehatan untuk memantau keadaan kliennya walaupun tidak datang ke pelayanan kesehatan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah tinjauan pustaka (Literature Review), database yang digunakan adalah Proquest, Clinical Key, Science Direct, NCBI. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan dari penggunaan pemantauan tekana darah dirumah pada pasien hipertensi. Beberapa penelitian telah membutikan keefektifan dari HBPT, apabila dalam pelaksanaannya HBPT ditambah dengan dukungan tambahan seperti konseling, pendidikan, manajemen perilaku, manajemen kepatuhan minum obat, dan lain-lain maka akan cenderung menurunkan tekanan darah klien dengan hipertensi. Cara kerja dari HBPT adalah klien merekam sendiri tekanan darahnya selama lebih dari 24 jam, setelah itu data tersebut akan masuk ke komputer inti yang ada dirumah sakit, data akan diterima oleh manajer kasus, sebelum diserahkan kepada dokter maka laporan tersebut akan ditelaah oleh manajer kasus,setelah itu diberikan kepada dokter, dokter memberikan rekomendasi dan dikembalikan lagi kepada klien untuk dibaca dan dipahami.  Kata Kunci : Hipertensi, Blood Pressure, Telemonitoring Blood Pressure
Manfaat Bercakap-Cakap Dalam Peer Support Pada Klien Dengan Gangguan Sensori Persepsi : Halusinasi Pendengaran Lisa Larasaty; Giur Hargiana
Jurnal Kesehatan Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Ngesti Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.109 KB) | DOI: 10.46815/jkanwvol8.v8i1.36

Abstract

Gangguan sensori persepsi halusinasi merupakan salah satu gejala utama psikotis pada klien dengan skizofrenia. Halusinasi merupakan persepsi sensori yang salah atau pengalaman persepsi yang tidak nyata. Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan timbulnya halusinasi diantaranya koping individu tidak efektif, kegagalan dalam menyelesaikan tahap perkembangan sosial, koping keluarga tidak efektif dan  stres yang menumpuk. Tujuan penulisan ini yaitu untuk menganalisis asuhan keperawatan gangguan sensori persepsi halusinasi pendengaran pada Klien H (22 tahun). Proses keperawatan yang dilakukan berdasarkan standar asuhan keperawatan generalis (Ners) yaitu dengan mengajarkan cara mengontrol halusinasi dengan cara menghardik halusinasi, bercakap-cakap, melakukan aktvitas terjadwal, dan minum obat secara teratur. Implementasi yang dilakukan berfokus pada cara mengontrol halusinasi dengan bercakap-cakap yang dilakukan di dalam peer support. Bercakap-cakap dalam peer support menjadi salah satu cara mengontrol halusinasi pendengaran yang efektif, karena mampu mendistraksi dan mengalihkan fokus klien terhadap halusinasi kepada percakapan yang dilakukan dengan orang lain.Kata kunci : Asuhan keperawatan, bercakap-cakap, halusinasi, peer support, skizofrenia
Pengaruh Pelatihan Perceptorship Terhadap Tingkat Pengetahuan, Sikap Pembimbing Klinik Dan Kepuasan Mahasiswa Dalam Proses Bimbingan Di Klinik C.Ermayani Putriyanti; Ganjar Unggul Pamenang; Suwarsono Suwarsono
Jurnal Kesehatan Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Ngesti Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.076 KB) | DOI: 10.46815/jkanwvol8.v8i1.42

Abstract

Perceptorship  merupakan strategi pembelajaran klinik, yang ditujukan membantu seorang calon perawat memasuki dunia keperawatan yang menguasai pengetahuan, sikap, ketrampilan dan komunikasi yang efektif agar dapat memberikan asuhan keperawatan sesuai kewewangan dan tanggungjawabnya. Pelatihan  Perceptorship  bagi Pembimbing Klinik diharapkan dapat memberi bimbingan yang memuaskan bagi Mahasiwa yang akan mengikuti praktek klinik di suatu Rumah Sakit. Tujuan penelitian yaitu untuk melihat pengaruh pelatihan perceptorship terhadap tingkat pengetahuan, sikap pembimbing klinik dan kepuasan mahasiswa dalam proses bimbingan di klinik. Penelitian ini menggunakan Mixed Methods. Penelitian kuantitatif dengan rancangan “pre test and post test”, menggunakan Uji Paired Sample T Test. Pada penelitian kualitatif menggunakan wawancara mendalam dengan panduan yang telah disiapkan.  Objek penelitian kuantitatif adalah semua pembimbing klinik sebanyak 24 orang yang mengikuti  pelatihan perceptorship, , responden penelitian kualitatif adalah mahasiswa yang mendapatkan bimbingan dari pembimbing klinik yang telah mendapatkan pelatihan perceptorship. Uji Paired Sampel T Test menunjukkan hasil pre test dan post test pelatihan perceptorship dengan signifikansi p=0.000, dan hasil wawancara mendalam kepada semua responden terhadap proses bimbingan klinik menunjukkan respon yang baik, senang dan puas terhadap proses bimbingan di klinik. Disimpulkan bahwa ada pengaruh pelatihan perceptorship terhadap tingkat pengetahuan, sikap pembimbing klinik, dan terdapat kepuasan mahasiswa yang  mendapat bimbingan dari para pembimbing klinik yang telah mendapatkan pelatihan perceptorship. Kata Kunci : Perceptorship, pembimbing klinik, proses bimbingan di klinik
Hubungan Stress Psikososial Dengan Status Gizi Pada Mahasiswa Kesehatan Di Kabupaten Jember Mad Zaini
Jurnal Kesehatan Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Ngesti Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.009 KB) | DOI: 10.46815/jkanwvol8.v8i1.38

Abstract

Stres merupakan respon tubuh tidak spesifik terhadap kebutuhan tubuh yang terganggu. Status nutrisi dapat diukur dari indeks massa tubuh. Kondisi psikologis sseeorang seringkali menyebabkan individu cenderung melakukan mekanisme coping mechanism. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian berjumlah 92 responden. Penelitian dilakukan di Institusi Pendidikan Tinggi Kesehatan di Kabupaten Jember. Berdasarkan analisis statistik diperoleh nilai signifikansi (p) yang didapatkan adalah 0,458 (p>0,05) yang artinya tidak ada hubungan yang bermakna antara tingkat stres psikososial dengan status gizi pada mahasiswa. Perubahan nutrisi pada kondisi stress dapat terjadi melalui adanya gangguan makan atau gangguan penyerapan gizi dalam tubuh. Kondisi psikologis seorang mahasiswa yang penuh stress akan menyebabkan individu cenderung melakukan mekanisme koping. Mekanisme koping dapat berupa positif dan negatif. Peneliti berpendapat bahwa stress psikososial tidak secara langsung berpengaruh pada status nutrisi, melainkan pada pola perilaku dalam pemenuhan nutrisi atau pola makan. Selain itu dampak stress psikososial akan dapat dinilai apabila kondisi stress berlangsung lama atau bersifat kronis.Kata kunci : stress psikososial, status nutrisi
Analisis Hubungan Antara Karakteristik Keluarga Dalam Merawat Klien Isolasi Sosial Dengan Kemampuan Klien Bersosialisasi Di Wilayah Kerja Puskesmas Nangkaan Kabupaten Bondowoso Jawa Timur Komarudin Komarudin
Jurnal Kesehatan Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Ngesti Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.792 KB) | DOI: 10.46815/jkanwvol8.v8i1.43

Abstract

Perceptorship  merupakan strategi pembelajaran klinik, yang ditujukan membantu seorang calon perawat memasuki dunia keperawatan yang menguasai pengetahuan, sikap, ketrampilan dan komunikasi yang efektif agar dapat memberikan asuhan keperawatan sesuai kewewangan dan tanggungjawabnya. Pelatihan  Perceptorship  bagi Pembimbing Klinik diharapkan dapat memberi bimbingan yang memuaskan bagi Mahasiwa yang akan mengikuti praktek klinik di suatu Rumah Sakit. Tujuan penelitian yaitu untuk melihat pengaruh pelatihan perceptorship terhadap tingkat pengetahuan, sikap pembimbing klinik dan kepuasan mahasiswa dalam proses bimbingan di klinik. Penelitian ini menggunakan Mixed Methods. Penelitian kuantitatif dengan rancangan “pre test and post test”, menggunakan Uji Paired Sample T Test. Pada penelitian kualitatif menggunakan wawancara mendalam dengan panduan yang telah disiapkan.  Objek penelitian kuantitatif adalah semua pembimbing klinik sebanyak 24 orang yang mengikuti  pelatihan perceptorship, , responden penelitian kualitatif adalah mahasiswa yang mendapatkan bimbingan dari pembimbing klinik yang telah mendapatkan pelatihan perceptorship. Uji Paired Sampel T Test menunjukkan hasil pre test dan post test pelatihan perceptorship dengan signifikansi p=0.000, dan hasil wawancara mendalam kepada semua responden terhadap proses bimbingan klinik menunjukkan respon yang baik, senang dan puas terhadap proses bimbingan di klinik. Disimpulkan bahwa ada pengaruh pelatihan perceptorship terhadap tingkat pengetahuan, sikap pembimbing klinik, dan terdapat kepuasan mahasiswa yang  mendapat bimbingan dari para pembimbing klinik yang telah mendapatkan pelatihan perceptorship. Kata Kunci : Perceptorship, pembimbing klinik, proses bimbingan di klinik

Page 1 of 1 | Total Record : 8