cover
Contact Name
Anderias Eko Wijaya
Contact Email
ekowjy09@yahoo.com
Phone
+62260417853
Journal Mail Official
admin@jurnalstmiksubang.ac.id
Editorial Address
Jalan Marsinu No.5 Subang, Jawa Barat, Pos. 41212
Location
Kab. subang,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi
ISSN : 22524517     EISSN : 27237249     DOI : https://doi.org/10.47561/a.v13i1
Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi menerbitkan kajian ilmiah hasil penelitian dan pemikiran di bidang ilmu dan teknologi komputer yang didistribusikan sebagai sumber referensi bagi para akademisi di bidang Ilmu dan Teknologi Komputer. Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi menerima artikel ilmiah dengan cakupan penelitian: 1. Internet of Things 2. Machine Learning 3. Data Mining 4. Big Data 5. Sistem Pengambilan Keputusan 6. Sistem Artificial Intelligence 7. Jaringan Komputer 8. Sistem Informasi
Articles 148 Documents
RANCANG BANGUN SISTEM PENGENDALIAN KOMPOR LISTRIK OTOMATIS MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER ESP8266 Timbo Faritcan Parlaungan S.; Endang Paza Pebrianti
Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 11 No 2 (2018): Oktober
Publisher : STMIK SUBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyaknya masalah kebakaran di Indonesia, yang merugikan semua pihak salah satunya karena dilupakan, untuk mengatasi masalah ini, kita dapat, menggunakan teknologi informasi dan komunikasi yang memungkinkan diskusi di semifinal mungkin ter atasi. Dalam tugas akhir ini, buat sistem kompor listrik otomatis menggunakan mikrokontroler wemos8266, relay dengan menggunakan alat ini dapatmencegah menggunakan kebakaran. Sistem membuat dengan menggunakan sensor suhu untuk mengidentisipikasi kompilasi mencapai suhu maks .Apabila suhu 100ËšC atau lebih kompor akan otomatis mati. Dari hasil rancangan ini disahkan pada kompor listrik di peroleh hasil sensor
PENERAPAN ALGORITMA HASH PADA APLIKASI PERPUSTAKAAN KAMPUS UNTUK PENATAAN BUKU-BUKU DALAM RAK Ade Supriatna
Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 11 No 2 (2018): Oktober
Publisher : STMIK SUBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perpustakaan sebagai sarana ilmu mesti mendapat perhatian yang serius terutama dalam kelengkapan buku-buku yang relevan dengan keilmuan kampus. Penataan buku-buku pada rak-rak yang tersedia harus membuat nyaman para pengunjung dan memudahkan dalam pencarian. Permasalahan yang masih terjadi adalah ketidak teraturan penempatan buku pada tempatnya, baik disebabkan penempatan buku-buku sejak awal kurang baik, maupun penempatan buku setelah dipergunakan tidak rapih. Perlu adanya metode penempatan buku-buku yang secara praktis dan cepat. Salah satu metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah dengan algoritma hash. Teknik yang memungkinkan lokasi suatu record dapat diperoleh dengan mudah dan cepat melalui fungsi hash tersebut. Fungsi ini untuk menerjemahkan suatu nilai kunci menjadi suatu nilai yang dinamakan hash address yang menyatakan indeks lokasi dalam array. Struktur data yang diterapkan pada penelitian ini adalah struktur data statis yakni array. Implementasi penerapan pada interface menggunakan bahasa pemrograman Delphi. Kata Kunci: Buku, Hashing, Array, Delphi
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENERIMAAN ANGGOTA BARU PECINTA ALAM MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) (Studi Kasus SMA Negeri 2 Subang) Anderias Eko Wijaya; Purnama Insan
Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 11 No 2 (2018): Oktober
Publisher : STMIK SUBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunitas pecinta alam mewakili orang yang menerima alam, mau berjuang melestarikan alam, harus naik gunung, naik ke sungai, atau melakukan perjalanan lainya. Salah satu tujuan utama pecinta alam adalah menyalurkan minat setiap masyarakat terhadap kehidupan alam yang menentang, namun di balik itu merupakan tujuan paling utama, yaitu sikap cinta tanah, sikap peduli dan cinta terhadap lingkungan. Selain itu kebersamaan serta kerja sama yang terjalin saat berkegiatan akan membuat hubungan antar anggota akan semakin rumit sehingga persaudaraan akan tergantung melekat kesesama anggota komunitas pecinta alam. Agar proses pemilihan lebih akurat maka diperlukan sistem pendukung keputusan dengan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW).Metode Simple Additive Weighting (SAW) sering dikenal dengan istilah metode penjumlahan terbobot. Metode Simple Additive Weighting dalam menentukan anggota pecinta alam telah berhasil diimplementasikan. Sistem pendukung keputusan pemilihan anggota akan dikembangkan dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL 
SISTEM TEMU KEMBALI LOKASI WISATA KABUPATEN SUBANG BERBASIS WEB MENGGUNAKAN METODE TERM FREQUENCY - INVERSE DOCUMENT FREQUENCY (TF- IDF) Usep Tatang Suryadi; Zulfiqro Zulfiqro
Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 11 No 2 (2018): Oktober
Publisher : STMIK SUBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wisata merupakan suatu kegiatan yang telah menjadi salah satu kebutuhan pokok manusia. Objek-objek wisata tersebar di seluruh permukaan bumi dengan berbagai pilihan, mulai dari wisata alam, wahana dan lain sebagainya. Penyebaran objek wisata di Indonesia menjadi salah satu sumber devisa bagi negara umum, pemda lokal khusus. Namun semakin luas dan semakin bertambah dalam pemilihan objek-objek wisata tersebut. Di era globalisasi ini, banyak upaya untuk mempermudah pencarian lokasi wisata, dengan peta wisata digital misalnya. Tapi tidak jarang ada beberapa tempat wisata yang hanya terekspos melalui artikel. Berupa teks cerita pengalaman perjalanan terkait bloger.Penemuan dalam penelitian ini, kami membahas tentang rekomendasi kunjungan menggunakan sistem temu kembali penambangan teks. Dalam sistem temu kembali memiliki banyak algoritma, dari sekian banyak algoritma kami menggunakan algoritma TF-IDF. Ada beberapa proses pada TF-IDF yaitu Stemming, Stopword Removal, dan Tokenizing. Kemudian Hitung istilah dari dokumen yang ada pada basis data, lalu lihat jumlah vektor terbesar dari hasil perhitungan. Semakin besar nilai vektor maka dokumen tersebut relevan Dangan Permintaan yang diinputkan. Sistem ini telah menyetujui akurasinya dengan perhitungan matriks dengan nilai evaluasi sebesar 90%.Kata Kunci: Wisata, Penambangan Teks, Term Frequency Inversed Document Frequency (TF-IDF), Sistem Temu Kembali, Confusion Matrix. Kemudian Hitung istilah dari dokumen yang ada pada basis data, lalu lihat jumlah vektor terbesar dari hasil perhitungan. Semakin besar nilai vektor maka dokumen tersebut relevan Dangan Permintaan yang diinputkan. Sistem ini telah menyetujui akurasinya dengan perhitungan matriks dengan nilai evaluasi sebesar 90%. Kata Kunci: Wisata, Penambangan Teks, Term Frequency Inversed Document Frequency (TF-IDF), Sistem Temu Kembali, Confusion Matrix. Kemudian Hitung istilah dari dokumen yang ada pada basis data, lalu lihat jumlah vektor terbesar dari hasil perhitungan.Semakin besar nilai vektor maka dokumen tersebut relevan Dangan Permintaan yang diinputkan. Sistem ini telah menyetujui akurasinya dengan perhitungan matriks dengan nilai evaluasi sebesar 90%. 
PERANCANGAN SISTEM PEMETAAN TANAH TANAMAN NANAS (Studi Kasus: Kabupaten Subang) rian hermawan
Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 11 No 2 (2018): Oktober
Publisher : STMIK SUBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budidaya nanas di Kabupaten Subang dilakukan secara sederhana di sekitar pekarangan rumah dan tegalan, dengan input teknologi yang terbatas. Bentuk kebun rata - rata belum sehamparan dan ditempatkan terpencar. Menurut data yang diperoleh dari Dinas Pertanian Kabupaten Subang diperoleh angka penghasilan yang masih diperoleh antara 20 - 40 ton. Objek pada penelitian ini adalah Kabupaten Subang. Sebagian besar penduduk di Kabupaten Subang masih berpenghasilan besar sebagai petani dan buruh perkebunan, maka pendapatan Subang masih ditopang dari sektor pertanian. Metode yang digunakan dalam melakukan perancangan sistem informasi geografis menggunakan metode Rational Unified Process (RUP).Metode menggunakan sistem yang akan digunakan adalah Object Oriented Development, dengan menggunakan alat bantu yaitu UML (Unified Modelling Languages). Hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah arsitektur sistem pemetaan tanah tanaman nanas. K
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN PERUMAHAN MENGGUNAKAN METODE TOPSIS BERBASIS ANDROID (Studi Kasus : Kecamatan Subang) Anderias Eko Wijaya; Siti Nurlaelah
Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 12 No 1 (2019): April
Publisher : STMIK SUBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47561/a.v12i1.138

Abstract

Perumahan adalah kelompok rumah yang berfungsi sebagai lingkungan tempat tinggal atau lingkungan hunian yang dilengkapi dengan prasarana dan sarana lingkungan. Memilih perumahan tidaklah mudah dengan apa yang kita inginkan. Karena sulitnya mendapatkan informasi mengenai keakuratan dalam melakukan pencarian rumah yang sesuai dengan kriteria, serta terdapat banyak pilihan perumahan yang beragam bentuk dan lokasi strategis dengan pusat kota atau pusat perbelanjaan. Sebab setiap orang ingin memiliki rumah yang nyaman, aman dan strategis. Dari permasalahan tersebut dibutuhkan sistem yang didalamnya dapat melakukan perankingan atas data perumahan dari beberapa parameter yang akan digunakan dalam menentukan pemilihan perumahan yang akan menjadi rekomendasi. Dengan banyaknya pilihan yang beragam, maka dibutuhkan metode yang dapat membantu dalam pengambilan keputusan dengan menggunakan metode Technique For Order Preference By Similarity To Ideal Solution (TOPSIS) dan bahasa pemrograman Java serta android sebagai sistem operasi untuk perangkat bergerak layar sentuh seperti smartphone dari komputer tablet. Tools dan editor yang digunakan dalam penelitian ini adalah Android Studio Versi 3.0.1 dan Hp Android Os Kitkat Versi 4.4. Sistem pendukung keputusan ini menggunakan pemodelan Unifed modelling Language (UML) dalam menentukan atau menggambarkan sistem berbasis objek. Hasil dari sistem ini yaitu berupa rekomendasi pemilihan perumahan yang dihasilkan dari perbandingan hasil perhitungan secara manual dan sistem, yang dilakukan pengujian menggunakan confusion matrix dengan nilai akurasi sebesar 89%. Dari pengujian tersebut diperoleh hasil bahwa metode Technique For Order Preference By Similarity To Ideal Solution (TOPSIS) berhasil diimplementasikan dalam menentukan pemilihan perumahan dikecamatan subang berbasis android serta dapat digunakan sebagai media informasi yang dilengkapi dengan peta, sehingga memudahkan dalam melihat lokasi perumahan dan solusi alternatif bagi para konsumen dalam melakukan pencarian perumahan yang sesuai dengan kriteria dan kebutuhan. 
SISTEM CLUSTERING TINDAK KEJAHATAN PENCURIAN DI WILAYAH JAWA BARAT MENGGUNAKAN ALGORITMA K-MEANS Usep Tatang Suryadi; Yana Supriatna
Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 12 No 1 (2019): April
Publisher : STMIK SUBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47561/a.v12i1.147

Abstract

Pencurian adalah salah satu tindakan kriminalitas yang lebih diterima masyarakat. Khususnya di wilayah Jawa Barat, data Polda Jabar pada tahun 2013 mencatat kasus pencurian dengan pemberatan mencapai 3.421 kasus, pencurian dengan pertahanan sebanyak 1.031 kasus dan kasus curanmor sebanyak 7.199 kasus. Kemudian pada tahun 2014, dibatalkan kasus pencurian dengan pemberatan sebanyak 3.146 kasus, pencurian dengan 925 kasus, serta kasus curanmor sebanyak 6.305 kasus. Dari permaslahan inilah munculah yang menentukan untuk membuat aplikasi, yang disediakan dapat melakukan pengelompokan tingkat tindak kejahatan pada kabupaten / kota di provinsi Jawa Barat. Metodologi yang digunakan adalah algoritma K-Means Clustering.Hasil dari penelitian ini membentuk 3 klaster, dimana klaster 1 masuk ke kategori level tinggi, klaster 2 masuk ke kategori level sedang dan klaster 3 masuk ke level tinggi. Iterasi data pengelompokan yang terjadi sebanyak 6 kali iterasi dengan menggunakan WCV dan BCV sebagai acuan iterasi. Memiliki 8 wilayah dengan tingkat pencurian tinggi, 10 wilayah dengan tingkat pencurian sedang dan 9 wilayah dengan tingkat pencurian rendah. Menemukan pusat cluster dengan Cluster 1 = 297,65; 22.375, Cluster 2 = 169.200; 11 dan Cluster 3 = 35.222; 6,111. Dalam membuat sistem ini menggunakan bahasa pemrograman PHP dan HTML. Databasenya menggunakan MySQL.Pada penelitian ini, algoritma K-Berarti dapat melakukan klasterisasi dengan ideal. Kata Kunci: Kriminalitas, Pencurian, K-Means Clustering, PHP, MySQL. Iterasi data pengelompokan yang terjadi sebanyak 6 kali iterasi dengan menggunakan WCV dan BCV sebagai acuan iterasi. Memiliki 8 wilayah dengan tingkat pencurian tinggi, 10 wilayah dengan tingkat pencurian sedang dan 9 wilayah dengan tingkat pencurian rendah. Menemukan pusat cluster dengan Cluster 1 = 297,65; 22.375, Cluster 2 = 169.200; 11 dan Cluster 3 = 35.222; 6,111. Dalam membuat sistem ini menggunakan bahasa pemrograman PHP dan HTML. Databasenya menggunakan MySQL. Pada penelitian ini, algoritma K-Berarti dapat melakukan klasterisasi dengan ideal.Kata Kunci: Kriminalitas, Pencurian, K-Means Clustering, PHP, MySQL. Iterasi data pengelompokan yang terjadi sebanyak 6 kali iterasi dengan menggunakan WCV dan BCV sebagai acuan iterasi. Memiliki 8 wilayah dengan tingkat pencurian tinggi, 10 wilayah dengan tingkat pencurian sedang dan 9 wilayah dengan tingkat pencurian rendah. Menemukan pusat cluster dengan Cluster 1 = 297,65; 22.375, Cluster 2 = 169.200; 11 dan Cluster 3 = 35.222; 6,111. Dalam membuat sistem ini menggunakan bahasa pemrograman PHP dan HTML. Databasenya menggunakan MySQL. Pada penelitian ini, algoritma K-Berarti dapat melakukan klasterisasi dengan ideal. Kata Kunci: Kriminalitas, Pencurian, K-Means Clustering, PHP, MySQL.10 wilayah dengan tingkat pencurian sedang dan 9 wilayah dengan tingkat pencurian rendah. Menemukan pusat cluster dengan Cluster 1 = 297,65; 22.375, Cluster 2 = 169.200; 11 dan Cluster 3 = 35.222; 6,111. Dalam membuat sistem ini menggunakan bahasa pemrograman PHP dan HTML. Databasenya menggunakan MySQL. Pada penelitian ini, algoritma K-Berarti dapat melakukan klasterisasi dengan ideal. Kata Kunci: Kriminalitas, Pencurian, K-Means Clustering, PHP, MySQL. 10 wilayah dengan tingkat pencurian sedang dan 9 wilayah dengan tingkat pencurian rendah. Menemukan pusat cluster dengan Cluster 1 = 297,65; 22.375, Cluster 2 = 169.200; 11 dan Cluster 3 = 35.222; 6,111.Dalam membuat sistem ini menggunakan bahasa pemrograman PHP dan HTML. Databasenya menggunakan MySQL. Pada penelitian ini, algoritma K-Berarti dapat melakukan klasterisasi dengan ideal.
RANCANG BANGUN SISTEM PEMANGGILAN DARURAT PASIEN BERBASIS WEB MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER Eka - Permana; Dini Wijayanti
Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 12 No 1 (2019): April
Publisher : STMIK SUBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47561/a.v12i1.148

Abstract

Rumah sakit adalah sebuah asosiasi perawatan kesehatan yang kompleks, padat profesi dan padat modal. Kompleksitas ini muncul karena rumah sakit terkait dengan berbagai layanan, pendidikan dan penelitian juga mencakup berbagai tindakan serta disiplin medis. Agar rumah sakit dapat menjalankan fungsi yang demikian kompleks, rumah sakit harus memiliki sumber daya manusia yang baik dalam bidang teknis medis maupun administrasi kesehatan. Terkait masalah yang mengaharapkan ada layanan kesehatan yang kurang efisien yang diperlukan sistem yang dapat digunakan dalam sistem perawatan darurat pasien,Diperlukan sistem yang dapat membantu rumah sakit terhadap pasien Diperlukan yang mendukung rumah sakit ini atau dengan desain yang keras atau sistem yang mendukung rumah sakit, yang dapat membantu rumah sakit untuk membantu pasien yang membutuhkan pertolongan dengan cepat, karena sistem ini akan sangan efisien, Alat yang menujang dalam pembatan aplikasi ini menggunakan mikrokontroler dan editor yang digunkan dalam pembuatannya adalah notepad ++. Dari hasil pembahasan tentang sistem dan implementasi terhadap pasien rumah sakit maka mengahasilkan manfaat yang cukup signifikan diterima oleh pasien dan juga perawat juga dokter. Harapan nya semoga aplikasi ini bisa di pakai dan di manfaatkan dengan sebaik mungkin, agar bisamembantu rumah sakit.
RANCANG BANGUN SISTEM PEMBERSIHAN DAN SIRKULASI UDARA RUANGAN TERHADAP ASAP MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER Timbo Faritcan Parlaungan S.; Nurul Utami Sudibyo
Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 12 No 1 (2019): April
Publisher : STMIK SUBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47561/a.v12i1.149

Abstract

Kondisi pencemaran udara karena asap sangat berpengaruh bagi kesehaatan manusia. Pengaruh paling utama adalah penularan penyakit bersifat airbone diseases (penyakit yang ditularkan melalui udara). Pencemaran udara ini akan berpengaruh terhadap angka kesakitan dan angka kematian dari berbagai jenis penyakit. Kurangnya sistem pengelolaan sirkulasi udara terhadap pembuangan asap dalam ruangan.Tidak adanya sistem yang cukup mumpuni untuk pembersihan asap secara cepat dan otomatis.Dibutuhkannya alat yang dapat mendeteksi asap dengan cepat dan maksimal Merancang perangkat system yang memiliki kemampuan mencatat peringatan adanya asap secara cepat, Mempermudah Membuat sistem yang dapat dipergunakan untuk melakukan pendeteksian asap, Membuat perangkat dan sistem yang dapat dipergunakan untuk menyimpan data hasil pencatan asap yang terdeteksi, adapun tools yang digunakan dalam perancangan sistem ini adalah mikrokontroller, arduino uno dari hasil analisi maka menghasilkan mandaat yaitu Membantu masyakarat agar tetap sadar diri terhadap polusi udara, Mempermudah kinerja suatu perusahaan untuk pembersihan asap pada ruangan diharapkan dapat membantu mengembalikan kesegaran udara terhadap polusi asap dalam suatu ruangan dan memberikan kenyamanan pada semua orang.
RANCANG BANGUN SISTEM KEAMANAN JENDELA OTOMATIS MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER Rian Hermawan; Wiwin Fitriyani
Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 12 No 1 (2019): April
Publisher : STMIK SUBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47561/a.v12i1.152

Abstract

Rancang Bangun Sistem Keamanan Jendela Otomatis Menggunakan Mikrokontroler. Desain perangkat keras dari alat pengamanan jendela otomatis ini adalah kombinasi dari Aplikasi web yang terinstal di komputer sebagai media pengendali, modul web xampp sebagai media penghubung dan Mikrokontroler sebagai pusat pengendali dan pengolah data yang akan meminta permintaan solenoid untuk dapat diakses melalui jendela otomatis. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat Rancang Bangun Sistem Keamanan Jendela Otomatis Menggunakan Mikrokontroler dan aplikasi desain yang telah diinstal pada komputer pribadi. Berdasarkan pengujian yang dilakukan pada mekanik dan pada elektronika yang telah dibuat serta melihat tujuan dari penelitian,Maka dapat di simpulkan bahwa alat telah di ujikan dan dapat digunakan untuk membantu sistem keamanan jendela otomatis dengan menggunakan Mikrokontroler. 

Page 8 of 15 | Total Record : 148