cover
Contact Name
Riska Rosita
Contact Email
lppm@udb.ac.id
Phone
+6285725003989
Journal Mail Official
infokes@udb.ac.id
Editorial Address
Jl. Samanhudi No.93, Sondakan, Laweyan, Surakarta (Kampus 2)
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Infokes : Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informasi Kesehatan
ISSN : 20862628     EISSN : 27455629     DOI : https://doi.org/10.47701/infokes.v10i1
Core Subject : Health,
Medical Record Medical Informatics Health Policy and Management Midwifery Public Health Critical Care and Intensive Care Medicine Pharmacy
Articles 234 Documents
KORELASI KOMPETENSI KOMUNIKATIF BAHASA INGGRIS DENGAN KOMPETENSI ICD -10 (STUDI KASUS DI APIKES CITRA MEDIKA SURAKARTA SEMESTER III ANGKATAN 2010) Ratini Setyowati
Jurnal Infokes Vol 2 No 1 (2012): Volume II, Nomor 1 Agustus 2012
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/infokes.v2i1.129

Abstract

Kompetensi komunikatif Bahasa Inggris belum sepenuhnya menjadi prioritas mahasiswa jurusan DIII perekam medis karena mahasiswa masih belum menyadari pentingnya kompetensi tersebut. Mereka masih terpaku pada pencapain nilai grammar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi kemampuan komunikatif Bahasa Inggris dan ICD 10 mahasiswa APIKES Citra Medika Surakarta. Peneliti menggunakan metode analisis regresi dalam mengamati korelasi dari kompetensi komunikatif dengan kemampuan coding menggunakan ICD 10, dari hasil penelitian ini diperoleh hasil bahwa hubungan nilai Bahasa Inggris dan nilai ICD adalah 0,454 yang menunjukan adanya hubungan positif, semakin tinggi nilai Bahasa Inggris semakin tinggi juga nilai ICD, diperoleh hasil juga dimana ada 20.1% terhadap nilai ICD. Berdasarkan data yang diperoleh menunjukan hasil jika besarnya nilai Bahasa Inggris meningkat sebesar 1 point, maka nilai ICD akan meningkat sebesar 0,477 point. Kata Kunci: Kompetensi Komunikatif, Analisis Regresi, ICD-10, Coding
TINJAUAN KEPUASAN PELAYANAN PASIEN RAWAT JALAN DI BALAI BESAR KESEHATAN PARU MASYARAKAT (BBKPM) SURAKARTA Junaidi Edy Purwanto; Putri Galih Furiandini
Jurnal Infokes Vol 2 No 1 (2012): Volume II, Nomor 1 Agustus 2012
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/infokes.v2i1.130

Abstract

Tumbuhnya persaingan antar rumah sakit yang ketat mengakibatkan setiap rumah sakit untuk mempertinggi daya saing dengan memberikan kepuasan kepada semua pasiennya. Penelitian ini dilaksanakan di Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat (BBKPM) Surakarta. Berdasarkan hasil survey yang telah dilakukan oleh peneliti diketahui bahwa tingkat kunjungan pasien rawat jalan BBPKM Surakarta pada tahun 2011 mengalami penurunan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif, metode pengambilan data dengan wawancara bebas terpimpin serta menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpul data, pendekatan secara cross sectional, sumber datanya adalah data primer dari hasil wawancara dan hasil kuesioner, dan data sekunder dari dokumen rumah sakit. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui persentase tingkat kepuasan pasien berdasarkan empat aspek kepuasan yaitu: aspek kenyamanan jawaban puas sebesar 62,2% dan sangat puas sebesar 37,8%, aspek hubungan pasien dengan petugas jawaban kurang puas sebesar 1% puas sebesar 80,6% dan sangat puas sebesar 18,4, aspek kompetensi teknis petugas jawaban kurang puas sebesar 16,3%, puas sebesar 67,4%, dan sangat puas sebesar 16,3%, aspek biaya jawaban kurang puas sebesar 1%, puas sebesar 62,3% dan sangat puas sebesar 36,7%. Dari data diatas dapat disimpulkan bahwa aspek kenyamanan merupakan variabel yang mempunyai tingkat kepuasan pasien tertinggi dan aspek kompetensi teknis petugas merupakan variabel yang mempunyai tingkat kepuasan terendah. Namun secara keseluruhan persentase pasien puas lebih besar dibanding persentase pasien kurang puas. Kata Kunci : Kepuasan pasien, rawat jalan
COSTUMER RELATIONSHIP MANAGEMENT PADA UNIT STROKE CENTER RUMAH SAKIT Nurhayati Nurhayati
Jurnal Infokes Vol 2 No 1 (2012): Volume II, Nomor 1 Agustus 2012
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/infokes.v2i1.131

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan aplikasi CRM berbasis web yang biasa disebut e-CRM (Electronic Costumer Relationship Management ) sebagai layanan bagi masyarakat umum dan khususnya bagi pasien untuk mendapatkan informasi dan pelayanan tanpa ada penghalang jarak maupun waktu. Selanjutnya penelitian ini bertitik pada pembuatan aplikasi e-CRM untuk stroke center pada sebuah rumah sakit. Dimana stroke center berfungsi sebagai pusat pelayanan baik informasi, pengobatan dan perawatan menyeluruh penderita stroke atau serangan otak akut yang memerlukan penanganan secepatnya sejak serangan muncul. Rumah sakit sebagai penyelenggara stroke center diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada pasien lama ataupun pasien baru. Aplikasi e-CRM menggunakan internet dan SMS. Sedangkan metodologi pengembangan sistem menggunakan waterfall development dimana tahapannya meliputi analisa sistem, analisa kebutuhan, perancangan, pemrograman, pengujian dan pemeliharaan. Aplikasi yang dikembangkan ini menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL. Fitur yang diinginkan dari hasil penelitian ini adalah pelayanan pasien ( jadwal praktek dokter, jadwal terapi, pendaftaran terapi, pendaftaran home care, konsultasi, sms pemberitahuan jadwal checkup, jadwal terapi dan informasi literatur stroke berkala. Dengan adanya pelayanan ini diharapkan rumah sakit mampu memelihara hubungan dan pelayanan prima kepada pasien.Kata Kunci : CRM, e-CRM, Stroke, Rumah sakit, pasien stroke
STUDI DESKRIPTIF PELAKSANAAN TEKNIK MENYUSUI BAYI TUNGGAL DI RB MTA SEMANGGI SURAKARTA TAHUN 2011 Siti Muliawati
Jurnal Infokes Vol 2 No 1 (2012): Volume II, Nomor 1 Agustus 2012
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/infokes.v2i1.132

Abstract

Latar Belakang: Pencapaian ASI eksklusif hingga saat ini juga belum mengembirakan. Hal ini karena ibu kurang percaya diri bahwa ASInya cukup untuk bayinya. Kurangnya pengetahuan ibu tentang cara menyusui yang baik dan benar, kurangnya pengertian dan ketrampilan petugas kesehatan tentang keunggulan ASI dan manfaat menyusui menyebabkan mereka mudah terpengaruhi oleh promosi susu formula yang sering dinyatakan sebagai Pengganti Air Susu Ibu (PASI. Tujuan: penelitian untuk mengetahui teknik menyusui yang di lakukan oleh ibu nifas di Rumah Bersalin MTA Semanggi Surakarta pada bulan november 2011. Metode penelitian deskriptif dengan pendekatan observasi. Populasinya yaitu ibu nifas di Rumah Bersalin MTA Semanggi Surakarta pada bulan April 2011 sejumlah 37 responden, teknik sampel yang digunakan yaitu total sampling, dimana semua anggota populasi digunakan sebagai sempel sejumlah 37 responden. Hasil ditentukan dengan kategori baik, cukup, dan kurang. Hasil : Hasil penelitian yang didapat dari 37 responden adalah 2 responden (5%) ibu melakukan teknik menyusui dengan hasil baik, 15 responden (41%) dengan hasil cukup, dan hanya 20 responden (54%) ibu dapat melakukan teknik menyusui kurang. Simpulan: pelaksanaan teknik menyusui bayi tunggal pada ibu nifas di Rumah Bersalin MTA Semanggi Surakarta tahun 2011 masih banyak ibu-ibu belum dapat menyusui dengan teknik yang benar adalah kategori kurang sebanyak 20 responden dari 37 responden (54%). Saran : Pelaksanaan Teknik menyusui bayi tunggal dengan benar bermanfaat bagi ibu untuk memberikan ASI secara optimal. Kata Kunci: Pelaksanaan Teknik Menyusui, Gambaran Karakteristik
KARAKTERISTIK REMAJA NIKAH MUDA DI DESA BRENGGOLO JATIROTO WONOGIRI Sulistyorini -; Indarwati -
Jurnal Infokes Vol 2 No 1 (2012): Volume II, Nomor 1 Agustus 2012
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/infokes.v2i1.133

Abstract

Latar belakang: Di Indonesia pernikahan dini berkisar 12-20% yang dilakukan oleh pasangan baru. Usia pernikahan dini rata-rata antara 16-20 tahun. Secara nasional pernikahan dini dengan usia pengantin di bawah usia 16 tahun sebanyak 26,95%. Tujuan dari penelitian: mengetahui karateristik remaja nikah muda di desa Brenggolo kecamatan Jatiroto kabupaten Wonogiri. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan konsep deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Deskriptif kuantitatif bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik secara umum dan deskriptif kualitatif untuk mengkaji lebih mendalam alasan nikah muda. Teknik sampling dengan menggunakan snow ball sampling dengan jumlah informan sebanyak 6 orang. Hasil penelitian: Persentase tingkat pendidikan sebagian besar dengan pendidikan rendah, yaitu lulusan SMP dengan umur rata-rata 18 tahun. Keadaan sosial ekonomi rata-rata dengan pengehasilan Rp. 500.000,- sampai Rp. 1.000.000,- dengan pekerjaan sebagai petani. Penyebab pernikahan usia muda adalah pengaruh sosial budaya (lingkungan), ekonomi, dan kenakalan remaja. Kata Kunci : Nikah muda, Remaja
HUBUNGAN ANTARA KETEPATAN PENULISAN DIAGNOSIS DENGAN KEAKURATAN KODE DIAGNOSIS KASUS OBSTETRI DI RS PKU MUHAMMADIYAH SUKOHARJO Warsi Maryati
Jurnal Infokes Vol 6 No 2 (2016): Volume VI, Nomor 2, November 2016
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/infokes.v6i2.141

Abstract

Rekam medis merupakan aspek yang sangat penting bagi rumah sakit, dimana salah satu aspek dari rekam medis adalah kode diagnosis. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap keakuratan kode diagnosis diantaranya dokter dan coder. Dokter bertanggung jawab terhadap kejelasan dan ketepatan penulisan diagnosis, sedangkan coder bertanggung jawab untuk melakukan kodifikasi diagnosis. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan menguji hubungan antara ketepatan penulisan diagnosis dan keakuratan kode diagnosis kasus obstetri di RS PKU Muhammadiyah Sukoharjo. Metode Pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi sedangkan instrumen yang digunakan adalah lembar analisis ketepatan penulisan diagnosis, lembar analisis keakuratan kode diagnosis, serta lembar rekapitulasi ketepatan penulisan diagnosis dan keakuratan kode diagnosis. Data diolah dengan analisis Chi-Square. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa ketepatan penulisan diagnosis kasus obstetric adalah sebesar 35,2% dan keakuratan kode diagnosis kasus obstetric adalah sebesar 58%. Data tersebut dianalisis dengan menggunakan SPSS sehingga dapat diketahui p=0,02. Berdasarkan hasil tersebut, maka  p<0,05 sehingga ada hubungan antara ketepatan penulisan diagnosis dengan keakuratan kode diagnosis kasus obstetric di RS PKU Muhammadiyah SukoharjoKata Kunci: diagnosis obstetri, keakuratan kode, terminologi medis
PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU DENGAN PERILAKU KEBERSIHAN GIGI SUSU BALITA USIA (2-5TAHUN) DI PAUD Lisa Pristianti; Wahyuni -
Jurnal Infokes Vol 6 No 2 (2016): Volume VI, Nomor 2, November 2016
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/infokes.v6i2.142

Abstract

Pendahuluan: Dewasa ini banyak orang tua tidak menyadari bagaimana pentingnya kebersihan gigi sulung anakanya. Gigi sulung yang berlubang dapat mengakibatkan anak menderita sakit gigi. Tujuan: Menganalisis hubungan tingkat pengetahuan dan sikap ibu dengan perilaku kebersihan gigi susu pada balita usia (2-5tahun) dipaud al- falah kelurahan kalicacingkota salatiga. Metode: Penelitian analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan jumlah 65 responden, dengan subyek penelitian ini adalah ibu balita di PAUD AL-FALAH Kota Salatiga, sedangkan instrument penelitian menggunakan kuesioner dan observasi. Analisa Bivaiate menggunakan uji Chi-Square dengan taraf signifikasi (0,05), Hasil: Hasil analisa univariate sebagian besar responden menunjukan tingkat pengetahuan dalam kategori baik dengan (78,5%), sebagian besar sikap ibu baik (86,2%) dan sebagian besar perilaku (69,2%). Hasil analisa bivariate pengetahuan dengan perilaku diperoleh nilai P sebesar 0,001 dan odd ratio (OR) sebesar 32,250 CI 95% (6,032-172,420) dansikap dengan perilaku dengan nilai P sebesar 0,001 dan odd ratio (OR) sebesar 25,504 CI 95% (2,997-8,647). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dengan perilaku kebersihan gigi susu pada balita usia (2-5tahun) dan terdapat hubungan antara sikap ibu dengan perilaku kebersihan gigi susu pada balita usia (2-5tahun). Kata Kunci: Pengetahuan, sikap, Perilaku Kebersihan gigi susu
EFEKTIVITAS PIJAT BAYI TERHADAP KUALITAS TIDUR BAYI DI KELURAHAN KADIPIRO BANJARSARI SURAKARTA Darah Ifalahma; Anik Sulistiyanti
Jurnal Infokes Vol 6 No 2 (2016): Volume VI, Nomor 2, November 2016
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/infokes.v6i2.143

Abstract

Kualitas tidur bayi sangat berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan bayi. Masalah yang dialami ibu adalah bayi yang sulit sekali untuk tidur. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk membantu meningkatkan kualitas dan kuantitas tidur bayi adalah dengan pijat bayi, dimana dapat merangsang keluarnya hormon endorphin yang bisa menurunkan nyeri sehingga bayi menjadi tenang dan mengurangi frekuensi menangis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pijat bayi terhadap kualitas tidur bayi di Kelurahan Kadipiro Banjarsari Surakarta. Desain penelitian yang digunakan adalah Quasy Experimental. Variabel independen adalah terapi pijat bayi, sedangkan variabel dependen adalah kualitas tidur bayi. Sampel penelitian adalah bayi umur 3-6 bulan. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner terbuka. Analisis data melalui 2 tahap. Tahap I yaitu Uji Normalitas data. Tahap II yaitu Uji Pengaruh yang digunakan adalah anava dua arah (two way anava). Ada pengaruh signifikan durasi waktu pijat terhadap kualitas tidur bayi di Kelurahan Kadipiro Banjarsari Surakarta (p-value = 0,041 < 0,05). Ada pengaruh signifikan frekuensii pijat terhadap kualitas tidur bayi di Kelurahan Kadipiro Banjarsari Surakarta (p-value = 0,005 < 0,05). Ada interaksi yang bermakna (signifikan) antara durasi waktu dengan frekuesni pijat bayi terhadap kualitas tidur bayi di Kelurahan Kadipiro Banjarsari Surakarta (p-value = 0,001 < 0,05). Kata Kunci: Efektivitas, Pijat Bayi, Kualitas Tidur Bayi
PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN OBAT GENERIK DENGAN METODE ANALISIS ABC, EOQ DAN ROP (Studi Kasus Di Unit Gudang Farmasi RS PKU ‘Aisyiyah Boyolali) Puguh Ika Listyorini
Jurnal Infokes Vol 6 No 2 (2016): Volume VI, Nomor 2, November 2016
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/infokes.v6i2.144

Abstract

Instalasi Farmasi Rumah Sakit bertangung jawab menyediakan perbekalan farmasi dengan jumlah yang cukup, pada waktu yang dibutuhkan, dengan biaya yang serendah-rendahnya. Dalam persediaan obat generik di Gudang Farmasi RS PKU ‘Aisyiyah Boyolali telah terjadi stock out dan pembelian cito, sehingga perlu dilakukan analisis pengendalian persediaan obat. Penelitian ini dilakukan dengan operational research. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Berdasarkan analisis ABC pemakaian, obat generik yang termasuk kelompok A (fast moving) sebanyak 28 jenis dengan jumlah pemakaian 69,52% dari total pemakaian, kelompok B (moderate) sebanyak 40 jenis obat dengan jumlah pemakaian 20,25% dari total pemakaian, dan kelompok C (Slow moving) sebanyak 157 jenis obat dengan jumlah pemakaian 10,23% dari total pemakaian obat generik. Berdasarkan analisis ABC investasi, obat generik yang termasuk kelompok A sebanyak 20 jenis obat dengan nilai infestasi 69,62% dari total investasi, kelompok B sebanyak 39 jenis obat dengan nilai infestasi 69,62% dari total investasi, dan kelompok C sebanyak 166 jenis obat dengan nilai 10,26% dari total investasi obat generik. Berdasarkan analisis EOQ, maka didapatkan gambaran bahwa jumlah pemesanan optimum untuk 20 jenis obat generik yang termasuk kelompok A bervariasi mulai dari 2-303 item, sedangkan menurut analisis ROP,titik pemesanan kembali untuk 20 jenis obat generik yang termasuk kelompok A bervariasi mulai dari 5-434 item.Kata kunci: pengendalian persediaan, obat generik, analisis ABC, Economic Order Quantity, dan Reorder Poin.
PENINGKATAN EFIKASI GURU MENGAJARKAN PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL PADA ANAK USIA PRA SEKOLAH DI GUGUS WIJAYA KUSUMA Dyah Rahmawatie Ratna Budi Utami
Jurnal Infokes Vol 6 No 2 (2016): Volume VI, Nomor 2, November 2016
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/infokes.v6i2.145

Abstract

Latar Belakang: Peningkatan kejadian kekerasan seksual pada anak (KSA) mendorong adanya upaya promotif dan preventif mengingat beragam dampak negatif yang ditimbulkan akibat kejadian KSA terhadap tumbuh kembang anak. Efikasi guru diperlukan dalam upaya pencegahan kekerasan seksual terhadap anak di sekolah. Tujuan: Untuk menganalisis pengaruh pelatihan terhadap efikasi guru mengajarkan pencegahan kekerasan seksual pada anak usia pra sekolah. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain kuasi eksperimen pre dan post test dengan kelompok kontrol. Sampel penelitian ini terdiri dari 40 orang guru yang terbagi menjadi 20 guru kelompok kontrol dan 20 guru kelompok perlakuan. Instrumen yang digunakan untuk mengukur efikasi guru terdiri dari 20 item pertanyaan valid dan reliabel yang diadopsi dari teacher efficacy scale dan penelitian Islawati (2014). Kelompok perlakuan mendapatkan pelatihan selama 8 jam, sedangkan kelompok kontrol mendaptkan leaflet dengan judul “Aku Mampu Menjaga Diri”. Pelatihan diberikan pada kelompok kontrol setelah selesai pengambilan data post test. Materi dari pelatihan adalah konsep KSA dan cara pencegahan KSA. Hasil: Berdasarkan analisis menggunakan paired t test dan wilcoxon menunjukkan bahwa nilai p kurang dari0,05 yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok kontrol dan eksperimen setelah pemberian intervensi. Efikasi guru pada kelompok perlakuan meningkat sebesar 44,2 % setelah diberikan pelatihan.Kesimpulan: Pelatihan meningkatan efiaksi guru dlam mengajarkan pencegahan kekerasan seksual pada anak usia pra sekolah. Kata kunci:efikasi, guru, pencegahan KSA

Page 7 of 24 | Total Record : 234


Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 15 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 15 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 12 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 11 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 11 No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 10 No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 10 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 9 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 9 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 8 No 2 (2018): Volume 8 No 2 September 2018 Vol 8 No 1 (2018) Vol 7 No 2 (2017): Infokes VOL 7 No 2 September 2017 Vol 7 No 1 (2017): Volume I, Nomor 1, Februari 2017 Vol 6 No 1 (2016): INFOKES Volume 6 No 1 Juli 2016 Vol 6 No 2 (2016): Volume VI, Nomor 2, November 2016 Vol 5 No 2 (2015): VOLUME 5, SEPTEMBER 2015 Vol 5 No 1 (2015): FEBRUARI 2015 Vol 4 No 2 (2014): SEPTEMBER 2014 Vol 4 No 1 (2014): FEBRUARI 2014 Vol 3 No 3 (2013): Volume III No 3 November 2013 Vol 3 No 2 (2013): Volume III No II Agustus 2013 Vol 3 No 1 (2013): Volume III No I Februari 2013 Vol 2 No 1 (2012): Volume II, Nomor 1 Agustus 2012 More Issue