cover
Contact Name
Fajar Rizki Widiatmoko
Contact Email
semitan@itats.ac.id
Phone
+6281222333864
Journal Mail Official
semitan@itats.ac.id
Editorial Address
Jl. Arief Rachman Hakim, No. 100, Kota Surabaya, Jawa Timur 60117 » Tel / fax : (031)5945043 / (031)5994620
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan (SEMITAN
ISSN : -     EISSN : 26860651     DOI : -
Core Subject : Science,
Prosiding yang berisi hasil penelitian di bidang ilmu kebumian dan kelautan, diselenggarakan pada acara Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan (SEMITAN) yang dilaksanakan secara tahunan. Pemateri seminar merupakan akademisi dan praktisi yang bergerak di bidang Kebumian dan Kelautan. aim and scope: Earth Science Mining Engineering Marine Technology Environmental science
Articles 484 Documents
HIDROKIMIA AIR TANAH MANIFESTASI GEDONGSONGO PANASBUMI UNGARAN, SEMARANG, JAWA TENGAH, INDONESIA Nazwa Khoiratun Hisan; Pius Artdanno Bernaldo; Ludovicus Damardika Jasaputra; Arhananta Arhananta
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 2, No 1 (2020): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2020.1061

Abstract

Manifestasi geothermal itu salah satunya adalah air panas. Selain air panas ternyata pengetahuan mengenai air dingin juga penting untuk dibandingkan lingkungannya dengan air panas. Penelitian mengenai hidrokimia air dingin dalam kurun tahun 1996-2020 di Gunung Ungaran belum pernah dilakukan. Lokasi penelitian terletak disekitar komplek Candi Gedongsongo, Gunung Ungaran, Jawa Tengah. Metode yang digunakan untuk mengetahui komposisi kimia adalah analisa geokimia air dingin dan studi literatur. Kemudian untuk mengetahui dinamika pembentukan airtanah dilakukan fieldcheck meliputi pemetaan sebaran batuan, pengambilan sampel batuan, pengukuran muka air tanah, dan pengukuran data struktur. Berdasarkan data kimia air panas bahwa jenis fluida fluida geothermal meliputi air klorida, bikarbonat dan sulfat yang unsur yang dominan yaitu bikarbonat. Berdasarkan analisa hidrokimia air dingin Segitiga anion yang terdapat pada diagram piper bagian kanan bawah menunjukkan kandungan ion pada sampel mata air mengelompok pada bagian kiri bawah yang menunjukkan bahwa sampel mata air memiliki tipe anion bikarbonat.
PENENTUAN GEOMETRI JENJANG DI KUARI PENAMBANGAN ANDESIT BLOK A SITE SOMOREJO, CV. GUNUNG MULIA, DESA SOMOREJO, KECAMATAN BAGELEN, KABUPATEN PURWOREJO, PROVINSI JAWA TENGAH Hendra Rezkie; Priyo Widodo
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 1, No 1 (2019): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2019.832

Abstract

CV. GUNUNG MULIA is one of the business entities engaged in the Andesite mining industry. The area of the mining  is 11.1 ha, which is located in Somorejo Village, Bagelen District, Purworejo Regency, Central Java Province. CV. GUNUNG MULIA Blok A Site Somorejo uses a surface mining system with quarry mining methods. Until now mining activities at the research location are still in the development stage. In designing a quarry, an analysis of slope stability is needed. Excavation activities on the slope will cause changes in the values of forces acting on the slope which results in disruption of slope stability so that the slope is potentially failure. At present the slope conditions at the Blok A Site Somorejo mining site have not been designed in stages. For this reason, it is necessary to design a safe level geometry in accordance with rock mass conditions and applicable regulations.
PENGARUH BESARNYA ARUS LAS SMAW TERHADAP KEKERASAN DAN KEKUATAN TARIK PADA SAMBUNGAN PLAT A36 PADA PEMBUATAN PELAT BAJA BADAN KAPAL Hudiono Hudiono; Pramudya Imawan Santosa
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 2, No 1 (2020): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2020.976

Abstract

Pada proses pembuatan pelat baja badan kapal, pengelasan merupakan bagian yang paling vital dalam menentukan kekuatan kapal. Pengaruh besarnya arus las SMAW sangat berpengaruh terhadap kekerasan dan kekuatan tarik pada sambungan plat A36. Penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimental dengan jenis pendekatan kuantitatif, Pengujian kekuatan tarik menggunakan 2 posisi pengelasan Flat (1G) dan Vertikal (3G), 3 variasi arus las dengan 12 Spesiment Masing-masing pembagian arus menggunakan 3 spesiment, Pengujian tarik menggunakan spesimen Uji tarik ( Plat A36 tebal 10mm dan 8mm). Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan penjelasan tentang besarnya arus las SMAW terhadap kekuatan tarik pada sambungan plat A36 khususnya pada pembuatan pelat baja badan kapal.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN SISTEM IDENTIFIKASI OTOMATIS BAGI KAPAL LAYAR MOTOR (KLM) DI PELABUHAN GRESIK Alfiatin Nuriyah; Minto Basuki; Mat Syai’in
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan (SEMITAN) Vol 3, No 1 (2021): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2021.1987

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai kebijakan nasional terkait pemasangan dan pengaktifan sistem identifikasi otomatis (AIS) bagi kapal yang berlayar di wilayah perairan Indonesia, mendapatkan gambaran secara menyeluruh mengenai tingkat implementasi kebijakan nasional terhadap kapal layar motor yang berada di pelabuhan Gresik melalui pengolahan data yang didapatkan dari otoritas sejak sebelum peraturan dilaksanakan, masa penyesuaian dan masa pemberlakuan secara penuh dan melakukan analisis data hasil survei guna mendapatkan alternatif solusi sebagai upaya optimalisasi menggunakan Analytic Hierarchy Process (AHP). Hasil penelitian memperlihatkan bahwa AIS pada KLM diatur secara lengkap pada Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 7 Tahun 2019 tentang Pemasangan Dan Pengaktifan Sistem Identifikasi Otomatis Bagi Kapal Yang Berlayar Di Wilayah Perairan Indonesia yang dirubah dengan Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 58 Tahun 2019. Implementasi kebijakan terkait pemasangan AIS bagi KLM di Pelabuhan Gresik dalam 3 (tiga) tahun terakhir berkisar 78.46% - 81.54%, hasil tersebut menunjukkan bahwa tingkat penerapannya tergolong sangat baik di tahun 2020. Sebagai upaya optimalisasi tingkat penerapan, alternatif strategi utama adalah melakukan sosialisasi kebijakan dengan nilai vektor prioritas 0.44, dilanjutkan dengan melaksankan pengawasan proses instalasi AIS yang bernilai 0,41 dan terakhir dengan meningkatkan kompetensi awak kapal dengan nilai vektor priotas 0,15
PENILAIAN RISIKO LINGKUNGAN AKIBAT AIR PEMBUANGAN AIR BALAS DI PELABUHAN TANJUNG PERAK SURABAYA Danny Djaya Prakaatmaja; Minto Basuki; Erifive Pranatal
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 2, No 1 (2020): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2020.1016

Abstract

Balas merupakan pemberat yang sangat dibutuhkan oleh kapal untuk menjaga sarat air guna untuk kestabilan kapal pada saat kapal telah terisi oleh muatan atau kosong muatan. Dengan menggunakan air laut sebagai balas kapal maka akan berdampak pada lingkungan laut pada daerah pelabuhan yang mengalami bongkar dan muat, yaitu adanya spesies terikut yang bersifat invasive. Dengan adanya dampak dari air balas tersebut makin banyak mikroorganisme yang berevolusi menjadi SAI (Spesies Asing Invasif). Tujuan penelitian ini, adalah melakukan penilaian risiko lingkungan akibat air balas kapal yang ada di perairan Pelabuhan Tanjung Perak. Analisis menggunakan data – data kunjungan kapal yang beroperasi di PT. Pelindo III cabang Tanjung Perak Surabaya.Data-data tersebut dianalisis terhadap volume air balas yang dibuang menggunakan rumusan dari dokumen IMO MEPC 56/23 ANNEX II. Kemudian analisis dilanjutkan dengan kunjungan kapal serta jumlah air balas yangdibuang keperairan. Analisis yang dikelompokkan menjadi 10% sampai dengan 60 % dari total kunjungan kapal, lalu dirambatkan dengan 5 sampai 25 ton kapal membuang air balas. Hasil pembahasan, air balas kapal yang dibuanperairan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dengan kunjungan kapal yang dirambatkan sampai 60% dengan pembuangan air balas 25 ton per kapal bahwa tercatat, air balas kapal mencapai 53.625 ton atau setara dengan 54.966 kL. Pengurangan dampak pembuangan air balas kapal, dilakukan mitigasi dengan menurunkan risiko dengan menggunakan pengolahan air balas secara eksternal dan pemasangan pengolah air balas di setiap kapal, dengan konsekuensi pada biaya.
STUDI KARAKTERISTIK HUBUNGAN PARAMETER SIFAT FISIK DENGAN KUAT TEKAN UNIAKSIAL PADA CONTO BATUAN ANDESIT Evie Noviany Dias; Ratih Hardini Kusuma Putri; Diana Irmawati Pradani
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan (SEMITAN) Vol 3, No 1 (2021): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2021.2019

Abstract

Dalam ilmu mekanika batuan, kuat tekan uniaksial atau uniaxial compressive strength (UCS) dan parameter sifat fisik batuan merupakan parameter yang sangat penting dan saling berhubungan dalam keperluan merekayasa dalam mekanika batuan. Penelitian ini dilakukan pada sampel batuan Andesit dari Daerah Wotonmas Jedong, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Provinsi Jawa Timur, yang bertujuan untuk megetahui hubungan antara parameter sifat fisik meliputi bobot isi batuan, kadar air asli, derajat kejenuhan maupun porositas dengan kuat tekan uniaksial. Pengujiannya dilakukan pada 6 sampel, terbagi atas 3 sampel uji fisik dan 3 sampel uji kuat tekan. Sehingga akan didapatkan hubungan antara kedua parameter yang diuji yang pastinya akan berpengaruh dalam penentuan kekuatan massa batuan dalam ilmu mekanika batuan. 
KAJIAN BAHAYA, RISIKO, DAN MITIGASI BENCANA GERAKAN TANAH DI DAERAH SENDANGREJO DAN SEKITARNYA, KECAMATAN SAMBENG, KABUPATEN LAMONGAN, PROVINSI JAWA TIMUR Rima Rosaliana; Hendra Bahar; Sapto Heru Yuwanto
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 2, No 1 (2020): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2020.1051

Abstract

Penelitian ini berada di bagian selatan Kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa Timur, tepatnya di Desa Sendangrejo dan sekitarnya, Kecamatan Sambeng, didasari kondisi morfologi yang berpotensi menjadi gerakan tanah. Hasil pengkajian risiko bencana digunakan sebagai dasar penyusunan rencana kebijakan daerah terkait penyelenggaraan penanggulangan bencana. Gerakan tanah (tanah longsor) merupakan proses alamiah biasa, tetapi dengan masuknya unsur manusia dengan segala aktivitasnya maka dapat berubah menjadi bencana. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Penelitian ini mendeskripsikan semua gejala yang berhubungan dengan bahaya gerakan tanah di Desa Sendangrejo dan sekitarnya yang mendasarkan interpretasi pada data kuantitatif. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis Sistem Informasi Geografis (SIG) dan analisis deskriptif. Analisis SIG yang digunakan yaitu scoring dan overlay sedangkan analisis deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan hasil analisis SIG. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari 3 (tiga) yaitu variabel bahaya, variabel kerentanan, dan variabel kapasitas. Selanjutnya dilakukan penyusunan teknik mitigasi untuk mengurangi tingkat risiko bencana gerakan tanah. Tingkat bahaya daerah penelitian dibagi menjadi 2 (dua) zona, yaitu: zona tingkat bahaya tinggi, dan zona tingkat bahaya menengah. Tingkat kerentanan bencana gerakan tanah di lokasi penelitian meliputi kerentanan fisik, sosial, ekonomi, dan kerentanan lingkungan. Tingkat risiko bencana gerakan tanah daerah penelitian terdiri dari 3 (tiga) tingkatan, diantaranya tingkat risiko tinggi, tingkat risiko menengah dan tingkat risiko rendah. Teknik mitigasi bencana gerakan tanah di lokasi penelitian untuk zonasi tingkat risiko tinggi dan menengah adalah teknik mitigasi struktural dan non struktural, sedangkan untuk zonasi tingkat risiko rendah adalah mitigasi non struktural.
PENGARUH PENAMBAHAN TAILING BAUKSIT TERHADAP UJI KUAT TEKAN DAN KADAR LOGAM BESI PADA PEMBUATAN PAVING BLOK Yudho Dwi Galih Cahyono; Esti Kusdarini; Citro Handoyo C
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 1, No 1 (2019): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2019.823

Abstract

selama ini Tailing bauksit hanya digunakan sebagai bahan timbunan yang kurang bernilai ekonomis. Maka dibuat penelitian tentang pencampuran bahan tailing bauksit dalam pembuatan Paving Block untuk mengetahui kuat uji tekannya dan kadar logam besi (Fe) terlarut pada Paving Block. Dari hasil pengujian kuat tekan komposisi variasi pada sampel Paving Block kode B memiliki kuat tekan rata-rata lebih tinggi dari sampel lainnya yang menggunakan komposisi tailing yaitu sebesar 18,32 MPa dan untuk sampel Paving Block pada kode B sampai dengan kode D masuk dalam klasifikasi mutu B (SNI 03-0691-1996) untuk pelataran parkir, Dari hasil penelitian uji kadar logam besi (Fe) yang terdapat pada sampel tailing bauksit sebesar 13,99 % sebesar 69,95 mg mengalami penurunan kadar logam (Fe) terlarut sebesar menjadi 3,67% setelah dijadikan sampel Paving Block pada kode B dengan komposisi bahan 30% Semen, 60% Pasir, 10% Tailing Bauksit
ANALISA PERBANDINGAN PRODUKTIFITY BACKHOE PC 2000 UNIT 277 DAN 278 TERHADAP MATERIAL HASIL BLASTING DAN FREE DIGGING DI PT SIMS JAYA KALTIM Gusti Londong Toding; Budiarto Budiarto; Ratih Hardin Kusuma Putri
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan (SEMITAN) Vol 3, No 1 (2021): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2021.1953

Abstract

movel. Dalam kegiatan penambangannya, PT. Sims Jaya Kaltim menerapkan sistem tambang terbuka dengan metode open pit mining. Dalam kegiatan pembongkaran overburden di PT. sims Jaya Kaltim dibedakan menjadi duajenis material seperti free digging dan hasil blasting yang berlokasi Di SM-B1 dan SM-B2 dengan pengoperasian alat gali muat backhoe komatsu PC 2000 unit 277 dan unit 278. Dimanah diketahui produktivity unit pada materialmasih relatif sama, Hal ini yang menjadi latar belakang penulis melakukan penelitian yang mengkaji mengenai analisa perbandingan produktivity pada material free digging dan hasil blasting. Berdasarkan hasil penelitian di PT.Sims Jaya Kaltim, waktu edar rata-rata pada material free digging dengan unit 277 adalah 31.89 detik dengan waktu kerja produktif aktual 67.43 % maka diketahui produktivity unit sebesar 694,28 Bcm/jam untuk waktu edar rata-ratapada material hasil blasting dengan unit 278 adalah 34.76 detik dengan waktu kerja produktif aktual 51.75 % maka diketahui produktivity unit sebesar 480,52 Bcm/jam sehingga diketahui produktivity unit 277 lebih besar dari unit 278 dengan selisih 213.7646 Bcm/jam atau 1710.08 Bcm/Shift
ALTERASI MINERALISASI AKIBAT PROSES HYDROTERMAL FORMASI AILEU, DAERAH TIBAR, DILI, ERMERA DAN SEKITARNYA, TIMOR-LESTE Nazario Gomes
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 1, No 1 (2019): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2019.846

Abstract

Secara fisiografi Timor Leste merupakan daerah pertemuan dua lempeng yang saling bertubrukan yaitu lempeng benua Autralia dan Banda Arc di mana telah terjadi penggangkatan atau uplift. Daerah penelitian termasuk kedalam Zona atau daerah dataran rendah hingga pegununggan bergelombang yang terletak di sebelah utara kota Dili dan selatan Ermera, memiliki batuan penyusun utama berupa, batuan metamorf dan beku. Pulau Timor memiliki tektonik yang menjadi bagian dari Busur Banda. Pada awalnya zona Pulau Timor merupakan zona subduksi, hingga kemudian mengalami evolusi menjadi zona tumbukan. Transisi dari zona subduksi menjadi tumbukan terjadi pada masa Sebelum Miosen. Ekplorasi endapan biji di Timor-Leste dari tahun 1968-an sampai 1990-an selalu didasarkan pada peta geologi lembar Dili yang menjadi acuan buat referensi pada peneliti yang akan meneliti, endapan bijih bahan galian yang mengalami alterasi dan mineralisasi di daerah penelitian tersebut ternyata masi mengalami banyak kelemahan-kelemahan, antara lain Belum adanya peneliti yang melakukan studi yang lengkap mengenai alterasi mineralisasai di daerah timor bagian utara dan baratdaya. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari hubungan antara magmatisme, pola tektonik pulau Timor dan Alterasi, mineralisasi di formasi Aileu,daerah Tibar, Dili, Ermera. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini meliputi struktur geologi, Analisis Sayatan Petrografi, sayatan mineralografi, AAS (Atomic Absorbtion Spectophotometric) dan XRD analisis Inklusi fluida. Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukkan struktur yang terbentuk pada daerah penelitian adalah kekar dan sesar. Struktur kekar yang terjadi di didaerah Tibar, Dili, Ermera, Timor-Leste lebih dikarenakan oleh aktivitas magmatisme dan tektonik. Gejala struktur sesar yang dapat dijumpai di lapangan berupa bidang sesar, gores garis dan struktur penyerta kekar. Alterasi yang terjadi di daerah Tibar fatuahi dan sekitarnya dibagi menjadi dua tipe yaitu : tipe argilik, dan tipe silisifikasi (silisik). Mineralisasi daerah penelitian banyak terdapat pada batuan yang telah mengalami alterasi, seperti pada material lepas sekis dan filit, sedikit batuan beku, gabro, diorit dengan material ukuran pasir kasar sampai bongkah. Karakteristik alterasi dan mineralisasi formasi Aileu daerah Tibar dan sekitarnya dapat dikelompokan pada tipe mineralisasi “epitermal sulfidasi rendah