Jurnal Teologi Cultivation
Journal of Teologi Cultivation (JTC) Journal of Religion and Christian Theological Education, published by the Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Tarutung, Indonesia, which contains articles on scientific research in the fields of Theology, Missiology, Theology Education and Teaching, History of Theology, Homiletics, Church Science, Catechetics, and Cultivation. The JTC is published biannual in July and December.
Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol 2, No 2 (2018): Desember"
:
10 Documents
clear
PENINGKATAN EFIKASI DIRI SISWA MELALUI PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN BERBASIS TEMATIK
Uranus Zamili
Jurnal Teologi Cultivation Vol 2, No 2 (2018): Desember
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46965/jtc.v2i2.279
Abstrak Efikasi diri adalah suatu kenyataan seseorang mengenai kemampuannya untuk melakukan tugas-tugas tertentu yang spesifik. Efikasi diri merupakan konsep diri dan berkaitan dengan persepsi seseorang terhadap kemampuan dan keahlian dalam menghadapi suatu tugas tertentu. Pembelajaran tematik merupakan usaha mengintegrasikan pengetahuan, ketrampilan, nilai, dan sikap, dan pemikiran kreatif dalam pembelajaran dengan menggunakan tema sebagai pokok kajian. Jelas bahwa dengan menggunakan metode pembelajaran tematik dapat meningkatkan efikasi diri siswa dalam belajar Pendidikan Agama Kristen. Kata Kunci: Efikasi Diri, Pendidikan Agama Kristen, Tematik
KEDUDUKAN PEREMPUAN DALAM IBADAH (Studi Kitab 1 Timotius 2:11-12)
Nurelni Limbong
Jurnal Teologi Cultivation Vol 2, No 2 (2018): Desember
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46965/jtc.v2i2.274
Abstrac The aim of this research is to dscribe concept of the position of women in the worship according to 1 Thimothy 2:11-12 and to formulated what can be reflected in this time? Is the interpretation of this chapter still relevant in the midst of contemporary life? This research is used by descriptive qualitative research methods with using literature (library research). The interpretation that is use in this research is exegesis method with the right step to get the right interpretation. With the literature that have a relation with the title, the writer try to review 1 Thimothy 2:11-12 to get the clear meaning, point out view that was said by the writer of this hook about the position of women in the worship. In this chapter Paul said a women can't teach and she is better keep silence. Paul said these case have a corelation with the patriarch culture at the time. Paul aim to prevent women from teacher heretical at the time. This teaching is actually addressed to the woman who was involved in the heresy/ false, who have abuse the ercercise of power that is true in the church. So Paul said that such matter is not to be understood universally. From this research or exegesis the writer conclude that the woman also be used in God's work, a woman also can be a servant of God because nor only man can serve God woman also called to do the same thing. Proper or not is not about gender. Because man or women are same in the presence of God So. it's not true when this chapter be a reason to limiting the space of woman in the service both in the church and in the family and society. Key words: the position of women, worship
MENGELOLA TANTANGAN ETIS INTOLERANSI UMAT BERAGAMA DI INDONESIA (SEBUAH PERSPEKTIF ETIKA SOSIAL)
Ratna Saragih
Jurnal Teologi Cultivation Vol 2, No 2 (2018): Desember
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46965/jtc.v2i2.280
AbstrakGereja berperan sebagai hati nurani bangsa dan masyarakatnya menyuarakan protes terhadap penyalahgunaan kekuasaan, ketidakadilan, dan keanggkuhan. (Victor I Tanja).
KEMISKINAN (Kajian Teologis TErhadap Pemahaman Orang Kristen)
Rogate Artaida Tiarasi Gultom
Jurnal Teologi Cultivation Vol 2, No 2 (2018): Desember
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46965/jtc.v2i2.275
Abstrak Pandangan orang Kristen mengenai kemiskinan, terjadi karena disebabkan ketimpangan struktur masyarakat dimana sekelompok kecil masyarakat yang kebetulan kuat dan mapan, secara ekonomis dan politis menindas golongan atau sekelompok besar yang berada dalam kemiskinan. Kelompok besar (yang miskin) tidak diberikan kesempatan sehingga mengakibatkan kekecewaan dan keputusasaan, kegelisahan dan kekuatiran serta keraguan kepercayaan kepada Allah bahkan mempengaruhi dan mengganggu pikiran. Maka untuk menghindari atau mengentaskan kemiskinan, yang kuat membantu yang lemah, yang kaya membantu yang miskin. Dalam Alkitab kemiskinan itu tidak dianggap sebagai kehendak Allah. Justru Allah melawan kemiskinan memberi perhatian yang khusus kepada orang miskin dan lemah dengan kasihNya di mana Yesus disalibkan dan membawa kemenangan bagi manusia. Jadi kemiskinan tidak didatangkan oleh nasib atau kehendak Allah. Tetapi adalah karena perbuatan-perbuatan manusia. Orang Kristen, melihat kemiskinan tersebut dari segi materi dan juga rohani. Kristen mengatakan orang-orang yang miskin secara rohani adalah orang-orang yang miskin dihadapan Allah, orang-orang yang rendah orang yang berduka cita, orang yang lemah-lembut, yang menggantungkan diri kepada Allah bukan kepada manusia. Mereka mengharapkan pertolongan dari Tuhan sehingga boleh mengasihi sesama tidak hidup untuk membalas dendam. Kata kunci. Kemiskinan menurut Kristen
DAMPAK GLOBALISASI TERHADAP KELUARGA KISTEN
Saunur Siregar
Jurnal Teologi Cultivation Vol 2, No 2 (2018): Desember
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46965/jtc.v2i2.281
AbstrakPertumbuhan hidup rohani manusia pada zaman modern sekarang mengalami dinamika yang bertumbuh dan berkembang secara terus-menerus. Pertumbuhan dan perkembangan tersebut seiring dengan dinamika pemikiran manusia yang senantiasa berpengaruh terhadap pengaruh zaman yang serba modern dan instant. Zaman sekarang disebut zaman globalisasi atau zaman mendunia yang sangat mempengaruhi hidup manusia pada umumnya dan hidup keluarga pada khususnya. Globalisasi mengakibatkan banyak perkembangan. Setiap perkembangan itu mempunyai dampak ganda bagi kehidupan keluarga yakni dampak positif dan dampak negatif. IPTEK yang semakin canggih sangat berjasa bagi kehidupan keluarga. Lewat IPTEK yang semakin canggih, membuat kehidupan keluarga semakin santai, enak, gampang, serta komunikasi lancar sehingga jarak bukanlah suatu penghalang bagi kelancaran komunikasi sekarang ini. Seberapa besar dampak dari perkembangan dari IPTEK bagi kehidupan keluarga, itu tergantung pada setiap pribadi yang menjalaninya. Keluarga merupakan Gereja kecil sehingga dengan caranya sendiri keluarga lambang yang hidup dan penampilan historis bagi misteri Gereja. Maka, sebagai keluarga kristiani yang beriman harus mampu menciptakan dan membangun Kerajaan Allah di dialam perjalanan hidupnya sehari-hari yakni mampu memancarkan cinta kasih bagi sesama anggota keluarga maupun bagi semua orang yang ada dalam lingkungan keluarga, masyarakat maupun dalam lingkungan hidup menggereja. Terpancarnya cinta kasih dalam kehidupan keluarga berarti tugas keluarga sebagai nabi, imam, dan raja telah terwujudkan. Kata Kunci: Globalisasi, Keluarga
PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN BERBASIS WAWASAN KEBANGSAAN
Erman Sepniagus Saragih
Jurnal Teologi Cultivation Vol 2, No 2 (2018): Desember
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46965/jtc.v2i2.276
AbstrakJurnal ini membahas tentang Pendidikan Agama Kristen (PAK) berbasis karakter wawasan kebangsaan. PAK merupakan salah satu pilar pendidikan karakter. Pendidikan karakter akan terwujud jika dimulai tertanamnya jiwa wawasan kebangsaan pada anak didik, oleh sebab itu PAK merupakan salah satu unsur penunjang karakter anak didik. Melalui desain materi PAK berwawasan kebangsaan siswa diajarkan bahwa perbuatan nasionalis adalah bukti dari imanseperti dalam Alkitab.Kata Kunci : PAK, Karakter, KebangsaanAbstractThis article discusses about Christian Education based on national characterinsight. PAK is one of the pillars of character education. Character education will be realized if embedded in the spirit of insight of nationality in the students, therefore PAK is one of the supporting elements of the character of the protege. Through the design of the PAK material nationality students are taught that nationalistic deeds are evidence of faith as in the Bible.Keywords: Design, Christian Religion Education, Character, Nationality
KEUTUHAN CIPTAAN DAN KELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP DITINJAU DARI SEGI ETIKA KRISTEN
Rencan Carisma Marbun
Jurnal Teologi Cultivation Vol 2, No 2 (2018): Desember
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46965/jtc.v2i2.282
AbstracThe environment has a very important life support function. Therefore, management and development are directed to maintain its existence in a dynamic balance through various safeguards and rehabilitation efforts and also the efforts to maintain balance between its elements continuously. Furthermore, it is necessary to improve the harmony of the population and the environment, develop environmental awareness, and encourage participation and self-help of the community in preserving the ability of life (preserving the environment). The attitude and mentality of human who are not aware of the meaning and function of the environment, as well as the meaning of humanity as God's creation have caused various problems in the environment. Humans are given the mandate by God to guard, account for in their use and maintenance, because humans are the highest creation of God from other creations. This paper will describe the meaning of the integrity of creation and environment, the basis of theology about the integrity of creation and environment, problems about the environment, attitudes and responsibilities of Christians about the integrity of creation and environmental sustainability, analysis and conclusion.
REVITALISASI KEKUDUSAN DALAM HIDUP PELAYAN KRISTEN
Roy Charly H. P. Sipahutar
Jurnal Teologi Cultivation Vol 2, No 2 (2018): Desember
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46965/jtc.v2i2.277
Abstrak This article attempts to discuss issues of importance in the practical struggle of faith of the church today. Holiness became a major theme in this paper that should also be the key to every Christian Minister. With the socio-historical approach then this article tries to see infull what the Bible says about holiness Holiness is not a status quo that makes stagnate and remain silent, but is a to be lived in the life of every Christian minister. Kata Kunci: Holiness, Christian minister, John Wesley
RELASI DAN EKSISTENSI LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN SEBAGAI GAMBAR RUPA ALLAH MENURUT KEJADIAN 1:26-28
Grecetinovitria Merliana Butar-butar
Jurnal Teologi Cultivation Vol 2, No 2 (2018): Desember
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46965/jtc.v2i2.278
Abstract The P Source tells us that God created man in His image and likeness (Gen 1: 26-27), which makes man different from other creations. In understanding the position of men and women, it is necessary to understand the great difference between the ideal picture (perspective) and the factual state. By that difference, this becomes the background of this research, the writer uses method Library Researc method and build a hypothesis "man and women as the Image of God is the ideal relationship embodied in its duties and responsibilities ". Keywords: Male, Female, Image of God.
Komposisi Kitab Ulangan: Produk Kompromistis Redaktur Yehuda
Oscar Lumban Tobing
Jurnal Teologi Cultivation Vol 2, No 2 (2018): Desember
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46965/jtc.v2i2.369
Struktur dan komposisi kitab suci dibuat secara sembarangan atau tidak sengaja. Ada banyak alasan, dan tujuan yang tersirat dari penulis dan editor di dalamnya. Makalah ini memaparkan format dan proses penyusunan kitab Ulangan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, jenis telaah sistematis. Sedangkan hermeneutika yang digunakan adalah metode kritik historis, khususnya kritik literal. Hasilnya menunjukkan bahwa bentuk akhir dari Ulangan adalah produk kompromi pasca-pembuangan oleh editor dari Selatan (Yehuda). Upaya kompromi ini memiliki dua tujuan, yaitu sebagai panggilan dari TUHAN kepada Israel untuk mengingat status "umat pilihan", dan sebagai bentuk pengakuan iman bangsa Israel untuk setia kepada Tuhan, bukan kepada allah lain.