cover
Contact Name
Teti Sugiarti
Contact Email
agriscience@trunojoyo.ac.id
Phone
+6285232044703
Journal Mail Official
agriscience@trunojoyo.ac.id
Editorial Address
Department of Agribusiness, Faculty of Agriculture Trunojoyo University, Indonesia Jl. Raya Telang 02 Kamal Bangkalan
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
AGRISCIENCE
ISSN : -     EISSN : 27457427     DOI : https://doi.org/10.21107/agriscience
This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications, including: Agribusiness, Agriculture Economics, Social Science, Rural Development, Rural Sociology, Risk Management, Agriculture Extension, Financial Management, Marketing Management, Human Resource Management, Corporate Governance, Strategic Management, Entrepreneurship
Articles 237 Documents
ANALISIS KEUNTUNGAN DAN FAKTOR–FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI BUDIDAYA TAMBAK BANDENG DI UJUNGPANGKAH KABUPATEN GRESIK Raviatul Firda Afwa
Agriscience Vol 2, No 1: Juli 2021
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v2i1.11300

Abstract

Ikan bandeng merupakan salah satu komoditi unggulan sektor perikanan dan kelautan. Sentra bandeng di Provinsi Jawa Timur adalah Kabupaten Gresik dengan luas lahan tambak tahun 2017 mencapai 32.000 Ha. Harga input budidaya ikan bandeng semakin mahal dan petani belum dapat mengaplikasikan faktor produksi secara optimal. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis lebih jauh mengenai efisiensi teknis, alokatif, dan ekonomi pada budidaya ikan bandeng di Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik. Metode analisis yang digunakan yaitu fungsi produksi dan biaya stochastik frontier Cobb-Douglass. Hasil yang diperoleh yaitu petambak ikan bandeng di Kecamatan Bungah efisien secara teknis dengan rata-rata nilai 0,868, tetapi belum ada yang efisien secara ekonomi dan alokatif dengan nilai rata-rata 0,1481 dan 0,1708. Diperlukan pembentukan kelompok tani sebagai wadah untuk sosialisasi dan pendampingan petani mengenai penggunaan input produksi secara proporsional dan optimal sesuai dengan anjuran teknis budidaya ikan bandeng agar mencapai hasil produksi dan keuntungan yang maksimal.
HUBUNGAN PERSEPSI RISIKO DENGAN KEPUTUSAN PEMBELIAN ONLINE MAKANAN INSTAN PADA MASA PANDEMI COVID 19 Dian Akbarani Sahira; Elys Fauziyah
Agriscience Vol 2, No 1: Juli 2021
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v2i1.11244

Abstract

Pembelian makanan instan secara online meningkat pada masa pandemi Corana Virus (Covid) 19.  Transaksi secara online memiliki banyak risiko. Persepsi risiko konsumen dapat mempengaruhi keputusan pembeliannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi risiko pembelian online pada makanan instan dan menganalisis hubungan antara persepsi risiko dengan keputusan pembeliannya. Metode yang digunakan adalah metode diskriptif dan uji korelasi Kendall’s tau-b, dengan jumlah responden sebanyak 100 orang. Hasil penelitian menjelaskan bahwa sebagian besar responden mempersepsikan pembelian makanan instan online memiliki risiko fungsional, fisik, waktu, dan sosial. Selanjutnya terdapat hubungan yang sangat lemah antara persepsi risiko konsumen dengan keputusan pembelian makanan instan secara online. Kata kunci: Persepsi Risiko, Keputusan Pembelian Online, Makanan Instan
EFISIENSI TEKNIS USAHATANI BAWANG DAUN (Allium fistulosum L) DI KECAMATAN PACET KABUPATEN MOJOKERTO Devi Suca Atma Sattwika; Elys Fauziyah
Agriscience Vol 2, No 2: November 2021
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v2i2.11731

Abstract

Bawang daun termasuk salah satu tanaman berpotensi dikembangkan secara komersil dan intensif. Kabupaten Mojokerto merupakan wilayah yang memiliki potensi penghasil bawang daun di Jawa Timur tepatnya di Kecamatan Pacet. Meski demikian, tingkat produktivitasnya masih tergolong rendah. Dijelaskan riset inimenganalisis tingkat efisiensi teknis dan sumber penyebab inefisiensi teknis. Metode analisis dalam risetialah  Fungsi Produksi Cobb-Douglas Stochastic Frontier. Sampel yang dipakaisejumlah 30 responden dengan pengambilan sampel secara purposive. Sesuai hasil yang didapat menunjukkan 57% petani sudah mampu mencapai efisien secara teknis. Hasil analisis lainnya menunjukkan bahwa terdapat 3 faktor yang berpengaruh terhadap inefisiensi teknis diantaranya ialahusia, pengalaman petani dalam melakukan usahatani dan keikutsertaan petani dalam kelompok tani.
ANALISIS PRODUKSI, PENDAPATAN DAN RISIKO USAHATANI BAWANG MERAH DI KECAMATAN SOKOBANAH KABUPATEN SAMPANG PROVINSI JAWA TIMUR Aulia Adetya; Isdiana Suprapti
Agriscience Vol 2, No 1: Juli 2021
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v2i1.11201

Abstract

Bawang merah merupakan komoditas pangan tidak tersubstitusikan sehingga ketersediaanya harus tercukupi. Hampir seluruh wilayah Indonesia berpotensi menghasilkan bawang merah,  namun tingginya produksi bawang merah tidak menjamin tingginya pendapatan yang diterima petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) tingkat produksi dan faktor-faktor yang mempengaruhinya, (2) tingkat pendapatan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya, (3) tingkat risiko usahatani bawang merah. Penelitian dilakukan di Kecamatan Sokobanah Kabupaten Sampang dengan pertimbangan Kecamatan Sokobanah merupakan salah satu kecamatan atau daerah penghasil bawang merah terbesar di Pulau Madura, dengan jumlah sampel sebanyak 30 sampel. Metode analisis yang digunakan terdiri dari analisis regresi linier berganda dan analisis koefisien variasi (CV). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa, tingkat produksi bawang merah masih rendah dengan rata-rata produksi 5,6 ton/ha. Faktor-faktor yang mempengaruhi produksi bawang merah adalah luas lahan dan jumlah bibit. Tingkat pendapatan terbilang cukup tinggi dengan rata-rata pendapatan sebesar Rp. 161.636.775/Ha/MT, faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan petani bawang merah adalah biaya sewa lahan. Nilai koefisien variasi (CV) risiko produksi sebesar 0,283 dan risiko pendapatan sebesar 0,386, Berdasarkan temuan ini hendaknya petani mengggunakan input produksi secara optimum, sehingga dapat meningkatkan produksi dan pendapatan.
Persepsi Pemuda Desa Terkait Pekerjaan di Sektor Pertanian (Studi Kasus: Desa Sewor, Kecamatan Sukorame, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur) Norma Fara Aulia Aristanti; Mokh. Rum
Agriscience Vol 2, No 2: November 2021
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v2i2.11357

Abstract

Desa Sewor merupakan desa yang didominasi oleh petani. Namun,rata-rata usia petani Desa Sewor sebagian besar adalah golongan tua dengan usia lebih dari 45 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi generasi muda di Desa Sewor mengenai pekerjaan di sektor pertanian dan mengetahui hubungan antara faktor internal dan eksternal dengan persepsi pemuda terhadap pekerjaan di sektor pertanian. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer dikumpulkan dari sejumlah 81 respondendengan menggunakan kuisioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan uji chi-square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pandangan pemuda pedesaan terhadap pekerjaan di sektor pertanian berada pada kategori baik. Faktor internalseperti jenis kelamin, usia, pendidikan terakhir, status pernikahan, dan pekerjaan saat ini, serta faktor eksternalseperti pendapatan orang tua dan sosialisasi pekerjaan pertanian yang telah diuji secara keseluruhan tidak memiliki hubungan dengan persepsi pemuda terhadap pekerjaan di sektor pertanian.
Pengaruh Usaha Peternakan Sapi Konvensional dan Usaha Peternakan Berbasis Manajemen Penggemukan di Desa Rabasan Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang Jawa Timur Fatmawati Fatmawati; Ihsannudin Ihsannudin
Agriscience Vol 2, No 1: Juli 2021
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v2i1.11282

Abstract

Sapi Madura tergolong sapi tropis yang kebanyakan dipelihara secara individu oleh masyarakat dengan aplikasi teknologi yang masih tradisional. Desa Rabasan merupakan salah satu desa dengan kepemilikan sapi per keluarga yang cukup tinggi yaitu antara 1-5 ekor. Usaha ternak sapi biasanya hanya dijadikan sebagai usaha konvensional oleh peternak di Desa Rabasan, dimana peternak akan menjual sapinya jika sewaktu-waktu mereka membutuhkan biaya yang lebih besar dari biasanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan usaha peternakan konvensional dengan usaha peternakan berbasis manajemen penggemukan sapi di Desa Rabasan, serta mengetahui perbedaan pendapatan peternak secara konvensional dan manajemen berbasis penggemukan. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji beda t-test. Sesuai hasil yang didapat menunjukan bahwa terdapat perbedaan pengelolaan antara usaha peternakan konvensional dan usaha peternakan berbasis manajemen penggemukan. Hasil analisis lainnya menunjukan bahwa terdapat perbedaan antara pendapatan peternak pada usaha peternakan konvensional dengan usaha peternakan berbasis manajemen penggemukan. Kata kunci: Sapi Madura, Usaha Peternakan, Pendapatan.
PREFERENSI KONSUMEN MADU DI KECAMATAN BURNEH KABUPATEN BANGKALAN (Studi Kasus : UMKM Lufa Madu Murni) Savira Dewi Permatasari; Isdiana Suprapti
Agriscience Vol 1, No 3: Maret 2021
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v1i3.11123

Abstract

UMKM Lufa Madu Murni merupakan UMKM yang bergerak dalam bidang pembibitan dan pembudidayaan lebah yang berada di Kecamatan Burneh Kabupaten Bangkalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik konsumen dalam pembelian madu murni dan menganalisis atribut-atribut yang menjadi bahan pertimbangan preferensi konsumen dalam pembelian madu murni. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan analisis konjoin. Hasil analisis data pada penelitian ini menunjukkan bahwa konsumen madu murni sebagian besar berjenis kelamin laki-laki, berusia produktif, berpendidikan Strata 1 (S1), berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan berpendapatan cukup besar. Atribut-atribut yang menjadi bahan pertimbangan dalam penelitian ini adalah jenis, asal produksi, rasa, warna, harga, dan kemasan. Harga menjadi atribut paling penting pertama diikuti dengan atribut kemasan, rasa, warna, asal produksi dan jenis.
Analisis Nilai Tambah dan Risiko Pendapatan Usaha Kerupuk Ikan Bandeng (Studi Kasus: UMKM Sumber Jokotole, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan) Indah Tri Wulandari; Mokh. Rum
Agriscience Vol 2, No 2: November 2021
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v2i2.12314

Abstract

UMKM Sumber Jokotole bertempat di Desa Kauman Kecamatan Socah Kabupaten Bangkalan menghasilkan produk dengan memanfaatkan kekayaan sumber daya alam berupa bandeng menjadi kerupuk. Penelitian bertujuan agar dapat diketahui nilai tambah dan tingkat risiko pada UMKM Sumber Jokotole. Analisis menggunakan metode hayami buat analisis nilai tambahnya dan penggunaan batas bawah (L) dan koefisien variasi (CV) untuk menentukan tingkat pendapatan risiko. Perhitungan dengan menggunakan metode hayami ini memperlihatkan bahwa besaran nilai tambah dan ratio yang didapat termasuk kedalam kategori tinggi, sedangkan untuk tingkat risiko pendapatannya tergolong rendah. Kegiatan pengolahan kerupuk bandeng payus yang dilakukan oleh UMKM Sumber Jokotole dapat menguntungkan bagi pemilik usaha.
DETERMINASI REVISIT INTENTION WISATAWAN WANAWISATA SUMBER BIRU KABUPATEN JOMBANG JAWA TIMUR Febi Anugraini; Ihsannudin Ihsannudin
Agriscience Vol 2, No 1: Juli 2021
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v2i1.11306

Abstract

Sektor pariwisata semakin dilirik dalam meningkatkan perekonomian terutama bagi masyarakat sekitar destinasi dan akan terus meningkat jika mendapatkan kunjungan banyak wisatawan. Tingginya persaingan antar objek wisata di Jombang maupun di daerah lain mengakibatkan pentingnya eksplorasi strategi kunjungan wisatawan demi keberlanjutan wisata. Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan destinasi Wanawisata Sumber Biru (WSB), menganalisis kunjungan wisatawan WSB, dan menganalisis faktor-faktor yang berpeluang mempengaruhi revisit intention wisatawan WSB. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan uji regresi logistik. Hasil penelitian menjelaskan (1) WSB di Jombang menjadi salah satu destinasi wisata desa yang unik dan berbeda dengan konsep warung di atas sungai; (2) Wisatawan rata-rata berusia 17-22 tahun, berjenis kelamin perempuan, bekerja sebagai pegawai atau karyawan swasta, berpendapatan kurang dari 1.000.000, dan mayoritas kunjungan perdana dan memperoleh informasi destinasi dari keluarga atau teman; (3) Faktor-faktor yang mempengaruhi revisit intention wisatawan WSB adalah faktor kualitas pelayanan, citra destinasi, dan electronic word of mouth dimana terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan, akan tetapi hanya kualitas pelayanan tidak berpengaruh secara parsial terhadap revisit intention.
PERSEPSI PETANI TERHADAP KEBERLANJUTAN USAHATANI BAWANG MERAH DI KECAMATAN BATUMARMAR KABUPATEN PAMEKASAN M. Zainul Irsad. D; Fuad Hasan
Agriscience Vol 2, No 1: Juli 2021
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v2i1.11249

Abstract

Bawang merah merupakan komoditas bernilai ekonomi tinggi dan usahatani bawang merah menyerap tenaga kerja yang banyak tetapi penggunaan pestisida dalam praktik budidayanya cenderung berlebihan sehingga dapat membahayakan lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengetahui persepsi petani terhadap pertanian berkelanjutan usahatani bawang merah dan hubungan karakteristik petani terhadap persepsi petani mengenai keberlanjutan usahatani bawang merah. Data primer diperoleh menggunakan teknik wawancara terstruktur dengan panduan kuisioner kepada 45 petani. Metode analisis data menggunakan statistik deskriptif dan Chi-Square. Hasil analisis menunjukkan dimensi ekonomi dianggap sangat penting, sedangkan pada dimensi sosial dan lingkungan dianggap sangat penting. Karakteristik petani yang berhubungan nyata terhadap persepsi pertanian berkelanjutan adalah akses informasi diluar penyuluh pertanian, hal tersebut mengindikasikan bahwa petani lebih percaya terhadap informasi yang dimiliki petani lain dan pengalaman usahatani yang dimilikinya.Kata Kunci: Persepsi petani, keberlanjutan, usahatani bawang merah.

Page 8 of 24 | Total Record : 237