Tsaqofah: Jurnal Agama dan Budaya
Tsaqôfah published twice a year since 2001 (June and December), is a multilingual (Indonesian, Arabic, and English), peer-reviewed journal, and specializes in Islamic History and Culture. This journal is published by the Islamic History and Civilization Department, Faculty of Ushuluddin and Adab, “Sultan Maulana Hasanuddin” State Islamic University of Banten. This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications, including: Islamic History Islamic Culture Islamic Civilization Islamic Tradition Islamic Literature Islamic Philology and Literature Islamic Archeology Local Islam and Culture Islamic Arts and Architecture
Articles
208 Documents
Jenis-Jenis Makna
nurhamim nurhamim
Tsaqofah Vol 8 No 2 (2010): December 2010
Publisher : Departement of History and Islamic Civilization, Faculty of Ushuluddin and Adab, State Islamic University of Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32678/tsaqofah.v8i2.3427
makna adalah sebagai penghubung bahasa dengan dunia luar sesuai dengan kesepakatan para pemakainya sehingga dapat saling mengerti bagaimana setiap pemakai bahas dalam suatu masyarakat bahasa saling mengerti. untuk menyusun kalimay yang dapat dimengerti sebagaian lagi tunduk pada kaidah pilihan kata munurut system leksikal yang berlaku didalam suatu bahasa
Muhammad Abduh: Potret Pembaharu dengan Ide Pemurnian dan Modernisme
Nana Suryapermana
Tsaqofah Vol 7 No 1 (2009): June 2009
Publisher : Departement of History and Islamic Civilization, Faculty of Ushuluddin and Adab, State Islamic University of Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32678/tsaqofah.v7i1.3479
Modern atau modernisme adalah sebuah istilah yang sangat akrab dan populer, balk dalam bahasa percakapan sehari-hari maupun dalam bahasa akademis. Akan tetapi istilah ini pengertiannya masih kabur, dan belum ada kata sepakat apa itu sebenarnya modernisme. Istilah modernisme dipadamkan dengan "pembaharuan" dalam bahasa Indonesianya. Kata padanan ini sebetulnya tidak terlalu tepat apabila merujuk kepada arti kata modern dalam bahasa aslinya, karena modern yang terambil dan akar kata "modo" dalam bahasa latin bermakna "masa kini" atau "mutakhir".
Sejarah Masjid Al-Falah Kiai Modjo Tondano-Sulawesi Utara
masmedia pinem
Tsaqofah Vol 13 No 1 (2015): June 2015
Publisher : Departement of History and Islamic Civilization, Faculty of Ushuluddin and Adab, State Islamic University of Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32678/tsaqofah.v13i1.3390
Tulisan singkat ini difokuskan pada upaya mengungkap asal-usul berdirinya Masjid Kiai Modjo, untuk mengetahui aristektur bangunan dan makna filosofisnya, serta untuk mengetahui sejarah perkembangan Masjid Kiai Modjo baik dari sisi bangunan fisik maupun dari sisi kegiatan keagamaannya. Salah satu peninggalan kesejarahan yang masih bisa disaksikan dari Kiai Modjo adalah bangunan masjid yang megah di Tondano. Masjid ini merupakan masjid yang memiliki nilai kesajarahan yang sangat tinggi di Sulawesi Utara. Meskipun pada awalnya keberadaan mereka di wilayah ini bukan untuk menyebarkan Islam, tetapi secara kasat mata mereka telah memainkan peran penting dalam penyebaran Islam di ujung timur Indonesia. Dari perspektif arkeologi keagamaan, masjid ini di samping masih memiliki elemen-elemen asli darimasanya, juga menjadi bukti sejarah penting dalam mempertahankan dan memperjuangkan keutuhan bangsa dan negara Indonesia. Kata Kunci: Masjid Al-Falah Kiai Modjo, Kampung Jawa Tondano, UU Cagar Budaya No. 11 Th. 2010.
Poligami Nabi Muhammad Saw Dalam Persepektif Sejarah
Siti Fauziyah
Tsaqofah Vol 10 No 1 (2012): June 2012
Publisher : Departement of History and Islamic Civilization, Faculty of Ushuluddin and Adab, State Islamic University of Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32678/tsaqofah.v10i1.3526
Mekanisme poligami yang diterapkan Nabi merupakan strategi unutuk meningkatkan kedudukan perempuan dalam tradisi fodal Arab pada abad ke 7 M ketika nilai sosial seorang perempuan begitu rendah sehingga seorang laki-laki dapat beristri sebanyak mereka suka. Sebaliknya yang dilakukan Nabi adalah membatasi pratrik poligami, Mengkritik perilaku sewang-wenag dan menegaskan keharusan beralku adil dalm berpologimaasi. Lebih lamanya Nabi saw dalam bermogami daripada berpoligami menunjukan kecenderungan Nabi saw akan monogmr dan tidak menjadikan poligami sebagai sunah yang dianjurkan unutuk dipratekkan umat islam.
Kesenian Debus Banten
Nauval Syamsu
Tsaqofah Vol 1 No 2 (2003): June 2003
Publisher : Departement of History and Islamic Civilization, Faculty of Ushuluddin and Adab, State Islamic University of Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32678/tsaqofah.v1i2.3482
Banten sebagai salah satu kota peradaban Islam memiliki berbagai bentuk kesenian tradisional yang sampat saat ini masih dipertahankan keberadaanya, misalnya kesenian Rampak Bedug, Kesenian Ubrug, Kesenian Rudat dan Kesenian Debus.
Sejarah Teks - Naskah (An-Nash Wa An-Nuskhah) Dalam Tradisi Arab-Islam
shofin sugito
Tsaqofah Vol 13 No 1 (2015): June 2015
Publisher : Departement of History and Islamic Civilization, Faculty of Ushuluddin and Adab, State Islamic University of Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32678/tsaqofah.v13i1.3402
Abstract The Article describes about the historical phenomenon of texts and its manuscript (corpus) in the Arabic-Islamic culture. It focuses on the chronological trip of the writing tradition belonging to Arab-Islam; from the text on camal’s skin into the text on letters. Is there some changings and phenomenons in every Arabian’s inovations? How much useful for us to study this chronology? Thus, the article aims to explain, discus and highlight the chronological trip Arabic-Islamic Texts and its manuscripts. The method of this article is using literature reviews from classical and contemporary islamic books. It gives the new horizan of thinking about the writing tradition of Arabian-Moslems and its studies. Keywords: naskah, tradisi, makhtuthat, al-waraq, al-warraqun….etc.
Preservasi dan Restorasi Naskah
Eva Syarifah Wardah
Tsaqofah Vol 10 No 2 (2012): December 2012
Publisher : Departement of History and Islamic Civilization, Faculty of Ushuluddin and Adab, State Islamic University of Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32678/tsaqofah.v10i2.3420
Pemeliharaan dan pelestarian terbadap naskah adalah sebuah upaya agar informasi yang terkandung dalam naskah terjaga dan dapat digunakan secara optimal. Ada dua hal yang perlu dilakukan dalam preservasi fisik naskah, yaitu dengan melakukan konservasi dan restrasi, sehingga dapat mengembalikan keuthan kertas dan jilidannya sehingga diharapkan dapat bertahan lama. Adapun preservasi kandungan isi naskah, dapat dilakukan melalui pembuatan reproduksi, pengalhmediaan dari media cetak ke dalam media baru, baik itu mengalibmediakan ke dalam Jormat digital ataupun mikro dan foto, dengan demikian kandungan isi naskah itu tetap dapat dilestarikan meskipun seandainya fisik naskahnya musnah akibat rusak atau bencana. Digitalisasi naskah perlu dilakukan agar isi kandungan dari naskah tersebut lelap terjaga, jika sewaktu-waktu fisik naskah tersebut sudah tidak dapat dipertahankan lagi.Kata Kunci: preservasi, restorasi, naskah
Pendidikan Islam Sebagai Ilmu
supardi supardi
Tsaqofah Vol 7 No 1 (2009): June 2009
Publisher : Departement of History and Islamic Civilization, Faculty of Ushuluddin and Adab, State Islamic University of Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32678/tsaqofah.v7i1.3471
Ilmu pengetahuan ialah sejumlah pengetahuan yang tersusun secara sistematis dan rasional sehingga dapat dibuktikan kebenaranya oleh setiap orang. unsur-unsur yang terkandung dalam ilmu pengetahuan antara lain: adanya sejumlah pengetahuan, Tersusun secara sistematis dan menggunakan pemikiran yang rasional. bersifat objektif. ilmu pengetahuan harus memnuhi kriteria baik dari segi apa (antology), bagaimana (epistimology) dan untuk apa (aksiologi). pendidikan islam atau disebut juga tarbiyah islamiyah adalah pendidikan yang bertujuan untuk membentuk pribadi muslim yang sejahtera dan bahagia dalam berbagai bidang akehidupannya dilandasi iman dan amal bersumberkan nilai-nilai islam yang dilandasi wahyu.
Pemanfaatan Folklor di Banten Sebagai Sumber Sejarah: Sejarah dan Tradisi Lisan
Agus Heryana
Tsaqofah Vol 14 No 1 (2016): June 2016
Publisher : Departement of History and Islamic Civilization, Faculty of Ushuluddin and Adab, State Islamic University of Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32678/tsaqofah.v14i1.3385
Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sungguh, yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Maha Teliti. (QS. 49, Al-Hujurāt: 13)
Akar Sejarah Kekerasan Di Indonesia: Pengaruh Asing Atau Tradisi Local?
Yanwar Pribadi
Tsaqofah Vol 10 No 1 (2012): June 2012
Publisher : Departement of History and Islamic Civilization, Faculty of Ushuluddin and Adab, State Islamic University of Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32678/tsaqofah.v10i1.3518
Tradisi menjelaskan penelusuran tumbuhnya akar kekerasan massa di Indonesia dan mengidentifikasi budaya dan tradisi mana iga dart tradisi mana yang lebih berpengaruh, apakah faktor-faktor asing atau faktor lokal yang dominan dalam terciptanya dan melanggengnya fenomena kekerasan di indonesiaKam kunci: kakerasan, komunisme, orde baru