cover
Contact Name
Riska Rosita
Contact Email
lppm@udb.ac.id
Phone
+6285725003989
Journal Mail Official
infokes@udb.ac.id
Editorial Address
Jl. Samanhudi No.93, Sondakan, Laweyan, Surakarta (Kampus 2)
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Infokes : Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informasi Kesehatan
ISSN : 20862628     EISSN : 27455629     DOI : https://doi.org/10.47701/infokes.v10i1
Core Subject : Health,
Medical Record Medical Informatics Health Policy and Management Midwifery Public Health Critical Care and Intensive Care Medicine Pharmacy
Articles 234 Documents
VISUALISASI TIGA DIMENSI ORGAN PARU PADA CITRA COMPUTED TOMOGRAPHY SCAN MENGGUNAKAN VOLUME RENDERING Sri Widodo; Wijiyanto -; Agung Suryadi
Jurnal Infokes Vol 4 No 1 (2014): FEBRUARI 2014
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/infokes.v4i1.84

Abstract

Paru adalah organ tubuh yang berupa sepasang kantong berbentuk bulat toraks, terdapat dalam rongga dada, berfungsi sebagai alat pernapasan untuk membersihkan darah dengan oksigen yang diisap dari udara pada manusia dan sebagian binatang. Saat ini Ct Scan masih dianggap sebagai modalitas yang paling akurat dalam mendiagnosis kelainan pada paru.Masih kurangnya suatu aplikasi yang terintegrasi dengan baik dalam melakukan diagnosis terhadap kelainan organ paru, membuat para staf medis harus mempelajari kumpulan data gambar CT Scan 2-D. Diagnosis dilakukan dengan mengamati secara langsung citra CT Scan yang diletakkan pada lampu baca CT Scan menggunakan mata telanjang. Salah satu tantangan yang dapat membantu dalam proses diagnosis kelainan pada paru berbasis citra adalah ekstraksi informasi dari struktur anatomi paru dengan suatu metode segmentasi citra serta visualisasi 3-D dengan bantuan komputer.Tujuan penelitian ini adalah membuat aplikasi untuk visualisasi 3-D secara otomatis  organ paru pada citra CT Scan. Dalam penelitian ini dibagi menjadi dua tahapan, yang pertama adalah  segmentasi organ  paru menggunakan active shape model (ASM), dan yang kedua adalah visualisai 3-D organ  paru menggunakan  volume rendering.  Hasil dari penelitian  kami menunjukkan bahwa pendekatan segmentasi dengan Active Shape Modelmempunyai akurasi 96.8%, sensitifitas 88.2%.Kata Kunci:Active Shape Model, computer tomography (CT), volumerendering.
ANALISIS PENGARUH KEBISINGAN TERHADAP TINGKAT KONSENTRASI KERJA PADA TENAGA KERJA DI BAGIAN PROSES PT. ISKANDAR INDAH PRINTING TEXTILE SURAKARTA Nabilatul Fanny
Jurnal Infokes Vol 5 No 1 (2015): FEBRUARI 2015
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/infokes.v5i1.85

Abstract

Kebisingan merupakan suara yang tidak dikehendaki yang berasal dari dari usaha atau suatu kegiatan dalam tingkat waktu tertentu yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan dan kenyamanan pekerja. Hilangnya konsentrasi dalam melakukan aktivitas kerja dapat menimbulkan dampak yang sangat besar berupa terjadinya kecelakaan kerja. Ketika terjadi kecelakan kerja, pihak indivual pekerja maupun pihak perusahaan akan mengalami beberapa kerugian baik secara finansial maupun non finansial. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh kebisingan terhadap tingkat konsentrasi kerja pada tenaga kerja di bagian proses PT. Iskandar Indah Textile Surakarta. Metode yang digunakan adalah metode penelitian observasional analitik dengan pendekatan Cross sectional. Pemilihan sampel dengan menggunakan teknik purposive sampling diperoleh sebanyak 30 orang. Uji statistik yang digunakan untuk membantu analisis adalah uji paired  t-test dengan tabulasi bantuan komputer program SPSS versi 17.0. Hasil analisis menunjukkan nilai p adalah 0,000 (p value ≤ 0,05), maka hasil uji dinyatakan signifikan. Artinya ada pengaruh kebisingan terhadap tingkat konsentrasi kerja pada tenaga kerja di bagian proses pt. iskandar indah printing textile surakartaKata kunci : Kebisingan, Intensitas Kebisingan, Tingkat Konsentrasi Kerja
ANALISIS PENGELOLAAN REKAM MEDIS RAWAT INAP PASIEN KANKER BPJS KESEHATAN UNTUK MENDUKUNG PENGELOLAAN PEMBIAYAAN KESEHATAN DI RUMAH SAKIT UMUM DR. MOEWARDI SURAKARTA TAHUN 2014 Devi Pramita Sari
Jurnal Infokes Vol 5 No 1 (2015): FEBRUARI 2015
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/infokes.v5i1.86

Abstract

Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) sekarang berganti nama BPJS Kesehatan yang mulai operasional pada tanggal 1 Januari 2014. Pembiayaan kesehatan pasien rawat inap penyakit kanker program Jamkesmas masuk dalam kategori sepuluh besar penyakit yang menyerap biaya tertinggi. Studi pendahuluan menunjukkan terjadi permasalahan pembengkakan pembiayaan pelayanan kesehatan Jamkesmas dikarenakan kurangnya pengetahuan pihak rumah sakit mengenai sistem pembayaran klaim Jamkesmas dengan pembiayaan yang didasarkan pada kelengkapan catatan data dalam rekam medis. Pelaksanaan program BPJS Kesehatan oleh Manajemen Rumah Sakit Umum Dr. Moewardi Surakarta bersama Tim BPJS Kesehatan menggunakan pedoman utama adalah catatan rekam medis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kegiatan pengelolaan rekam medis rawat inap pasien kanker program BPJS Kesehatan untuk mendukung pengelolaan pembiayaan pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Dr. Moewardi  Surakarta tahun 2014. Penelitian ini dilakukan menggunakan survei deskriptif  metode kualitatif dengan pendekatan cross sectional study. Obyek penelitian adalah kegiatan pengelolaan rekam medis rawat inap pasien kanker program BPJS Kesehatan. Subyek penelitian diambil secara purposive berjumlah 4 orang terdiri dari 3 informan utama dan 1 informan triangulasi yang dilakukan wawancara dengan indepth interview. Hasil penelitian ini adalah diharapkan dapat mengetahui bahwa tahapan kegiatan pengelolaan rekam medis rawat inap pasien kanker program BPJS Kesehatan dilaksanakan dengan tahapan verifikasi yang berfungsi sebagai syarat pengajuan klaim pembiayaan. Manajemen rumah sakit perlu untuk menetapkan Standar Prosedur Operasional pencatatan lembaran wajib dalam rekam medis rawat inap pasien kanker program BPJS Kesehatan sehingga catatan diagnosis rekam medis legible (mudah terbaca), spesifik dan lengkap serta memudahkan pelaksanaaan koding. Kata kunci : rekam medis rawat inap, pasien kanker, BPJS Kesehatan.
ANALISIS SURVEILANS EPIDEMIOLOGI MENGGUNAKAN ARCVIEW GIS 3.3 SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN DBD (DI KECAMATAN KUNDURAN KABUPATEN BLORA) Puguh Ika Listyorini
Jurnal Infokes Vol 5 No 1 (2015): FEBRUARI 2015
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/infokes.v5i1.87

Abstract

Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Blora meningkat di tahun 2012. Dinas Kesehatan Provinsi maupun Kabupaten serta Puskesmas di Kabupaten Blora perlu mengevaluasi program pencegahan DBD yang selama ini dilakukan. Keberhasilan program pencegahan DBD tidak lepas dari sistem penggolahan data faktor resiknya. Selama ini banyak Puskesmas di Kabupaten Blora yang masih menggunakan cara manual dalam menggelola data hasil surveilans DBD. Cara ini membutuhkan waktu yang lama, bahkan ada kemungkinan ketidakakuratan. Ketidakakuratan penggolahan data akan berpengaruh pada rancangan program pencegahan DBD. Sehingga, perlu dikembangkan model penggolahan data secara komputerisasi, salah satunya yaitu dengan pemanfaatkan program Arcview GIS 3.3. Dengan Arcview GIS 3.3 akan dihasilkan peta faktor resiko DBD. Dengan adanya peta faktor resiko diharapkan pengambilan keputusan dalam program pencegahan DBD akan lebih tepat dan akurat. Sehingga, memudahkan untuk kegiatan intervensi dalam rangka sistem pencegahan dan pengendalian DBD di Kabupaten Blora. Kata Kunci    :     Surveilans Epidemiologi, DBD, Arcview GIS 3.3.
EFEKTIVITAS METODE PROBLEM BASED LEARNING DALAM MERUBAH PERILAKU MEROKOK DI SISWA SMKMUHAMMADIYAH I SURAKARTA Mursudarinah -; Siti Fatmawati
Jurnal Infokes Vol 5 No 1 (2015): FEBRUARI 2015
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/infokes.v5i1.88

Abstract

Latar Belakang:Di balik kegunaan atau manfaat rokok yang secuil itu terkandung bahaya yang sangat besar bagi orang yang merokok maupun orang di sekitar perokok yang bukan perokok.Kebiasaan remaja yang sulit dihindari adalah merokok, merokok yang dilakukan para remaja dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain karena masa perkembangan anak yang mencari identitas diri dan selalu ingin mencoba hal baru yang ada di lingkungannya.. Tujuan:  ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak pendidikan kesehatan melaluiProblem Base Leraningterhadap perubahan perilakumerokokdi kalangan remajadiSMK Muhammadiyah I Surakarta.Metode: Penelitian ini adalah penelitian quasi yang digunakan non acak pre test dan post test yang melibatkan 60 siswa dan mereka dibagi menjadi dua kelompok. Pengadilan kuesioner dibuat sebelum penelitian.Sampel purposive diambil. Analisis data yang digunakan paired t-test dant-test independent. Uji hipotesis didasarkan pada tingkat signifikanp <0,05.Hasil: Ada peningkatan pengetahuan, sikap dan perilaku responden merokok. Hal ini dapat dilihat setelah satu bulan intervensi; Rata-rata pengetahuan masih meningkat meskipun skor rata-rata sikap post test sedikit menurun. Hasil analisis menunjukkan ada perbedaan statistik yang signifikan. Dalam aspek perubahan perilaku, frekuensi responden yang berhenti merokok lebih tinggi. Penilaian status merokok respondendi24 jam terakhir menunjukkan berbeda yang statistik (p <0,05). Hasil ini konsisten dengan hipotesis. Ada perubahan perilaku atau merokok setelah menerima pendidikan kesehatan.Kesimpulan: Ada peningkatan pengetahuan, sikap dan perilaku responden merokok setelah intervensi pendidikan kesehatan melalui Problem Base Leraning; sehingga metode ini bisa digunakan  dalam pelaksanaan pendidikan kesehatan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku remaja. Kata kunci: pengetahuan, sikap, perilakumerokok, pendidikan
FAKTOR PRESDISPOSING KETERLAMBATAN PERKEMBANGAN PADA ANAK DENGAN CEREBRAL PALSY DI RSJD Dr. RM. SOEDJARWADI PROVINSI JAWA TENGAH Intan Nugraheni; Lailatif Nadiah Safitri
Jurnal Infokes Vol 5 No 1 (2015): FEBRUARI 2015
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/infokes.v5i1.89

Abstract

Background: The preliminary study in Region Psychological Hospital Dr. RM. Soedjarwadi Central Java Province obtained approximately 50 patients with cerebral palsy who came to perform stimulation treatments. The report of data result in the Medical Records Installation stated that, cerebral palsy is the first rank diagnosis in the top 10 of the most diagnostic in the Growth Child and Adolescent Clinic of Region Psychological Hospital Dr. RM. Soedjarwadi Central Java Province.Objective: To determine the description of the presdisposing factors the developmental delay in cerebral palsy’s children.Method: The research is descriptive retrospective. The sampling technique used is incidental sampling. Members ofthe sampleamounted to 45respondents. The data analysis technique used is the frequency distribution of descriptive statistics.Result: Most respondents were age 0-5 years (68,89%), male sex (55,56%), had a history of birth cephalic presentation (93.33%), never exposed to toxins / chemicals during the prenatal period (73.33%), were never infected with TORCH during the prenatal period (91.11%), was never infected with an STD during the prenatal period (100%), plan and get excited over the pregnancy (75.56%), spontaneous delivery method (75.56%), were born at term (86.67%), and asphyxia at birth (28.89%).Conclusion: The internal and external factors can affect the developmental delay in cerebral palsy’s children.    Keywords: Developmental Delayed, Cerebral Palsy
HUBUNGAN PENGETAHUAN CODER DENGAN KEAKURATAN KODE DIAGNOSIS PASIEN RAWAT INAP JAMINAN KESEHATAN MASYARAKAT BERDASARKAN ICD-10 DI RSUD SIMO BOYOLALI Yeni Tri Utami
Jurnal Infokes Vol 5 No 1 (2015): FEBRUARI 2015
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/infokes.v5i1.90

Abstract

Tenaga rekam medis (coder) adalah tenaga rekam medis sebagai seorang pemberi kode bertanggung jawab atas keakuratan kode dari suatu diagnosis yang sudah ditetapkan (Depkes, 2006). Pengetahuan akan tata cara koding serta ketentuan-ketentuan dalam ICD-10 (International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problem Tenth Revision) akan membuat coder dapat menentukan kode dengan lebih akurat.    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikanpengetahuancoder, mendeskripsikankeakuratankode diagnosis, dan menganalisishubungan pengetahuan coder dengan keakuratan kode diagnosis pasien rawat inap jamkesmas berdasarkan ICD-10 di RSUD Simo Boyolali.    Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel yang digunakan 7 responden dan 93 DRM. Instrument yang digunakan adalah kuesioner, pedoman wawancara, pedoman observasi, lembar analisis keakuratan dan ICD-10. Analisis data dengan menggunakan uji statistik Chi square α = 0,05.    Hasil dari penelitian ini berdasarkan uji statistik Chi square hubungan antara pengetahuan coder dengan keakuratan kode diagnosis didapat hasil ρ value 0,030 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan coder dengan keakuratan kode diagnosis pasien rawat inap jamkesmas berdasarkan ICD-10 di RSUD Simo Boyolali.Kata kunci    :Pengetahuan Coder, Keakuratan kode, Rawat inap jamkesmas
SENAM HAMIL SEBAGAI UPAYA UNTUK MEMPERLANCAR PROSES PERSALINAN DI RUMAH SAKIT KASIH IBU SURAKARTA Siti Farida; Sunarti -
Jurnal Infokes Vol 5 No 1 (2015): FEBRUARI 2015
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/infokes.v5i1.91

Abstract

Selama kehamilan upaya pemeliharaan dan peningkatan kesehatan ibu memerlukan perhatian ekstra sehingga kondisi kesehatan ibu tetap terjaga. Latihan senam hamil yang teratur dapat dijaga kondisi otot-otot dan persendian yang berperan dalam mekanisme persalinan, mempertinggi kesehatan fisik dan psikis serta kepercayaan pada diri sendiri dan penolong dalam menghadapi persalinan dan membimbing wanita menuju suatu persalinan yang fisiologis. Luaran penelitian untuk pengayaan bahan ajar dan publikasi jurnal ilmiah yang ber ISSN. Jenis penelitian ini adalah eksperimental dengan rancangan Quasi-Experimental, yaitu suatu penelitian eksperimen yang penetapan objek penelitiannya tidak dilakukan secara acak (randomized) atau Non-Randomized Pretest-Posttest Control Group Design. Objek penelitian dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu Kelompok Perlakukan (KP) dan Kelompok Kontrol (KK). Penetapan sampel penelitian dilakukan dengan menggunakan consecutive sampling technique.Hasil penelitian ini menunjukkan, rata-rata proses persalinan kala I dan Kala II pada ibu yang melakukan senam dan tidak melakukan senam terdapat perbedaan proses persalinan.  Diperoleh nilai t pada kala 1 sebesar 9,22 dengan probabilitas signifikansi 0,000 berarti p < 0,05 menunjukkan bahwa ada perbedaan proses persalinan kala I antara ibu yang melakukan senam dengan yang tidak senam. Pada kala II diperoleh nilai t sebesar 21,7 dengan probabilitas signifikansi 0,011 berarti p < 0,05 menunjukkan bahwa ada perbedaan proses persalinan kala II antara ibu yang melakukan senam dengan yang tidak senam. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa hipotesa diterima dan ada pengaruh antara senam hamil terhadap lamanya proses persalinan. Keywords: Senam,Hamil, Proses, Persalinan
PERILAKU PEMBERIAN KAPSUL VITAMIN A IBU NIFAS OLEH BIDAN PUSKESMAS DIWILAYAH DINAS KESEHATAN KOTA SEMARANG Intan NugraheniHasanah
Jurnal Infokes Vol 5 No 2 (2015): VOLUME 5, SEPTEMBER 2015
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/infokes.v5i2.92

Abstract

LessVitaminAprevention programinIndonesiahas beenimplementedin theclinicamong others bymidwiveswithvitamin A supplementationpostpartum mothers.  Postnatalcare coveragein Central JavaProvincewas93.97% with thelowest coverageisthe city of Semarang(64.68%). The purpose of this study is to analyze the behavior of vitamin A postpartum mothers by midwives by Midwifeinthe areaof Semarang CityHealth Office.This research isquantitativeexplanationto thecross-sectional approach. Subjects wereallmidwivesclinic(136 woman) in the city ofSemarang. Data was collected throughobservationandquestionnaireKIAbookusing astructured questionnaire. Bivariate analysisperformedbychisquaretest, performedbymultivariatelogistic regression.Resultsof the analysis showedrespondentsaged median 34.5yearswith tenure16years. Much of the behaviorof vitaminApostpartum mothersaccording to the standard 52.2%, goodknowledge ofthe respondents 71.3%,the role ofsupervisorysupport 61.8%. There is a relationshipbetweenage, years of serviceto the behavior ofvitaminApostpartum mothers. There is norelationshipbetweenknowledge and supervisingroleinthe behavior ofvitaminApostpartum mothers. Health Department should be socialization toward of vitamin A postpartum midwifeabout the timingandthe benefits ofvitamin A supplementationonmaternalpostpartumpostpartum mothersandroutinefacilitativesupervisiontomidwives.Keywords: Vitamin A Capsules, Childbirth, Midwife
PENGARUH EKSTRAK DAUN KELOR TERHADAP BERAT BADAN DAN PANJANG BADAN ANAK TIKUS GALUR WISTAR Dwi Retna Prihati
Jurnal Infokes Vol 5 No 2 (2015): VOLUME 5, SEPTEMBER 2015
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/infokes.v5i2.93

Abstract

Kandungan senyawa kelor meliputi nutrisi, mineral, vitamin, dan asam amino. 100 gram serbuk daun kelor terdapat 28,29 mg zat besi dan 17,3 mg vitamin C. (Ibok odura, 2010). Zat besi (Fe) adalah salah satu faktor pembentuk hemoglobin. Ketersediaan hemoglobin yang cukup membuat sistem metabolisme dapat berjalan dengan baik. Kekurangan hemoglobin tidak hanya  mempengaruhi kesehatan ibu tetapi juga mempengaruhi kesehatan janin yang dikandungnya, diantaranya  pertumbuhan janin yang terhambat  (seperti berat badan , panjang badan), kelainan morfologi janin, bahkan kematian janin. Kadar hemoglobin dibawah 8 gram / 100 ml pada ibu dapat  meningkatkan resiko ensefalopati neonatal di negara-negara berkembang (Ellis et al, 2007). Konsentrasi feritin serum yang rendah, khususnya dalam trimester pertama, berkaitan dengan retardasi pertumbuhan intrauteri dan berat lahir yang rendah.Penelitian ini bertujuan membuktikan  pengaruh ekstrak daun kelor terhadap berat badan dan panjang badan anak tikus galur wistar. Desain penelitian adalah ekperiment laboratory dengan rancangan randomized post test group with control. Populasi adalah anak tikus wistar hari pertama, besar sampel 40 ekor dibagi secara random menjadi 2 kelompok. Kelompok kontrol 20 ekor, kelompok perlakuan (diberi ekstrak daun kelor 0,45 gr/hari) 20 ekor. Analisis statistik menggunakan Independent T-test. Nilai signifikan p<0,05.Mean pada kelompok kontrol 3,5 dan kelompok perlakuan 3,6. Mean panjang badan pada kelompok kontrol 3,7 dan kelompok perlakuan 3,9.  Uji Independent T-test pada berat badan didapatkan nilai p=0,934. Uji Man Whitney pada panjang badan didapatkan nilai p=0,778. Kesimpulannya daun kelor dapat menaikkan berat badan anak tikus 0,1 gram , dan menambah panjang badan anak tikus sebanyak 0,2 gram.Keywords : Daun Kelor, Berat Badan, Panjang Badan

Page 3 of 24 | Total Record : 234


Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 15 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 15 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 12 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 11 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 11 No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 10 No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 10 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 9 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 9 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 8 No 2 (2018): Volume 8 No 2 September 2018 Vol 8 No 1 (2018) Vol 7 No 2 (2017): Infokes VOL 7 No 2 September 2017 Vol 7 No 1 (2017): Volume I, Nomor 1, Februari 2017 Vol 6 No 1 (2016): INFOKES Volume 6 No 1 Juli 2016 Vol 6 No 2 (2016): Volume VI, Nomor 2, November 2016 Vol 5 No 2 (2015): VOLUME 5, SEPTEMBER 2015 Vol 5 No 1 (2015): FEBRUARI 2015 Vol 4 No 2 (2014): SEPTEMBER 2014 Vol 4 No 1 (2014): FEBRUARI 2014 Vol 3 No 3 (2013): Volume III No 3 November 2013 Vol 3 No 2 (2013): Volume III No II Agustus 2013 Vol 3 No 1 (2013): Volume III No I Februari 2013 Vol 2 No 1 (2012): Volume II, Nomor 1 Agustus 2012 More Issue