cover
Contact Name
Ridwan Arifin
Contact Email
ridwanarifin.mail@gmail.com
Phone
+6281225294499
Journal Mail Official
psr.policejournal@gmail.com
Editorial Address
Akademi Kepolisian Republik Indonesia. Jalan Sultan Agung No 131 Candi Baru Semarang. Nomor Telepon: 024 8411680-90
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Police Studies Review
ISSN : 27224589     EISSN : 27224597     DOI : -
Core Subject : Social,
Police Studies Review is a double blind peer-reviewed journal published by Indonesian National Police Academy (Akademi Kepolisian Republik Indonesia).
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 328 Documents
Peran Patroli Roda Dua Sabhara Dalam Mengurangi Curanmor: Peran Patroli Roda Dua Sabhara Dalam Mengurangi Curanmor Karisoh, Loewensky
Police Studies Review Vol. 4 No. 4 (2020): April, Police Studies Review
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tindak pidana curanmor roda dua, marak terjadi di wilayah hukum Polres Sumedang. Dalam kurun waktu tiga tahun ini terjadi penurunan angka tindak pidana curanmor roda dua pada tahun 2015 ke 2016, namun masih ada terjadinya tindak pidana curanmor tersebut. Dalam hal ini peran patroli roda dua menjadi sangat penting karena kegiatan yang dilakukan oleh Unit Patroli Sabhara tersebut mencegah timbulnya niat dan kesempatan bagi pelaku curanmor roda dua dengan melakukan patroli roda dua di lingkungan masyarakat sebagai upaya preventif dan ini merupakan ujung tombak dari upaya kepolisian dalam menangani gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Penelitian ini menggunakan teori manajemen dari George R. Terry, konsep Undang-undang Curanmor, konsep Patroli, konsep Peran, konsep Pencegahan, Peraturan Kabaharkam No 1 Tahun 2017 pasal 2 serta pasal 26 untuk menganalisis permasalahan yang ada. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi lapangan (field research). Fokus penelitian dalam hal ini adalah kegiatan Pelaksanaan Patroli roda empat dalam mencegah tindak pidana Curanmor roda dua.Teknik pengumpulan data adalah dengan wawancara, observasi dan studi dokumen. Analisis data dilakukan dengan reduksi, sajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menemukan bahwa pelaksanaan kegiatan patroli roda dua unit Sabhara Polres Sumedang masih kurang mampu menekan kasus tindak pidana curanmor roda dua di Sumedang. Konsep Patroli yang ada dalam aturan belum diterapkan secara baik oleh petugas. Manajemen dalam kegiatan patroli roda dua juga masih terdapat kekurangan. Dari hasil penelitian yang dilakukan peneliti memberikan saran antara lain: Peningkatan kualitas anggota patroli Sabhara dengan diadakannya pendidikan dan pelatihan, dioptimalkannya penggunaan patroli roda dua, pengawasan intensif dari pimpinan, penambahan anggota patroli, dan peningkatan kerjasama dengan masyarakat dan instansi lain. Kata Kunci : Peran, Patroli, Pencegahan tindak pidana curanmor roda dua.
Optimalisasi Patroli Dialogis Satuan Sabhara Polres Bogor Guna Mencegah Kegiatan Prostitusi Berkedok Kawin Kontrak Di Kecamatan Cisarua Pradana, Rizky Revin
Police Studies Review Vol. 4 No. 5 (2020): May, Police Studies Review
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya praktek prostitusi dengan kedok kawin kontrak di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor dengan sasaran konsumen yaitu turis timur tengah, praktek ini diviralkan melalui video dokumenter media asing (media Prancis). diketahui bahwa praktek ini telah berjalan 8 tahun, dan telah memenuhi unsur dari UU No. 21 tahun 2007 serta sistem perkawinan yang dilakukan tidak sesuai dengan UU. 1 Tahun 1974, maka perlu dilakukan pengkajian lebih terhadap optimalisasi kegiatan patroli dialogis sebagai kegiatan preventif terhadap pencegahan pada praktek prostitusi berkedok kawin kontrak. Adapun tujuan dari rumusan masalah dalam skripsi ini yaitu mendeskripsikan serta menganalisa pelaksanaan, faktor-faktor yang mempengaruhi dan pengaruh unsur komunikasi dalam mengoptimalisasikan kegiatan patroli dialogis Polres Bogor terhadap pencegahan prostitusi kawin kontrak di Kecamatan Cisarua. Sebagai pisau analisis penulis terhadap masalah dalam skripsi ini menggunakan konsep Standar Operasional Prosedur Patroli Dialogis Satuan Sabhara Polres Bogor serta teori ilmu manajemen dari George R. Terry dengan sumber-sumber dasar yang disebut dengan enam “M” (6M), selain itu ada teori komunikasi oleh Lasswell yang menjelaskan pertanyaan Who Says What In Which Channel To Whom With What Effect?. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitiatif dengan jenis penelitian field research. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan terlibat dalam kegiatan dengan Teknik analisis data melalui reduksi data, sajian dan menarik simpulan serta validkan dengan kepastian dan triangulasi data. Hasil penelitian penulis terhadap pelaksanaan patroli dialogis Satuan Sabhara Polres Bogor dalam mencegah kegiatan prostitusi berkedok kawin kontrak bahwa, belum sepenuhnya dilaksanakan dengan maksimal karena masih banyak substansi dalam SOP yang tidak dilaksanakan, hal ini dikaitkan dengan faktor-faktor yang mempengaruhi kegiatan patroli dialogis, bahwa masih banyak faktor penghambat dalam mengoptimalisasikan kegiatan patroli dialogis untuk selanjutnya mendapatkan kendala berdasarkan teori komunikasi mengenai kekurangan dalam pesan yang disampaikan dan media penyampaian pesan tersebut sehingga tidak mendapatkan efek apapun terhadap sasaran. Adapun saran dalam skripsi ini memprioritaskan prostitusi berkedok kawin kontrak sebagai sasaran, memanfaatkan teknologi dan media perantara untuk berkomunikasi serta berkoordinasi dengan tokoh terkait. Kata Kunci: Optimalisasi, Patroli Dialogis, Prostitusi, Kawin Kontrak
Peran Satuan Binmas Dalam Mencegah Aksi Terorisme Hudoyo, Adel Muhammad Gabriel
Police Studies Review Vol. 4 No. 5 (2020): May, Police Studies Review
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

tes
Pemanfaatan Media Sosial Instagram Oleh Dikmas Lantas Dalam Mewujudkan Kamseltibcar Lantas Sari, Arum Monita
Police Studies Review Vol. 4 No. 5 (2020): May, Police Studies Review
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The background of this problem appear because the high number of traffic violations cases, undisciplined society that have impact on accidents and the lack of information about Karawang resort police traffic. Carried out an approach with society through counseling by deliver messages using the Instagram application that conducted by Dikmas Lantas. This research aims to find out whether Utilization of Counseling With Instagram as Communication Media by Dikmas Lantas has been carried out properly, and factors that influence the implementation of counseling through Instagram that requires a system or mechanism to facilitate Dikmas Lantas’ duties. Theory used to analyze the focus of the research are management theory and communication theory. The concepts used are consept of utilization, Instagram, Dikmas Lantas, Kamseltibcar Lantas, Social Media, Perkap No. 21 Tahun 2007 Binluh, and Perkap No. 3 Tahun 2015 Polmas. Systematic reseach method is qualitative approach. This type of research is descriptive research. Data sources of this research are primary and secondary data. Data collection techniques are by interview, observation, and document review. Location is in Satuan Lantas in Karawang Resort Resort Police jurisdiction. Validity with triangulation. Data analyze uses Interactive Analysis model. The results of this research found that counseling by using Instagram application that analyzed by sections 8,9 Perkap No. 21 Tahun 2007, 11 poin B Perkap No.3 Tahun 2015, and communication theory. Management functions have not been implemented optimally. The influencing factors are supporting and obstacle factors which are analyzed by management elements. Conclusion from Utilization of social media Instagram by Dikmas Lantas in manifesting Kamseltibcar Lantas has been implemented but not yet optimally. Constructive suggestion comprise suggestion to optimize operational support. Dikmas Lantas should allocate credit budget. And optimize supporting factors implementing Kamseltibcar Lantas counseling through Instagram.
Peran Bhabinkamtibmas Dalam Kegiatan Sambang Untuk Menekan Jumlah Kenakalan Remaja Bibin, Moch Thilio Bintang Onasis
Police Studies Review Vol. 4 No. 5 (2020): May, Police Studies Review
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Juvenile delinquency that occurs around the Purwakarta City Police Station jurisdiction is very unsettling to local residents. In addition, this juvenile delinquency has infected various social elements, it also makes the future of a teenager become a little constrained. This juvenile delinquency is usually done by unscrupulous elements. The researcher used several theories and concepts such as communication theory, management theory, Community Police Officers (Bhabinkamtibmas) concept, sambang concept, and role concept. By using a qualitative approach with a descriptive analysis design, this method was used in order to obtain the broadest picture of the problem that occurs. Qualitative approach provides descriptive data in the form of words orally delivered by the primary source during an interview. Therefore, an in-depth exploration of the problem can be carried out. The results of the study found that: (1) the development of juvenile delinquency had infected all elements of adolescents; (2) the role and the function of Community Police Officers (Bhabinkamtibmas) to prevent the rise of juvenile delinquency is still participatory and less functioning; (3) The influencing factors are found out to be internal and external. Internal factors such as human resources, budget, facilities, and infrastructure and leadership policies. External factors such as community participation, cooperation, and social communication. From the results of the study, the researcher provides a suggestion to Community Police Officers (Bhabinkamtibmas) to use the sambang system because it is considered to be more effective to enter the families of the perpetrators. In addition, the researcher suggests that the head of the district police to add more Community Police Officers (Bhabinkamtibmas) personnel in the Purwakarta city Police Station, to take a part in the vocational education of Community Police Officer (Bhabinkamtibmas), to provide a two wheeled vehicles such as motorcycle, and to consider the leader's policy.
Peran Patroli Unit Turjawali Dalam Mencegah Kejahatan Curanmor di Wilayah Hukum Polresta Cirebon Firmansyah, Adityatama
Police Studies Review Vol. 4 No. 5 (2020): May, Police Studies Review
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Crimes of motor vehicle theft are rife in the jurisdiction of Cirebon Police. In the past three years (2017-2019) there has been a crime of fraud which has always increased. In this regard, the role of the Turjawali Unit patrol becomes very important because the activities carried out by the Turjawali Unit will prevent the emergence of intentions and opportunities for perpetrators of fraud so that the implementation of patrol is a preventive effort by the National Police in providing security and peace to the public. Although the Satsabhara Turjawali Cirebon Police Unit has carried out petrol, the crime of motor vehicle theft still occurs in Cirebon Police jurisdiction, this is because there are still limited capabilities of the Turjawali Unit in carrying out patrols and also because the people are less concerned in securing motorized vehicles. Inadequate security results in the appearance of criminal intentions and opportunities for perpetrators to commit crimes. The motivation of perpetrators of motor vehicle theft is generally due to economic reasons. In conducting patrols there are internal and external problems. Internal problems include the limited personnel of the Turjawali Unit Sabhara Unit, no personnel has technical skills because there is no personnel participating in vocational education at FT Sabhara, limited facilities and infrastructure, budget limitations, and the lack of effective patrol methods. While external problems include the level of unemployment of society leads to criminality and lack of public awareness in securing motor vehicles. Matters relating to internal problems are expected to be more optimal and effective when managed properly using the management function theory of George F Terry while external problems are expected to be able to pay close attention to the routine activity theory of Marcus Felson and Robert K.Cohen specifically to prevent crime from occurring theft of motorized vehicles should be undertaken there are 3 (three) elements together which include: 1). Motivated performers. 2). Striking targets are making the attention of victims of crime; 3). The existence of safeguards that can guard over people, goods the target. From the results of the study, the researchers give suggestions, among others: Addition of personnel of the Turjawali Unit, improvement of the technical abilities of patrol members of the Sabhara Unit Turjawali Unit by holding education and training, increasing dialogical patrol programs with 4 wheels and 2 wheels, and increasing cooperation with the community and other agencies. Keywords: Role, Patrol, Prevention of motor vehicle crime, Sabhara
Pemanfaatan Teknologi Surveillance Car Purba, Amanda Averina
Police Studies Review Vol. 4 No. 4 (2020): April, Police Studies Review
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of the era that is currently entering industrial revolution 4.0 requires the Police to provide maximum service to the community. In line with the 7 priority programs of the National Police Chief, particularly on point 2, which is the strengthening of national security and order which includes early detection, Intelkam's technical functions as a unit of police functions that have the responsibility for early detection innovate by presenting special intelligence tools as an effort to increase capabilities, one of which is the Surveillance Car . The purpose of this research is to describe the utilization of Surveillance Car technology by the Intelligence Unit and find factors that influence the use of the Surveillance Car technology by the Intelligence Unit. This study uses a qualitative approach with descriptive analysis techniques. Theories and concepts used are management theory, consisting of elements of management theory and seven steps operational management, the concept of utilizing information technology. The findings of this study are the lack of knowledge and ability of human resources in mastering technology and the lack of utilization of Surveillance Car technology by the Intelligence Unit which is caused by many inhibiting factors. It was concluded that the utilization of Surveillance Car technology by Sat Intelkam was still not optimal and there were still factors that inhibited the use of the technology.
Peran Bhabinkamtibmas Dalam Mencegah Tindak Pidana Pencurian Kendaraan Bermotor Roda Dua Di Wilayah Hukum Polsek Coblong Polrestabes Bandung Singajuru, Furqon Saibatin
Police Studies Review Vol. 4 No. 4 (2020): April, Police Studies Review
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh bertambahnya kasus curanmor roda dua yang diakibatkan oleh padatnya dan penuhnya lapangan parkir di Kecamatan Coblong. Upaya represif yang telah dilaksanakan tidak membuahkan rasa jera terhadap para pelaku sehingga diperlukan adanya upaya preventif yang dikedepankan. Untuk itu, dilakukanlah penelitian yang bertujuan mendeskripsikan peran Bhabinkamtibmas yang dilaksanakan oleh Unitbinmas Polsek Coblong dan faktor-faktor yang memengaruhi. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif, menggunakan metode penelitian deskriptif. Lokasi penelitian dilaksanakan di wilayah hukum Polsek Coblong. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer, sekunder, dan tersier. Teknik yang digunakan penulis dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan studi dokumen. Untuk menentukan validitas suatu data penulis menggunakan teknik triangulasi. Teknik yang digunakan penulis dalam menganalisis data dengan menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, pelaksanaan penyuluhan yang dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Coblong sudah dilaksanakan dengan baik, namun kasus curanmor yang terjadi di Kecamatan Coblong masih meningkat, karena penyuluhan yang dilaksanakan belum terfokus pada suatu masalah tertentu dan kurang efisien. Selain itu, banyak faktor-faktor yang menghambat peran Bhabinkamtibmas dalam melakukan penyuluhan seperti faktor sumber daya manusia, anggaran, sarana dan prasarana. Kesimpulannya, penyuluhan yang dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas belum sepenuhnya efektif. Upaya pencegahan yang dilakukan masih belum terfokus pada suatu masalah, fokus penyuluhan terlalu luas mengakibatkan sulit dipahami oleh masyarakat dan khususnya mahasiswa. Hambatan dalam penyuluhan juga dirasakan oleh Bhabinkamtibmas karena sulit untuk mengatur waktu untuk melaksanakan penyuluhan kepada mahasiswa. Oleh karena itu, perlu adanya pembagian tugas sesuai dengan Hubungan Tata Cara Kerja yang berlaku dan penyuluhan yang terpusat.
Peran Bhabinkamtibmas dalam Mencegah Tindak Pidana Pencurian Kendaraan Bermotor di Polres Tasikmalaya Mukabsi, Eko Putra Irjayanto Zakiri
Police Studies Review Vol. 4 No. 5 (2020): May, Police Studies Review
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisa peran Bhabinkamtibmas,faktor-faktor yang mempengaruhi penyuluhan Bhabinkamtibmas, serta langkah-langkah Bhabinkamtibmas dalam upaya mencegah tindak pidana pencurian kendaraan bermotor di wilayah hukum Polres Tasikmalaya.Peran Bhabinkamtibmas sendiri dalam mengurangi tindak pidana Curanmor dengan melakukan kegiatan persuasif dengan melakukan sosialisai kepada masyarakat di karenakan masih kurangnya pengetahuan pencegahan Curanmor sehingga terjadinya tindak pidana tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif,menggunakan metode penelitian field research, serta teknik pengumpulan data dengan wawancara,pengamatan dan telaah dokumen. Hasil penelitian menemukan bahwa peran Bhabinkamtibmas di Polres Tasikmalaya yang menggunakan teori manajemen. Penulis menemukan bahwa anggota Bhabinkamtibmas di wilayah Polres Tasikmalaya sudah menjalakan tugasnya sesuai Standar Operasional Pelaksana, dengar cara mengingatkan dan memberi himbauan-himbauan Kamtibmas kepada masyarakat. Namun dalam penelitian ini di temukan bahwa penyampaian kepada masyarakat belum dilakukan secara menyeluruh sehingga masih terjadinya tindak pidana curanmor. Anggota Bhabinkamtibmas sendiri memiliki hambatan dalam fasilitas sosialisasi yang tidak mumpuni, kurangnnya anggota Bhabinkamtibmas dan lokasi yang belum di beri sosialisai. Perlunnya pembaharuan fasilitas maupun sarana dan prasarana agar kinerja anggota Bhabinkamtibmas dapat berjalan sebagaimana mestinnya. Berdasarkan hasil penelitian, maka peneliti menyarankan agar adannya pembaharuan fasilitas maupun sarana dan prasarana serta penambahan personil Bhabinkamtibmas agar peran Bhabinkamtibmas lebih efektif terhadap masyarakat dan mencapainnya tujuan dalam mengurangi Curanmor di Polres Tasikmalaya. Kata kunci: Peran Bhabinkamtibmas,Tindak Pidana Curanmor, Teori Manajemen
Implementasi Aplikasi Sim Online Dalam Meningkatkan Pelayanan Publik Oleh Satuan Pelaksana Administrasi SIM (Satpas) Satlantas Polres Cirebon Kota Almuraj, Muhtadibillah
Police Studies Review Vol. 4 No. 4 (2020): April, Police Studies Review
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan SIM Online sebagai inovasi terobosan kreatif merupakan salah satu tugas pelayanan publik yang diemban oleh Satpas Polres Cirebon Kota untuk menjawab kebutuhan masyarakat dalam penerbitan dan perpanjangan SIM sebagaimana ditetapkan dalam Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode survey yang bertujuan untuk mengetahui 1) implementasi aplikasi SIM Online dalam meningkatkan pelayanan publik; 2) Strategi Satpas sebagai operator aplikasi SIM Online dalam meningkatkan kepuasan masyarakat; dan kepuasan masyarakat dalam penerapan aplikasi SIM online. Responden penelitian sebanyak 23 orang masyarakat pemohon layanan SIM dan 7 orang Pejabat serta petugas layanan SIM pada Satpas Polres Cirebon Kota. Pengumpulan data penelitian menggunakan metode wawancara, observasi, dan angket. Data penelitian dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif dan trianggulasi. Hasil penelitian ini menemukan bahwa aplikasi SIM secara online dilaksanakan berdasarkan SOP baku dan pada Satpas di kantor Mapolres Cirebon Kota dengan luas area yang kurang memadai untuk ujian praktek. Strategi yang dilakukan dalam meningkatkan kepuasan masyarakat adalah melalui program sosialisasi internal dan eksternal, pendekatan pelayanan kepada masyarakat, dan kampanye sadar dan tertib berlalu lintas. Kepuasan masyarakat dalam penerapan aplikasi SIM online secara umum dinilai Cukup Baik. Beberapa hal yang perlu ditingkatkan adalah desain dan tampilan menu aplikasi, instruksi pengisian data, format dokumen, dan fungsi SIM sebagai SMART SIM

Page 6 of 33 | Total Record : 328


Filter by Year

2017 2022


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 12 (2022): December, Police Studies Review Vol. 6 No. 11 (2022): November, Police Studies Review Vol. 6 No. 10 (2022): October, Police Studies Review Vol. 6 No. 9 (2022): September, Police Studies Review Vol. 6 No. 8 (2022): August, Police Studies Review Vol. 6 No. 7 (2022): July, Police Studies Review Vol. 6 No. 6 (2022): June, Police Studies Review Vol. 6 No. 5 (2022): May, Police Studies Review Vol. 6 No. 4 (2022): April, Police Studies Review Vol. 6 No. 3 (2022): March, Police Studies Review Vol. 6 No. 2 (2022): February, Police Studies Review Vol. 6 No. 1 (2022): January, Police Studies Review Vol. 5 No. 12 (2021): December, Police Studies Review Vol. 5 No. 11 (2021): November, Police Studies Review Vol. 5 No. 10 (2021): October, Police Studies Review Vol. 5 No. 9 (2021): September, Police Studies Review Vol. 5 No. 8 (2021): August, Police Studies Review Vol. 5 No. 7 (2021): July, Police Studies Review Vol. 5 No. 6 (2021): June, Police Studies Review Vol. 5 No. 5 (2021): May, Police Studies Review Vol. 5 No. 4 (2021): April, Police Studies Review Vol. 5 No. 3 (2021): March, Police Studies Review Vol. 5 No. 2 (2021): February, Police Studies Review Vol. 5 No. 1 (2021): January, Police Studies Review Vol. 4 No. 12 (2020): December, Police Studies Review Vol. 4 No. 11 (2020): November, Police Studies Review Vol. 4 No. 10 (2020): October, Police Studies Review Vol. 4 No. 9 (2020): September, Police Studies Review Vol. 4 No. 8 (2020): August, Police Studies Review Vol. 4 No. 7 (2020): July, Police Studies Review Vol. 4 No. 6 (2020): June, Police Studies Review Vol. 4 No. 5 (2020): May, Police Studies Review Vol. 4 No. 4 (2020): April, Police Studies Review Vol. 4 No. 3 (2020): March, Police Studies Review Vol. 4 No. 2 (2020): February, Police Studies Review Vol. 4 No. 1 (2020): January, Police Studies Review Vol. 3 No. 12 (2019): December, Police Studies Review Vol. 3 No. 11 (2019): November, Police Studies Review Vol. 1 No. 4 (2017): April, Police Studies Review Vol. 1 No. 3 (2017): March, Police Studies Review Vol. 1 No. 2 (2017): February, Police Studies Review Vol. 1 No. 1 (2017): January, Police Studies Review More Issue