cover
Contact Name
Teti Sugiarti
Contact Email
agriscience@trunojoyo.ac.id
Phone
+6285232044703
Journal Mail Official
agriscience@trunojoyo.ac.id
Editorial Address
Department of Agribusiness, Faculty of Agriculture Trunojoyo University, Indonesia Jl. Raya Telang 02 Kamal Bangkalan
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
AGRISCIENCE
ISSN : -     EISSN : 27457427     DOI : https://doi.org/10.21107/agriscience
This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications, including: Agribusiness, Agriculture Economics, Social Science, Rural Development, Rural Sociology, Risk Management, Agriculture Extension, Financial Management, Marketing Management, Human Resource Management, Corporate Governance, Strategic Management, Entrepreneurship
Articles 237 Documents
Preferensi Konsumen dalam Membeli Keripik Singkong di Kecamatan Bangkalan Kabupaten Bangkalan Luthfan Pangestu; Elys Fauziyah; Sri Ratna Triyasari
Agriscience Vol 2, No 3: Maret 2022
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v2i3.14007

Abstract

Permasalahan yang dihadapi produsen keripik singkong adalah mereka memiliki banyak pesaing yang menghasilkan produk sejenis, dengan berbagai macam merek. Oleh karena itu sangat penting bagi produsen untuk mengetahui preferensi konsumen terhadap keripik singkong. Berdasarkan permasalahan tersebut penelitian ini bertujuan untuk menganalisis  kombinasi level atribut dan atribut keripik singkong yang paling disukai  konsumen di daerah Kecamatan Bangkalan Kabupaten Bangkalan. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sebanyak 40 orang. Tujuan dianalisis dengan menggunakan analisis konjoin. Hasil dari penelitian ini menunjukkan jika kombinasi atribut yang paling menjadi pertimbangan oleh konsumen dalam membeli keripik singkong adalah rasa pedas manis, bentuk memanjang, ketebalan tipis, tekstur renyah, ukuran besar (500g),  dan berlabel sablon. Sedangkan atribut  yang paling dipertimbangkan adalah atribut rasa.
Preferensi Konsumen Keripik Jagung Tatochis Produksi UD. Tajul Anwar Agung Setia Budi; Isdiana Suprapti
Agriscience Vol 2, No 3: Maret 2022
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v2i3.14126

Abstract

Keripik jagung tatochis (Tragah Tortila Chips) merupakan camilan yang dapat dikonsumsi setiap hari dengan rasa yang bermacam-macam jenisnya seperti original, pedas, manis dan pedas manis. Tidak stabilnya produksi keripik jagung tatochis berkaitan dengan selera konsumen terhadap atribut yang melekat pada produk tatochis. Tujuan penelitian ini adalah melihat preferensi konsumen dan strategi pemasaran UD. Tajul Anwar. Metode yang digunakan adalah analisis konjoin dengan jumlah sampel 50 responden. Hasil analisis berdasarkan nilai utility kombinasi level atribut, konsumen lebih menyukai keripik jagung tatochis dalam kondisi masak 100 gr dengan harga Rp. 10.000, cita rasa manis memiliki ketebalan yang tipis, pembeliannya secara online dengan bahan kemasan pouch craft (kertas coklat). Berdasarkan Tingkat kepentingan konsumen atribut rasa merupakan atribut yang memiliki nilai tertinggi yakni sebesar 32.246. Hasil analisis pemasaran menunjukkan bahwa mayoritas konsumen keripik jagung tatochis berasal dari luar Kecamatan Tragah dan mendominasi oleh perempuan berusia lebih dari 20 tahun yang memiliki penghasilan. Konsumen keripik jagung tatochis lebih tertarik melakukan pembelian secara online dengan bahan kemasan yang ramah lingkungan.
Kontribusi Wanita Tani Jagung Lokal Madura terhadap Pendapatan Rumah Tangga Petani di Desa Pakaan Laok Vaundrawati Dheananda Salsadyra; Taufik Rizal Dwi Adi Nugroho; Teti Sugiarti
Agriscience Vol 2, No 3: Maret 2022
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v2i3.13814

Abstract

Keterbatasan perekonomian rumah tangga di pedesaan membuat wanita di desa harus ikut bertanggung jawab atas perekonomian rumah tangganya sehingga berprofesi sebagai wanita tani. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) karakteristik wanita tani yang berpartisipasi dalam usahatani jagung lokal, dan (2) tingkat kontribusi wanita terhadap pendapatan rumah tangga petani jagung lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Objek penilitian adalah wanita tani di Desa Pakaan Laok. Lokasi penelitian ditentukan secara purposive. Sampel yang digunakan sebanyak 35 orang dan ditentukan menggunakan teknik simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas wanita tani di lokasi penelitian berada pada usia produktif, rumah tangga yang memiliki jumlah tanggungan keluarga lebih dari empat orang hampir mencapai 50%, lebih dari 80% wanita tani yang memiliki pengalaman bertani lebih dari 20 tahun, hasil usahatani yang paling banyak berkisar antara 0-16 kg tiap musim tanam, dan peluang kerja yang banyak ditangkap oleh wanita tani adalah hanya bertani. 2) Mayoritas kontribusi wanita tani terhadap pendapatan rumah tangga petani jagung lokal tergolong kecil, namun 77,14% pendapatan rumah tangga petani masih lebih kecil dari UMK Kabupaten Bangkalan tahun 2021.
Preferensi Konsumen dan Identifikasi Segmentasi, Targeting, Positioning Batik Tanjung Bumi Imayatus Soleha; Isdiana Suprapti; Novi D. B. Tamami
Agriscience Vol 2, No 3: Maret 2022
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v2i3.15142

Abstract

Batik Tanjung Bumi yakni salah satu batik yang terkenal di Pulau Madura yang terletak di kabupaten Bangkalan. Menurunnya permintaan batik yang tidak mempengaruhi produksi batik yang dilakukan secara terus-menerus tanpa mengetahui selera konsumen terhadap atribut dalam penjualan batik Tanjung Bumi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis atribut batik yang dipertimbangkan oleh konsumen dan strategi pemasaran batik Tanjung Bumi. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis konjoin dengan sampel sebanyak 60 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa atribut yang paling dipertimbangkan secara berurutan adalah harga, tempat beli, kemasan, jenis transaksi, warna, bahan pewarna, dan jenis bahan. Berdasarkan analisis pemasaran menunjukkan bahwa konsumen batik didominasi oleh konsumen berjenis kelamin perempuan berusia 21-30 tahun dengan tingkat Pendidikan terakhir sarjana yang berpenghasilan Rp. 1.000.000. Konsumen juga lebih menyukai pembelian secara offline dan kemasan paper bag karena konsumen juga memperhatikan risiko dalam pembelian batik.
Strategi Pemasaran Snack Mi Jagung KWT Bunga Anggrek di Kecamatan Saronggi Kabupaten Sumenep Fani Amilia Sari; Fuad Hasan
Agriscience Vol 2, No 3: Maret 2022
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v2i3.13393

Abstract

Kelompok Wanita Tani (KWT) Bunga Anggrek merupakan salah satu kelompok wanita tani di Kecamatan Saronggi yang memberikan nilai tambah pada komoditas jagung dengan mengolah menjadi mi jagung yang dapat menjadi sumber protein dan pro vitamin A. Namun, data penjualan produk snack mi jagung menunjukkan penjualan masih rendah sehingga diperlukan strategi untuk mengembangkan usaha agar tetap berlanjut. Penelitian ini bertujuan untuk merancang strategi pemasaran yang cocok untuk pengembangan usaha snack mi jagun. Data dikumpulkan dengan wawancara terstruktur terhadap narasumber kunci dan 30 sampel konsumen pada periode bulan Januari 2021 sampai bulan Juni 2021.  Analisis data menggunakan analisis IFAS, EFAS, dan SWOT. Hasil diagram analisis SWOT menunjukkan hasil matriks IFAS EFAS berada di posisi kuadran I, dengan mendukung kebijakan pertumbuhan agresif yang dapat dilakukan dengan beberapa strategi yaitu: 1) meningkatkan kualitas produk, 2) menambah variasi produk dan 3) mencari mitra kerja serta memanfaatkan dukungan pemerintah sebaik mungkin.
Preferensi Konsumen Jamu Kunyit Asam di Madura Hikmatul Ummah; Mardiyah Hayati
Agriscience Vol 2, No 3: Maret 2022
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v2i3.13815

Abstract

Kebiasaan meminum jamu telah lama diterapkan oleh masyarakat Indonesia terutama masyarakat Madura. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Menganalisis karakteristik responden konsumen jamu kunyit asam. 2) Menganalisis Preferensi konsumen dalam pengambilan keputusan pembelian jamu kunyit asam. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan Analisis konjoin, dengan metode full profile. Hasil analisis data pada penelitian ini menunjukkan bahwa konsumen jamu kunyit asam didominasi oleh wanita, rata-rata berusia 10-25 tahun, dengan tingkat pendidikan terakhir berada pada jenjang SMA dan berprofesi sebagai Pelajar/ Mahasiswa serta memiliki pendapatan Rp. 500.000. Atribut-atribut yang menjadi pertimbangsan dalam pembelian jamu kunyit asam adalah rasa, aroma, kemasan, warna dan harga.
Strategi Nafkah Berkelanjutan Rumah Tangga Peternak Sapi Sonok di Desa Batu Bintang Kecamatan Batu Mar-Mar Kabupaten Pamekasan Dimas Syah Fachlevi; Elys Fauziyah; Andrie Kisroh Sunyigono
Agriscience Vol 2, No 3: Maret 2022
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v2i3.14759

Abstract

Sapi sonok termasuk kebudayaan yang ada di pulau Madura. Peternak dihadapkan dengan pendapatan yang harus mencukupi agar bisa memenuhi kebutuhan ternaknya dan harus bisa mengatur pengeluaran dengan baik agar tidak mengalami kerugian. Konteks kerentanan usaha ternak adalah kondisi yang beresiko sehingga dapat menyebabkan kerugian pada ternaknya. Biaya perawatan dan tenaga kerja yang mahal menyebabkan peternak sapi sonok mengalami tekanan (shock). Pada akhirnya peternak sapi sonok harus mampu mengelola modal yang dimilikinya untuk memenuhi nafkah rumah tangganya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji (1) kondisi pendapatan peternak sapi sonok, (2) mengetahui pentagonal capital pada peternak sapi sonok (natural, human, physical, social, dan financial) (3) mengetahui strategi nafkah berkelanjutan peternak sapi sonok. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Batu Bintang Kecamatan Batu Mar-Mar Kabupaten Pamekasan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, serta melibatkan 30 orang peternak, digali menggunakan metode kuantitatif untuk menjadikan temuan kualitatif. Penelitian ini menyatakan bahwa peternak pada lokasi penelitian memiliki pendapatan sebesar Rp. 7.595.011 Per 2 ekor sapi sonok per tahun. Meskipun demikian pendapatan peternak tersebut masih bawah UMR Kabupaten Pamekasan, yaitu Rp. 1.938.321 perbulan. Dalam penelitian didapatkan bahwa modal alam, modal manusia dan modal fisik berperan dalam pembentukan strategi nafkah peternak sapi sonok Madura. Berdasarkan pentagonal capital, para peternak menggunakan strategi nafkah pertanian melalui intensifikasi, dan strategi non sektor pertanian dengan menjadi supir dan kuli bangunan.
Strategi Pengembangan Industri Keripik Tempe di Dusun Kedungprawan Desa Gendingan Kecamatan Widodaren Kabupaten Ngawi Rofiah Nur Aini Arrohmah; Mokh. Rum
Agriscience Vol 3, No 1: Juli 2022
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v3i1.15451

Abstract

Dusun Kedungprawan menjadi salah satu daerah penghasil keripik tempe di Kabupaten Ngawi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor internal dan eksternal, serta merumuskan alternatif strategi pengembangan industri keripik tempe di Dusun Kedungprawan. Responden penelitian ini yaitu sepuluh pemilik usaha keripik tempe dan dua informan kunci. Metode yang digunakan pada penelitian ini terdiri dari matriks IFE dan EFE untuk mengetahui kondisi internal dan eksternal, matriks IE, SWOT, dan QSPM. Berdasarkan matriks SWOT, industri keripik tempe berada di kuadran I pada strategi SO. Hasil penelitian menunjukkan urutan prioritas strategi yang dapat diterapkan pada industri keripik tempe Dusun Kedungprawan. Strategi penetrasi pasar memiliki nilai TAS tertinggi sebesar 6.92, strategi pengembangan produk memiliki nilai TAS kedua sebesar 6.74, dan strategi pengembangan pasar memiliki nilai TAS ketiga dengan nilai sebesar 6.28.
Struktur, Perilaku, dan Kinerja Pasar (SCP) dan Analisis Swot Pada Batik Tulis Tanjung Bumi Kabupaten Bangkalan Ashari Ashari; Novi DB Tamami
Agriscience Vol 3, No 1: Juli 2022
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v3i1.15423

Abstract

Batik Tanjung bumi merupakan salah satu contoh dari batik Madura yang berasal dari kabupaten bangkalan. Terdapat 1746 pengrajin batik tulis di kecamatan Tanjungbumi yang tercatat dan 14 Home industry batik di desa paseseh sebagai sentra batik. Tujuan pada penelitian ini: (1) menganalisis struktur pasar batik tulis Tanjungbumi, (2) menganalisis perilaku pasar batik tulis Tanjungbumi, (3) menganalisis kinerja pasar batik tulis Tanjungbumi (4) merumuskan strategi pemasaran batik tulis Tanjungbumi. Teknik analisis yang digunakan adalah pendekatan SCP dan SWOT. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif dan metode kuantitatif. Hasil penelitian: 1) struktur pasar mengarah kepada pasar persaingan oligopoli. 2)  Strategi promosi yang dilakukan oleh industry batik tulis terdapat 3 macam, yaitu diijual secara langsung di butik/di rumah, pameran, dan media sosial. 3) Kinerja pasar dilihat dari tingkat keuntungan berada pada rendah. 4) Bedasarkan analisis SWOT berada pada kuadran 1 pemasaran dapat menerepakan strategi SO
Preferensi Konsumen terhadap Pembelian Pempek Kering Cakalang HJ. Soraya Atika Febrianti; Aminah Happy Moninthofa Ariyani
Agriscience Vol 3, No 1: Juli 2022
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v3i1.15259

Abstract

Pempek dapat diproses menjadi pempek kering untuk memperpanjang umur simpan, mengurangi kadar air dalam pempek, dan mengurangi aktivitas enzim dan mikroba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik responden pempek kering cakalang Hj. Soraya dan menganalisis preferensi konsumen berdasarkan atribut pempek kering cakalang Hj. Soraya yang diinginkan konsumen. Sampel diambil menggunakan accidental sampling sebanyak 96 responden. Analisis deskriptif kualitatif dan analisis konjoin digunakan sebagai metode analisis data. Hasil penelitian menunjukkan, konsumen pempek kering Hj. Soraya rata-rata perempuan berusia 21-30 tahun, pendidikan terakhir SMA, berprofesi pelajar/mahasiswa, dan memiliki pendapatan kurang dari Rp. 1.000.000. Atribut yang menjadi preferensi konsumen pempek kering adalah atribut berat besar 500 gr, harga Rp. 17.000, bentuk pipih, tempat pembelian di Supermarket, dan tekstur kering-renyah. Harga, tekstur, bentuk, berat, dan tempat pembelian adalah atribut yang dipertimbangkan secara berurutan. 

Page 10 of 24 | Total Record : 237