cover
Contact Name
Ridwan Arifin
Contact Email
ridwanarifin.mail@gmail.com
Phone
+6281225294499
Journal Mail Official
psr.policejournal@gmail.com
Editorial Address
Akademi Kepolisian Republik Indonesia. Jalan Sultan Agung No 131 Candi Baru Semarang. Nomor Telepon: 024 8411680-90
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Police Studies Review
ISSN : 27224589     EISSN : 27224597     DOI : -
Core Subject : Social,
Police Studies Review is a double blind peer-reviewed journal published by Indonesian National Police Academy (Akademi Kepolisian Republik Indonesia).
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 12 (2019): December, Police Studies Review" : 10 Documents clear
Upaya Unit Dikyasa Dalam Mencegah Kecelakaan Kendaraan Bermotor di Wilayah Hukum Polres Karawang Juniarto, Very
Police Studies Review Vol. 3 No. 12 (2019): December, Police Studies Review
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract
Implementasi Program Safety Riding Dalam Mencegah Kecelakaan Lalu Lintas Terhadap Pelajar Di Kabupaten Karawang Farid, Imam
Police Studies Review Vol. 3 No. 12 (2019): December, Police Studies Review
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memiliki tugas dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, dan memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat berdasarkan pasal 13 Undang-Undang No. 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Merujuk pada tugas untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. Tanggung jawab Polri secara spesifik guna mencegah kecelakaan lalu lintas pada masyarakat dijelaskan dalam pasal 200 ayat (1) Undang – undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Periode tahun 2017-2019 Kecelakaan Lalu Lintas (Laka lantas) di Kabupaten Karawang meningkat secara signifikan. Faktor yang dominan terhadap Laka lantas ialah faktor manusia, khususnya pada remaja. Sebagai upaya mencegah laka lantas pada pelajar pihak kepolisian melaksanakan kegiatan pendidikan masyarakat berlalu lintas melalui program Safety Riding oleh Unit Dikyasa Satuan Lantas Polres Karawang. Penelitian ini bertujuan mendapatkan deskripsi mengenai pelaksaaan program Safety Riding, faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan program Safety Riding, dan pengoptimalan pelaksanaan program Safety Riding oleh Unit Dikyasa Satuan Lantas Polres Karawang guna mencegah Laka lantas di Kabupaten Karawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus, metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan telaah dokumen. Hasil penelitian ini yaitu Program Safety Riding yang dilaksanakan oleh Unit Dikyasa Satlantas Polres Karawang belum optimal, sebab masih terdapat kekurangan dalam manajerial pelaksanaan program Safety Riding, Terdapat faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaan Program Safety Riding secara internal maupun eksternal, Upaya pengoptimalan program Safety Riding dapat dilakukan berdasarkan teori 6M dan Konsep Public Relation. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis, maka disarankan untuk melakukan pembuatan SOP program Safety Riding secara signifikan serta peningkatan kemampuan dan keterampilan anggota Unit Dikyasa terkait pelaksanaan program Safety Riding agar sosialisasi yang diberikan lebih terasa dampaknya pada pelajar.
Optimalisasi Program Police Goes to Pesantren dalam Mengurangi Pelanggaran Lalu Lintas oleh Santri di Wilayah Hukum Polres Garut Dwi Irpan, Kharis
Police Studies Review Vol. 3 No. 12 (2019): December, Police Studies Review
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT This research is motivated by the high traffic violations that lead into potential accidents by Santri on Garut District Police jurisdiction. The level of material and moral damage caused by traffic accidents can aim to the deficit of national health and development. According to that, it is important for the Police to prioritize preventive measures in order to reduce them. Therefore, a study was carried out to find the picture of implementation and the factors influencing the Police Goes To Pesantren Program, which were held by Unitdikyasa of Garut District Police. This research was conducted using descriptive analysis research methods and qualitative approaches. The Police Goes To Pesantren Program then analyzed using Indonesian Police Chief Regulation Number 12 of 2012 and Indonesian Police Chief Regulation Number 23 of 2010, which considered to be not optimal because only some of the assessment indicators are fulfilled. Factors that become obstacles are, inter alia, internal and external factors including the human resources field, the facilities and infrastructure field, budgeting field, support for other functions in the police organization, cross-agency support, and pesantren support. Based on the results, the Authors provide suggestions that are in accordance with each theory used, namely the Theory of Management, Theory of Communication and Theory of Behavior-Learning to be adjusted into the Job Description and Unitdikyasa Satlantas Standard Operation Procedure, the Unitdikyasa personnel’s number addition, provides the needs of legal written work relation procedure between related functions and agency, repairs supervision system of Satlantas, regulates Dikmas vocational education, applies the concept of rewards and punishment, update the presentation material, and related research in accordance the Police Goes to Pesantren Program to these activities between and becomes specific analysis result, with evaluation materials in reducing traffic violation by Santri. Keywords: Police Goes To Pesantren, Santri, Unitdikyasa, Violation, Traffic
Upaya Bhabinkamtibas Dalam Mencegah Radikalisme Di Polresta Cirebon Arafat, Chakra Muhammad
Police Studies Review Vol. 3 No. 12 (2019): December, Police Studies Review
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Bhabinkamtibmas dalam mencegah radikalisme di Polresta Cirebon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus (case study). Sumber data, antara lain 1) Kapolres, 2) Kasat Binmas, 3) Kasat Intelkam, dan 4) Bhabinkamtibmas Polresta Cirebon. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan 1) Peran Bhabinkamtibmas dalam mencegah radikalisme di Polresta Cirebon telah mengacu pada Pasal 16 Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2015 tentang Pemolisian Masyarakat. Bhabinkamtibmas dalam pencegahan radikalisme di Polresta Cirebon mengedepankan kegiatan Door to Door System ke rumah-rumah masyarakat. Bhabinkamtibmas dalam pencegahan radikalisme di Polresta Cirebon berupaya mempedomani buku petunjuk pelaksanaan tugas Bhabinkamtibmas yaitu Buku Pintar Bhabinkamtibmas.; 2) Faktor yang menghambat peran Bhabinkamtibmas dalam mencegah radikalisme di Polresta Cirebon dapat dikelompokkan menjadi faktor internal dan faktor eksternal. Faktor Internal, merupakan faktor-faktor penyebab dari dalam organisasi Polri yaitu masalah sumber daya manusia (jumlah anggota, tingkat pendidikan, keterampilan atau kemampuan anggota, dan wawasan mengenai radikalisme), sarana dan prasarana, dan motivasi anggota. Faktor Eksternal, merupakan faktor-faktor penyebab dari luar organisasi Polri yaitu kultur masyarakat, tidak berjalannya FKPM, kurang pahamnya masyarakat dengan konsep Polmas, dan rasa kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitarnya yang masih rendah dan cenderung acuh.; 3) Upaya yang dilakukan Polresta Cirebon dalam mengatasi hambatan yang berkaitan dengan pelaksanaan peran Bhabinkamtibmas dalam mencegah radikalisme, antara lain melalui dukungan cyber patrol di unit Krimsus Sat Reskrim dan mengoptimalkan Polmas.
Peran Patroli Sabhara Guna Mengurangi Tindak Pidana Curanmor Di Wilayah Hukum Polresta Bogor Kota Gemilang, Surya
Police Studies Review Vol. 3 No. 12 (2019): December, Police Studies Review
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jawa Barat masih menduduki peringkat pertama dalam hal jumlah kasus Pencurian Kendaraan Bermotor (CURANMOR). Polresta Bogor sebagai salah satu insitusi kepolisian yang memiliki tanggung jawab untuk memelihara keamanan dan keteriban masyarakat Kota Bogor menjalankan tiga upaya terdiri dari upaya preventif, represif, dan preemtif. Patroli adalah salah satu dari empat upaya pencegahan preventif. Menurut Peraturan Kepala Badan Pemelihara Keamanan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2017 tentang Patroli, patroli adalah suatu bentuk kegiatan bergerak dari suatu tempat ke tempat tertentu yang dilakukan oleh anggota Sabhara Polri guna mencegah terjadinya suatu tindakan kriminalitas, memberikan rasa aman, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui peran, pengelolaan, dan hambatan kegiatan patroli yang dilakukan oleh Satuan Sabhara Guna Mengurangi Tindak Pidana Curanmor di Wilayah Hukum Polresta Bogor Kota. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengelolaan kegiatan patroli yang dilakukan oleh Satuan Sabhara dalam mencegah tindak pidana curanmor di wilayah hukum Polresta Bogor Kota menjadi 4 tahapan, yaitu planning (perencanaan), organizing (pengorganisasian), actuating (pelaksanaan) dan controlling (pengendalian). Peran kegiatan patroli yang dilakukan oleh Satuan Sabhara guna mengurangi tindak pidana curanmor di wilayah hukum Polresta Bogor Kota adalah dengan menjalankan menjalankan upaya preventif dan represif. Hambatan dalam pelaksanaan kegiatan patroli yang dilakukan oleh Satuan Sabhara guna mengurangi tindak pidana curanmor di wilayah hukum Polresta Bogor Kota adalah kurangnya anggaran bahan bakar minyak (BBM).
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN WEBSITE DAFTAR SIM ONLINE KORLANTAS POLRI DALAM PELAYANAN SIM Nadya Thamariskha
Police Studies Review Vol. 3 No. 12 (2019): December, Police Studies Review
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh munculnya inovasi yang dilakukan oleh Korlantas Polri berupa penggunaan website daftar SIM online Korlantas Polri yang bertujuan untuk memotong birokrasi pembuatan SIM. Disisi lain, sebelum adanya website daftar SIM online Korlantas Polri ini, Satlantas Polres Bogor telah memiliki website daftar SIM online yang diberi nama E-Satpas. Namun pada kenyataannya, website daftar SIM online Korlantas Polri yang merupakan program nasional diminati tidak lebih dari 3% oleh masyarakat Bogor. Melihat kenyataan yang seperti itu, maka dilakukanlah penelitian dengan tujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan efektivitas dan faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan website ini. Penelitian ini dilakukan di Polres Bogor dengan fokus penggunaan website Korlantas. Menggunakan metode kualitatif dengan teknik studi kasus, sumber data primer, sekunder dan tersier, teknik validitas dengan trianggulasi data (Moleong;2006:330). Analisis data yaitu reduksi data, sajian data, penarikan dan penarikan kesimpulan. Dari penelitian yang dilakukan maka ditemukan hasil bahwa website daftar SIM online Korlantas Polri sampai saat ini terkendala di fungsi pengorganisasian dan pengadaan sumber daya, sistem pembayaran yang dilakukan tidak sesuai dengan keadaan yang disanggupi oleh masyarakat. Berdasarkan hasil penelitian, maka peneliti menyarankan untuk dilakukan pelatihan secara berkala kepada seluruh anggota Satpas, pemenuhan penganggaran khususnya dalam DIPA Polres Bogor terkait pemeliharaan dan perawatan website, pemenuhan sarana dan prasarana penunjang kinerja personel dalam penggunaan website, melakukan perbaikan inovasi website daftar SIM online Korlantas Polri agar sistemnya lebih baik dari E-Satpas Polres Bogor, agar meningkatkan sistem pembayaran dengan menggunakan e-wallet, serta bekerja sama dengan radio maupun media cetak untuk melakukan sosialisasi mengenai website daftar SIM online Korlantas Polri.
Pengaruh Rekayasa Lalu Lintas oleh Satlantas Polresta Cirebon terhadap Kelancaran Arus Lalu Lintas Dwita Pratama
Police Studies Review Vol. 3 No. 12 (2019): December, Police Studies Review
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketidakseimbangannya antara pertumbuhan kendaraan dengan peningkatan sarana jalan sehingga terjadinya kemacetan seperti pada Jalan Cirebon-Palimanan. Satlantas Polresta Cirebon telah melakukan berbagai upaya dengan melakukan rekayasa lalu lintas yang diharapkan kemacetan teratasi dan terciptanya kelancaran arus lalu lintas pada jalan tersebut. Oleh karena itu, dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan kecepatan kendaraan antara saat dan tanpa dilakukan rekayasa lalu lintas serta gambaran pelaksanaan rekayasa lalu lintas yang dilakukan oleh Satlantas Polresta Cirebon. Dalam menganalisis, penulis menggunakan teori Manajemen Rekayasa Lalu Lintas, Teori Kecepatan, Konsep Kemacetan, Konsep Kelancaran Arus lalu lintas, Konsep Derajat Kejenuhan, dan Konsep Tingkat Pelayanan Jalan. Dengan menggunakan pendekatan mix method dengan Sequential Explonatory design menjadikan pendekatan kuantitatif sebagai prioritas dalam penulisan serta dengan pendekatan kualtiatif dalam membantu menjawab permasalahan yang lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kecepatan kendaraan antara saat dan tanpa dilakukan rekayasa lalu lintas dengan terjadinya peningkatan kecepatan pada jenis kendaraan motorcycle sebesar 27,7%, pada jenis kendaraan light vehicle sebesar 11,27%, dan pada jenis kendaraan heavy vehicle sebesar 14,7% yang menunjukkan bahwa pelaksanaan rekayasa Lalu Lintas mampu menciptakan kelancaran arus lalu lintas. Analisis terhadap hasil pelaksanaan rekayasa Lalu Lintas menunjukkan belum optimalnya kegiatan manajemen dan rekayasa Lalu Lintas, khususnya pada tahap perencanaan, yakni identifikasi dan analisis volume, perkiraan volume kendaraan yang akan datang dan pada tahap pengawasan berupa tindakan penegakan hukum secara tidak langsung melalui media elektronik . Temuan penelitian menunjukkan pelaksanaan operasional rekayasa Lalu Lintas yang sudah cukup baik dengan terpenuhinya indikator yang terdapat dalam PP Nomor 32 tahun 2011. Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis menyarankan untuk melakukan identifikasi dan analisis volume, dilakukan pembatasan berupa larangan melintas bagi kendaraan dengan jenis kontainer pada jam sibuk, dilakukan usul perkembangan infrastruktur berupa pembuatan kantung parkir pada kawasan jalan tersebut. Kata kunci : rekayasa Lalu lintas, kemacetan, satlantas
OPTIMALISASI DIKMAS LANTAS OLEH UNIT DIKYASA SATUAN LALU LINTAS DALAM MENCEGAH PELANGGARAN LALU LINTAS PADA PELAJAR DI WILAYAH HUKUM POLRES BOGOR Mahafidz Sultan
Police Studies Review Vol. 3 No. 12 (2019): December, Police Studies Review
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan masih tingginya angka pelanggaran lalu lintas pada pelajar di wilayah hukum Polres Bogor. Kesadaran dari para pelajar masih kurang, sehingga Satlantas Polres Bogor melakukan program Dikmas Lantas yang dilakukan oleh Unit Dikyasa kepada kalangan pelajar dengan harapan meningkatkan kesadaran dan pengetahuan dari pelajar akan pentingnya tertib dalam berlalu lintas di wilayah hukum Polres Bogor. Rumusan permasalahan yaitu Penelitian ini dilatarbelakangi dengan masih tingginya angka pelanggaran lalu lintas yang dilanggar oleh kalangan pelajar di wilayah hukum Polres Bogor dan Kesadaran dari para pelajar masih kurang. Tujuan penulisan yaitu guna mendeskripsikan dan menganalisis pelaksanaan kegiatan Dikmas Lantas oleh Unit Dikyasa dalam mencegah pelanggaran lalu lintas pada pelajar di wilayah hukum Polres Bogor. Untuk mendeskripsikan dan mengoptimalkan kendala apa yang dihadapi saat pelaksanaan Dikmas Lantas terhadap kalangan pelajar. Untukr mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan Dikmas Lantas oleh Unit Dikyasa dalam mencegah pelanggaran lalu lintas pada pada pelajar diwilayah hukum Polres Bogor.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program Dikmas Lantas melalui pemberian materi yang dilakukan oleh Unit Dikyasa melalui program DIkmas Lantas dari suatu proses perencanaan kepada kalangan pelajar dengan mengelompokkan penyuluhan kepada kalangan pelajar yaitu Police Goes to School, Polsanak , safety riding dan memberikan himbauan di radio. Program Dikmas terhadap kalangan pelajar dengan maksud memberikan sikap disiplin serta tata tertib kamseltibcar lantas kepada pelajar sejak dini. Namun masih ditemukan kendala yaitu kurangnya jumlah personel, kurangnya kuantitas dan kompetensi anggota, alokasi dana Unit DIkyasa, kurangnya sarana dan prasarana, dan kurangnya kesadaran masyarakat terhadap peraturan lalu lintas. Faktor yang menghambat yaitu faktor sumber daya manusia, anggaran, dan perencanaan. Sedangkan faktor pendukung kualitas anggota dan dukungan fungsi lain atau kerjasama lintas sektoral. Walaupun sudah dilaksanakannya kegiatan Dikmaslantas oleh Unitdikyasa untuk mencegah pelanggaran lalu lintas akan tetapi masih saja masyarakat Kabupaten Bogor seringkali melakukan pelanggaran lalu lintas. Saran penelitian ini adalah penulis menyarankan untuk anggota Unit Dikyasa pemberian pendidikan kejuruan (Dikjur), penambahan personel, dan penambahan sarpras, guna mendorong pelaksanaan tugas pada anggota sendiri untuk mewujudkan kinerja yang efektif dan efisien. Kata Kunci : Optimalisasi, Dikmas Lantas, Pelanggaran Lalu Lintas, dan Unit Dikyasa.
Implementasi aplikasi Binmas Aparat untuk meningkatkan kinerja bhabinkamtibmas Polres Kuningan dalam rangka pelayanan publik yang promoter Adhibya Pramudito
Police Studies Review Vol. 3 No. 12 (2019): December, Police Studies Review
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Perkembangan teknologi yang memberikan dampak bagi kehidupan bermasyarakat membuat Korbinmas Polri berinovasi untuk membuat aplikasi Binmas Aparat yang digunakan oleh anggota bhabinkamtibmas untuk pelayanan kepada masyarakat dengan menggunakan smartphone berbasis Android maupun iOS. Binmas Aparat dibuat untuk mendukung Polri yang PROMOTER dengan peningkatan kualitas internal Polri berbasis Informasi Teknologi. Tujuan penelitian adalah (1) mengetahui penerapan aplikasi Binmas Aparat oleh bhabinkamtibmas, (2) Apa saja kendala dan hambatan dari aplikasi Binmas Aparat, (3) Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan aplikasi Binmas Aparat. Untuk membahas dan mengupas segala temuan yang ditemukan selama penelitian, penulis menggunakan antara lain teori manajemen, konsep implementasi kebijakan dan konsep manajemen pelayanan publik. Penelitian ini dilakukan di wilayah hukum Polres Kuningan dengan metode pendekatan kualitatif dan fokus penelitian kepada pelaksanaan tugas bhabinkamtibmas menggunakan aplikasi Binmas Aparat. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan studi dokumen serta menggunakan triangulasi untuk memastikan kebenaran untuk penarikan kesimpulan. Dari penelitian yang dilakukan ditemukan (1) masih banyak anggota yang belum menggunakan aplikasi Binmas Aparat karena keterbatasan sarana dan prasarana yang disediakan, (2) diluar dari keterbatasan sarana dan prasarana, aplikasi Binmas Aparat sendiri masih belum aplikatif disamping dengan adanya sistem pelaporan konvensional anggota bhabinkamtibmas melalui grup Whatsapp Polres Kuningan, (3) Masih kurangnya dukungan Korbinmas terutama dalam hal sarana, prasarana, pelatihan dan sosialisasi terhadap aplikasi Binmas Aparat. Kemudia penulis menyarankan untuk diadakan sosialisasi dan pelatihan kepada seluruh pihak terkait dengan aplikasi Binmas Aparat, dan pelengkapan sarana dan prasarana kepada pelaksana dalam hal ini satuan binmas di seluruh Polres khususnya Polres Kuningan terutama kepada anggota bhabinkamtibmas sehingga dapat meningkatkan motivasi kinerja dan terwujudnya postur Polri yang Promoter Kata Kunci : Implementasi, Aplikasi Binmas Aparat, Promoter, Polres Kuningan.
Sosialisasi Safety Riding Dalam Mengurangi Kecelakaan Lalu Lintas Kendaraan Roda Dua : Socialization of Safety Riding in Reducing Two-Wheeled Vehicle Traffic Accidents Made Chandra
Police Studies Review Vol. 3 No. 12 (2019): December, Police Studies Review
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is motivated by the high number of traffic accidents of two-wheeled vehicles that occur in Purwakarta Regency. This traffic problem caused the disruption of the traffic jams which was the responsibility of the traffic unit at the Purwakarta Police. Satlantas Polres Purwakarta is making preventive efforts to reduce the number of two-wheeled vehicle traffic accidents through the Dikyasa Unit by carrying out community education activities in the field of traffic, one of which is the socialization of safety riding, but if it is related to the facts in the field, the number of traffic accidents is still high, it is necessary to evaluate the implementation. socialization of safety riding. In this study, the authors used a qualitative approach, using the type of field research, as well as data collection techniques by conducting interviews, observing, and reviewing documents. Research sources that are used as references relating to the implementation of safety riding socialization. The theory used is management theory and communication theory. The concept used is the concept of a two-wheeled vehicle traffic accident, the concept of safety riding and the concept of Kamseltibcar immediately. The results showed that the implementation of the socialization of safety riding required proper management and methods to support the socialization activities. In addition, the communication that occurs in the socialization of safety riding is very important to ensure the delivery of traffic messages to the public which can be seen from the embedded aspects of traffic discipline in the community of Purwakarta Regency. The conclusion of this research is that the implementation of safety riding socialization carried out by the Unit Dikyasa Satlantas Purwakarta Police has not been maximized, this can be seen from the lack of supporting facilities for activities and the lack of innovation in conveying safety riding socialization messages.

Page 1 of 1 | Total Record : 10


Filter by Year

2019 2019


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 12 (2022): December, Police Studies Review Vol. 6 No. 11 (2022): November, Police Studies Review Vol. 6 No. 10 (2022): October, Police Studies Review Vol. 6 No. 9 (2022): September, Police Studies Review Vol. 6 No. 8 (2022): August, Police Studies Review Vol. 6 No. 7 (2022): July, Police Studies Review Vol. 6 No. 6 (2022): June, Police Studies Review Vol. 6 No. 5 (2022): May, Police Studies Review Vol. 6 No. 4 (2022): April, Police Studies Review Vol. 6 No. 3 (2022): March, Police Studies Review Vol. 6 No. 2 (2022): February, Police Studies Review Vol. 6 No. 1 (2022): January, Police Studies Review Vol. 5 No. 12 (2021): December, Police Studies Review Vol. 5 No. 11 (2021): November, Police Studies Review Vol. 5 No. 10 (2021): October, Police Studies Review Vol. 5 No. 9 (2021): September, Police Studies Review Vol. 5 No. 8 (2021): August, Police Studies Review Vol. 5 No. 7 (2021): July, Police Studies Review Vol. 5 No. 6 (2021): June, Police Studies Review Vol. 5 No. 5 (2021): May, Police Studies Review Vol. 5 No. 4 (2021): April, Police Studies Review Vol. 5 No. 3 (2021): March, Police Studies Review Vol. 5 No. 2 (2021): February, Police Studies Review Vol. 5 No. 1 (2021): January, Police Studies Review Vol. 4 No. 12 (2020): December, Police Studies Review Vol. 4 No. 11 (2020): November, Police Studies Review Vol. 4 No. 10 (2020): October, Police Studies Review Vol. 4 No. 9 (2020): September, Police Studies Review Vol. 4 No. 8 (2020): August, Police Studies Review Vol. 4 No. 7 (2020): July, Police Studies Review Vol. 4 No. 6 (2020): June, Police Studies Review Vol. 4 No. 5 (2020): May, Police Studies Review Vol. 4 No. 4 (2020): April, Police Studies Review Vol. 4 No. 3 (2020): March, Police Studies Review Vol. 4 No. 2 (2020): February, Police Studies Review Vol. 4 No. 1 (2020): January, Police Studies Review Vol. 3 No. 12 (2019): December, Police Studies Review Vol. 3 No. 11 (2019): November, Police Studies Review Vol. 1 No. 4 (2017): April, Police Studies Review Vol. 1 No. 3 (2017): March, Police Studies Review Vol. 1 No. 2 (2017): February, Police Studies Review Vol. 1 No. 1 (2017): January, Police Studies Review More Issue