cover
Contact Name
Nina Lisanty
Contact Email
agrinika@unik-kediri.ac.id
Phone
+6285832787581
Journal Mail Official
agrinika@unik-kediri.ac.id
Editorial Address
Jl. Selomangleng No. 1 Bd. A-03 Agriculture Faculty, Kadiri University, Kediri City, East Java, Indonesia 64115
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Agrinika : Jurnal Agroteknologi dan Agribisnis
Published by Universitas Kadiri
ISSN : 25793659     EISSN : 27212807     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Agrinika is a peer-review scholarly publication which publishes research articles and critical reviews from every area of agricultural sciences and plant science. Scope of the journal includes agricultural socioeconomics and management, agricultural extension, agricultural engineering, plant production, plant breeding, plant protection, food science and technology, and agricultural environment resources. Manuscripts on those fields are welcomed to be submitted and reviewed in this journal.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2018): MARCH" : 6 Documents clear
PENGARUH DOSIS PUPUK N P K DAN BEBERAPA VARIETAS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI BEBERAPA VARIETAS TANAMAN KACANG PANJANG (VIGNA SINENSIS L) Supandji, Supandji
Jurnal Agrinika: Jurnal Agroteknologi dan Agribisnis Vol 2, No 1 (2018): MARCH
Publisher : Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/agrinika.v2i1.402

Abstract

RINGKASANTujuan penelitian ini untuk mengetahui sejauh mana pengaruh dosis pupuk NPK dan beberapa varietas terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kacang panjang  (Vigna sinensis L ). di Desa Sidomulyo, Kecamatan Puncu Kabupaten Kediri. Hipotesis Seberapa jauh pengaruh dosis pupuk NPK dan beberapa varietas yang tepat akan memberikan pertumbuhan dan produksi kacang panjang yang terbaik. Penelitian ini dilaksanakan di lahan sawah, di Desa Sidomulyo, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri,  Propinsi Jawa Timur.  Dengan ketinggian tempat 89 meter dpl, pH 6, Penelitian dilaksanakan mulai bulan Februari 2018 sampai bulan Mei 2018. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan metode percobaan Rancangan Acak Kelompok ( RAK ) Faktorial, dengan dua faktor dan di ulang tiga kali. Perlakuan tersebut adalah dosis pupuk NPK ( M ) terdiri 4 level, varietas ( V )   terdiri dari 3 level : M0 = tanpa pupuk NPK,  M1    = dosis pupuk 100 kg ha-1.  M2 =  dosis pupuk NPK 200 kg ha-1  M3 =  dosis pupuk 300 kg ha-1.  V1 =  Varietas Hero J2 =  Varietas Maron, V3 =  varietas Lumut Hijau  Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh pupuk NPK dan varietas terjadi Interaksi yang  nyata  terhadap pengamatan panjang tanaman, jumlah daun. Luas daun, panjang polong per tanaman, jumlah polong per tanaman.   berat polong konsumsi per tanaman, berat polong konsumsi per hektar. Produksi tertinggi dicapai pada  perlakuan  dosis pupuk NPK dan beberapa varietas (M2V3 ) untuk panjang tanaman sebesar 204.793 cm,  Jumlah dayn 16.996 helai, Luas daun 64.060 cm2, jumlah polong per tanaman sebesar  34.580 buah, panjang polong per tanaman sebesar 79.420 cm per tanaman dan Berat polong per tanaman sebesar 910.843 gram dan produksi tiap hektar sebesar 21.263 ton. Kata Kunci: Pupuk, NPK, Varietas, Tanaman, Kacang Panjang
PERBANDINGAN USAHATANI BAWANG MERAH DI MUSIM KEMARAU DAN MUSIM PENGHUJAN DI KECAMATAN SUKOMORO Djoko Rahardjo; Galuh adi Wijaya
Jurnal Agrinika: Jurnal Agroteknologi dan Agribisnis Vol 2, No 1 (2018): MARCH
Publisher : Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/agrinika.v2i1.397

Abstract

RINGKASANTujuan penelitian adalah menganalisa perbandingan Kelebihan dan kekurangan di musim hujan dan musim kemarau pada usahatani bawang merah. penggunaan metode survei pada penelitian ini dilaksanakan di kecamatan sukomoro bulan oktober-november  2016. 100 petani sebagai responden dipilih secara purposive dengan mendatangi satu-persatu. Alat analisanya dengan metode statistik deskriptif. Hasil dari penelitian Perbandingan penanaman bawang merah pada musim penghujan mempunyai keunggulan yakni rata-rata biaya usahatani bawang lebih kecil dari musim kemarau, umur memanen yang lebih cepat dengan 50-60 hari saja, penanaman yang cocok dengan varietas bauji dengan segala kelebihan varietas ini saat penghujan, serta pemberian pupuk dan pestisida yang lebih sedikit dibanding pada musim kemarau. Sedangkan kelemahannya adalah menunggu waktu lebih untuk mengeringkan bawang merah yang basah atau dijual dengan harga selisih dibanding saat bawang merah kering. Kata kunci: komparatif, bawang merah, musim hujan, musim kemarau.
PEMANFAATAN URINE SAPI PADA BEBERAPA CAMPURAN KOMPOS TERHADAP HASIL TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill.) Edy Kustiani
Jurnal Agrinika: Jurnal Agroteknologi dan Agribisnis Vol 2, No 1 (2018): MARCH
Publisher : Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/agrinika.v2i1.398

Abstract

RINGKASAN Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi yang tepat untuk menyediakan media dan pupuk organik  cair (urin sapi) sehingga diperoleh pertumbuhan dan hasil tomat yang maksimal.Tanaman sayuran buah seperti tomat (Lycopersicum esculentum L.) sangat dibutuhkan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Hal ini disebabkan karena kandungan gizi buah tomat yang terdiri dari vitamin dan mineral sangat berguna untuk mempertahankan kesehatan dan mencegah penyakit. Salah satu cara meningkatkan produksi adalah dengan cara pemberian komposisi media berupa pupuk kandang dan dosis urin sapi sesuai kebutuhan untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman.Hipotesis yang disajikan adalah dengan pemberian pupuk organik (tanah: pupuk kandang 3:1) dan dosis urin sapi 6ml/tanaman akan diperoleh pertumbuhan dan produksi tomat (Lycopersicum esculentum L.) yang optimal penelitian ini dilakukan di Rumah kaca pada lahan Fakultas Pertanian Universitas Kadiri Jl. Selomangleng no : 1  desa Pojok Kecamatan Mojoroto Kota Kediri Jawa Timur., Pada penelitian menggunakan rancangan lingkungan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan  Faktorial terdiri dari 2 faktor, yaitu komposisi pupuk kandang dan dosis urin sapi pertanaman. Masing-masing faktor mempunyai tiga taraf (level dan diulang 3 kali..Pengamatan dilakukan pada tinggi tanaman, jumlah daun Jumlah buah, berat  basah buah, berat kering tanaman, berat berat kering akar, berat basah tanaman dan berat basah akar. .Berdasarkan hasil pengamatan dan analisis data dapat  disimpulkan bahwa Tidak terjadi interaksi yang nyata antara dosis urin sapi dan komposisi pupuk kandang terhadap parameter jumlah daun, jumlah buah, berat buah, berat basah/tanaman, berat kering/tanaman, berat basah  dan berat kering akar. .Faktor dosis urin sapi berpengaruh sangat nyata terhadap pengamatan tinggi tanaman semua umur dimana tanaman tertinggi adalah pada perlakuan D3 (6 ml).Terhadap pengamatan jumlah daun pengaruh dosis urin sapi menunjukkan perbedaan sangat nyata pada semua umur dimana jumlah daun terbanyak saat tanaman berumur 30 hari.  Untuk pengamatan jumlah buah dosis urin sapi berpengaruh sangat nyata pada tanaman unur 10 hari dan pada pengamatan berat buah  tomat umur 10 dan 20 hari tetapi terhadap pengamatan berat basah/tanaman, berat kering/tanaman, berat basah akar/tanaman dan berat kering/tanaman tidak menunjukkan perbedaan yang nyata, Perlakuan komposisi media berpengaruh nyata dan sangat nyata pada tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah buah dan berat buah.Kata kunci: Urine Sapi
MENTIMUN (Cucumis sativus L.) PADA KOMBINASI PERLAKUAN BHOKASHI DAN PUPUK NPK Saptorini, Saptorini
Jurnal Agrinika: Jurnal Agroteknologi dan Agribisnis Vol 2, No 1 (2018): MARCH
Publisher : Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/agrinika.v2i1.399

Abstract

RINGKASANKombinasi Bokashi dan pupuk NPK berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman mentimun, sehingga dalam pemupukan perlu dicari kombinasi Bokashi dan pupuk NPK  yang tepat untuk tanaman mentimun agar dapat tumbuh baik dan berproduksi tinggi. Rancangan perlakuan dalam penelitian ini adalah faktorial dan rancangan lingkungan Acak Kelompok. Faktor Pertama: dosis bokashi terdiri dari 3 level dan faktor ke dua pupuk NPK, terdiri dari 3 level, masing-masing perlakuan kombinasi diulang tiga kali.   Faktor pertama dosis Bokashi (B), terdiri dari  B1: Dosis Bokashi 0 ton per hektar; B2 : Dosis Bokashi 5 ton / hektar. B3 : Dosis Bokashi 10 ton / hektar.   Faktor kedua dosis pupuk NPK (N), terdiri dari: N1: Dosis pupuk NPK  200 kg / hektar; N2 : Dosis pupuk NPK 300 kg / hektar; N3 : Dosis pupuk NPK 400 kg / hektar. Pengamatan dilakukan mulai tanaman umur 10 hst meliputi: 1. Jumlah daun;  2. Panjang tanaman (cm); 3. Berat buah  per tanaman; 4.Jumlah buah per tanaman, dan  5. Berat buah per petak. Hasil analisis statistik terjadi interaksi nyata dari perlakuan Bokashi dan dosis pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman mentimun (Cucumis sativus L.) varietas Harmony pada semua parameter pengamatan. Kombinasi Bokashi 10 ton  dan pupuk NPK 300 kg per hektar (N2B3) menghasilkan rata-rata jumlah daun, panjang tanaman, jumlah buah per tanaman, dan berat buah per tanaman maupun berat buah per petak yang paling tinggi. Rerata berat buah per petak yaitu 49,80 kg atau 88,93 ton buah segar per hektar, dan tidak berbeda nyata dengan N3B2 ­ ­(47,12 kg)  ­dan ­ N3B3  ­(45,98 kg).Kata Kunci: Bokashi, NPK
USAHA PENINGKATAN PRODUKSI PADI (Oryza sativa L) DENGAN PENAMBAHAN N PADA PERLAKUAN DOSIS PUPUK KANDANG Junaidi Junaidi; Harminto Harminto
Jurnal Agrinika: Jurnal Agroteknologi dan Agribisnis Vol 2, No 1 (2018): MARCH
Publisher : Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/agrinika.v2i1.400

Abstract

RINGKASAN            Penelitian yang berjudul “Usaha Peningkatan Produksi Padi dengan Penambahan Unsur N Pada perlakuan Dosis Pupuk Kandang, bertujuan untuk mengetahui apakah terjadi pengaruh interaksi yang nyata antara perlakuan penambahan unsure N dengan dosis pupuk kandang terhadap produksi padi.  Hipotesis yang ditetapkan dalam penelitian ini adalah bahwa akan terjadi pengaruh interaksi yang nyata antara Perlakuan penambahan unsure N dengan dosis pupuk kandang   terhadap   produksi padi. Penelitian dilaksanakan di Desa Sumber Kepuh Kecamatan Ngronggot ,  Kabupaten Nganjuk,  Mulai bulan Pebruari tanggal 5 sampai  juni 2018.   Dua faktor  yang diuji dalam penelitian ini, masing-masing tediri dari empat lever dan dua level dan dilakukan pengulangan tiga kali.  Dari dua perlakuan yang diteliti tersebut dihasilkan delapan kombinasi perlakuan, yang penempatannya dalam satuan percobaan dilakuakan secara acak pada masing-masing ulangan atau blok (RAK)”. -       D0N0 : “Tanpa pupuk kandang dan N”-       D0N1 : “Tanpa pupuk kandang dan diberi 69 kg N”-       D1N0 : “10 ton/ha pupuk kandang tanpa N”-       D1N1 : “10 ton/ha pupuk kandang dan diberi 69 kg N”-       D2N0 : “20 ton/ha pupuk kandang  tanpa N”-       D2N1 : “10 ton/ha pupuk kandang dan diberi 69 kg N”-       D3N0 : “30 ton/ha pupuk kandang tanpa N”-       D3N1 : “10 ton/ha pupuk kandang dan diberi 69 kg N” Pengamatan dilakukan dengan menggunakan metode destrucktine (tanpa merusak) Peubah-pebah yang diamati meliputi peubah pertumbuhan dan peubah produksi.  yang dilakukan empat kali (umur 15, 25, 35, dan 45 hari) terdiri dari tinggi tanaman, Jumlah daun, dan jumlah anakan  sedang parameter produksi hanya diamati sekali pada saat panen, meliputi jumlah malai perrumpun, berat biji permalai, berat biji perrumpun, dan berat biji perpetak.Dari penelitian ini dapat diambil beberapa kesimpulan :“Terjadi pengaruh interaksi yang nyata antara perlakuan dosis pupuk kandang dengan penambahan unsur  N terhadap semua parameter, baik pertumbuhan maupun parameter produksi”.“Kombinasi perlakuan dosis pupuk kandang 30 ton/ha dengan penambahan unsur  N menghasilkan pertumbuhan dan produksi padi paling tinggi”.Kata Kunci: Pupuk Kandang, Produksi
STUDY KOMPARATIF SISTEM JUAL DAN PROSPEK KEBERLANJUTANNYA AGROINDUSTRI TAPE SINGKONG Sutiknjo, Tutut Dwi; Primadani, mila
Jurnal Agrinika: Jurnal Agroteknologi dan Agribisnis Vol 2, No 1 (2018): MARCH
Publisher : Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/agrinika.v2i1.401

Abstract

Ringkasan Agroindustri Tape Singkong yang berada di Desa Wonojoyo Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri merupakan industri rumah tangga (home industri). Sebagian warga di Desa Wonojoyo menggantungkan hidup sebagai pengusaha agroindustri tape singkong. Dengan hasil usaha memproduksi tape singkong akan menambah pendapatan rumah tangga mereka. Di Desa Wonojoyo memiliki dua sistem jual yaitu sistem jual ke pengecer dan sistem jual ke konsumen langsung. Oleh karena itu, perlu di lakukan analisis perbandingan mengenai perbedaan pendapatan antara sistem jual ke pengecer dan sistem jual ke konsumen langsung, analisis BEP (titik impas), dan bagaimana prospek keberlanjutan agroindustri tape singkong dari permintaan di pasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besarnya perbedaan pendapatan yang diperoleh pada Agroindustri Tape Singkong baik dengan system jual ke pengecer dan sistem jual ke konsumen langsung, untuk mengetahui besarnya Break Event Point (titik impas) Agroindustri Tape Singkong baik dengan sistem jual ke pengecer dan sistem jual ke konsumen langsung, untuk mengetahui bagaimana prospek keberlanjutannya agroindustri tape singkong di Desa Wonojoyo Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri.

Page 1 of 1 | Total Record : 6