cover
Contact Name
Partini
Contact Email
partiniprasetia2@gmail.com
Phone
+6281378522370
Journal Mail Official
unisiagribisnis@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Islam Indragiri Jl. Provinsi Parit 1, Tembilahan Hulu Indragiri Hilir, Riau
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
Jurnal Agribisnis
ISSN : 23015330     EISSN : 2598733x     DOI : https://doi.org/10.32520/agribisnis
Jurnal Agribisnis fokus mempublikasikan artikel artikel dalam bidang ilmu sosial ekonomi pertanian yang meliputi agribisnis mulai dari pengadaan sarana produksi, usahatani, agroindustri, pemasaran dan sarana penunjang termasuk sektor kelembagaan Agribisnis, serta penyuluhan pertanian, perencanaan pembangunan wilayah pertanian, pemberdayaan masyarakat petani dan kebijakan pembangunan pertanian . Scope/Ruang lingkup kajian jurnal Agribisnis mencakup hasil penelitian atau artikel review yang berkaitan dengan pertanian mulai dari hulu sampai hilir serta seluruh sektor pendukungnya.
Articles 138 Documents
ANALISIS USAHATANI PENERAPAN SISTEM TANAM JAJAR LEGOWO TERHADAP PENDAPATAN PETANI PADI DI KELURAHAN KEMPAS JAYA KECAMATAN KEMPAS KABUPATEN INDRAGIRI HILIR Oktarian Priyatno
JURNAL AGRIBISNIS Vol. 8 No. 1 (2019): Jurnal Agribisnis
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/agribisnis.v8i1.813

Abstract

Tujuan penelitian adalah (1) untuk mengetahui seberapa besar pendapatan petani padi dengan mengguanakan sistem tanam jajar legowo, (2) untukmengetahui efesiensi usahatani padi dengan sistem tanam jajar legowo diKelurahan Kempas Jaya. Metode yang digunakan adalah metode survey, Jumlahsampel pada penelitian berjumlah 24 orang petani padi. Menunjukan (1) bahawapendapatan kotor rata-rata petani sebersar Rp. 23.151.785,71 /Ha/MT danpendapatan bersih sebesar Rp. 11.796.378,97 / Ha serta pendapatan kerja keluargasebesar Rp. 10.622.905,48 / Ha/MT, (2) (RCR) ini berati bahwa usahata tani padisistem tanam jajar legowo di Kelurahan Kempas Jaya dapat dilaksanakan denganefesien dimana setiap Rp. 1.00 biaya yang dikeluarkan akanmenghasilkanpenerimaan sebesar 2,04.
ANALISIS PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP CABE MERAH DI KECAMATAN TEMBILAHAN Tomy Prasetia; Partini Partini
JURNAL AGRIBISNIS Vol. 8 No. 1 (2019): Jurnal Agribisnis
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/agribisnis.v8i1.814

Abstract

Dalam proses pembelian cabe konsumen, akan memperhatikan atribut yang dimiliki seperti tingkat kepedasan, warna, rasa, permukaan kulit, dan harga.Adanya atribut tersebut menjadikan konsumen memiliki preferensi yang berbedabeda dalam mengambil keputusan pembelian. Tujuan penelitian ini adalah (1)Untuk mengetahui atribut yang menjadi preferensi konsumen dalam keputusanpembelian cabe di Kecamatan Tembilahan. (2) Untuk mengetahui atribut yangpaling dipertimbangkan konsumen dalam keputusan pembelian cabe diKecamatan Tembilahan. Metode penentuan sampel dilakukan secara conviniencesamplingdengan jumlah sampel 30 responden.Hasil penelitian menunjukkanbahwa (1) Cabe merah yang menjadi preferensi adalah tingkat kepedasan tinggi,berwarna merah cerah dan permukaan kulit halus mengkilat, (2) Atribut yangpaling dipertimbangkan konsumen dalam pembelian cabe berturut-turut adalahtingkat kepedasan (15.34), warna (13.32) dan permukaan kulit (12.69).
PERAMALAN VOLUME EKSPOR KELAPA SAWIT INDONESIA Astia
JURNAL AGRIBISNIS Vol. 8 No. 1 (2019): Jurnal Agribisnis
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/agribisnis.v8i1.815

Abstract

Kelapa sawit merupakan salah satu komuditas ekspor unggulan di Indonesia. Untuk mengetahui berapa berapa jumlah permintaan ekspor kelapa sawit maka diperlukan peramalan yang tepat agar sesuai dengan jumlah produksi yang ada di Indonesia.Tujuan peneitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui metode peramalan yang paling sesuai untuk meramalkan volume ekspor kelapa sawit Indonesia, 2) Untuk mengetahui nilai ramalan volume ekspor kelapa sawit Indonesia pada tahun 2016-2020. Penelitian ini menggunakan data sekunder. Metode analisis yang digunakan adalah metode peramalan time series (Semi Rata-Rata, Trend Moment dan Regresi Linier Sederhana). Hasil penelitian menunjukkan: 1) Metode peramalan yang paling sesuai untuk meramalkan volume ekspor kelapa sawit Indonesia adalah metode Semi Rata-Rata berdasarkan kelayakan yang dimilikinya (memiliki nilai MAD dan MAPE terkecil dibandingkan dengan metode lainnya) dengan nilai MAD sebesar 2.993.848,29 dan nilai MAPE sebesar 2,79%, 2) Berdasarkan perhitungan menggunakan metode Semi Rata-Rata diketahui bahwa volume ekspor kelapa sawit Indonesia pada tahun 2016 sampai 2020 mengalami peningkatan dengan pertumbuhan rata-rata sebesar 3,33% per tahun, tahun 2016 sebesar 20.210.795,3 ton, tahun 2017 sebesar 20.917.126,55 ton, tahun 2018 sebesar 21.623.457,79 ton, tahun 2019 sebesar 22.329.789,03 ton dan tahun 2020 sebesar 23.036.120,27 ton.
ANALISIS PEMASARAN KELAPA DAN PRODUK TURUNANNYA DI DESA PELANDUK KECAMATAN MANDAH KABUPATEN INDRAGIRI HILR Nina Sawitri; Hemeria; Siti Zubaidah
JURNAL AGRIBISNIS Vol. 8 No. 1 (2019): Jurnal Agribisnis
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/agribisnis.v8i1.816

Abstract

Kecamatan Mandah merupakan daerah penghasil kelapa di Kabupaten Indragiri Hiir, salah satunya berada di Desa Pelanduk. Tujuan penelitian ini adalah menganalisi pemasaran kelapa dan produk turunannya yaitu gula kelapa yang ada di Desa Pelanduk Kecamatan Mandah. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis marjin pemasaran, farmer’s share dan efesiensi pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa margin pemasaran kelapa pada saluran 1 adalah Rp.1.740,00 atau 58,00%, sedangkan margin pada saluran II adalah Rp.1,140 atau 38,00%. Farmer's share kelapa pada saluran I yaitu Rp.10,77 atau 3,59% sedangkan pada farmer's share pada saluran II yaitu Rp.70,21 atau 234,03% Efesiensi pemasaran kelapa pada saluran I yaitu 3,90%, sedangkan efesiensi pada saluran II yaitu 8,26%. Besarnya marjin pemasaran gula kelapa pada saluran II adalah Rp 4.750,00 dan pada saluran III sebesar Rp 5.425,00 per kilogram. Pada saluran I tidak terdapat marjin pemasaran karena petani menjual sendiri gula kelapanya kepada konsumen. Nilai efisiensi gula kelapa pada saluran I adalah 0,67%, dan saluran II sebesar 1,21% sedangkan pada saluran III yaitu sebesar 6,15%.
STRATEGI ANALISIS RANTAI PASOK (Supply chain) IKAN TENGGIRI (Studi Kasus di Bangliao Hasan Kecamatan Bangko Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau) Hazmi Arief; Ulfa Rizki Pradini
JURNAL AGRIBISNIS Vol. 8 No. 2 (2019): Jurnal Agribisnis
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/agribisnis.v8i2.852

Abstract

Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Februari 2017 di Bangliao Hasan Kelurahan Bagan Barat Kecamatan Bangko Kabupaten Rokan Hilir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja rantai pasokan ikan Tenggiri dalam strategi penerapan Balanced Score Card (BSC) pada Bangliao Hasan. Adapun manfaat penelitian ini adalah diharapkan mampu menghasilkan alternative sebagai strategi rantai pasok yang dapat direkomendasikan kepada pihak perusahaan ikan segar untuk bisa dipertimbangkan dalam upaya peningkatan kinerja dan daya saing usahanya. Sistem pengukuran kinerja perusahaan dengan menggunakan kriteria tertentu yang merupakan penjabaran dari apa yang menjadi misi dan strategi perusahaan jangka panjang. Kriteria tersebut digolongkan menjadi empat perspektif yaitu: (1) perspektif keuangan, (2) perspektif pelanggan, (3) perspektif proses bisnis internal dan (4) perspektif pembelajaran dan pertumbuhan. Dengan menggunakan metode Balance Score Card maka Bangliao Hasan mampu mempertahankan usahanya atas dasar kegiatan sosial dan ekonominya. Hal yang harus diperhatikan oleh Banglio Hasan untuk memperbaiki kinerja perusahaan yang bertujuan meningkatkan rasio aktivitas, rasio peningkatan penjualan, rasio profitabilitas serta meningkatkan produktivitas karyawan guna keberlanjutan usaha.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONSUMSI BERAS DI KECAMATAN TEMBILAHAN KABUPATEN INDRAGIRI HILIR Tina Fitriani; Partini Partini
JURNAL AGRIBISNIS Vol. 8 No. 2 (2019): Jurnal Agribisnis
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/agribisnis.v8i2.853

Abstract

Beras merupakan bahan pangan pokok bagi sebagian besar penduduk Indonesia.Walaupun terdapat alternatif bahan pangan lain seperti sagu, namun bagi masyarakatKecamatan Tembilahan, peran beras tidak tergantikan sebagai sumber utamakarbohidrat. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari sampai April 2017 diKecamatan Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir. Tujuan penelitian ini adalah (1)untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi konsumsi beras; (2) untukmengetahui besarnya pengaruh faktor-faktor tersebut terhadap konsumsi beras diKecamatan Tembilahan. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi linearberganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhikonsumsi beras di Kecamatan Tembilahan adalah jumlah anggota keluarga (α = 1%)dan merk (α = 20%) dengan koefisien regresi masing-masing 5,47 dan -3,55 sedangkanvariabel harga dan pendapatan tidak berpengaruh signifikan.
STRATEGI PENGEMBANGAN ARANG TEMPURUNG KELAPA SEBAGAI PRODUK ALTERNATIF UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN PETANI KELAPA DI KABUPATEN INDRAGIRI HILIR Nina Sawitri; Yeni Afiza
JURNAL AGRIBISNIS Vol. 8 No. 2 (2019): Jurnal Agribisnis
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/agribisnis.v8i2.854

Abstract

Arang adalah salah satu produk turunan kelapa yang banyak diusahakan di Kabupaten Indragiri Hilir. Tujuan penelitian ini adalah menentukan strategi pengembangan arang tempurung kelapa untuk meningkatkan pendapatan petani kelapa di Kabupaten Indragiri Hilir. Analisis data menggunakan matrik IE, matrik SWOT dan matrik QSPM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa posisi usaha pengolahan arang tempurung kelapa berdasarkan matriks IE berada pada sel II yaitu tumbuh dan bina yang berarti posisi usaha pengolahan arang tempurung kelapa berada pada posisi rata-rata dan daya tarik yang tinggi. Alternatif strategi yang dapat diterapkan dalam pengembangan usaha pengolahan arang tempurung kelapa di Kabupaten Indragiri Hilir adalah : (1) Menjalin kemitraan dengan lembaga permodalahan. (2) Menjalin kerja sama atau kemitraan dengan pemasok bahan baku untuk menjaga ketersediaan bahan baku. (3) Peningkatan kapasitas produksi. Prioritas strategi yang dapat diterapkan dalam pengembangan usaha pengolahan arang tempurung kelapa di Kabupaten Indragiri Hilir berdasarkan analisis QSPM adalah menjalin kemitraan dengan lembaga permodalan.
FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONSUMEN DALAM PEMBELIAN JERUK DI PASAR TEMBILAHAN KOTA KABUPATEN INDRAGIRI HILIR Mardani
JURNAL AGRIBISNIS Vol. 8 No. 2 (2019): Jurnal Agribisnis
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/agribisnis.v8i2.855

Abstract

Jeruk merupakan salah satu komoditas buah-buahan yang memiliki peranan signifikan baik di pasaran dalam negeri maupun luar negeri. Hal tersebut karena jeruk merupakan tanaman buah yang mudah untuk dibudidayakan baik di iklim tropis maupun subtropis. Tujuan penelitian ini adalah : (1) untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen dalam pembelian jeruk di pasar Tembilahan Kota Kabupaten Indragiri Hilir, (2) untuk mengetahui besarnya pengaruh faktor-faktor tersebut terhadap perilaku konsumen dalam pembelian jeruk di pasar Tembilahan Kota Kabupaten Indragiri Hilir. Metode yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling. Penelitian ini menghasilkan nilai R2 sebesar 81,3%, variabel yang berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumen dalam pembelian jeruk di pasar Tembilahan Kota adalah pendapatan (α = 1%), jumlah tanggungan keluarga (α = 10%), harga(α = 5). Koefesien regresi masing-masing variabel adalah dengan nilai pendapatan sebesar 1.707.000.000, jumlah tanggungan keluarga sebesar 0.319, dan harga sebesar 0.002.
ANALISIS PENDAPATAN USAHA GULA KELAPA DI DESA SIALANG JAYA KECAMATAN BATANG TUAKA KABUPATEN INDRAGIRI HILIR Ridwan Nulkarim
JURNAL AGRIBISNIS Vol. 8 No. 2 (2019): Jurnal Agribisnis
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/agribisnis.v8i2.856

Abstract

Usaha Gula Kelapa adalah salah satu usaha yang berkembang cukup baik di Desa Sialang Jaya Kecamatan Batang Tuaka.Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis keuntungan dan efesiensi usaha gula kelapa yang ada di Desa Sialang Jaya. Tujuan penelitian adalah: untuk mengetahui besarnya keuntungan yang diperoleh dari usaha gula kelapa kelapa dan untuk mengetahui tingkat efisiensi usaha gula kelapa..Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan alat analisis biaya, penerimaan, keuntungan, pendapatan kerja keluarga dan efisiensi usaha.Pengambilan sampel dilakukan melalui observasi dan wawancara langsung menggunakan kuisioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : total biaya pada usaha gula kelapa kelapa yaitu biaya tidak tetap sebesar Rp.66.572,53 dan biaya tetap sebesar Rp.779,44. Rata – rata penerimaan yang diperoleh sebesar Rp. 202.800,00 per produksi. Rata-rata keuntungan yang diperoleh adalah sebesar Rp.135.448,03 per produksi. Rata – rata pendapatan kerja keluarga sebesar Rp. 166.227,47 per produksi. Nilai RCR adalah sebesar 2.94 yang berarti usaha gula kelapa efesien.
ANALISIS NILAI TAMBAH PRODUK TURUNAN KELAPA DI DESA MUMPA KECAMATAN TEMPULING KABUPATEN INDRAGIRI HILIR Arnita
JURNAL AGRIBISNIS Vol. 8 No. 2 (2019): Jurnal Agribisnis
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/agribisnis.v8i2.857

Abstract

Pengolahan kelapa menjadi produk turunan kelapa bertujuan untuk meningkatkan nilai tambahnya. Produk turunan kelapa yang diusahakan di Desa Mumpa adalah gula kelapa dan kopra. Tujuan penelitian adalah: (1) untuk mengetahui besar penerimaan, keuntungan dan efisiensi usaha gula kelapa dan kopra. (2) untuk mengetahui besarnya nilai tambah usaha gula kelapa dan kopra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) rata – rata penerimaan yang diperoleh pada usaha gula kelapa sebesar Rp. 7.519.200,00 per bulan dan rata – rata penerimaan yang diperoleh pada pengolahan kopra sebesar Rp. 1.470.750,00 per bulan. Rata-rata keuntungan yang diperoleh pada usaha gula kelapa adalah sebesar Rp.2.269.535,37per bulandanrata-rata keuntungan yang diperoleh pada pengolahan kopra adalah sebesar Rp. 164.427,22per bulan. Nilai RCR pada usaha gula kelapa adalah sebesar 1,43dan nilai RCR pada pengolahan kopra adalah sebesar 1,13. Hasil ini menunjukan bahwa usaha pengolahan gula kelapa dan kopra sudah efesien. (2) Nilai tambah yang diperoleh pada usaha gula kelapa adalah sebesar Rp. 1.815,58 per kg dan nilai tambah yang diperoleh pada pengolahan kopra adalah sebesar Rp.570,33 per kg.

Page 3 of 14 | Total Record : 138