cover
Contact Name
Heri Dwi Santoso
Contact Email
heridwi.santoso@unimus.ac.id
Phone
+622476740296
Journal Mail Official
jsm@unimus.ac.id
Editorial Address
Gedung Rektorat Universitas Muhammadiyah Semarang, Jl. Kedungmundu Raya No. 18, Telp. (024) 76740295/Telp. (024) 76740296
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Surya Masyarakat
ISSN : 26230364     EISSN : 26230569     DOI : https://doi.org/10.26714/jsm
Publikasi Jurnal Surya Masyarat ini bertujuan untuk mendiseminasikan pemikiran-pemikiran konseptual ataupun gagasan-gagasan dan hasil-hasil penelitian yang telah didapat di bidang pengabdian kepada masyarakat. Fokus jurnal ini adalah pada permasalahan-permasalahan utama dalam pengembangan ilmu dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, antara lain: Layanan kepada Masyarakat dan Ketahanan Pangan; Pelatihan, Pemasaran, Teknologi Tepat Guna, dan Desain; Penguatan Masyarakat dan Akses Sosial; Kuliah Kerja Nyata; Wilayah Perbatasan dan Daerah Tertinggal; Pendidikan untuk Pengembangan yang berkelanjutan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 243 Documents
Pelatihan Autonomous Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Bahasa Inggris Mahasantri Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an (PPTQ) Munzalan Mubarokan, Tanjungsari, Tulungagung Emmi Naja; Mohammad Mashudi; Susanto Susanto
Jurnal Surya Masyarakat Vol 8, No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jsm.8.2.2026.367-379

Abstract

This Community Service Program (PKM) involved training and mentoring in autonomous learning for mahasantri (Islamic boarding school students at the tertiary level) at the Tahfidzul Qur’an Islamic Boarding School (PPTQ) Munzalan Mubarokan, located in Tanjungsari, Tulungagung. The program was initiated in response to the students’ aspirations to apply for scholarships and pursue higher education at overseas universities, which require a specific level of English language proficiency. However, students’ English proficiency was considerably below the required standard. Accordingly, this PKM aimed to enhance students’ English skills through autonomous learning training to support their improvement in English proficiency. This PKM employed a Community-Based Research (CBR) approach, implemented through four stages: laying the foundation, planning, gathering information, and acting on findings. The results indicated that the autonomous learning training had positive impacts, leading to improvements in both the students’ English proficiency and their motivation to learn English. Nonetheless, two main challenges emerged during implementation: the limited duration of the training and the students’ difficulties in accessing appropriate learning materials and resources. To address these issues, the PKM team provided ongoing monitoring to ensure students could engage in autonomous learning independently. It is important to note, however, that this PKM did not focus specifically on TOEFL/IELTS preparation, which is a common requirement for international scholarship applications. Therefore, future PKM are encouraged to focus on TOEFL/IELTS training to better support students in meeting the English requirements for scholarship applications and university admissions abroad.
Optimalisasi Pelatihan Pemasaran Kopi melalui Sistem Informasi Company Profile UMKM Berbasis Web untuk Meningkatkan Strategi Pemasaran dan Branding Rosmalina Rosma; Khilda Nistrina; Sukiman Sukiman; Tuhfah Taj Nabilah
Jurnal Surya Masyarakat Vol 7, No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jsm.7.2.2025.311-316

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kopi memiliki potensi besar dalam mendukung perekonomian lokal, namun seringkali menghadapi tantangan dalam meningkatkan strategi pemasaran dan branding. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membantu UMKM kopi dengan mengembangkan dan mengimplementasikan sistem informasi company profile berbasis web. Program ini dirancang untuk meningkatkan visibilitas dan daya saing UMKM di era digital. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan dan pendampingan kepada pelaku UMKM dalam pembuatan konten, pengelolaan sistem informasi, serta optimalisasi penggunaan platform digital. Pendekatan partisipatif diterapkan untuk memastikan keberlanjutan dan kemandirian UMKM dalam memanfaatkan teknologi ini. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan dan pendampingan ini berhasil meningkatkan pemahaman dan kemampuan pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pemasaran. Sistem informasi yang diimplementasikan mampu meningkatkan interaksi dengan konsumen, memperluas jangkauan pasar, dan memperkuat identitas merek.  pengembangan sistem informasi company profile berbasis web efektif dalam meningkatkan strategi pemasaran dan branding UMKM kopi. Program ini memberikan dampak positif bagi UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pengembangan usaha secara berkelanjutan.
Penguatan Sistem Pengelolaan Sampah Berbasis Komunitas melalui Pembangunan TPS (Tempat Penampungan Sementara) Desa Sunyalangu, Banyumas Nita Sofia Rakhmawati; Dwi Sahidin; Valenstyano Wahyu Setiyawan; Mega Ayu Intan Nur’aini; Danu Damara; Ilham Hela Pratama
Jurnal Surya Masyarakat Vol 8, No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jsm.8.2.2026.278-286

Abstract

Household waste management at the village level remains a challenge due to limited facilities, low community participation, and the suboptimal implementation of community-based waste management systems. Sunyalangu Village, Karanglewas District, Banyumas Regency, with an estimated waste generation of approximately ±200 kg/day, did not yet have an adequate Temporary Waste Storage Facility (TPS), resulting in poorly coordinated waste management practices. This community service program aimed to strengthen the community-based waste management system through the construction of a TPS, the provision of waste segregation facilities, and community education and assistance. The program was implemented over one month involving 50 residents, the Community Self-Help Group (KSM), and village officials through initial surveys, TPS construction, education, assistance, and program evaluation using pre-test and post-test questionnaires, observations, and interviews. The results showed the successful construction of one segregated TPS unit managed by the village KSM. Community participation in household waste segregation increased from 35% to 70%, regular TPS utilization increased from 30% to 65%, and community involvement in village clean-up activities increased from 40% to 68%. Community knowledge regarding waste management also improved, particularly related to waste types, the importance of waste segregation, and the function of the TPS. Observation results further indicated a reduction in illegal waste disposal practices within the village environment. Although the volume of managed waste has not yet been quantitatively measured, improvements in facilities, community participation, and governance indicate that the community-based approach has the potential to support a more structured and sustainable village waste management system.