cover
Contact Name
Nurul Huda
Contact Email
edulab@uin-suka.ac.id
Phone
+628562635571
Journal Mail Official
edulab@uin-suka.ac.id
Editorial Address
Jl. Laksda Adisucipto, Papringan, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Edulab : Majalah Ilmiah Laboratorium Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 25277200     DOI : https://doi.org/10.14421/edulab.2020.51-01
Core Subject : Education,
Edulab : Majalah Ilmiah Laboratorium Pendidikan e-ISSN: 2527-7200 adalah majalah berkala ilmiah yang diterbitkan oleh Pranata Laboratorium Pendidikan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga. Majalah Ilmiah Edu Lab terbit setiap bulan Juni dan Desember setiap tahun. Majalah Ilmiah Edu Lab mengkhususkan diri pada pengkajian Pengembangan dan Pengelolaan Laboratorium.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 2 (2023)" : 7 Documents clear
Humanistic Approaches in Learning Arabic to Increase Motivation of Students' Learning: Pendekatan Humanistik dalam Pembelajaran Bahasa Arab Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Dudung Hamdun; Nurul Islam
Edulab : Majalah Ilmiah Laboratorium Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2023)
Publisher : Laboratorium Pendidikan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Colaboration with Persatuan Pranata Laboratorium Pendidikan Indonesia Tingkat Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/edulab.2023.82.05

Abstract

This study aims to determine how the implementation of the humanistic approach in learning Arabic and to determine its effect on increasing student learning motivation. The applied humanistic approach adopts the principles of Gestalt theory. i.e., humanistic teachers believe that students will be motivated to study teaching materials if they are related to their needs and wants; educational goals should encourage students' desire to learn; humanistic educators believe that grades are irrelevant and only self-evaluation is meaningful; do not separate cognitive and affective domains; and learn without threat. The results show that the implementation of the humanistic approach in Arabic language learning is in accordance with the principles of Gestalt. The implementation of the humanistic approach in Arabic language learning is also able to increase students' learning motivation. This can be seen from the statistical significance value (2-tailed) of 0.000 <0.05 between the pre-test and post-test results, which means there is a significant difference. These results can be concluded that through the implementation of a humanistic approach to learning Arabic can increase student motivation. So that the alternative hypothesis, which states that the implementation of a humanistic approach in learning Arabic can increase the learning motivation of students in class X IPA 1 is proven or accepted,. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi pendekatan humanistik dalam pembelajaran bahasa arab dan untuk mengetahui pengaruhnya terhadap peningkatan motivasi belajar siswa. Pendektan humanistik yang diterapkan mengadopsi prinsip teori Gestalt. yaitu guru yang humanis percaya bahwa siswa akan termotivasi untuk mengkaji bahan ajar jika terkait dengan kebutuhan dan keinginannya; tujuan pendidikan harus mendorong keinginan siswa untuk belajar; pendidik yang humanis percaya bahwa nilai tidak relevan dan hanya evaluasi diri yang bermakna; tidak memisahkan domain kognitif dan afektif; dan belajar tanpa ancaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendekatan humanistik dalam pembelajaran bahasa Arab sudah sesuai dengan prinsip-prinsip Gestalt. Penerapan pendekatan humanistik dalam pembelajaran bahasa Arab juga mampu meningkatkan motivasi belajar siswa. Hal ini terlihat dari nilai statistik signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 antara hasil pre-test dan post-test yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan. Hasil ini dapat disimpulkan bahwa melalui implementasi pendekatan humanistik dalam pembelajaran bahasa Arab dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Sehingga hipotesis alternatif yang menyatakan implementasi pendekatan humanistik dalam pembelajaran bahasa Arab dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas X IPA 1 terbukti atau diterima.
Information System Development for Reading and Writing Qur'an at Tarbiyah and Teacher Training Faculty of UIN Sunan Kalijaga: Pengembangan Sistem Informasi Baca Tulis Qur’an Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Nur Hidayat; Kasyful Albab Al Musthofa; Adhi Setiyawan
Edulab : Majalah Ilmiah Laboratorium Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2023)
Publisher : Laboratorium Pendidikan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Colaboration with Persatuan Pranata Laboratorium Pendidikan Indonesia Tingkat Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/edulab.2023.82.04

Abstract

Some Postgraduate and Doctoral Alumni of UIN Sunan Kalijaga, Faculty of Tarbiyah Sciences do not yet have Quranic literacy skills, so the Faculty of Tarbiyah and Teacher Training held standardization for students who will graduate by adding conditions to be able to take part in the munaqasah session by passing the Quran Literacy Exam. This research uses the plomp method and the assure method because it can simplify the stages systematically. The results of this quranic literacy examination research graduates from postgraduate or doctoral from the faculty of tarbiyah science and teacher training can read and write the Quran all and make student output better than the previous year’. Abstrak Beberapa Alumni Pascasarjana dan Doktoral UIN Sunan Kalijaga Fakultas Ilmu Tarbiyah belum memiliki kemampuan baca tulis Alquran, sehingga Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan mengadakan standarisasi bagi mahasiswa yang akan diwisuda dengan menambahkan syarat untuk dapat mengikuti sidang munaqasah yaitu lulus Ujian Baca Tulis Alquran. Penelitian ini menggunakan metode plomp dan metode assure karena dapat menyederhanakan tahapan-tahapan secara sistematis. Hasil dari penelitian ujian baca tulis alquran ini lulusan dari pascasarjana atau doktoral dari fakultas ilmu tarbiyah dan keguruan dapat membaca dan menulis alquran semua dan menjadikan output mahasiswa lebih baik dari tahun sebelumnya
The Influence of Total Physical Response (TPR) Method in Mastering Arabic Vocabulary: Pengaruh Metode Total Physical Response (TPR) dalam Penguasaan Kosakata Bahasa Arab Nimas Aulia; Rohmatun Lukluk Isnaini; Agung Setiyawan
Edulab : Majalah Ilmiah Laboratorium Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2023)
Publisher : Laboratorium Pendidikan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Colaboration with Persatuan Pranata Laboratorium Pendidikan Indonesia Tingkat Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/edulab.2023.82.02

Abstract

The lack of mastery in students' vocabulary greatly influences the objectives of learning Arabic, as students lack interest in following Arabic lessons, which are considered boring. This study aims to determine the Arabic vocabulary mastery of fifth grade students at the elementary school (SD) using the total physical response (TPR) method. The type of research used is quantitative research with an experimental research process. Data collection techniques used in the form of observation, interviews, and tests The data obtained showed that this study used normality test techniques, hypothesis testing, and one-sample t tests on Arabic vocabulary mastery. The sample in this study was 23 students in class V, using the pretest and posttest. The results of this study showed significant results: mastery of Arabic vocabulary before treatment was carried out using the total physical response (TPR) method obtained an average value of 69.35 with a standard deviation of 9.208. While the students' mastery of Arabic vocabulary improved after the total physical response (TPR) method was applied, the average value was 80.87, with a standard deviation of 10.407. There was an increase in Arabic vocabulary mastery after the total physical response (TPR) method was applied. So it can be concluded that the Total Physical Response (TPR) method is influential and suitable for increasing fifth grade students' mastery of Arabic vocabulary. Abstrak Faktor kurangnya penguasaan kosakata Arab siswa adalah kurangnya minat siswa dalam mengikuti pelajaran bahasa Arab yang dianggap membosankan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penguasaan kosakata bahasa Arab siswa kelas V Sekolah Dasar dengan menggunakan metode Total Physical Response (TPR). Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa tes, observasi, dan wawancara. Data kuantitatif penelitian diperoleh berdasarkan pretest dan posttest yang diuji normalitas, uji hipotesis dan uji one-sample t test terhadap penguasaan kosakata bahasa Arab. Sampel penelitian adalah siswa kelas V berjumlah 23 siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penguasaan kosakata bahasa Arab sebelum dilakukan treatment menggunakan metode TPR diperoleh nilai rata-rata sebesar 69.35, dengan standar deviasi sebesar 9.208. Kemudian setelah diterapkan metode TPR nilai rata-rata siswa menjadi 80.87, dengan standar deviasi sebesar 10.407. Berdasarkan hasil tersebut terdapat peningkatan penguasaan kosakata bahasa Arab setelah diterapkanya metode TPR. Sehingga dapat disimpulkan bahwa metode TPR berpengaruh dan cocok digunakan untuk meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Arab siswa SD.
Implementation of the Discovery Learning Model in Natural and Social Science Lessons (IPAS) in Madrasah Ibtidaiyah: Implementasi Model Discovery Learning pada Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di Madrasah Ibtidaiyah Roso Murti
Edulab : Majalah Ilmiah Laboratorium Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2023)
Publisher : Laboratorium Pendidikan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Colaboration with Persatuan Pranata Laboratorium Pendidikan Indonesia Tingkat Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/edulab.2023.82.03

Abstract

This study aims to get a real picture of the implementation of the discovery learning model in the learning of Natural and Social Sciences (IPAS) from the steps and efforts made to overcome obstacles in the implementation of the discovery learning model. This study is descriptive with a qualitative approach. The research subjects were fourth grade teachers and fourth grade students of Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Temanggung. Data collection techniques include observation, interviews and documentation. The data analysis uses a descriptive analysis model consisting of data collection, organization, management, verification, interpretation, and conclusions. Then the data validity technique uses method and source triangulation techniques. Based on the results of the study, it was concluded that (1) The implementation of the discovery learning model in Natural and Social Science lessons at Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Temanggung went through six stages, namely, stimulation, problem identification, data collection, data processing, proof and conclusion drawing. (2) In the process, teachers experience several obstacles, including taking up a lot of teacher time and work. Teachers felt that they did not detect the problem and there were misunderstandings between teachers and students. Not all students are capable of discovery. For students who are less clever, they will have difficulty thinking to reveal the relationship between concepts. However, teachers and students try to overcome these obstacles so that the learning objectives can be achieved well. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran nyata mengenai pelaksanaan model discovery learning pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) dari langkah dan upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan dan kendala dalam implementasi model discovery learning. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian adalah guru kelas IV dan siswa kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Temanggung. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model analisis deskriptif yang terdiri dari pengumpulan data, pengorganisasian, pengelolaan, verifikasi, penafsiran, dan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan teknik triangulasi metode dan sumber. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh kesimpulan bahwa (1) Pelaksanaan model discovery learning pada pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Temanggung melalui enam tahap yaitu: stimulasi, identifikasi masalah, pengumpulan data, pengolahan data, pembuktian dan penarikan kesimpulan. (2) Dalam prosesnya, guru mengalami beberapa kendala, antara lain: menyita banyak waktu dan pekerjaan guru, guru merasa kurang mendeteksi masalah, terjadi kesalahpahaman antara guru dan siswa, tidak semua siswa mampu melakukan penemuan. Bagi siswa yang kurang pandai mereka akan mengalami kesulitan dalam berpikir untuk mengungkapkan hubungan antar konsep. Namun, guru dan siswa berusaha untuk mengatasi kendala tersebut agar tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik.
Concept of Anti-Bullying Character Education Development through Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) in Elementary School: Konsep Pengembangan Pendidikan Karakter Anti-Bulying Melalui Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di MI/SD Uswatun Hasanah; Sholeh; Nidzom Muis
Edulab : Majalah Ilmiah Laboratorium Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2023)
Publisher : Laboratorium Pendidikan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Colaboration with Persatuan Pranata Laboratorium Pendidikan Indonesia Tingkat Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/edulab.2023.82.06

Abstract

This study aims to determine the concept of anti-bullying character education development through the Pancasila Student Profile Enhancement Project (P5) at MI/SD. This research method uses library research (library research). Data collection techniques through data searches, related documents, books, articles and other documents. The data source consists of primary and secondary data. The results of this study show that the concept of developing a student profile can develop an anti-bullying character by adopting six main characteristics in the student profile: 1) belief and fear of the god of YME, as well as noble morality; 2) global self-righteousness; 3) gotong-royong; 4) self-sufficiency; 5) criticism; and 6) creativity. Through the development of anti-bullying character education based on the project of strengthening the profile of students Pancasila can prevent the occurrence of cases of bullying in schools so that the learning objectives are achieved, can improve the quality of self or moral, educational, and social elements in schools, the academic quality of students can qualify, and open up opportunities for self-development in a generation valuable to him, his family, community, nation, and country. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep pengembangan pendidikan karakter anti-bullying melalui Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di MI/SD. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan (library research). Teknik pengumpulan data melalui pencarian data, dokumen terkait, buku, artikel, dan dokumen lainnya. Sumber data terdiri data primer dan sekunder. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsep pengembangan profil pelajar pancasila dapat mengembangkan karakter anti-bullying dengan mengadopsi enam karakteristik utama dalam profil pelajar pancasila yaitu: 1) beriman dan bertakwa kepada tuhan YME, serta berakhlak mulia; 2) berkebinekaan global; 3) gotong-royong; 4) mandiri; 5) bernalar kritis; dan 6) kreatif. Melalui pengembangan pendidikan karakter anti-bullying berdasarkan proyek penguatan profil pelajar pancasila dapat mencegah terjadinya kasus bullying di sekolah sehingga tujuan pembelajaran tercapai, dapat meningkatkan kualitas diri atau unsur moral, pendidikan dan sosial di sekolah, mutu akademik peserta didik dapat berkualitas, dan membuka peluang pengembangan diri menjadi generasi yang berharga bagi dirinya, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara.
Implementation of Laboratory Equipment Loan System in SiDal (BigData Laboratory System): Penerapan Sistem Peminjaman Alat Laboratorium pada SiDal (Sistem BigData Laboratorium) Cahyo Puji Asmoro; Hana Susanti; Iin Maemunah
Edulab : Majalah Ilmiah Laboratorium Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2023)
Publisher : Laboratorium Pendidikan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Colaboration with Persatuan Pranata Laboratorium Pendidikan Indonesia Tingkat Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/edulab.2023.82.07

Abstract

Borrowing and returning equipment for both practicum and research is one of the routine laboratory management activities. Laboratories with a high intensity of borrowing equipment but limited human resources should use an online information system to manage the flow of borrowing so that laboratory activities can run optimally. This research was made based on these problems encountered in laboratory management at the Basic Physics Laboratory (LFD) of Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Previously, research was conducted on the development of a laboratory information system named SiDal (Laboratory BigData System). In SiDal, users can access tool data, tool catalog, tool status and tool storage. From the catalog of tools stored in SiDal as a data base, a system for borrowing and returning laboratory equipment was developed and then the application of this system was tested at LFD FPMIPA UPI. Through research and development methods, surveys were conducted through questionnaires and written interviews. From the results of the questionnaire distributed, 52 student respondents from various batches who had accessed SiDal showed that around 90% said that the loan system developed was more effective & practical, which was confirmed from the results of written interviews. Abstrak Peminjaman dan pengembalian alat baik untuk praktikum maupun penelitian merupakan salah satu dari kegiatan pengelolaan laboratorium yang rutin dilakukan. Laboratorium dengan intensitas peminjaman alat yang tinggi namun sumber daya manusia yang terbatas sebaiknya sudah menggunakan sistem informasi online untuk melayani alur peminjaman, agar kegiatan laboratorium dapat berjalan optimal. Penelitian ini dibuat berdasarkan permasalahan tersebut yang ditemui dalam pengelolaan laboratorium di Laboratorium Fisika Dasar (LFD) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Sebelumnya sudah dilakukan penelitian tentang pengembangan sistem informasi laboratorium yang diberi nama SiDal (Sistem BigData Laboratorium). Dalam SiDal, pengguna dapat mengakses data alat, katalog alat, status alat berikut tempat penyimpanan alat. Dari katalog alat yang disimpan di SiDal sebagai database, dikembangkan sistem peminjaman dan pengembalian alat laboratorium kemudian di Uji coba kembali penerapan sistem ini di LFD FPMIPA UPI. Melalui metode penelitian dan pengembangan, dilakukan survey melalui angket dan wawancara tertulis. Dari hasil angket yang disebar didapat 52 responden mahasiswa dari berbagai angkatan yang pernah mengakses SiDal menunjukan sekitar 90 % menyampaikan bahwa sistem peminjaman yang dikembangkan lebih efektif & praktis yang dipertegas dari hasil wawancara tertulis.
The Existence of the Quizizz Application as the 21st Century Digital Learning Media: Keberadaan Aplikasi Quizizz sebagai Media Pembelajaran Digital Abad ke-21 Kamil, Nurhusna; Kulsum Nur Hayati
Edulab : Majalah Ilmiah Laboratorium Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2023)
Publisher : Laboratorium Pendidikan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Colaboration with Persatuan Pranata Laboratorium Pendidikan Indonesia Tingkat Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/edulab.2023.82.01

Abstract

It is undeniable that increasingly sophisticated and rapid technological developments have penetrated the world of education. Teachers, as educators, are required to be able to operate various kinds of learning media. As time progresses, learning media has also changed from conventional to digital. In the context of the 21st century, digital learning media have been in the spotlight since the pandemic began; one of them is the Quizizz application. Various levels of education, from elementary to tertiary, make this digital medium an alternative medium to be used in learning. This study discusses the existence of the Quizizz application as the most widely used digital learning medium today. The research method used is qualitative, with a phenomenological approach. The research sample participants were field study students at UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta during the period of September–November 2023. Data collection techniques included interviews and documentation. The result of the research shows that the majority of educators tend to choose the Quizizz application as a learning tool in delivering the resultant material, and they can provide feedback for reference material to see the extent of students' responses to the material that has been presented. Abstrak Tidak dapat dipungkiri bahwa perkembangan teknologi yang semakin canggih dan cepat telah menembus dunia pendidikan. Guru, sebagai pendidik, diminta untuk dapat mengoperasikan berbagai jenis media pembelajaran. Seiring berjalannya waktu, media pembelajaran juga telah berubah dari konvensional ke digital. Dalam konteks abad ke-21, media pembelajaran digital telah menjadi fokus sejak pandemi dimulai; salah satunya adalah aplikasi Quizizz. Tingkat pendidikan yang berbeda, dari sekolah dasar hingga sekolah tinggi, membuat media digital ini menjadi media alternatif yang dapat digunakan dalam pembelajaran. Penelitian membahas keberadaan aplikasi Quizizz sebagai media pembelajaran digital yang paling banyak digunakan saat ini. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Para peserta sampel penelitian, adalah mahasiswa studi lapangan di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta selama periode September–November 2023. Teknik pengumpulan data termasuk wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pendidik cenderung memilih aplikasi Quizizz sebagai alat belajar dalam menyampaikan materi yang dihasilkan, dan mereka dapat memberikan umpan balik untuk materi referensi serta melihat sejauh mana respon siswa terhadap materi yang telah disajikan.

Page 1 of 1 | Total Record : 7