cover
Contact Name
Fajar Rizki Widiatmoko
Contact Email
semitan@itats.ac.id
Phone
+6281222333864
Journal Mail Official
semitan@itats.ac.id
Editorial Address
Jl. Arief Rachman Hakim, No. 100, Kota Surabaya, Jawa Timur 60117 » Tel / fax : (031)5945043 / (031)5994620
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan (SEMITAN
ISSN : -     EISSN : 26860651     DOI : -
Core Subject : Science,
Prosiding yang berisi hasil penelitian di bidang ilmu kebumian dan kelautan, diselenggarakan pada acara Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan (SEMITAN) yang dilaksanakan secara tahunan. Pemateri seminar merupakan akademisi dan praktisi yang bergerak di bidang Kebumian dan Kelautan. aim and scope: Earth Science Mining Engineering Marine Technology Environmental science
Articles 94 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2020): Prosiding" : 94 Documents clear
PERANCANGAN KAPAL FERRY UNTUK DAERAH PENYEBERANGAN DILI DAN PULAU ATAURO (TIMOR-LESTE) Mercia Pascoela Gacia Guteres; Minto Basuki; Erifive Pranatal
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 2, No 1 (2020): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2020.1082

Abstract

Pulau Atauro merupakan pulau terpisah dari wilayah Timor-Leste, oleh karena itu memerlukan sarana transpostasi laut untuk membawa penumpang,barang, dan kendaraan. Tujuan dari penelitian ini adalah perancangan kapal Ferry untuk daerah penyeberangan Dili dan Plulau Atauro. Data untuk analisa didapatkan dari hasil survey di yang dilakukan yaitu rata-rata penumpang 341 orang, rata-rata barang 2 ton, rata-rata kendaraan roda dua 5 dan kendaraan roda empat 5. Hasil survey tersebut dijadikan paremeter dalam penetuan utama kapal penyeberangan Dili dan Pulau Atauro. Dalam perancangan kapal ini digunakan metode kapal pembandingan yang merupakan metode perancangan kapal yang mensyaratkan adanya satu kapal pembandingan dengan tipe yang sama dan telah memenuhi kriteria perancangan. Hasil perhitungan menggunakan metode kapal pembanding, makan didapatkan ukuran utama kapal: L = 33.93 m, B = 9.75 m, H = 2.92 m, T = 1.95 m untuk tipe kapal yaitu Kapal Ferry.
ANALISIS PENGARUH FAKTOR KERUSAKAN AKIBAT PELEDAKAN TERHADAP KESTABILAN LERENG PADA PT. SEMEN INDONESIA (PERSERO) TBK, DESA SUMBERARUM, KEC. KEREK, KAB. TUBAN, JAWA TIMUR Afdol Firdausyanto; Yudho Dwi Galih Cahyono
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 2, No 1 (2020): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2020.999

Abstract

PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk merupakan perusahaan BUMN yang bergerak pada industri pertambangan. Material yang ditambang berupa batu gamping dan tanah liat, kemudian batu gamping dan tanah liat tersebut akan diolah menjadi produk semen. Dalam penambangan dilakukan oleh PT. United Tractor Semen Gresik dengan menggunakan metode peledakan dalam pembongkaran batuan. Dari hasil peledakan tersebut akan membuat terganggunya kondisi lereng. Penelitian bertujuan untuk menganalisis kondisi lereng sebelum dan sesudah peledakan, untuk menganalisis pengaruh peledakan terhadap kestabilan lereng, dan untuk merancang geometri peledakan dan geometri lereng yang sesuai serta mengevaluasi Faktor Keamanan (FK) terhadap kestabilan lereng. Metode yang dipakai yaitu menggunakan metode Hoek Brown untuk menganalisa kestabilan lereng. Kondisi lereng penambangan sebelum dilakukannya peledakan memiliki nilai disturbance factor (D) 0,5 yang artinya kondisi lereng tersebut akan terjadi pergerakan apabila mengalami gangguan yang tinggi. Dan kondisi lereng penambangan setelah dilakukannya peledakan memiliki nilai disturbance factor (D) 0,7 yang artinya kondisi lereng tersebut mengalami kerusakan massa batuan yang kecil dan dapat di control. Berdasarkan Klasifikasi Massa Batuan Rock Mass Rating (Bieniawski, 1989) atau dikenal sebagai Klasifikasi geomekanika, batuan tersebut termasuk dalam klas III, yang berarti batuan tersebut termasuk berkualitas sedang. Peneliti menganalisis pengaruhnya aktivitas peledakan terhadap kestabilan lereng dengan menggunakan metode Hoek Brown, dan didapatkannya nilai kohesi (C), sudut geser dalam, mb, S, ?, lalu dimasukkannya ke dalam software slide 5.0 untuk mengetahui hasil interpretasi lereng dengan melihat perolehan nilai FK yang didapat.
KAJIAN TEKNIS DIMENSI SUMP DAN KEBUTUHAN POMPA PADA PENYALIRAN TAMBANG TERBUKA DI PIT 1 PT. SENAMAS ENERGINDO MINERAL KECAMATAN JAWETAN, KABUPATEN BARITO TIMUR, PROPINSI KALIMANTAN TENGAH Grains Silvester Sapan; Yudho Dwi Galih Cahyono; Yazid Fanani
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 2, No 1 (2020): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2020.1037

Abstract

Kegiatan penambangan pada Pit 1 menggunakan sistem tambang terbuka (Open pit). Kondisi sump Pit 1 tidak dalam kondisi maksimal sehingga mengalami over flow, sehingga mengganggu proses produksi penambangan pada Pit 1. Sumber air yang memasuki area penambangan pada Pit 1 adalah air hujan dan air limpasan. Besar debit air maksimal yang memasuki area Pit 1 39.448,8 m3/jam. Air yang masuk ini langsung mengalir menuju sump sehingga sump pit 1 mengalami over flow. Air yang masuk ke area sump ini kemudian di pompa keluar menggunakan pompa Sykes 200 dengan debit pemompaan aktual sebesar 576,95 m3/jam atau 0,160 m3/detik. Headpompa Sykes 200 68,6 meter, waktu pemompaan 20 jam/hari. Air yang di pompa ini kemudian di alirkan menuju Void menggunakan paritan, adapun dimensi paritan aktual yang digunakan untuk mengalirkan air ini, lebar atas 1,8 meter, tinggi 1,2 meter, lebar bawah 1 m. Dengan dimensi aktual ini paritan yang digunakan untuk mengalirkan air mengalami over flow.Upaya yang dilakukan untuk menangani masalah ini adalah dengan membuat sump baru dengan bentuk trapesium dengan dimensi lebar atas 30 meter, panjang sisi atas 200 meter, tinggi 7,5 meter, panjang sisi bawah 180 meter, lebar sisi bawah 25 meter. Dengan dimensi yang akan dibuat sump ini mampu menampung debit air sebesar 26.326,22 m3 sedangkan debit air yang harus ditampung sump setelah pemompaan 25.336,8 m3. Sedangkan untuk paritan akan dibuat juga dimensi yang baru, dimana dimensi yang akan dibuat lebar atas 2,5 meter, tinggi 1,8 meter, lebar bawah 0,40 meter.
PERHITUNGAN BERAT KAPAL KOSONG SEBAGAI FUNGSI DARI DAYA MESIN UTAMA Rifki Fajar; Minto Basuki
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 2, No 1 (2020): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2020.1072

Abstract

Kapal Tug Boat adalah tipe kapal tunda (Tugboat) yang beroperasi pada wilayah perairan yang dapat dioperasikan di Pelabuhan, Pelayaran Pantai dan cocok untuk kegiatan penundaan kapal dengan fungsi menarik, mendorong dan menggandeng serta dapat digunakan untuk kegiatan SAR. Kapal Tug Boat memiliki berbagai macam ukuran dan daya mesin yang berbeda tergantung dari permintaan Owner yang memesan kapal berdasarkan kegunaan dan fungsi operasional Kapal Tug Boat tersebut. Pada kapal-kapal kecil diantaranya juga merupakan kapal Tug Boat perhitungan berat kosong kapal dengan jalan pendekatan, hasilnya sangat jauh dengan realitasnya. Perhitungan berat baja badan kapal merupakan basic untuk menghitung Displacement, Perhitungan berat kapal kosong yang terdiri dari berat baja badan kapal, berat mesin kapal, berat perlengkapan kapal dapat diketahui keterkaitan dan hubungannya dengan (Horse Power) HP mesin induk yang diaplikasikan kedalam bentuk metode regresi. Penentuan pembangunan kapal baru Tug Boat berdasarkan kebutuhan (Horse Power) HP mesin induk berat kapal kosongnya dapat diketahui dari hasil metode regresi tersebut.
PEMANFAATAN LAHAN PASCA TAMBANG PT SEMEN INDONESIA SEBAGAI DESTINASI WISATA TAMAN REKLAMASI “BUKIT DAUN” KAB. TUBAN, PROV. JAWA TIMUR Putri Rizka Sania; Aldy Maulana; Abel Danyswara; Nathanael Della; Iqbal Airf; Benhur Soloha; Adnan Pattihua; Risa Afrianti; Wahyu Anugrah; Avellyn Shintya Sari
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 2, No 1 (2020): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2020.989

Abstract

Taman Bukit Daun merupakan lahan pasca tambang batu gamping milik PT. Semen Indonesia seluas 1 ha, yang direklamasi dan dibuat menjadi kawasan tujuan destinasi wisata edukasi dan rekreasi yang berbasis flora dan avifauna. Adanya tempat wisata seperti Taman Bukit Daun dapat menjadikan suatu daya tarik masyarakat khususnya penduduk kabupaten Tuban, disamping itu dengan dibuatnya Taman Bukit Daun ini diharapkan dapat pula menambah pendapatan ekonomi daerah. Adapun tujuan dari naskah ilmiah ini adalah untuk dapat dijadikan saran dan rujukan bagamana mengelola dan mengembangkan lahan pasca tambang batu gamping menjadi destinasi wisata yang dapat dinikmati masyarakat. Selain itu Taman Bukit Daun memiliki beberapa fungsi yaitu sebagai wisata edukasi, riset, penelitian, dan budidaya, serta rekreasi. Taman Bukit Daun merupakan hasil perpaduan antara zonasi kebun raya yang memiliki fungsi wisata taman dan konservasi tumbuhan sebagai upaya penghijauan.
ANALISA KEKUATAN SAMBUNGAN DINDING RUMAH GELADAK DENGAN SYSTEM BOLTING Elsy Putri Bellarina; Ali Azhar; Tri Agung Kristiyono; Bagus Kusuma Aditya
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 2, No 1 (2020): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2020.1026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kekuatan sambungan dinding rumah geladak dengan menentukan jenis dan jumlah sambungan bolting (baut) yang terpasang pada konstruksi rumah geladak. Penggunaan diameter baut yang bervariasi yaitu baut berdiameter M12, M14 dan M16 dengan 2 titik baut serta baut berdiameter M12, M14 dan M16 dengan 1 titik baut yang akan dilakukan pengujian dengan software inventor 2015. Setelah itu akan dibandingkan dengan kekuatan sambungan las sebagai standar acuan kekuatan sambungan. Hasil yang diperoleh bahwa sambungan bolting dengan variasi diameter telah memenuhi syarat dalam aspek kekuatan seuai aturan BKI Vol 2, bab 18 tentang tegangan geser yang diijinkan sebesar 360 N/mm2 dan tegangan normal sebesar 171 N/mm2, sehingga sambungan bolting dinyatakan layak untuk diaplikasikan dalam konstruksi sambungan dinding rumah geladak
KAJIAN KUALITAS AIR PADA TAMBANG TEMBAGA-EMAS PORFIRI Nindi Virginia; Waterman Sulistyana Bargawa; Rika Ernawati
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 2, No 1 (2020): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2020.1062

Abstract

Metode tambang terbuka pada tambang tembaga-emas porfiri memiliki dampak negatif yaitu timbulnya air asam tambang. Air pencemaran ini mengakibatkan menurunnya kualitas air permukaan dan air tanah. Permasalahan muncul pada aliran sungai yang berada di hulu dan hilir tambang tembaga-emas porfiri yang mengindikasikan terjadinya pencemaran oleh air asam tambang. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi potensi terjadinya pencemaran air tambang, mengevaluasi kualitas sungai di area penelitian, mengevaluasi hasil laboratorium berdasarkan parameter temperatur, pH, DHL, DO, turbidity, SO4 dan Cu). Metode pengambilan sampel menggunakan metode grab sampling yaitu mengambil sampel dengan menggunakan botol sampel yang sudah disiapkan dan pengambilan sampel harus sesuai Standard Operasional Procedure (SOP) yang berlaku. Data yang diperlukan antara lain: Data hasil pengukuran lapangan (pH, Temperatur, DHL, DO, turbidity), Data hasil pengukuran Laboratorium (TSS, TDS, COD, BOD, dissolved metal, konsentrasi sulfat). Pengambilan sampel dilakukan 3 kali pengambilan untuk perlakuan. Selanjutnya dilakukan analisis dengan mengklasifikasi data diperoleh dari pengukuran lapangan dan pengujian laboratorium. Pada pemantauan kualitas air asam tambang di sungai mendapatkan hasil pengukuran pH berkisar 7-8 dan SO4 yang sangat rendah. Penelitian ini dilakukan pada tambang tembaga-emas PT. Amman Mineral Nusa Tenggara. Hasil penelitian menunjukkan air tambang tidak mencemari sungai yang berada pada daerah penelitian berdasarkan data parameter temperatur, pH, DHL, DO, turbidity, kadar SO4 dan Cu.
PENILAIAN RISIKO PEKERJAAN BUNKER UNTUK MENCEGAH TUMPAHAN MINYAK DI ATAS KAPAL SESUAI ISGOTT PADA KM. CAMARA NUSANTARA I Irma Rif'atus Sholihah; Minto Basuki; Pramudya Imawan Santosa
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 2, No 1 (2020): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2020.977

Abstract

Kecelakaan kapal dapat terjadi pada kapal-kapal baik dalam pelayaran, sedang berlabuh atau sedang melakukan kegiatan pengisian bahan bakar di terminal begitu juga kecelakaan kapal pada saat kondisi sedang melakukan proses bunker. Maka penulis menganalisa hal tersebut dengan menggunakan metode pengumpulan data melalui pengamatan langsung dilapangan dan wawancara terhadap tenaga ahli. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur bungker yang sesuai dengan aturan yang juga mencegah terjadinya tumpahan minyak pada saat kegiatan bunker berlangsung dan bagaimana untuk mengatasi beberapa tingkat risiko agar pekerjaan bunker diatas kapal bisa berjalan sesuai prosedur dengan minim risiko yang terjadi di kapal KM. Camara Nusantara 1. Dari hasil perhitungan matrik risiko diperoleh nilai rating risiko yang terjadi pada pekerjaan bunker di kapal KM. Camara Nusantara 1 adalah, masih baik untuk pengendaliannya, tetapi harus tetap diperhatikan mengenai pelaksanaan prosesbunker karena merupakan proses utama dalam kegiatan bunker yang apabila terhambat atau terhenti akan mengalami eterlambatan dan sumber bahaya berikutnya adalah yang paling fatal, kurangnya menjaga keamanan lingkungan di area kerja yang dapat memicu terjadinya kebakaran/ledakan dan pencemaran laut yang berakibat sangat fatal. Dengan acuan rating risikonya menggunakan The Australian New Zaeland Risk Manajemen Standart (AS/NSZ 4360,2004). Sehingga rata-rata tingkat risiko di kapal KM. Camara Nusantara 1 masih tergolong rendah atau sangat rendah dari rawannya risiko, namun mitigasi risiko tetap diberikan untuk menjaga ketika keamanan atau adanya risiko yang tinggi muncul sewaktu-waktu yang akan terjadi.
EVALUASI NILAI POWDER FACTOR UNTUK PENINGKATAN PRODUKSI PELEDAKAN QUARRY BATU ANDESIT DI PT. ARGA WASTU DESA SANETAN, KECAMATAN SLUKE, KABUPATEN REMBANG, JAWA TENGAH Firman Aulia; Yudho Dwi Galih Cahyono; Agus Budianto
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 2, No 1 (2020): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2020.1017

Abstract

PT. Arga Wastu adalah salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang pertambangan batu andesit yang termasuk tambang terbuka jenis quarry (Side Hill Type Quarry). Permasalahan yang terjadi yaitu meningkatkan target produksi yang sudah tercapai perhari. Upaya untuk meningkatkan produksi dilakukan melalui kegiatan peledakan agar menghasilkan ukuran material (fragmentasi) dan penggunaan bahan peledak yang sesuai. Berdasarkan perhitungan geometri peledakan yang digunakan untuk mendapatkan hasil yang diharapkan dengan menggunakan teori R.L.Ash. untuk distribusi ukuran fragmentasi menggunakan metode Kuz-Ram. Rata rata geometri actual yang digunakan pada tangal 19 juli sampai dengan 12 agustus yaitu diameter lubang 2,5 inchi, burden 2 m, spasi 2 m, stemming 1,4 m, kedalaman lubang ledak 7,3 m, kolom isian 5,9 m, powder factor 0,40 kg/m3. Hasil perhitungan tersebut didapat geometri peledakan dengan diameter lubang ledak 2,5 inchi, burden 2 m, spasi 3 m, stemming 1,6 m, kedalaman lubang ledak 7,9, sub drilling 0,4 m, kolom isian 6,3 m, dengan penggunaan bahan peledak 16,82 kg/lubang. Sehingga didapat nilai powder factor sebesar 0,37 kg/m3. Dengan presentase (%) ukuran fragmentasi (60 cm) sebesar 0 % dengan perolehan hasil produksi sebesar 1042,8 bcm/hari.
RANCANGAN PENAMBANGAN DI PIT FERRARI PINANG BALABA 12 PT.VALE INDONESIA,TBK DESA SOROWAKO KECAMATAN NUHA KABUPATEN LUWU TIMUR PROVINSI SULAWESI SELATAN Rudi Prayogo
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 2, No 1 (2020): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2020.1052

Abstract

PT. Vale Indonesia,Tbk secara administrasi terletak di Desa Sorowako, Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan, seluas 118.435 Ha  dan menyebar di tiga provinsi yaitu Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Tenggah. PT.Vale Indonesia, Tbk melakukan perencanaan tambang yang dibagi menjadi tiga tahap berdasarkan waktunya yaitu Long Tern Planing (LTP), Medium Term Planing (MTP) dan Short Term Planing (STP)PT.Vale Indonesia Indonesia,Tbk berencana akan melakukan penambangan nikel dengan pembukaan suatu Pit Compartement yaitu berlokasi di Ferarri Pinang Balaba 12 dengan COG 1,5% , rancangan penambangan ini nantinya dapat bertujuan untuk merancang suatu Mine Haul Road (MHR), kemajuan penambangan, dan recovery penambangan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dan kuantitatif. Pada metode kuantitatif akan mendapat beberapa data seperti data koordinat topografi, kadar, Cut Off Grade (COG), geotek dan recovery penambangan. Pada metode Kualitatif akan menghasilkan data seperti batas Pit limit penambangan, design geometri Pit Compartment, Mine Haul Road (MHR), kemajuan penambangan (Sequence). Hasil desain MHR didapatkan lebar jalan lurus 24 meter, lebar jalan tikungan 43,61 meter, superelevasi 0.04, cross slope 4%, grade rata-rata 6,36%. sistem penambangan yang digunakan adalah sistem Open Cast Mining, didapatkan suatu cadangan nikel 1.600.290 wmt dengan overburden 3.468.673 wmt dengan nilai SR 1:2,2, Arah penambangan nikel yaitu dari arah timur menuju barat, Urutan sehingga penambangan dimulai dari penambangan elevasi tertinggi yaitu 560 mdpl sampai ke elevasi 480 mdpl, diketahui kemajuan penambangan dari barat ke timur, . Dengan cadagan awal 1.604.587 wmt dan dilakukan perhitungan recovery penambangan yang didapatkan sebesar 834.385 wmt 834.385 wmt dengan persentasi recovery penambanga sebesar 51,9%.

Page 5 of 10 | Total Record : 94