cover
Contact Name
Riska Rosita
Contact Email
lppm@udb.ac.id
Phone
+6285725003989
Journal Mail Official
infokes@udb.ac.id
Editorial Address
Jl. Samanhudi No.93, Sondakan, Laweyan, Surakarta (Kampus 2)
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Infokes : Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informasi Kesehatan
ISSN : 20862628     EISSN : 27455629     DOI : https://doi.org/10.47701/infokes.v10i1
Core Subject : Health,
Medical Record Medical Informatics Health Policy and Management Midwifery Public Health Critical Care and Intensive Care Medicine Pharmacy
Articles 234 Documents
KARAKTERISTIK IBU MENYUSUI YANG TIDAK MEMBERIKAN ASI EKSKLUSIF DI UPT PUSKESMAS BANYUDONO I KABUPATEN BOYOLALI Fitria Ika Wulandari; Natalia Riski Iriana
Jurnal Infokes Vol 3 No 2 (2013): Volume III No II Agustus 2013
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/infokes.v3i2.118

Abstract

Perilaku ibu menyusui dalam pemberian ASI eksklusif didunia masih sangat kurang. WHO, AAP, AAFP, IDAI merekomendasikan pemberian ASI eksklusif sampai 6 bulan dilanjutkan 2 tahun. Data hasil studi pendahuluan di UPT Puskesmas Banyudono I tahun 2011 dari 1.025 bayi hanya 286 bayi (27,9%) yang mendapatkan ASI eksklusif. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui karakteristik ibu menyusui yang tidak memberikan ASI eksklusif di UPT Puskesmas Banyudono I Boyolali meliputi umur, paritas, pendidikan, pekerjaan. Penelitian dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Data diambil dari responden menggunakan kuesioner. Sampel berjumlah 34 responden yaitu ibu menyusui yang memiliki bayi > 6 bulan yang tidak memberikan ASI eksklusif secara teknik accidental sampling. Analisis data dengan menggunakan analisia yang menghasilkan distribusi dan presentase dengan rumus distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik ibu menyusui yang tidak memberikan ASI eksklusif di wilayah UPT Puskesmas Banyudono I Kabupaten Boyolali meliputi umur ibu < 20 tahun, paritas ibu primipara, pendidikan ibu yaitu pendidikan dasar, pekerjaan ibu sebagian besar sebagai karyawan pabrik (ibu bekerja). Dari data tersebut perlu dilakukan pelatihan konseling menyusui bagi petugas kesehatan khususnya bidan di wilayah UPT Puskesmas Banyudono I Kabupaten Boyolali agar meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang manfaat ASI eksklusif. Kata Kunci : Karakteristik, ibu menyusui, ASI eksklusif
ANALISIS KEBUTUHAN TENAGA KERJA REKAM MEDIS BAGIAN PENDAFTARAN PASIEN RAWAT JALAN DI UPT PUSKESMAS PUCANG SAWIT SURAKARTA Novita Yuliani; Umu Habibah
Jurnal Infokes Vol 3 No 2 (2013): Volume III No II Agustus 2013
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/infokes.v3i2.119

Abstract

Jumlah pasien di UPT Puskesmas Pucangsawit Surakarta yang setiap hari mengalami peningkatan mengakibatkan kurangnya jumlah tenaga kerja rekam medis di bagian pendaftaran. Jumlah petugas bagian pendaftaran yang hanya 1 orang, menyebabkan kurangnya tenaga kerja di bagian pendaftaran. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kebutuhan tenaga kerja rekam medis berdasarkan beban kerja bagian pendaftaran pasien rawat jalan di UPT Puskesmas Pucangsawit Surakarta. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan sampel yaitu petugas pendaftaran dan populasinya adalah 2 orang petugas rekam medis, sedangkan penelitian ini dengan pendekatan croos sectional. Cara pengumpulan datanya menggunakan wawancara dan observasi. Analisis data menggunakan rumus WISN (Workload Indicator Staffing Needs. Hasil penelitian ini, waktu kerja tersedia petugas pendaftaran ada 1939 jam/tahun, unit kerja dan kategori SDM yaitu unit kerja di bagian pendaftaran di UPT Puskesmas Pucangsawit Surakarta, dengan beban kerjanya sebesar 1939 jam/tahun, dan standar kelonggarannya 0,02 jam serta kebutuhan tenaga kerja yaitu 1 orang. Simpulan dari penelitian ini perlu adanya penambahan petugas rekam medis di bagian pendaftaran sebanyak 1 orang. Sehingga pekerjaan menjadi lebih cepat dan pasien tidak terlalu lama dalam antria atau menunggu. Kata Kunci : kebutuhan tenaga kerja rekam medis.
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI ORANGTUA TERHADAP SEKSUALITAS DAN KUALITAS KOMUNIKASI ORANGTUA-ANAK DENGAN PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH REMAJA DI KECAMATAN SERENGAN SURAKARTA Devi Pramita Sari
Jurnal Infokes Vol 3 No 2 (2013): Volume III No II Agustus 2013
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/infokes.v3i2.120

Abstract

Perilaku seksual yang tidak sehat di kalangan remaja yang belum menikah semakin meningkat. Orangtua memiliki peran penting dalam upaya menjaga kesehatan perilaku seksual remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi orangtua terhadap seksualitas dan kualitas komunikasi orangtua-anak dengan perilaku seksual pranikah remaja di Kecamatan Serengan Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan crosssectional. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja SMA yang yang berusia antara 15-18 tahun dan orangtua remaja dengan jumlah 4.473 orang, dengan sampel 168 orang remaja dan 168 orangtua remaja. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah cluster random sampling. Analisis statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik korelasi rank spearman menggunakan program SPSS versi 16, dengan tingkat kepercayaan α= 0,05. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat diketahui ada hubungan antara persepsi orangtua terhadap seksualitas dengan perilaku seksual pranikah remaja (p=0,040; koefisien (r)=0,159; keeratan sangat lemah) dan ada hubungan antara kualitas komunikasi orangtua-anak dengan perilaku seksual pranikah remaja di Kecamatan Serengan Surakarta.Kata Kunci: Persepsi, kualitas, komunikasi orangtua-anak, perilaku seksual, remaja
KELENGKAPAN DATA AUTENTIFIKASI DOKTER PADA PASIEN RAWAT INAP BEDAH DI RS NIRMALA SURI SUKOHARJO Novita Yuliani; Tri Utami
Jurnal Infokes Vol 3 No 1 (2013): Volume III No I Februari 2013
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/infokes.v3i1.121

Abstract

Pengisian formulir rekam medis harus harus benar, lengkap, dan sesuai dengan standar prosedur operational (SPO) yang berlaku di RS Nirmala Suri Sukoharjo. Salah satu diantaranya adalah pengisian data autentifikasi dokter pada formulir informed consent. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelengkapan pengisian data autentifikasi dokter pada formulir informed consent dan untuk mengetahui faktor penyebab belum lengkapnya pengisian data autentifikasi dokter pada formulir informed consent pasien bedah di RS Nirmala Suri Sukoharjo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelengkapan pengisian data autentifikasi dokter pada formulir informed consent dan untuk mengetahui faktor penyebab belum lengkapnya pengisian data autentifikasi dokter pada formulir informed consent pada pasien rawat inap bedah di RS Nirmala Suri Sukoharjo. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode observasi dan wawancara. Populasi dalam penelitian ini yaitu 433 formulir informed consent pasien rawat inap bedah. Sampel yang diambil yaitu 103 formulir informed consent pasien rawat inap bedah di RS Nirmala Suri Sukoharjo. Hasil penelitian ini adalah dari 103 formulir informed consent pasien rawat inap bedah terdapat 61,90% data autentifikasi yang terisi lengkap dan 38,10% data autentifikasi tidak terisi lengkap. Tidak terisinya data autentifikasi pada formulir informed consent disebabkan karena kesibukan dokter saat mempersiapkan operasi, lama pasien dalam mengambil keputusan, serta perawat yang lupa tidak memintakan kepada dokter untuk mengisi kelengkapan data autentifikasi dokter. Kata Kunci : Formulir informed consent, autentifikasi dokter
LUNG FIELD SEGMENTATION ON COMPUTED TOMOGRAPHY IMAGE USING REGISTRATION SRI WIDODO
Jurnal Infokes Vol 3 No 1 (2013): Volume III No I Februari 2013
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/infokes.v3i1.122

Abstract

During recent years, research on lung nodules detection is still much discussed by the researchers. Automatic lung nodule detection generally consists of two steps, namely lung nodule candidate detection and classification to determine nodule. Detection of nodule candidates begins with segmenting lung field. Current method is widely used for lung field segmentation of CT scan image is Thresholding and Active Contour, which relies on contrast of gray values between lung parenchyma and surrounding tissues. Drawback of both methods is that if nodule is large and located on borders of lung, then nodules will not be included in the image of lung (nodules contained will be lost). This means that segmentation of lung field was considered a failure, because image of nodule is object of attention will be lost. Purpose of this research is lung field segmentation that contain abnormalities in CT scan image using registration methods. Registration is used namely elastic registration (non-rigid registration). We also perform lung fields segmentation using thresholding and Active Contour, as a comparison with method we proposed. Results of our study show that segmentation with registration approach has accuracy 95.5%, sensitivity 91.5%, and specificity of 96.6%. Segmentation with threshold has accuracy 92.2%, sensitivity 91.3%, and specificity 92.4%. While segmentation with Active Contour has accuracy 92.4%, sensitivity 87.5%, and specificity of 93.7%. Keywords: active contour, non-rigid registration, lung field, thresholding.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI PADA LANSIA DI PANTI WREDHA DHARMA BHAKTI SURAKARTA Sri Wahyuningsih Nugraheni
Jurnal Infokes Vol 3 No 1 (2013): Volume III No I Februari 2013
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/infokes.v3i1.124

Abstract

Kebugaran jasmani adalah kemampuan seseorang untuk melakukan pekerjaan sehari-hari tanpa menimbulkan kelelahan yang berlebihan. Kebugaran jasmani dipengaruhi oleh banyak faktor antara lain usia, jenis kelamin, Index Massa Tubuh, status merokok, tekanan darah, kadar hemoglobin dan aktivitas fisik. Berdasarkan data tentang kesejahteraan sosial lansia Indonesia (DepSos,1997), jumlah penduduk lanjut usia akan berlipat dari 13 juta (6 % penduduk).Kata Kunci: Kebugaran jasmani, lanjut usia, panti wredha Dharma Bhakti
ANALISIS PELAKSANAAN REKAM MEDIS BAGIAN FILING RAWAT JALAN BERDASARKAN STANDARD OPERATING PROCEDURES (SOP) REKAM MEDIS DI RSUP Dr. SOERADJI TIRTONEGORO KLATEN TAHUN 2011 Nopita Cahyaningrum
Jurnal Infokes Vol 3 No 1 (2013): Volume III No I Februari 2013
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/infokes.v3i1.125

Abstract

Standard Operating Procedures (SOP) adalahsuatu perangkat instruksi/langkah-langkah yang dibakukan untuk menyelesaikan suatu proses kerja rutin tertentu, dimana SOP memberikan langkah yang benar dan terbaik berdasarkan konsensus bersama untuk melaksanakan berbagai kegiatan dan fungsi pelayanan yang dibuat oleh sarana pelayanan kesehatan berdasarkan standar profesi. Tujuan penelitian ini secara umum adalah mengetahui pelaksanaan rekam medis bagian filing rawat jalan yang selama ini dilaksanakan berdasarkan SOP rekam medis di Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten Tahun 2011. Pada penelitian ini peneliti menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan variabel penelitian meliputi subyek dan obyek penelitian. Dimana subyek penelitian adalah kepala Instalasi Rekam Medis, kooerdinator filing rawat jalan dan 7 petugas filing rawat jalan, sedangkan obyek penelitian yaitu pelaksanaan rekam medis bagian filing rawat jalan berdasarkan SOP rekam medis. Pengumpulan data dan keabsahan data menggunakan triangulasi teknik yaitu dengan wawancara, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Dari SOP rekam medis bagian filing rawat jalan diketahui bahwa pelaksanaan rekam medis bagian filing rawat jalan belum sesuai dengan SOP rekam medis yang ada. Hal ini dikarenakan tingkat pemahaman unsur pelaku terhadap SOP yang ada masih rendah.Kata Kunci : Standard Operating Procedures (SOP), filing rawat jalan.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEBERHASILAN BERHENTI MEROKOK Riska Rosita
Jurnal Infokes Vol 3 No 1 (2013): Volume III No I Februari 2013
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/infokes.v3i1.126

Abstract

Berhenti merokok bukanlah sesuatu yang mudah dilakukan. Keberhasilan berhenti merokok pada individu berbeda satu dengan yang lain. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keberhasilan berhenti merokok pada mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta (FIK UMS). Melalui pendekatan cross sectional, sampel dalam penelitian ini adalah 89 mahasiswa laki-laki reguler angkatan 2008-2010 FIK UMS yang merupakan perokok aktif atau pernah menjadi perokok aktif, yang dipilih dengan menggunakan teknik snowball sampling. Uji statistik yang digunakan adalah uji chi square dan dilanjutkan dengan uji Logistic Regresion menggunakan program SPSS versi 16. Untuk variabel lama merokok, persepsi alasan berhenti merokok dan upaya berhenti merokok dianalisis berdasakan hasil Fisher Exact (two-sided). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara faktor frekuensi merokok (p = 0,001; OR = 5,181; keeratan sangat lemah) dan faktor niat berhenti merokok (p = 0,001; OR = 14,389; keeratan sangat lemah) dengan keberhasilan berhenti merokok pada mahasiswa FIK UMS. Selanjutnya tidak ada hubungan antara faktor jumlah rokok (p = 0,158), faktor lama merokok (p = 0,093), faktor persepsi alasan berhenti merokok (p = 0,155), dan faktor upaya berhenti merokok (p= 0,706) dengan keberhasilan berhenti merokok pada mahasiswa FIK UMS. Kata Kunci : Kebiasaan merokok, faktor berhenti merokok
TERDAPAT PENGARUH PEMBERIAN TEKNIK RELAKSASI NAFAS DALAM TERHADAP TINGKAT NYERI PADA PASIEN POST OPERASI DENGAN ANESTESI UMUM DI RSUD Dr. MOEWARDI SURAKARTA Satriyo Agung; Annisa Andriyani; Dewi Kartika Sari
Jurnal Infokes Vol 3 No 1 (2013): Volume III No I Februari 2013
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/infokes.v3i1.127

Abstract

Pendahuluan; Nyeri pasca bedah merupakan satu dari masalah-masalah keluhan pasien tersering di rumah sakit. Teknik relaksasi yang digunakan dalam mengatasi nyeri post operasi di Rumah Sakit adalah dengan latihan nafas dalam. Tujuan; Mengetahui pengaruh pemberian teknik relaksasi nafas dalam terhadap tingkat nyeri pada pasien post operasi dengan anestesi umum di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Metode; Penelitian ini menggunakan desain Pre Eksperiment Design dengan rancangan One Group Pre-Post Test. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Purposive Sampling dengan jumlah sampel penelitian 30 responden, sedangkan instrumen penelitian menggunakan lembar observasi, skala nyeri diskriptif dan lembar panduan untuk melakukan teknik relaksasi napas dalam. Penelitian ini menggunakan analisa univariat dan bivariat. Pada analisa bivariat menggunakan uji Wilcoxon. Hasil; Hasil penelitian menunjukan bahwa teknik relaksasi napas dalam ini mampu dilakukan oleh seluruh responden (100%), sebagian besar tingkat nyeri yang dirasakan responden sebelum diberikan teknik relaksasi nafas dalam adalah skala 6 atau nyeri sedang dan setelah diberikan teknik relaksasi nafas dalam menjadi skala 3 atau nyeri ringan. Dari hasil analisa bivariat diperoleh nilai z hitung sebesar 4,830 dengan angka signifikan (p) 0,000. Berdasarkan hasil tersebut diketahui z hitung (4,830) >z tabel (1,96) dan angka signifikan (p)< 0,05 sehingga ada pengaruh signifikan pemberian teknik relaksasi nafas dalam terhadap tingkat nyeri pada pasien post operasi dengan anestesi umum di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Kesimpulan; Ada pengaruh signifikan pada pemberian teknik relaksasi nafas dalam terhadap tingkat nyeri pada pasien post operasi dengan anestesi umum di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Kata Kunci : Teknik relaksasi nafas, nyeri pasien post operasi
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN DENGAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) UNTUK PENENTUAN PRESTASI KINERJA DOKTER PADA RSUD. SUKOHARJO Tominanto Tominanto
Jurnal Infokes Vol 2 No 1 (2012): Volume II, Nomor 1 Agustus 2012
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/infokes.v2i1.128

Abstract

Dokter merupakan sumber daya utama dalam pelayanan kesehatan, oleh sebab itu diperlukan dokter yang profesional dan berkualitas untuk meningkatkan mutu layanan kesehatan. Salah satu upaya untuk memacu kinerja dokter adalah dengan melakukan evaluasi kinerja. Sistem evaluasi kinerja dokter yang dilakukan pada RSUD. Sukoharjo masih bersifat konvensional yang hanya didasarkan pada unsur DP3 sehingga penilaian masih bersifat subyektif. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka dalam penelitian ini dikembangkan sistem pendukung keputusan dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk penentuan prestasi kinerja dokter. Sistem ini menggunakan kriteria dan intensitas yang ditentukan oleh pengguna, diproses dengan perhitungan AHP, dan menghasilkan daftar penilaian prestasi kinerja dokter. Hasil pengujian sistem pendukung keputusan ini menyatakan bahwa sistem telah berjalan dengan benar, sehingga sistem ini dapat digunakan untuk membantu pimpinan dalam mengambil keputusan penilaian kinerja dokter yang lebih obyektif. Kata Kunci : Sistem Pendukung Keputusan, AHP, Kinerja Dokter

Page 6 of 24 | Total Record : 234


Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 15 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 15 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 12 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 11 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 11 No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 10 No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 10 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 9 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 9 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 8 No 2 (2018): Volume 8 No 2 September 2018 Vol 8 No 1 (2018) Vol 7 No 2 (2017): Infokes VOL 7 No 2 September 2017 Vol 7 No 1 (2017): Volume I, Nomor 1, Februari 2017 Vol 6 No 1 (2016): INFOKES Volume 6 No 1 Juli 2016 Vol 6 No 2 (2016): Volume VI, Nomor 2, November 2016 Vol 5 No 2 (2015): VOLUME 5, SEPTEMBER 2015 Vol 5 No 1 (2015): FEBRUARI 2015 Vol 4 No 2 (2014): SEPTEMBER 2014 Vol 4 No 1 (2014): FEBRUARI 2014 Vol 3 No 3 (2013): Volume III No 3 November 2013 Vol 3 No 2 (2013): Volume III No II Agustus 2013 Vol 3 No 1 (2013): Volume III No I Februari 2013 Vol 2 No 1 (2012): Volume II, Nomor 1 Agustus 2012 More Issue